Beranda blog Halaman 214

Cegah Korupsi, Pemprov Kalsel Perkuat Sistem Sektor PBJ

0
Sektor PBJ
Pemprov Kalsel Perkuat Sistem PBJ, Tindak Lanjut Rekomendasi KPK untuk Cegah Korupsi

Link, Jakarta – Dalam upaya memperkuat integritas sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ), Pemprov Kalsel hari ini resmi menandatangani Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa (sektor PBJ) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Rapat koordinasi sekaligus penandatanganan tersebut menjadi tindak lanjut hasil evaluasi KPK yang menunjukkan bahwa risiko terjadinya tindak pidana korupsi pada sektor PBJ di lingkungan Pemprov Kalsel masih cukup tinggi. Karena itu, Pemerintah Provinsi menyatakan akan segera melakukan pembenahan sistem dan prosedur pengadaan secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel memandang serius rekomendasi KPK sebagai dorongan positif untuk memperbaiki sistem pelayanan publik.

“Kami menyadari bahwa korupsi di sektor PBJ bukan hanya soal hukum, tapi menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan layanan dan pembangunan yang berkualitas. Karena itu, komitmen ini bukan hanya untuk KPK, tapi untuk masyarakat Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa langkah perbaikan akan dimulai dari penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), penguatan pengawasan internal melalui Inspektorat, serta percepatan digitalisasi proses pengadaan.

Usai penandatanganan, perwakilan Pemprov Kalsel, termasuk para Kepala Dinas dan pejabat terkait, mengikuti sesi sosialisasi dan arahan langsung dari KPK mengenai langkah-langkah strategis pencegahan korupsi yang harus dijalankan secara konsisten.

“Alhamdulillah, hari ini kami diterima dan diberikan arahan langsung dari KPK. Kami siap menjalankan komitmen bersama ini dengan semangat transparansi dan akuntabilitas, demi pembangunan yang bersih dan berintegritas di Kalimantan Selatan,” kata Muhidin usai penandatangan dan pertemuan bersama KPK RI.

Dengan penandatanganan rencana aksi ini, diharapkan tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Selatan untuk meningkatkan integritas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam sektor PBJ.

”Mudah-mudahan di 2025 ini tidak ada lagi yang kita lakukan yang menjadi kesalahan untuk menjadi beban daripada kepala dinas ataupun pemerintahan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga mendukung penuh penggunaan e-katalog terbaru dan fitur e-audit sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi penyimpangan.

Adapun Plt. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Agung Yudha Wibowo, menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mencegah korupsi sejak dini, terutama di sektor strategis seperti pengadaan.

“Korupsi di sektor PBJ bukan hanya merugikan keuangan negara, tapi juga menghambat pelayanan publik. Rencana aksi ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi yang ingin kami bangun bersama pemerintah daerah,” pungkas Agung.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Gubernur dan jajaran Pemprov Kalsel, tetapi juga perwakilan dari Inspektorat, Dinas PUPR, dan unit kerja terkait. KPK berharap forum ini dapat menjadi model koordinasi dan supervisi lintas instansi yang dapat diterapkan di provinsi lain. (wahyu/BBAM)

Muhidin Resmikan Misi Dagang Internasional 2025 di Jakarta

0
Misi Dagang Internasional
Muhidin Resmikan Misi Dagang Internasional 2025 di Jakarta

Link, Jakarta – Perhatian Pemprov Kalsel dibawah kepemimpinan H Muhidin – Hasnuryadi terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kalsel patut diacungi jempol. Salah satunya melalui kegiatan Misi Dagang Internasional Kalimantan Selatan 2025 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (19/6/2025)

Acara ini menjadi tonggak penting dalam memperkenalkan dan memperluas jangkauan ekspor berbagai produk unggulan Banua ke kancah internasional.

Gubernur H. Muhidin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan para duta besar negara sahabat, mitra dagang, serta seluruh pelaku usaha yang hadir. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong ekspor dan penguatan UMKM lokal.

“Komoditas Kalimantan Selatan memiliki daya saing tinggi di pasar global. Kami hadir untuk mengenalkan potensi besar dari Banua mulai dari olahan perikanan, hasil perkebunan, mineral, kayu olahan, hingga kerajinan khas seperti kain Sasirangan,” ujar Muhidin dalam sambutannya.

