Beranda blog Halaman 57

Arif Satria dan Amarulla Octavian Duduki Jabatan Kepala dan Wakil Kepala BRIN

0
BRIN
Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025. Foto: BPMI Setpres/Kris

Link, Jakarta – Arif Satria kini resmi menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sementera Amarulla Octavian dilantik sebagai Wakil Kepala BRIN. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan menurut agama Islam, yang dipandu langsung Presiden Prabowo Subianto. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat BRIN yang dilantik.

Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (spy)

Stunting Turun ke 19,8 Persen, Kemenkes Fokus Percepat Intervensi 2026

0
Stunting Turun ke 19,8 Persen, Kemenkes Fokus Percepat Intervensi 2026
Data statistik perkembangan kasus stunting di Indonesia pada Triwulan III 2025. (Kemenkes)

Link, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mempublikasikan capaian data Triwulan III 2025 dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting serta masalah gizi pada balita, Senin (10/11/2025). Publikasi ini sekaligus menjadi titik evaluasi untuk mempersiapkan strategi intervensi pada 2026.

Maria Endang Sumiwi, Dirjen Pelayanan Kesehatan Keluarga dan Komunitas Kemenkes, menjelaskan dalam webinar Publikasi Data Intervensi Stunting TW III-2025 bahwa publikasi kuartal ini menjadi dasar penyesuaian strategi intervensi. “Triwulan IV akan dipublikasikan Januari 2026 mendatang. Saat ini, tugas kita adalah mengejar target yang belum tercapai dan mempersiapkan strategi untuk tahun depan,” ujarnya.

Target nasional penurunan stunting pada 2025 adalah 18,8 persen, dengan target jangka panjang 14,2 persen pada 2029. Tahun ini, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tidak dilakukan, sehingga penurunan selanjutnya akan diukur pada 2026.

Maria menegaskan, penurunan stunting harus dipercepat dua kali lipat dibanding capaian sebelumnya. “Saat ini, stunting menurun dari 20,1 persen menjadi 19,8 persen, atau turun sekitar 2,7 persen. Target 2026 adalah menurunkan angka dari 19,8 persen menjadi 18,8 persen, dengan penurunan rata-rata per tahun sekitar 1,2 persen, namun akan diupayakan turun 3–4 persen agar target 2029 tercapai lebih cepat,” jelasnya.

Capaian saat ini menunjukkan hasil positif: stunting, wasting (gizi kurang), dan overweight (kelebihan berat badan) menurun dibanding 2023. Namun, yang menjadi perhatian adalah underweight (berat badan terhadap umur), yang masih meningkat. “Upaya penurunan harus ditingkatkan agar pada 2026 semua indikator berada dalam zona hijau,” tambah Maria.

Data Kemenkes menunjukkan tren stunting pada balita menurut kelompok usia: 1. Balita 0–5 bulan: turun dari 13,7 menjadi 10 persen (penurunan 3,7 persen), Balita 6–11 bulan: turun dari 13,1 menjadi 11,5 persen (penurunan 1,6 persen), dan Balita 12–23 bulan: turun dari 22,7 menjadi 19,9 persen.

Maria juga menekankan pentingnya periode kehamilan hingga usia 24 bulan sebagai fokus utama intervensi, termasuk pemberian ASI eksklusif dan MPASI tepat. “Modal awal gizi yang baik akan berdampak pada penurunan stunting jangka panjang,” ujarnya.

Dua Strategi Intervensi Utama

Kemenkes membagi intervensi menjadi dua kategori, yakni Pencegahan Masalah Gizi, dilakukan sejak remaja putri hingga ibu hamil dan balita, termasuk pencegahan anemia serta suplementasi tablet tambah darah. Hal kedua adalah Perbaikan Masalah Gizi, sebagai “pagar terakhir” untuk memastikan balita yang sudah berisiko gizi tidak mengalami stunting. Evaluasi menunjukkan intervensi pada pagar terakhir ini masih lemah dan perlu diperkuat.

Selain itu, Maria Endang Sumiwi menyebutkan bahwa enam provinsi menjadi fokus utama intervensi spesifik karena menyumbang prevalensi stunting terbesar secara nasional, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.  “Keberhasilan intervensi spesifik akan menentukan penurunan stunting nasional. Jika intervensi mencapai target, kita dapat segera melihat penurunan signifikan, sekaligus mencegah balita baru mengalami stunting,” pungkasnya. (infopublk).

