Beranda blog Halaman 274

Diskominfo Kalsel Beri Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Untuk Kader Posyandu

0
diskominfo kalsel beri pelatihan untuk kader posyandu

Link, Martapura- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial untuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu, di Kantor Desa Pasar Jati, Kabupaten Banjar.

Posyandu Jati II yang memiliki 12 kader Posyandu menjadi salah satu sasaran pengembangan sumber daya manusia demi peningkatan kapasitas kader posyandu khususnya di wilayah Kabupaten Banjar yang menjadi salah satu lokasi khusus Posyandu New Era.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Kalsel, Chairun Ni’mah menyatakan bahwa pihaknya bersinergi dengan TP Posyandu Provinsi Kalsel melaksanakan kegiatan edukasi berupa berbagai pelatihan, salah satunya Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Untuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu.

“Harapannya kader Posyandu Jati II dapat mengelola satu akun media sosial resmi. Pada pelatihan kali ini akan diajarkan bagaimana menggunakan media sosial terkhusus Instagram,” ucapnya, Banjar, Selasa (6/5/2025).

Sejalan dengan itu, Kepala Desa Pasar Jati, Qozwini, menyampaikan bahwa Posyandu di Desa Pasar Jati telah dikunjungi oleh berbagai macam dinas dari pemerintahan. Kali ini, Ia bersyukur karena berkesempatan untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Media Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Provinsi.

“Saya harap materi hari ini bisa diserap oleh para kader dan diterapkan ilmunya terkait penggunaan media sosial di lingkup Posyandu. Di zaman sekarang, apa yang dikerjakan dan apa yang diselenggarakan, perlu adanya dokumentasi sehingga dapat dilihat oleh khalayak luas melalui media sosial,” ungkapnya.

Senada, Kader Posyandu Jati II Umi Hani dan Asmahani juga memberikan kesannya setelah mengikuti Pelatihan Pengelolaan Media Sosial.

“Pelatihan hari ini sangat bermanfaat untuk Posyandu Jati II, semoga bisa menjadi lebih baik dan lebih solid,” ujarnya.

Di hari yang sama, Diskominfo Provinsi Kalsel juga menyelenggarakan pelatihan di tempat berbeda, yaitu Posyandu Jambu Burung (Desa Jambu Burung) Kabupaten Banjar.

“Sebelumnya, kami dari Perangkat Desa Jambu Burung mengucapkan terima kasih banyak atas kedatangannya kepada Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan pendampingan kepada kader kami khususnya pada Posyandu di Desa Jambu Burung. Harapan kedepannya, kita sama-sama membangun posyandu yang bisa melayani masyarakat setempat. Agar nantinya terjaga kesehatan, ketertiban, dan yang lainnya khususnya di Desa Jambu Burung,” ujar Muhammad Sa’id. (tri)

Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

0
Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (6/5/2025) Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik

Link, Jakarta – Di tengah ketidakpastian global yang sangat menantang, ekonomi Indonesia pada triwulan I 2025 tetap tumbuh resilien 4,87% (yoy). Konsumsi rumah tangga tetap terjaga ditopang oleh berbagai insentif dari APBN dan terjangkaunya harga pangan. Dari sisi Belanja, APBN mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pada masa transisi pemerintahan baru.

“Di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang cukup resilien. Optimisme terus dijaga, didukung komitmen Pemerintah dengan memastikan APBN bekerja optimal dalam melindungi masyarakat, termasuk memastikan ekonomi tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Menkeu memaparkan, berdasarkan komponen pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89%, didukung meningkatnya mobilitas masyarakat seiring libur tahun baru serta pergeseran libur Ramadan dan Idulfitri ke triwulan I. Daya beli masyarakat yang tetap terjaga didukung berbagai insentif Pemerintah melalui pemberian THR dan berbagai stimulus fiskal, seperti diskon tarif listrik dan tarif tol, PPN DTP properti, serta PPh 21 DTP sektor padat karya.

