Beranda blog Halaman 45

‘Pangku’ Raih Film Terbaik FFI 2025

0
'Pangku' Raih Film Terbaik FFI 2025
Poster resmi film 'Pangku' (2025) (Foto: Cinema21)

Film ‘Pangku’ baru saja meraih penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik di FFI 2025. Kemenangan ini sekaligus menegaskan kualitas debut Reza Rahadian sebagai sutradara film panjang.

Pangku menjadi proyek pertama Reza di balik kamera setelah bertahun-tahun berkarya sebagai aktor. Ia juga menulis naskahnya bersama penulis Felix K. Nesi yang pernah meraih SEA Write Award 2020.

Film ini sebelumnya sukses diputar di Busan International Film Festival 2025 dan mendapat sambutan hangat. Ceritanya menyentuh dengan tema sosial yang dekat dengan kehidupan perempuan pesisir.

Film ini dibintangi Claresta Taufan, Christine Hakim, dan Fedi Nuril sebagai pemeran utama. Kolaborasi mereka memperkuat nuansa emosional yang menjadi inti cerita Pangku.

Kisahnya mengikuti Sartika, perempuan muda yang sedang hamil dan memilih meninggalkan kota asalnya. Ia ingin memberi masa depan yang lebih baik bagi anak yang dikandungnya.

Di pesisir Pantura, Sartika bertemu Maya yang mengelola kedai kopi sederhana. Maya merawat Sartika dengan penuh kepedulian dan membantu proses persalinannya.

Namun masalah baru muncul setelah Sartika melahirkan dan harus menentukan arah hidupnya. Maya merayunya untuk bekerja di kedai sambil menemani pelanggan sambil menyeduh kopi dan dipangku.

Dalam perjalanan itu, Sartika mengenal Hadi yang bekerja sebagai sopir truk ikan. Pertemuan mereka membuka harapan baru yang menuntun Sartika menghadapi kehidupannya.

Hubungan Sartika dan Hadi memberi warna baru pada cerita yang sarat dilema. Pilihan-pilihan sulit mulai muncul dan menentukan masa depan mereka.

Reza Rahadian mengaku cerita ini dekat dengan pengalaman pribadinya. Ia menghadirkan kisah tentang keteguhan perempuan menghadapi realitas sosial yang keras.

Ia menjelaskan bahwa hadirnya film ‘Pangku’ sebagai wujud terima kasihnya kepada perempuan yang luar biasa berjuang di tengah keterbatasan. Menyoroti perjuangan seorang ibu tunggal yang harus menghidupi anaknya di tengah kesulitan sosial.

Dengan tema kuat dan pendekatan yang intim, ‘Pangku’ menjadi film Indonesia yang patut ditonton tahun ini. Kisahnya menyajikan potret kehidupan perempuan dari sisi yang berbeda dibawa dengan cara yang hangat dan menyentuh hati.

Sama Persepsi Gubernur Pimpin Rakor Dinamika Operasional MBG di Kalsel

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H Muhidin memimpin langsung Rapat Koordinasi Dinamika Operasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) di provinsi ini, Jumat (21/011/2025) di ruang rapat KH Idham Khalid Kantor Gubernur di Banjarbaru.

Hadir dalam rapat, Kapolda Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan dan jajaran, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus beserta aparat TNI lain, Koordinator MBG se Kalsel, Satgas MBG, kepala SKPD lingkup Pemprov, asisten, staf ahli dan tim ahli gubernur, serta segenap pihak terkait.

Mengawali rapat, Gubernur H Muhidin mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dalam menyikapi berbagai permasalahan terkait pelaksanaan MBG, termasuk kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di Kabupaten Banjarmasin dan Kota Banjarmasin.

Gubernur H Muhidin menekankan perlunya menjaga hal-hal yang tidak diinginkan kedepan, dengan mengoptimalkan tugas dan fungsi satuan tugas (satgas) yang sudah terbentuk dan pihak terkait lainnya.

