Beranda blog Halaman 46

Pembahasan Raperda APBD Tahun 2026 Alot, Bupati dan Anggota DPRD Banjar Terancam Tak Dapat Gaji

0
APBD Tahun 2026
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora

Link, Martapura – Berlangsung alot, agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 terpaksa dijadwalkan ulang. Akibatnya, jika Raperda APBD Tahun 2026 tak segera diputusan Bupati, Wabup dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar terancam tak dapat gaji.

Usai menghadiri gelaran rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Agus Maulana. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora mengatakan perihal penundaan tersebut bukan masalah.

“Karena pembahasan APBD 2026 belum sepenuhnya sempurna sehingga harus disempurnakan. Berdasarkan hasil rapat paripurna hari ini agenda kesepakatan APBD 2026 sepakat diundur minggu depan, mungkin dilaksanakan pada Senin atau Selasa. Intinya besok segera kita rapatkan di Badan Musyawarah (Bamus),” ujarnya.

Sebab, papar Politisi Gerindra ini lebih jauh, ada berbagai saran dan masukan yang disampaikan anggota dewan dalam rapat paripurna, mulai dari menyarankan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga saran untuk kembali melakukan evaluasi agar pengguna anggaran lebih efektif dan efesien.

“Hal ini menjadi masukkan buat kita dalan proses penganggaran APBD 2026 agar betul-betul tepat saran dan berpihak kepada masyarakat dalam memberikan kesejahteraan. Terlebih APBD kita sebenarnya masih defisit sebesar Rp24 Miliar, di sisi lain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga  mempunyai program prioritas,” katanya.

Karenanya, papar Irwan Bora, terkait pembahasannya kembali diserahkan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk melakukan pembahasan agar lebih efektif dan efesien.

“Pembahasan anggaran ini tidak main-main. Memang batas akhirnya pada 30 November, tapi kita pastikan rampung,” tuturnya.

Sebab, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019, jika Raperda APBD 2026 tidak selesai tepat waktu maka akan mendapatkan sanksi administratif berupa penundaan pembayaran hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD selama 6 bulan. Selain itu, akan terjadi penundaan penyaluran dana perimbangan dari pemerintah pusat, dan pemerintah daerah bisa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan dana insentif.

Menanggapi perihal tersebut, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur memaklumi penjadwalan ulang Pengambilan Keputusan terhadap Raperda APBD 2026 setelah mendapat beberapa saran dan masukkan dari anggota dewan, terlebih di tengah efesiensi anggaran.

“Tapi kita tidak melepas beberapa hal salah satunya seperti pelayanan publik yang memang juga menjadi bahan masukkan dari DPRD. Kami mohon dukungan DPRD untuk memberikan masukkan dan kritikan sehingga menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah agar lebih maksimal,” tuturnya.

Perlu diketahui, total belanja APBD murni 2026 ditargetkan sebesar Rp2,7 Triliun lebih. Dibandingkan dengan APBD murni 2025 total belanja mencapai Rp3 Triliun lebih, angka ini menunjukkan terjadi penurunan sebesar Rp302 Miliar lebih atau sekitar 10,08 persen.

Bahkan, target pendapatan dari APBD murni 2026 hanya sebesar Rp2,2 Triliun lebih, sedangkan pada APBD 2025 itu sebesar Rp2,6 Triliun lebih. Terjadi penurunan sebesar Rp329 Miliar lebih atau sekitar 12,69 persen.(zainuddin)

Cloudflare Alami Gangguan, Situs Besar Ikut Tumbang

0
Cloudflare Alami Gangguan, Situs Besar Ikut Tumbang
ilustrasi gangguan Cloudflare (Sumber: sellular.id)

Link, Banjarbaru – Sebagian besar internet tidak dapat diakses akibat gangguan teknis di Cloudflare pada Selasa (18/11/2025). Situs populer seperti ChatGPT, X, dan Zoom menjadi beberapa layanan yang terdampak, dilansir dari Forbes.

Dilansir dari ri.co.id, Laporan tentang masalah Cloudflare mulai muncul sekitar pukul 06:00 EST di DownDetector, dengan lonjakan sekitar 10.000 laporan. Beberapa situs sempat kembali online sebelum kembali terganggu.

Cloudflare menyediakan layanan jaringan dan keamanan yang digunakan banyak situs web. Karena itu, jika Cloudflare terganggu, situs-situs tersebut gagal berfungsi.