Sebanyak 11 UMKM unggulan yang telah melalui proses kurasi turut ambil bagian dalam pameran dan sesi penjajakan kerja sama dagang di ajang Misi Dagang Internasional 2025 . Produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai jual, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Kalimantan Selatan.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung sektor UMKM, di antaranya melalui program pendampingan, akses permodalan, perluasan pasar, serta promosi dan kemudahan investasi.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk para mitra dagang dan investor yang ingin bekerja sama. Kami ingin memastikan Kalimantan Selatan menjadi daerah yang ramah terhadap investasi, dengan regulasi yang jelas dan prosedur yang efisien,” tambahnya.

Diakhir sambutan, Gubernur H. Muhidin juga berpesan kepada jajarannya terkait Misi Dagang Internasional 2025  selanjutnya agar harus ada koordinasi sebelumnya, apakah produk yang kita tawarkan ini disukai atau tidak.

“Saya sangat mendukung, tapi saya minta sekali lagi untuk terlebih dahulu meminta saran dan koordinasi kepada semua pihak, terutama kementerian perdagangan,” harap H. Muhidin kepada jajarannya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Fajarini Puntodewi menyampaikan apresiasinya atas upaya Gubernur Kalsel H. Muhidin yang berkomitmen mendukung sektor UMKM, di antaranya melalui program pendampingan, akses permodalan, perluasan pasar, serta promosi dan kemudahan investasi.

Ia juga mengatakan, Kementerian Perdagangan baru saja menggelar rangkaian kegiatan misi dagang Indonesia ke Jepang pada 9-13 Juni 2025 kemarin. Misi dagang yang dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri tersebut diikuti perwakilan Kadin Indonesia dan asosiasi, serta pelaku usaha di berbagai kelompok produk, yaitu energi terbarukan dan produk berkelanjutan yang meliputi sektor bahan bangunan, dekorasi rumah, fesyen dan aksesori, makanan dan minuman, serta sektor lainnya yang memiliki potensi untuk masuk ke pasar Jepang.

“Dan juga 2 hari yang lalu kita juga menerima misi ekonomi dari wakil menteri Belanda yang juga menawarkan kerjasama dibidang pertanian, maritim dan pengelolaan air bersih. Saya kira nanti juga bisa kita fasilitasi agar bisa bekerjasama dengan pihak Kalsel,” jelasnya.

Untuk diketahui, Misi Dagang Internasional 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun jejaring dagang yang lebih luas dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Kalimantan Selatan dalam rantai pasok global, terutama untuk produk-produk hasil bumi dan karya UMKM daerah.

Acara ini juga menjadi platform strategis bagi pelaku usaha untuk menjalin kerja sama jangka panjang, tidak hanya untuk keuntungan komersial, tetapi juga untuk menciptakan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan, harmonis, dan berkelanjutan antara Kalimantan Selatan dan mitra internasionalnya.

Dengan resmi dibukanya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap akan tercipta berbagai peluang dagang baru yang bisa berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Acara ini juga dihadiri perwakilan dari kedutaan Negara Rusia dan Negara-Negara ASEAN, perwakiln Kadin Indonesia, Pj. Sekretaris Daerah Prov. Kalsel, Sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, serta perwakilan Bupati Walikota se-Kalsel. (Wahyu/BBAM)

Festival Sepakbola U-14 Piala Gubernur Diikuti 24 Tim

0
event Festival Sepakbola U-14
Pemprov Gelar Festival Sepakbola U-14 Piala Gubernur Kalsel 2025.

Link, Banjarmasin – Ajang Festival Sepakbola U-14 Piala Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2025, resmi digelar pada 19 hingga 22 Juni 2025 di Lapangan Sepak Bola Kayu Tangi, Banjarmasin, Kamis (19/06/2025) pagi. Sebanyak 24 tim dari 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan ambil bagian dalam ajang tersebut.

Acara pembukaan berlangsung meriah ditandai dengan tendangan bola ke gawang oleh Plt. Kadispora melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Budiono, yang mewakili Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Budiono, Wagub Hasnuryadi menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan festival ini. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang penting untuk pembinaan dan pengembangan bakat pesepakbola muda di Banua.