Senada diutarakan Kapolda Kalsel dalam laporan, bahwa menyampaikan alasan perlunya rakor, antara lain karena sempat terjadi kasus keracunan, yang setelah diambil sampel dan diuji di Surabaya, diketahui terjadi ada paparan bakteri dalam makanan.

Dalam hal ini, perlu menyamakan persepsi atau langkah bersama jika terulang kasus serupa, seperti mengamankan TKP, pengambilan sampel makanan, dan sebagainya.

Dikatakan, saat ini masih perlu penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), agar masyarakat setempat turut merasakan manfaat Program MBG.

Penjelasan selanjutnya disampaikan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Kalsel, Kombes Pol Noviar yang merangkap sebagai

Ketua Gugus Tugas MBG di Kalsel.

Disebutkan, saat ini terdapat 177 unit SPPG se Kalsel yang mengantongi SK, dan 127 unit diantaranya sudah beroperasional. Khusus SPPG Polda Kalsel, sudah melayani 12.263 penerima manfaat.

Dalam rakor, Gubernur H Muhidin meminta Polda dan pihak yang mengelola SPPG atau yayasan, benar-benar mengantongi 8 sertifikat dan syarat lainnya.

Arahan lain Gubernur H Muhidin, meminta Satgas MBG untuk benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya, karena satuan ini bertanggung jawab atas sesuatu yang terjadi pada penerima manfaat.

Pada kesempatan itu, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus juga menyampaikan beberapa hal terkait bahan baku makanan, pengolahan yang baik, hingga standar dapur yang harus dipenuhi yayasan selaku penyelanggara, agar makanan yang disediakan tidak berbahaya.

“Saya minta (SPPG,red) menyajikan makanan yang betul betul sehat, dan setelah ini tidak ada lagi kejadian siswa masuk rumah sakit karena keracunan,” ujar Ilham Yunus.

Dalam rakor, Gubernur H Muhidin juga menyoroti masalah kelayakan makanan jika disiapkan pada malam hari untuk disajikan siang hari itu.

Jika memungkinkan ujarnya, SPPG tidak mengolah makanan satu tempat saja dengan jumlah hingga 2500 porsi itu, tapi bisa dibagi-bagi agar proses memasak dilakukan dekat lokasi sekolah tempat penerima manfaat.

“Jadi makanan yang disajikan lebih fresh,” ujar Gubernur.

Gubernur H Muhidin pun akan menjadwalkan kembali rapat koordinasi serupa jika ada hal-hal yang dianggap penting dibahas bersama. (tri)

PTAM Intan Banjar Mohon Maaf atas Gangguan Layanan Distribusi Selama Pekerjaan Perbaikan Pipa

0
PTAM Intan Banjar Mohon Maaf atas Gangguan Layanan Distribusi Selama Pekerjaan Perbaikan Pipa

Link, Banjarbaru – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan distribusi air bersih selama pelaksanaan perbaikan pipa air baku pada 21 November 2025.

Dalam keterangan resminya, manajemen menyebut bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas dan kontinuitas layanan air minum kepada masyarakat. Perusahaan menegaskan bahwa perbaikan perlu dilakukan segera untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan potensi gangguan jangka panjang.

PTAM Intan Banjar juga mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air pasca-pekerjaan akan dilakukan bertahap, sehingga waktu normalisasi dapat berbeda-beda di tiap wilayah. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan distribusi air bagi seluruh pelanggan,” ujar manajemen.

Pelanggan diimbau untuk tetap bersabar dan melakukan manajemen penggunaan air selama masa pemulihan berlangsung.

PSM Makassar Libas PSBS 5-0, Alex Tanque Hattrick

0
PSM Makassar Libas PSBS 5-0, Alex Tanque Hattrick
Pemain PSM Makassar merayakan gol Alex Tanque ke gawang PSBS Biak di pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026. (c) Dok. PSM Makassar

Link, Sulsel – PSM Makassar tampil luar biasa saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (21/11/2025). Juku Eja menang telak 5-0 dalam laga yang sepenuhnya mereka dominasi.

