Beranda blog

Sah, Guru Sodiq Dilantik sebagai PAW Anggota DPRD Banjar 

0
PELANTIKAN: Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Agus Maulana mengambil sumpah janji jabatan Muhammad Shodiq Wa’die sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Banjar sisa masa jabatan 2024 - 2029 dalam rapat paripurna pada Rabu (17/6/2026).

Link, Martapura – Sekitar delapan bulan lamanya, akhirnya Muhammad Shodiq Wa’die sah dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD sisa masa jabatan 2024 – 2029 dalam rapat paripurna pada Rabu (17/6/2026).

Pemberhentian dan pengangkatan Muhammad Shodiq Wa’die sebagai anggota DPRD menggantikan Sahtam yang telah wafat pada Oktober 2025 lalu tersebut langsung dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Agus Maulana, melalui pengambilan sumpah jabatan dalam rapat paripurna.

“Yang membuat lama prosesnya karena ada beberapa pertimbangan, seperti dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Kementerian Agama (Kemenag). Jadi, kalau permasalahan di internal partai itu tidak ada, hanya persoalan administrasi saja,” ujar H Agus usai memimpin rapat paripurna.

Dengan telah dilantiknya Muhammad Shodiq Wa’die yang akrab disapa Guru Sodiq sebagai PAW anggota DPRD Kabupaten Banjar, Ketua DPRD sekaligus Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Banjar ini berharap Guru Sodiq mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai anggota dewan.

“Dengan telah dilantiknya Guru Sodiq sebagai PAW, otomatis akan mengemban tugas sebagai anggota Komisi I DPRD menggantikan almarhum Sahtam,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib menjelaskan, bahwa surat usulan untuk pelantikan Guru Sodiq sebagai PAW anggota DPRD diterima pada April 2026.

“Karena ada tanggapan masyarakat, sehingga KPU melakukan klarifikasi dan jawaban. Jadi ada dua kali surat balasan dari DPRD, dan jawaban atas tanggapan masyarakat bahwa Muhammad Shodiq Wa’die sudah memenuhi syarat,” ucapnya.

Artinya, lanjut Ketua KPU Banjar yang akrab disapa Azis, KPU sudah memproses tahapan usulan PAW sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau sesuai undang-undang itukan diproses selama lima hari kerja. Karena ada tanggapan masyarakat, maka surat dari DPRD akan ditanggapi KPU selama 21 hari sesuai batas waktu yang ditentukan,” jelas Azis.

Usai dilantik sebagai PAW anggota DPRD sisa masa jabatan 2024 – 2029, Muhammad Shodiq Wa’die menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Banjar, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Martapura.

“Alhamdulillah, setelah melalui berbagai proses panjang akhirnya saya telah dilantik. Dalam waktu dekat ini saya akan melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi, dan meningkatkan apa yang masih kurang, dan yang sudah baik akan kita buat lebih baik lagi,” pungkasnya. (znd/link)

Pawai Muharram Semarak, Lestarikan Budaya dan Tradisi Religius Masyarakat Banjar

0
LEPAS IRINGAN PESERTA PAWAI MUHARRAM: Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie melepas iringan ribuan peserta Pawai Muharram di teras Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar pada Selasa (16/6/2026) pagi. (Foto: MC.Kab.Banjar

Link, Martapura – Semarakkan 1 Muharram 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam, Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie melepas iringan ribuan peserta Pawai Muharram di teras Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar pada Selasa (16/6/2026) pagi.

Event tahunan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), pelajar, majelis taklim, dan organisasi keagamaan hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banjar, Said Idrus mengatakan, Pawai pada 1 Muharram merupakan salah satu upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi religius di Kabupaten Banjar, sekaligus mendukung prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan karakter masyarakat yang agamis sesuai misi kelima Bupati – Wakil Bupati Banjar.

“Berkembangnya budaya Banjar dan religius mencerminkan karakter, serta kepribadian luhur masyarakat Banjar,” ujarnya.