“Festival ini adalah ruang penting bagi tumbuh kembangnya potensi bakat para pemuda Banua. Di sinilah cikal bakal pemain hebat ditempa, bukan hanya dalam mencetak gol, tapi juga belajar tentang kerjasama tim, disiplin, dan sportivitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ditegaskan pembinaan usia dini menjadi fondasi utama bagi masa depan sepak bola Kalimantan Selatan. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh upaya ini.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini karena menjadi panggung pembinaan yang sangat kita butuhkan jika ingin melihat Kalsel bersinar di dunia sepak bola. Kepada adik-adik semua, bertandinglah dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kalian adalah harapan Banua, jangan takut gagal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rahmadi, S.Pd menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, yang terus menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia dini.

“Dengan adanya Festival Sepakbola U-14 Piala Gubernur Kalsel ini, tentu kita ingin anak-anak kita tidak hanya sekadar bermain bola, tetapi juga bisa meraih prestasi yang membanggakan. Festival ini menjadi momentum awal yang penting untuk menumbuhkan semangat kompetisi sehat, membangun karakter sportivitas, serta memperluas pengalaman bertanding bagi para pemain muda dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” ujar Rahmadi yang juga menjabat sebagai Komisi Wasit Asprov PSSI Kalimantan Selatan.

Ia juga menambahkan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan menjadi media pembinaan jangka panjang bagi para atlet muda agar kelak dapat berprestasi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

“Terlebih lagi, acara ini merupakan gelaran perdana. Oleh sebab itu, kami sangat berharap Festival Sepakbola U-14 ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus dikembangkan dan disempurnakan di masa yang akan datang. Jika kegiatan ini konsisten digelar, maka bukan tidak mungkin dari lapangan-lapangan seperti inilah akan lahir bibit-bibit unggul pesepakbola masa depan Banua.” tukasnya.

Dengan semangat inilah, Rahmadi berharap Festival Sepakbola U-14 Piala Gubernur Kalsel tidak hanya menjadi ajang tahunan yang dinanti-nantikan, tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi atlet Banua yang tangguh, berintegritas, dan berprestasi di masa depan. (wahyu/BBAM).

Manchester City Kalahkan Wydad Casablanca dengan Skor 2-0

0
Manchester City Kalahkan Wydad Casablanca dengan Skor 2-0
Omar Marmoush (Manchester City) dan Guilherme Ferreira (Wydad AC) berebut bola dalam laga Club World Cup Grup G (c) AP Photo/Derik Hamilton

Link, Jakarta – Manchester City mengalahkan Wydad Casablanca 2-0 pada kiprah pertamanya di Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 Rabu 18 Juni 2025 malam WIB di Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Dua gol Phil Foden dan Jeremy Doku pada babak pertama sudah cukup mengantarkan wakil Inggris meraih tiga poin perdana.

Pertandingan berjalan menarik, dengan Wydad sempat memberi perlawanan sengit terutama di awal babak kedua.

Namun efektivitas penyelesaian akhir dan dominasi bola City tetap menjadi pembeda, meski laga diwarnai kartu merah untuk Rico Lewis menjelang akhir.

Kemenangan ini menempatkan Manchester City di puncak klasemen sementara Grup G sekaligus memberi sinyal kuat ambisi mereka merebut gelar juara perdana.

Jalannya Pertandingan

Di menit kedua, Rayan Cherki melakukan aksi individu di sisi kanan dan menebar ancaman sebelum Phil Foden memanfaatkan bola muntah dengan tembakan kaki kiri yang bersarang di gawang Wydad. Gol! Skor 1-0.

Wydad merespons dengan penguasaan bola di lini tengah dan pressing tinggi untuk menekan balik City. Pada menit ke-14, Ederson tampil gemilang menepis tendangan jarak jauh pemain Wydad usai kelengahan lini belakang City.

City lantas mengambil alih kendali permainan dan terus mengurung pertahanan lawan, meski belum menambah keunggulan hingga pertengahan babak pertama. Dukungan suporter Wydad di tribun tetap membahana memberi semangat bagi tim asal Maroko.

Menit ke-31, Wydad hampir menyamakan skor lewat serangan balik cepat yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang City, namun Ederson kembali menepis peluang emas tersebut. Empat menit berselang, tekanan City meningkat tetapi penyelesaian akhir belum berbuah gol meski penguasaan bola mutlak dipegang hingga menit ke-39.

Gol kedua tercipta pada menit ke-42 ketika sepak pojok Phil Foden dari sisi kanan melewati kerumunan pemain dan ditanduk Jeremy Doku di tiang jauh dengan tenang untuk menggandakan keunggulan.

Babak kedua berjalan dengan intensitas menurun, di mana Wydad mengambil inisiatif menyerang lebih awal namun City tetap solid dan disiplin dalam organisasi pertahanan.

