Beranda blog Halaman 262

Empat Kelompok Tani Ampukung Panen Perdana Padi Apung 

0

Link, Tabalong – Inovasi Padi Apung kembali membuahkan hasil, kali ini empat kelompok tani Desa Ampukung, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong sukses melaksanakan panen perdana padi apung, hasil dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia.

Program ini memanfaatkan 1.700 unit styrofoam sebagai media tanam apung di lahan rawa yang selama ini tidak dapat digarap secara konvensional. Varietas yang ditanam adalah Inpari IR Nutrizinc, padi biofortifikasi yang mengandung zat gizi penting seperti zinc dan zat besi.

Panen perdana ini mencatatkan hasil membanggakan 6 ton per hektare (konversi lahan). Sebuah pencapaian yang membuka jalan baru dalam pengembangan pertanian di lahan marginal.

Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat petani dan kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan ini. “Saya bangga melihat semangat petani Ampukung yang terus berinovasi. Padi apung ini bukan hanya solusi pertanian, tapi juga harapan untuk ketahanan pangan daerah,” kata Rifani, Selasa (6/5/2025).

Ia juga menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk mendukung penuh inovasi ini.

“Kami akan dorong agar sistem pertanian apung ini bisa dikembangkan di wilayah lain. Pemerintah siap memberikan dukungan teknologi, pembiayaan, hingga penguatan kelembagaan petani,” ungkapnya.

Dukungan dari pemerintah provinsi juga hadir melalui Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah, yang mewakili kepala dinas.

“Sistem padi apung ini telah dikembangkan di beberapa kabupaten sejak 2022, dan terbukti memberikan hasil nyata. Kini giliran Tabalong menunjukkan potensinya,” kata Imam.

Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, A. Donanto H.W sebagai inisiator utama juga menekankan pentingnya inovasi berbasis komunitas.

“Program ini bukan hanya soal panen, tapi tentang membangun ketahanan pangan dan gizi dari desa. Kami percaya, dengan teknologi yang tepat, petani kita bisa menjawab tantangan iklim dan keterbatasan lahan,” katanya.

Panen ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kelua, Kepala KPPN Tanjung, serta pejabat dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong. Hadirnya perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam mendorong sektor riil, khususnya pertanian.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan produksi pangan, memperkuat gizi masyarakat, serta membangun pertanian berkelanjutan.

“Desa Ampukung hari ini memberi pesan kuat: dengan kolaborasi dan inovasi, petani bisa menjadi pionir perubahan,” tutup Donanto dari Bank Indonesia.

Hal senada disampaikan perwakilan Gapoktan Desa Ampukung, Rahmani, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme para petani.

“Kami senang dan bangga. Ini pengalaman baru, dan kami yakin bisa dua kali tanam dalam setahun di lahan rawa lebak,” ujarnya. (tri)

Buka Musda DPD REI, Wagub Kalsel Dorong Percepatan Realisasi Program 3 Juta Rumah 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, atas nama Pemerintah Provinsi, mendorong para pengembang perumahan di Banua, memperluas pengadaan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bersubsidi dan mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah di Kalsel yang ditargetkan 10.000 unit tahun ini.

Hal ini disampaikan Wagub Hasnuryadi didampingi istri, Wakil Ketua TP PKK drg Ellyana Trisya Hasnuryadi mewakili Gubernur Kalsel H Muhidin saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke XII DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kalsel di Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (06/05/2025).

Program 3 juta rumah ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, dan mengurangi ketimpangan sosial dengan memberikan akses terhadap perumahan layak huni kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Disebutkan, rumah.bukan sekedar bangunan fisik, tapi tempat membina keluarga. Penyediaan rumah yang terjangkau dan berkualitas jadi tanggung jawab bersama.

Selanjutnya para developer diminta terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan mitra kerja lainnya dalam mewujudkan perumahan yang hijau dan berkelanjutan.

