Beranda blog Halaman 499

RSUD Kapuas Kaji Tiru ERM Hingga Vedika di RSD Idaman 

0

Link , Banjarbaru- Dalam rangka kaji tiru proses elektronik rekam medis (ERM) hingga pola pengklaiman menggunakan verifikasi digital klaim (VEDIKA), RSUD Kapuas (Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo) kunjungi Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru.

Kedatangan RSUD Kapuas dengan mengirimkan tim IT dan tim Casemix ini disambut oleh jajaran manajemen RSD Idaman, melalui Kepala Bidang Pelayanan dr. Siti Ningsih dan Kepala Bidang Penunjang, Harun Arrasyid, Kamis (26/9/2024).

Siti mengatakan bahwa dalam agenda kaji tiru ini, pihak RSUD Kapuas membahas berbagai prosedur layanan serta fasilitas penunjang di RSD Idaman. Terkhususnya berkaitan dengan penggunaan teknologi digital.

“Tadi ada beberapa hal yang ingin diketahui oleh RSUD Kapuas. Berkaitan tentang proses ERM, juga soal server dan pengelolaan jaringan internet di RSD Idaman,” ucapnya.

Diungkapkan Siti, melalui pembahasan tadi tim Casemix RSUD Kapuas, begitu tertarik dengan pola pengklaim di RSD Idaman.

“Tim casemix RSUD Kapuas sangat tertarik dengan pola pengklaiman di RSD Idaman menggunakan VEDIKA dan juga adanya verifikator medik. Alhamdulillah, kita bisa membagikan apa yang kita punya dan Insya Allah bermanfaat bagi teman-teman RSUD Kapuas,” lanjutnya.

Selain prosedur pelayanan, lanjut Siti, pihaknya dan RSUD Kapuas juga turut membahas pentingnya peran manajemen rumah sakit dalam menjalin komunikasi yang baik. Tidak hanya kepada dokter saja, melainkan kepada seluruh civitas di lingkungan rumah sakit. (wahyu)

Bersama Yayasan Abdul Aziz Halaby, Kaesang Santuni 250 Anak Yatim 

0
Bersama Yayasan Abdul Aziz Halaby, Kaesang Santuni 250 Anak Yatim 

Link, Banjarbaru – Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby Hj Erna Lisa Halaby (ELH) menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang berkunjung ke Kota Banjarbaru, Kamis (27/9/2024) pagi di Bandara Syamsudin Noor.

Selanjutnya ELH bersama rombongan menuju sebuah rumah makan di kawasan bundaran Simpang empat Kota Banjarbaru, untuk bersilaturahmi dengan 250 anak-anak yatim dan santri.

Kaesang mampu membawa suasana tegang menjadi santai dan akrab, apalagi ia juga memberikan kuis kepada para anak yatim dan santri.

“Sebutkan lima nama ikan,” kata Kaesang. Salah seorang santri menjawab, ikan sepat, saluang, ikan papuyu, ikan pais, ikan lundu, dan ikan gabus.

Di tempat sama, Founder Yayasan Abdul Aziz Halaby Erna Lisa Halaby menegaskan, kunjungan Kaesang merupakan kegiatan sosial, yakni memberi santunan pada kaum duafa dan bantuan biaya pengobatan bagi yang tidak mampu.

Usai silaturahmi para anak yatim dan santri serta doa bersama, Kaesang dan Lisa Halaby menuju rumah warga tidak mampu dan sakit di kawasan siring Sungai Kemuning. Kemudian, memberikan bantuan sekaligus membagikan buku tulis dan susu anak. 

Lisa Halaby juga mengajak Kaesang dan bersama-sama pengusaha muda Kota Banjarbaru untuk menikmati kuliner khas Banjar, soto Banjar di sebuah rumah makan di Kelurahan Sungai Besar Banjarbaru.

Tidak cukup di sini, mengajak Kaesang dan Lisa Halaby menggelar Panderan Dengan Penggusaha (PDP) di sebuah cafe, bertemu perkumpulan pengusaha muda dan komunitas muda Banjarbaru. (wahyu)

Belasan Remaja Pesta Miras Terjaring Satpol-PP

0
belasan remaja terjaring pekat
Satpol-PP Kabupaten Banjar mengamankan belasan remaja yang terjaring operasi pekat.