Mengusung tema “Dengan Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah”, Wakil Bupati Banjar ini mengajak seluruh stakeholder terkait dan semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan generasi Qurani yang cerdas dan berkarakter.

“Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak, santri, generasi muda penerus bangsa, serta menjadi sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran, seni Islami, dan tradisi yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal,” kata Said Idrus yang menilai pelaksanaan kegiatan tersebut dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, Irwan Jaya menjelaskan, rute pawai dimulai dari Halaman Kantor Bupati Banjar menuju sisi kiri ruas Jalan Ahmad Yani, ruas Jalan Keraton, Jalan Pangeran Abdurrahman, Jalan Batuah, dan selanjutnya kembali ke Halaman Kantor Bupati Banjar sebagai garis finis.

“Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang Pawai Muharram,” ucapnya.

– Juara I diraih Al Amin Gambut

– Terbaik II Nurul Ibadah

– Terbaik III RQ Al Hamidiyah As Syario

– Harapan I diraih Al Hikmah

– Harapan II TPQ Ta’limul Ghulam

– Harapan III Amar Bin Yasir.

Sedangkan untuk kategori Favorit diraih TPQ Al Batul Litahfizhil Quran, kategori Pelestari diraih Nurul Ihsany, kategori Busana Terbaik diraih TPQ Azzahra. Selain mendapatkan trofi juara, dan piagam penghargaan, para pemenang even 1 Muharram juga mendapatkan uang pembinaan dengan total Rp14,2 juta. (znd/link)

Sambut 1 Muharam 1448 H, Wagub Kalsel dan Warga Tanah Laut Bersholawat Bersama Habib Syech

0

Link, ‎Pelaihari– Suasana hangat bersama masyarakat Asam-Asam di Bumi Tuntung Pandang, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri kegiatan Asam-Asam Bersholawat ke-9 dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MTSS Ahbaabul Musthofa/SMK Harapan Bangsa, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (14/6/2026) malam.

‎Ribuan jemaah memadati lokasi acara untuk mengikuti lantunan selawat dan doa bersama. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah ulama Kalimantan Selatan, di antaranya KH. Muhammad Mukri Yunus, H.M. Rasyid Ridha, dan KH. Mahmud Syarkani Al Banjari, serta tokoh masyarakat setempat yakni Ketua Yayasan MTS Ahbaabul Musthofa H. Sunarto, Waka Polres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian dan sebagainya.

‎Dalam sambutannya, Wagub Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja bersama dan mengabdi bagi kemajuan Banua.

‎”Setiap tugas yang diberikan oleh Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin, ulun selalu menyampaikan salam hormat dari beliau kepada masyarakat. Tentunya mengajak kita bekerja bersama dan mengabdi kepada Banua,” tutur Wagub Hasnuryadi.

‎Wagub Hasnuryadi menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, sebagai bangsa Indonesia, masyarakat harus terus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh generasi terdahulu.

‎Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Wagub Hasnuryadi menyebut bahwa pihaknya menyambut baik berbagai kegiatan keagamaan yang mampu mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan selawat.

‎”Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat menyambut gembira kegiatan-kegiatan keagamaan seperti malam hari ini. Kita mengetahui bahwa Habib Syech sudah sangat lama bersama masyarakat di seluruh pelosok Kalsel, bahkan dunia, yang mengajarkan kita untuk selalu bersholawat,” ungkap Wagub Hasnuryadi.

‎Wagub Hasnuryadi juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Asam-Asam Bersholawat memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berakhlak mulia.

‎”Kami mengucapkan terima kasih dan mohon doa serta bimbingan para habib dan ulama Kalimantan Selatan. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan seluruh jemaah yang hadir mendapatkan syafaat,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menyampaikan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkannya secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang-orang yang senantiasa bershalawat merupakan golongan yang beruntung karena akan memperoleh keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.

