Beranda blog Halaman 1340

Jawab Kritikan LSM, Kajari Sebut Perkara KONI Sudah Disupervisi KPK

0
DP2KBPMP2A Enggan Bicara Kasus Asusila Pada Anak

Link, Banjarbaru – Alih-alih ngeles, dalam menanggapi kritikan LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel, Hadiyanto, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Banjarbaru justru menegaskan kasus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru lanjut.

Hal itu tegaskan Kajari  kepada Linkalimantan.com saat dimintai konfirmasi terkait desakan LSM KPK-APP Kalsel terkait transparansi perkembangan kasus KONI Banjarbaru.

“Kami pasti akan tuntaskan kasus KONI Banjarbaru. Ada beberapa orang yang saat ini tengah dalam panggil. Dalam dua tiga hari ini kami juga sudah mengagendakan pemanggilan para ketua cabang olah raga KONI Banjarbaru,” ujarnya melalui pesan aplikasi WhatsApp, Selasa, 10 Mei 2022.

Ditegaskannya juga jika pihaknya juga sudah mengajukan permohonan perhitungan kerugian negara ke BPKP.

“Untuk diketahui, perkara KONI banjarbaru ini juga sudah disupervisi KPK,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,

Penanganan kasus penyelewengan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru sebesar Rp 6,7 miliar, yang dilakukan Kejaksaan Negri Banjarbaru hingga kini tak kunjung menemukan titik terang.

Padahal penyidikan kasus itu sendiri sudah bergulir sejak tahun 2019 silam. Hasilnya, hingga tiga kali pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, siapa saja tersangkanya belum bisa ditetapkan.

Maka tak heran jika publik menilai negatif terhadap kinerja Kejari Banjarbaru dalam penanganan kasus dana hibah KONI Banjarbaru tersebut.

“Kasus KONI Banjarbar ini kan sudah 4 tahun berjalan. Berganti kajari, kasusnya kok semakin tidak jelas. Kesannya mereka tidak sungguh-sungguh dalam menangani kasus ini dan kasus-kasus lain yang sudah menjadi perhatian publik. Buktinya, sampai saat ini kasus Koni Banjarbaru tidak ada kejelasan,” ujar Aliansyah, Ketua LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel.

Tolonglah ujar Ali lebih lanjut, ada transparansi dari Kejari Banjarbaru untuk menyampaikan kepada publik sampai dimana penanganannya.

“Bukan hanya kasus pada KONI Banjarbaru saja, tetapi kasus-kasus lain juga harus dibuka, seperti kasus Pasar Cempaka dan Puskesmas Cempaka yang sejak awal juga bermasalah, tetapi kita tidak tahu ujung penanganannya. Kalau memang belum sampai pada tahapan penentapan tersangka juga sampaikan ke publik,” ujarnya.(spy)

PUPR Kota Banjarbaru Akan Bangun Embung Baru di Gunung Kupang

0
PUPR Kota Banjarbaru Akan  Bangun Embung Baru di Gunung Kupang
Subrianto, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kota Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Rencana pembangunan embung sebagai mitigasi banjir di Kota Banjarbaru terus dikembangkan. Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, telah memulai realisasi rencana pembangunan embung di Gunung Kupang, Cempaka.

Embung ini, dibangun guna meminimalisir banjir yang sering terjadi di Cempaka, khususnya di  Kertak Baru, Cempaka, Banjarbaru.

Hal ini, dibenarkan oleh Subrianto, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kota Banjarbaru, ia menjelaskan bahwa rencana ini sudah ada sejak 2020 lalu. Dari banyaknya rekomendasi yang ditawarkan, seperti membuat sodetan, namun gagal karena rekomendasi tersebut ditolak oleh warga. Munculah alternatif yaitu membuat embung baru, yang bertempat di Gunung Kupang.

“Dari rekomendasi yang ditawarkan yang disetujui adalah membangun embung dihulunya Kertak Baru, sehingga nantinya diharapkan embung tersebut mampu menampung air sehingga tidak luber ke Kertak Baru,” ujarnya kepada Linkalimantan.com, Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan saat ini, lahan yang akan dibangun embung tersebut sudah ditentukan dan sedang proses inventaris lahan. Dari hasil kajian, mereka memerlukan luasan tanah yang akan digunakan nanti ialah sebesar 3 hektare, dengan kedalaman embung  sampai 4 meter.

