Beranda blog Halaman 1356

Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (1)

0
Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (1)
Kondisi Mess L dulu

Link, Banjarbaru – Bangunan yang membentuk huruf L ini, dulunya sempat terbengkalai hingga akhirnya direnovasi pada tahun 2017 silam. Sebelumnya bangunan Mess L yang berada di Jl. Garuda, Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara ini sangat suram dan menyeramkan. Banyak ditumbuhi pepohonan hingga menutupi, beberapa bangunan.

Bangunan yang tak terawat hingga kaca-kaca bangunan yang sudah ada yang pecah. Bangunan Mess L ini, terhitung sangat tua, karena memang bangunan tersebut peninggalan Uni Soviet. Pada zamannya bangunan ini, merupakan bangunan paling cantik yang ada di Kota Banjarbaru.

Dari berbagai sumber yang ada, bahwa pada tahun 1963 bangunan ini terlihat sangat indah dengan cat bangunan yang sangat elegan, dan diihasi dengan seni instalasi yang menambah kesan bila bangunan ini sangat mewah. Tak hanya itu, ditempat ini pula para ekspatriat dari Uni Soviet menggelar pesta, suasana ramai dengan iringan berbagai macam alat music terdengar.

Perlu diketahui bangunan Mess L ini, memang dulu sebagai miswa pekerja Rusia, pada masa kejayaan hubungan antara Indonesia dengan Uni Soviet. Pada mulanya, bangunan ini didirikan akan difungsikan sebagai, tempat untuk para staf dan insinyur Uni Soviet yang saat itu bekerja untuk Proyek Besi Baja Kalimantan.

Dimana, proyek industri ini menandai kerjasama bilateral antar Indonesia dengan Negara Eropa Timur itu di bidang ekonomi. Pada masa itu hubungan Indonesia dengan Uni Soviet memang sedang ada divase kejayaan. Banjarbaru dalam hal ini menjadi homebase para ekspatriat Uni Soviet.

Kemudian, mereka membangun kantor serta pergudangan logistic di Banjarbaru. Di hari-hari sibuk mereka, ada dua buah helikopter jenis MI4 sipil lepas landas dari Banjarbaru dan menjelajah ke daerah-daerah yang diduga memiliki potensi sumber biji besi beserta cadangan energi untuk mendukung industri.

Seiring dengan perjalanan tersebit, para staf mulai merekrut warga para pemuda sekitar untuk bekerja sebagai karyawan di proyek itu. Optimisme dan semangat menyeruak bagi Banjarbaru, karena industri ini akan menjadi awal penggerak ekonomi skala besar di Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan.

Namun, impian yang di depan mata tersebut dengan cepat meredup. Pada  1965, perubahan politik terjadi dalam satu malam dan kebijakan berbalik arah dalam putaran yang cepat. Para pekerja dari Uni Soviet pun, terburu-buru meninggalkan Banjarbaru.

Dimulai, sejak itulah bangunan Mess L tak terjamaah, hingga terlihat suram dan menyaramkan. Hingga Pada 2017, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kembali membangun Mess L. (Bersambung)

Basarnas Banjarmasin Turut Mencari Speedboat Hilang

0
Basarnas Banjarmasin Turut Mencari Speedboat Hilang

Link, Kotabaru- Basarnas Banjarmasin, lakukan pencarian speedboat yang hilang kontak di Perairan Tanjung Sebau. Speedboat tujuan ke lokasi Mv Tulip 18, ini dilaporkan hilang pada pukul 18.45 wita, Jumat (4/3/2022).

Dalam laporannya ke Basarnas Banjarmasin disebutkan Speedboat yang hilang kontak berisi 1 orang penumpang karyawan PT Sucofindo dan 1 motoris.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad, melalui Koordinator Pos Kotabaru Teguh Prasetyo, menyatakan, Speedboat tersebut sampai pada hari Sabtu (05/03/2022) pukul 07.00 Wita pagi belum sampai MV. TULIP 18. Padahal waktu tempuh dari lokasi keberangkatan hanya sekitar 2 jam dan seharusnya sudah tiba di lokasi.