BMKG Ingatkan Potensi Megathrust di 13 Zona Indonesia, Minta Warga Tetap Siaga

0
BMKG Ingatkan Potensi Megathrust di 13 Zona Indonesia, Minta Warga Tetap Siaga
Foto: Peta Megathrust Ancam RI. (Dok. BMKG)

Link, Banjarbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memberikan peringatan terkait potensi Megathrust di wilayah Indonesia. Melalui akun Instagram resminya, BMKG mengatakan kesiapsiagaan adalah kunci untuk menghadapi dampak bencana akibat Megathrust.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, BMKG mengingatkan kembali fakta bahwa Indonesia memiliki zona Megathrust, yakni wilayah pertemuan lempeng yang menyimpan energi besar. Jika energi ini lepas, bisa memunculkan gempa besar, bahkan tsunami.

Lebih lanjut, BMKG juga kembali membeberkan 13 zona Megathrust di Indonesia. Masing-masing sebagai berikut:

1. Megathrust Mentawai-Pagai dengan potensi gempa M8,9
2. Megathrust Enggano dengan potensi gempa M8,4
3. Megathrust Selat Sunda dengan potensi gempa M8,7
4. Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah dengan potensi gempa M8,7
5. Megathrust Jawa Timur dengan potensi gempa M8,7
6. Megathrust Sumba dengan potensi gempa M8,5
7. Megathrust Aceh-Andaman dengan potensi gempa M9,2
8. Megathrust Nias-Simelue denga potensi gempa M8,7
9. Megathrust Batu dengan potensi gempa M7,8
10. Megathrust Mentawai-Siberut dengan potensi gempa M8,9
11. Megathrust Sulawesi Utara dengan potensi gempa M8,5
12. Megathrust Filipina dengan potensi gempa M8,2
13. Megathrust Papua dengan potensi gempa M8,7.

BMKG mengimbau agar semua masyarakat waspada. Menurut catatannya, segmen Megathrust di Selat Sunda terakhir kali melepaskan gempa besar pada 1757 silam. Sementara itu, segmen Mentawai-Siberut belum aktif sejak gempa 1797.

“Kondisi ini dikenal sebagai seismic gap, yaitu wilayah yang secara geologis menyimpan potensi besar karena lama tidak melepaskan energi. Jadi, meskipun belum terjadi, potensi itu nyata dan harus kita waspadai,” tulis BMKG dalam akun Instagram resminya, dikutip Selasa (11/11/2025).

BMKG juga menekankan bahwa waktu pasti terjadinya Megathrust tidak bisa diprediksi. Hingga kini belum ada teknologi yang bisa memastikan waktu, lokasi, dan kekuatan gempa.

Adapun terkait kalimat Megathrust “tinggal menunggu waktu” bukan merupakan ramalan dari BMKG. Lembaga tersebut menegaskan kalimat tersebut sering disalahartikan.

“Yang dimaksud adalah zona tersebut menyimpan potensi besar karena sudah lama tidak melepaskan energi. Bukan berarti gempa akan terjadi dalam waktu dekat,” BMKG menjelaskan.

Adapun istilah ilmiah tersebut diungkapkan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan bentuk kewaspadaan berdasarkan data sejarah geologi.

BMKG juga membeberkan bentuk kesiapsiagaan yang bisa dipersiapkan sejak saat ini. Berikut poin-poinnya:

– Kenali potensi gempa bumi di lingkungan sekitar kita.
– Pahami langkah-langkah sebelum, saat, dan sesudah terjadi gempa bumi.
– Pelajari jalur evakuasi, titik kumpul, serta dokumen rencana operasi kedaruratan.
– Bangun rumah sesuai standar/tahan gempa.
– Mengikuti informasi terkini dari kanal resmi BMKG.

Garuda Muda Taklukkan Honduras, Catat Sejarah di Piala Dunia

0
Garuda Muda Taklukkan Honduras, Catat Sejarah di Piala Dunia
Aksi Mierza Firjatullah pada laga Timnas Indonesia U-17 melawan Honduras di Piala Dunia U-17 2025 (c) Timnas Indonesia

Link, Jakarta – Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan perdana di ajang Piala Dunia U-17 2025 setelah menundukkan Honduras U-17 dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup H di Lapangan 2 Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Senin (10/11/2025).

