Beranda blog Halaman 1355

Basarnas Banjarmasin Turut Mencari Speedboat Hilang

0
Basarnas Banjarmasin Turut Mencari Speedboat Hilang

Link, Kotabaru- Basarnas Banjarmasin, lakukan pencarian speedboat yang hilang kontak di Perairan Tanjung Sebau. Speedboat tujuan ke lokasi Mv Tulip 18, ini dilaporkan hilang pada pukul 18.45 wita, Jumat (4/3/2022).

Dalam laporannya ke Basarnas Banjarmasin disebutkan Speedboat yang hilang kontak berisi 1 orang penumpang karyawan PT Sucofindo dan 1 motoris.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad, melalui Koordinator Pos Kotabaru Teguh Prasetyo, menyatakan, Speedboat tersebut sampai pada hari Sabtu (05/03/2022) pukul 07.00 Wita pagi belum sampai MV. TULIP 18. Padahal waktu tempuh dari lokasi keberangkatan hanya sekitar 2 jam dan seharusnya sudah tiba di lokasi.

“Motoris beserta penumpangnya tidak dapat dihubungi, menurut perhitungan seharusnya speed boat tersebut sudah tiba pada hari Jum’at (04/03/2022) pukul 20.45 Wita,” jelasnya.

Kedua orang yang dilaporkan hilang bersama speedboat tersebut, masing-masing M Irfansyah (25 tahun) warga Desa Lontar Timur, Kotabaru, dan Naharudin (40 Tahun) warga Jalan Berangas Kotabaru.

Menurut Al Amrad, Basarnas Banjarmasin melalui Pos SAR Kotabaru telah memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 08.20 Wita untuk melaksanakan Operasi SAR. Tim Rescue Pos SAR Kotabaru berangkat menggunakan sarana Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian speedboat yang hilang ini.

“Estimasi waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam, kami akan melakukan pencarian melewati rute yang biasa dilalui speedboat tersebut dengan heading 37 derajat dan jarak kurang lebih 32,6 NM dari dermaga tempat RIB kami sandar,” pungkasnya. (Wahyu/BBAM)

Ketua SMSI Madina Dianiaya, SMSI Pusat Meradang

0
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mendesak Kepolisian Republik Indonesia, untuk mengusut tuntas pelaku penganiayaan Ketua SMSI Kabupaten Madina Jeffry Barata Lubis

Link, Jakarta– Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailingnatal (Madina) Jeffry Barata Lubis dianiaya pada Jumat malam, (4/3/2022).

Terang saja, kejadian tersebut membuat jajaran SMSI Pusat meradang. Mereka pun meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Di duga penganiyaan yang dilatarbelakangi pemberitaan dan tugas jurnalistik tersebut, dilakukan oleh sekelompok orang dari elemen salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) setempat.

“Dengan sudah dilaporkannya secara resmi penganiayaan terhadap ketua SMSI Madina ke Polres setempat, maka kami mendesak kepolisian untuk mengusut dan memproses hukum para pelakunya. Apabila sudah cukup alat bukti dan saksi, maka para pelaku harus segera ditangkap untuk diadili,” tegas Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus didampingi Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi, Makali Kumar SH.

Menurut Firdaus, pihaknya mendesak kepolisian, agar mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut. Para pelakunya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan mengadili para pelaku atas perbuatannya melakukan kekerasan terhadap jurnalis.

Makali Kumar menegaskan, para wartawan saat melaksanakan tugas jurnalis dilindungi undang-undang dan mematuhi kode etik jurnalistik. Sehingga, apa yang dilakukan oleh sekelompok orang itu telah melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan melakukan tindak pidana yang diatur dalam KUHP.

“Dalam UU Pers itu, selain menjamin kebebasan pers di Indonesia, juga mengancam siapapun yang dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidanakan. Apalagi yang dialami Ketua SMSI Madina, selain dihambat tugas jurnalistiknya, juga dianiaya,” tegasnya.