Wagub Hasnuryadi berharap, momentum Musda ke XII REI Kalsel ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergitas di kalangan pengembang dalam menjawab tuntutan perumahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD REI Kalsel Ahyat Sarbini mengatakan, pihaknya mendukung penuh program 3 juta rumah yang digelorakan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

REI juga mendukung segala kebijakan Pemerintah Provinsi Kalsel terkait upaya pengembangan perumahan.

Turut hadir, Sekjen DPP REI, Raymond Affandi dan Wakil Ketua DPP REI, Rahmad Yadi, Pj Walikota Banjarbaru Subhan Noor Yaumil, Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera, Muhammad Nauval Ammari, unsur Kadin Kalsel, PLN, OJK, Perbankan, dan mitra kerja lainnya.

Di kesempatan yang sama, Sekjen DPP REI, Raymond Affandi mewakili Ketum DPP REI Joko Suranto, juga menyatakan komitmen pihaknya dalam mendukung program pemerintah 3 juta rumah, kendati hal ini bukan hal mudah diwujudkan.

“Silahkan teman-teman di daerah bangun rumah sebanyak-banyaknya,” ujar Raymond.

Disampaikan juga kepada para pengembang, agar apa yang mereka lakukan tidak menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat selaku pembeli, pemerintah daerah maupun Tapera.

Adapun, Ketua panitia pelaksana Musda ke XII REI Kalsel, Budi Harto dalam laporannya menyebutkan, Musda XII DPD REI Kalsel berlangsung tanggal 5 – 6 Mei 2025, mengangkat tema “REI Bekerja Bersama Merangkul Semua Mewujudkan Program 3 Juta Rumah”.

Diharapkan ada pencerahan pada forum diskusi nanti bagi para pengembang di Banua Kalsel untuk percepatan pengembangan perumahan kedepan. Agenda lain Musda adalah adakah pemilihan ketua dan kepengurusan baru DPD REI Kalsel. (tri)

AC Milan vs Genoa, Rossoneri Menang Dengan Skor 2-1

0
AC Milan vs Genoa, Rossoneri Menang Dengan Skor 2-1
Pemain AC Milan/REUTERS/Claudia Greco

Link, Jakarta – Laga AC Milan vs Genoa dalam laga pekan ke-35 Serie A 2024/2025 di Stadion Luigi Ferarris Selasa (6/5/2025) dini hari WIB berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Rossoneri.

Kemenangan ini menjaga peluang Milan untuk finis di tujuh besar klasemen. Mereka kini terpaut enam poin dengan tiga pertandingan tersisa.

Meskipun sempat kesulitan di awal pertandingan, pasukan Sergio Conceicao tampil lebih dominan di babak kedua. Dua gol cepat dalam dua menit menjadi kunci kebangkitan Milan.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di laga tandang untuk Milan. Sebaliknya, Genoa menelan kekalahan ketiga secara berturut-turut dan semakin jauh dari target finis sepuluh besar.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan di Stadio Luigi Ferraris berlangsung sengit sejak menit awal. Genoa tampil agresif dan menciptakan peluang emas lebih dahulu.

Brooke Norton-Cuffy nyaris membuka keunggulan, tapi Mike Maignan sigap mengamankan bola. Tak lama kemudian, Maignan kembali tampil gemilang menggagalkan peluang Junior Messias dari jarak dekat.

Milan mulai menemukan ritme pada pertengahan babak pertama. Theo Hernandez menguji kiper Genoa, Nicola Leali, lewat tembakan jarak jauh yang berhasil ditepis.

Di babak kedua, hujan deras membuat lapangan licin dan permainan semakin menantang. Genoa memecah kebuntuan lewat Vitinha, yang mencetak gol indah dengan sentuhan pertama usai masuk sebagai pengganti.

Namun, Milan terkenal tangguh saat tertinggal, dan hal itu kembali terbukti. Rafael Leao menyamakan skor lewat tembakan yang membentur pemain lawan dan mengecoh kiper.