Sejak awal laga, Indonesia tampil dominan dan agresif, menciptakan sejumlah peluang berbahaya lewat Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga. Namun, babak pertama berakhir tanpa gol berkat penampilan gemilang kiper Honduras, Noel Valladares.

Kebuntuan pecah di babak kedua setelah Mierza Firjatullah dijatuhkan di kotak penalti. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-52. Dua menit kemudian, Honduras menyamakan kedudukan melalui penalti Luis Suazo.

Garuda Muda kembali unggul di menit ke-72 berkat tendangan keras Fadly Alberto Hengga yang menghujam gawang Valladares. Hingga akhir laga, pertahanan Indonesia tampil disiplin dan berhasil mempertahankan skor 2-1.

Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Indonesia, sebagai kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia U-17. Meski menutup fase grup di posisi ketiga dengan tiga poin dan selisih gol -5, peluang untuk lolos ke fase gugur masih terbuka tipis, bergantung pada hasil laga tim lain.

Terlepas dari itu, penampilan disiplin dan agresif di laga terakhir menjadi modal berharga bagi Garuda Muda untuk menatap masa depan sepak bola Indonesia.

Susunan Pemain

Honduras U-17: Noel Valladares, Emanuel Martin, Osmel Medina, Denzel Arzu, Obed Amador, Mike Arana, Yochua Palacios, Darell Oliva, Luis Suazo, David Flores

Indonesia U-17 : Mike Rajasa; Algazani Dwi Sugandi, Putu Panji, Mathew Baker; Eizar Tanjung, Nazriel Alfaro, Evandra Florasta, Fadly Alberto Hengga; Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah, Rafi Rasyiq

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Bumi Kencana Wujud Kenang Semangat Juang Para Pahlawan

0

Link, Banjarbaru- Usai upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Mayjen TNI Zainul Arifin melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana, Ahmad Yani KM 24, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Senin (10/11/2025) siang.

Kegiatan ziarah nasional tersebut berlangsung khidmat dan diisi dengan berbagai rangkaian penghormatan kepada arwah para pahlawan, mulai dari upacara kehormatan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, hingga penaburan bunga di makam para pahlawan.

Upacara ziarah dipimpin oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Penaburan bunga dilakukan oleh Gubernur H. Muhidin didampingi Wagub H. Hasnuryadi Sulaiman dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin bersama jajaran Forkopimda Kalsel, di antaranya Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurrullah, Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Wisnu Andayana, dan sebagainya.

Dalam keterangannya seusai ziarah, Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas terlaksananya rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang dimulai sejak pagi hari.

“Hari ini kita dari tadi pagi melaksanakan upacara Hari Pahlawan tanggal 10 November 2025 di Kantor Gubernur bersama Forkopimda dan lainnya. Dan hari ini jam 10, kita melaksanakan lagi di Makam Pahlawan,” sampai Gubernur Kalsel H. Muhidin seusai ziarah.

Gubernur juga mengapresiasi kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, yang turut menjadi inspektur upacara dalam momentum penuh makna tersebut.

“Dengan kehadiran Pak Panglima dari Tambun Bungai, Kalimantan Tengah, Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan bersama upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80,” ucapnya.

Lebih lanjut, H. Muhidin mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus mengenang dan meneladani semangat juang para pahlawan, terutama mereka yang berjuang di tanah Banua.

“Kita yang masih mengisi kemerdekaan ini tentu harus sesuai dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden. Mudah-mudahan kita bisa mengisi kemerdekaan dengan pendidikan dan kesehatan yang baik bagi penerus kita,” harapnya.

Gubernur juga mendoakan agar seluruh amal dan perjuangan para pahlawan menjadi ladang pahala, serta semangat juangnya terus mengalir kepada generasi penerus.