Insiden Cloudflare ini menjadi contoh bahwa kesalahan dari satu perusahaan teknologi saja dapat menyebabkan dampak bagi pengguna global. Hal ini disampaikan oleh professor ilmu komputer dari Brown University Amerika Serikat, Timothy Edgar.

Penyebab utama gangguan adalah file konfigurasi yang tumbuh melebihi ukuran dan memicu kerusakan pada sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas layanan. Cloudflare menekankan tidak ada indikasi serangan atau aktivitas jahat.

Cloudflare melindungi sekitar 20 persen situs web di lebih dari 100 negara. Meskipun masalah telah ditangani, pemulihan penuh kemungkinan membutuhkan waktu karena antrean lalu lintas global yang besar.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa sistem digital sangat rentan. Perusahaan sering sangat bergantung pada pemain kunci seperti Cloudflare, Microsoft, dan Amazon untuk menjaga situs web dan layanan tetap berjalan.

Masalah yang menyebabkan gangguan ini terkait dengan Domain Name System (DNS) yang kewalahan. Jaringan DNS yang usang membuat gangguan menyebar secara luas dan cepat.

Gangguan besar dapat dimanfaatkan penyerang untuk menciptakan kebingungan, meski insiden ini terjadi secara tidak sengaja. Gangguan Cloudflare menimbulkan dampak besar bagi situs web dan penggunanya di seluruh dunia, menyoroti betapa rentannya infrastruktur internet global.

Mengutip dari website resminya, Cloudflare merupakan salah satu jaringan terbesar di dunia yang memiliki tujuan membangun internet yang lebih baik. Layanan ini memungkinkan bisnis, organisasi nirlaba, blogger, dan pengguna Internet lainnya menghadirkan situs web yang lebih cepat dan andal.

Selain itu, layanan ini juga meningkatkan keamanan aplikasi mereka di dunia maya. Layanan ini bertujuan untuk menangani lalu lintas tinggi tanpa gangguan, sekaligus melindungi dari serangan siber dan gangguan teknis.

Knicks Tumbangkan Mavericks 113-111 dalam Laga Ketat

0
Knicks Tumbangkan Mavericks 113-111 dalam Laga Ketat
Jalen Brunson (tengah) mencetak 28 poin saat New York Knicks mengalahkan Dallas Mavericks 113-111 pada Rabu (19/11). (Foto: AP)

Link, Jakarta – New York Knicks meraih kemenangan tandang pertama musim ini setelah menumbangkan Dallas Mavericks 113-111 pada laga dramatis Rabu (19/11).<

Jalen Brunson kembali tampil di lineup Knicks dan langsung menunjukkan pengaruh besar dengan mencetak 28 poin serta lima assist. Landry Shamet menjadi pahlawan kemenangan lewat dua tembakan 3 poin krusial dalam 63 detik terakhir pertandingan.

Drama terjadi di detik-detik penutup ketika guard Dallas, Brandon Williams, sempat terlihat menyamakan skor dengan sisa 0,7 detik. Namun wasit menyatakan Williams melakukan pelanggaran ofensif, membuat peluang Dallas pupus dan Knicks memastikan kemenangan.

Pertandingan berlangsung sengit dengan 13 kali skor imbang dan 16 kali pergantian keunggulan. Karl-Anthony Towns mencatat double-double 18 poin dan 14 rebound, sementara Josh Hart menyumbang 16 poin dan 10 rebound. Mikal Bridges menambah 16 poin dan Miles McBride menyumbang 11 poin, membawa Knicks memperbaiki rekor tandang menjadi 1-4 dan memenangkan tujuh dari sembilan laga terakhir.

Dari kubu Mavericks, pemain cadangan Naji Marshall dan D’Angelo Russell tampil impresif dengan masing-masing 23 poin. Max Christie mencatat 15 poin, Klay Thompson 13 poin, dan Jaden Hardy 11 poin. Namun Dallas tetap menelan kekalahan kelima dalam enam pertandingan terakhir.

Dallas sempat memimpin 108-106 di sisa waktu 2:06, tetapi Shamet membalikkan keadaan lewat tripoin terbuka dengan sisa 1:03. Setelah Russell menyamakan skor lewat satu dari dua lemparan bebas, Shamet kembali melepaskan tripoin penting yang membawa Knicks unggul 112-109 pada 31,4 detik terakhir.