“Motoris beserta penumpangnya tidak dapat dihubungi, menurut perhitungan seharusnya speed boat tersebut sudah tiba pada hari Jum’at (04/03/2022) pukul 20.45 Wita,” jelasnya.

Kedua orang yang dilaporkan hilang bersama speedboat tersebut, masing-masing M Irfansyah (25 tahun) warga Desa Lontar Timur, Kotabaru, dan Naharudin (40 Tahun) warga Jalan Berangas Kotabaru.

Menurut Al Amrad, Basarnas Banjarmasin melalui Pos SAR Kotabaru telah memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 08.20 Wita untuk melaksanakan Operasi SAR. Tim Rescue Pos SAR Kotabaru berangkat menggunakan sarana Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian speedboat yang hilang ini.

“Estimasi waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam, kami akan melakukan pencarian melewati rute yang biasa dilalui speedboat tersebut dengan heading 37 derajat dan jarak kurang lebih 32,6 NM dari dermaga tempat RIB kami sandar,” pungkasnya. (Wahyu/BBAM)

Ketua SMSI Madina Dianiaya, SMSI Pusat Meradang

0
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mendesak Kepolisian Republik Indonesia, untuk mengusut tuntas pelaku penganiayaan Ketua SMSI Kabupaten Madina Jeffry Barata Lubis

Link, Jakarta– Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailingnatal (Madina) Jeffry Barata Lubis dianiaya pada Jumat malam, (4/3/2022).

Terang saja, kejadian tersebut membuat jajaran SMSI Pusat meradang. Mereka pun meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Di duga penganiyaan yang dilatarbelakangi pemberitaan dan tugas jurnalistik tersebut, dilakukan oleh sekelompok orang dari elemen salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) setempat.

“Dengan sudah dilaporkannya secara resmi penganiayaan terhadap ketua SMSI Madina ke Polres setempat, maka kami mendesak kepolisian untuk mengusut dan memproses hukum para pelakunya. Apabila sudah cukup alat bukti dan saksi, maka para pelaku harus segera ditangkap untuk diadili,” tegas Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus didampingi Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi, Makali Kumar SH.

Menurut Firdaus, pihaknya mendesak kepolisian, agar mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut. Para pelakunya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan mengadili para pelaku atas perbuatannya melakukan kekerasan terhadap jurnalis.

Makali Kumar menegaskan, para wartawan saat melaksanakan tugas jurnalis dilindungi undang-undang dan mematuhi kode etik jurnalistik. Sehingga, apa yang dilakukan oleh sekelompok orang itu telah melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan melakukan tindak pidana yang diatur dalam KUHP.

“Dalam UU Pers itu, selain menjamin kebebasan pers di Indonesia, juga mengancam siapapun yang dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidanakan. Apalagi yang dialami Ketua SMSI Madina, selain dihambat tugas jurnalistiknya, juga dianiaya,” tegasnya.

Oleh karena itu, jelas Makali, perbuatan para pelaku penganiayaan Jeffry Barata Lubis (Ketua SMSI Madina), telah mencederai nilai-nilai kebebasan pers, dan telah melukai hak publik untuk memperoleh informasi.

Para pihak yang terlibat dalam penganiayaan ini, merupakan serangan terhadap kebebasan pers dan melanggar KUHP serta Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“SMSI Pusat mengutuk aksi kekerasan tersebut dan menuntut semua pelakunya diadili serta dijatuhi hukuman sesuai hukum yang berlaku,” tutur Makali.

Firdaus sendiri telah menugaskan secara khusus Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi SMSI Pusat yang diketuai Makali Kumar SH untuk ikut monitor, dan membantu advokasi dalam kasus penganiayaan ketua SMSI Madina tersebut, sampai tuntas.

“Atas peristiwa ini, SMSI Pusat, mendesak pihak kepolisian yang sudah menerima laporan resmi dari korban, untuk menindaklanjuti secara objektif dan profesional,” jelas Makali.