Pemerintah juga berhasil menjaga harga pangan yang terjangkau melalui optimalisasi peran Bulog dalam stabilitasi harga. Investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto) tumbuh terbatas di 2,12%, terutama dipengaruhi investasi bangunan yang tumbuh melambat sebagaimana tercermin pada kinerja sektor konstruksi yang tumbuh terbatas.

Di samping itu, investasi mesin nonkendaraan juga melambat. Konsumsi Pemerintah terkontraksi 1,38% karena high base effect belanja di triwulan I 2024 yang tinggi bersama dengan pelaksanaan pemilu dan belanja bansos yang dipercepat untuk mitigasi dampak Elnino. Namun demikian, belanja Pemerintah meningkat cepat di akhir triwulan I di tengah masa transisi pemerintahan. Ekspor tumbuh stabil 6,78%, ditopang ekspor komoditas sawit (HS15) dan besi baja (HS72) yang tumbuh masing-masing 36,0% dan 6,6%.

Dari sisi produksi, sektor Pertanian tumbuh sangat signifikan 10,52% didukung peningkatan produksi padi pada panen raya dan permintaan bahan pangan pada momen Ramadan. Peningkatan produktivitas didukung oleh distribusi pupuk bersubsidi yang semakin baik. Pada periode Januari-Februari 2025, produksi beras nasional meningkat lebih dari 60% (yoy) dengan stok beras di Bulog mencapai 2,5 juta ton. Data Rice Outlook April 2025 menunjukkan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024/2025 menjadi yang tertinggi di ASEAN. Produksi diperkirakan mencapai 34,6 juta ton atau tumbuh 4,8% (yoy). Industri pengolahan yang berkontribusi 19,3% terhadap perekonomian tumbuh risilien 4,55% ditopang oleh aktivitas hilirisasi. Sektor perdagangan yang berkontribusi 13,2%, mampu tumbuh 5,03%. Sektor transportasi dan pergudangan serta akomodasi dan makan minum masing-masing tumbuh 9,01%, dan 5,75%, mengindikasikan mobilitas dan daya beli masyarakat yang kuat. Hal tersebut didukung oleh pemberian PPN DTP untuk tiket pesawat dan diskon tarif tol. Di sisi lain, sektor pengadaan listrik tumbuh 5,11% didukung oleh diskon harga listrik.

Sektor pertambangan mengalami kontraksi seiring dengan penurunan harga komoditas global yang disebabkan oleh turunnya permintaan. Di sisi lain, hilirisasi masih terus berlanjut dan mendukung pertumbuhan sektor industri pengolahan. Sektor konstruksi tumbuh terbatas 2,18% dipengaruhi oleh sentimen wait and see investor. Sektor jasa informasi dan komunikasi tumbuh hingga 7,72%, dengan transformasi digital dan adopsi Artificial Intelligent (AI) di berbagai sektor yang semakin kuat. Perkembangan tersebut meningkatkan traffic data dan mendorong pembangunan pusat data. Jasa pendidikan dan kesehatan tumbuh kuat masing-masing 5,03% dan 5,78%. Pertumbuhan kedua sektor ini didukung oleh belanja negara di sektor pendidikan yang meliputi Tunjangan Penghasilan Guru (TPG), realisasi pembayaran program Indonesia Pintar (PIP), dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK). Sementara itu, di sektor kesehatan pemerintah juga meluncurkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Di tengah tantangan yang dihadapi, aktivitas ekonomi tetap memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Angka pengangguran turun dari 4,82% di tahun 2024 menjadi 4,76% tahun ini. Penciptaan lapangan kerja di tahun 2025 mencapai 3,59 juta orang, meningkat dari sebelumnya yang sebesar 3,55 juta orang di tahun 2024. Perkembangan di pasar tenaga kerja turut memperkuat daya beli masyarakat ke depan sebagai penopang utama bagi aktivitas ekonomi.

