Beranda blog Halaman 49

Kategori Pilihan Penonton FFI 2025 Resmi Umumkan 5 Besar

0
Kategori Pilihan Penonton FFI 2025 Resmi Umumkan 5 Besar
Piala Citra Festival Film Indonesia 2025 (Foto: Youtube/@FestivalFilmIndonesia)

Link, Banjarbaru – Festival Film Indonesia (FFI) 2025 resmi mengumumkan lima besar untuk kategori Pilihan Penonton. Pengumuman ini menandai semakin dekatnya malam puncak penghargaan bergengsi tersebut.

Kategori Pilihan Penonton hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk menentukan film favorit mereka. Voting untuk kategori ini dibuka secara publik oleh FFI, sehingga siapa pun bisa ikut memilih tanpa batasan khusus.

Lima besar kategori ini berisi film, aktor dan aktris pilihan penonton yang berhasil mencuri perhatian sepanjang 2025. Semua judul dipilih berdasarkan akumulasi suara yang masuk selama masa voting berlangsung.

Komite FFI menjelaskan bahwa kategori ini menunjukkan kedekatan festival dengan masyarakat. Mereka ingin penonton merasa terlibat langsung dalam perjalanan perfilman nasional.

Pengumuman lima besar ini juga menambah antusiasme menjelang malam anugerah FFI 2025. Publik kini menantikan film mana yang akan keluar sebagai juara pilihan penonton.

Tahun ini, FFI mengusung tema ‘Puspawarna Sinema Indonesia’ yang menonjolkan keberagaman dalam sinema nasional. Tema tersebut menggambarkan semangat perfilman Indonesia yang terus tumbuh di tengah perbedaan budaya dan gaya bercerita.

Berikut lima besar kategori pilihan penonton, Festival Film Indonesia 2025. Meliputi 5 besar film, aktor dan aktris pilihan penonton:

5 Besar Film Pilihan Penonton

  • 1 Kakak 7 Ponakan
  • Jumbo
  • Komang
  • Rangga & Cinta
  • Sore: Istri Dari Masa Depan

5 Besar Aktor Pilihan Penonton

  • Adzando Daverna — Komang
  • Chicco Kurniawan — 1 Kakak 7 Ponakan
  • Dion Wiyoko – Sore: Istri Dari Masa Depan
  • El Putra Sarira — Rangga & Cinta
  • Keisha Alvaro – Komang

5 Besar Aktris Pilihan Penonton

  • Aurora Ribero – Komang
  • Jasmine Nadya — Rangga & Cinta
  • Freya JKT 48 – 1 Kakak 7 Ponakan
  • Leya Princy – Rangga & Cinta
  • Sheila Dara Aisha — Sore: Istri Dari Masa Depan

Daftar lengkap nominasi Piala Citrai FFI 2025 mencakup total 22 kategori penghargaan bergengsi. Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui situs resmi festivalfilm.id maupun akun Instagram resmi FFI @festivalfilmid

Malam puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2025. Pemenang akan diumumkan bersamaan dengan apresiasi khusus bagi kategori teknis seperti efek visual, penyuntingan, dan tata suara.

Pagar Beton Balai Penyuluhan KB Kecamatan Astambul Retak

0
pagar beton

Link, Martapura – Proyek rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan KB bermasalah. Meski pun telah selesai, namun kondisi pagar beton Kantor Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Astambul di Desa Kaliukan yang dilakukan rehabilitasi tanpa plang nama proyek sudah mengalami keretakan.

Kepala Desa (Kades/Pambakal) Kaliukan, Muhraini mengaku tidak mengetahui. Sebab, kontraktor pelaksana tidak pernah melakukan koordinasi ke Pemerintah Desa (Pemdes) sejak proyek mulai dilaksanakan.

“Aset lahannya memang hibah dari desa, dan saat pengusulan kegiatan rehabilitasi balai memang diketahui Pemerintah desa. Tapi sejak kapan dilaksanakan dan kapan diselesaikannya kami tidak tahu,” ujarnya pada Selasa (18/11/2025).