Oleh karena itu, jelas Makali, perbuatan para pelaku penganiayaan Jeffry Barata Lubis (Ketua SMSI Madina), telah mencederai nilai-nilai kebebasan pers, dan telah melukai hak publik untuk memperoleh informasi.

Para pihak yang terlibat dalam penganiayaan ini, merupakan serangan terhadap kebebasan pers dan melanggar KUHP serta Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“SMSI Pusat mengutuk aksi kekerasan tersebut dan menuntut semua pelakunya diadili serta dijatuhi hukuman sesuai hukum yang berlaku,” tutur Makali.

Firdaus sendiri telah menugaskan secara khusus Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi SMSI Pusat yang diketuai Makali Kumar SH untuk ikut monitor, dan membantu advokasi dalam kasus penganiayaan ketua SMSI Madina tersebut, sampai tuntas.

“Atas peristiwa ini, SMSI Pusat, mendesak pihak kepolisian yang sudah menerima laporan resmi dari korban, untuk menindaklanjuti secara objektif dan profesional,” jelas Makali.

Supaya kasus kekerasan terhadap jurnalis ini mendapatkan atensi serius dengan memeriksa semua pihak yang terlibat sebagai pelaku, baik langsung atau tidak langsung. Setelah semua berkas penyidikan lengkap, kami menuntut pelakunya segera ditangkap untuk diadili, dan mereka menerima hukuman yang setimpal, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan Informasi yang diterima SMSI Pusat menyebutkan, peristiwa penganiayaan yang dialami Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailingnatal (Madina), Jeffry Barata Lubis, terjadi pada hari Jumat malam, (4/3/2022). Dia dianiaya oleh sekelompok orang yang diduga kuat dari kalangan OKP setempat.

Penganiayaan itu disinyalir suruhan dari penambang emas ilegal yang tak terima dengan pemberitaan yang menyoroti status tersangka yang ditangani Polda Sumut.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wib, di Lopo Mandailing Coffe SPBU Aek Galoga, Madina. Akibat penganiayaan tersebut, Jeffry mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan. Dan peristiwa ini pun telah ditangani Polres Madina. (link/net).

Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar

0
Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar
Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar

Link, Tanah Bumbu – Memasuki bulan Sya’ban 1443 Hijriah Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, mengingatkan kepada seluruh jamaah majelis zikir Lailatul Jumat untuk memperbanyak istighfar.

Selain untuk kepentingan masing-masing jamaah, Zairullah juga menghimbau para jamah untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Utamanya dalam melaksanakan pembangunan di Bumi Bersujud.

“Di bulan Sya’ban ini merupakan kesempatan terbaik untuk melatih diri, utamanya menghadapi datangnya bulan suci Ramadhan. Di bulan ini kita dapat berdoa dan memohon kepada Allah agar seluruh cita-cita pemerintah daerah maupun masyarakat dapat terkabul dan selalu dilimpahkan keberkahan,” ujar bupati, dihadapan jamaah Majelis Lailatul Jum’at di Masjid Darul Azhar,Simpang Empat,Kamis (3/3/22) malam.

Sungguh beruntung kita tambah tokoh dibalik berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini menambahkan, kegiatan Majelis Lailatul Jumat yang diselenggarakan di Masjid Darul Azhar Nurussalam pada kesempatan ini bertepatan dengan momen istimewa, yakni 1 Syaban 1443 H yang juga dirangkai dengan pelaksanaan salat hajat berjamaah.

“Melalui salat hajat diharapkan Bumi Bersujud diberikan rezeki yang melimpah, keberkahan oleh Allah serta apa yang dicita-citakan untuk menjadikan Tanah Bumbu sebagai daerah toyyibatun warabbun ghafur dapat terwujud,” tutup bupati.

Di bagian lain, bupati menyampaikan kabar gembira jika dirinya ingin mengangkat seluruh Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Tanah Bumbu menjadi pegawai daerah.