Ke depan, dinamika perekonomian global masih sangat menantang dan tidak mudah. Diperlukan pemantauan secara berkala dan upaya mitigasi dampak ketidakpastian, antara lain melalui deregulasi, pembentukan satgas ketenagakerjaan, serta strategi memitigasi risiko untuk menjaga stabilitas ekonomi, serta melindungi dunia usaha dan menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, Pemerintah secara dini juga telah melakukan negosiasi bilateral dan mendorong kerja sama di berbagai forum multilateral untuk bersama-sama mengatasi tantangan geopolitik global. Hal ini telah diinisiasi antara lain dalam kesempatan Spring Meeting dan Pertemuan G20 pada April lalu serta Sidang Tahunan ADB serta Pertemuan ASEAN+3 Finance Ministers’ and Central Bank Governors’ Meeting pada Awal Mei 2025. Pemetaan produk unggulan untuk pasar ASEAN+3, Uni Eropa, dan BRICS juga dilakukan untuk membuka pasar ekspor baru.

Dari sisi internal, tantangan global ini menjadi momentum bagi Pemerintah melalui semua K/L untuk semakin koordinatif dan suportif, bersama-sama melakuan deregulasi mengatasi hambatan dalam perdagangan dan investasi terutama dari global. Termasuk kolaborasi mendorong kinerja dan membuka peluang pasar untuk sektor-sektor yang bernilai tambah lebih tinggi dan potensial bagi penguatan posisi Indonesia dalam global value chain.

Realisasi penyerapan, menyesuaikan dengan rekonstruksi pada Belanja Negara yang lebih produktif, akan semakin dipercepat. Implementasi program prioritas bernilai tambah lebih tinggi seperti makan bergizi gratis (MBG) terus diperluas cakupannya. Demikian halnya dengan dukungan untuk sektor perumahan melalui insentif perpajakan, termasuk dengan perluasan target perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi lebih tinggi dari sebelumnya 220 ribu.

sumber : infopublik.id

Gubernur Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Seluruh Banua

0
Gubernur Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Seluruh Banua

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di seluruh wilayah Banua.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan yang dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi antara Gubernur Kalimantan Selatan dengan para Kepala Satuan Pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Kalsel yang berlangsung di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, pada Senin siang (5/5/2025) sore.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, menyampaikan bahwa Gubernur Kalsel, H. Muhidin sangat ingin bertemu langsung dengan para kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik se-Kalsel untuk menyampaikan arah dan kebijakan pendidikan yang sejalan dengan visi-misi pemerintah Provinsi kalsel.

Namun, karena pada saat yang sama Gubernur harus menghadiri agenda pelepasan keberangkatan jemaah haji di Embarkasi Haji Banjarmasin, maka beliau tidak dapat hadir secara langsung.

“Bapak Gubernur menitipkan pesan penting bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan Banua. Beliau sangat ingin berdialog langsung dengan para guru, karena ada banyak hal strategis yang ingin disampaikan terkait peningkatan mutu, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan peran guru dalam mencerdaskan generasi penerus.” ujar Syarifuddin.

Salah satu langkah konkret yang sedang dilakukan Pemprov Kalsel saat ini adalah mengumpulkan data lengkap dari seluruh sekolah, mulai dari kondisi fasilitas, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga tantangan yang dihadapi masing-masing satuan pendidikan.

“Hari ini kita fokus memetakan kondisi nyata di lapangan. Karena setiap sekolah punya tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Dengan data yang akurat, kita bisa merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Pemprov Kalsel juga menaruh perhatian khusus terhadap akses menuju sekolah, terutama bagi anak-anak di wilayah terpencil atau yang menghadapi hambatan fisik dan ekonomi.

“Kita ingin anak-anak Kalsel tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syarifuddin menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Kalsel tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak: guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat luas.

“Harapan kita bersama adalah menciptakan sistem pendidikan di Kalimantan Selatan yang lebih inklusif, adaptif, dan bermutu tinggi. Inilah pesan utama Bapak Gubernur yang ingin beliau sampaikan langsung kepada seluruh guru di Banua,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Hadeli Rosyaidi memaparkan rencana inovatif Pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendukung pendidikan inklusif, yakni melalui penyediaan bus sekolah khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Bus-bus ini akan didistribusikan ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan guna memudahkan akses pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas.

