SDN 2 Palam Kekurangan Murid, Apa Sebab?

Facebook
Twitter
LinkedIn
sdn 2 palam tak terpenuhi kuota

Link, Banjarbaru –SDN 2 Palam kekurangan murid, dari 28 kuota hanya terisi 13 murid saja.

Tahun ajaran baru 2022/2023 sudah dimulai, meski begitu sebagian sekolah masih ada SDN 2 Palam kekurangan murid atau kuota tak terpenuhi di tahun ajaran baru ini. SDN 2 Palam hanya mendapatka 13 orang siswa dari 28 kuota yang disediakan.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Palam Erwin Rinaldi mengatakan, tahun ini sekolahnya hanya mendapatkan murid sedikit yakni 13 orang.

“Peserta didik baru yang mendaftar hanya 13 orang, sedangkan kuota kami 28 orang,” tuturnya.

Menurut Erwin, kondisi ini terjadi karena di Palam  orangtua banyak yang memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah agama dibanding sekolah umum negeri.

“Untuk itu kami akan menambah kegiatan keagamaan dengan ekstrakulikuler sekolah agar menarik minat para orangtua,” ucapnya.

Padahal kata Erwin, untuk masuk SDN 2 Palam tak ada syarat bagi pendaftar dan memberikan promo menarik yakni dengan menggratiskan baju olahraga bagi siswa baru.

Baca Juga  Vaksinasi Booster Kedua Satu Bulan Selesai

“Mungkin masih belum bisa menarik minat siswa dan orangtua,” tuturnya.

Erwin membeberkan, pihaknya kini menunggu siswa baru pindahan dari luar daerah maupun dari sekolah agama.

“Biasanya di pertengahan tahun ajaran ada saja yang masuk, karena orangtuanya pindah dan ada juga yang tidak tahan di sekolah agama, jadi memilih pindah ke sekolah umum negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah  Palam, Masitah menyampaikan, jumlah peserta didik baru di sekolahnya meningkat dari tahun lalu.

“Tahun ini peserta didik kami ada 38 orang. Meningkat dibanding tahun sebelumnya sekitar 35 orang,” ucapnya, saat ditemui di kantornya, Jum’at (29/7/2022).

Dibeberkan Masitah, karena tiap tahun mengalami peningkatan sehingga satu kelas saja tidak cukup. Jadi, pihaknya menargetkan 2 kelas untuk tahun ini.

“Karena tahun lalu lokal kami tidak cukup hanya satu ruang, jadi tahun ini kami menargetkan 2 lokal dengan target per kelas 20 orang,” tuturnya. (juwita/BBAM)