City terus mengontrol bola di wilayah lawan, namun mereka kesulitan menemukan peluang bersih di kotak penalti lawan.

Pada menit ke-61, Wydad meningkatkan tekanan serangan dengan dukungan sorak suporter yang menciptakan atmosfer meriah di stadion.

Kedua pelatih, Pep Guardiola dan Mohamed Amine Benhachem, melakukan sejumlah pergantian pemain karena faktor kelelahan dan cuaca, sehingga tempo pertandingan sempat melambat.

Peluang terbaik City datang pada menit ke-74 saat Erling Haaland melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar gawang.

Wydad terus menekan terutama dari sektor kanan, memenangi beberapa duel di lini tengah dan membuat City sempat kesulitan merancang serangan terstruktur.

Pada menit ke-88, Rico Lewis mendapat kartu merah langsung setelah kaki terangkat terlalu tinggi dan mengenai wajah Samuel Obeng.

Meski bermain dengan 10 pemain di akhir laga, City berhasil mempertahankan keunggulan berkat dominasi bola yang mengontrol ritme pertandingan hingga peluit akhir.

Susunan Pemain

Manchester City: Ederson, O’Reilly, Ake, Reis, Lewis, Reijnders, Doku, Cherki, Foden, Savio, Marmoush

Wydad Casablanca: Benabid, Moufid, Meijers, Boutouil, Ferreira, Moufi, Lorch, El Moubarik, Zemraoui, Amrabat, Mailula

Inter Milan vs Monterrey, Nerazzurri Harus Puas Bermain Imbang

0
Inter Milan vs Monterrey, Nerazzurri Harus Puas Bermain Imbang
Pemain Monterrey Ricardo Chavez berebut bola dengan bek Inter Milan Alessandro Bastoni dalam laga Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo) (c) AP Photo/Mark J. Terrill

Link, Jakarta – Laga pertama Inter Milan di Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 kurang maksimal. Menghadapi wakil Meksiko, Monterrey, Nerazzurri harus puas bermain imbang 1-1.

Pertandingan berlangsung di Rose Bowl, Pasadena, pada Rabu (18/6/2025) pagi WIB. Duel berjalan cukup terbuka, namun tak ada pemenang setelah 90 menit.

Monterrey unggul lebih dulu lewat sundulan Sergio Ramos. Inter merespons dengan gol Lautaro Martinez jelang turun minum untuk menyamakan skor.

Hasil ini membuat kedua tim meraih satu poin di klasemen sementara. Sementara itu, River Plate memimpin Grup E usai menumbangkan Urawa Reds.

Jalannya Pertandingan

Inter mencoba langsung menekan di awal laga. Matteo Darmian mendapat peluang bagus di menit ke-22, namun tembakannya masih melambung tipis.

Tiga menit berselang, Monterrey berhasil unggul lebih dulu. Sergio Ramos menanduk bola dari sepak pojok Oliver Torres untuk menaklukkan Yann Sommer.

Inter tak tinggal diam dan coba membalas lewat Sebastiano Esposito. Tapi tendangan pemain muda itu mudah diamankan Esteban Andrada.

Menit ke-42 menjadi titik balik bagi Inter. Carlos Augusto mengirim umpan akurat kepada Lautaro Martinez yang mencetak gol dari jarak dekat, dan setelah tinjauan VAR, gol disahkan.

Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih dominan. Nicolo Barella mendapat peluang di kotak penalti, tetapi tembakannya masih melambung.

Monterrey tak tinggal diam dan hampir mencetak gol lewat Sergio Canales. Namun, tendangan jarak jauhnya hanya membentur tiang gawang.

Lautaro Martinez sempat mencetak gol kedua di menit ke-68. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena posisinya offside saat menerima bola.

Menjelang akhir laga, kedua tim sama-sama punya peluang emas. Lautaro menyia-nyiakan peluang terbuka, dan Nelson Deossa juga gagal memaksimalkan umpan matang. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain

Monterrey: Andrada; Medina, Sergio Ramos, Guzman; Chavez, Rodriguez, Torres, Arteaga; Canales, Ocampos; Berterame.

Pelatih: Domenec Torrent

Inter: Sommer; Pavard, Acerbi, Bastoni; Darmian, Barella, Asllani, Mkhitaryan, Carlos Augusto; S. Esposito, Lautaro.