Pernyataan serupa juga diungkapkan Camat Astambul, Ahmad Fauzi. “Memang saya mengetahui adanya kegiatan rehabilitasi balai tersebut. Tapi terkait kapan selesai dan tidak selesainya saya tidak tahu. Bahkan melihat bangunannya saja saya tidak pernah,” ucapnya.

Untuk mencari kejelasan mengenai proyek rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan KB tersebut, upaya konfirmasi kembali dilakukan pewarta kepada Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini.

“Kegiatan rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan KB berkontrak pada 20 Agustus 2025 dan berakhir pada hari ini. Artinya secara fisik pengerjaan sudah selesai. Karena masih ada tumpukan material yang belum dilakukan pembersihan, sehingga kami masih belum bisa menyelesaikan pembayaran akhir,” katanya.

Ditanya apakah ada pemberian sanksi terhadap CV MASS JAYA BAROKAH selaku penyedia kegiatan rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan KB yang tidak dilengkapi papan nama kegiatan proyek?

Dr Erny menjelaskan, meski kegiatan rehabilitasi kantor balai dengan nilai kontrak Rp348.999.000,00 dari total pagu anggaran sebesar Rp350 Juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah hampir 100 persen, pihaknya tetap akan memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas.

“Bagaimana pun papa nama kewajiban mereka karena sudah ada anggarannya. Memang terlihat sepele, tapi itu penting sebagai bentuk tranparansi kepada masyarakat. Hal ini juga menjadi koreksi bagi kami agar lebih memperhatikan, karena dampak manfaatnya sangat besar,” tegasnya.

Begitu juga mengenai pagar beton yang mengalami keretakan. Dr Erny akan segera menyampaikan kondisi tersebut kepada CV MASS JAYA BAROKAH selaku penyedia dan menjadi atensi karena sudah berada di penghujung tahun, terlebih akan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kebetulan hari ini kami akan melaksanakan rapat evaluasi terkait progres rehab tersebut. Sebelum kami terima penyedia harus menyempurnakan pengerjaannya dahulu. Jangan sampai belum apa-apa pagar yang berfungsi untuk keamanan malah roboh,” pungkasnya. (zainuddin)

PUPR Kalsel dan LSP Astekindo Sinergi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi

0
Tenaga Konstruksi
Dinas PUPR Kalsel laksanakan Sertifikasi Tenaga Konstruksi Kualifikasi Ahli, di Aula Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru.

Link, Banjarbaru – Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya persaingan di sektor jasa konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Sertifikasi Tenaga Konstruksi Kualifikasi Ahli, di Aula Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkuat kualitas dan kompetensi sumber daya manusia konstruksi di Banua, agar mampu bersaing dan menghasilkan produk pembangunan yang berkualitas dan layak fungsi.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, dalam sambutannya menegaskan bahwa sertifikasi tenaga konstruksi merupakan amanat regulasi pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan atas PP Nomor 22 Tahun 2020 mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

“Tenaga konstruksi yang beraktivitas sebagai tenaga ahli maupun tenaga terampil wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja. Kompetensi kerja mencakup kemampuan individu dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai standar yang ditetapkan,” tegasnya.

Menurut Yasin, peran tenaga ahli konstruksi sangat penting dan menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur daerah. Apalagi di tengah meningkatnya kebutuhan dan persaingan industri yang menuntut profesionalisme dan akurasi kerja.

“Kiprah saudara-saudara dalam pembangunan konstruksi di Banua sangat diperlukan. Maka perlu kesiapan bagi kita semua untuk menghadapinya, terutama bagi peserta yang bekerja sebagai tenaga kerja konstruksi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan sertifikasi ini mampu memberikan peningkatan kompetensi bagi para peserta.