“Selain ikhtiar yang kuat semua itu akan terwujud jika kita selalu berharap Kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan pertolongan dari Allah SWT,” kata bupati. (die/BBAM)

Harga Kedelai Mahal, Ukuran Tempe Mengecil

0

Link, Banjarbaru – Pengrajin tempe di Kota Banjarbaru harus memutar otak alias mengakali produksi untuk bisa bertahan. Kondisi tersebut menyusul harga bahan baku (kedelai) yang naik tajam menyentuh Rp11 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram saat ini, atau naik dari posisi Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram sebelumnya.

Salah seorang perajin tempe di Jl. Mentaos Timur, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Purwanto (47) mengungkapkan, kenaikan harga kedelai impor sudah berlangsung selama seminggu lebih. Awalnya dengan patokan harga Rp 10.200 kini menjadi Rp 11.500 per kilogram, dan harga tersebut terus mengalami kenaikan.

“Hampir tiap hari berubah, kadang naik seratus rupiah, naik terus. Pokoknya naik turun harganya,” tuturnya kepada linkalimantan.com Kamis (3/3/2022).

Dijelaskan Purwanto, kedelai yang didapatnya merupakan hasil impor dari luar, dari 100 persen kebutuhan kedelai Indonesia, petani hanya mampu menyediakan 10 persennya saja.

Kendati demikian, produksi tempe dipabriknya sendiri masih terbilang normal, walau dirinya harus menaikkan harga tempe buatannya yang semula Rp 7.000 per potong, sekarang dijual 7.500 per potong.

“Yang perpengaruh itu malah waktu pandemi, sekolah libur banyak kantin tutup itu yang sangat berpengaruh terhadap produksi kami,” ucapnya.

Dalam sehari pabrik tempe yang hanya dikerjakan oleh dua orang itu mampu memproduksi 2 kwintal kedelai atau sekitar 4 karung. Meski tidak banyak namun Purwanto masih mendapatkan untung.

“Tempe potongan tidak naik, hanya ukurannya dikecilkan dari 10 centimeter menjadi 8 centimeter, sedikit menyesuaikan,” ujarnya.

Purwanto tidak berharap banyak kepada pemerintah, yang terpenting kedelainya ada dan tidak langka. Langganan pun tidak masalah ketika dirinya menaikkan harga tempe produksinya yang terpenting laku dan masih banyak peminatnya.

“Harapan saya kalau bisa harga kedelai turun dan yang terpenting masih ada dan tidak langka. Karena tempe ini makanan semua kalangan sudah jadi bahan pokok.” tuturnya. (Ita/BBAM)

Median Jalan Depan Balai Kota Non Aset, Kok Bisa?

0
Median Jalan Depan Balai Kota Non Aset, Kok Bisa?

Link, Banjarbaru – Media jalan pembatas antara Kantor Walikota Banjarbaru dan Lapangan Murjani ternyata bukan aset Pemko Banjarbaru.

Demikian pengakuan Kadishub Kota Banjarbaru melalui Hendrawan Maulana, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rabu (2/3/2022).

“Median itu bukan pengadaan. Itukan barang non aset, sehingga perlu koordinasi untuk mengganti dengan formula yang tepat. Untuk itu saya akan berkoordinasi dengan kepala dinas sambil menunggu formula yang tepat,” katanya kepada Linkalimantan.com, Rabu 2 Maret 2022.

Seperti yang terlihat di lapangan, kondisi median jalan yang berada di depan Balai Kota Banjarbaru, saat ini sungguh memprihatinkan. Padahal pada awal dipasang, ruas jalan di depan Kantor Setdako Banjarbaru tersebut terlihat begitu nyaman dipandang.

Sebelumnya median jalan yang berada tepat di depan Balaikota itu seluruhnya terbuat dari Plat. Tetapi, dengan seiring waktu berjalan banyak median yang mulai rusak, entah dikarenakan bahannya yang tipis, atau pun ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Kini, median jalan hitam putih sudah ada yang tergantikan oleh road berrier.