Pelatih: Cristian Chivu

Waktu Tidak Pernah Menunda Tanpa Alasan

0

Bismillahirrahmanirrahim
Mungkin kau berpikir bahwa keinginan sesorang cukup kuat untuk memaksa dunia bertekuk lutut, tapi kenyataannya waktu tidak peduli seberapa besar sesorang menginginkan se-suatu. la bergerak sesuai porosnya sendiri, tidak tertarik dengan air mata, keinginan atau bahkan kemarahan.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Melanjutkan nukilan Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna seorang Birokrat Spiritualis, kali ini hadir dengan pemahaman tentang waktu yang telah dipaparkan DR Mada dengan begitu gamblangnya sebagaimana satu alenia pembuka di atas.

Sesorang tidak bisa memetik buah yang masih mentah dan berharap ia manis. Pun juga tidak bisa membuka kelopak bunga sebelum waktunya dan berharap indah. Begitulah kehidupan.

Sesorang bisa memaksakan sesuatu datang lebih cepat, tapi apa yang belum siap hanya akan menghancurkannya. Pernahkan terpikirkan hal itu?, Banwa terkadang keterlambatan adalah perlindungan yang tidak dipahami. Sesorang mengeluh karena merasa Tuhan lambat, padahal yang sebenarnya terjadi adalah sang waktu sedang menjaga mu dari kehancuran oleh sesuatu yang belum bisa di tanggung.

Ada banyak hal yang pantas seseorang milik sekarang. Tapi jika itu diberikan sebelum benar-benar siap, itu hanya akan menjadi kutukan (tulah)

Cinta yang belum matang akan berubah menjadi racun. Kesuksesan yang datang terlalu dini bisa menjadi beban yang menghancurkan.

Apapun yang belum waktunya jika dipaksakan hanya akan melukai diri sendiri. Kita semua boleh saja berteriak-teriak meneriakkan diri sudah siap, atau menulis ribuan komentar di medsos bertuliskan AKU SIAP! AKU SIAP! tetapi jika Tuhan mengatakan kau belum siap, apa mau dikata. Apakah mau bilang bahwa kau lebih tahu masa depan dibandingkan Tuhan?

Apakah kita lebih tahu apa yang akan menimpa ketika berkat itu diberikan pada mu sebelum waktu benar-benar siap?

Jadi, stop menendang-nendang pintu takdir dengan kesabaran yang tipis? Apa yang memang menjadi milik seseorang, pasti akan datang dan yang bukan pasti akan menjauh.

Dan percaya atau tidak ada kemuliaan dalam kesabaran untuk menunggu. Karena waktu tidak pernah menunda tanpa alasan. Jadi bersabarlah dan jalanı saja dulu prosesnya dan lakukan yang terbaik.

Siapa yang bersabar akan menang (berhasıl/sukses). Ketekunan dan kesabaran pada akhirnya akan membawa seseorang kepada keberhasilan. Ini sejalan dengan gagasan bahwa kemenangan bukan selalu soal kecepatan, melainkan soal ketahanan dan ketabahan.

AFWAN
WASSALAM

River Plate vs Urawa Red Diamonds, Los Millonarios Dominan

0
River Plate vs Urawa Red Diamonds, Los Millonarios Dominan
Maximiliano Meza (River Plate) merayakan gol ketiga timnya bersama German Pezzella dalam laga Club World Cup Grup E antara River Plate dan Urawa Red Diamonds (c) AP Photo/Lindsey Wasson

Link, Jakarta – River Plate berhasil memetik kemenangan meyakinkan atas Urawa Red Diamonds dalam duel pembuka Grup E Piala Dunia Antarklub 2025. Bermain di Lumen Field, Seattle, Rabu 18 Juni 2025 dini hari WIB, River Plate menunjukkan kualitas finishing mematikan ala tim Argentina untuk membekuk wakil Jepang.

Los Millonarios tampil dominan sejak awal dengan keunggulan cepat melalui gol Facundo Colidio. Meski Urawa Reds sempat membalas lewat penalti Yusuke Matsuo, gol Sebastian Driussi dan Maximiliano Meza memastikan kemenangan telak bagi tim Argentina.

Hasil ini memberikan modal bagus bagi River Plate jelang menghadapi Monterrey di laga berikutnya. Di sisi lain, Urawa Reds harus bangkit dan mengalahkan Inter Milan agar peluang lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka.