“Melalui media kegiatan sertifikasi tenaga ahli hari ini, diharapkan seluruh peserta dapat tambahan pengetahuan, keterampilan, serta partisipasi dalam perencanaan dan perancangan sektor jasa konstruksi sehingga mampu menyajikan produk pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan laik fungsi,” ungkapnya

Ia berpesan agar peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan pembekalan teknis ini untuk menjadi tenaga profesional di bidangnya dan memiliki SKA sesuai kompetensi.

Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak penyelenggara. “Terima kasih kepada koordinator, asesor, dan peserta atas partisipasinya sehingga pelaksanaan sertifikasi ini berjalan baik. Terima kasih sebesar-besarnya kepada LSP Astekindo yang telah banyak membantu. Harapannya ke depan kerja sama ini semakin ditingkatkan,” tutupnya.

Kegiatan ini diikuti peserta tenaga ahli konstruksi dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, dengan agenda uji kompetensi dan pendampingan asesmen oleh asesor bersertifikat. (wahyu)

BPBD Kalsel Matangkan Renkon Gelombang Ekstrem dan Abrasi

0
BPBD Kalsel matangkan renkon
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi

Link, Banjarbaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pesisir melalui penyusunan Rencana Kontingensi (Renkon) Gelombang Ekstrem dan Abrasi Tahun 2025. Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (18/11/2025).

Plt. Kepala BPBD Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bambang Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa penyusunan Renkon merupakan bagian penting dari langkah peningkatan kesiapsiagaan daerah terhadap ancaman bencana yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

“Sesuai Peraturan BNPB Nomor 2 Tahun 2023, rencana kontingensi adalah dokumen perencanaan yang disusun untuk menghadapi ancaman bencana tertentu. Bagi wilayah pesisir Kalimantan Selatan, ancaman gelombang ekstrem dan abrasi adalah risiko nyata yang harus diantisipasi secara serius,” ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa Renkon tidak boleh dipandang sebagai dokumen administratif semata. Dokumen ini merupakan peta jalan yang berfungsi sebagai acuan lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat. Ia menekankan pentingnya penyusunan skenario terburuk, termasuk penentuan peran masing-masing instansi dalam kondisi darurat.

“Renkon harus disusun secara partisipatif. Kita semua perlu menyepakati skenario terburuk, siapa melakukan apa, kapan, dan dengan sumber daya apa. Koordinasi ini harus dibangun sebelum bencana benar-benar terjadi,” jelasnya.

Pada kegiatan FGD ini, seluruh peserta dari berbagai instansi diminta memberikan data dukung untuk melengkapi dokumen Renkon, seperti profil organisasi dan pemetaan sumber daya yang dimiliki. Informasi tersebut akan menjadi dasar penting saat Renkon diaktifkan menjadi rencana operasi darurat bencana.

“Pemetaan sumber daya sangat penting. Tanpa data yang jelas tentang personel, peralatan, dan logistik, kita akan kesulitan merespons situasi darurat dengan cepat dan tepat,” tambah Bambang.

Ancaman gelombang ekstrem dan abrasi, kata Bambang, membutuhkan respons cepat, terencana, dan terkoordinasi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta memberikan kontribusi aktif agar dokumen Renkon yang dihasilkan benar-benar efektif dan dapat diimplementasikan. (tri)

Double Overtime Sengit, Utah Jazz Tundukkan Bulls

0
Double Overtime Sengit, Utah Jazz Tundukkan Bulls
Keyonte George (kanan) melesakkan tembakan tiga angka penentu kemenangan saat Utah Jazz menang 150-147 dalam dua perpanjangan waktu atas Chicago Bulls pada Minggu (16/11) malam.

Link, Jakarta – Utah Jazz menunjukkan semangat pantang menyerah untuk meraih kemenangan dramatis 150-147 atas Chicago Bulls dalam dua babak perpanjangan waktu yang berlangsung sengit di Salt Lake City pada Minggu (16/11) malam waktu setempat.