“Pemerintah Provinsi sangat berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. Untuk teknis pelaksanaan, distribusi, serta operasional bus sekolah tersebut akan dibahas secara lebih mendalam dalam pertemuan khusus yang akan dijadwalkan kemudian,” jelas Hadeli.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Rakor seperti ini diharapkan dapat digelar secara berkala untuk memastikan kesinambungan koordinasi, evaluasi program, serta penyampaian kebijakan dari pemerintah provinsi ke satuan pendidikan di lapangan.

“Sinergi antara pemerintah dan sekolah harus terus diperkuat. Karena pendidikan adalah pondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang akan membawa Banua ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan rakor ini dihadiri oleh Kabid GTK (Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan) Dinas Pendidikan Kalsel, Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), Kepala SMA, SMK, SLB negeri dan swasta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, dan berlangsung dengan penuh antusiasme serta semangat kolaborasi. (tri)

Pekan Literasi Kalsel 2025 Resmi Dibuka Ketua TP PKK

0

Link, Banjarmasin – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi membuka Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia. Kegiatan ini berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Palnam, Banjarmasin, pada Senin pagi (5/5/2025).

Pekan Literasi yang akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 5 hingga 8 Mei 2025, merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kalsel.

Rangkaian kegiatan yang disajikan meliputi Bedah Buku, Bazar Buku, Nonton Film Bareng, hingga Lomba Mewarnai untuk anak-anak. Kegiatan ini dirancang untuk menjangkau pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum sebagai upaya bersama dalam menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di Banua.

Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah yang juga sebagai Bunda Literasi Kalimantan Selatan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama berbagai pihak dalam mewujudkan kegiatan ini. Istri Gubernur Kalsel ini juga menekankan pentingnya menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Mari jadikan momentum ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya membaca dan literasi. Jadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, saya juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung gerakan literasi di Banua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Fathul Jannah juga memberikan apresiasi khusus kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan atas dukungan konkret dalam penyelenggaraan acara ini. Ia mengapresiasi kehadiran Perpustakaan BI yang dibuka untuk masyarakat umum sebagai kontribusi nyata dunia perbankan dalam mendukung literasi di Banua.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Bapak Fadjar Majardi, yang turut mendukung kegiatan ini, termasuk dengan membuka akses perpustakaan di kantor BI bagi masyarakat umum. Ini adalah langkah positif yang memperkuat ekosistem literasi di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Menurutnya, literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga tentang memahami, menganalisis, hingga membentuk karakter. Oleh sebab itu, penguatan literasi harus dimulai sejak dini: dari lingkungan keluarga, diperkuat di sekolah, dan didukung oleh lembaga serta dunia usaha.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Adthia Hailina, SE., ME., menyampaikan rasa syukurnya bahwa kegiatan ini tetap dapat terlaksana meskipun tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Meski pun di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kita tidak boleh berkecil hati. Karena setiap ada kemauan, pasti ada jalan menuju Roma. Buktinya kegiatan hari ini bisa terlaksana dengan begitu megah. Pekan Literasi Kalimantan Selatan ini berhasil kita wujudkan berkat kerjasama luar biasa antara Dinas Perpustakaan dengan Bank Indonesia, Bank Kalsel, dan Gramedia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Fadjar Majardi, menyambut baik antusiasme masyarakat dan menyampaikan bahwa pihaknya turut membuka akses perpustakaan BI untuk umum sebagai bagian dari komitmen mencerdaskan bangsa.

“Alhamdulillah, kami juga memiliki perpustakaan untuk umum. Jadi silakan bagi masyarakat untuk datang, berkunjung, dan membaca di sana. Perpustakaan ini kami hadirkan sebagai ruang belajar untuk menambah wawasan serta meningkatkan kemampuan literasi masyarakat,” ujarnya.