Jalannya Pertandingan

River Plate langsung menunjukkan intensi menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Peluang pertama tercipta di menit ke-8 ketika Driussi hampir membuka skor setelah menerima asis dari Colidio, sayangnya tendangannya hanya mengenai tiang gawang.

Gol pembuka akhirnya terwujud tiga menit kemudian melalui aksi indah Facundo Colidio. Mastantuono melakukan penetrasi dari sayap kanan sebelum mengoper ke Marcos Acuna di sisi kiri, yang kemudian mengirim umpan silang sempurna untuk diselesaikan Colidio.

Keunggulan skor membuat River semakin percaya diri dan terus mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 76 persen. Urawa baru mulai menunjukkan perlawanan setelah memasuki menit ke-29, meski belum mampu menciptakan ancaman serius.

Hoibraten sempat memasukkan bola ke gawang River dari situasi bola mati pada menit ke-32, namun golnya dianulir karena terjebak posisi offside. Kiper Armani kemudian tampil gemilang menggagalkan peluang emas Kaneko di menit ke-41 yang nyaris menyamakan kedudukan.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 untuk River Plate.

Pelatih River Plate melakukan rotasi dengan memasukkan Giuliano Galoppo dan Maximiliano Meza menggantikan Enzo Perez serta Ignacio Fernandez. Pergantian ini terbukti efektif karena permainan River semakin tajam.

Gol kedua datang di menit ke-48 melalui aksi individual Driussi yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Urawa. Striker Argentina itu berhasil merebut bola dari sundulan mundur Hoibraten ke kiper sendiri dan dengan tenang menyelesaikannya menjadi gol.

Driussi harus meninggalkan lapangan karena cedera setelah mencetak gol tersebut dan digantikan Miguel Borja. Tiga menit setelah masuk, Borja hampir menambah pundi gol namun tembakannya masih bisa diantisipasi kiper Urawa.

Urawa mendapat kesempatan bangkit di menit ke-55 setelah mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Acuna terhadap Kaneko. Matsuo sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna, mengarahkan bola ke pojok gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Urawa Reds sempat meningkatkan tempo serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun harapan mereka pupus ketika Maximiliano Meza mencetak gol ketiga River melalui sundulan dari umpan sepak pojok Acuna di menit ke-73.

Beberapa pergantian pemain dilakukan kedua tim menjelang akhir pertandingan. Genki Haraguchi dan Milton Casco menjadi pemain terakhir yang masuk sebelum wasit mengakhiri laga dengan skor 3-1.

Susunan Pemain

River Plate: Armani, Acuna, Martinez, Pezzella, Montiel, Castano, Perez, Fernandesz, Colidio, Mastantuono, Driussi

Urawa Reds: Nishikawa, Naganuma, Hoibraten, Boza, Ishihara, Yasui, Gustafson, Watanabe, Kaneko, Savio, Matsuo

Fluminense vs Borussia Dortmund, Skor Akhir 0-0

0
Fluminense vs Borussia Dortmund, Skor Akhir 0-0
Karim Adeyemi (Borussia Dortmund) dihadang oleh Hercules dan Nonato (Fluminense) dalam laga Club World Cup Grup F di East Rutherford, New Jersey (c) AP Photo/Frank Franklin II

Link, Jakarta –  Fluminense harus puas  berbagi angka 0-0 dengan Borussia Dortmund dalam pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa 17 Juni 2025 malam WIB.

Penguasaan bola dan kreasi peluang yang superior dari kubu Brasil tidak berbuah manis karena ketangguhan lini belakang serta penampilan memukau kiper Gregor Kobel. Tim asuhan pelatih Fluminense tampil lebih agresif sepanjang 90 menit namun terkendala finishing yang kurang tajam.

Sebaliknya, skuad Jerman justru mengalami kesulitan besar dalam membangun ritme permainan. Borussia Dortmund lebih banyak menghabiskan waktu untuk bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik, sementara trio Arias, Canobbio, dan Everaldo terus melancarkan tekanan di sektor ofensif.

Pembagian poin ini menempatkan kedua tim pada posisi yang sama di klasemen grup. Laga berikutnya akan menjadi faktor krusial dalam menentukan nasib lolos ke fase eliminasi turnamen bergengsi ini.

Performa impresif Fluminense memberikan indikasi bahwa mereka berpotensi menjadi kejutan besar dalam kompetisi ini. Di sisi lain, Dortmund perlu segera memperbaiki produktivitas lini depan mereka untuk mempertahankan ambisi di ajang Piala Dunia Antarklub.