Pahlawan kemenangan Jazz adalah rookie Keyonte George yang mencetak 33 poin, termasuk tembakan tiga angka penentu kemenangan yang krusial saat waktu tersisa hanya 0,8 detik di double overtime.

Aksi cemerlang juga ditunjukkan oleh Lauri Markkanen yang memimpin perolehan angka dengan 47 poin, menjadikannya pertandingan kedua berturut-turut di mana ia menembus batas 40 poin—sebuah pencapaian pertama dalam karier NBA-nya.

Dominasi Jazz dan Debut Coby White

Pemain Jazz lainnya yang berkontribusi signifikan adalah Isaiah Collier dengan 16 poin dan sembilan assist dari bangku cadangan, serta Brice Sensabaugh yang juga menyumbang 16 poin. Di bawah ring, Jusuf Nurkic tampil dominan dengan mengumpulkan 14 rebound, terbanyak dalam pertandingan tersebut.

Di kubu Chicago Bulls, Josh Giddey mencatatkan triple-double impresif dengan 26 poin, 13 assist, dan 12 rebound. Nikola Vucevic mencetak double-double 21 poin dan 13 rebound. Sementara itu, Matas Buzelis dan Ayo Dosunmu masing-masing menyumbang 18 poin.

Pertandingan ini juga menandai debut musim Coby White untuk Bulls setelah absen 11 pertandingan karena cedera otot betis. White memberikan kontribusi vital dari bangku cadangan dengan mencetak angka tertinggi kedua di timnya, 27 poin, delapan assist, dan sempurna 14 dari 14 dalam tembakan bebas. White-lah yang memaksa overtime kedua dengan layup penyama skor pada sisa 0,2 detik di overtime pertama.

Momen Kunci yang Menentukan

Pertandingan berlangsung ketat dari awal kuarter keempat, di mana layup finger roll dari Collier mengakhiri laju 10-0 yang membawa Utah Jazz unggul 104-101. Keunggulan tipis terus berganti hingga Giddey melesakkan floater untuk membuat Chicago memimpin 127-126 dengan 37 detik tersisa. Markkanen kemudian menyamakan kedudukan lewat tembakan bebas untuk memaksa babak overtime pertama.

Di overtime kedua, Jazz sempat unggul 142-136 berkat tembakan 3 poin Sensabaugh dan tiga tembakan bebas George. Namun, White kembali menyamakan skor menjadi 147-147 dengan dua tembakan bebas pada 8,4 detik terakhir.

Saat ketegangan memuncak, George tampil sebagai pembeda. Tembakan tiga angkanya berhasil menembus jaring Bulls, mengamankan kemenangan 150-147 untuk Utah dan menggagalkan potensi babak overtime ketiga. Vucevic gagal memanfaatkan tembakan penyama skor dari atas garis tembakan bebas saat waktu habis.

Dengan kemenangan ini, Utah Jazz memiliki rekor 5-8, sementara Chicago Bulls turun menjadi 6-6.

Di pertandingan selanjutnya, Chicago Bulls (6-6, 1-5 Tandang) berkunjung ke Denver pada Senin (17/11) malam, sementara Utah Jazz (5-8, 1-5 Tandang) bertamu ke Los Angeles untuk menghadapi Lakers pada Selasa (18/11) malam.

Bed Ruang Rawat Inap Anak RSUD RAZa Tak Sesuai KRIS BPJS

0
KRIS BPJS

Link, Martapura – Jumlah dan jarak tempat tidur atau bed pada ruang rawat inap anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura tak sesuai dengan Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan. Padahal hal itu telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Berdasarkan pantauan pewarta di lokasi, pada salah satu ruang rawat inap anak RSUD Ratu Zalecha Martapura terdapat enam bed, dua diantaranya minim penerangan karena cahayanya terhalang gorden dari empat bed yang sudah tertata, serta jarak antar tepi bed kurang dari 1,5 meter.