Shamet dan Mitchell Robinson sempat gagal di garis bebas, memberi Dallas peluang. P.J. Washington memperkecil ketertinggalan menjadi satu angka lewat dua lemparan bebas pada sisa 5,9 detik. Namun peluang Dallas memaksa overtime kandas setelah Williams dijatuhi pelanggaran ofensif pada upaya layup cepatnya.

Brunson, yang kembali bermain setelah absen dua laga akibat cedera pergelangan kaki kanan, tampil solid dengan memasukkan 11 dari 23 percobaan. Knicks menutup pertandingan dengan performa lebih baik meski hanya memasukkan 3 dari 22 tripoin pada babak pertama.

Mavericks sempat unggul 25-24 di akhir kuarter pertama, dibantu 19 poin Marshall di paruh pertama, tetapi Knicks membalikkan kedudukan untuk memimpin 52-50 saat jeda.

Serahkan Penghargaan KIA 2025, Gubernur : Tidak Ada Alasan Lagi SKPD Tidak Punya Inovasi

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalsel, Thaufik Hidayat, menyerahkan secara simbolis penghargaan Kalsel Innovation Award (KIA) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2025 di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Kamis (20/11/2025) pagi.

Penghargaan ini menjadi tahap akhir dari seluruh rangkaian penilaian yang melibatkan dewan juri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, serta unsur akademisi, sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemprov Kalsel terhadap inovasi dari SKPD, layanan publik, hingga masyarakat, serta dorongan untuk mempercepat transformasi layanan berbasis riset dan teknologi.

Pada kategori SKPD Provinsi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan meraih juara 1 lewat inovasi “Si-Apung Kasela”. Posisi berikutnya ditempati Dinas Kehutanan serta Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Di kategori SKPD Kabupaten/Kota, juara 1 diraih Dinas PUPR Hulu Sungai Tengah dengan aplikasi “SINGASAKTI”, disusul RSUD Datu Kandang Haji dan Puskesmas Uren dari Kabupaten Balangan.

Untuk kategori Masyarakat Umum, inovasi “SARI-KASI” dari Kota Banjarbaru keluar sebagai yang terbaik.

Sementara itu, pada kategori utama LKTI, Juara I diraih Ir. Anton Kuswoyo dengan riset sorgum sebagai pakan energi tinggi di lahan pascatambang.

Juara II diberikan kepada inovasi pestisida ramah lingkungan SMOXIDAN dari Barito Kuala, dan Juara III kepada apt. Nur Sabilla Fitri, S.Farm melalui pengembangan produk herbal pasak bumi.

Untuk kategori harapan, Harapan I diraih mahasiswa ULM dengan fortifikasi ikan patin pada mie basah. Harapan II diberikan kepada gagasan digital Model Hiyungrise, dan Harapan III kepada penelitian biofuel berbahan alga Sargassum.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin—yang dibacakan Kepala BRIDA Kalsel Thaufik Hidayat— menyampaikan meski jumlah inovasi yang masuk tahun ini cukup menggembirakan. tetapi, masih terdapat SKPD provinsi yang tidak mengirimkan inovasi sama sekali. Ia menekankan agar kondisi tersebut tidak terulang.

“Tahun depan tidak ada lagi alasan. Setiap SKPD wajib memiliki inovasi—minimal satu inovasi yang terukur, berdampak nyata, dan dapat diadaptasi. Untuk SKPD yang tidak menunjukkan komitmen, akan diberikan peringatan hingga bentuk punishment administratif sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Gubernur H. Muhidin menuturkan, reformasi birokrasi tidak mungkin terwujud tanpa perubahan pola pikir aparatur. Inovasi, menurutnya, bukan sekadar proyek atau kompetisi, melainkan budaya kerja yang harus mengakar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Inovasi adalah cara berpikir, budaya kerja, dan komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita tidak bisa bicara transformasi pelayanan publik kalau kita sendiri tidak mau berubah,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan visinya agar Kalimantan Selatan menjadi daerah yang berani mencoba hal baru, cepat beradaptasi, memiliki ekosistem riset yang kuat, serta menghargai karya, kreativitas, dan eksperimen.

“Mari jadikan Kalsel Innovation Award 2025 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama. Kita ingin Kalsel menjadi provinsi yang unggul, efisien, digital, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Inovasi BRIDA Kalsel, Indra Abdillah, menegaskan bahwa pelaksanaan Kalsel Innovation Award (KIA) merupakan bagian dari komitmen Kalimantan Selatan untuk membangun ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kalsel Innovation Award bertujuan memperkuat eksistensi dan konsistensi daerah dalam membentuk ruang ekosistem inovasi. Hal ini sejalan dengan peningkatan Indeks Inovasi Daerah dan peran inovasi dalam pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Indra menjelaskan, KIA 2025 diikuti oleh seluruh kabupaten/kota, seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, serta inovator dari masyarakat umum.