Alex Tanque menjadi bintang utama dengan torehan hattrick, sementara dua gol lainnya disumbangkan Mufli Hidayat dan Victor Dethan. PSBS Biak tampil kesulitan sepanjang pertandingan dan hampir tidak memberi ancaman berarti.

Kemenangan besar ini mengangkat PSM Makassar naik ke posisi ke-10 klasemen sementara dengan 15 poin dari 11 pertandingan. PSBS Biak harus puas tertahan di peringkat ke-15 dengan sembilan poin, semakin dekat dengan zona degradasi.

Sejak menit awal, PSM langsung mengambil inisiatif menyerang. Dukungan suporter di Parepare membuat para pemain tampil percaya diri. Hasilnya, gol pembuka datang pada menit ke-14 melalui sepakan Alex Tanque yang menerima umpan dari sisi sayap dan menuntaskannya dengan baik.

PSM makin menguasai jalannya laga setelah gol tersebut. PSBS Biak mencoba mengimbangi, tetapi aliran bola mereka selalu kandas oleh pressing lini tengah PSM.

Menjelang akhir babak pertama, Mufli Hidayat menggandakan keunggulan PSM melalui aksi individunya pada menit ke-45+1. Menerima umpan terobosan, ia menggiring bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke pojok gawang, menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki paruh kedua, PSM tetap tampil menyerang. Pada menit ke-62, Alex Tanque mencetak gol keduanya setelah menyambar umpan silang dari sisi kiri. Pemain asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-72 untuk melengkapi hattrick, kali ini melalui penyelesaian cepat dari umpan silang datar.

Kemenangan PSM ditutup oleh gol Victor Dethan pada menit ke-84. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, ia menyambar bola untuk memastikan kemenangan Juku Eja menjadi 5-0.

Susunan Pemain

PSM Makassar: Hilman Syah; Mufli Hidayat, Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz; Gledson Paixao, M Arfan; Victor Dethan, Savio Roberto, Jacques Medina; Alex Tanque

Pelatih: Tomas Trucha

PSBS Biak: Kadu; Lucky Octavianto, Sandro Sakho Embalo, Nurhidayat Haji Haris, Arjuna Agung; Eduardo Barbosa, Luquinhas, Pablo Andrade, Damianus Adiman Putra; Heri Susanto, Hassan Mohcine

Pelatih: Divaldo Alves

Persija Kalahkan Persik 3-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh

0
Persija Kalahkan Persik 3-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh
Selebrasi gol Eksel Runtukahu pada laga Persija Jakarta vs Persik Kediri di pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persija Jakarta/@Persija_Jkt

Link, Solo – Persija Jakarta meraih tiga poin penting setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 pada pekan ke-13 BRI Super League, Kamis (20/11) malam WIB di Stadion Manahan.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Persija tampil agresif meski tanpa Allano di lini depan. Dua peluang emas sempat didapat Eksel Runtukahu, tetapi keduanya belum membuahkan hasil.

Tekanan Persija tidak membuat Persik gentar. Tim tamu justru mampu mencuri keunggulan di menit ke-42 melalui eksekusi tendangan bebas Ezra Wallian. Bola meluncur keras tanpa mampu dibendung kiper Persija, membuat Persik menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Situasi berubah drastis di babak kedua. Persik kehilangan Telmo Castanheira yang diganjar kartu merah pada menit ke-50. Bermain dengan 10 pemain membuat Persik kesulitan menahan gempuran Persija.

Persija memanfaatkan situasi tersebut dan berhasil menyamakan skor lewat gol Eksel Runtukahu pada menit ke-60. Serangan Persija makin mengalir setelah gol tersebut, hingga Maxwell membawa Macan Kemayoran berbalik unggul 2-1 pada menit ke-71.

Tidak berhenti di situ, Witan Sulaeman menambah gol ketiga pada menit ke-78, memastikan kemenangan Persija 3-1.

