Beranda blog Halaman 1386

Anak-Anak Desa Pingaran Ulu Nikmati Banjir di Bantaran Sungai Riam Kanan

0

Beberapa anak di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar asyik berenang di depan pelataran rumah yang telah terendam banjir. Berada di bantaran Sungai Riam Kanan, Desa Pingaran Ulu menjadi salah satu desa langganan banjir. Data pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, hingga Rabu (15/12/2012) banjir telah merendam 982 rumah warga di delapan kecamatan. 982 Kepala Keluarga (KK) terdampak. (foto: rudiyanto)

Lama Vakum Banjarbaru Murdjani Festival 2021 Kembali Digelar

0
Lama Vakum Banjarbaru Murdjani Festival 2021 Kembali Digelar
Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru tempat pelaksanaan Banjarbaru Murdjani Festival

Link,Banjarbaru- Lama vakum Banjarbaru Murdjani Festival 2021 Kembali Digelar. Festival yang sedianya digelar setiap tahun demi meningkatkan kualitas UMKM, dan hampir 2 tahun belakangan ini vakum. Kini setelah Banjarbaru memasuki PPKM level 2, dan vaksinasinasi sudah mencapai angka 70 persen. Banjarbaru kembali membuka event Murdjani Festival 2021.

Banjarbaru Murdjani Festival 2021 akan menghadirkan Bazar UMKM, serta Bazar 20 Kelurahan Banjarbaru Juara, Musik, Kesenian Budaya serta Vaksin Covid-19 gratis, yang akan digelar 17-18 Desember mendatang.

Hidayaturahman, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, mengatakan, setelah dua tahun tidak ada acara seperti itu, maka di tahun 2021 ini sudah menyiapkan untuk menghidupkan kembali pariwisata di Kota Banjarbaru yang sudah lama vakum.

Sebelumnya, gelaran Banjarbaru Murdjani Festival  pernah dilaksanakan untuk pertama kalinya di Kota Banjarbaru pada tahun 2019.

Dalam gelaran waktu itu Banjarbaru Murjani Festival 2019 diikuti oleh berbagai kalangan dari anak sekolah dasar, hingga seluruh Aparatur Sipil Negara yang berada di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru.

Selain itu juga dihadiri oleh seluruh forum RT/RW yang ada di Kota Banjarbaru berpartisipasi meramiakan hajatan akhir tahun Kota Banjarbaru.

Kegiatan diawali dengan pelepasan karnaval budaya yang diikuti oleh masyarakat Kota Banjarbaru dengan jumlah kurang lebih 1.000 peserta. Tidak bisa dipungkiri, Festifval budaya ini menarik perhatian dikarenakan seluruh peserta menggunakan pakain adat dari seluruh Indonesia dan pakaian kerja yang dibalut dengan kerajinan purun.

“Selama pandemi kan sempat sepi, tapi selama pandemi itu bukan berarti tidak berkegiatan, kawan-kawan di destinasi itu kami minta membenahi destinasi mereka masing-masing. Kami, sudah menyiapkan untuk menghidupkan kembali pariwisata di Banjarbaru” tuturnya.

Dalam Banjarbaru Murdjani Festival 2021 ini kata Dayat, akan disandingkan dengan Parade Senja yang digelar setiap bulan pada tanggal 17.

“Hal ini bertujuan untuk membangkitkan kembali sektor wisata di Banjarbaru yang lama vakum,” ucapnya.((why/link)

Korban Kebakaran Terima Bantuan Dari Wali Kota

0
Korban Kebakaran Terima Bantuan Dari Wali Kota
Korban Kebakaran Terima Bantuan Dari Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin

Link,Banjarbaru – Musibah kebakaran yang terjadi di Sungai Tiung, Cempaka pada dini hari menyisakan duka para korban. Bagaimana tidak, rumah dan harta benda hangus tak tersisa. Walaupun tidak ada korban dalam musibah ini, namun tak ada harta benda yang bisa terselamatkan.