Supaya kasus kekerasan terhadap jurnalis ini mendapatkan atensi serius dengan memeriksa semua pihak yang terlibat sebagai pelaku, baik langsung atau tidak langsung. Setelah semua berkas penyidikan lengkap, kami menuntut pelakunya segera ditangkap untuk diadili, dan mereka menerima hukuman yang setimpal, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan Informasi yang diterima SMSI Pusat menyebutkan, peristiwa penganiayaan yang dialami Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailingnatal (Madina), Jeffry Barata Lubis, terjadi pada hari Jumat malam, (4/3/2022). Dia dianiaya oleh sekelompok orang yang diduga kuat dari kalangan OKP setempat.

Penganiayaan itu disinyalir suruhan dari penambang emas ilegal yang tak terima dengan pemberitaan yang menyoroti status tersangka yang ditangani Polda Sumut.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wib, di Lopo Mandailing Coffe SPBU Aek Galoga, Madina. Akibat penganiayaan tersebut, Jeffry mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan. Dan peristiwa ini pun telah ditangani Polres Madina. (link/net).

Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar

0
Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar
Bulan Sya’ban Zairullah Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar

Link, Tanah Bumbu – Memasuki bulan Sya’ban 1443 Hijriah Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, mengingatkan kepada seluruh jamaah majelis zikir Lailatul Jumat untuk memperbanyak istighfar.

Selain untuk kepentingan masing-masing jamaah, Zairullah juga menghimbau para jamah untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Utamanya dalam melaksanakan pembangunan di Bumi Bersujud.

“Di bulan Sya’ban ini merupakan kesempatan terbaik untuk melatih diri, utamanya menghadapi datangnya bulan suci Ramadhan. Di bulan ini kita dapat berdoa dan memohon kepada Allah agar seluruh cita-cita pemerintah daerah maupun masyarakat dapat terkabul dan selalu dilimpahkan keberkahan,” ujar bupati, dihadapan jamaah Majelis Lailatul Jum’at di Masjid Darul Azhar,Simpang Empat,Kamis (3/3/22) malam.

Sungguh beruntung kita tambah tokoh dibalik berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini menambahkan, kegiatan Majelis Lailatul Jumat yang diselenggarakan di Masjid Darul Azhar Nurussalam pada kesempatan ini bertepatan dengan momen istimewa, yakni 1 Syaban 1443 H yang juga dirangkai dengan pelaksanaan salat hajat berjamaah.

“Melalui salat hajat diharapkan Bumi Bersujud diberikan rezeki yang melimpah, keberkahan oleh Allah serta apa yang dicita-citakan untuk menjadikan Tanah Bumbu sebagai daerah toyyibatun warabbun ghafur dapat terwujud,” tutup bupati.

Di bagian lain, bupati menyampaikan kabar gembira jika dirinya ingin mengangkat seluruh Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Tanah Bumbu menjadi pegawai daerah.

“Selain ikhtiar yang kuat semua itu akan terwujud jika kita selalu berharap Kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan pertolongan dari Allah SWT,” kata bupati. (die/BBAM)

Harga Kedelai Mahal, Ukuran Tempe Mengecil

0

Link, Banjarbaru – Pengrajin tempe di Kota Banjarbaru harus memutar otak alias mengakali produksi untuk bisa bertahan. Kondisi tersebut menyusul harga bahan baku (kedelai) yang naik tajam menyentuh Rp11 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram saat ini, atau naik dari posisi Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram sebelumnya.

Salah seorang perajin tempe di Jl. Mentaos Timur, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Purwanto (47) mengungkapkan, kenaikan harga kedelai impor sudah berlangsung selama seminggu lebih. Awalnya dengan patokan harga Rp 10.200 kini menjadi Rp 11.500 per kilogram, dan harga tersebut terus mengalami kenaikan.

“Hampir tiap hari berubah, kadang naik seratus rupiah, naik terus. Pokoknya naik turun harganya,” tuturnya kepada linkalimantan.com Kamis (3/3/2022).

Dijelaskan Purwanto, kedelai yang didapatnya merupakan hasil impor dari luar, dari 100 persen kebutuhan kedelai Indonesia, petani hanya mampu menyediakan 10 persennya saja.

Kendati demikian, produksi tempe dipabriknya sendiri masih terbilang normal, walau dirinya harus menaikkan harga tempe buatannya yang semula Rp 7.000 per potong, sekarang dijual 7.500 per potong.

“Yang perpengaruh itu malah waktu pandemi, sekolah libur banyak kantin tutup itu yang sangat berpengaruh terhadap produksi kami,” ucapnya.

Dalam sehari pabrik tempe yang hanya dikerjakan oleh dua orang itu mampu memproduksi 2 kwintal kedelai atau sekitar 4 karung. Meski tidak banyak namun Purwanto masih mendapatkan untung.

“Tempe potongan tidak naik, hanya ukurannya dikecilkan dari 10 centimeter menjadi 8 centimeter, sedikit menyesuaikan,” ujarnya.

Purwanto tidak berharap banyak kepada pemerintah, yang terpenting kedelainya ada dan tidak langka. Langganan pun tidak masalah ketika dirinya menaikkan harga tempe produksinya yang terpenting laku dan masih banyak peminatnya.

“Harapan saya kalau bisa harga kedelai turun dan yang terpenting masih ada dan tidak langka. Karena tempe ini makanan semua kalangan sudah jadi bahan pokok.” tuturnya. (Ita/BBAM)

Median Jalan Depan Balai Kota Non Aset, Kok Bisa?

0
Median Jalan Depan Balai Kota Non Aset, Kok Bisa?

Link, Banjarbaru – Media jalan pembatas antara Kantor Walikota Banjarbaru dan Lapangan Murjani ternyata bukan aset Pemko Banjarbaru.

Demikian pengakuan Kadishub Kota Banjarbaru melalui Hendrawan Maulana, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rabu (2/3/2022).

“Median itu bukan pengadaan. Itukan barang non aset, sehingga perlu koordinasi untuk mengganti dengan formula yang tepat. Untuk itu saya akan berkoordinasi dengan kepala dinas sambil menunggu formula yang tepat,” katanya kepada Linkalimantan.com, Rabu 2 Maret 2022.

Seperti yang terlihat di lapangan, kondisi median jalan yang berada di depan Balai Kota Banjarbaru, saat ini sungguh memprihatinkan. Padahal pada awal dipasang, ruas jalan di depan Kantor Setdako Banjarbaru tersebut terlihat begitu nyaman dipandang.

Sebelumnya median jalan yang berada tepat di depan Balaikota itu seluruhnya terbuat dari Plat. Tetapi, dengan seiring waktu berjalan banyak median yang mulai rusak, entah dikarenakan bahannya yang tipis, atau pun ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Kini, median jalan hitam putih sudah ada yang tergantikan oleh road berrier.

Penyok, jebol hingga tak dapat lagi digunakan menjadikan media jalan tersebut terkesan aneh.

Nah belakangan, kotak plat yang rusak diganti dengan road berrier yang justru menambah ketidaknyamanan pemandangan.

“Memang itu perlu digantikan, dengan yang baru. Namun memang semua itu perlu proses,” ungkap Hendrawan Maulana.(Wahyu/BBAM)

Bupati Banjar Terbitkan SE Moratorium Mutasi

0
Bupati Banjar Terbitkan SE Moratorium Mutasi

Link, Martapura- Sepertinya Bupati Banjar H Saidi Masyur tidak ingin ada gelombang eksodus pejabat Pemkab Banjar ke daerah lain terulang lagi.

Paling tidak hal itu terkesan dari diterbitkannya Surat Edaran (SE) bernomor KP.03/026-PKM.1/BKPSDM tanggal 1 Maret 2022. SE ditujukan ke kepala perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Banjar.

Dalam SE yang terlanjur heboh di jejaring sosial tersebut berisikan lima poin dari yakni: Menghentikan sementara (moraturium) proses mutasi bagi PNS di lingkungan Pemkab Banjar, yang ingin mutasi ke Instansi lain di luar wilayah Kabupaten Banjar pada pemerintah daerah/kota, kementerian dan lembaga.

Kemudian selama pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium), kepala perangkat daerah tidak diperkenankan untuk memberikan rekomendasi pindah PNS keluar Pemerintah Kabupaten Banjar.

Poin ketigas disebutkan pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium) ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Sedangkan poin ke empat dan ke lima berbunyi, masa pelaksanaan pemberhentian sementara (moratorium) ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan dan usulan mutasi yang telah diterima dan berproses di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Selain berisi lima point tersebut dalam SE itu Bupati juga menegaskan berkas usulan mutasi yang sudah lengkap sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN sebelum terbitnya surat edaran ini, akan diproses lebih lanjut. Sedangkan  berkas usulan mutasi yang tidak lengkap sebelum terbitnya surat edaran ini, tidak dapat diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, disebutkan puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Banjar ramai-ramai mengajukan mutasi ke daerah lain. Kota Banjarbaru, Kotamadya Banjarmasin dan Pemprov Kalsel menjadi tujuan mutasi.(spy/BBAM)

Pemkot Banjarbaru Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu

0
Pemkot Banjarbaru Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu
PERTAMA: Pemko Banjarbaru dan Pengadilan Agama Banjarbaru, Kementerian Agama Kota Banjarbaru, KUA Kota Banjarbaru menggelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu. (link)

Link, Banjarbaru – Sebanyak tiga pasangan mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu yang digelar di aula kantor Kecamatan Banjarbaru Selatan, Rabu (2/3/2022).

Sidang itsbat nikah terpadu ini merupakan yang pertama dilakukan di luar Pengadilan Agama Banjarbaru, juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke 23.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Banjarbaru bekerja sama dengan Pengadilan Agama Banjarbaru, Kementerian Agama Kota Banjarbaru, KUA Kota Banjarbaru, Persatuan Penghulu Kota Banjarbaru dan Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru.

Salah satu pasangan peserta Muhammad Dody beserta pasangan yang sudah menikah sejak tahun 2014 lalu ini mengatakan, dirinya sangat bersyukur sejak tahun 2014 lalu menikah, baru hari ini mendapatkan buku nikah.

“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun menikah dan tidak punya buku nikah, hari ini diakui oleh negara,” ucapnya.

Pasangan yang menikah dari tahun 2014 itu menambahkan, proses pengajuan dan persyaratan untuk mengikuti sidang ini sangat mudah.

“Dokumen sangat mudah diurus, terkait biaya alhamdulillah tidak memberatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Banjarbaru, Mahrus mengatakan Sidang Itsbat Nika Terbadu yang dilaksanakan pertama kali di Kota Banjarbaru yang difasilitasi semua instansi lintas sektor.

“Kemenag terlibat menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan buku nikah dan langsung dicetak serta diserahkan,” ucapnya.

Mahrus melanjutkan, semoga kegiatan ini bisa berlanjut, tidak hanya di Banjarbaru Selatan tetapi juga diseluruh Kota Banjarbaru Sidang Isbat Nikah Terpadu bisa dilaksanakan.

“Sehingga mendapatkan ligelitas hukum secara resmi bagi perkawinan pasangan anggota masyarakat Banjarbaru sah secara hukum baik hukum negara maupun hukum syariah,” tuntasnya.

Sementara itu, Pemko Banjarbaru melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mutia Syafariahadi mengatakan kegiatan Sidang Itsbat Nikar Terpadu ini merupakan perhatian Pemko Banjarbaru kepada pasangan yang menikah secara agama atau nikah siri agar mencatatkan pernikahan secara hukum negara.

“Kami sangat mengapresiasi Sidang Istbat Nikah Terpadu, apalagi dalam hal membantu pasangan untuk mencatat pernikahannya secara hukum negara,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat terkait legalitas pernikahan yang belum tercatat di negara.

