Beranda blog Halaman 338

Real Sociedad vs Manchester United, Skor Akhir 1-1

0
Real Sociedad vs Manchester United, Skor Akhir 1-1
Liga Europa antara Real Sociedad vs Manchester United, Jumat (7/3/2025). (c) AP Photo/Miguel Oses

Link, Jakarta – Pertandingan Real Sociedad vs Manchester United berkahir dengan skor 1-1 dalam laga leg pertama 16 besar Liga Europa 2024/2025 yang digelar di Reale Arena, Jumat (7/3/2025) dini hari WIB.

Tak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama. MU membuka keunggulan lebih dulu lewat aksi Joshua Zirkzee sebelum disamakan Mikel Oyarzabal lewat eksekusi penalti.

Berkat hasil ini, Sociedad dan MU sama-sama masih berpeluang besar lolos ke perempat final. Laga leg kedua akan digelar di markas MU, Old Trafford pada tengah pekan depan.

Sociedad lebih mendominasi penguasaan bola sejak awal. Namun, tuan rumah masih kesulitan untuk membongkar pertahanan MU yang bermain cukup disiplin.

MU mendapat peluang emas di menit ke-36. Tembakan Bruno Fernandes masih bisa dibendung pemain lawan, bola liar coba disambar Zirkzee. Namun, belum ada gol yang tercipta.

Tak banyak peluang emas yang diciptakan kedua tim di sepanjang babak pertama. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, MU mencoba bermain lebih agresif. Hasilnya, Zirkzee sukses mencetak gol di menit ke-58 lewat tembakan first time kaki iri meneruskan assist Alejandro Garnacho.

Menit ke-68, wasit Ivan Kruzliak memberi penalti kepada Sociedad usai VAR menganggap Fernandes melakukan handball di kotak terlarang. Oyarzabal tak kesulitan menaklukkan Andre Onana dari titik putih.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa waktu. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain:

Sociedad: Alex Remiro; Aritz Elustondo (Jon Aramburu 63′), Igor Zubeldia, Nayef Aguerd, Aihen Munoz; Brais Mendez, Benat Turrientes (Pablo Marin 63′), Luka Sucic (Jon Olasagasti 88′); Ander Barrenetxea (Orri Oskarsson 63′), Mikel Oyarzabal, Takefusa Kubo (Sheraldo Becker 80′).

Pelatih: Imanol Alguacil.

Manchester United: Andre Onana; Leny Yoro (Victor Lindelof 87′), Matthijs de Ligt, Noussair Mazraoui; Diogo Dalot, Bruno Fernandes, Casemiro, Patrick Dorgu; Alejandro Garnacho (Christian Eriksen 77′), Rasmus Hojlund, Joshua Zirkzee (Toby Collyer 87′).

Pelatih: Ruben Amorim.

Tainan City FC vs Madura United, Skor Akhir Kaca Mata

0
Tainan City FC vs Madura United, Skor Akhir Kaca Mata
Tainan City Taiwan Steel FC vs Madura United di AFC Challenge League, Kamis (6/3/2025). (c) Madura United FC Official

Link, Jakarta – Pertandingan leg pertama perempat final AFC Challenge League 2024/2025 antara Tainan City FC dan Madura United pada Kamis, 6 Maret 2025, di Stadion Sepak Bola Nanzih, Kaohsiung, Taiwan berakhir dengan skor imbang 0-0.

Madura United tampil dominan, namun gagal memanfaatkan sejumlah peluang, sementara Tainan City juga menunjukkan ketangguhan dalam bertahan.

Sejak menit awal, Madura United menunjukkan niat untuk menguasai permainan. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, salah satunya melalui Iran Junior yang mendapat kesempatan emas pada menit ke-13. Sayangnya, tendangan kerasnya berhasil ditepis oleh kiper Tainan, Pan Wen-chieh.

Tainan City tidak tinggal diam dan juga berusaha memberikan perlawanan dengan beberapa serangan balik yang cukup mengancam.

Di babak pertama, Madura United terus berusaha menekan. Mereka hampir mencetak gol saat Youssef Ezzejjari mencoba memanfaatkan bola liar setelah tendangan Iran Junior, namun sundulannya melebar.