Beberapa detik berselang, Milan menyegel kemenangan melalui gol bunuh diri Morten Frendrup. Kemenangan ini menjaga asa Milan untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Susunan Pemain

Genoa: Nicola Leali; Stefano Sabelli, Koni De Winter, Johan Vasquez, Aaron Martin; Patrizio Masini, Morten Frendrup; Brooke Norton-Cuffy, Morten Thorsby, Junior Messias; Andrea Pinamonti.

Pelatih: Patrick Vieira

AC Milan: Mike Maignan; Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Alex Jimenez, Youssouf Fofana, Ruben Loftus-Cheek, Theo Hernandez; Christian Pulisic, Tijjani Reijnders; Luka Jovic.

Pelatih: Sergio Conceicao

Brentford Bekuk Manchester United Dengan Skor 4-3

0
Brentford Bekuk Manchester United Dengan Skor 4-3
Laga Premier League antara Brentford vs Manchester United, Minggu (4/5/2025). (c) PA via AP Photo/John Walton

Link, Jakarta – Brentford bekuk Manchester United dengan skor 4-3 dalam laga pekan 35 Premier League 2024/2025 yang digelar di Gtech Community Stadium, Minggu (4/5/2025) malam WIB.

Dengan hasil ini, MU masih tertahan di peringkat 15 klasemen dengan perolehan poin 39. Sementara itu, Brentford naik ke peringkat sembilan klasemen dengan poin 52.

Jalannya Pertandingan

Pada laga ini, Ruben Amorim melakukan sejumlah rotasi demi menghadapi laga leg kedua semifinal Liga Europa tengah pekan nanti. Pemain muda Chido Obi diplot sebagai ujung tombak.

Laga baru berjalan tiga menit, MU sudah mampu membuka keunggulan lewat gol Mount meneruskan assist Garnacho.

Brentford baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-27. aksi Mikkel Damsgaard sukses membobol gawang Altay Bayindir. Gol ini akhirnya dianggap sebagai bunuh diri Shaw.

Menit ke-33, Brentford mampu berbalik memimpin lewat aksi Schade meneruskan assist Christian Norgaard. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Brentford masih bermain lebih agresif dibanding tim tamu. Tuan rumah pun sukses mencetak dua gol dalam rentang empat menit, masing-masing lewat aksi Schade (70′) dan Wissa (74′).

Menit ke-82, Garnacho sukses membobobol gawang Mark Flekken memanfaatkan assist Christian Eriksen. Di masa injury time, Diallo kembali memperkecil ketinggalan MU menjadi 3-4.

Sayangnya, momentum ini gagal membuat MU terhindar dari kekalahan ke-16 mereka musim ini.

Susunan Pemain

Brentford: Mark Flekken; Keane Lewis-Potter, Sepp van den Berg, Nathan Collins, Michael Kayode; Yehor Yarmoliuk, Christian Norgaard; Kevin Schade, Mikkel Damsgaard, Bryan Mbeumo; Yoane Wissa.

Pelatih: Thomas Frank.

Manchester United: Altay Bayindir; Luke Shaw, Matthijs de Ligt, Tyler Fredricson; Harry Amass, Kobbie Mainoo, Manuel Ugarte, Patrick Dorgu; Alejandro Garnacho, Mason Mount; Chido Obi.

Pelatih: Ruben Amorim.

Jelang Iduladha 1446 Hijriah, Pemprov Kalsel Monitoring Ketersediaan Hewan Kurban 

0

Link, Banjarbaru – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring ketersediaan hewan kurban di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, yang meminta Disbunnak beserta jajarannya melakukan pemantauan menyeluruh guna memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi kebutuhan hewan kurban tahun ini.

Kepala Disbunnak Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, turun langsung memimpin Tim Pengawasan Hewan Kurban Terpadu bekerja sama dengan Dinas yang membidangi Peternakan dan Kesehatan Hewan di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan monitoring ini dikoordinir oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Provinsi.