‎Dalam pesannya, Habib Syech berharap seluruh hajat dan doa umat yang dipanjatkan melalui lantunan shalawat dapat dikabulkan oleh Allah SWT serta mendapat ridha dari Baginda Nabi Muhammad SAW.

‎”Dan insyaallah dari hajat kita semua lewat bershalawat, semoga dikabulkan oleh Allah SWT dan diridhai Baginda Nabi Muhammad SAW,” tutur Habib Syech.

‎Habib Syech juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga rasa cinta, persaudaraan, dan kepedulian antarsesama. Menurutnya, kebersamaan dan sikap saling menyayangi menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.

‎Dalam kesempatan itu, Habib Syech menekankan pentingnya menjaga keamanan, kerukunan, dan kenyamanan di tengah masyarakat. Ia berharap Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, dapat terus menjadi daerah yang damai dan kondusif bagi seluruh warganya.

‎”Kita tetap saling mencintai dan menyayangi. Kita harus menciptakan Indonesia dan Kalimantan Selatan agar semuanya menjadi aman, rukun, dan nyaman dalam kehidupan,” tandasnya. (tri)

Jelang MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel, Pemkab Banjar Gelar Training Center

0

Link, Martapura – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mendapatkan pelaksanaan training center yang dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie, pada Sabtu (13/6/2026) siang.

Bertempat di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, kegiatan training center dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan digelar pada 18–26 Juni 2026 di Kabupaten Barito Kuala secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie.

Diikuti 61 peserta yang terdiri atas kafilah, pelatih, pembimbing, serta pengurus LPTQ Banjar, pada kesempatan tersebut Said Idrus mengatakan, pelaksanaan training center sebagai tahapan strategis untuk memantapkan kesiapan teknis, mental, dan spiritual menjelang pelaksanaan MTQ di Barito Kuala.

TRAINING CENTER: LPTQ mendapatkan pelaksanaan training center yang dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie, pada Sabtu (13/6/2026) siang. (Foto: MC.Kab.Banjar)

Training center bukan sekadar agenda pemusatan latihan, tetapi untuk memperkuat kemampuan dalam membangun mental juara, dan tampil optimal saat membawa nama Kabupaten Banjar di tingkat provinsi,” katanya.

Tak hanya itu, Said Idrus juga berpesan kepada seluruh kafilah, pelatih, pembimbing, dan pengurus LPTQ Banjar agar tetap menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti rangkaian latihan. “Kemampuan terbaik tidak dapat ditampilkan apabila kondisi fisik tidak terjaga dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah, dan menunjukkan kualitas yang tidak hanya tercermin dari kemampuan membaca, menghafal dan memahami Al-Quran, tetapi juga melalui sikap, akhlak dan etika yang baik selama mengikuti perlombaan.

“Kafilah Kabupaten Banjar harus mampu menunjukkan keunggulan yang utuh. Bukan hanya unggul dalam bacaan dan hafalan Al-Quran, tetapi juga menjadi teladan dalam adab, sopan santun dan perilaku selama mengikuti perlombaan,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Said Idrus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPTQ Banjar yang telah konsisten melakukan pembinaan terhadap generasi Qurani, dan menyampaikan komitmen Pemkab Banjar dalam mendukung program pembinaan untuk melahirkan peserta berprestasi dan berkarakter.

“Hasil akhir merupakan ketetapan Allah SWT. Namun ikhtiar, kerja keras dan persiapan yang matang adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjar,” tutupnya.(znd/link)

Buser 690 Banjar Kembali Gelar Lomba Ketangkasan Tim BPK se-Kalsel

0

Link, Martapura – Bumi Selamat Rescue (Buser) 690 Kabupaten Banjar kembali menggelar lomba ketangkasan yang diikuti sebanyak 128 Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Sabtu (13/6/2026).