>Dengan hasil ini, Persija tetap berada di posisi kedua klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 23 poin, tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Borneo FC. Sementara itu, Persik harus turun ke posisi ke-13 setelah mengumpulkan 12 poin dari 13 laga.

Gubernur Pimpin Rakor Progres Realisasi Fisik dan Keuangan TA 2025

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Progres Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun Anggaran 2025, sebagai tindak lanjut hasil pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri terkait percepatan pelaksanaan APBD. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/11/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin. Hadir pula Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, Kepala BPKAD Provinsi Kalsel, Fatkhan; serta Kepala Bapenda Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil. Seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel turut mengikuti rapat tersebut.

Dalam arahannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan memastikan percepatan serapan anggaran dapat berjalan optimal, sekaligus mengevaluasi rendahnya realisasi belanja sejumlah SKPD pada tahun berjalan.

“Hari ini kita rapat koordinasi antar SKPD untuk realisasi anggaran 2025–2026. Dalam rapat ini kita membicarakan juga rendahnya resapan belanja tim SKPD di tahun ini,” ujar Gubernur.

Ia meminta seluruh SKPD segera menyiapkan rencana belanja serta langkah percepatan penggunaan anggaran untuk tahun 2026 agar persoalan serapan rendah tidak kembali terulang.

“Saya mengharapkan pada 2026 nanti tiap SKPD bisa menyiapkan rencana penggunaan belanja ataupun anggaran yang sudah disiapkan. Jika hal ini terulang kembali, serapannya rendah, maka nanti di bulan Januari 2026 kita akan membuat Pakta Integritas,” tegasnya.

Gubernur Muhidin menambahkan bahwa pimpinan SKPD yang tidak mampu melaksanakan anggaran sesuai perencanaan harus siap menerima konsekuensi.

“Apabila pimpinan tidak bisa menggunakan dana sesuai anggaran dan perencanaan, maka harus bersedia mundur atau dinonjobkan,” ungkapnya.

Melalui rakor ini, Pemprov Kalsel menegaskan seluruh SKPD dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan program dan kegiatan, sehingga APBD 2025 dapat terserap maksimal dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan serta pelayanan publik di Kalimantan Selatan. (tri)

Selain di Astambul, Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh Ditenggarai Bermasalah

0
Selain di Astambul, Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh Ditenggarai Bermasalah

Link, Martapura – Setelah proyek rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Astambul ditenggarai bermasalah, kini giliran pengerjaan rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh tak dapat dirampungkan tepat waktu.

Dilaksanakan selama 90 hari kalender dengan nilai kontrak Rp348.942.000 dari total pagu anggaran sebesar Rp350 Juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Ternyata CV BANGALI JAYA BAROKAH selaku kontraktor pelaksana tak mampu menyelesaikan sesuai tanggal berkontrak, yakni harus rampung pada 18 November 2025 kemarin.

Terkait keterlambatan pengerjaan Gedung Balai Penyuluhan KB di Desa Aluh Aluh Besar tersebut juga benarkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini.

“Terkait pengerjaan rehab Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh memang ada perlakuan khusus karena dampak banjir rob. Sehingga item pengerjaan pemasangan paving block telat dilaksanakan,” ujarnya pada 18 November kemarin.

Karenanya, papar Dr Erny, berdasarkan hasil rapat pada Selasa (18/11/2025) kemarin, untuk pelaksanaan rehab Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh dilakukan penambahan waktu atau Addendum waktu.

“Yang jelas pengerjaannya harus tetap sesuai dengan spesifikasinya,” tuturnya.

Dari pantauan pewarta pada 19 November, masih terlihat aktivitas pekerja yang tengah sibuk melakukan pemasangan atap di Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh. Sedangkan untuk teralis kiri kana pagar beton yang berada di samping bangunan juga masih belum terpasang.