Suparmi menyatakan bahwa ketersediaan hewan kurban tahun 2025 mencapai 25.752 ekor, melebihi estimasi kebutuhan sebanyak 16.500 ekor.

“Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan bahwa ketersediaan hewan kurban tahun ini aman dan bahkan mengalami peningkatan 18,17% dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan siap memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Selasa (6/5/2025).

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, jumlah hewan kurban yang tersedia tercatat sebanyak 21.791 ekor, dengan realisasi pemotongan mencapai 14.486 ekor.

Selain memastikan ketersediaan, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan dan keamanan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan secara ketat sebelum dan sesudah pemotongan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan daging yang dihasilkan memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Kami mengerahkan sekitar 340 petugas pengawas dari berbagai unsur, termasuk Disbunnak Provinsi, Dinas Kabupaten/Kota, UPT Kementerian Pertanian, serta PDHI Cabang Kalsel. Mereka akan bekerja memastikan semua hewan kurban memenuhi standar kesehatan dan bebas dari Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS),” tambah Suparmi.

Dengan pengawasan terpadu dan koordinasi lintas instansi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan sehat.

“Masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir. Pemerintah daerah telah memastikan kecukupan hewan kurban dan jaminan keamanan pangan hewani bagi seluruh masyarakat,” tutup Suparmi. (tri)

Diskominfo Kalsel Beri Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Untuk Kader Posyandu

0
diskominfo kalsel beri pelatihan untuk kader posyandu

Link, Martapura- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial untuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu, di Kantor Desa Pasar Jati, Kabupaten Banjar.

Posyandu Jati II yang memiliki 12 kader Posyandu menjadi salah satu sasaran pengembangan sumber daya manusia demi peningkatan kapasitas kader posyandu khususnya di wilayah Kabupaten Banjar yang menjadi salah satu lokasi khusus Posyandu New Era.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Kalsel, Chairun Ni’mah menyatakan bahwa pihaknya bersinergi dengan TP Posyandu Provinsi Kalsel melaksanakan kegiatan edukasi berupa berbagai pelatihan, salah satunya Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Untuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu.

“Harapannya kader Posyandu Jati II dapat mengelola satu akun media sosial resmi. Pada pelatihan kali ini akan diajarkan bagaimana menggunakan media sosial terkhusus Instagram,” ucapnya, Banjar, Selasa (6/5/2025).

Sejalan dengan itu, Kepala Desa Pasar Jati, Qozwini, menyampaikan bahwa Posyandu di Desa Pasar Jati telah dikunjungi oleh berbagai macam dinas dari pemerintahan. Kali ini, Ia bersyukur karena berkesempatan untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Media Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Provinsi.

“Saya harap materi hari ini bisa diserap oleh para kader dan diterapkan ilmunya terkait penggunaan media sosial di lingkup Posyandu. Di zaman sekarang, apa yang dikerjakan dan apa yang diselenggarakan, perlu adanya dokumentasi sehingga dapat dilihat oleh khalayak luas melalui media sosial,” ungkapnya.

Senada, Kader Posyandu Jati II Umi Hani dan Asmahani juga memberikan kesannya setelah mengikuti Pelatihan Pengelolaan Media Sosial.

“Pelatihan hari ini sangat bermanfaat untuk Posyandu Jati II, semoga bisa menjadi lebih baik dan lebih solid,” ujarnya.

Di hari yang sama, Diskominfo Provinsi Kalsel juga menyelenggarakan pelatihan di tempat berbeda, yaitu Posyandu Jambu Burung (Desa Jambu Burung) Kabupaten Banjar.