Lebih lanjut Indra menjelaskan BRIDA Kalsel telah menggelar KIA sejak 2022, dan partisipasi terus meningkat setiap tahun. Pada 2023 terdaftar 64 inovasi, tahun 2024 sebanyak 65 inovasi, dan tahun 2025 melonjak menjadi 90 inovasi, menandai antusiasme yang semakin besar dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurut Indra, tren positif ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi untuk menghadirkan terobosan pelayanan publik di Banua semakin kuat. (tri)

Tetaplah Tenang Dalam Menghadapi Ketidakpastian

0

Bismillahirrahmanirrahim
Ingin selalu bergegas dalam menghadapi ketidakpastian dari sesuatu langkah, pada akhirnya seringkali menimbulkan ketidakpuasan. Sebaliknya memilih untuk tetap tenang dalam menghadapi ketidakpastian, justru memunculkan ruang untuk menemukan solusi.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Tulisan kali ini merupakan bagian dari nukilan bahasan kebahagiaan sejati pada Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna, sang Birokrat Spiritualis pekan kemarin. Di mana pada nukilan kali ini terkait ketakutan imajiner.

Kekhawatiran adalah tiran yang mengekang ketentraman, ia mengambil sesuatu yang tidak pernah ada dan menggantinya dengan kecemasan yang melemahkan.

Kita sering kali tersesat dalam skenario buruk yang bahkan belum terjadi membiarkan ketakutan imajiner menghancurkan kedamaian kita. Di saat ini padahal sebagian besar hal yang kita khawatirkan tidak pernah benar-benar terjadi dan jika pun terjadi sering kali tidak seburuk yang kita bayangkan.

Jika kita melihat ke belakang berapa banyak dari kekhawatiran kita yang benar-benar terbukti. Mungkin hanya sebagian kecil, namun hal ini berapa banyak energi, waktu, dan kebahagiaan yang sudah kita buang sia-sia.

Nah, inilah ironi besar dalam hidup kita merelakan momen momen bahagia “saat ini demi sesuatu yang belum tentu terjadi di masa depan. Daripada tenggelam dalam kecemasan kita perlu melatih pikiran untuk fokus pada apa yang bisa kita kendalikan.

Tidak semua hal ada dalam genggaman kita dan itu bukan masalah, yang penting adalah bagaimana kita menanggapinya.

Ketika kita memilih untuk tetap tenang dalam menghadapi ketidakpastian, maka kita memberi diri kita ruang untuk menemukan solusi bukan sekedar terjebak dalan kecemasan. Kehidupan selalu berjalan di luar skenario yang kita rancang terkadang ia memberi kejutan.

Terkadang ia menggagalkan rencana kita, namun apa pun yang terjadi kita selalu memiliki pilihan. Kita akan membiarkan kekhawatiran menguasai hidup kita, atau kita akan belajar untuk menerima, mengalir, dan percaya bahwa kita akan selalu memiliki cara untuk menghadapi setiap tantangan yang datang.

Afwan
Wassalam

Menjaga Stabilitas Inflasi Daerah, Pemprov Kalsel Kembali Gelar GPM

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menekan harga kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas inflasi di daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah menyediakan pangan terjangkau bagi masyarakat di tengah lonjakan harga sejumlah komoditas menjelang Natal dan Tahun Baru serta momentum pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

“Jadi hari ini kami kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah sesuai arahan pemerintah pusat, kemudian juga Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan Pak Sekda, bahwa kita sebagai pemerintah berkewajiban memberikan pangan murah kepada masyarakat,” ujar Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kabid Ketahanan Pangan, Saptono di Kios Pangan DPKP Kalsel, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Dalam kegiatan GPM ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, termasuk telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula, dan berbagai jenis sayur mayur.

Menurutnya, Lonjakan harga yang terjadi belakangan ini menjadi alasan utama pelaksanaan gerakan tersebut. Harga telur ayam ras di pasar umum diketahui telah mencapai Rp31.000 hingga Rp33.000 per kilogram, di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), sementara harga ayam ras juga terus merangkak naik. Keduanya bahkan menjadi penyumbang inflasi terbesar di Kalimantan Selatan.