Link, Martapura – Belasan remaja terpaksa diamankan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) karena sebelumnya terjaring operasi pekat saat melakukan pesta minuman keras (miras).

Satpol PP Kabupaten Banjar menggerebek belasan remaja yang tengah berpesta miras di kawasan perumahan yang berada di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura pada Kamis (26/9/2024) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan (PPHD) Satpol PP Kabupaten Banjar Agus Hariyanto mengatakan, penggerebekan 12 orang remaja yang terdiri dari 3 orang perempuan dan 9 orang laki-laki yang tengah berpesta miras tersebut berdasarkan hasil temuan kegiatan patroli Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum).

“Rata-rata remaja yang kami amankan masih berusia di bawah umur, dan 3 orang diantaranya masih berstatus pelajar baika SMP dan SMA, sisanya putus sekolah. Sedangkan 3 orang lainnya sudah berusia dewasa,” ujarnya.

“Sesuai Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 16 Tahun 2023, karena baru kedapatan satu kali sehingga hanya diberikan surat peringatan pertama, jika tiga kali kedapatan mengulangi perbuatan yang sama maka akan diproses sampai ke pengadilan,” tegasnya.

Sebab, papar Agus Hariyanto, perbuatan tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Sosial Nomor 10 Tahun 2007

Sedangkan untuk perbuatan melakukan miras akan dikenakan sanksi maksimal kurungan selama 6 bulan, dan denda Rp30 Juta sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2001 apabila selama tiga kali berturut-turut terbukti kedapatan melakukan perbuatan yang sama.

“Karena rata-rata remaja masih berusia di bawah umur, sehingga kita akan segera memanggil orang tuanya,” pungkasnya. (zai)

Karhutla Nyaris Ancam Sawah Siap Panen

0
padi siap panen
Tim Gabungan BPBD Kabupaten Banjar sigap memadamkan karhutla yang menyasar ke lokasi persawahan padi siap panen.

Link, Martapura – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) nyaris merambah ke kawasan persawahan siap panen milik petani di Desa Tungkaran Kecamatan Martapura. Karenanya, Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar harus menurunkan truk tangki guna menjinakkan kobaran api.

Peristiwa karhuta di Desa Tungkaran Desa Tungkaran Kecamatan Martapura, Kamis (26/9/2024) sore tersebut sempat membuat sejumlah petani panik. Terlebih untuk memadamkan titik api terkendali sulitnya mendapatkan sumber air.

Api yang membakar vegetasi semak belukar tersebut sebelumnya ditangani dengan cara manual menggunakan kepyok dan diinjak sebelum truk tangki tiba, lantaran sudah mendekati tanaman padi siap panen.

“Iya itu padi ku, sepalih (red: sebagian) sudah dipanen,” ucap petani setempat yang turut berjaga.

Penanganan yang dilakukan sekitar 1 jam lebih membuahkan hasil, api dapat dipadamkan oleh tim gabungan sebelum adzan magrib berkumandang.

Ketua regu Hafiz mengatakan, tim gabungan yang melakukan penanganan karhutla kali ini antara lain personel BPBD,  Banjar, EBR, BPK Combat, BPK Kula, PMI dan DKISP Banjar.

“Untuk luasan lahan yang terbakar sekitar 0,8 hektare,” tutupnya.

Pada waktu bersamaan juga terjadi karhutla di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat. Asap tebal membubung tinggi terlihat dari Desa Tungkaran.

Karhutla sendiri sempat mereda selama sehari yang berkemungkinan disebabkan cuaca mendung dan hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Banjar. (wahyu)

Hindari Berita Bohong Karena Itu Sumber Perpecahan

0

Bismillahirrahmanirrahim
“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong (hoaks) itu adalah kelompok di antara kamu (juga)”.

Safariyansyah, Budayawan Spiritual
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Bertajuk Ngaji Dialog di Beranda Lestari tepatnya kediaman seorang Birokrat Spiritualis DR Mada Taruna, bahasan berita bohong (hoaks) menjadi tajuk yang sangat krusial dibahas. Apalagi saat ini kita semua (rakyat Indonesia) tengah berada di masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan serentak se Indonesia.

Pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024 ini terasa sangat istimewa. Mengingat moment ini pertama kali terjadi di ranah politik bangsa dengan penduduknya yang mayoritas umat muslim. Dipastikan seluruh elemen kehidupan demokrasi sibuk. Semua pihak yang berkompetisi pasti menginginkan kemenangan.

Nah, disinilah pesoalan krusial itu berpotensi besar terjadi. Utamanya jika ada kelompok-kelompok  (sesat) tertentu yang menginginkan kemenangan menjadi harga mati. Apa pun akan dilakukan untuk meraihnya. Termasuk menyebarkan berita-berita bohong demi mengalahkan rival politiknya.

Siapa mereka, saya sepakat dengan Birokrat Spiritualis DR Mada Taruna yang menyebutkan mereka adalah para jahiliah modern. Modern, karena persoalan ini merupakan peristiwa yang sudah ada sejak masa-masa anbiya.

Penyebaran berita bohong bukan terjadi di masa modern sekarang ini saja. Sejak masa-masa Anbiya persoalan ini pun bermunculan. Hasilnya? Hanya perpecahan umat yang terjadi.

Ingat bukan hanya manusia awam saja yang menjadi sasaran, para anbiya pun tak luput dari sasaran manusia-manusia jahiliah. Itu semua terekam jelas dalam Kitab Suci Alquran.

Disebutkan dalam QS Surat An Nisa Ayat 11;
“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kamu (juga). Janganlah kamu mengira bahwa peristiwa itu buruk bagimu, sebaliknya itu baik bagimu. Setiap orang dari mereka akan mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya. Adapun orang yang mengambil peran besar di antara mereka, dia mendapat azab yang sangat berat”.

Nah, dari yang tersebut di dalam surat ini sudah sangat jelas sekali jika Allah SWT sangat murka dengan orang-orang yang membawa berita bohong. Ironis bukan! Realitanya di saat-saat seperti sekarang justru berita-berita bohong dipelihara sedemikian rupa dengan tujuan untuk meraih apa yang diinginkan. Dalam hal ini oleh kelompok-kelompok yang tidak ingin dikalahkan oleh sang rival. Sementara, kita ini (warga Kabupaten Banjar) dikenal sebagai daerah yang kental dengan kehidupan religiusnya.

Menyebarkan berita bohong jelas perbuatan tercela bahkan ancamannya azab yang sangat berat, mereka yang mengambil bagian terbesar dari dosa yang diperbuatnya, yakni orang yang menjadi sumber utama berita bohong itu. Namun sebaliknya, dari berita bohong itu kalau dicermati dengan baik, maka kita dapat membedakan siapa yang munafik dan siapa mukmin sejati.

Jika sudah begini, selagi kita masih hidup di dunia marilah kita membentengi diri masing-masing. Hindari untuk  turut menyebarkan berita bohong ketika hal itu mampir. Baik melalui bisikan-bisikan, tulisan maupun melalui sosial media yang belakangan ini berseliwaran. Karena semua itu nanti akan dipertanggungjawabkan di Mahkamah Maha Agung Allah SWT.

Di akhir tulisan relative singkat ini ada baik kita menyimak QS Surat Almaidah 105 yang menyebutkan;
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu! Orang yang sesat itu tidak akan memberimu mudarat apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, lalu Dia akan menerangkan kepadamu apa yang selama ini kamu kerjakan”.

AFWAN
WASSALAM

Alokasi Pembangunan IKN dalam APBN 2025 Capai 15 Triliun

0
Alokasi Pembangunan IKN dalam APBN 2025 Capai 15 Triliun
Suasana pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (13/9/2024) (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU)

Link, Banten – Alokasi pendanaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp15 triliun. Jumlah tersebut terbagi untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Otorita IKN.

“Itu di breakdown (dirinci) untuk OIKN Rp5,89 triliun. Untuk PUPR Rp9,11 triliun,” kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Thomas Djiwandono, dalam diskusi media di Serang, Banten, Rabu (25/9/2024).

Meskipun begitu, ia mengatakan, angka tersebut bisa bertambah sesuai kebutuhan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. “Sekali lagi, angka itu bisa berubah, tapi prinsipnya adalah banyak yang ruangnya itu diberikan diskresi-nya ke Pak Prabowo,” ujarnya.

Dalam pendanaan IKN, Thomas mengingatkan pemerintahan selanjutnya untuk tidak bertumpu pada APBN. Sebab, anggaran pemerintah untuk membiayai total kebutuhan pembangunan IKN, ditargetkan hanya 20 persen.