“Anggaran untuk pembangunan embung sendiri sudah kami anggarkan sejak 2021 kemarin, yaitu sebesar Rp5 M. Tahun ini masih dalam pembebasan lahan, kemungkinan tahun depan baru menuju ke fisik,” jelas Subrianto.(wahyu/BBAM)

Kapolres Banjar Tegaskan Pengusutan Tanda Tangan Palsu Lanjut Terus

0
Kapolres Banjar Tegaskan Pengusutan Tanda Tangan Palsu Lanjut Terus

Link, Martapura – Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso tegaskan, pengusutan kasus dugaan pemalsuan tandatangan Ketua DPRD Banjar, M.Rofiqi lanjut.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan terkait tanda tangan ketua dewan yang dipalsukan dan berakibat sejumlah agenda kegiatan di paripurna pada 27 April 2022 lalu terjadi perubahan jadwal hingga berujung ricuh.

“Terkait kasus dugaan pemalsuan tersebut, saat ini kami masih melakukan pemanggilan saksi-saksi. Kami pun nantinya juga akan memanggil saksi ahli,” ujar AKBP Doni Hadi Santoso pada, Selasa (10/5/2022).

Sedangkan untuk informasi lebih detail, Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso menyarankan awak media untuk menanyakan langsung perihal tersebut kepada Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar yang saat ini tengah melakukan pemanggilan sejumlah saksi-saksi.

Saat dikonfirmasi terkait perihal pemanggilan sejumlah saksi tersebut, ternyata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan tengah berada diluar ruang kerja.

Seperti diketahui sebelumnya, setelah mengetahui bahwa tandatangan dirinya selaku Ketua DPRD Kabupaten Banjar di palsukan di gelaran Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar dengan tiga agenda kegiatan pada 27 April 2022 lalu. M Rofiqi didampingi sejumlah anggota dewan lainnya, serta kuasa hukumnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjar.(zai/klik)

LSM KPK-APP Desak Kejari Transparan Dalam Penanganan Kasus KONI

0
LSM KPK-APP Desak Kejari Transparan Dalam Penanganan Kasus KONI
Aliansyah, Ketua LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel.

Link, Banjarbaru – LSM KPK-APP desak penanganan kasus penyelewengan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru sebesar Rp 6,7 miliar, yang dilakukan Kejaksaan Negri Banjarbaru.

Padahal penyidikan kasus itu sendiri sudah bergulir sejak tahun 2019 silam. Hasilnya, hingga tiga kali pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, siapa saja tersangkanya belum bisa ditetapkan.

Maka tak heran jika publik menilai negatif terhadap kinerja Kejari Banjarbaru dalam penanganan kasus dana hibah KONI Banjarbaru tersebut.

“Kasus KONI Banjarbar ini kan sudah 4 tahun berjalan. Berganti kajari, kasusnya kok semakin tidak jelas. Kesannya mereka tidak sungguh-sungguh dalam menangani kasus ini dan kasus-kasus lain yang sudah menjadi perhatian publik. Buktinya, sampai saat ini kasus Koni Banjarbaru tidak ada kejelasan,” ujar Aliansyah, Ketua LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel.

Tolonglah ujar Ali lebih lanjut, ada transparansi dari Kejari Banjarbaru untuk menyampaikan kepada publik sampai dimana penanganannya.

“Bukan hanya kasus pada KONI Banjarbaru saja, tetapi kasus-kasus lain juga harus dibuka, seperti kasus Pasar Cempaka dan Puskesmas Cempaka yang sejak awal juga bermasalah, tetapi kita tidak tahu ujung penanganannya. Kalau memang belum sampai pada tahapan penentapan tersangka juga sampaikan ke publik,” ujarnya.

Masalahnya apa? Kendalanya juga apa? tambah Ali menekankan lebih jauh. Jangan seperti hilang ditelan bumi, karena kesannya pasti tidak bagus.

“Kesannya kan menjadi seolah-olah ada permainan. Kami minta jangan ada dusta diantara kita. Kami mencurigai aparat hukum menjadikan kasus sebagai komoditas. Hanya menjadikan kasus ATM dan sarana cari duit. Anggapan negatif itu tidak ada jika ada transparansi dari penegak hukum khususnya Kejari Banjarbaru,” katanya.

Kegelisahan LSM KPK-APP Kalsel bukannya tanpa alasan. Khusus kasus KONI Banjarbaru ini saja, dua Kajari Banjarbaru sebelumnya tidak berhasil dalam penangannya. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Silvia Desty Rosalina misalnya. Didampingi sejumlah Kasi Kejari Banjarbaru kepada sejumlah awak media sempat berkoar jika penanganan kasus tersebut dilakukan sungguh-sungguh.