Tainan City juga memiliki peluang melalui Matheus Porto, tetapi kiper Madura, M Saputra, berhasil mengamankan gawangnya dengan baik. Pertandingan ini berlangsung sengit dengan kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi skor 0-0 tetap bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Madura United kembali menunjukkan agresivitasnya. Pada menit ke-62, Angulo berhasil menembus pertahanan Tainan City dan mendapatkan peluang emas di kotak penalti. Namun, tendangannya kembali bisa ditepis oleh kiper Tainan, Pan Wen-chieh, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Tainan juga mencoba merespons dengan serangan cepat, tetapi upaya mereka masih belum membuahkan hasil.

Di sisi lain, Tainan City tidak mau kalah dan berusaha menciptakan peluang. Salah satu kesempatan datang dari Yao Ko-chi yang mencoba menembus pertahanan Madura, namun tendangannya juga berhasil diamankan oleh M Saputra. Pertandingan semakin menegangkan ketika sundulan Pedro Monteiro dari Lulinha hampir saja mengubah kedudukan, tetapi lagi-lagi kiper Tainan berhasil melakukan penyelamatan.

Menjelang akhir pertandingan, Madura United kembali mendapatkan peluang saat Iran Junior berhadapan langsung dengan kiper Tainan. Tendangan kerasnya pada menit ke-90+1 berhasil ditepis, menghasilkan tendangan sudut yang tidak menghasilkan gol. Kedua tim berjuang keras, tetapi hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-0.

Hasil imbang ini menunjukkan ketatnya persaingan antara kedua tim. Madura United mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih kemenangan. Di sisi lain, Tainan City menunjukkan pertahanan yang solid dan mampu memanfaatkan kesempatan yang ada meskipun tidak berhasil mencetak gol.

Leg kedua akan diadakan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada Kamis, 13 Maret 2025. Hasil imbang ini memberikan peluang bagi kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya, dan leg kedua dipastikan akan berlangsung menarik.

Dengan hasil ini, kedua tim kini memiliki kesempatan yang sama untuk melangkah lebih jauh di AFC Challenge League. Pertandingan leg kedua diharapkan dapat memberikan lebih banyak aksi dan drama bagi para penggemar sepak bola.

Bulan Ramadhan Bulan Musim Seminya Alquran

0

Bismillahirrahmanirrahim
Umat Islam sedunia saat ini tengah menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Bulan yang begitu mulia sebagiaman sabda Rasul yang menyebutkan Bulan Ramadhan adalah bulan musim seminya AlQur’an.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Tadabbur, begitulah sang Birokrat Spiritualis DR Mada Teruna menyampaikan materi kajian dalam Ngaji Dialog di Beranda Lestari di momen Bulan Ramadhan. Seperti tulisan yang sudah-sudah, tulisan kali ini juga berupa nukilan dari  Ngaji Dialog.

Ya, kini kita tengah berada di pekan pertama Bulan Suci Ramadhan. Bulan yang  mulia, bulan dimana dilipatgandakan amal sholeh kita pahalanya disisi Allah. Bulan dimana diturunkannya AlQur’an, maka indah kıranıya bila setiap hari kita bersama-sama merenungkan kandungan isi Alqur’an. Selain membaca dan mengkajinya kita juga bertadabbur (proses atau upaya untuk memahami, merenungi dan menelaah makna ayat-ayat Alqur’an dengan sungguh-sungguh.

Tentu saja, kita juga harus menghayati dan meresapi isi kandungan ayat Alqur’an. Sehingga pemahaman kita tentang Alquran dapat lebih dalam dan berkualitas. Tadabbur sangat penting dan memungkinkan kita untuk memperoleh berbagai hikmah dan pelajaran yang terkandung didalamnya, sehingga kita dapat mengambil manfaat & menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,.

Tadabbur juga merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Melalui tadabbur pula kita dapat menggali kearifan dan kebijaksanaan yang terkandung di dalam Alqur’an, serta meningkatkan permahaman dan keimanan kita.

Bulan Ramadhan adalah bulan musim seminya Alquran sebagaimana sabda Rasul: “Segala sesuatu ada musimnya dan musimnya Alqur’an adalah Bulan Rartmadhan.

Sudah pasti setiap perkara di alam semesta in memiliki waktu atau musin tertentu yang sesuai dengan sifat atau karekteristiknya. Begitu juga dengan Alqur’an, meskipun Alqur’an adalah kitab súci yang keberadaannya selalu relevan dan berlaku sepanjang masa, namun bulan Rartiadhan memiliki nilai dan keutamaan terserdiri sebagai musim Al Qur’an.