Pekan Literasi ini juga diharapkan menjadi ruang interaksi kreatif antara masyarakat dengan dunia literasi. Kegiatan Bedah Buku menghadirkan penulis nasional dan pegiat literasi lokal yang membahas berbagai tema inspiratif. Bazar Buku menyajikan puluhan penerbit dan toko buku dengan koleksi menarik dan harga terjangkau. Sementara Nonton Film Bareng dan Lomba Mewarnai menjadi wahana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian literasi, Pekan Literasi Kalimantan Selatan 2025 diharapkan menjadi langkah strategis menuju masyarakat yang lebih cerdas, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan zaman. (tri)

BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I

0
BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I

Link, Banjarbaru – Pemprov Kalsel melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) menggelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I Angkatan II dan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I Tahun 2025 di Aula BPSDMD Kampus I Kalsel, Senin (5/5/2025).

Pelatihan ini digelar untuk memberikan pemahaman teknis terkait aturan dalam melaksanakan pengadaan Barang Jasa Pemerintah mulai dari membuat SOP, Rencana Pengadaan, Jadwal Pengadaan dan Dokumen Pengadaan, mampu melaksanakan pemilihan penyedia secara tepat serta menghindari kekeliruan dalam pelaksanaan pengadaan Barang Jasa, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar

sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan ASN dalam menghadapi bencana.

Plt Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan menyambut baik diadakannya pelatihan ini.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan semakin memahami dan memiliki keahlian, keterampilan

sebagai pengguna/kuasa pengguna barang/jasa atau panitia/pejabat pengadaan untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika dalam menyusun, mempersiapkan/ merencanakan, melaksanakan

dan mengevaluasi proses pengadaan barang/ jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Setelah mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi ini, diharapkan Sulkan juga dapat memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan terkait tugas-tugas pengadaan barang dan jasa, dengan baik dan benar.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, yang dipusatkan di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, masing-masing angkatan berjumlah 30 ASN di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan. Dimana, untuk Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Level I Angkatan II, dilaksanakan mulai tanggal 5 – 22 Mei, dan untuk Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I Tahun berlangsung mulai 5 – 9 Mei 2025.

Sementara itu untuk tenaga pengajar pelatihan, dari fasilitator PBJ LKPP RI dan PBJ Provinsi Kalsel, serta dari sejumlah instansi dan widyaswara di Kalsel.

Hadir pula dalam upacara pembukaan pelatihan ini, Ketua Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia Provinsi Kalsel, dan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Provinsi Kalsel. (tri)

Berkuda dari Spanyol, Tiga Muslim Tiba di Mekkah Untuk Berhaji

0
Berkuda dari Spanyol, Tiga Muslim Tiba di Mekkah Untuk Ibadah Haji
Foto: 3 sahabat berangkat haji dengan menunggang kuda dari Spanyol. (X/@alhadithah20)

Link, Jakarta – Empat orang jamaah haji berhasil tiba di Arab Saudi pada pekan ini dengan menunggang kuda untuk melaksanakan ibadah haji 2025. Ini mereka lakukan untuk menghidupkan kembali tradisi yang telah berusia berabad-abad tersebut

Adapun empat jamaah haji itu terdiri dari tiga orang warga negara Spanyol dan satu orang warga Maroko. Mereka menyeberang ke Saudi melalui perbatasan Al Hadithah di Al Qurayyat. Keempat jamaah haji tersebut diterima hangat oleh pejabat dan relawan Saudi di penyeberangan wilayah Al Qurayyat utara.

Melansir Gulf Today sebagaimana dilansir CNBC Indonesia, pilihan menunggang kuda dengan melintasi padang pasir dan pegunungan itu mencerminkan bagaimana para peziarah melakukan perjalanan haji sebelum adanya transportasi modern. Hal ini pun mengundang kekaguman dari sesama jamaah lainnya.

Sebuah video yang viral menunjukkan para peziarah yang berdebu dan lelah itu disambut dengan tepuk tangan dan keramahan usai berminggu-minggu menempuh perjalanan.