Padahal, sesuai Perpres Nomor 59 Tahun 2024, jumlah dan jarak bed menjadi satu dari 12 kriteria dalam Sistem KRIS BPJS Kesehatan. Jarak antar tepi tempat tidur minimal harus 1,5 meter dan maksimal empat bed per ruang rawat inap.

Menanggapi perihal tersebut, Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman menjelaskan alasan mengapa salah satu ruang rawat inap anak masih ada yang berjumlah enam bed atau tidak sesuai dengan pemberlakuan KRIS BPJS Kesehatan yang mulai sejak 1 Juli 2025.

“Penerapan KRIS BPJS Kesehatan ditunda dan kita harus memberlakukan KRIS pada awal Januari 2026 mendatang. Kenapa jumlah bed di ruang rawat inap anak masih ada yang enam, karena kebutuhan Bed Occupancy Rate (BOR) saat ini masih tinggi dampak pancaroba dan lain-lain,” katanya pada Senin (17/11/2025).

Arief Rachman lanjut menjelaskan, bahwa keberadaan enam bed tersebut tidak permanen, melainkan karena kondisi saat ini sehingga tidak dilakukan pengurangan bed untuk sementara waktu, bahkan sudah menyadari terkait minim pencahayaan.

“Kalau kita sisihkan kasihan masyarakat, karena fasilitas penunjang ruangan seperti Air Conditioner (AC), gorden sudah ada, dan ruangannya nyaman, kita akomodir dahulu. Memang untuk dua bed private pasien tidak dapat dan pencahayaannya terhalang gorden yang memang sudah ditata untuk empat bed, yang penting kita akomodir dahulu,” ujarnya.

Karena itu, ia juga memastikan RSUD Ratu Zalecha Martapura pada awal Januari 2026 akan melakukan penyesuaian pada ruang yang tersedia guna meningkatkan dan menambah kenyamanan pasien dengan mengurangi kapasitas bed dalam satu ruangan.

“Karena masih ada ruang rawat inap yang hanya berjumlah tiga bed sehingga masih bisa kita tambah menjadi empat bed. Esensi KRIS BPJS memang untuk kenyamanan pasien dan kita berupaya seminimal mungkin untuk tidak melakukan pengurangan bed pada wal tahun mendatang,” tuturnya.

Dengan penerapan KRIS nantinya, tambah Arief Rachman, kalau ruang rawat inap penuh suka tidak suka pasien akan dirujuk ke rumah sakit lain karena dalam satu ruangan hanya diperbolehkan ada empat bed yang dibatasi dinding penyekat guna menjaga private pasien, memaksimalkan penanganan, memudah mobilisasi, dan menyediakan space keluarga yang menunggu sehingga tidak crowded.

“Tapi kita berikan advokasi dahulu, kalau memang keluarga pasien tetap mau menunggu ya kita persilakan. Tapi kalau demi layanan terbaik kita sarankan untuk dirujuk ke rumah sakit lain, karena penangan pasien anak membutuhkan penanganan khusus, baik ruangan, hingga perawatan. Berbeda dengan pasien dewasa, jika ruangannya penuh masih bisa dilakukan mixed sepanjang kriterianya penyakitnya tidak menular,” ucapnya.

Arief Rachman juga membeberkan, hingga saat ini masih belum ada penegasan terkait penerapan KRIS BPJS Kesehatan dari pemerintah pusat karena berdasarkan hasil pemetaan rumah sakit di seluruh Indonesia regulasi terbaru tersebut masih didapati kekurangan. Kendati demikian setiap rumah sakit tetap harus menyesuaikan aturan yang telah diberlakukan tersebut.

“Kami harus menyesuaikan sepanjang tidak ada penolakan dari peserta BPJS Kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginginkan pelayanan rawat inap yang setara dan berkualitas bagi seluruh peserta JKN dengan pemerataan, disisi lain ada iuran untuk peserta BPJS sesuai dengan kelasnya. Mungkin hal ini menjadi salah satu faktor penundaan pemberlakuan, karena baik kelas 1, 2 dan tiga bisa jadi satu ruangan dengan adanya KRIS,” pungkasnya. (zainuddin)

Pekerjaan di Depan RSUD RaZa Tanpa Papan Proyek

0
papan proyek
Aktivitas Pembangunan di Depan RSUD Ratu Zalecha Tanpa Papan Nama Proyek

Link, Martapura – Pelaksana kegiatan pembangunan di depan pagar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, tidak melengkapi pekerjaan dengan papan proyek.