Bertempat di Lapangan SDN Indrasari 2, Kecamatan Martapura, 128 tim BPK bertanding secara sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya pada ajang lomba ketangkasan BUSER CUP 2026 yang secara resmi dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor mewakili Gubernur Kalsel, H Muhidin.

Hadir dalam seremonial pembukaan lomba ketangkasan BUSER CUP 2026, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Agus Siswanto menilai agenda tahunan tersebut sebagai wadah untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dengan relawan BPK, di samping mengasah kemampuan personel dalam menghadapi kebakaran di lapangan.

“Hal ini bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah dan relawan pemadam kebakaran. Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dengan menerjunkan lebih dari 70 personel, serta menyediakan sebagian besar peralatan, termasuk dukungan dewan juri dan panitia lapangan dari DPKP,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BUSER 690 Kabupaten Banjar, M Hasan Hamdan menjelaskan, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kemampuan relawan yang sehari-hari bertugas membantu penanganan kebakaran.

“Yang paling penting adalah membangun kekompakan dan menambah pengalaman relawan saat bertugas di lapangan,” katanya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang duduk di kursi legislatif DPRD Kabupaten Banjar ini juga menyebutkan, dari 13 kabupaten/kota, terdata sebanyak 128 Tim BPK dari 11 kabupaten/kota yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Jadi, masih ada dua daerah yang belum berpartisipasi, yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ucapnya.

Sedangkan total hadiah yang diperebutkan dalam lomba ketangkasan BUSER CUP 2026 yakni sebesar Rp31 juta, terdiri dari:

1. Juara I sebesar Rp7,5 juta ditambah 1 unit mesin Motoyama

2. Juara II sebesar Rp6 juta ditambah 1 unit mesin Motoyama

3. Juara III sebesar Rp5 juta ditambah 1 unit mesin Motoyama

4. Juara IV sebesar Rp4 juta

5. Harapan I sebesar Rp3 juta

6. Harapan II sebesar Rp2 juta

7. Harapan III sebesar Rp1,5 juta

8. Harapan IV sebesar Rp1 juta.

Selain dukungan dari Pemkab Banjar, kegiatan ini juga mendapat anggaran dari Pemprov Kalsel melalui skema hibah kepada penyelenggara. (znd/link)

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Banjar Siap Terjunkan 563 Petugas

0
APEL SIAGA SE 2026: Sekda Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea saat memimpin Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 di teras Kantor Setda yang dilaksanakan BPS Banjar pada Jumat (12/6/2026) (Foto/Mc.Kab)

Link, Martapura – Menandai dimulainya pelaksanaan kegiatan, Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 di teras Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Sensus yang bertujuan memetakan kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh sebagai dasar perencanaan pembangunan sekaligus memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan data ekonomi berkualitas itu akan dilaksanakan BPS secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Banjar, pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Usai memimpin kegiatan Apel Siaga SE 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mengatakan, kegiatan SE merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh BPS, tak terkecuali BPS Kabupaten Banjar untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi Indonesia secara akurat, baik terkait jumlah, sebaran, karakteristik, perkembangan ekonomi digital, maupun ekonomi lingkungan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan agar tepat sasaran.

“Data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas. Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, aparat desa dan kelurahan, pelaku usaha, serta masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, Yudi mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pengumpulan data, dan meminta seluruh petugas menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab, serta menjaga etika saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Kepada perangkat daerah, pihak keamanan dan para pelaku usaha agar memberikan dukungan penuh sesuai kewenangan masing-masing. Bangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan BPS agar seluruh tahapan sensus berjalan lancar dan sukses,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala BPS Banjar, Roy Suryanto menyampaikan, kegiatan pencanangan dan apel siaga merupakan bentuk kesiapan daerah dalam melaksanakan agenda prioritas nasional, dan sebanyak 563 petugas sensus telah dinyatakan lulus pelatihan, serta siap diterjunkan ke lapangan untuk melakukan sensus secara door to door.