Mamdouh Al Mutairi, direktur pusat Al Hadithah, menyambut para peziarah dan memuji perjalanan mereka sebagai simbol iman dan komitmen yang kuat.

“Upaya luar biasa ini mencerminkan dorongan spiritual yang mendalam dari para peziarah yang datang untuk haji, terlepas dari tantangannya. Kami berharap mereka melakukan haji dengan aman dan ibadahnya diterima Allah,” kata Al Mutairi.

Otoritas perbatasan Saudi melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyediakan makanan ringan serta panduan. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan layanan yang efisien bagi semua jemaah yang memasuki Arab Saudi.

Diketahui, saat ini telah ada 1,8 juta lebih jemaah yang tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah haji 2025.

Kadis PMD: Status Desa Pemurus Desa Berkembang

0
Kadis PMD: Status Desa Pemurus Desa Berkembang
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Syahrialludin

Link, Martapura –  Terhitung sejak 2006 kondisi ruas jalan di Desa Pemurus, Kecamatan Aluh Aluh mengalami kerusakan tanpa perbaikan hingga video postingan warga viral di jejaring media sosial (medsos).

Karena perihal tersebutlah, saat gelaran Badan Anggaran (Banggar) pada 30 April kemarin, Wakil Ketua Banggar sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora mempertanyakan apa saja indikator desa bisa dikatakan berkembang, maju, dan mandiri? Mengingat tidak semua desa merasakan dampak pemerataan pembangunan, seperti yang terjadi di Desa Pemurus, Kecamatan Aluh Aluh.

Menanggapi perihal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Syahrialludin menjelaskan, penetapan sebanyak 54 desa berstatus berkembang, 137 desa berstatus maju, dan 86 desa berstatus mandiri tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 2/2016 tentang Indeks Desa Membangun (IDM).

“Ada tiga dimensi dengan berbagai indikator utama, yakni Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL). Jadi, IDM itu mengukur sejauh mana keberhasilan, kemajuan, dan kemandirian membangun desa, baik menggunakan DD atau dana yang bersumber dari APBD serta dari pemerintah pusat,” ujarnya pada Senin (5/5/2025).

Sedangkan untuk target IDM, lanjut Syahriall didampingi Renelda Handriyati selaku Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Kapasitas Lembaga Masyarakat pada Dinas PMD. Tentunya ditentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar  dengan intervensi Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait, tak terkecuali Pemerintah desa (Pemdes).

“Seperti infrastruktur jalan yang memiliki dampak terhadap indeks sosial, baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan konektivitas. Tentunya SOPD terkait yang bertanggung jawab, begitu juga terkait layanan kesehatan, pendidikan dan kriteria lainnya. Sedangkan Pemdes hanya untuk skala kecil atau skala desa saja,” jelasnya.

Karenanya, lanjut Syahriall memaparkan, untuk menilai desa tersebut apakah masuk kategori sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri harus dilakukan pendataan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan, kemajuan, dan kemandirian untuk membangun desa.

“Jadi kita lihat dahulu apa saja yang masih belum dan sudah terbangun di desa, baik di sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur untuk menentukan skornya agar desa yang semula berstatus sangat tertinggal naik statusnya menjadi desa tertinggal, berkembang, dan maju, hingga mandiri,” katanya.

Ditanya apakah Desa Pemurus, Kecamatan Aluh Aluh masih berstatus desa tertinggal, mengingat sudah puluhan tahun infrastruktur jalan di Desa Pemurus yang menghubungkan antar desa, yakni Desa Simpang Warga Dalam, Kecamatan Aluh Aluh dan Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru tak tersentuh perbaikan dari Pemdes dan Pemkab Banjar?

Syahriall memastikan Desa Pemurus, Kecamatan Aluh Aluh berstatus desa berkembang dari sebelumnya pada 2023 berstatus desa tertinggal bersama 13 desa lainnya.

“Artinya baru lepas dari berstatus desa tertinggal bersama 13 desa lainnya. Kita akui di wilayah Kecamatan Aluh Aluh perkembangannya agak lambat, karena itu tahun ini kita targetkan satu desa di sana menjadi mandiri,” ucapnya.