Bulan Ramadhan sebagai waktu yang sangat spesial dan istimewa untuk membaca, mengkaji dan merenungkan isi Alqur’an dengan lebih mendalam dan khidmat. Oleh karena itu pada bulan ini umat muslim banyak yang memperbanyak amalan Ibadah, termasuk membaca dan mempelajari Alqur’an lebih banyak dari biasanya.

AFWAN
WASSALAM

Raperda Reklame dan Percepatan Penurunan Stunting Disahkan Jadi Perda

0
pengesahan raperda penyelenggaraan reklame dan penurunan stunting
(ft/medcenbjb)

Link, Banjarbaru- DPRD Banjarbaru mengesahkan Raperda Penyelenggaraan Reklame dan Percepatan Penurunan Stunting menjadi Perda pada rapat Paripurna, Kamis (6/3/2025).

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra dan diikuti anggota serta jajaran eksekutif lainnya.

“Kami bersama dua unsur pimpinan dan Wali Kota Muhammad Aditya Mufti Ariffin menandatangani nota kesepakatan yang menandai sahnya dua raperda menjadi perda Pemkot Banjarbaru,” ujar Rizky dikonfirmasi di Banjarbaru, Jumat.

Sebelumnya, Wali Kota Muhammad Aditya Mufti Ariffin mengatakan, Perda tentang Penyelenggaraan Reklame mengatur tata ruang, estetika dan norma keagamaan, ketertiban hingga keasusilaan.

“Perda reklame diharapkan menjadi solusi permasalahan pemasangan reklame yang dilaksanakan efektif dan pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum atas pemasangan reklame,” sebut Aditya.

Sedangkan Perda Percepatan Penurunan Stunting bertujuan meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat untuk mencegah terjadinya stunting di lingkungan sekitarnya.

“Diharapkan, Perda Percepatan Penurunan Stunting meningkatkan sinergi seluruh pihak dalam upaya mencegah terjadinya stunting agar terwujud masyarakat yang sehat dan bebas stunting,” kata Aditya. (wahyu)

DPR Setujui Pemberian Naturalisasi Dean, Joey dan Emil

0
proses naturalisasi
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

Link,Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir, mengapresiasi dukungan dan persetujuan RDP DPR RI ke-14 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang sepakat memberikan  naturalisasi kepada tiga pemain Dean Ruben James, Joey Mathijs Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi.

Keputusan naturalisasi itu sangat penting jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde Ketiga zona Asia yang akan melawan Australia (20/3) dan Bahrain (25/3).

“Kami meminta persetujuan rapat paripurna hari ini, apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Saudara Dean Ruben James, Joey Mathijs Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi, dapat disetujui?” tanya Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir saat memimpin rapat, yang kemudian dijawab, setuju secara serempak oleh anggota DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3).

Sebelum meminta persetujuan 339 anggota dewan yang hadir, Adies menjelaskan bahwa sebelumnya Komisi X dan Komisi XIII DPR RI telah mengadakan rapat kerja dan menyetujui naturalisasi tiga orang pemain sepak bola tersebut. Komisi X dan Komisi XIII DPR menyetujui naturalisasi Emil, Dean, dan Joey pada rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3).

“Saya sangat mengapresiasi setinggi- tingginya persetujuan atas naturalisasi Emil, Dean, dan Joey yang dilakukan, baik pada Rapat Paripurna DPR RI dan juga ketika rapat kerja dengan anggota Dewan terhormat di Komisi X dan Komisi XIII kemarin. Dukungan ini membuat kami optimistis membawa Garuda mendunia mendekati realita,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu.

Proses berikutnya setelah rapat paripurna yakni dokumen naturalisasi tiga pemain tersebut akan diajukan kepada Presiden Republik Indonesia untuk penerbitan keputusan presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah Warga Negara Indonesia (WNI).

Menurut rencana, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani Keppres Naturalisasi Dean, Joey, dan Emil pada tanggal 7 Maret. Sementara proses untuk persiapan pengambilan sumpah WNI diagendakan paling lambat tanggal 10 Maret mendatang. (spy)

Dana BOK Ditiadakan, Dinkes Kabupaten Banjar Malas Sosialisasi Diare dan Muntaber

0
minim sosialisasi diare dan muntaber
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Kabupaten Banjar, Marzuki

Link, Martapura – Minimnya kegiatan penyuluhan promosi kesehatan, khususnya sosialisasi terkait diare dan muntaber yang dilakukan Dinas Kesehatan Banjar, ternyata akibat Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) non fisik atau ditiadakan.