“Mereka akan bertugas di seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjar. Sebanyak 563 orang petugas akan melakukan pendataan secara door to door, baik pada rumah tangga maupun bangunan usaha,” jelasnya.

Roy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dan semua pihak yang telah mendukung berbagai tahapan pelaksanaan sensus, termasuk kegiatan publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pelaksanaan sensus akan dilakukan secara profesional, objektif, dan menjamin kerahasiaan data responden sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik,” tegasnya.

Pelaksanaan SE 2026 diharapkan mampu menghasilkan data statistik yang akurat dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional maupun daerah, termasuk dalam mewujudkan Kabupaten Banjar yang maju, mandiri, dan sejahtera.(znd/link)

Nur Helda Wati Raih Juara I Lomba Konten Literasi Kategori Masyarakat Umum

0
Kepala Dispersip Banjar, Hj Kencana Wati menyerahkan sejumlah tropi juara dan piagam penghargaan kepada sepuluh pemenang lomba pembuatan video edukatif dan kreatif pada Kamis (11/6/2026).

Link, Martapura – Mendongkrak tingkat literasi masyarakat yang dinilai masih cukup rendah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus melakukan berbagai upaya, salah satunya merangkul generasi muda dan milenial melalui ajang kompetisi pembuatan video edukatif dan kreatif.

Mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan dan Pembangunan Literasi”, lomba pembuatan video edukatif dan kreatif yang diikuti lebih dari 100 peserta yang terbagi dalam kategori pelajar/mahasiswa serta masyarakat umum terhitung sejak 12 Mei 2026 lalu tersebut telah memiliki sejumlah pemenang yang diumumkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar pada Kamis (11/6/2026) pagi.

Kepala Dispersip Kabupaten Banjar, Hj Kencana Wati mengatakan, Pemkab Banjar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang didominasi oleh generasi muda dengan batas usia maksimal 35 tahun.

“Batasan usia ini sengaja ditetapkan untuk menjaring potensi dan kreativitas dari generasi milenial dan Gen Z. Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta yang ikut berpartisipasi dan mendaftar, dan semua karya yang masuk adalah karya-karya terbaik,” ujarnya.

PENYERAHAN TROFI DAN PIAGAM PENGHARGAAN: Kepala Dispersip Banjar, Hj Kencana Wati menyerahkan sejumlah trofi juara dan piagam penghargaan kepada sepuluh pemenang lomba pembuat video edukatif dan kreatif pada Kamis (11/6/2026).

Kencana juga mengungkapkan, bahwa seluruh peserta kini telah menjadi mitra Dispersip Banjar dalam membuat konten kreatif, dan menyampaikan rasa terima kasih kepada dewan juri yang telah bekerja keras dan objektif dalam menyeleksi puluhan karya peserta, meski di tengah keterbatasan waktu dan efisiensi anggaran.

“Saya berharap kreativitas anak muda, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum di Kabupaten Banjar tidak berhenti hanya pada saat perlombaan selesai. Pembuatan konten kreatif diharapkan dapat menjadi wadah positif guna meningkatkan kapasitas diri dan menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat,” harapnya.

Tak hanya itu, Dispersip Banjar juga berkomitmen untuk memberikan pembinaan lanjutan bagi para pemenang, dan karya-karya terbaik peserta pemenang lomba yang masuk tiga besar akan dikirimkan ke Perpustakaan Nasional, dengan harapan dapat mewakili daerah di tingkat nasional seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sementara Juara I Lomba Konten Literasi Kategori Masyarakat Umum, Nur Helda Wati menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraihnya. Terlebih pada 2025 lalu, ia juga pernah meraih Juara III kategori SMA.

“Sebelumnya saya sempat ragu untuk bersaing di kategori umum yang melibatkan peserta lintas usia dan pengalaman. Terlebih proses pembuatan video berdurasi 6 menit 40 detik ini memakan waktu empat hari, dengan satu hari penuh proses pengambilan gambar di Alun-Alun Ratu Zalecha dan perpustakaan daerah di tengah guyuran hujan deras,” tuturnya.