Sebab, pada 2025 telah terjadi transformasi IDM yang semula hanya ada tiga dimensi menjadi enam dimensi berdasarkan Permendes PDTT Nomor 9 Tahun 2024.(zainuddin/BBAM)

Persib Resmi Juara Setelah Persebaya Imbang Dengan Persik

0
Persib Resmi Juara Liga Setelah Persebaya Imbang Dengan Persik

Link, Jakarta – Persib Bandung resmi keluar sebagai juara Liga 1 2024/2025. Persib pastikan gelar setelah Persebaya gagal meraih kemenangan atas Persik. Perolehan poinnya sudah tidak mungkin terkejar pada sisa pertandingan musim ini.

Maung Bandung yang mengoleksi 64 poin dipastikan meraih trofi dan mewujudkan mimpi back to back. Hanya raihan satu poin dari Bajul Ijo sudah cukup untuk membuat tim asuhan Bojan Hodak itu berjaya.

Persik Kediri yang bertanding sebagai tuan rumah di Stadion Brawijaya, Senin (5/5) sore menahan imbang Persebaya yang merupakan satu-satunya pesaing untuk menduduki singgasana juara Liga 1 2024/2025.

Para penggawa Maung Bandung sendiri menggelar sesi nonton bareng di Graha Persib. Jalannya pertandingan cukup dramatis dan semula Persebaya sudah di depan mata untuk menunda pesta perayaan juara.

Bahkan ketika Bajul Ijo memimpin 3-1 di laga ini, beberapa pemain sempat memilih pulang dari agenda nobar inin seperti Marc Klok, Gervane Kastaneer dan Gustavo Franca. Namun ketika ada gol Ze Valente di babak kedua, beberapa pemain kembali ke acara.

Secara dramatis, Persik menyamakan skor pada masa injury time dari Ramiro Fergonzi dan membuat skor menjadi 3-3. Sontak para pemain merayakan gol itu dan perayaan juara pecah ketika wasit meniup peluit panjang.

Sekitar 19 pemain dan beberapa staf pelatih tidak bisa menyingkirkan rasa bahagia. Luapan kebahagiaan pecah dan pesta dadakan dilakukan di ruang kafe. Bobotoh pun tumpah ruah untuk merayakan gelar ini.

Tidak lama berselang, beberapa pemain yang tidak hadir dalam acara nonton bareng datang menyusul. Mateo Kocijan, Kevin Ray Mendoza, David da Silva, Ciro Alves dan beberapa nama lainnya datang untuk merayakan gelar juara.

Ini menjadi gelar juara secara berturut-turut dari Maung Bandung setelah sebelumnya menjadi jawara di Liga 1 2023/2024. Poin 64 sudah tidak mungkin bisa dikejar oleh para pesaing di papan atas klasemen.

Real Betis Menang Dramatis di Kandang Espanyol, Skor 2-1

0
Real Betis Menang Dramatis di Kandang Espanyol, Skor 2-1
Real Betis vs Espanyol, Minggu (04/05/2025) malam WIB. (c) Dok. Real Betis X

Link, Jakarta – Real Betis menang dramatis di kandang Espanyol pada Minggu (04/05/2025) malam di RCDE Stadium pada pekan ke-34 La Liga 2024/2025.

Gol dari Espanyol dicetak oleh Roberto Fernandez. Sementara gol Betis diperembahkan Giovani Lo Celso dan Antony.

Hasil ini membuat Betis mengemas 57 angka dari 34 pertandingan dan mereka kini bertahan di peringkat enam klasemen Liga Spanyol 2024/2025 dan mengamankan tiket bermain di Eropa musim depan. Sementara itu Espanyol mengemas 39 poin dan terdampar di posisi 14.

Jalannya Pertandingan

Duel ini tampak menjanjikan awalnya. Dalam tempo tujuh menit saja sudah ada dua peluang yang diciptakan Espanyol dan Real Betis.