“Untuk tahun 2020 ini pasti ada beberapa kasus yang masuk dalam tahap Penyelidikan maupun Penyidikan, kita tetap bekerja,” tegasnya saat itu.

Tetapi sampai akhir jabatannya, penanganan kasus tersebut bukannya memasuki babak baru tetapi malah kian tidak jelas. Begitu juga saat Kepala Kejari Banjarbaru digantikan Andri Irawan. Penangan kasus ini juga tak terselesaikan. Kepada awak media, Andri mengatakan pihaknya masih melakukan perhitungan kerugian negara dalam kasus ini. Sebab, kata dia, perhitungan kerugian versi Kejari Banjarbaru dan BPKP jelas beda.

“Kita kan orang hukum sementara dari BPKP versinya keuangan,” sebut dia waktu itu.

Ada beberapa hal, baik itu keterangan saksi maupun alat bukti lain memang masih diperlukan sehingga hal itulah yang masih dicari pihak penyidik.

“Hal ini lah yang sampai saat ini kami cari. Apa yang diinginkan BPKP sampai saat ini masih kami cari jika itu terkumpul semua maka bisa dihitung berapa kerugian negara,” tambah dia.

Hal itu dilakukan sebagai tambahan alat bukti. Jika nanti sudah memiliki dua alat bukti maka penyidik akan melakukan tindakan lanjutan.(spy)

Dinas PUPRP Banjar Benahi Drainase Jalan Pangeran Abdurrahman

0

Link, Martapura – Lama dikeluhkan warga, akhirnya Dinas PUPRP Kabupaten Banjar mulai melaksanakan perbaikan drainase di ruas Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Pasayangan, Kecamatan Martapura.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, HM Riza Dauly melalui Jimmy, Kepala Bidang (Kabid) SDA mengatakan, pengerjaan drainase di ruas Jalan Pangeran Abdurrahman tersebut menggunakan pagu anggaran sebesar Rp800 Juta sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Pada saat proses lelang Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pokja mendapatkan pemenang dengan nilai sebesar Rp640 Juta oleh CV Sahabat Sejati Muda. Sesuai Dokumen Kontrak dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), lama pengerjaan selama 90 hari kalender dimulai pada 11 April – 9 Juli 2022,” ujar Jimmy kepa pada, Senin (9/5/2022).

Pengerjaan satu sisi drainase di Jalan Jalan Pangeran Abdurrahman tersebut, lanjut Jimmy, dilakukan sepanjang 131 meter menuju perempatan antara Jalan Pangeran Abdurrahman dengan Jalan Gedang tak jauh dari sekolah Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura.

“Dengan nilai kontrak yang ada saat ini, kami akan memaksimalkan pengerjaan melalui adendum guna menambah panjang pengerjaan drainase. Sesuai hasil Mutual Check Awal (MC-0), untuk lebar dan kedalaman drainase 60 Cm dan tingginya 80 Cm. Namun, karena Jalan Gedang sebagai elevasi air menuju Sungai Martapura merupakan kewenangan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), saat MC-0 kan melibatkan provinsi yang juga akan melakukan pengerjaan di Jalan Gedang,” ucapnya

Karena perihal tersebut, Jimmy berharap kepada Dinas PUPR Provinsi agar dapat segera merealisasikan pengerjaannya tersebut. Sehingga pengerjaan drainase dari Dinas PUPRP Kabupaten dapat saling terkoneksi dengan pengerjaan yang akan dilakukan Dinas PUPR Provinsi.

“Kami pun sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi agar si penyedia pelaksana pengerjaan drainase dapat menyesuaikan dan segera melaksanakan pengerjaannya di Jalan Gedang, dan mudah-mudahan dapat segera terealisasi. Sebelum melakukan pengerjaan, kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga setempat dan diketahui pihak kelurahan,” jelasnya.

Tak hanya sampai disitu, guna mempercepat proses pengerjaan, papar Jimmy lebih jauh, Dinas PUPRP pun mewajibkan kontraktor agar memberdayakan Damkar setempat untuk melakukan watering drainase guna mempercepat proses pengerjaan pengecoran.

Diwaktu berbeda, Adistya Putri, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, memastikan pihaknya juga akan melakukan pengerjaan perbaikan Jalan Pangeran Abdurrahman dengan estimasi anggaran sebesar Rp1 Miliar.

