Beranda blog Halaman 270

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Program Koperasi Desa Merah Putih

0

Link, Banjarbaru- Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Diskop Kalsel), Gusti Yanuar Noor Rifai, menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan masyarakat melalui koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, dengan Koperasi Desa Merah Putih.

‎“Kita melihat arahan Bapak Presiden yang ingin membangkitkan ekonomi rakyat melalui koperasi, sejalan dengan cita-cita beliau yang merupakan kelanjutan dari perjuangan mendiang Bapak Sumitro, seorang pejuang ekonomi kerakyatan,” ujar Yanuar saat menutup dua pelatihan perkoperasian di Balai Pelatihan Koperasi Kalsel di Banjarbaru, Jumat (9/5/2025).

‎Dua pelatihan tersebut yakni, Pelatihan Perkoperasian Syariah dan Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban dan Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi, masing-masing pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari koperasi binaan Dinaskop Kabupaten/Kota se-Kalsel, dilaksanakan sejak tanggal 6–9 Mei 2025.

‎Yanuar juga mengungkapkan bahwa program nasional yang tengah dipersiapkan adalah pendirian Koperasi Merah Putih di 80.000 desa dan kelurahan seluruh Indonesia, program ini akan dikelola oleh pemerintah pusat dengan melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda di desa, sebagai pengurus koperasi.

‎“Koperasi Merah Putih ini akan menjadi wadah usaha terpadu di desa, mencakup semua jenis usaha mulai dari konsumen, produsen, hingga pemasaran, misalnya, jika nama desa ‘Makmur’, maka koperasinya akan bernama Koperasi Merah Putih Desa Makmur, dan akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

‎Yanuar kemudian menyinggung pentingnya pemahaman tata kelola koperasi yang baik, pembiayaan yang tepat, serta landasan hukum, seperti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

‎Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat fondasi koperasi di Kalsel.

‎“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat siap menyambut kebijakan ini, melalui pelatihan dan edukasi koperasi berbasis syariah dan kekeluargaan, kita bangun ekonomi yang inklusif dan mandiri,” tegas Yanuar.

‎Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Koperasi, Lanang Budi Wibowo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat, modern, dan sesuai dengan prinsip syariah.

‎“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta mampu mengelola koperasi secara profesional dan transparan, serta memahami pentingnya akuntabilitas melalui penyusunan laporan pertanggungjawaban yang baik,” ujarnya. (tri)

Sinopsis Film Mosul, Kisah Pasukan SWAT Melawan Teroris

0

Film Mosul disutradarai dan ditulis oleh Matthew Michael Carnahan, film ini diangkat dari peristiwa nyata Battle of Mosul yang terjadi pada 2016.

Dalam pertempuran tersebut, pasukan pemerintah Irak bersama koalisi internasional berhasil merebut kembali kota Mosul dari tangan kelompok teroris ISIS yang telah menguasainya sejak Juni 2014.

Menurut ulasan Rotten Tomatoes, film ini mendapat peringkat persetujuan 84% berdasarkan 32 ulasan, dengan peringkat rata-rata 7,30/10.

Sinopsis Film Mosul

Kisah Mosul dimulai saat tiga polisi Irak menangkap penyelundup narkoba yang berafiliasi dengan ISIS. Mereka tiba-tiba diserang dan terjebak di dalam sebuah kafe. Dalam baku tembak itu, seorang polisi muda bernama Kawa yang baru berusia 21 tahun harus kehilangan pamannya.

Saat situasi semakin genting, datang Pasukan SWAT Nineveh yang dipimpin Mayor Jasem. Tim ini terdiri dari warga asli Mosul yang keluarganya tewas akibat kebrutalan ISIS. Mereka menyelamatkan Kawa dan menawarkan kesempatan untuk bergabung karena ia telah kehilangan anggota keluarga. Kawa pun menerima tawaran tersebut, sementara rekannya, Jameel, membawa jenazah paman Kawa untuk dimakamkan.

Namun Kawa merasa ada yang janggal. Ia berkali-kali menanyakan tujuan misi pasukan ini, tetapi tak satu pun anggota menjawab. Ketegangan memuncak saat mereka mengetahui Jameel ternyata mengkhianati mereka dengan membocorkan lokasi SWAT kepada ISIS. Akibatnya, salah satu anggota SWAT, Tomahawk, tewas akibat serangan bom. Kawa kemudian diberi kapak milik Tomahawk sebagai simbol kepercayaan.