Penyok, jebol hingga tak dapat lagi digunakan menjadikan media jalan tersebut terkesan aneh.

Nah belakangan, kotak plat yang rusak diganti dengan road berrier yang justru menambah ketidaknyamanan pemandangan.

“Memang itu perlu digantikan, dengan yang baru. Namun memang semua itu perlu proses,” ungkap Hendrawan Maulana.(Wahyu/BBAM)

Bupati Banjar Terbitkan SE Moratorium Mutasi

0
Bupati Banjar Terbitkan SE Moratorium Mutasi

Link, Martapura- Sepertinya Bupati Banjar H Saidi Masyur tidak ingin ada gelombang eksodus pejabat Pemkab Banjar ke daerah lain terulang lagi.

Paling tidak hal itu terkesan dari diterbitkannya Surat Edaran (SE) bernomor KP.03/026-PKM.1/BKPSDM tanggal 1 Maret 2022. SE ditujukan ke kepala perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Banjar.

Dalam SE yang terlanjur heboh di jejaring sosial tersebut berisikan lima poin dari yakni: Menghentikan sementara (moraturium) proses mutasi bagi PNS di lingkungan Pemkab Banjar, yang ingin mutasi ke Instansi lain di luar wilayah Kabupaten Banjar pada pemerintah daerah/kota, kementerian dan lembaga.

Kemudian selama pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium), kepala perangkat daerah tidak diperkenankan untuk memberikan rekomendasi pindah PNS keluar Pemerintah Kabupaten Banjar.

Poin ketigas disebutkan pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium) ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Sedangkan poin ke empat dan ke lima berbunyi, masa pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium) ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan dan usulan mutasi yang telah diterima dan berproses di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Selain berisi lima point tersebut dalam SE itu Bupati juga menegaskan berkas usulan mutasi yang sudah lengkap sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN sebelum terbitnya surat edaran ini, akan diproses lebih lanjut. Sedangkan  berkas usulan mutasi yang tidak lengkap sebelum terbitnya surat edaran ini, tidak dapat diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, disebutkan puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Banjar ramai-ramai mengajukan mutasi ke daerah lain. Kota Banjarbaru, Kotamadya Banjarmasin dan Pemprov Kalsel menjadi tujuan mutasi.(spy/BBAM)

Pemkot Banjarbaru Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu

0
Pemkot Banjarbaru Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu
PERTAMA: Pemko Banjarbaru dan Pengadilan Agama Banjarbaru, Kementerian Agama Kota Banjarbaru, KUA Kota Banjarbaru menggelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu. (link)

Link, Banjarbaru – Sebanyak tiga pasangan mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu yang digelar di aula kantor Kecamatan Banjarbaru Selatan, Rabu (2/3/2022).

Sidang itsbat nikah terpadu ini merupakan yang pertama dilakukan di luar Pengadilan Agama Banjarbaru, juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke 23.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Banjarbaru bekerja sama dengan Pengadilan Agama Banjarbaru, Kementerian Agama Kota Banjarbaru, KUA Kota Banjarbaru, Persatuan Penghulu Kota Banjarbaru dan Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru.

Salah satu pasangan peserta Muhammad Dody beserta pasangan yang sudah menikah sejak tahun 2014 lalu ini mengatakan, dirinya sangat bersyukur sejak tahun 2014 lalu menikah, baru hari ini mendapatkan buku nikah.

“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun menikah dan tidak punya buku nikah, hari ini diakui oleh negara,” ucapnya.

Pasangan yang menikah dari tahun 2014 itu menambahkan, proses pengajuan dan persyaratan untuk mengikuti sidang ini sangat mudah.

“Dokumen sangat mudah diurus, terkait biaya alhamdulillah tidak memberatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Banjarbaru, Mahrus mengatakan Sidang Itsbat Nika Terbadu yang dilaksanakan pertama kali di Kota Banjarbaru yang difasilitasi semua instansi lintas sektor.