“Saat ini masih proses perencanaan, dan menyesuaikan desainnya dengan pekerjaan yang telah dilakukan Bidang SDA. Karena anggarannya sudah ada, tinggal kita merampungkan berapa dimensi panjang, lebar, dan ketebalan jalan tersebut,” pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, akibat drainase di RT03, Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Pasayangan tak berfungsi optimal, kondisi ruas Jalan Pangeran Abdurrahman digenangi air luapan drainase. Saking lamanya air menggenang, kondisi jalan pun berlumut dan berlubang hingga menuai keluhan warga, dan dituangkan dalam spanduk bertuliskan nada sindiran kepada pemerintah pada 11 Februari lalu.(zai/link)

Bupati Banjar Minta ASN Tingkatkan Semangat dan KInerja

0

Link, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur berharap, dihari pertama masuk kerja usai cuti bersama, para pegawai bisa meningkatkan semangat dan kinerja yang baik, dan berharap pandemi segera berakhir sehingga apel gabungan kembali bisa dilaksanakan.

Demikian ditegaskannya saat memimpin apel pertama pasca libur panjang sekaligus halal bihalal di halaman kantor Pemkab Banjar Senin (9/5/2022) pagi.

” Sebagai kepala daerah tentunya saya tidak lepas dari salah dan khilaf, dengan segala kerendahan hati saya beserta keluarga mengucapkan Minal Aidin Wal Fa Idzin mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Saidi mengingatkan, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Banjar untuk kembali beraktifitas sebagaimana hari biasanya.

“Mari kita tingkatkan semangat dan pengabdian kinerja yang baik, karena hal ini sudah menjadi tugas kita bersama, satukan visi misi dan persepsi dalam pembangunan yang tengah kita wujudkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banjar yang kita cintai ini,” harapnya.(spy)

Gelar Apel Gabungan Dihari Pertama Masuk Kerja, Ini Pesan Wali Kota Banjarbaru

0
Gelar Apel Gabungan Dihari Pertama Masuk Kerja, Ini Pesan Wali Kota Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru Pada Saat Memberikan Arahan Pada Apel Gabungan Di Lapangan Murdjani

Link, Banjarbaru- Hari pertama masuk kerja Pasca Libur Hari Raya Idhul Fitri 1443 Hijriah/ 2022 Masehi dan cuti bersama. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru gelar Apel Gabungan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN, Senin (9/5/2022) di Lapangan Bola Murdjani Banjarbaru.

H.M Aditya Mufti Arifin, Wali Kota Banjarbaru yang menjadi Pembina Upacara, dalam Apel Gabungan ini menyampaikan terima kasih banyak, dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pemko Banjarbaru. Dedikasi, kerjasama dan kontribusi serta kinerja yang positif selama bekerja.

“Semoga amal ibadah Ramadan yang telah kita jalankan kian memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wata’alla. Serta memberikan pencerahan dan motivasi baru bagi kita semua dalam bekerja dan berkontribusi bagi kemajuan Pemerintah Kota Banjarbaru,” katanya.

Ia pun mengatakan, bahwa saat ini visi Kota Banjarbaru belum bisa dikatakan sempurna. Ia mengharapkan, kedepannya sinergi dan kerjasama semakin kuat. Tentunya dedikasi pelayanan dan pengabdian juga harus semakin profesional.

“Tekad Bersama Kita Menjadi Juara merupakan cerminan kebersamaan sekaligus kedewasaan kita dalam memaknai 23 tahun Kota Banjarbaru tumbuh menjadi daerah yang mandiri,” ucapnya.

Selain untuk mengucapkan tanda terima kasih dan motivasi kedepannya. Dalam kesempatan ini juga, Pemerintah Kota Banjarbaru menyempatkan untuk halal bihalal usai menggelar apel gabungan. Yang mana, untuk menjalin silaturahmi semakin kuat.

“Memang selama ini jarang bertemu, jarang bersilaturahmi. Pada momen syawal ini lah mudah-mudahan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi ini semakin terjalin serta kuat. Dan mudah-mudahan kita benar-benar mewujudkan Banjarbaru yang Maju, Agamis dan Sejahtera,” pungkasnya. (Wahyu/BBAM).

Rabu, LSM KPK-APP Kalsel Gelar Unjuk Rasa di DPRD Banjar

0
LSM KPK-APP Kalsel Gelar Unjuk Rasa di DPRD Banjar

Link, Martapura – LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel,  Rabu, 11 Mei 2022 mengagendakan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negri Martapura dan DPRD Kabupaten Banjar.

Menurut Aliansyah, Ketua LSM KPK-APP Kalsel, rencana aksi tersebut dilakukan untuk mempertanyakan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Martapura terkait berbagai masalah.