“Sebelumnya, kami dari Perangkat Desa Jambu Burung mengucapkan terima kasih banyak atas kedatangannya kepada Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan pendampingan kepada kader kami khususnya pada Posyandu di Desa Jambu Burung. Harapan kedepannya, kita sama-sama membangun posyandu yang bisa melayani masyarakat setempat. Agar nantinya terjaga kesehatan, ketertiban, dan yang lainnya khususnya di Desa Jambu Burung,” ujar Muhammad Sa’id. (tri)

Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

0
Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (6/5/2025) Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik

Link, Jakarta – Di tengah ketidakpastian global yang sangat menantang, ekonomi Indonesia pada triwulan I 2025 tetap tumbuh resilien 4,87% (yoy). Konsumsi rumah tangga tetap terjaga ditopang oleh berbagai insentif dari APBN dan terjangkaunya harga pangan. Dari sisi Belanja, APBN mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pada masa transisi pemerintahan baru.

“Di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang cukup resilien. Optimisme terus dijaga, didukung komitmen Pemerintah dengan memastikan APBN bekerja optimal dalam melindungi masyarakat, termasuk memastikan ekonomi tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Menkeu memaparkan, berdasarkan komponen pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89%, didukung meningkatnya mobilitas masyarakat seiring libur tahun baru serta pergeseran libur Ramadan dan Idulfitri ke triwulan I. Daya beli masyarakat yang tetap terjaga didukung berbagai insentif Pemerintah melalui pemberian THR dan berbagai stimulus fiskal, seperti diskon tarif listrik dan tarif tol, PPN DTP properti, serta PPh 21 DTP sektor padat karya.

Pemerintah juga berhasil menjaga harga pangan yang terjangkau melalui optimalisasi peran Bulog dalam stabilitasi harga. Investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto) tumbuh terbatas di 2,12%, terutama dipengaruhi investasi bangunan yang tumbuh melambat sebagaimana tercermin pada kinerja sektor konstruksi yang tumbuh terbatas.

Di samping itu, investasi mesin nonkendaraan juga melambat. Konsumsi Pemerintah terkontraksi 1,38% karena high base effect belanja di triwulan I 2024 yang tinggi bersama dengan pelaksanaan pemilu dan belanja bansos yang dipercepat untuk mitigasi dampak Elnino. Namun demikian, belanja Pemerintah meningkat cepat di akhir triwulan I di tengah masa transisi pemerintahan. Ekspor tumbuh stabil 6,78%, ditopang ekspor komoditas sawit (HS15) dan besi baja (HS72) yang tumbuh masing-masing 36,0% dan 6,6%.

Dari sisi produksi, sektor Pertanian tumbuh sangat signifikan 10,52% didukung peningkatan produksi padi pada panen raya dan permintaan bahan pangan pada momen Ramadan. Peningkatan produktivitas didukung oleh distribusi pupuk bersubsidi yang semakin baik. Pada periode Januari-Februari 2025, produksi beras nasional meningkat lebih dari 60% (yoy) dengan stok beras di Bulog mencapai 2,5 juta ton. Data Rice Outlook April 2025 menunjukkan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024/2025 menjadi yang tertinggi di ASEAN. Produksi diperkirakan mencapai 34,6 juta ton atau tumbuh 4,8% (yoy). Industri pengolahan yang berkontribusi 19,3% terhadap perekonomian tumbuh risilien 4,55% ditopang oleh aktivitas hilirisasi. Sektor perdagangan yang berkontribusi 13,2%, mampu tumbuh 5,03%. Sektor transportasi dan pergudangan serta akomodasi dan makan minum masing-masing tumbuh 9,01%, dan 5,75%, mengindikasikan mobilitas dan daya beli masyarakat yang kuat. Hal tersebut didukung oleh pemberian PPN DTP untuk tiket pesawat dan diskon tarif tol. Di sisi lain, sektor pengadaan listrik tumbuh 5,11% didukung oleh diskon harga listrik.