Berhasil meraih Juara I Lomba Konten Literasi Kategori Masyarakat Umum, Helda menyampaikan pesan motivasi bagi seluruh generasi muda, khususnya di Kabupaten Banjar agar tetap optimistis dan jangan ragu berkarya, khususnya dalam mengikuti kompetisi pembuatan video edukatif dan kreatif.

“Karena gagal itu lebih baik daripada kita gagal tanpa mencoba. Dari kegagalan kita bisa tahu kekurangan kita, jadi pemuda-pemudi jangan patah semangat untuk berkarya, karena kita bisa menjadi penggerak yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutur Helda yang berkomitmen untuk terus menyebarkan virus literasi melalui media digital yang digandrungi anak muda.(znd/link)

Sedangkan untuk daftar pemenang lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 Kategori Masyarakat Umum;

1. Juara I diraih Nur Helda Wati

2. Terbaik II Normadani

3. Terbaik III M Abdi

4. Terbaik IV Ismah

5. Terbaik V Noor Fathiah

6. Terbaik VI Zaini Aripin

7. Terbaik VII Sri Wahyuni Habibah

8. Terbaik VIII Marzuki

9. Terbaik IX Aulia Ika Noorjannah

10. Terbaik X Nor Hafizah.

Wakil Bupati Banjar Resmikan Jembatan Kunti dan Pasar Arba

0

Link, Martapura – Mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan, Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyi, meresmikan Jembatan Kunti di Desa Telaga Baru dan Pasar Arba di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, yang telah rampung dibangun.

Peresmian Jembatan Kunti di Desa Telaga Baru yang rampung dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) dan Pasar Arba di Desa Lok Tanah yang dikerjakan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) tersebut dilaksanakan Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi pada Rabu (10/6/2026).

Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie resmikan Pasar Arba di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung pada Rabu (10/6/2027).

Usai kegiatan peresmian, Said Idrus berharap keberadaan Jembatan Kunti sebagai akses penghubung antara Desa Telaga Baru dan Desa Lok Tanah dapat memperlancar akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan akses perekonomian masyarakat menjadi lebih lancar. Masyarakat yang menjalankan usahanya kini tidak lagi mengalami kendala dalam hal penyeberangan,” ujarnya.

Begitu juga dengan keberadaan Pasar Arba di Desa Lok Tanah, lanjut Said Idrus, diharapkan pasar dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat Kecamatan Telaga Bauntung.

“Semoga Pasar Arba dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan ramai dimanfaatkan oleh para pedagang maupun pembeli. Jangan sampai pasar ini kosong, tetapi terus berkembang menjadi lebih baik ke depan,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk terus mendorong pembangunan yang merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Pembangunan jangan hanya terpusat di kota. Desa juga harus mendapat perhatian agar tercipta pemerataan dan tidak menimbulkan kesenjangan,” harapnya.(znd/link)

Pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026–2030 Dilantik, Pemkab Siap Dukung Peningkatan Prestasi

0

Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar berkomitmen mendukung peningkatan prestasi olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Banjar Masa Bakti 2026-2030 di lantai II Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura pada Sabtu (6/6/2026).

Kendati demikian, Saidi Mansyur menginginkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah harus diiringi dengan perencanaan yang matang dan pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Faktor prestasi bukan hanya soal anggaran, tetapi juga banyak faktor lainnya. Kader-kader atlet di berbagai cabang olahraga (cabor) harus diamati dengan baik. Atlet-atlet yang berpindah ke daerah lain juga perlu dikomunikasikan dan dihimpun sesuai kemampuan kita untuk berkonsolidasi,” ujarnya.