“Seperti tindak lanjut proses hukum adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banjar,” ujarnya kepada Linkalimantan.com, Minggu 8 Mei 2022.

Selain dana perjalanan dinas sebut Ali, mereka juga akan menanyakan soal dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Tunjangan Perumahan Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banjar.

“Kami juga mendapatkan informasi adanya dugaan oknum pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banjar yang terlibat praktik jual beli proyek melalui E.pokir (Elektronik Pokok Pikiran) Tahun Anggaran 2020 dan Tahun Anggaran 2021,” paparnya.

Sedangkan kepada Pimpinan DPRD Kabaupaten Banjar, LSM KPK-APP Kalsel akan meminta dan mendesak Pimpinan DPRD Kabupaten Banjar untuk menghantikan seluruh kegiatan perjalanan dinas luar daerah luar provinsi.

“Dalam hal ini tidak tebang pilih, baik perjalanan dinas pimpinan maupun Anggota DPRD Kabupaten Banjar, dihentikan sementara sampai selasainya proses hukum. Kebetulan saat ini prosesnya sudah dilimpahkan Kejati Kalsel ke Kejari Martapura,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Banjar HM Rofiqi dikonfirmasi terkait rencana aksi unjuk rasa tersebut, mengatakan silahkan saja datang dan berunjuk rasa di kantor DPRD Banjar.

“Insya Allah kami akan terima dan menemui kawan-kawan aktivis LSM yang berunjuk rasa,” ujarnya singkat.(spy)

Membludak, Desa Dalam Pagar Dipenuhi Puluhan Ribu Jamaah Haul

0

Link, Martapura – Kerinduan ummat Islam Kalimantan Selatan untuk bisa menghadiri Haul Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary setelah dua tahun tidak dilaksanakan, hari ini Sabtu (7/3/2022) terbayar sudah.

Puluhan ribu jamaah yang hadir pun memadati Desa Dalam Pagar Kecamatan Martapura Timur dan sekitar. Mereka bukan hanya berasal dari ummat muslim Kalimantan Selatan saja, banyak juga yang berasal dari daerah lain. Sumatera, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Selain tentu saja bereasal dari daerah lain, utamanya mereka yang sudah terbiasa menghadiri haul di masa sebelumnya.

Dari pantauan Linkalimantan.com, jamaah sudah berdatangan sejak sehari sebelum puncak haul. Sebagian mengingat di penginapan-penginapan yang ada di Kota Martapura, sebagian lagi menginap di rumah warga Desa Dalam Pagar. Di pagi hari sesuai jadwal yang sudah diagendakan sekitar pukul 08.00 wita Desa Dalam Pagar pun sudah dipenuhi jamaah.

Membludaknya jumlah jamaah yang datang membuat desa yang berada di pingiran Sungai Martapura ini terlihat memutih. Rumah-rumah warga tak cukup menampung jamaah. Jadilah space-space kosong yang ada menjadi tempat jamaah menggelar sajadah.

Sekitar pukul 11.00 Wita diawali lantunan syair Maulidurrasul dari Guru Hakim Al Banjari, menandai puncak peringatan haul ke 216 Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary dilaksanakan di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-qur’an oleh Ananda Muhammad Rizqon Qori asal Mandiangin dan Manaqib Datu Kelampayan yang dibacakan oleh Guru Zainal Ilmi.

Puncak peringatan haul Datu Kelampayan dipadati puluhan ribu jemaah ini juga dihadiri para habaib, alim ilama, guru  agama, tokoh masyarakat serta zuriyat Datu Kelampayan yang cinta akan sosok Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Tampak juga Mantan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Bupati Banjar H Saidi Mansyur beserta Wakilnya Habib Idrus Al Habsyie mengikuti kegiatan dengan sangat khusyu.

Puncak haul diakhiri dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil dan doa yang dipimpin oleh KH Wildan Salman.

Setelah rangkaian haul usai, Bupati, Wakil Bupati, Kapolres dan Kepala DKISP Kabupaten Banjar menyempatkan melihat beberapa peninggalan bersejarah Datu Kelampayan seperti ranjang dan cermin.

Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari adalah anak dari Abdullah dan ibunya bernama Aminah. Beliau dilahirkan pada malam Kamis 15 Shafar 1122 H/19 Maret 1710 M pukul 3 subuh di Desa Lok Gabang.

Beliau wafat pada malam Selasa 6 Syawal 1227 H/3 Oktober 1812 M dalam usia 105 tahun. Dimakamkan di kubah Kalampayan, Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.(spy)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...