Sektor pertambangan mengalami kontraksi seiring dengan penurunan harga komoditas global yang disebabkan oleh turunnya permintaan. Di sisi lain, hilirisasi masih terus berlanjut dan mendukung pertumbuhan sektor industri pengolahan. Sektor konstruksi tumbuh terbatas 2,18% dipengaruhi oleh sentimen wait and see investor. Sektor jasa informasi dan komunikasi tumbuh hingga 7,72%, dengan transformasi digital dan adopsi Artificial Intelligent (AI) di berbagai sektor yang semakin kuat. Perkembangan tersebut meningkatkan traffic data dan mendorong pembangunan pusat data. Jasa pendidikan dan kesehatan tumbuh kuat masing-masing 5,03% dan 5,78%. Pertumbuhan kedua sektor ini didukung oleh belanja negara di sektor pendidikan yang meliputi Tunjangan Penghasilan Guru (TPG), realisasi pembayaran program Indonesia Pintar (PIP), dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK). Sementara itu, di sektor kesehatan pemerintah juga meluncurkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Di tengah tantangan yang dihadapi, aktivitas ekonomi tetap memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Angka pengangguran turun dari 4,82% di tahun 2024 menjadi 4,76% tahun ini. Penciptaan lapangan kerja di tahun 2025 mencapai 3,59 juta orang, meningkat dari sebelumnya yang sebesar 3,55 juta orang di tahun 2024. Perkembangan di pasar tenaga kerja turut memperkuat daya beli masyarakat ke depan sebagai penopang utama bagi aktivitas ekonomi.

Ke depan, dinamika perekonomian global masih sangat menantang dan tidak mudah. Diperlukan pemantauan secara berkala dan upaya mitigasi dampak ketidakpastian, antara lain melalui deregulasi, pembentukan satgas ketenagakerjaan, serta strategi memitigasi risiko untuk menjaga stabilitas ekonomi, serta melindungi dunia usaha dan menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, Pemerintah secara dini juga telah melakukan negosiasi bilateral dan mendorong kerja sama di berbagai forum multilateral untuk bersama-sama mengatasi tantangan geopolitik global. Hal ini telah diinisiasi antara lain dalam kesempatan Spring Meeting dan Pertemuan G20 pada April lalu serta Sidang Tahunan ADB serta Pertemuan ASEAN+3 Finance Ministers’ and Central Bank Governors’ Meeting pada Awal Mei 2025. Pemetaan produk unggulan untuk pasar ASEAN+3, Uni Eropa, dan BRICS juga dilakukan untuk membuka pasar ekspor baru.

Dari sisi internal, tantangan global ini menjadi momentum bagi Pemerintah melalui semua K/L untuk semakin koordinatif dan suportif, bersama-sama melakuan deregulasi mengatasi hambatan dalam perdagangan dan investasi terutama dari global. Termasuk kolaborasi mendorong kinerja dan membuka peluang pasar untuk sektor-sektor yang bernilai tambah lebih tinggi dan potensial bagi penguatan posisi Indonesia dalam global value chain.

Realisasi penyerapan, menyesuaikan dengan rekonstruksi pada Belanja Negara yang lebih produktif, akan semakin dipercepat. Implementasi program prioritas bernilai tambah lebih tinggi seperti makan bergizi gratis (MBG) terus diperluas cakupannya. Demikian halnya dengan dukungan untuk sektor perumahan melalui insentif perpajakan, termasuk dengan perluasan target perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi lebih tinggi dari sebelumnya 220 ribu.

sumber : infopublik.id

Gubernur Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Seluruh Banua

0
Gubernur Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Seluruh Banua

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di seluruh wilayah Banua.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan yang dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi antara Gubernur Kalimantan Selatan dengan para Kepala Satuan Pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Kalsel yang berlangsung di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, pada Senin siang (5/5/2025) sore.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, menyampaikan bahwa Gubernur Kalsel, H. Muhidin sangat ingin bertemu langsung dengan para kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik se-Kalsel untuk menyampaikan arah dan kebijakan pendidikan yang sejalan dengan visi-misi pemerintah Provinsi kalsel.

Namun, karena pada saat yang sama Gubernur harus menghadiri agenda pelepasan keberangkatan jemaah haji di Embarkasi Haji Banjarmasin, maka beliau tidak dapat hadir secara langsung.