“Kemenag terlibat menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan buku nikah dan langsung dicetak serta diserahkan,” ucapnya.

Mahrus melanjutkan, semoga kegiatan ini bisa berlanjut, tidak hanya di Banjarbaru Selatan tetapi juga diseluruh Kota Banjarbaru Sidang Isbat Nikah Terpadu bisa dilaksanakan.

“Sehingga mendapatkan ligelitas hukum secara resmi bagi perkawinan pasangan anggota masyarakat Banjarbaru sah secara hukum baik hukum negara maupun hukum syariah,” tuntasnya.

Sementara itu, Pemko Banjarbaru melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mutia Syafariahadi mengatakan kegiatan Sidang Itsbat Nikar Terpadu ini merupakan perhatian Pemko Banjarbaru kepada pasangan yang menikah secara agama atau nikah siri agar mencatatkan pernikahan secara hukum negara.

“Kami sangat mengapresiasi Sidang Istbat Nikah Terpadu, apalagi dalam hal membantu pasangan untuk mencatat pernikahannya secara hukum negara,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat terkait legalitas pernikahan yang belum tercatat di negara.

“Dengan data yang sudah tercatat secara resmi, status kependudukan baik KTP maupun KK bapak ibu langsung otomatis berubah dibantu oleh Dinas Dukcapil,” pungkasnya. (Ita/BBAM)

Pemilu 2024, Kota Banjarbaru Dibagi 5 Dapil?

0
Pemilu 2024, Kota Banjarbaru Dibagi 5 Dapil?
Hindera Wahyudin, Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru. (link)

Link, Banjarbaru – Pelaksanaan pemilihan umum legislative memang relative masih lama. Namun demikian, saat ini para pihak yang terkait sudah memulai melakukan bahasan. Termasuk kalangan DPRD Kota Banjabaru yang Selasa (1/3/2022) kemarin, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPU dan Bawaslu Kota Banjarbaru.

Salah satu bahasannya ungkap Anggota Komisi 1 DPRD Banjarbaru, Hindera Wahyudin, kemungkinan Pemilu 2024 mendatang ada penambahan daerah pemilihan. Hal itu dimungkinkan karena pemekaran dapil Kota Banjarbaru yang semula 4 dapil, ada kemungkinan bisa bertambah menjadi 5 dapil.

“Dapil 1 Banjarbaru dipecah menjadi 2 dapil, yakni dapil Banjarbaru Utara dan dapil Banjarbaru Selatan. Namun KPU tetap menunggu peraturan KPU (PKPU) yang baru. Bagaimana terkait teknis yang mengatur hal tersebut,” ungkap Hindera..

Memang tambahnya, kalau berbicara proporsional, idealnya Banjarbaru ini menjadi 2 dapil yaitu dapil Banjarbaru Utara dan Selatan, Karena di dapil lain itu 1 kecamatan adalah 1 dapil,” tuturnya.

Masih kata Hindera, kemudian kecamatan Banjarbaru Utara dan Selatan dari segi jumlah penduduk atau DPT lebih banyak ketimbang kecamatan Liang Anggang dan kecamatan Cempaka, jadi sangat rasional dan ideal kalau mau ada pemecahan dapil.

Saat ini Banjarbaru terdiri dari 4 dapil yaitu, dapil 1 meliputi kecamatan Banjarbaru Utara dan kecamatan Banjarbaru selatan dengan alokasi 12 kursi, dapil 2 meliputi kecamatan Cempaka dengan alokasi 4 kursi.

Selanjutnya, dapil 3 meliputi kecamatan Landasan Ulin dengan alokasi 9 kursi, dapil 4 meliputi kecamatan Liang Anggang dengan alokasi 5 kursi.