“Ada empat buah rumah yang hangus terbakar, dan satu buah rumah yang setengah terbakar,” ujar Asmani, Ketua RT setempat, Kamis 16 Desember 2021.

Ia mengatakan, api terlihat sekitar pukul 4.00 wita, dan padam pada sekitar pukul 5.00 wita. Api diduga karena konsleting listrik, ditambah dengan rumah kayu sehingga api cepat menyebar.

Kejadian tersebut membuat masyarakat sekitar, maupun pemerintah Kota Banjarbaru bersimpati. Sehingga bantuan pun silih berdatangan, seperti bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) yang disampaikan langsung Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin.

“Saya langsung meninjau tempat kebakaran ini, dan saya bersama Dinas Sosial langsung membarikan bantuan untuk para korban kebakaran,” ungkap Wali Kota.

Ia pun mengungkapkan, bantuan terdiri dari makan-makan, matras, alat dapur dan lainnya. Kedepannya juga akan ada bantuan bahan bangunan jika diperlukan.

Salah seorang korban yang mengucapkan banyak-banyak terima kasih, karena pemerintah sudah membatu meringankan beban mereka.

“Terima kasih kepada Wali Kota, telah memberikan bantuan kepada kami. Dan kami juga berharap semoga kedepannya ada sedikit bantuan bahan bangunan untuk kami,” ujar Abdul Gani (why/link).

Kejar Target e-KTP Satpol-PP Gencar Razia

0
Kejar Target e-KTP Satpol-PP Gencar Razia
Satpol PP Kabupaten Banjar menggelar razia KTP kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Kantor Bupati Banjar, Selasa (14/12/2021).

Link, Martapura – Hari kedua razia KTP elektronik, Satpol-PP Dukcapil dibantu TNI POLRI dan Dishub Kabupaten Banjar, masih ditemukan pengendara roda dua dan roda tiga yang tidak memiliki KTP Elektronik.

“Total sampai jam 10.00 Wita hari ini sudah 13 pengguna jalan yang terjaring razia dan tidak memiliki dokumen identitas diri,” ujar Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpolpp, Agus Siswanto, disela-sela giat yustisi di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu 15 Desember 2021.

Diungkapkannya, kegiatan yang dilakukan secara humanis tersebut dilakukan untuk meneggakan Perda No 2 Tahun 2012 tentang Adminduk yang sudah berubah menjadi Perda No 12 Tahun 2017.

“Didalamnya antara lain mengatur soal kewajiban warga Kabupaten Banjar memiliki KTP Elektronik. Yang tidak punya ada sanksi pidana tipiring dengan denda maksimal Rp 50.000,” jelasnya.

Selain itu jelasnya, kegiatan razia tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan persentasi target masyarakat yang sudah memiliki KTP Elektronik.

“Target nasional kan 98 persen penduduk setiap daerah harus memiliki KTP. Kabupaten Banjar sendiri sudah ada di angka 96 persen. Harapannya, dengan seringnya giat seperti ini akan mempercepat pencapaian target 98 persen itu,” ujarnya.

Sementara itu, selain Satpol-PP, Disdukcapil Banjar juga terlihat sangat sibuk. Kehadiran instansi dikegiatan bertujuan menjelaskan kepada mereka yang belum memiliki KTP untuk segera membuatnya.

Syarat, alur serta apa saja yang harus dipersiapkan dalam pembuatan kartu identitas diri menjadi materi sosialisasi. lakukan.(spy/link)

Wali Kota Bawa Banjarbaru Menuju Smart City

0
Wali Kota Bawa Banjarbaru Menuju Smart City
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny Gerard Plate, menyerahkan Penghargaan Smart City kepada Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, di Internasional Convention Exhibition, BSD, Tanggerang, Banten, Selasa (14/12/2021).