“Bapak Gubernur menitipkan pesan penting bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan Banua. Beliau sangat ingin berdialog langsung dengan para guru, karena ada banyak hal strategis yang ingin disampaikan terkait peningkatan mutu, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan peran guru dalam mencerdaskan generasi penerus.” ujar Syarifuddin.

Salah satu langkah konkret yang sedang dilakukan Pemprov Kalsel saat ini adalah mengumpulkan data lengkap dari seluruh sekolah, mulai dari kondisi fasilitas, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga tantangan yang dihadapi masing-masing satuan pendidikan.

“Hari ini kita fokus memetakan kondisi nyata di lapangan. Karena setiap sekolah punya tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Dengan data yang akurat, kita bisa merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Pemprov Kalsel juga menaruh perhatian khusus terhadap akses menuju sekolah, terutama bagi anak-anak di wilayah terpencil atau yang menghadapi hambatan fisik dan ekonomi.

“Kita ingin anak-anak Kalsel tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syarifuddin menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Kalsel tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak: guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat luas.

“Harapan kita bersama adalah menciptakan sistem pendidikan di Kalimantan Selatan yang lebih inklusif, adaptif, dan bermutu tinggi. Inilah pesan utama Bapak Gubernur yang ingin beliau sampaikan langsung kepada seluruh guru di Banua,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Hadeli Rosyaidi memaparkan rencana inovatif Pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendukung pendidikan inklusif, yakni melalui penyediaan bus sekolah khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Bus-bus ini akan didistribusikan ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan guna memudahkan akses pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas.

“Pemerintah Provinsi sangat berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. Untuk teknis pelaksanaan, distribusi, serta operasional bus sekolah tersebut akan dibahas secara lebih mendalam dalam pertemuan khusus yang akan dijadwalkan kemudian,” jelas Hadeli.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Rakor seperti ini diharapkan dapat digelar secara berkala untuk memastikan kesinambungan koordinasi, evaluasi program, serta penyampaian kebijakan dari pemerintah provinsi ke satuan pendidikan di lapangan.

“Sinergi antara pemerintah dan sekolah harus terus diperkuat. Karena pendidikan adalah pondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang akan membawa Banua ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan rakor ini dihadiri oleh Kabid GTK (Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan) Dinas Pendidikan Kalsel, Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), Kepala SMA, SMK, SLB negeri dan swasta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, dan berlangsung dengan penuh antusiasme serta semangat kolaborasi. (tri)

Pekan Literasi Kalsel 2025 Resmi Dibuka Ketua TP PKK

0

Link, Banjarmasin – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi membuka Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia. Kegiatan ini berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Palnam, Banjarmasin, pada Senin pagi (5/5/2025).

Pekan Literasi yang akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 5 hingga 8 Mei 2025, merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kalsel.

Rangkaian kegiatan yang disajikan meliputi Bedah Buku, Bazar Buku, Nonton Film Bareng, hingga Lomba Mewarnai untuk anak-anak. Kegiatan ini dirancang untuk menjangkau pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum sebagai upaya bersama dalam menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di Banua.

Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah yang juga sebagai Bunda Literasi Kalimantan Selatan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama berbagai pihak dalam mewujudkan kegiatan ini. Istri Gubernur Kalsel ini juga menekankan pentingnya menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Mari jadikan momentum ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya membaca dan literasi. Jadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, saya juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung gerakan literasi di Banua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Fathul Jannah juga memberikan apresiasi khusus kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan atas dukungan konkret dalam penyelenggaraan acara ini. Ia mengapresiasi kehadiran Perpustakaan BI yang dibuka untuk masyarakat umum sebagai kontribusi nyata dunia perbankan dalam mendukung literasi di Banua.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Bapak Fadjar Majardi, yang turut mendukung kegiatan ini, termasuk dengan membuka akses perpustakaan di kantor BI bagi masyarakat umum. Ini adalah langkah positif yang memperkuat ekosistem literasi di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Menurutnya, literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga tentang memahami, menganalisis, hingga membentuk karakter. Oleh sebab itu, penguatan literasi harus dimulai sejak dini: dari lingkungan keluarga, diperkuat di sekolah, dan didukung oleh lembaga serta dunia usaha.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Adthia Hailina, SE., ME., menyampaikan rasa syukurnya bahwa kegiatan ini tetap dapat terlaksana meskipun tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Meski pun di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kita tidak boleh berkecil hati. Karena setiap ada kemauan, pasti ada jalan menuju Roma. Buktinya kegiatan hari ini bisa terlaksana dengan begitu megah. Pekan Literasi Kalimantan Selatan ini berhasil kita wujudkan berkat kerjasama luar biasa antara Dinas Perpustakaan dengan Bank Indonesia, Bank Kalsel, dan Gramedia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Fadjar Majardi, menyambut baik antusiasme masyarakat dan menyampaikan bahwa pihaknya turut membuka akses perpustakaan BI untuk umum sebagai bagian dari komitmen mencerdaskan bangsa.

“Alhamdulillah, kami juga memiliki perpustakaan untuk umum. Jadi silakan bagi masyarakat untuk datang, berkunjung, dan membaca di sana. Perpustakaan ini kami hadirkan sebagai ruang belajar untuk menambah wawasan serta meningkatkan kemampuan literasi masyarakat,” ujarnya.

Pekan Literasi ini juga diharapkan menjadi ruang interaksi kreatif antara masyarakat dengan dunia literasi. Kegiatan Bedah Buku menghadirkan penulis nasional dan pegiat literasi lokal yang membahas berbagai tema inspiratif. Bazar Buku menyajikan puluhan penerbit dan toko buku dengan koleksi menarik dan harga terjangkau. Sementara Nonton Film Bareng dan Lomba Mewarnai menjadi wahana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian literasi, Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2025 diharapkan menjadi langkah strategis menuju masyarakat yang lebih cerdas, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan zaman. (tri)

BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I

0
BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I

Link, Banjarbaru – Pemprov Kalsel melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) menggelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I Angkatan II dan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I Tahun 2025 di Aula BPSDMD Kampus I Kalsel, Senin (5/5/2025).

Pelatihan ini digelar untuk memberikan pemahaman teknis terkait aturan dalam melaksanakan pengadaan Barang Jasa Pemerintah mulai dari membuat SOP, Rencana Pengadaan, Jadwal Pengadaan dan Dokumen Pengadaan, mampu melaksanakan pemilihan penyedia secara tepat serta menghindari kekeliruan dalam pelaksanaan pengadaan Barang Jasa, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar

sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan ASN dalam menghadapi bencana.

Plt Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan menyambut baik diadakannya pelatihan ini.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan semakin memahami dan memiliki keahlian, keterampilan

sebagai pengguna/kuasa pengguna barang/jasa atau panitia/pejabat pengadaan untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika dalam menyusun, mempersiapkan/ merencanakan, melaksanakan

dan mengevaluasi proses pengadaan barang/ jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Setelah mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi ini, diharapkan Sulkan juga dapat memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan terkait tugas-tugas pengadaan barang dan jasa, dengan baik dan benar.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, yang dipusatkan di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, masing-masing angkatan berjumlah 30 ASN di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan. Dimana, untuk Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I Angkatan II, dilaksanakan mulai tanggal 5 – 22 Mei, dan untuk Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I Tahun berlangsung mulai 5 – 9 Mei 2025.

Sementara itu untuk tenaga pengajar pelatihan, dari fasilitator PBJ LKPP RI dan PBJ Provinsi Kalsel, serta dari sejumlah instansi dan widyaswara di Kalsel.

Hadir pula dalam upacara pembukaan pelatihan ini, Ketua Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia Provinsi Kalsel, dan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Provinsi Kalsel. (tri)