Untuk diketahui, pemasangan papan proyek wajib dilaksanakan sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), Perpres tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan Permen PUPR sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan publik.

Barulah pada 14 November sekitar pukul 15.00 Wita, aktivitas pembangunan tersebut dapat diketahui setelah adanya plang nama proyek yang terpasang, yakni kegiatan Pembangunan Taman untuk RSUD Ratu Zalecha Martapura yang dilaksanakan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar terhitung sejak 24 September 2025 lalu.

Berdasarkan plang nama proyek yang baru terpasang, kegiatan pembangunan taman RSUD Ratu Zalecha Martapura dilaksanakan CV Jaya Wijaya Konstruksi  selaku penyedia dengan nilai kontrak Rp199.270.000,- selama 90 hari kalender.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Khaezar Kusuma selaku Kepala Seksi (Kasi) Konservasi Sumber Daya Alam dan Pemeliharaan Lingkungan (KSDAPLH) pada DPRKPLH Kabupaten Banjar menjelaskan, terkait plang proyek sebenarnya sudah menjadi kewajiban penyedia sejak bertandatangan kontrak, hingga diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

“Artinya sebelum dan selama kegiatan pembangunan dilaksanakan harus terpasang. Kalau penyedia tidak melaksanakan salah satu syarat umum dalam berkontrak maka akan mendapatkan sanksi berupa teguran. Artinya mereka lalai,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Tak hanya itu, Khaezar juga memastikan dalam pembangunan tentu DPRKPLH Kabupaten Banjar sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya, salah satunya dengan Bidang Penataan Ruang dan Pengawasan Bangunan (Kabid Wasbang) pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, tak terkecuali RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Terkait koordinasi tentu sudah dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) karena kegiatan ini merupakan usulan rumah sakit, tapi untuk surat resminya belum,” akunya.

Khaezar juga memastikan di kawasan tersebut akan dipasangkan rambu dilarang stop guna mencegah terjadinya kemacetan yang tentunya akan dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar.

“Secara lisan kami sudah berkoordinasi ke Dishub Kabupaten Banjar dan akan segera bersurat resmi. Kami memastikan taman tersebut tidak akan ditempati Pedagang Kaki Lima (PKL) karena bukan peruntukannya, dan space   tempat tidak memungkinkan,” katanya.

Terlebih, papar Khaezar lebih jauh, pada Taman RSUD Ratu Zalecha Martapura tersebut akan dibangunkan tempat duduk bersantai dengan konsep leter U, dan kursi ayunan besi bundar.

“Taman ini dibangun sebagai tempat bersantai keluarga dari pasien. Kadang-kadang mereka perlu tempat untuk menghilangkan mumet atau mungkin menunggu keluarga yang tengah mengantre layanan kesehatan, sehingga aktivitas layanan di rumah sakit tetap berjalan lancar,” pungkasnya. (zainuddin)

Daftar 20 Pelanggan Penerima Rekening Gratis Periode November 

0
Daftar 20 Pelanggan Penerima Rekening Gratis Periode November 

Link, Banjarbaru – PTAM Intan Banjar kembali melayangkan pengumuman pelanggan penerima pembayaran rekening gratis periode November 2025 ini. Total, ada 20 pelanggan PDAM Intan Banjar yang beruntung.

Adapun syarat untuk bisa mendapatkan reward ini sebenarnya sangat mudah. Pelanggan, dapat membayarkan tagihan rekening air paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Nantinya, pada periode atau bulan berikutnya, pelanggan berkesempatan mendapatkan program apresiasi dari PTAM Intan Banjar tersebut.