Dalam perjalanan, pasukan SWAT kembali diserang. Hooka, salah satu anggota, tewas akibat tembakan dari atap. Mereka juga harus menghadapi drone berisi bahan peledak yang hampir menghancurkan kendaraan mereka, sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kolonel Isfahani dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), kelompok milisi yang dibantu Iran.

Konflik memanas saat mereka menemukan Jameel ditahan oleh PMF. Ia mengaku diancam ISIS untuk membocorkan informasi karena keselamatan cucunya di Michigan dipertaruhkan. Guna mencegah pertikaian antar kelompok, Kawa akhirnya membunuh Jameel dengan kapak yang diberikan padanya.

Pasukan melanjutkan misi hingga mencapai markas ISIS. Pertempuran sengit terjadi dan banyak korban berjatuhan, termasuk Mayor Jasem yang tewas terkena ranjau saat membersihkan puing. Kematian sang komandan membuat tim kehilangan arah, namun Kawa berhasil membangkitkan semangat mereka kembali.

Dipimpin oleh Waleed, mereka mendobrak masuk ke apartemen tempat istri dan anak Waleed disekap untuk dijadikan istri paksa oleh anggota ISIS. Ia akhirnya berhasil membunuh penculik dan menyelamatkan keluarganya. (tri)

Perlindungan Kesehatan Jemaah Haji Khusus Diperketat

0
jemaah haji khusus
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan

Link, Jakarta – Pemerintah memperketat layanan ibadah bagi Jemaah Haji Khusus tahun ini. Penekanan utama diberikan pada aspek perlindungan kesehatan Jemaah haji khusus, mulai dari kesiapan rumah sakit rujukan hingga penyediaan asuransi yang bukan sekadar formalitas.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nugraha Stiawan, dalam konferensi pers operasional haji hari ke-9 di Jakarta, Jumat (9/5/2025), menyampaikan bahwa jemaah haji khusus kerap kali merupakan lansia atau mereka yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, pelayanan terhadap mereka harus didasari oleh kesiapan menyeluruh, bukan sekadar urusan teknis perjalanan.

“Salah satu kewajiban Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang kami tekankan adalah kerja sama resmi dengan rumah sakit di Arab Saudi. Kami masih menemukan kasus jemaah bingung saat jatuh sakit karena tidak ada rujukan jelas, tidak ada dokter pendamping, dan asuransi belum bisa langsung digunakan,” tegas Nugraha.

Ia menambahkan, setiap Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) harus memiliki skenario penanganan darurat yang konkret dan dapat diakses setiap saat. Ini termasuk kejelasan rumah sakit rujukan, keberadaan dokter yang selalu siaga, dan sistem komunikasi darurat yang aktif.

Dalam upaya memperkuat perlindungan, Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus kini tengah merumuskan standar minimal asuransi yang wajib dimiliki setiap PIHK. “Asuransi bukan sekadar lampiran dokumen. Ini harus menjadi instrumen perlindungan nyata bagi jemaah selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Kementerian Agama juga mencatat kemajuan penting dengan terselenggaranya Orientasi Perdana Petugas Haji Khusus, yang diikuti oleh petugas dari 156 pemegang bendera PIHK. Kegiatan ini bertujuan membekali petugas dengan keterampilan teknis, kesiapsiagaan darurat, serta kemampuan koordinasi lintas lembaga.

Kegiatan orientasi ini menggandeng Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia. Nugraha menekankan bahwa semua petugas, walau berasal dari instansi berbeda, harus bekerja sebagai satu tim demi pelayanan terbaik kepada jemaah.

Sebagai informasi, kloter pertama jemaah haji khusus akan diberangkatkan pada 13 Mei 2025. Dari total kuota haji Indonesia, sebanyak 8 persen atau 17.680 jemaah adalah jemaah haji khusus.