“Dengan data yang sudah tercatat secara resmi, status kependudukan baik KTP maupun KK bapak ibu langsung otomatis berubah dibantu oleh Dinas Dukcapil,” pungkasnya. (Ita/BBAM)

Pemilu 2024, Kota Banjarbaru Dibagi 5 Dapil?

0
Pemilu 2024, Kota Banjarbaru Dibagi 5 Dapil?
Hindera Wahyudin, Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru. (link)

Link, Banjarbaru – Pelaksanaan pemilihan umum legislative memang relative masih lama. Namun demikian, saat ini para pihak yang terkait sudah memulai melakukan bahasan. Termasuk kalangan DPRD Kota Banjabaru yang Selasa (1/3/2022) kemarin, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPU dan Bawaslu Kota Banjarbaru.

Salah satu bahasannya ungkap Anggota Komisi 1 DPRD Banjarbaru, Hindera Wahyudin, kemungkinan Pemilu 2024 mendatang ada penambahan daerah pemilihan. Hal itu dimungkinkan karena pemekaran dapil Kota Banjarbaru yang semula 4 dapil, ada kemungkinan bisa bertambah menjadi 5 dapil.

“Dapil 1 Banjarbaru dipecah menjadi 2 dapil, yakni dapil Banjarbaru Utara dan dapil Banjarbaru Selatan. Namun KPU tetap menunggu peraturan KPU (PKPU) yang baru. Bagaimana terkait teknis yang mengatur hal tersebut,” ungkap Hindera..

Memang tambahnya, kalau berbicara proporsional, idealnya Banjarbaru ini menjadi 2 dapil yaitu dapil Banjarbaru Utara dan Selatan, Karena di dapil lain itu 1 kecamatan adalah 1 dapil,” tuturnya.

Masih kata Hindera, kemudian kecamatan Banjarbaru Utara dan Selatan dari segi jumlah penduduk atau DPT lebih banyak ketimbang kecamatan Liang Anggang dan kecamatan Cempaka, jadi sangat rasional dan ideal kalau mau ada pemecahan dapil.

Saat ini Banjarbaru terdiri dari 4 dapil yaitu, dapil 1 meliputi kecamatan Banjarbaru Utara dan kecamatan Banjarbaru selatan dengan alokasi 12 kursi, dapil 2 meliputi kecamatan Cempaka dengan alokasi 4 kursi.

Selanjutnya, dapil 3 meliputi kecamatan Landasan Ulin dengan alokasi 9 kursi, dapil 4 meliputi kecamatan Liang Anggang dengan alokasi 5 kursi.

“Saya juga atas nama anggota DPRD yang terpilih melalui dapil 2 kecamatan cempaka berharap, ketika nanti penetapan alokasi kursi di masing-masing dapil dapat dilihat lebih cermat dan proporsional sesuai dengan jumlah penduduk dan daftar pemilih,” harapnya.

Selain masalah tersebut, RDP yang dihadiri Ketua KPU Kota Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat dan Ketua Bawaslu kota Banjarbaru Dahtiar juga membahas tahapan-tahapan persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2024.

KPU dan Bawaslu menyampaikan beberapa hal terkait masa tahapan pemilu 2024 yang akan di mulai 20 bulan sebelum pemilu. Itu artinya tahapan pemilu dimulai dari bulan Juni 2022 dan tahapan yang cukup penting di tahun 2022 adalah pendaftaran parpol yang akan dimulai pada bulan Agustus 2022. Parpol yang mendaftarkan sebagai peserta pemilu nantinya akan dilakukan verifikasi.

Kemudian terkait irisan pilkada 2024, persiapan dan tahapan nya akan dilaksanakan selama 11 bulan, itu artinya tahapan pilkada 2024 dimulai dari bulan November 2023. Dan syarat pencalonan pada pilkada 2024 menggunakan hasil pileg 2024. (Ita/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...