Link, Jakarta – Kepemimpinan pasangan Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin dan Wawali Kota Banjarbaru, Wartono memang belum genap satu tahun. Namun dedikasi kedua politikus ini untuk membawa Banjarbaru menuju Smart City dan patut mendapatkan apresiasi.

Tidak kaleng kaleng beberapa terobosan telah dilakukan. Teranyar, siang ini Aditya berjasil membawa Kota Banjarbaru sejajar dengan 100 kabupaten/kota sebagai kota menuju smart city.

“Alhamdulillah hari ini kami menerima penghargaan smart city di bidang smart living oleh Menteri Komunikasi dan Informasi,” ungkapnya usai menerima penghargaan yang dihelat di Internasional Convention Exhibition, BSD, Tangerang Banten, Selasa 14 Desember 2021.

Atas raihan itu, Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin yang juga Ketua DPW PPP Kalsel ini tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh SKPD dan seluruh jajaran Pemko Banjarbaru.

“Sebuah kebanggan atas raihan ini. Ini semua tidak luput dari semua pihak. Bukan hanya jajaran Pemko Banjarbaru saja. Tetapi juga seluruh lapisan masyarakat dari tingkat kota sampai tingkat RT,” katanya.

Ucapan terimakasih juga disampaikannya kepada kepala daerah sebelumnya. Karena telah memberikan pembangunan, kenyaman serta kreatifitas untuk kemajuan Kota Banjarbaru.

“Hasilnya antara lain, Kota Banjarbaru termasuk dalam 100 kab/kota menuju smart city,” ujarnya.

Senada dengan itu Kadis kominfo Banjarbaru Iwan Hermawan yang turut hadir dalam acara tersebut, menambahkan, dengan status itu maka instansinya akan kian giat bekerja demi mewujudkan program tersebut.

“Sebuah kehormatan Kota Banjarbaru menjadi salah satu kota yang berstatus menuju smart city,” ujar pejabat tak banyak bicara ini. (why/link).

Embung Citra Gunung Kupang Dipenuhi Rumput

0
Embung Citra Gunung Kupang Dipenuhi Rumput
Embung Citra Gunung Kupang Dipenuhi Rumput

Link, Banjarbaru – Keberadaan embung akan maksimal jika kondisi embung itu sendiri terawat dengan baik. Sebaliknya, jika kondisi embung tidak terawat dengan baik, apalagi dipenuhi dengan lumpur dan rumput liar dipastikan fasilitas itu tak berfungsi maksimal.

Embung Citra Gunung Kupang di Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru salah satu fasilitas yang terlihat memprihatinkan.

“Waktu hujan lebat turun, air meluap hingga meluber keluar embung,” ujar Supian warga setempat kepada Linkalimantan.com, Senin, 13 Desember 2021.

Kondisi tersebut kata Supian, sudah disampaikan ke Wali Kota Banjarbaru.

“Kami tahu Pak Wali Kota sangat perhatian dengan hal hal seperti ini. Makanya apa yang kami lihat dan rasakan langsung kami sampaikan kepada beliau,” ujar warga yang mengaku seringkali menjadi korban banjir bandang.

Menurut dia, Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menyambut baik informasi yang disampaikan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin membenarkan jika ada laporan warga terkait kondisi embung yang ada di Komplek Citra Gunung Kupang.

“Saya senang warga aktif dalam mengawasi pembangunan di kampung masing-masing. Laporan itu menjadi dasar saya untuk meminta kepada instansi terkait melakukan pekerjaan yang semestinya,” ujarnya melalui aplikasi whatsapp.

Untuk embung itu sendiri, Aditya menegaskan akan sesegera mungkin menindaklanjuti laporan warganya.

“InsyaAllah dalam waktu dekat ini Dinas PUPR bisa bekerja membersih embung itu agar bisa berfungsi maksimal,” katanya. (why).

Jalan Sungai Surian Mulai Rusak

0
PUPR Banjarbaru Janji Perbaiki Jalan Kelapa Sawit VIII
Kabid Binamarga Dinas PUPR Banjarbaru Adi Maulan beberkan rencana program pembangunan jalan di TA 2024.

Link, Banjarbaru – Tingginya curah hujan ditambah maraknya lintasan armada angkutan galian C, sepertinya berakibat rusaknya disejumlah titik Jalan Surian, Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Adi Maulana, saat dikonfirmasi menjelaskan, status jalan tersebut sejak tahun 2018 sudah milik Provinsi Kalsel.

“Sudah ada keluhan masyarakat dan kami pun sudah melakukan pengecakan di sana. Tetapi untuk melakukan pemeliharaan sudah bukan kewenangan kami lagi,” ujarnya, Senin 13 Desember 2021.

Menurut dia saat pengecekan sepertinya sudah ada rencana dari pihak terkait untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan.

“Titik titik rusak jalan sudah dikerat kerat menandakan akan ada perbaikan,” ujarnya.

Dibagian lain, Adi Maulana mengungkapkan saat masih menjadi asset Pemko Banjarbara tipe ruas jalan tersebut merupakan jalan kelas 3.

“Untuk jalan kelas 3 sendiri beban yang diperbolehkan melintas maksimal bertonase 8 ton,” jelas dia.

Pun demikian, dia lantas menganjurkan untuk konfirmasi ke PUPR Kalsel berkaitan kelas jalan.

“Jangan jangan saat ini tipe jalan sudah dinaikkan,” katanya. (spy).

PUPR Akan Ambil Alih Underpass Banjarsari

0
PUPR Akan Ambil Alih Underpass Banjarsari
PLT Kadis PUPR Tanah Bumbu, Subhansyah

Link, Batulicin-Pengelolaan underpass Banjarsari Kecamatan Angsana, dalam waktu segera akan diambilalih Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu. Karena underpass yang dimaksud merupakan asset Pemkab Tanah Bumbu sejak Tahun 2019.

“Underpass Banjarsari itu memang aset Pemkab Tanah Bumbu sejak Tahun 2019 lalu. Underpass itu sendiri diberikan PT Borneo Indo Bara ke Pemkab Tanah Bumbu sebagai bentuk CSR perusahaan itu. Bahkan di badan underpass ada lambang Pemkab Tanah Bumbu,” ujar HM Zairullah Azhar, Bupati Tanah Bumbu, Sabtu 11 Desember 2021.

Ditegaskannya, sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai pemilik, pihaknya akan sesegera turun tangan untuk mengelola underpass tersebut.

“Posisinya kan diatas jalan umum yang setiap hari digunakan masyarakat. Konstruksi underpassnya sangat rawan. Saya juga sudah instruksikan ke Dinas PUPR untuk mengelolanya,” katanya.

Senada dengan itu, PLT Kadis PUPR Tanah Bumbu, Subhansyah menegaskan pihaknya sudah menyusun seluruh kebutuhan untuk keperluan tersebut.

“Terpenting adalah melaksanakan pengawasan dan pemeliharaan underpass yang sejak 6 September 2019 lalu menjadi milik Pemkab Tanah Bumbu. Itu setelah PT BIB menyerahkan underpass itu ke Dinas PUPR Tanah Bumbu,” ujarnya.

Karena jelas-jelas aset Pemkab Tanah Bumbu paparnya, segala sesuatu yang menyangkut fasilitas itu menjadi tanggung jawab pihaknya. Memang fasilitas jembatan itu sampai hari ini masih dimanfaatkan sebagai lintasan angkutan batubara dari sejumlah perusahaan tambang.

“Sampai saat ini tidak ada kontruksi yang masuk ke kas daerah. Bahkan, salah satu perusahaan tambang yang beraktivitas disana sudah mengklaim kepemilikan underpass,” ungkapnya.

Nah, saat pengelolaan dan pengawasan sudah sepenuhnya dilakukan pemerintah daerah, penggunanya akan dikenakan biaya.(why/link)

Pendulang Intan Sungai Tiung Pulang Membawa Linggangan di Bahu

0

Seorang pendulang intan tradisional di Sungai Tiung, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan memilkul linggangan di atas bahunya. Berjalan kaki, ia pulang dari lokasi pendulangan intan menuju rumahnya yang berada tak cukup jauh dari lokasi pendulangan intan. (foto: rudiyanto)

Pumpung Dijadikan Pintu Masuk Geopark Meratus

0
Pumpung Dijadikan Pintu Masuk Geopark Meratus
Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin saat menerima kunjungan dan audiensi tim Geopark Meratus yang nantinya menjadikan pendulangan intan Desa Pumpung Cempaka jadi pintu gerbang Geopark Meratus. Foto ANTARA/HO-HUMAS PEMKOT BANJARBARU

Link, Banjarbaru – Lokasi pendulangan intan tradisonal Pumpung Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru sebentar lagi akan menyandang status baru. Yakni sebagai pintu gerbang Geopark Meratus.

Hal itu terungkap setelah Tim Geopark Meratus, Jumat ,10 Desember 2021 audensi dengan Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin di ruang kerja Wali Kota Banjarbaru.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala BAPPEDA Kota Banjarbaru , Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banjarbaru. Sedangkan Tim Geopark Meratus sendiri diwakili Dinas PUPR Prov Kalsel, BAPPEDA Prov Kalsel, dan ESDM Prov Kalsel.

Usai audensi, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin kepada Linkalimantan.com mengaku sangat senang dengan rencana tersebut.

“Ini menjadi moment kita untuk melestarikan pendulangan tradisional pendulangan intan di sana. Mudah-mudahan bisa membawa kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian warga sekitar terutama warga Cempaka,” jelasnya.

Ketua DPW PPP Kalsel ini menambahkan perencaan sebagai salah satu upaya mitigasi banjir yang ada di Kota Banjarbaru, yang akan menggunakan lokasi  eks tambang PT Galuh Cempaka. Karena posisinya tidak jauh dari perencanaan Geopark sehingga bisa inline, dan juga sudah disampaikan kepada tim Geopark Meratus terkait desain mitigasi banjir dari Pemko Banjarbaru.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Kota Banjarbaru kedepannya,” harap Aditya.

Senada itu, salah satu anggota Tim Geopark Meratus, Ali Mustopa menyampaikan, Banjarbaru merupakan bagian dari kawasan Geopark Meratus yang deliniasi, salah satunya berada di kawasan Pumpung Kecamatan Cempaka. Daerah Pumpung sendiri memiliki sejarah tua karena proses pendulangan intan yang masih menggunakan cara tradisional yang bahkan teknik ini tidak ada lagi bahkan didunia.

“Karena itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Banjarbaru melalui pengembangan Geopark, yang merupakan salah satu geotsite andalan yang kita dan tahun depan akan kita ajukan ke UNESCO menjadi anggota UNESCO global geopark untuk meratus.” papar Ali.

Geosite  Cempaka  ini tambahnya lebih jauh, akan  menghadirkan  kembali memori  pendulangan  intan  yang  mendunia  dimasanya.

“Di sana nanti akan dilengkapi dengan buatan dan taman hortikultur yang menarik bagi siapa saja yang akan berkunjung baik itu tua, muda, lokal bahkan mancanegara.

Konsep Cempaka Diamond Garden ini menjungjung tinggi  nilai-nilai  dalam  pengembangan  dan perancangannya.   Nilai-nilai   yang   terbentuk melengkapi  satu  sama  lain  membentuk  sebuah kawasan  wisata  berbasis  edukasi,  sosial-budaya, sejarah,  babad  atau  riwayat,  lingkungan,  dan ekonomi.

“Diamond Garden adalah sebuah tempat dengan taman yang tidak ternilai atau yang memiliki nilai yang tidak terhingga terhadap nilai-nilai yang dijunjung bagi masyarakat Pumpung Cempaka,” paparnya. (dib/Link)