“Sebelumnya Nakes Puskesmas mempunyai anggaran tersendiri untuk kegiatan penyuluhan promosi kesehatan yang bersumber dari dana BOK, yakni kegiatan operasional sebesar Rp75.000 per orang, dan jika melakukan pertemuan kelompok khusus maka akan ada biaya tambahan konsumsi dari satuan harga sekitar Rp15.000 hingga Rp35.000 per orang orang. Sehingga pelaksanaannya lebih fleksibel dalam melakukan kegiatan penyuluhan promosi kesehatan,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Kabupaten Banjar, Marzuki saat ditemui dua awak media pada Rabu (5/3/2025), dan memastikan angka kasus diare dan muntaber tidak terjadi lonjakan.

Karena tidak didukung anggaran, lanjut Marzuki, untuk kegiatan penyuluhan kesehatan khusus penyakit diare dan muntaber hanya bergantung pada program dari pemerintah pusat, seperti kegiatan penyuluhan kesehatan terkait Stunting dan Tuberkulosis (TBC).

“Kalau di dalam materi sosialisasi tersebut tidak mengikut sertakan program khusus penyuluhan promosi kesehatan diare dan muntaber, kegiatan tidak dapat berlangsung optimal,” tuturnya.

Puluhan balita terserang diare dan muntaber (muntah dan berak) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, tiga diantaranya meninggal dunia. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar akui minim laksanakan kegiatan sosialisasi.

“Kalau dari segi sumber daya kesehatan atau tenaga kesehatan (Nakes) sebenarnya mencukupi. Karena tidak hanya petugas khusus promosi kesehatan saja yang dapat diterjunkan ke lapangan, tapi Nakes lainnya pun bisa kita berdayakan sebagai penyuluh promosi kesehatan,” ujarnya pada Rabu (5/3/2025).

Sebab, papar Marzuki lebih jauh, kebanyakan materi sosialisasi program dari pemerintah pusat hanya berfokus terhadap program skala nasional yang bermasalah, diantaranya seperti stunting dan TBC.

“Yang kami sayangkan, Puskesmas sebenarnya sudah memberikan buku panduan kesehatan kepada masyarakat, seperti ibu hamil dan menyusui, yang tentunya memuat terkait upaya pencegahan dan penanganan seperti penyakit diare. Tapi tidak dipelajari atau dibaca, hal ini juga terjadi akibat petugas kita kurang memberikan bimbingan kepada mereka,” akunya.

Karenanya, atas nama Dinkes Kabupaten Banjar, Marzuki menyambut baik terkait masukan yang disampaikan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terlebih di tengah efesiensi anggaran.

“Kami berharap anggaran penyuluhan promosi kesehatan khusus diare dan muntaber dapat ditambah melalui sumber pendaan lain. Kami sepakat jika Komisi IV DPRD sudah berkomitmen. Dan kami siap menyusun anggaran ulang khusus kegiatan penyuluhan,” ucap Marzuki yang masih belum bisa mengestimasikan terkait anggaran yang dibutuhkan.

Perlu diketahui, berdasarkan data RSUD Ratu Zalecha Martapura, terhitung sejak Januari 2025 tercatat sebanyak 45 pasien balita terserang diare dan muntaber dan harus dirawat inap, 9 pasien balita dirawat jalan, dan meninggal 1 orang.

Sedangkan pada Februari 2025, terdata 2 pasien balita terserang diare dan muntaber meninggal dunia, 31 pasien balita harus dirawat inap, 7 pasien balita diantaranya masih mendapatkan perawatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura. (zai/BBAM)

Walikota Mengundurkan Diri, Ini Tanggapan Ketua DPRD Banjarbaru

0
ketua dprd banjarbaru tanggapi pengunduran diri walikota

Link, Banjarbaru- Penyampaian penguduran diri HM Aditya Mufti Ariffin sebagai Walikota Banjarbaru, pada Rapat Paripurna tentu membuat semua terkejut. Tak terkecuali, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera Ketua DPRD Banjarbaru.

“Kami cukup kaget dan terkejut atas pengunduran diri wali kota yang disampaikan pada rapat paripurna,” ujar Rizky ditemui usai memimpin Rapat Paripurna di Gedung DPRD Banjarbaru, Kamis (6/3/2025).

Rizky mengaku tidak mendapat informasi mengenai keputusan Aditya yang mundur sebagai Wali Kota Banjarbaru, namun mengetahui setelah yang bersangkutan langsung menyampaikan pada rapat paripurna.