Total alokasi APBN untuk pembangunan IKN sejak 2022 tercatat sudah mencapai Rp76,5 triliun. Jumlah tersebut sama dengan 16,42 persen dari total dana Rp466 triliun yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.

Pemerintahan selanjutnya, kata Thomas, harus mencari solusi jangka panjang untuk pembiayaan pembangunan IKN melalui investasi swasta. Pemerintah mendatang perlu mempercepat upaya-upaya dalam menarik investasi swasta untuk pembangunan IKN, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Bagaimana menarik investasi lebih cepat, itu yang jadi pertimbangan. Itu tugas dari kabinet berikutnya, tentu bekerja sama dengan OIKN dan Satgas Pembangunan IKN,” ucapnya.

Walaupun terdapat tantangan pembiayaan, Thomas meyakini pengembangan IKN akan tetap berlanjut di pemerintahan mendatang. Sebab menurut Thomas, Prabowo sudah berkomitmen untuk hal tersebut.

“Pak Prabowo sudah berkali-kali menjelaskan bahwa beliau komitmen IKN akan berlanjut. Pastilah Pak Prabowo mencari hal-hal supaya investasi swasta masuk, baik dari dalam dan luar negeri” ujar Thomas

KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka Terkait Izin Usaha Pertambangan

0
KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka Terkait Izin Usaha Pertambangan
uru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika.

Link, Jakarta – KPK menetapkan tiga orang tersangka terkait dugaan korupsi pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, KPK belum menyampaikan identitas secara rinci tersangka dimaksud.

“Per tanggal 19 September 2024. KPK telah memulai penyidikan dugaan TPK untuk perkara sebagaimana tersebut di atas, telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Tessa di gedung KPK Jakarta, Kamis (26/9/2024) sebagaimana dikutip dari rri.co.id.

Tessa merinci, tiga tersangka dimaksud berinisial AFI, DDWT, dan ROC. Ketiganya disebut telah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan pertama.

“KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1204 Tahun 2024 tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri. Terhadap 3 (tiga) orang Warga Negara Indonesia yaitu AFI, DDWT dan ROC,” kata Tessa.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan kediaman mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak (AFI). Penggeledahan berlangsung pada hari, Senin (23/9/2024) malam.

Namun, KPK belum menjelaskan secara pasti terkait apa penggeledahan tersebut. “Betul Penyidik sedang melakukan kegiatan Penggeledahan di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Tessa saat dikonfirmasi, Selasa (24/9/2024).

Penggeledahan itu dilaksanakan di kediaman anaknya, Dayang Dona Faroek. Rumah itu berlokasi di Jalan Sei Barito, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota.

BMKG : Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 27 September

0
BMKG : Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 27 September
Ilustrasi citra satelit prakiraan cuaca sejumlah kota besar di Indonesia berlaku untuk Jumat (27/9/2024). (Foto: BMKG)

Link, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca sejumlah kota besar di Indonesia. Prakiraan cuaca ini berlaku untuk Jumat (27/9/2024).

Prakirawan BMKG Clara Avila mengatakan, di pulau Sumatra potensi udara kabur diprakirakan terjadi di kota Bandar Lampung. Kemudian, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, dan Tanjung Pinang.

Sedangkan, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di kota Medan dan Padang. “Di kota Jambi perlu diwaspadai potensi hujan disertai petir yang diprakirakan terjadi pada Jumat ini,” kata Clara.

Beralih ke pulau Jawa, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti, Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Selain itu, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti Serang, Bandung, dan Yogyakarta.

Selanjutnya, untuk untuk pulau Bali dan Nusa Tenggara, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Denpasar dan Mataram. “Cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di kota Kupang,” ujarnya.

Beralih ke pulau Kalimantan, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota. Seperti, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, dan Tanjung Selor.

“Waspadai potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di kota Banjarmasin,” ucapnya.

Selanjutnya, untuk pulau Sulawesi, hujan disertai petir diprakirakan terjadi di kota Manado. Kemudian, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di kota Gorontalo dan Mamuju.

Selanjutnya, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota. Seperti, Makassar, Kendari dan Palu.

Berikutnya, di wilayah Indonesia Timur, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota. Seperti,Ambon, Ternate, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

“Waspadai potensi hujan disertai petir yang diprakirakan terjadi di kota Sorong, Nabire dan Merauke,” ujar Clara.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan tentang potensi banjir rob di pesisir Jawa Tengah dan pesisir Jawa Timur.

Pjs Walikota Banjarbaru Kembali Ingatkan Netralitas ASN

0
module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Auto; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Link, Banjarbaru – Memasuki masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarbaru 2024, Pjs Walikota Banjarbaru Hj Nurliani Dardie kembali mengingatkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Banjarbaru.

“Selain netralitas ASN, Saya juga telah memerintahkan kepada instansi terkait untuk tidak memasang atribut atribut kedinasan yang menyertakan salah satu peserta Pilkada,” jelasnya kepada sejumlah pewarta di Rumah Dinas Walikota Banjarbaru, Kamis, 26 September 2024.

Sebagai contoh sebutnya, pada armada Angkutan Pelajar Gratis (APG) tidak lagi tertera foto dan nama Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin.

Senada itu, Kepala BKPSDM Kota Banjarbaru Gustafa Yandi mengimbau semua ASN netral selama tahapan Pilkada Banjarbaru berlangsung.

Dirinya juga mengatakan semua atribut atau banner dan baliho yang masih ada foto atau gambar Walikota dan Wakil Wali Kota yang menjadi kandidat Paslon agar diturunkan dari semua tempat milik pemerintah Kota Banjarbaru.

“Oh harus itu, harus netral. Tentang masih adanya gambar dan baliho Termasuk video yang tayang di kantor-kantor karena hal yang tidak harus. Jadi harus dilepas atau diturunkan,” ujarnya.

BKPSDM, lanjut Gustafa Yandi juga telah melepas baliho bergambar Wali Kota yang terpampang bersebelahan dengan plang nama BKPSDM Kota Banjarbaru. (wahyu)

Musim Hujan Datang Lebih Awal Tahun Ini, BMKG Ungkap Alasannya

0
Musim Hujan Datang Lebih Awal Tahun Ini, BMKG Ungkap Alasan
Ilustrasi musim hujan. (Pin)

Link, Jakarta – Sebagian wilayah RI, termasuk wilayah Jakarta, sudah mulai diguyur hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap alasan musim hujan datang lebih cepat.

Deputi Bidang Klimatologi Ardhasena Sopaheluwakan salah satu yang berperan mempercepat musim hujan di Indonesia adalah fenomena iklim La Nina.

“Jadi kalau kita simak memang La Nina saat ini belum terjadi, tetapi kita prediksi nanti akan segera terjadi walaupun dengan intensitas lemah,” kata Ardhasena, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (26/9/2024).

“Lalu kalau kita lihat juga di wilayah Indonesia, ini kondisi suhu muka lautnya cukup hangat. Kondisi tersebutlah yang menyebabkan mayoritas daerah zona musim memasuki awal musim hujannya lebih awal,” ia menuturkan.

Sejalan dengan itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga mengatakan sebagian wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan lebih cepat dari periode normalnya.

“Jika dibandingkan dengan rerata klimatologisnya yaitu rerata klimatologis pada periode 1991 hingga 2020, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami awal musim hujan yang maju atau lebih cepat yaitu sebanyak 267 zona musim (ZOM) atau 38 persen,” Dwikorita menjelaskan.

Dwikorita mengatakan beberapa wilayah yang mengalami musim hujan lebih cepat dari rerata klimatologisnya mencakup sebagian besar Pulau Sumatra, pesisir utara Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, sebagian besar Pulau Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian besar Papua.

Kemudian, sebanyak 190 ZOM atau sekitar 27 persen wilayah akan mengalami awal musim hujan yang sama dengan periode normalnya. Wilayah yang masuk periode ini adalah beberapa wilayah di Pulau Sumatra dan Jawa.

Ada juga beberapa wilayah, yakni sekitar 96 ZOM atau sekitar 14 persen wilayah, yang diprediksi mengalami awal musim hujan yang mundur dibandingkan dengan periode normalnya.

Wilayah yang termasuk kategori ini adalah beberapa bagian di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua.

Dwikorita menjelaskan puncak musim hujan akan terjadi pada November 2024 hingga Februari 2025 mendatang.