Mengakhiri keterangannya, Nugraha mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji bukan sekadar bisnis perjalanan, melainkan amanah dan ibadah. “Pastikan setiap jemaah kembali dengan hati tenang, tubuh sehat, dan jiwa bersih. Karena melayani jemaah adalah bagian dari ibadah itu sendiri,” pungkasnya. (spy)

Uji Klinik Vaksin TBC M72, Indonesia Partisipan Lintas Negara

0
Uji klinik
Uji Klinik Global Vaksin TBC M72 Masuki Tahap Kunci, Indonesia Libatkan 2.095 Partisipan.

Link, Jakarta – Uji klinik fase 3 vaksin Tuberkulosis (TBC) M72 kini memasuki tahap krusial dalam proses pengembangan vaksin. Yakni proses rekrutmen partisipan dari kelompok usia remaja dan dewasa untuk berpartisipasi dalam studi global yang juga dilaksanakan di Afrika Selatan, Kenya, Zambia, dan Malawi.

Dalam keterangan resminya, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan sebanyak 2.095 partisipan uji klinik sudah direkrut.

“Uji klinik ini untuk memastikan keamanan, efektivitas, serta mengidentifikasi potensi efek samping sebelum digunakan oleh masyarakat,” kata Aji, Kamis (8/5/2025).

Uji klinik ini bertujuan mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin M72 dalam mencegah TBC paru pada individu dewasa dengan infeksi TB laten yang tidak terinfeksi HIV. Kandidat vaksin ini telah dikembangkan sejak awal tahun 2000 dan menunjukkan profil keamanan yang baik dalam studi sebelumnya.

Di Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan di berbagai institusi medis terkemuka, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), RS Universitas Indonesia (RSUI), RSUP Persahabatan, RS Islam Cempaka Putih di Jakarta, serta Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK UNPAD) di Bandung.

Pelaksanaannya dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.

Total partisipan uji klinik fase 3 ini berjumlah 20.081 orang dari lima negara. Afrika Selatan menjadi kontributor terbesar dengan 13.071 partisipan, diikuti Kenya (3.579), Indonesia (2.095), Zambia (889), dan Malawi (447).

Hingga saat ini, terdapat sekitar 15 kandidat vaksin TBC yang sedang dikembangkan secara global. Di antaranya, M72 menjadi yang paling maju karena telah mencapai fase 3, yakni tahap terakhir sebelum vaksin dapat digunakan secara luas. Pengembangan vaksin ini didukung oleh Gates Foundation, dan diharapkan seluruh rangkaian uji klinik selesai pada akhir tahun 2028.

Proses dilakukan secara bertahap: dimulai dari uji pra-klinik pada hewan, kemudian fase 1 pada sejumlah kecil partisipan manusia (20–50 orang), fase 2 pada kelompok yang lebih besar (200–300 orang), hingga fase 3 yang melibatkan puluhan ribu partisipan lintas negara.

Fase 3 menjadi fondasi utama dalam proses evaluasi regulator sebelum vaksin mendapatkan izin edar.

Seluruh pelaksanaan uji klinik vaksin M72 di Indonesia diawasi secara ketat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan RI, serta para ahli vaksin TBC nasional dan global.

Keterlibatan Indonesia dalam riset ini mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung upaya global pemberantasan TBC—penyakit menular yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. (spy)

Status dan Hak LPRI Kalsel Dicabut

0
status dan hak
KPU Kalsel umumkan satus dan hak LPRI Kalsel dicabut.

Link, Banjarbaru – Disinyalir tidak netral sebagai lembaga pemantau pemilu saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru di Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel mencabut status dan hak Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI).

KPU Kalsel mengumumkan surat keputusan tentang pencabutan status dan hak LPRI sebagai lembaga pemantau Pemilihan Umum di Pilkada Banjarbaru 2024, pada Jumat (9/5/2025) sekira pukul 12.00 WITA, melalui konferensi pers di kantor KPU Kota Banjarbaru.

Pencabutan itu sendiri berdasarkan Surat keputusan KPU Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 74 Tahun 2025 itu disampaikan langsung Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa.

“Pelanggaran administrasinya atas rekomendasi Bawaslu yaitu LPRI adalah lembaga pemantau bukan lembaga hitung cepat. Terkait gugatan LPRI di Mahkamah Konstitusi yang telah teregister itu kewenangan Mahkamah Konstitusi,” papar Andi Tenri Sompa.

Selanjutnya, kata Andi Tenri Sompa, sejak surat keputusan ini ditetapkan, maka keberadaan DPD LPRI tidak lagi memengaruhi semua tahapan pemilu yang diselenggarakan KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kita akan menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Sejumlah poin yang disampaikan adalah mencabut status dan hak DPD LPRI Kalimantan Selatan sebagai lembaga pemantau Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru di Pilkada 2024. Dilarang menggunakan atribut lembaga lembaga pemantau pemilihan dan melakukan kegiatan yang ada kaitannya dengan pemantauan pemilihan. Keputusan berlaku sejak ditetapkan pada 9 Mei 2025 di Banjarbaru.  (wahyu)

Plafon Kredit Awal Koperasi Merah Putih Rp3 M

0
Koperasi Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Linkalimantan.com – Pembentukan Koperasi Merah Putih berjalan progresif, sejalan dengan terbitnya produk hukum tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan.

“Sejauh ini tercatat sudah 9.835 unit Koperasi Desa/Kelurahan terbentuk di seluruh Indonesia. Sampai tadi sore karena setiap hari berkembang terus,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai mengikuti rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025.

Zulhas menjelaskan bahwa pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memangkas rantai pasok yang panjang antara produsen dan konsumen. Selain itu, Koperasi juga akan berperan penting dalam menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan pemerintah lainnya.

Dalam pelaksanaannya, koperasi-koperasi tersebut akan bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk PT Pos Indonesia, serta berfungsi sebagai agen layanan keuangan seperti BRI Link dan BNI Link.

“Selain memotong rantai pasok, juga akan memotong rentenir-rentenir, pinjol, karena ada BRI di situ, kemudian juga akan menghilangkan tengkulak-tengkulak. Jadi langsung dari pusat seperti pupuk, koperasi langsung kepada rakyat,” ungkap Zulkifli.

Sebagai langkah penguatan implementasi di lapangan, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih yang diketuai oleh Menko Pangan, dengan para wakil dari unsur menteri, serta pelaksana harian.

“Baru saja kami terima, diperkuat lagi dengan Satgas. Satgas Kopdes, Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” kata Zulkifli.

Dalam upaya percepatan ini, pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih dapat resmi diluncurkan dan mulai beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Untuk mendukung operasional koperasi-koperasi ini, pemerintah menyiapkan fasilitas pembiayaan melalui plafon kredit awal sebesar Rp3 miliar.

“Pembiayaannya untuk tahap pertama ini nanti ada plafon ya, bukan bantuan. Bukan bantuan dikasih hilang, tidak, tapi ini plafon Rp3 miliar,” tegas Zulkifli.

Ia menekankan bahwa dana tersebut bukanlah hibah, melainkan kredit usaha yang akan dikelola secara profesional. Nantinya koperasi -koperasi tersebut akan didampingi, dibina, dan diarahkan agar mampu berkembang.

“Dari keuntungannya itulah baru nanti membayar angsuran dari pinjaman dari Himbara itu,” tutur Zulhas.

Melalui langkah konkret ini, pemerintah berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada tengkulak, rentenir, hingga pinjaman daring ilegal. (spy)

Jelang Berangkat, JH Kloter BDJ 03 Diminta Berbangga

0
Kloter BDJ 03
Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal foto bersama usai seremoni pelepasan Jemaah Haji Kloter BDJ 03 di Asrama Haji Banjarmasin.

Link, Banjarbaru – Jemaah Haji Kloter BDJ 03 diingatkan keinginan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, agar pelaksanaan haji tahun ini bersama DPR sesuai dengan tugas dan fungsi DPR mengawasi dari proses awal menentukan biaya penyelenggaraan ibadah haji dan memastikan dengan sistem baru yang sekarang.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal saat melepas jemaah haji kelompok terbang (Kloter) BDJ 03 yang berasal dari Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, Jum’at (09/05/25) di aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

“Jangan berani-berani pergi haji tanpa menggunakan visa ziarah tanpa menggunakan visa haji resmi karena pemerintah Saudi tidak akan mentolerir. Kita punya kesempatan dua, tiga tahun baru bisa berangkat, sekarang bermasalah dengan pemerintah Saudi, 10 tahun kita tidak bisa berangkat karena di dist di imigrasinya disana dan kita tidak bisa masuk,” katanya.

Cucun pun mengingatkan, para Jemaah harus berbangga katanya, karena sebentar lagi, secara zahir sebentar lagi akan naik pesawat, tidur di Madinah dan akan ketemu baitullah, secara zahirnya seperti itu,

“Namun pada hakikatnya bapak dan ibu semuanya sudah dirindukan oleh Allah dan Rasulnya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, ketika tadi talbiyah telah dilantunkan, dan bapak ibu sudah berada dalam bis untuk berangkat malaikat-malaikat Allah sudah menjemput bapak ibu sekalian dengan kalimat yang diperintahkan oleh Allah,  jawablah kalimat talbiyah itu dengan labbaik wa sa`daik.

“Ketika jutaan orang nanti wukuf di arafah hanya ada dua jawaban yang di perintahkan Allah kepada malaikat untuk menjawabnya, jawablah hamba-hambaku itu dengan dua jawaban, satu labbaik wa sa’daik yang kedua ma labbaik wama sa’daik. Kalau dijawab labbaik wa sa’daik insya allah mabrur, maqbul semua ibadahnya,” katanya.

Sebelumnya Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin Muhammad Tambrin, meminta kepada jemaah haji Kloter BDJ 03 untuk mengurangi berbicara dan bermain handphone (HP) selama melaksanakan rangkaian ibadah haji. Karena banyak bicara akan menimbulkan masalah untuk pribadi dan lingkungan, dan tidak memainkan HP pada saat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi serta lebih memperbanyak berdoa.

“Perbaiki niat dalam perjalanan haji ini, karena ini bukan perjalanan biasa tapi perjalanan ke langit, dan ikhlas adalah vitamin paling kuat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Untuk diketahui jemaah haji Kloter BDJ 03 kata Tambrin dari Provinsi Kalimantan Tengah berasal dari Kabupaten Kapuas 279 orang dan Kotawaringin Barat 136, seluruhnya berjumlah 419 dengan 4 Petugas Kloter dan akan dibantu oleh Petugas Haji Daerah (PHD). “Dan akan diterbangkan menggunakan pesawat Airbus 330 Lion Air dengan Nomor Flight LNI 3116 dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada tanggal 09 Mei 2025 pukul 16.00 Wita, dan akan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah pada pukul 23.50 WAS. (spy)

PUPR Kalsel Optimalkan Pengelolaan Air Limbah Domestik

0

Link, Banjarmasin – Optimalkan pemanfaatan dan merencanakan pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) kabupaten/kota untuk akses aman air limbah domestik. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pengelolaan Air Limbah Domestik Provinsi Kalimantan Selatan” di tahun 2025.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, M. Yasin Thoyib mengatakan, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, kontribusi pencemaran air limbah domestik maupun limbah industri mencemari lingkungan semakin meningkat dan berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

”Penanganan air limbah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, penanganan air limbah akan berjalan dengan baik jika masing-masing pihak menjalankan perannya dengan baik,” kata Yasin, Kamis (8/5/2025).

Ia menuturkan, kualitas pencemaran air limbah domestik maupun air limbah industri menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun dan telah mengancam kualitas badan air penerima, seperti air tanah dan sungai yang menjadi sumber air bersih bahkan telah mengancam pasokan air baku bagi PDAM.

”Kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat di perkotaan dan pedesaan. Untuk itu, pemerintah pusat, daerah dan masyarakat harus ikut ambil bagian dalam pengelolaan air limbah sehingga sistemnya akan berjalan dengan sehat dan kualitas hasil pengolahan dapat memenuhi standar kualitas air buangan yang ditetapkan,” ucapnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat mengelola limbahnya dengan turut berperan aktif ikut serta dalam iuran pengolahan air limbah domestik yang masuk dalam septitank bisa diambil melalui truk tangki IPLT dan dibawa ketempat pengolahan tinja terkahir.

”Semoga kedepan permasalahan air limbah bisa kita kurangi secara bertahap kita turunkan pengurangan air limbah domestik dan limbah industri,” pungkasnya. (tri)

Manchester United Melaju ke Final Liga Europa 2024/2025

0
Manchester United Melaju ke Final Liga Europa 2024/2025
Manchester United dalam laga semifinal Liga Europa antara versus Athletic Bilbao, Jumat (9/5/2025). (c) AP Photo/Dave Thompson

Link, Jakarta – Manchester United melaju ke final Liga Europa 2024/2025 usai mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor 4-1 dalam laga leg kedua semifinal yang dihelat di Old Trafford, Jumat (9/5/2025) dini hari WIB.

MU sejatinya sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Mikel Jauregizar. Setan Merah bangkit di babak kedua lewat empat gol yang masing-masing dicetak Mason Mount (dua gol), Casemiro, dan Rasmus Hojlund.

Hasil ini membuat MU berhak lolos ke final dengan kemenangan agregat 7-1 usai menang 3-0 di leg pertama. Di final, MU akan menghadapi sesama tim Inggris, Tottenham.

Jalannya Pertandingan

Laga berlangsung cukup seimbang di awal babak pertama. Belum ada peluang berbahaya yang dihasilkan oleh kedua tim.

Menit ke-23, Patrick Dorgu terjatuh di kotak penalti lawan usai berduel dengan Andoni Gorosabel. Namun, wasit memutuskan tak ada penalti usai meninjau VAR.

Gawang MU yang dikawal Andre Onana akhirnya bobol di menit ke-31. Tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang dilepas Jauregizar gagal dibendung Onana.

MU memperoleh peluang emas untuk menyamakan skor di menit ke-34. Sayang, finishing Alejandro Garnacho usai menerima umpan Dorgu masih melebar dari sasaran.

Kembali dari kamar ganti, MU bermain lebih agresif. Namun, gol penyeimbang bagi tuan rumah baru tercipta di menit ke-72 lewat tembakan melengkung Mount, pemain yang baru masuk.

MU berbalik memimpin di menit ke-80. Eksekusi tendangan bebas Bruno Fernandes dari sisi kanan mampu disundul Casemiro untuk membobol gawang Julen Agirrezabala.

Lima menit berselang, giliran Hojlund yang mencatatkan namanya di papan skor usai dengan mudah menyontek bola menjadi gol meneruskan umpan tarik Amad Diallo.

Jelang laga usai, Mount mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1 untuk MU.

Susunan Pemain

Manchester United: Andre Onana; Victor Lindelof (Harry Amass 81′), Harry Maguire, Leny Yoro; Noussair Mazraoui (Luke Shaw 62′), Manuel Ugarte (Mason Mount 62′), Casemiro (Kobbie Mainoo 81′), Patrick Dorgu; Bruno Fernandes, Alejandro Garnacho (Amad Diallo 62′); Rasmus Hojlund.

Pelatih: Ruben Amorim.

Bilbao: Julen Agirrezabala; Andoni Gorosabel (Oscar de Marcos 62′), Yeray Alvarez, Unai Nunez, Yuri Berchiche; Mikel Jauregizar, Inigo Ruiz de Galarreta (Benat Prados 61′ (Mikel Vesga 73′)); Alvaro Djalo (Aingeru Olabarrieta 62′), Unai Gomez (Gorka Guruzeta 67′), Alex Berenguer; Maroan Sannadi.

Pelatih: Ernesto Valverde.

Gubernur Kalsel Buka Seminar Nasional Pancawangsa 

0

Link, Banjarmasin – Melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin secara resmi membuka Seminar Nasional Pancawangsa Penegakan Hukum Indonesia yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Banjarmasin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

“Seminar ini dianggap sangat relevan, mengingat akan diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang memuat sejumlah pembaruan penting, sehingga ditekankan bahwa KUHP baru ini diharapkan mampu memperkuat asas legalitas dan perlindungan hak asasi manusia sebagai fondasi utama penegakan hukum yang berkeadilan,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Seminar ini diselenggarakan, bersamaan dengan Dies Natalis ke-20 PERADI, seraya mengapresiasi peran strategis organisasi ini dalam memperkuat penegakan hukum di Indonesia selama dua dekade terakhir, dengan mengangkat tema, “Menyongsong Pemberlakuan Hukum Pidana Baru di Indonesia Tahun 2026”.

Empat narasumber yang dihadirkan, di antaranya; Adardam Achyar – Ketua Dewan Kehormatan DPN PERADI, Tatan – Ketua Pokja Pelibatan Masyarakat Kementerian Impas RI, Kombes Pol Sumarto – Karo Wassidik Bareskrim Polri, dan Muhammad Arif Setiawan – Akademisi FH UII Yogyakarta.

“Ini adalah momentum bagi kita semua untuk membangun sistem hukum yang modern dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era sekarang,” lanjut Adi Santoso.

Ia juga mengajak PERADI untuk turut aktif dalam proses sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait substansi KUHP baru, menurutnya, peran advokat sangat strategis dalam memastikan masyarakat memahami hak dan kewajibannya, serta dalam mendukung pelaksanaan hukum yang adil dan transparan.

“Kita berharap seminar ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat penegakan hukum di Kalimantan Selatan dan Indonesia secara umum,” tutupnya. (tri)