Rizky mengakui kabar mengenai Aditya yang mau mengundurkan diri diketahui dari pemberitaan sejumlah media, yang menyampaikan tersirat dilirik BUMN menduduki jabatan strategis di perusahaan negara itu.

“Ya pengunduran diri ini mendadak, kami hanya tahu sebelumnya yang bersangkutan dilirik BUMN melalui media. Kalau menyampaikan secara langsung tidak ada,” ucap Ketua DPRD Banjarbaru.

Meski demikian, Rizky menghargai keputusan Aditya mengundurkan diri dan mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Kota Banjarbaru belum genap lima tahun.

“Kami berterima kasih atas semua pengabdian Wali Kota Aditya dan juga mengucapkan selamat atas jabatan barunya sebagai komisaris independen. Semoga sukses dan karir cemerlang,” ucapnya.

Dikatakan Rizky, langkah selanjutnya akan memproses mengundurkan diri sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku kemudian diputuskan pada rapat paripurna yang dijadwalkan Kamis pekan depan. (wahyu)

Serahkan SK Mendagri, Gubernur Berikan Pesan Khusus Untuk Kepala Daerah

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melakukan Penyerahan Memori Jabatan dan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Serta Walikota dan Wakil Walikota se-Kalimantan Selatan Periode 2025-2030 di Gedung Mahligai Pancasila, pada Rabu (5/3) sore.

Turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin dan jajaran Pimpinan Forkopimda Kalsel, beserta pengurus PKK se-Kalsel.

Secara bergantian dimulai dari Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tapin, HSS, HST, HSU, Balangan dan Tabalong. Kemudian, penyerahan Piagam Penghargaan kepada “Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia Tahun 2024 oleh Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI”.

Bupati dan Walikota beserta wakilnya didampingi pejabat sebelumnya menghadap Gubernur Kalsel, H. Muhidin. Dalam hal itu, dilakukan penandatanganan berita acara dalam serah terima SK Memori Jabatan.

“Hari ini pelantikan Pj. Sekda Provinsi Kalsel, Penyerahan SK Bupati dan Walikota, kemudian pelantikan PKK se-Kalimantan Selatan dan pengurus Dekranasda Kalsel. Ini rangkaian kegiatan yang luar biasa, tidak pernah dilakukan sebelumnya lagi,” sampai Gubernur Kalsel, H. Muhidin didampingi Wagub Hasnuryadi seusai pelantikan dihadapan awak media.

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin mengatakan bahwa tujuannya pelantikan ini agar mendukung seluruh kegiatan PKK maupun Dekranasda berjalan segeranya. Dalam hal itu, menurut orang nomor satu di Kalsel menyatakan agar dapat melayani masyarakat Banua.

Kemudian, Gubernur H. Muhidin berpesan kepada Walikota dan Bupati yang telah menerima SK tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Lalu, sebagai pelayan masyarakat mampu mendorong program-program yang nyata bagi warganya.

“Pesan khusus kepada kepala daerah dapat melayani terbaik buat masyarakat Banua ke depan. Harus melayani dengan mudah, jangan mempersulit,” pungkasnya.

Dan penyerahan memori jabatan kepada Muhammad Yamin-Ananda (Banjarmasin), Abdul hadi-Akhmad Fauzi (Balangan), Bahrul Ilmi-Herman Susilo (Barito Kuala), Syafrudin Noor – Suriani (Kabupaten HSS), Samsul Rizal – Gusti Rosyadi (Kabupaten HST), Sahrujani – Hero Setiawan (Kabupaten HSU), Muhammad Noor Rifani – Habib Muhammad Taufani Alkaf (Kabupaten Tabalong), Andi Rudi Latif – Bahsanuddin (Kabupaten Tanah Bumbu), Rahmat Trianto – Muhammad Zazuli (Kabupaten Tanah Laut), Yamani – Juanda (Kabupaten Tapin) dan Saidi Mansyur – Said Idrus (Kabupaten Banjar).

Momentum itu diakhiri dengan mengabadikan foto bersama seluruh kepala daerah, baik itu bupati maupun walikota terpilih pada Periode 2025-2030. (tri)

Ketua Dekranasda 12 Kabupaten/Kota Dilantik

0
Ketua Dekranasda 12 Kabupaten/Kota Dilantik, Ini Harapan Gubernur
Ketua Dekranasda Kalsel, Hj. Fathul Jannah secara resmi melantik Ketua Dekranasda dari 12 kabupaten/kota se-Kalsel untuk masa bakti 2025-2030

Link, Banjarmasin – Bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (5/3) sore, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalsel, Hj. Fathul Jannah, yang juga istri Gubernur Kalsel H. Muhidin, secara resmi melantik Ketua Dekranasda dari 12 kabupaten/kota se-Kalsel untuk masa bakti 2025-2030.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/DEKRAN.KS/SK/II/2025 tanggal 20 Februari 2025, prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Hj. Fathul Jannah, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan naskah pelantikan sebagai tanda resmi dimulainya masa jabatan para Ketua Dekranasda kabupaten/kota.

Sebagai perwakilan, penandatanganan naskah pelantikan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin dan Ketua Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Momen ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan industri kerajinan daerah dan meningkatkan kesejahteraan para perajin di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel H. Muhidin mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Kami mengucapkan selamat kepada pejabat Sekdaprov Kalsel, Ketua TP PKK, dan Ketua Dekranasda kabupaten/kota yang telah dilantik. Mudah-mudahan kita semua mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar H. Muhidin.

Lebih lanjut, H. Muhidin menekankan bahwa keterpilihan para pejabat tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilewati dengan berbagai tahapan seleksi dan pertimbangan.

Oleh karena itu, ia berharap mereka dapat bekerja dengan profesional dan penuh dedikasi sesuai dengan tugas yang telah diberikan.

“Kami mendoakan dan memberikan dukungan penuh agar penjabat Sekdaprov Kalsel dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang dilantik hari ini mampu bekerja dengan baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Mari bersama-sama membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pemotongan tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-44, yang jatuh pada tanggal 3 Maret.

Pemotongan tumpeng ini dilakukan oleh Gubernur Kalsel beserta istri, Wakil Gubernur Kalsel beserta istri, serta diiringi oleh 12 bupati/wali kota se-Kalsel beserta masing-masing ketua Dekranasda Kabupaten/Kota.

Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen dalam mendukung perkembangan industri kerajinan daerah di Kalimantan Selatan.

Tampak hadir dalam acara pelantikan Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Kalsel, antara lain Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Inf Ilham Yunus, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurullah, Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Wisnu Andayana, serta jajaran pimpinan Forkopimda lainnya. (tri)

Dua Raperda Usulan Pemko Disetujui 8 Fraksi DPRD Banjarbaru

0
pandangan umum fraksi dprd banjarbaru terhadap 2 raperda usulan pemko

Link, Banjarbaru- Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan Pemerintah Kota Banjarbaru, menerima persetujuan dari 8 fraksi DPRD Banjarbaru untuk dibahas bersama dengan panitia khusus.

Persetujuan fraksi ini disampaikan masing-masing juru bicara, pada rapat paripurna DPRD Banjarbaru dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, Kamis (6/3/2025).

Ketua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra mengatakan, persetujuan seluruh fraksi terhadap dua raperda itu akan ditindaklanjuti dengan pembentukan panitia khusus yang membahas usul raperda itu.

“Seluruh fraksi setuju dibahas lebih lanjut sehingga sesuai tahapannya akan dibentuk panitia khusus yang membahas bersama tim perda dan SKPD terkait di Pemkot Banjarbaru,” ujar Rizky usai paripurna.

Juru bicara Fraksi NasDem Fauzan Noor mengapresiasi usulan dua raperda yang diusulkan pemerintah kota dengan memberikan catatan terutama terkait pengelola aset agar lebih bermanfaat.

“Fraksi Nasdem mendukung usulan dua raperda tersebut dengan catatan pengelolaan aset yang dilakukan lebih bermanfaat dan memberikan sumbangan bagi pendapatan asli daerah,” ucapnya.

Diketahui, dua raperda yang telah diusulkan Pemkot Banjarbaru ke DPRD beberapa waktu lalu yakni raperda Pedoman Pengelolaan barang milik pemerintah dan raperda tentang Pengelolaan Pemakaman.

Sementara itu, fraksi menyampaikan pandangan umum dimulai dari Fraksi Golkar disampaikan Siska Monalisa, Fraksi Gerindra oleh Syamsuri, Fraksi PDIP oleh Muhammad Qomaludin, Fraksi Nasdem Fauzan Noor.

Sedangkan Fraksi Demokrat melalui juru bicara Muhammad Rizal Siregar, Fraksi PPP disampaikan Emir Nahl Khan, Fraksi PKB disampaikan oleh Sukardi, dan Fraksi PAN PKS yang disampaikan Nurkhalis Anshari. (wahyu)