Dikonfirmasi terkait kegiatan rehabilitasi tersebut, Sekretaris Kecamatan Aluh Aluh, Taufikkurahman mengatakan, saat memulai pengerjaan kontraktor pelaksana sudah melakukan koordinasi ke kecamatan.

“Untuk status lahannya pinjam pakai karena merupakan aset milik pemerintah kecamatan,” tutupnya.(zainuddin)

Tanggulangi Persoalan Sampah, TPS3R KSM Lestari Olah Sampah Jadi RDF

0
TPS3R KSM Lestari
Plt.Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Hanifah Dwi Nirwana saat ddampingi Kabid PSLB3 DPRKPLH Kabupaten Banjar, Sutiyono

Link, Martapura – Perdana, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lestari, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura kirimkan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif hasil olahan sampah plastic menuju PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (PT ITP) Kotabaru.

Seremonial pelepasan truk pengangkut RDF hasil hasil olahan sampah dari TPS3R KSM Lestari, Kelurahan Keraton diawali dengan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) pada Jumat (14/11/2025) pagi.

Usai aksi bersih-bersih dan pelepasan truk pengangkut RDF, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, pengolahan sampah menjadi RDF tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memberikan nilai tambah sebagai sumber energi alternatif yang mendukung industri.

“”Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Kabupaten Banjar. Semoga dapat menjadi model bagi daerah lain dalam penerapan ekonomi sirkular,” harapnya.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo. Pejabat definitif Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Hanifah Dwi Nirwana menyakini pengolahan sampah menjadi RDF merupakan salah satu cara untuk mengatasi persoalan timbunan sampah.

“Kita beruntung di Kalsel ada dua perusahaan, yakni PT ITP dan PT Conch South Kalimantan Cement, dari informasi Kepala Dinas mereka sudah melakukan koordinasi tinggal melakukan percepatan agar sampah di Kabupaten Banjar dapat terkelola dengan baik dan menjadi subtitusi energi,” tuturnya.

Turut serta menambahkan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Kabid PSLB3) DPRKPLH Kabupaten Banjar, Sutiyono menjelaskan, kerja sama dengan PT ITP menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di Kabupaten Banjar.

“Selama ini sampah plastik yang tidak dapat diolah lebih lanjut dikirim ke TPA. Dengan dukungan PT ITP, sampah low value kini dapat diproses menjadi RDF dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam produksi semen,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui langkah sederhana seperti memilah sampah organik, anorganik, dan residu mulai dari rumah.(Zainuddin)

Puluhan Wilayah Terdampak Penghentian Sementara Distribusi Air PTAM Intan Banjar

0
Puluhan Wilayah Terdampak Penghentian Sementara Distribusi Air PTAM Intan Banjar

Link, Banjarbaru – Pekerjaan perbaikan pipa air baku PTAM Intan Banjar berdampak pada puluhan wilayah di dua cabang layanan utama, yakni Cabang 1 dan Cabang 2. Gangguan distribusi air diperkirakan dirasakan mulai Jumat sore hingga 24 jam ke depan.

Di Cabang 1, area yang terdampak mencakup wilayah permukiman padat seperti Gambut, Kota Citra Graha, Liang Anggang, Handil Kandangan, serta berbagai kompleks perumahan besar di sepanjang Jalan A. Yani. Sejumlah kawasan seperti Rumbia Mas, Griya Bakti Mulya, Surya Mas, hingga Jalan Tatah Cina juga masuk dalam daftar wilayah yang terdampak.

Sementara itu di Cabang 2, seluruh Kecamatan Sungai Tabuk, MTP Barat, sebagian Kertak Hanyar, Beruntung Baru, Tatah Makmur, hingga Aluh-Aluh juga akan mengalami gangguan suplai air.

PTAM Intan Banjar merilis daftar lengkap wilayah terdampak agar masyarakat dapat melakukan persiapan sejak dini. “Kami berharap pelanggan memahami situasi ini dan melakukan penampungan air yang cukup,” tulis manajemen dalam pengumuman resminya.