Saat ini, pembayaran pun bisa di mana saja. Pelanggan tak perlu repot lagi harus antre ketika ingin membayar tagihan air ledeng di Kantor Pusat PDAM Intan Banjar Jalan Pangeran Hidayatullah.

Pasalnya, perusahaan yang dipimpin Syaiful Anwar SAP MAP ini juga memiliki Mobil Layanan Keliling yang beroperasi Senin hingga Jumat. Kemudian selain offline, online via e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya pun sudah bisa melakukan pembayaran tagihan rekening air.

Nah selain reward bulanan, pelanggan nantinya juga berkesempatan mendapatkan reward tahunan yang hadiahnya biasanya berupa mesin cuci. (*)

PTAM Intan Banjar Lakukan Perbaikan Pipa Baku 630 mm di Abumbun Jaya

0
PTAM Intan Banjar Lakukan Perbaikan Pipa Baku 630 mm di Abumbun Jaya

Link, Bajarbaru –  PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar akan melaksanakan pekerjaan perbaikan pipa air baku berdiameter 630 mm pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan perbaikan berlokasi di Desa Abumbun Jaya, tepatnya di belakang Kompleks Zaki, Kecamatan Sungai Tabuk.

Pihak manajemen PTAM Intan Banjar menjelaskan bahwa perbaikan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan dan keberlanjutan pasokan air bersih bagi pelanggan. Pipa berdiameter besar tersebut merupakan salah satu jalur utama penyuplai air ke beberapa wilayah strategis di Banjar dan Banjarbaru.

“Perbaikan dilakukan untuk memastikan sistem distribusi tetap handal dan mengurangi potensi gangguan dalam jangka panjang,” demikian keterangan resmi PTAM Intan Banjar.

Selama pekerjaan berlangsung, suplai air ke sejumlah wilayah dipastikan akan mengalami gangguan. Perusahaan meminta pelanggan agar menyiapkan persediaan air dan memahami kondisi teknis yang tengah ditangani.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Perintahkan Jajarannya Selidiki Isu Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dinkes

0
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Perintahkan Jajarannya Selidiki Isu Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dinkes
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby

Link, Banjarbaru – Isu dugaan penggelapan dana sebesar Rp2,6 miliar oleh Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru tengah menjadi sorotan masyarakat. Bendahara yang bersangkutan dilaporkan menghilang sejak 3 November 2025, dan hingga kini keberadaannya belum diketahui.

Terkait isu yang berkembang mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan pribadi di Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa permasalahan ini telah ditindaklanjuti secara serius. “Saya sudah mendengar isu yang berkembang dan langsung meminta pihak Inspektorat untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Lisa menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang tersebut secara tegas dan transparan. “Saya sudah memerintahkan Sekda, Inspektorat, dan Kepala Dinas Kesehatan agar segera memastikan kebenaran dugaan ini. Jika terbukti, sanksi sesuai peraturan berlaku akan diberikan, dan uang yang disalahgunakan harus segera dikembalikan kepada kas daerah,” tambahnya.

Wali Kota Lisa juga meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan mitigasi dan penguatan pengawasan internal agar kasus serupa tidak terulang. “Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga amanah rakyat dan memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

“Langkah cepat dan transparan ini menunjukkan komitmen kami dalam menegakkan integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah kota memastikan penyelidikan akan terus dilakukan sampai terang benderang, dengan mengutamakan kepentingan publik dan memastikan setiap pelanggaran mendapatkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku ujarnya.

Lebih lanjut Wali Kota Lisa menegaskan, “Saya tidak akan mentolerir meskipun 1 rupiah uang rakyat disalahgunakan, dan setiap pengeluaran harus sesuai SOP serta dapat dipertanggungjawabkan di tiap SKPD. Sikap tegas ini diharapkan tidak hanya menenangkan publik, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan di Kota Banjarbaru,” tegas Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby.