Beranda blog Halaman 148

Barcelona vs Real Mallorca, Skor Akhir 3-0

0
Barcelona vs Real Mallorca, Skor Akhir 3-0
Lamine Yamal (Barcelona) menembak bola dalam laga sepak bola La Liga melawan Mallorca di Mallorca, Spanyol, 16 Agustus 2025 (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

Link, Jakarta – Barcelona memulai musim La Liga 2025/2026 dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat berkunjung ke kandang Real Mallorca di Stadion Son Moix pada Minggu (17/8/2025) dini hari WIB.

Kemenangan Blaugrana diwarnai tiga gol dari Raphinha (menit 7), Ferran Torres (menit 23), dan Lamine Yamal yang menyegel hasil di penghujung pertandingan. Situasi makin mudah bagi Barcelona setelah Mallorca dipaksa bertarung dengan sembilan pemain sejak babak pertama akibat dua kartu merah.

Hasil ini langsung mengukuhkan niat serius Barca untuk mempertahankan mahkota juara. Sebaliknya, Mallorca harus menelan kekalahan pahit di hadapan suporter sendiri sebagai pembuka musim.

Jalannya Pertandingan

Barcelona langsung menguasai laga sejak peluit awal dibunyikan. Lamine Yamal tampil aktif di sayap kanan dan berhasil menyajikan assist cantik untuk gol pembuka Raphinha melalui sundulan presisi pada menit ketujuh.

Mallorca berupaya memberikan respons setelah tertinggal. Vedat Muriqi mendapat kesempatan bagus di menit 21, namun eksekusinya kurang tajam sehingga mudah diantisipasi Joan Garcia. Beberapa serangan balik cepat tuan rumah juga sempat mengancam, tetapi sentuhan akhir tidak maksimal.

Keadaan bertambah sulit bagi Mallorca ketika Ferran Torres memperbesar keunggulan Barca pada menit 23. Gol tersebut memicu protes sengit dari skuad dan bangku cadangan tuan rumah yang menganggap ada pelanggaran dalam proses terciptanya gol, namun wasit tetap memvalidasi gol.

Kondisi makin kacau saat Morlanes meraih kartu kuning kedua di menit 35, memaksa Mallorca bermain dengan sepuluh pemain. Tak berselang lama, Muriqi juga mendapat kartu merah setelah VAR menilai pelanggarannya terhadap kiper sebagai tindakan berbahaya. Mallorca akhirnya harus melanjutkan laga dengan sembilan orang.

Meskipun unggul secara numerik, Barcelona belum mampu menambah koleksi gol. Lamine Yamal berkali-kali mencoba peruntungan, termasuk satu upaya di injury time yang masih meleset. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk tim tamu.

Kedua tim melakukan rotasi pemain setelah istirahat. Barcelona mendatangkan Dani Olmo untuk menambah variasi di lini serang, sementara Mallorca melakukan tiga substitusi sekaligus untuk memperkuat barisan yang sudah kacau.

Barcelona sempat mengalami kesulitan mengoyak pertahanan Mallorca yang bermain sangat kompak. Dani Olmo nyaris mencetak gol lewat sundulan pada menit 59, tetapi kiper Roman menampilkan penyelamatan gemilang dengan refleks cepat.

Barca terus menggempur, dan di menit 69 Hansi Flick memasukkan Marcus Rashford, Gavi, dan Jofre Torrents. Kehadiran Rashford memberikan dimensi baru serangan, bahkan hampir membuahkan gol bila saja umpan silangnya berhasil dikonversi di mulut gawang.

Peluang emas kembali tercipta melalui Raphinha di menit 71, sayangnya tendangannya sedikit meleset. Tak lama kemudian, kerjasama Raphinha dan Olmo membuat bola menghantam tiang gawang, sedangkan Eric Garcia juga gagal mengalahkan Roman dengan sundulannya.

Kiper Roman benar-benar menjadi pahlawan Mallorca dengan serangkaian penyelamatannya. Ia berhasil menggagalkan tembakan jarak jauh Pedri dan percobaan Ronald Araujo pada menit 85. Namun perlawanannya akhirnya terhenti ketika Yamal mencetak gol spektakuler ke sudut atas gawang di menit 90+5.

Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor akhir 3-0 untuk Barcelona. Tim tamu pulang dengan membawa tiga poin penuh, sementara Mallorca harus menerima kekalahan besar dengan hanya sembilan pemain di lapangan.

Susunan Pemain

Mallorca: Roman, Morey, Valjent, Raillo, Mojica, Morlanes, Sanchez, Asano, Torre, Darder, Muriqi

Barcelona:  J. Garcia, E. Garcia, Araujo, Cubarsi, Balde, de Jong, Pedri, Yamal, Lopez, Raphinha, Torres

Manchester City vs Wolverhampton, The Citizens Menang Telak 4-0

0
Manchester City vs Wolverhampton, The Citizens Menang Telak 4-0
Pemain Wolverhampton Andre berebut bola dengan pemain Manchester City Nico Gonzalez dalam laga Premier League, Sabtu, 16 Agustus 2025. (c) AP Photo/Dave Shopland

Link, Jakarta – Manchester City meraih kemenangan telak 4-0 atas Wolverhampton pada pekan pertama Premier League 2025/2026. Laga di Molineux Stadium, Sabtu (16/8/2025).

Kemenangan ini menjadi tanda bahwa Manchester City siap bersaing ketat di perebutan gelar Premier League musim ini. Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal pertandingan, tim asuhan Pep Guardiola menunjukkan dominasi. Kecepatan serangan dan kombinasi pemain membuat Wolves kesulitan mengembangkan permainan.

Wolves sempat merayakan gol Marshall Munetsi pada menit ke-26, tetapi wasit menganulirnya karena offside. Pemain tuan rumah terlihat kecewa, namun keputusan tetap final.

City membuka skor pada menit ke-34 melalui Erling Haaland. Rico Lewis memberi umpan matang, dan Haaland dengan tenang menuntaskan bola ke gawang yang kosong, membawa timnya unggul 1-0.

Hanya beberapa menit kemudian, City menggandakan keunggulan. Oscar Bobb berperan dalam serangan, mengirim bola ke Tijjani Reijnders yang sukses menaklukkan Jose Sa, membuat skor menjadi 2-0.

Memasuki paruh kedua, Wolves mencoba bangkit dan menekan lini pertahanan City. Jorgen Strand Larsen mendapatkan peluang emas, tetapi tendangannya melebar tipis di sisi kanan gawang.

Manchester City kembali menambah gol pada menit ke-61. Haaland mencatatkan brace setelah menerima umpan cermat dari Reijnders, membawa City unggul 3-0.

Skor akhir ditutup Rayan Cherki pada menit ke-81. Pemain muda City melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, memastikan kemenangan 4-0 tetap bertahan hingga akhir laga.

Susunan Pemain

Wolves: Sa, Doherty, Agbadou, Toti Gomes, Hoever, Joao Gomes, Andre, Wolfe, Bellegarde, Larsen, Munetsi

Pelatih: Vitor Pereira

Man City: Trafford, Lewis, Stones, Dias, Ait-Nouri, Nico, Bernardo (C), Bobb, Reijnders, Doku, Haaland

Pelatih: Pep Guardiola

Berdampak Pada Perekonomian, Warga Keluhkan Pembangunan Jembatan Sungai Ulin ke DPRD Banjarbaru 

0

Link, Banjarbaru – Komisi III DPRD Banjarbaru terima keluhan warga, yang terdampak pembangunan jembatan Sungai Ulin di Jalan A Yani KM 31, Selasa (19/8/2025). Hal ini dikeluhkan, karena berdampak pada perekonomian mereka.

Tentang keluhan warga tersebut, berdasarkan kesepakatan saat pelaksanaan RDP, Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Iskandar Putera mengatakan, pihaknya memberi tenggat waktu hingga 25 Agustus 2025 bagi BPJN untuk menjawab tuntutan warga. “Kami beri waktu sampai 25 Agustus. Minggu depan BPJN harus menyampaikan jawaban,” ujarnya.

Menurut Rizky, kepastian tindak lanjut sangat penting agar nasib warga yang terdampak segera jelas, terutama terkait kerugian ekonomi akibat proyek tersebut. “Apakah tuntutan soal dampak ekonomi itu dijawab atau tidak, akan kita ketahui pada 25 Agustus,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Gusti Rizky, saat RDP BPJN hanya memaparkan progres teknis pekerjaan jembatan sejak awal hingga saat ini. Sementara soal kompensasi dampak ekonomi masyarakat belum ada keputusan.

Menurutnya, DPRD tetap memberi ruang bagi BPJN untuk merumuskan jawaban konkret. “Khususnya soal dampak ekonomi masyarakat, itu yang kami tunggu,” ujar Gusti Rizky. (wahyu)

Hj Fathul Jannah Muhidin Ketua Kwarda Pramuka Kalsel 2025–2026

0
Hj Fathul Jannah Muhidin pimpin pramuka
Musdalub II Gerakan Pramuka Kalsel resmi menetapkan Hj Fathul Jannah Muhidin sebagai Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel periode 2025–2026.

Link, Banjarbaru – Hj Fathul Jannah Muhidin ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel periode 2025–2026, melalui  Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) II Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan (Kalsel).

Acara pembukaan dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) yang juga Gubernur Kalsel H. Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso. Penetapan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, dari jabatan Ketua Kwarda Pramuka Kalsel.

Hasnuryadi sebelumnya terpilih secara aklamasi pada Musdalub 27 Mei 2025 lalu. Namun, ia mengundurkan diri pasca terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalsel periode 2025–2030, demi mematuhi aturan AD/ART Gerakan Pramuka yang melarang ketua kwartir merangkap pimpinan partai politik.

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Achmadi, menyampaikan bahwa seluruh peserta Musdalub sepakat mendukung Hj Fathul Jannah untuk memimpin organisasi kepanduan tersebut di Banua.

“Selanjutnya akan diproses ke tingkat Kwarnas, dan pelantikan Ketua Kwarda dijadwalkan pada 26 Agustus 2025 bersamaan dengan peringatan Hari Pramuka di Kabupaten Tabalong,” ujar Achmadi.

Tak hanya pelantikan Ketua Kwarda, acara tersebut juga akan dirangkai dengan pelantikan lima Kwartir Cabang (Kwarcab) yaitu Tabalong, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjar, dan Banjarbaru.

Sidang Musdalub dipimpin Muhammad Rusli yang dalam prosesnya membacakan surat pengunduran diri Hasnuryadi dan surat kesediaan Hj Fathul Jannah. Musdalub ditutup dengan pembacaan SK Nomor 06/Musdalub/Kalsel/2025 tentang Penetapan Ketua Kwarda Terpilih.

Mewakili Gubernur, Adi Santoso menyampaikan apresiasi atas kelancaran Musdalub dan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Gubernur Kalsel optimis siapapun yang memimpin, Gerakan Pramuka Banua akan terus tumbuh dan berkembang karena semangat keikhlasan dan pengabdian yang menjadi jati diri gerakan ini,” ujar Adi.

Dengan terpilihnya Hj Fathul Jannah Muhidin, diharapkan Gerakan Pramuka di Kalimantan Selatan semakin kuat, aktif, dan menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kepanduan. (tri)

Tujuh Komisioner KPID Kalsel Periode 2025-2028 Resmi Dilantik 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, melantik tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel periode 2025–2028 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (18/8/2025).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Selatan. Keberadaan KPID diharapkan dapat menjaga kualitas siaran yang sehat, adil, mendidik, serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menegaskan pentingnya menjaga independensi lembaga penyiaran agar KPID benar-benar hadir sebagai pelindung dan pengayom bagi publik sekaligus mitra strategis bagi lembaga penyiaran.

“Penyiaran di Kalimantan Selatan harus mampu menjadi sarana edukasi, penyebaran informasi pembangunan, serta penguat persatuan dan kesatuan daerah. Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan dan kapasitas KPID agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya lebih efektif,” ujarnya.

Adapun tujuh komisioner KPID Kalsel periode 2025–2028 yang dilantik, yakni Agus Suprapto, Analisa, Muhammad Saufi, Nanik Hayati, Iwan Setiawan, Muhammad Leoni Hermawan, dan Muhammad Luthfi Rahman.

Syarifuddin juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghadirkan penyiaran yang mendukung visi “Kalsel Bekerja, Kalimantan Selatan yang Berkelanjutan, Berbudaya, Religius, dan Sejahtera.”

“Dengan sinergi pemerintah, KPID, dan lembaga penyiaran, kita dapat menjaga kualitas penyiaran yang sehat serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Banua,” tuturnya.

Sementara itu perwakilan Anggota KPID Provinsi Kalsel periode 2025-2028, Nanik Hayati mengatakan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk membenahi dunia penyiaran untuk meningkatkan kualitas penyiaran sesuai di Banua dengan arahan Gubernur Kalsel.

“Kita juga akan tetap memberikan pengawasan-pengawasan agar penyiaran berjalan sesuai dengan porsinya dan tetap memberikan informasi yang berimbang,” kata Nanik.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat KPID Kalsel akan melakukan koordinasi dengan lembaga penyiaran di Banua untuk menyusun program peningkatan kualitas penyiaran Kalsel.

“Kita bersyukur anggota KPID pada periode ini ada perwakilan dari lembaga penyiaran yang paham dengan permasalahan dunia penyiaran di Kalsel dan bisa saling bersinergi untuk meningkatkan kualitas penyiaran kita,” tukasnya. (tri)

Edukasi Masyarakat, DLH Kalsel Gelar Pilah Sampah Dapat Sembako

0
Pilah Sampah Dapat Sembako 2025
DLH Pemprov Kalsel gelar Pilah Sampah Dapat Sembako.

Link, Banjarbaru –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar kegiatan Pilah Sampah Dapat Sembako. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa sampah yang ada di sekitar dapat bernilai ekonomi jika dikelola dengan benar.

Plt. Kepala DLH Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, menyampaikan, kegiatan ini bukan dimaksudkan untuk menjadikan sampah sebagai “berkah”, melainkan mengajak masyarakat agar sadar bahwa sampah yang dipilah dapat mendatangkan manfaat.

“Sampah organik seperti sisa makanan atau sayuran bisa dijadikan kompos dengan ember tumpuk. Sementara sampah anorganik, mulai dari botol plastik, kardus, seng bekas hingga minyak jelantah dapat ditukar melalui Bank Sampah,” Kata Fathimatuzzahra, Banjarbaru, Selasa (19/8/2025).

Melalui kegiatan ini, masyarakat yang menukarkan sampah akan mendapatkan sembako atau barang lain dengan nilai lebih tinggi dari penukaran biasa.

“Kalau biasanya hasil tabungan di bank sampah senilai Rp5 ribu, di acara ini bisa mendapat bonus berupa mie instan, minyak goreng, beras, hingga voucher pakaian bekas. Jadi masyarakat tidak rugi, justru untung dua kali lipat,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan doorprize menarik berupa tumbler, stiker bertema lingkungan, hingga berbagai hadiah lainnya yang semakin menyemarakkan kegiatan. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga berpartisipasi dengan menyumbangkan pakaian layak pakai untuk masyarakat.

Program Pilah Sampah Dapat Sembako sendiri terbukti berkontribusi mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Data DLH mencatat, pasca penutupan TPA Banjarmsin, jumlah sampah yang masuk awalnya mencapai 400 ton per bulan, namun kini berkurang menjadi sekitar 200 ton per bulan.

Lebih jauh, DLH Kalsel juga tengah mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah, termasuk penggunaan alat pemilah (gibrik) di TPS 3R. Sampah organik dapat dijadikan kompos, sementara sampah anorganik bernilai dapat ditukar ke bank sampah. Untuk residu yang tidak bernilai, akan diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara melalui kerja sama dengan PT ITP maupun PT KOR di Tabalong.

“Residu seperti bekas kemasan yang tidak bisa dijual, akan dicacah, dipres, dan diolah sesuai standar perusahaan mitra. Dengan begitu, sampah residu pun tidak hanya ditimbun di tanah, melainkan bisa menjadi sumber energi,” terang Fathimatuzzahra.

Ia menegaskan, program pengelolaan sampah ini sejalan dengan prioritas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang mendorong pemanfaatan waste to energy. Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi yang diprioritaskan menuju pemanfaatan RDF dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar memilah sampah, sehingga lingkungan lebih bersih, volume sampah berkurang signifikan, dan pada saat yang sama sampah juga bisa mendatangkan nilai ekonomi,” pungkasnya. (tri)

Tercatat, Tahun 2025 di Kabupaten Banjar Ribuan Anak Terlantar

0
anak terlantar
PJ Sekda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat menerima penghargaan.

Link, Martapura – Dibalik penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI yang diterima Pemkab Banjar, tercatat ribuan anak terlantar.

Kabupaten Banjar yang saat ini dipimpin Bupati/Wakil Bupati, H Saidi Mansyur – Said Idrus Al Habsyi, ada ribuan anak terlantar di Kabupaten Banjar. Ironisnya, jumlahnya bahkan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data pada laman satudata.banjarkab.go.id, jumlah anak terlantar di Kabupaten Banjar pada 2025 sebanyak 1.815 anak. Jumlah ini melonjak dibanding dua tahun sebelumnya masing-masing sebanyak 215 anak, dan 28 anak di 2022.

Tak hanya jumlah anak terlantar yang bertambah saban tahunnya, di Kabupaten Banjar, jumlah bayi terlantar juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2025, ada sebanyak 76 bayi terlantar di Kabupaten Banjar. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibanding dua tahun sebelumnya, sebanyak 30 bayi terlantar, dan 28 di tahun 2022.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI. Dihadiri Penjabat Sekretaris Daeah (Pj Sekda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, seremoni penyerahan dilakukan Jumat, 8 Agustus 2025 di Jakarta.

Penghargaan ini sekaligus kado istimewa jelang peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar, 14 Agustus 2025. Karena diketahui, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kolaborasi semua pihak, baik perangkat daerah, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas yang peduli terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Banjar,” kata Ikhwasnyah usai menerima penghargaan dikutip dari banjarkab.go.id

Di momen puncak Hari Jadi ke-75 yang digelar Kamis, 14 Agustus 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura, penghargaan dalam rupa sertifikat ini ikut ‘dipamerkan’ bersama serjumlah sertifikat penghargaan berhasil diraih Kabupaten Banjar kurun waktu setahun terakhir.  (yan)

Marquez Sempat Khawatir Dengan Kecepatan Aldeguer di Red Bull Ring

0
Marquez Sempat Khawatir Dengan Kecepatan Aldeguer di Red Bull Ring
Fermin Aldeguer dan Marc Marquez

Link, Jakarta – Marc Marquez sempat khawatir dengan performa impresif Fermin Aldeguer yang tampil mengejutkan di lap-lap terakhir balapan di Red Bull Ring.

Marquez harus bekerja keras sepanjang balapan. Ia lebih dulu terlibat duel sengit dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia sebelum menghadapi ancaman nyata dari Aldeguer yang melaju kencang di penghujung lomba. Rookie asal Spanyol itu sempat melaju setengah detik lebih cepat per lap dibanding Marquez, sehingga membuka peluang untuk merebut kemenangan.

“Awalnya saya hanya fokus mengontrol Marco (Bezzecchi). Namun, tiba-tiba ada pebalap yang semakin dekat. Saat saya menyalip Marco, ternyata itu Aldeguer. Saya mulai khawatir karena dari data yang kami analisis, dia adalah pebalap Ducati yang paling mampu menjaga umur ban,” ujar Marquez.

Strategi cerdas juga menjadi kunci kemenangan Marquez. Saat berduel dengan Bezzecchi, ia sempat memilih untuk mengendurkan serangan karena terlalu banyak menguras ban belakang. “Di pertengahan balapan saya memutuskan untuk sedikit mengalah. Saya perlu menjaga ban agar bisa menyerang di lap-lap akhir,” jelasnya.

Keputusan itu terbukti tepat. Di tiga lap terakhir, meski Aldeguer tampil agresif dengan kecepatan tinggi, Marquez mampu menjaga jarak hingga akhirnya menyentuh garis finis lebih dari satu detik di depan rival mudanya tersebut.

Meski gagal meraih kemenangan, penampilan Aldeguer mendapat banyak sorotan. Sebagai debutan, kemampuannya menjaga performa ban serta menekan pebalap sekaliber Marc Marquez di lap-lap akhir membuatnya dianggap sebagai salah satu talenta besar masa depan MotoGP.

Bagi Marquez, kemenangan ini bukan sekadar menambah poin, melainkan juga menunjukkan kedewasaan dalam membaca strategi balapan. “Saya tidak menyangka ada ‘pendatang baru’ yang datang dengan kecepatan luar biasa. Tapi saya berhasil mengelola situasi hingga akhir,” tambahnya.

Tunggakan Retribusi Dua Pasar di Banjarbaru Jadi Sorotan DPRD 

0

Link, Banjarbaru – Tunggakan retribusi di Pasar Ulin Raya dan Pasar Bauntung, dengan nilai Rp 7,4 Miliar, menjadi topik utama pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Banjarbaru dengan Dinas Perdagangan (Disdag), Selasa (19/8/2025).

Dari data yang disampaikan, tunggakan di Pasar Ulin Raya tercatat Rp2,4 Miliar dari 510 unit, dengan 82 unit di antaranya tidak lagi difungsikan. Sementara di Pasar Bauntung, jumlah tunggakan lebih besar yakni Rp5 miliar dari 1.091 unit, dengan 104 unit tidak aktif.

Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Emi Lasari mengatakan, perlu langkah tegas menyelesaikan persoalan ini. “Jika penyewa menunggak dua bulan berturut-turut, kontrak bisa diputus dan unit dialihkan kepada pedagang lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya pemetaan kepemilikan unit secara detail. DPRD kini sudah mengantongi data by name by address yang akan dievaluasi untuk menentukan langkah penagihan, pembinaan, maupun pemutusan kontrak.

Yang juga disorot dewan, adanya praktik jual beli kios yang dinilai menyalahi aturan. Terkait itu, Emi Lasari menegaskan seluruh kios dan los merupakan aset pemerintah yang harus dikelola untuk kepentingan pedagang, bukan diperjualbelikan bebas. “Persoalan retribusi ini harus berjalan paralel dengan perbaikan fasilitas agar pedagang merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya. (wahyu)

Kematian Bayi dan Balita Masih Tinggi: 90 Persen Terjadi di Rumah Sakit

0
Kematian Bayi dan Balita Masih Tinggi: 90 Persen Terjadi di Rumah Sakit
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Kemenkes)

Link, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti tingginya angka kematian bayi dan balita di Indonesia yang mencapai lebih dari 30 ribu kasus setiap tahun. Angka ini jauh melampaui negara-negara ASEAN lain, bahkan Vietnam, dengan sekitar 90 persen kematian terjadi di rumah sakit.