Namun tembakan Gonzalez bisa diselamatkan kiper dan bola tendangan Lo Celso juga berhasil dinetralkan oleh penjaga gawang. Namun setelah itu laga berlangsung intens dan banyak pelanggaran terjadi.

Menit ke-28 gol akhirnya tercipta. Roberto Fernandez mendapat umpan dari Pol Lozano. Dengan tembakan kaki kanannya dari tengah kotak penalti, ia menjebol gawang Betis. 1-0!

Menit 37 dan 39 Betis balik mengancam dari Cucho. Namun semua peluang itu bisa dimentahkan kiper Espanyol.

Skor 1-0 bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Espanyol langsung mengancam pada menit ke-50 via tembakan Javi Pujado. Namun bola bisa dihalau kiper Betis.

Tujuh menit kemudian Antony coba mengancam dari luar kotak penalti. Namun bolanya masih bisa dihalau oleh kiper Espanyol. Menit ke-66 pemain Brasil tersebut kembali mengetes kemampuan kiper tuan rumah. Namun sekali lagi tembakannya dari luar kotak penalti bisa dinetralkan sang shot stopper.

Setelah berjuang keras, pada menit ke-85 Betis akhirnya bisa menyamakan skor menjadi 1-1. Lo Celso menjebol gawang Espanyol usai mendapat operan dari Isco.

Menit 90+1 Betis bisa membalikkan skor secara dramatis. Pelakunya adalah Antony, yang melepas tembakan dari sisi kanan dalam kotak penalti usai mendapat umpan dari Hector Bellerin. Bola bersaran di pojok kanan atas gawang.

Pada akhirnya skor itu bertahan sampai laga usai.

Susunan Pemain 

Espanyol : 1-Joan Garcia (GK); 23-Omar El Hilali, 4-Marash Kumbula, 6-Leandro Cabrera, 22-Carlos Romero; 19-Urko Gonzales, 10-Pol Lozano; 31-Antoniu Roca, 8-Edu Exposito 7-Javier Purado; 2-Roberto Fernandez

Pelatih: Manolo Gonzalez

Real Betis : 13-Adrian (GK), 23-Youssouf Sabaly, 5-Marc Batra, 6-Natan, 12-Ricardo Rodriguez; 16-Sergi Altimira, 14-William Carvalho; 7-Antony, 20-Giovani Lo Celso, 36-Jesus Rodriguez; 19-Juan Hernandez

Pelatih: Manuel Pellegrini

Jamaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin 2025 Diberangkatkan 

0
Jamaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin 2025 Diberangkatkan 

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin melalui Plt. Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifudin secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2025 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru.

Plt. Sekda Kalsel, Muhammad Syarifudin membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel, disampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa dapatkan, bahkan bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial sekalipun.

“Saat ini, daftar tunggu haji di Kalsel termasuk yang paling lama di Indonesia, karena itu, kesempatan ini harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” sebutnya di gedung Mekkah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Senin (5/5/2025).

Sekda juga mengingatkan pentingnya kesiapan baik fisik maupun mental dalam menjalankan ibadah haji, serta mendalami ilmu tentang tata cara pelaksanaannya, Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa tidak ada perjalanan yang patut dilakukan dengan sungguh-sungguh kecuali perjalanan menuju tiga masjid suci: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.

Ia juga mengingatkan kepada jemaah haji agar menjaga kesehatan, terutama karena suhu di Tanah Suci saat ini berkisar antara 35 hingga 40 derajat Celsius, para jamaah diimbau untuk cukup mengonsumsi air, menjaga pola makan, serta tidak memaksakan diri dalam melaksanakan ibadah sunnah jika kondisi fisik tidak memungkinkan.

“Jaga tenaga untuk menghadapi ibadah wajib seperti wukuf dan mabit di Mina, jangan lupa saling membantu dan menjaga kebersamaan antar sesama jamaah,” ujarnya.

Ia juga mengajak para jamaah untuk senantiasa mendoakan keselamatan dan kedamaian Banua, Kalimantan Selatan.(tri)