“Harapannya melalui Gerakan Pangan Murah ini masyarakat bisa memperoleh sembako dengan harga yang terjangkau, apalagi komoditas telur dan ayam merupakan penyumbang inflasi di Kalsel,” jelasnya.

Selain faktor musim perayaan, lonjakan harga juga dipicu meningkatnya permintaan pasar, termasuk dari program Makan Bergizi Gratis serta kebutuhan besar jelang Haul Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan pada bulan Desember.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap komoditas seperti cabai rawit, ayam, telur ayam, dan bawang merah meningkat tajam.

“Kondisi permintaan yang tinggi tentu menjadi perhatian pemerintah. Melalui GPM ini kami ingin memberikan stimulus dan membantu masyarakat agar tetap bisa membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengendalian inflasi sekaligus upaya menjaga akses pangan yang merata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. (tri)

Profil Rospita Vici Paulyn, Komisioner KIP yang Tegas

0
Profil Rospita Vici Paulyn, Komisioner KIP yang Tegas

Link, Banjarbaru – Nama Hakim Rospita Vici Paulyn menjadi perhatian publik karena perannya dalam menjaga transparansi informasi negara. Sosok komisioner KIP itu dikenal tegas saat memimpin sidang sengketa ijazah di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Dilansir dar rri.co.id, Rospita lahir di Jayapura pada 11 Juni 1974. Ia menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Ia kini menjabat Ketua Bidang Penelitian dan Dokumentasi di KIP. Tugasnya menuntut ketelitian dalam menjaga mutu informasi publik.

Sebelum bergabung dengan KIP, ia pernah menjadi dosen di Sukabumi. Ia juga menjadi Direktur perusahaan jasa konstruksi hingga 2016.

Kariernya berlanjut saat ia masuk Komisi Informasi Kalimantan Barat. Ia memimpin lembaga itu selama dua periode.

Rospita aktif di berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan di Kalimantan Barat. Keterlibatannya mencakup FORSSAP, IAFT, Pemuda Katolik, dan Barisan Indonesia.

Ia juga pernah berperan di INKINDO dan HIPMI Kalimantan Barat. Pengalamannya menunjukkan kedekatannya dengan isu publik dan pemberdayaan masyarakat.

Sorotan publik terhadap dirinya meningkat seiring ia mempertanyakan pemusnahan arsip pencalonan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo oleh KPUD Solo. Ia menilai keputusan tersebut tidak sesuai prinsip keterbukaan informasi publik.

Rospita menegaskan pentingnya menjaga arsip pejabat publik sesuai aturan retensi. Ia mengingatkan bahwa dokumen berpotensi disengketakan sehingga tidak boleh dimusnahkan cepat.

RSUD Ratu Zalekha Belum Terapkan KRIS, Komisi IV Agendakan RDP

0
RSUD Ratu Zalekha Belum Terapkan KRIS, Komisi IV Agendakan RDP
Hj Anna, Politisi Gerindra Kabupaten Banjar (Foto: Istimewa)

Link, Martapura – Komisi 4 DPRD Banjar agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) menindaklanjuti sikap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura tak sesuai Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana pasca mengetahui salah satu ruang rawat inap anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura tak sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Kabarnya bed ada enam, harusnya jangan dipaksakan meskipun pemberlakuan KRIS BPJS Kesehatan pada Januari 2026 mendatang,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).

Karena implementasi Perpres Nomor 59 Tahun 2024 dilaksanakan pada awal tahun mendatang. Politisi Gerindra Kabupaten Banjar ini mengungkapkan, Komisi IV DPRD akan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Sidak pada awal tahun 2026 mendatang.

“Hal ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terkait penerapan KRIS BPJS Kesehatan, karena itu perlu dilakukan Sidak pada awal tahun mendatang ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, apakah sudah menerapkan KRIS atau belum,” ucapnya.

Dalam gelaran RDP, Hj Anna juga akan mempertanyakan terkait Standar Satuan Biaya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Ratu Zalecha Martapura apakah sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Banjar Nomor 36 Tahun 2023, salah satunya mengenai standar biaya tempat tidur atau bed.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu ruang rawat inap anak RSUD Ratu Zalecha Martapura terdapat enam bed, dua diantaranya minim penerangan karena cahayanya terhalang gorden dari empat bed yang sudah tertata, serta jarak antar tepi bed kurang dari 1,5 meter.

Padahal, sesuai Perpres Nomor 59 Tahun 2024, jumlah dan jarak bed menjadi satu dari 12 kriteria dalam KRIS BPJS Kesehatan. Jarak antar tepi tempat tidur minimal harus 1,5 meter dan maksimal empat bed per ruang rawat inap.

