Link, Martapura – Berada di tengah musim kemarau ekstrem yang berdampak pada kian masifnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta krisis air bersih di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Salat Sunnah Istisqa berjemaah bersama seluruh lapisan masyarakat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura, Selasa (25/8/2026) pagi.
Diimami Ustadz Syamsuri Arsyad, Salat Sunnah Istisqa untuk bermunajat kepada Allah SWT agar diturunkan hujan berlangsung khidmat dan khusyuk di lapangan terbuka RTH Ratu Zalecha Martapura.
Bertindak sebagai khatib, Ustadz H Muhammad Zaki dalam khotbahnya mengajak seluruh masyarakat agar bermunajat kepada Allah Yang Maha Kaya.
“Tertahannya hujan, kebakaran lahan, dan tandusnya bumi, serta matinya tanaman, hingga angin bertiup membawa debu, bisa jadi merupakan peringatan dari Allah untuk hamba-hamba-Nya akan sesuatu yang lebih ganas dari itu. Bisa jadi pula sebagai ujian atau hukuman atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Dalam semua keadaan ini, maka bertobatlah kepada Allah, karena sebagai manusia tentunya tidak terlepas dari kesalahan,” ujarnya.
Melanjutkan khotbahnya, Ustadz Muhammad Zaki mengajak seluruh masyarakat di musim kemarau ini melaksanakan Salat Sunnah Istisqa yang disyariatkan bagi manusia untuk merendahkan diri dan menampakkan kefakiran serta kebutuhan, memperbanyak doa disertai tobat kepada Allah SWT, hingga memperbanyak sedekah.

“Teladan kita dalam Salat Sunnah Istisqa adalah Baginda Rasulullah SAW. Karena di dalam sebuah hadis sudah dijelaskan bagaimana Nabi Muhammad melaksanakan Salat Sunnah Istisqa, khotbah, hingga berdoa meminta diturunkan hujan agar kita dapat mempelajarinya,” katanya.
Usai pelaksanaan Salat Sunnah Istisqa dan doa bersama masyarakat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, mengucapkan rasa syukur atas telah terselenggaranya Salat Sunnah Istisqa dan mengapresiasi Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar yang sejak awal berinisiatif melaksanakan kegiatan tersebut sebagai salah satu ikhtiar untuk meminta diturunkan hujan.
“Mudah-mudahan dengan telah dilaksanakannya Salat Sunnah Istisqa dan doa bersama masyarakat hari ini, doa kita diijabah agar diturunkan hujan,” harapnya.
Pernyataan serupa juga diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Fauzan Asniah, yang turut hadir pada pelaksanaan Salat Sunnah Istisqa.
“Kita berharap apa yang kita laksanakan hari ini sebagai ikhtiar kita dikabulkan Allah SWT,” tuturnya. (znd/link)