“Saya juga atas nama anggota DPRD yang terpilih melalui dapil 2 kecamatan cempaka berharap, ketika nanti penetapan alokasi kursi di masing-masing dapil dapat dilihat lebih cermat dan proporsional sesuai dengan jumlah penduduk dan daftar pemilih,” harapnya.

Selain masalah tersebut, RDP yang dihadiri Ketua KPU Kota Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat dan Ketua Bawaslu kota Banjarbaru Dahtiar juga membahas tahapan-tahapan persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2024.

KPU dan Bawaslu menyampaikan beberapa hal terkait masa tahapan pemilu 2024 yang akan di mulai 20 bulan sebelum pemilu. Itu artinya tahapan pemilu dimulai dari bulan Juni 2022 dan tahapan yang cukup penting di tahun 2022 adalah pendaftaran parpol yang akan dimulai pada bulan Agustus 2022. Parpol yang mendaftarkan sebagai peserta pemilu nantinya akan dilakukan verifikasi.

Kemudian terkait irisan pilkada 2024, persiapan dan tahapan nya akan dilaksanakan selama 11 bulan, itu artinya tahapan pilkada 2024 dimulai dari bulan November 2023. Dan syarat pencalonan pada pilkada 2024 menggunakan hasil pileg 2024. (Ita/BBAM)

Bukan Enam Bulan, Vaksin Booster Bisa Didapat Setelah Tiga Bulan

0
Bukan Enam Bulan, Vaksin Booster Bisa Didapat Setelah Tiga Bulan
Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana menyampaikan, di Banjarbaru sendiri sudah dimulai vaksinasi lanjutan atau booster minimal 3 bulan.

Link, Banjarbaru- Pemerintah resmi mempersingkat jarak pemberian suntikan vaksin primer dengan vaksin booster bagi masyarakat umum, dan lansia menjadi tiga bulan. Sebelumnya, vaksin booster bisa diberikan setelah enam bulan dari penyuntikan vaksin dosis kedua.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor SR.02.06/II/1180/2022 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu pada 25 Februari 2022 lalu.

Dalam point kedua tertuang interval pemberian dosis lanjutan (booster) bagi lansia (umur diatas 60 tahun) dan masyarakat umum perlu disesuaikan menjadi minimal tiga bulan setelah mendapat vaksinasi primer lengkap.

Lantas bagaimana vaksinasi booster di Kota Banjarbaru? Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana menyampaikan, di Banjarbaru sendiri sudah dimulai vaksinasi lanjutan atau booster minimal 3 bulan.

“Sudah memulai yang jarak minimalnya 3 bulan,” tuturnya Selasa (1/3/2022)

Di Banjarbaru sendiri kata Edi Sampana, terhitung mulai hari Minggu (27/2/2022) lalu yang mana SE Kemenkes Nomor: SR.02.06/II/1180/2022 yang dikeluarkan tanggal 25 Februari 2022 tersebut.

“Mulai kami laksanakan vaksinasi booster dengan jarak minimal 3 bulan dari Minggu (27/2/2022),” ucapnya.

Diberlakukannya vaksinasi booster minimal 3 bulan menurut Edi Sampana, hal ini menyusul terus bertambahnya kasus Covid 19 dan juga untuk perlindungan masyarakat terhadap Covid 19 agar terus ditingkatkan

Dijelaskannya orang yang vaksin dosis 1 dan 2  memakai vaksin Sinovac dan Pfizer, untuk boosternya boleh memakai vaksin AstraZeneca.

“Di Banjarbaru vaksin yang dipakai untuk booster astrazeneca,” ujarnya.

Sementara untuk capaian vaksinasi booster di Banjarbaru sendiri baru mencapai 10,58 persen, untuk vaksinasi dosis 1 terhadap diatas usia 12 tahun sudah mencapai 85,95 persen.

Vaksinasi lansia sudah mencapai 76,71 persen dan anak usia 6-12 tahun sudah diangka 75,19 persen untuk dosis 1. (Ita/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...