Menanggapi perihal tersebut, Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman menjelaskan, bahwa penerapan KRIS BPJS Kesehatan ditunda dan akan diberlakukan pada awal Januari 2026 mendatang.

“Kenapa jumlah bed di ruang rawat inap anak masih ada yang enam, karena kebutuhan Bed Occupancy Rate (BOR) saat ini masih tinggi dampak pancaroba dan lain-lain,” katanya pada 17 November kemarin.

Ia juga mengungkapkan, bahwa keberadaan enam bed tersebut tidak permanen, melainkan karena kondisi saat ini sehingga tidak dilakukan pengurangan bed untuk sementara waktu, bahkan sudah menyadari terkait minim pencahayaan.

“Kalau kita sisihkan kasihan masyarakat, karena fasilitas penunjang ruangan seperti Air Conditioner (AC), gorden sudah ada, dan ruangannya nyaman, kita akomodir dahulu. Memang untuk dua bed private pasien tidak dapat dan pencahayaannya terhalang gorden yang memang sudah ditata untuk empat bed, yang penting kita akomodir dahulu,” ungkapnya.(zainuddin)

Gempa Magnitudo 6 Kejutkan Warga Ambon, Belum Ada Laporan Kerusakan

0
Gempa Magnitudo 6 Kejutkan Warga Ambon, Belum Ada Laporan Kerusaka

Link, Ambon – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6 mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (20/11) sekitar pukul 15:59 WIT.

Dilansir dar cnnindonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Karang Panjang Ambon melaporkan gempa itu terjadi pada pukul 15:59 WIT dan tak berpotensi stunami.

Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 119 kilometer pada koordinat 03.66 LS-128.33 BT tepatnya 15 kilometer Tenggara Ambon Maluku.

Guncangan dilaporkan hingga terasa Amahai dengan skala intensitas III-IV MMI dan Ambon dengan skala intensitas MMI.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas setempat belum melaporkan terkait kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.

SKPD Pemprov Kalsel Diminta Optimalkan Fungsi UPG

0
optimalkan UPG

Link, Banjarbaru – Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, menyerukan kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengoptimalkan fungsi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) sebagai instrumen utama pengendalian gratifikasi di internal organisasi.

Fydayeen menegaskan bahwa UPG tidak boleh dipandang sekedar lembaga pelaporan administratif, tetapi harus menjadi motor gerakan anti-gratifikasi yang aktif melakukan edukasi, konsultasi, dan pengawasan.

“UPG adalah mitra strategis Inspektorat sekaligus perpanjangan tangan KPK di lingkungan Pemprov Kalsel. Setiap unit harus memastikan berjalan efektif, mampu memetakan risiko, aktif bersosialisasi, dan menjadi ruang konsultasi pertama bagi ASN,” tegas Akhmad Fydayeen, Kamis (20/11/2025).

Ia merinci tiga mandat utama yang wajib dijalankan UPG untuk memastikan ekosistem birokrasi yang bersih dan transparan yaitu pertama Edukasi dan Sosialisasi di mana UPG harus menjadi sumber informasi yang tepat tentang aturan gratifikasi, termasuk pemahaman risiko hukum, pengecualian, dan tata cara pelaporan.

Kedua Konsultasi Aman dan Mudah Diakses, ASN diberikan ruang konsultasi yang rahasia dan terlindungi agar tidak ragu menanyakan status pemberian sebelum atau setelah berinteraksi dengan pihak eksternal.

Ketiga Pelaporan dan Monitoring Akuntabel, Setiap laporan gratifikasi harus diproses secara cepat, terverifikasi, dan diteruskan kepada KPK dalam batas waktu maksimal 10 hari kerja.

Selain itu, Ia menegaskan peran pimpinan SKPD dalam memastikan keberhasilan program ini. Dukungan berupa kebijakan, fasilitas, dan legitimasi operasional UPG menjadi faktor kunci implementasi yang konsisten.

“Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Perlindungan ini penting agar ASN berani menolak dan melaporkan setiap pemberian yang berpotensi melanggar,” ungkapnya.

Inspektorat berharap optimalisasi peran UPG di seluruh OPD mampu membangun budaya integritas kolektif dan menjadikan pencegahan gratifikasi sebagai nilai kerja yang melekat pada setiap ASN, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, terbuka, dan mendapat kepercayaan publik. (tri)