Gelar Innovation Award 2025, BRIDA Hadirkan 90 Inovasi Unggulan Banua

0
BRIDA
BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) 2025 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) 2025 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Acara ini menjadi rangkaian pamungkas dari seluruh proses penilaian, seleksi, dan presentasi inovasi daerah yang telah berlangsung sepanjang tahun.

Kegiatan penganugerahan diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap upaya dan kreativitas inovator dari berbagai unsur, termasuk SKPD Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, komunitas inovator, serta masyarakat umum.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Thaufik Hidayat, menyampaikan apresiasi terhadap meningkatnya partisipasi inovasi pada gelaran tahun ini. Berdasarkan laporan panitia, tercatat 90 inovasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sektor.

“Tahun ini panitia telah menghimpun 90 inovasi dari SKPD lingkup Provinsi Kalsel, kabupaten/kota, masyarakat umum, serta komunitas inovator. Angka ini menunjukkan budaya inovasi di Banua terus berkembang,” ujarnya.

Namun demikian, Ia juga menyoroti adanya beberapa SKPD yang tidak mengirimkan satu pun inovasi pada KIA 2025.

Ia menegaskan bahwa mulai tahun depan, setiap SKPD wajib mengusulkan minimal satu inovasi.

“Tidak ada lagi alasan untuk tidak mengirimkan inovasi. Setiap SKPD wajib memiliki inovasi yang terukur, berdampak nyata, dan dapat diadaptasi. Bagi SKPD yang tidak menunjukkan komitmen akan diberikan peringatan hingga punishment administratif,” tegasnya.

Thaufik juga menekankan bahwa inovasi harus menjadi bagian dari identitas kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia mengajak seluruh unsur pemerintah untuk berani memulai hal baru, cepat beradaptasi, serta memperkuat ekosistem riset dan kreativitas.

“Saya ingin Kalsel menjadi daerah yang berani mencoba hal baru, cepat beradaptasi, memiliki ekosistem riset yang kuat, serta menghargai karya, kreativitas, dan eksperimen. Kalsel Innovation Award 2025 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut,” tambahnya.

Ia berharap seluruh SKPD, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, dan masyarakat umum terus melahirkan terobosan baru.

“Inovasi menjadi kunci untuk mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang unggul, efisien, digital, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Penganugerahan Kalsel Innovation Award 2025 menutup seluruh rangkaian kegiatan yang meliputi sosialisasi inovasi daerah, penilaian proposal, presentasi finalis, serta lomba karya tulis ilmiah berbasis inovasi daerah.

Dalam ajang KIA 2025, BRIDA menetapkan sejumlah inovasi terbaik sebagai juara pertama di masing-masing kategori. Seluruh pemenang dan finalis memperoleh uang pembinaan yang di dukung oleh Bank Kalsel.

Pada kategori SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, Juara I diraih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan melalui inovasi Si-Apung Kasela, yaitu sistem budidaya padi apung yang memungkinkan produksi padi off-season secara berkelanjutan.

Untuk kategori SKPD Kabupaten/Kota, Juara I diraih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan inovasi SINGASAKTI, aplikasi sistem informasi pengawasan jasa konstruksi.

Pada kategori Masyarakat Umum Kalimantan Selatan, Juara I diraih oleh inovator asal Kota Banjarbaru melalui inovasi SARI-KASI, saringan kain sintetis ramah lingkungan untuk menjawab krisis air bersih.

Sementara untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Juara I diraih oleh Ir. Anton Kuswoyo, S.Si., M.T., M.Pt. dari Politeknik Negeri Tanah Laut melalui karya Kajian Agronomi dan Nutrisi Sorgum Hijauan Pakan Energi Tinggi di Lahan Pascatambang Batubara sebagai Produk Unggulan Kalimantan Selatan.

Dengan terselenggaranya penganugerahan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen budaya inovasi semakin melekat di setiap unit kerja pemerintah dan masyarakat, serta menjadi pendorong bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. (tri)