BerandaBencanaPolres Banjar Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Turun Atasi Kekeringan dan Karhutla

Polres Banjar Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Turun Atasi Kekeringan dan Karhutla

Link, Martapura — Selain menerjunkan Tim Buru Api Marta Presisi yang bersiaga selama 24 jam sebagai langkah mitigasi dan mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kemarau panjang, Polres Banjar juga melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama di teras Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Banjar, Sabtu (26/9/2026) pagi.

Salat Istisqa dan bermunajat kepada Allah SWT agar diturunkan hujan di tengah musim kemarau panjang yang dipimpin Ustadz Abdul Karim tersebut menjadi salah satu ikhtiar jajaran kepolisian bersama masyarakat agar bencana kekeringan yang berdampak pada terjadinya karhutla dapat berakhir.

Usai mengikuti Salat Istisqa dan doa bersama, Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk usaha dalam menghadapi kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

BACA JUGA :  Amankan Pemilu, Polres Banjar Gelar Mantap Brata

“Memang di beberapa lokasi sudah turun hujan, tetapi intensitasnya belum tinggi untuk mengatasi kondisi kekeringan secara menyeluruh di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Dengan bersama-sama bermunajat dan memohon ampunan kepada Allah SWT, lanjut AKBP Boni, semoga Kabupaten Banjar diberikan curah hujan yang cukup tinggi untuk mengatasi kekeringan serta terhindar dari bencana karhutla.

PENANGANAN – Tim Buru Api Marta Presisi Polres Banjar yang dipimpin AKBP Boni Ariefianto, melakukan penanganan dan pemantauan karhutla di wilayah Kecamatan Gambut pada Selasa (22/9/2026). (Foto: Humas Polres Banjar)

“Dengan kondisi cuaca saat ini, tentunya kita masih meningkatkan perhatian terhadap potensi terjadinya karhutla. Mudah-mudahan dengan turunnya hujan tentunya sangat membantu dalam upaya memitigasi kekeringan dan menekan meluasnya bencana karhutla,” harapnya.

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Banjar Siap Perjuangkan Pengadaan Mesin Alkon untuk BPK

Pada momen tersebut, papar AKBP Boni, doa bersama juga secara khusus ditujukan untuk personel yang saat ini tengah bertugas melakukan penanganan dan pemadaman karhutla agar terhindar dari marabahaya serta selalu diberikan kesehatan.

“Kita juga berdoa supaya anggota-anggota kita di lapangan yang berjibaku memadamkan api di lahan dan hutan senantiasa diberikan keamanan, keselamatan, dan dapat berhasil memadamkan api serta kembali dengan selamat,” tuturnya.

AKBP Boni juga mengingatkan bahwa selain melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama, penanganan karhutla tentunya membutuhkan dukungan semua pihak dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. (znd/link)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BACA JUGA