PELANTIKAN PENGURUS KONI: Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur saat menyampaikan sambutan dan dukungan penuh kepada Pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026-2030 usai proses pelantikan dan pengukuhan di lantai II Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura pada Sabtu (6/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Saidi Mansyur juga menyinggung soal bonus atlet, mengingat saban tahunnya dilakukan peningkatan dalam pemberian bonus kepada atlet.

“Anggaran yang dikeluarkan Pemerintah daerah tentunya tidak sedikit, karena itu pemberian bonus juga harus disesuaikan dengan capaian prestasi yang diraih,” katanya.

Dengan komposisi pengurus yang memiliki berbagai latar belakang, Saidi Mansyur yakin, pembinaan prestasi yang akan dilakukan pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026-2030 mampu menghadirkan prestasi yang lebih baik ke depannya. “Saya yakin bukan hanya lima besar, tidak menutup kemungkinan masuk tiga besar, hingga menjadi juara umum,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Saidi Mansyur menitipkan pesan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) agar terus memberikan dukungan kepada atlet-atlet Kabupaten Banjar dari berbagai cabang olahraga demi peningkatan prestasi daerah.

Perlu diketahui, proses pelantikan dan pengukuhan Irwan Bora sebagai Ketua Umum dan Pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026-2030 langsung dilakukan Sekretaris Umum KONI Provinsi Kalsel, Enly Hadiyanor, dan disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie, Kapolres Banjar AKBP Fadli, perwakilan Dandim 1006, Dewan Kehormatan KONI Kabupaten Banjar H Abdurrahman serta Ketua Umum KONI Masa Bakti 2022 – 2026, M Rofiqi.(znd/link)

Irwan Bora Dilantik sebagai Ketua Umum KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030

0

Link, Martapura – Irwan Bora melanjutkan estafet kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar menggantikan Muhammad Rofiqi selaku Ketua Umum KONI Masa Bakti 2022 – 2026.

Bertempat di lantai II Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura, Sekretaris Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Enly Hadiyanor melantik Ketua dan seluruh Pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030 pada, Sabtu (6/6/2026).

Usai melantik seluruh pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030, Enly Hadiyanor berpesan kepada seluruh pengurus KONI yang baru dilantik dan dikukuhkan agar tidak overlapping dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) KONI dalam melakukan pembinaan prestasi.

“Jadi harus sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022. Tolong jangan overlapping dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang juga memiliki bidang pembinaan prestasi, kita harus membantu pemerintah untuk melakukan pembinaan prestasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, Enly Hadiyanor juga berpesan, agar dalam penggunaan dana hibah yang bersumber dari retribusi dan pajak rakyat, prosesnya harus sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Saya tidak ingin mendengar ada KONI kabupaten/kota yang bermasalah hukum. Jadi tolong tertib administrasi, sehingga melahirkan prestasi yang baik,” ucapnya.

Ketua Umum KONI Kabupaten Banjar, Irwan Bora saat menyampaikan sambutan perdananya di depan jajaran pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030, dan para undangan yang berhadir pada, Sabtu (6/6/2026).

Usai dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030, Irwan Bora mengatakan, amanah atau mandat yang telah diberikan akan dilaksanakan dengan baik.

“Ini merupakan awal perjuangan kita, karena kepengurusan KONI kemarin jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga hal tersebut menjadi tantangan atau PR bagi pengurus KONI Banjar Masa Bakti 2026 – 2030 untuk lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Politisi Gerindra ini juga mengajak seluruh Pengurus KONI Banjar terus solid dan meningkatkan kinerja dalam mengelola, membina, mengembangkan potensi para atlet di Kabupaten Banjar agar mampu mencapai prestasi yang optimal hingga ke tingkat nasional.

“Kabupaten Banjar banyak memiliki atlet-atlet muda yang berbakat dan berpotensi yang harus dilakukan pembinaan secara berkala guna melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga di Kabupaten Banjar,” tutur Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar dihadapan para pengurus dan undangan yang berhadir.(znd/link)