Jalannya Pertandingan

Laga dimulai dengan tempo yang menghentak, di mana Fluminense langsung menunjukkan niat menyerang melalui sisi kanan yang dikomandoi Arias. Kolaborasi kilat bersama Everaldo menghasilkan percobaan pertama, meskipun masih belum tepat sasaran.

Tim tamu dari Jerman terlihat kewalahan dalam mengontrol jalannya pertandingan dan hanya sesekali membangun pola serangan melalui kreativitas Brandt dan Gross di zona tengah. Namun demikian, ancaman mereka minim dan lebih sering berada dalam posisi defensif.

Menit ke-16 menjadi saksi aksi berbahaya Arias yang melepaskan tendangan keras ke arah gawang Dortmund. Kobel menunjukkan kualitas terbaiknya dengan melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap bersih.

Tidak lama berselang, Martinelli hampir membuka keunggulan lewat sepakan kepala yang masih meleset tipis dari sasaran. Serangan demi serangan terus dilancarkan tim tuan rumah dengan intensitas yang tidak menurun.

Pada menit ke-28, Hercules mencoba peruntungan dari jarak jauh dengan tendangan mendatar yang hanya berselisih senti dari tiang gawang. Agresivitas Fluminense sangat terasa namun eksekusi akhir masih menjadi PR besar.

Kobel kembali menjadi pahlawan bagi Dortmund menjelang turun minum dengan dua kali menggagalkan ancaman serius dari Nonato dan Arias. Kedua pemain Fluminense melepaskan tembakan dari luar area penalti namun masih bisa diatasi sang penjaga gawang.

Walau Fluminense berhasil mendominasi alur permainan dengan serangan bergelombang, skor tetap 0-0 hingga wasit meniup peluit tanda istirahat. Ketidakefektifan dalam penyelesaian akhir serta ketangguhan Kobel menjadi faktor utama gagalnya tim Brasil unggul.

Memasuki babak kedua, Fluminense mempertahankan momentum positif mereka dengan terus memberikan tekanan. Canobbio mendapatkan kesempatan emas di awal babak namun upayanya berhasil dihalau oleh pertahanan Anton yang kemudian menghasilkan tendangan sudut.

Everaldo nyaris memecah kebuntuan setelah menerima sajian matang dari Arias di sisi kanan. Namun sekali lagi Kobel tampil fenomenal dengan dua penyelamatan berturut-turut, meski salah satu peluang tersebut akhirnya dianulir karena posisi offside.

Dortmund berusaha mengubah dinamika permainan melalui pergantian pemain dengan menarik Gross dan Adeyemi keluar lapangan. Nmecha dan Jobe Bellingham dimasukkan untuk memberikan variasi baru, namun kontrol permainan masih tetap berada di kaki Fluminense.

Kiper Fabio yang menjaga gawang Fluminense juga memperlihatkan kemampuan apiknya ketika menghalau percobaan dari Sabitzer dan Nmecha. Kedua tim mulai bermain dengan tempo yang lebih santai seiring berjalannya waktu menuju menit ke-70.

Ancaman kembali muncul dari sektor kanan Fluminense melalui aksi Paulo Baya dan Serna yang masuk sebagai pemain pengganti. Sayangnya, peluang terakhir ini juga gagal dimanfaatkan dengan baik untuk mengubah kedudukan.

Menjelang akhir pertandingan, Dortmund sempat melancarkan serangan balasan melalui kerja sama Sule dan Svensson. Namun Fabio siap siaga mengamankan situasi tersebut dengan tenang.

Tambahan waktu enam menit tidak membawa perubahan berarti, dan laga ditutup dengan hasil imbang 0-0. Kedua tim harus puas dengan satu poin dan akan berjuang keras di laga selanjutnya untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Susunan Pemain

Fluminense: Fabio, Rene, Freytes, Silva, Xavier, Hercules, Martinelli, Nonato, Canobbio, Arias, Everaldo

Borussia Dortmund : Kobel, Bensebaini, Anton, Sule, Gross, Sabitzer, Svensson, Ryerson, Brandt, Adeyemi, Guirassy

Terapkan Kebijakan Zero Pollution Kebun Raya Banua Sediakan Shuttle Bus 

0
Keberadaan shuttle bus di Kebun Raya banua dalam rangka penerimaan zero Pollution

Link, Banjarbaru – Kebun Raya Banua hadirkan shuttle bus dan resmi menerapkan kebijakan Zero Pollution atau kawasan bebas polusi sejak 9 Juni 2025 kemarin. Kebijakan ini, merupakan upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kebijakan ini mengatur mobilisasi seluruh pengunjung menuju zona wisata hanya menggunakan shuttle bus yang telah disediakan, sementara kendaraan pribadi diarahkan untuk parkir di zona parkir gerbang utama.