Dilansir dari infopublik.id, “Indonesia tidak lebih baik dari Vietnam untuk angka kematian balita. Singapura hanya 2 per 1.000, Malaysia 6 sampai 7, Thailand 7 sampai 8. Kita malah masih di atas Vietnam. Jangan sampai nanti Laos, Myanmar, dan Kamboja menyusul lebih baik dari kita,” ungkap Menkes Budi dalam World Patient Safety Day 2025, Selasa (19/8/2025).

Menkes menekankan, angka kematian bayi dan balita sesungguhnya bisa lebih tinggi dari yang tercatat. Dari 4,8 juta kelahiran per tahun, diperkirakan kematian bisa mencapai 100 ribu jiwa. Namun, yang masuk ke sistem pencatatan hanya sekitar 33 ribu kasus. “Kalau datanya tidak dicatat, kita tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah. Sama seperti COVID-19 dulu, kalau kematiannya ditutup-tutupi, kondisi kita justru makin buruk,” ujarnya.

Karena itu, Kemenkes menegaskan pentingnya registrasi kematian bayi dan ibu yang lebih akurat, lengkap dengan penyebab kematian.

Menkes Budi juga menyoroti bahwa lebih dari 90 persen kematian bayi terjadi di rumah sakit, terutama akibat sepsis (infeksi) dan asfiksia atau gangguan pernapasan saat lahir. Ia tidak menampik bahwa masih banyak rumah sakit dengan standar kebersihan yang buruk sehingga rawan menimbulkan infeksi.

“Kalau ruang operasi masih kotor, perban bekas berdarah dibiarkan begitu saja, jangan heran kalau infeksi menyebar. Itu yang harus kita bereskan dulu,” tegasnya.

Kemenkes berkomitmen memperbaiki tata kelola persalinan di rumah sakit, sekaligus memastikan sistem rujukan dari bidan, puskesmas, dan rumah sakit berjalan lebih baik.

Peran Bidan Dikuatkan

Di sisi lain, peran bidan juga menjadi perhatian. Menkes menilai bidan tetap penting dalam menangani persalinan normal, namun perlu dibekali kemampuan untuk mendeteksi risiko lebih dini.

“Kita buat sistem klasifikasi, seperti bintang tiga atau bintang lima. Bidan yang kompeten boleh menangani persalinan normal. Kalau ada risiko, segera rujuk ke puskesmas atau rumah sakit. Jangan ditangani sendiri,” jelasnya.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pun diajak memperkuat kapasitas tenaga bidan agar mampu memberikan layanan aman sesuai standar.

Untuk deteksi dini, Kemenkes juga akan meningkatkan standar pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) dari enam kali menjadi delapan kali sesuai rekomendasi WHO. Langkah ini diharapkan bisa mengidentifikasi risiko sejak awal kehamilan.

“Kalau ada waktu sembilan bulan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi, tapi kita tidak manfaatkan dengan pemeriksaan rutin, itu kelalaian kita. Dengan pemeriksaan lebih sering, risiko bisa lebih cepat terdeteksi,” tambah Budi.

Target Turun ke 20 Ribu

Sebagai langkah awal, Kemenkes menetapkan pilot project di tiga kabupaten di Jawa Barat: Bogor, Garut, dan Bandung. Ketiga daerah tersebut memiliki angka kematian bayi tertinggi secara nominal. Model intervensi yang berhasil akan direplikasi ke daerah lain.

“Target kita jelas, dari 30 ribu turun menjadi 20 ribu kematian  per tahun. Seminar boleh, rapat boleh, tapi yang terpenting angka itu harus benar-benar turun, bukan sekadar tidak dilaporkan,” tegas Menkes.

Ia menutup dengan ajakan lugas: “Bayangkan, ada 66 ribu keluarga setiap tahun kehilangan anaknya. Kalau itu keluarga kita sendiri. Mari kita kerjakan bersama hal yang konkret agar angka ini benar-benar turun.”