Plt. Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Firmansyah, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam mengurangi polusi udara dan suara yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, khususnya keanekaragaman hayati tumbuhan di Kebun Raya.

“Kami mengambil langkah ini demi mengurangi dan menghilangkan dampak negatif dari polusi, terutama untuk menjaga kesehatan lingkungan dan kenyamanan pengunjung. Polusi udara dan suara sangat mungkin mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengancam keberlangsungan koleksi flora di Kebun Raya,” ujarnya dalam wawancara di Banjarbaru, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan kontribusi jangka panjang dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah Banua.

“Selain menjaga lingkungan, kebijakan ini juga mendorong pengunjung untuk lebih menikmati alam secara langsung, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan moda transportasi ramah lingkungan yang telah disiapkan,” imbuhnya.

Selain itu, Kebun Raya Banua berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta menerima masukan dari masyarakat agar kebijakan ini semakin optimal.

“Kami juga terus mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini serta menampung berbagai masukan dari masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan transportasi dan drop-off pengunjung,” tuturnya.

Kehadiran shuttle bus dan zona bebas kendaraan bermotor juga disebut mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan dan aman, terutama bagi anak-anak yang bermain di area rekreasi.

“Dengan tidak adanya lalu lintas kendaraan bermotor, anak-anak dapat bermain dengan aman dan para pengunjung bisa merasakan suasana tenang, sejuk, dan bebas dari kebisingan,” tambah Firmansyah.

Kawasan yang kini bebas kendaraan bermotor tersebut diharapkan dapat menjadi contoh penerapan prinsip ramah lingkungan di kawasan perkantoran dan ruang publik lainnya di Kalimantan Selatan. (tri)

Ada Anggota DPRD Terpilih 2024 Dapat Pokir Awal Tahun 2025?

0
2 anggota DPRD Banjar Diduga dapat jatah pokir di awal tahun 2025

Link, Martapura – Beredar kabar dua anggota DPRD Kabupaten Banjar terpilih pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 mendapatkan jatah Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Kabar dua anggota DPRD Kabupaten Banjar yang baru terpilih pada Pileg 2024 yang tiba – tiba mendapat pokir tersebut juga diduga menimbulkan kecemburuan anggota dewan lainnya, karena dinilai tidak wajar.

Kedua anggota DPRD Kabupaten Banjar tersebut adalah M Norhusain dari Fraksi NasDem dan H Ali Murtadho dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Dikonfirmasi terkait kebenaran perihal tersebut, Ali Murtadho yang juga Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar, H Ali Murtadho  menyanggahnya.

“Memang saya ada memasukkan usulan Pokir untuk pengerjaan item jalan di wilayah Sekumpul, tapi untuk tahun 2026. Kalau diawal tahun 2025 tidak ada,” ujarnya.

Kendati di awal tahun tidak ada mengusulkan Pokir. Namun, Politisi PPP yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2014 – 2019 ini juga mengungkapkan sudah mengajukan usulan Pokir pada APBD Perubahan 2025.

“Untuk unsur pimpinan kemungkinan dalam APBD Perubahan usulan Pokir dapat diakomodir,” katanya.

Sanggahan telah mengajukan beberapa Pokir di awal 2025 juga dilontarkan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, M Norhusain. Tak terkecuali terkait kabar dirinya sebagai pemilik Pokir pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar.

“Tidak benar jika saya mempunyai Pokir, yang ada saya mempertanyakan Pokir anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2019-2024 dari Partai Demokrat, Saidan Fahmi yang sempat tidak ada. Setelah ditelusuri ternyata ada,” ucapnya.

Akan tetapi, lanjut Norhusain, telah terjadi kekeliruan, yakni DPRKPLH Kabupaten Banjar menulis atau menyebutkan Pokir tersebut miliknya.

“Ada kekeliruan dari dinas, sehingga dilakukan perbaikan dan permasalahannya sudah ‘clear’ di DPRD Kabupaten Banjar,” tutupnya.(zainuddin/BBAM)