“Mudah-mudahan dengan peringatan Hari Pahlawan ini, Kalimantan Selatan tetap kondusif dan semangat perjuangan para pahlawan terus hidup di hati kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, berpesan agar generasi muda tidak sekadar mengenang, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita bisa mengambil hikmah dari Hari Pahlawan ini. Untuk para generasi muda, mari kita ambil semangat para pahlawan untuk membangun bangsa Indonesia,” tutupnya. (tri)

Gus Dur dan Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

0
Gus Dur dan Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Link, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh dari berbagai daerah dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Penganugerahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tanggal 6 November 2025, sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa-jasa luar biasa para tokoh dalam mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh, yaitu:
1. K.H. Abdurrahman Wahid, tokoh dari Provinsi Jawa Timur, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam. K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, adalah tokoh bangsa yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia;

2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan. Presiden ke-2 RI ini dikenal sebagai Bapak Pembangunan berkat program REPELITA yang membawa Indonesia mencapai kemajuan signigfikan, termasuk swasemabada beras, menekan laju pertumbuhan penduduk, dan pengentasan kemiskinan, sehingga mendapatkan pengakuan Internasional dan Lembaga PBB;

3. Marsinah, tokoh dari Provinsi Jawa Timur, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan. Marsinah adalah simbol keberanian moral dan perjuangan hak asasi manusia dari kalangan rakyat biasa;

4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, tokoh dari Provinsi Jawa Barat, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Hukum dan Politik. Riwayat perjuangan dari Mochtar Kusumaatmadja yang paling menonjol adalah gagasannya tentang konsep negara kepulauan yang digunakan oleh Djuanda Kartawidjaya dalam mendeklarasikan djuanda tahun 1953;

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah, tokoh dari Provinsi Sumatera Barat, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Pendidikan Islam. Rahmah El Yunusiyyah adalah ulama, pendidik, dan pejuang kemerdekaan, yang dedikasinya paling menonjol dalam memelopori pendidikan perempuan Islam di Indonesia dan Asia Tenggara;

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Bersenjata. Perjuangan militer Sarwo Edhie dimulai sebagai komandan kompi dalam TKR, selama periode Perang Kemerdekaan (1945-1949). Sarwo Edhie memimpin pasukannya dalam berbagai pertempuran;

7. Sultan Muhammad Salahuddin, tokoh dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi. Karyanya meliputi pembangunan Istana Bima, sekolah-sekolah agama dan umum, masjid besar, Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, kitab Nurul Mubin, serta berbagai infrastruktur penting lainnya;

8. Syaikhona Muhammad Kholil, tokoh dari Provinsi Jawa Timur, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Pendidikan Islam. Pemikirannya mengenai penguatan pendidikan Islam berbasis pesantren serta gagasan “Hubbul Wathan Minal Iman” (cinta tanah air sebagai bagian dari iman) menjadi fondasi ideologis yang menggerakkan perjuangan para santri dalam melawan kolonialisme secara fisik dan kultural;

9. Tuan Rondahaim Saragih, tokoh dari Provinsi Sumatera Utara, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Bersenjata. Dikenal sebagai “Napoleon dari Batak”. Di bawah kepemimpinan Tuan Rondahaim Saragih, Pasukan Raya di Simalungun mencatatkan riwayat perjuangan menonjol melawan kolonialisme Belanda, dengan fokus pada pertahanan kemerdekaan yang berhasil; dan

10. Zainal Abidin Syah, tokoh dari Provinsi Maluku Utara, Pahlawan dalam Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi. Zainal Abidin Syah memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari NKRI.

Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, para ahli waris hadir mewakili para tokoh untuk menerima gelar dan tanda penghormatan dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menyerahkan secara langsung piagam dan tanda kehormatan negara kepada masing-masing ahli waris sebagai wujud penghargaan atas jasa-jasa besar yang telah diberikan oleh para pahlawan bagi bangsa dan negara.

Upacara penganugerahan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto, diikuti oleh para tamu undangan kepada para ahli waris penerima gelar Pahlawan Nasional. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri Kabinet Merah Putih, para ketua umum partai politik, para ketua organisasi keagamaan, perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi. (BPMI Setpres)

Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Gubernur Kalsel Kobarkan Semangat Perjuangan 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (10/11/2025) pagi.

Tampak hadir Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, pimpinan Forkopimda, pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta TNI/Polri.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari anggota TNI/Polri, Satpol PP, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, hingga para veteran pejuang kemerdekaan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur H. Muhidin menyampaikan penghormatan mendalam kepada seluruh pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera (paskibraka), diiringi lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan dengan penuh kebanggaan. Suasana hening menyelimuti lapangan ketika prosesi mengheningkan cipta dilakukan, dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila oleh Gubernur Kalsel dan Teks UUD 1945 oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Dalam amanatnya, Gubernur H. Muhidin membacakan sambutan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan bangsa.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap H. Muhidin membacakan amanat Mensos RI.

Dalam pidato itu pula, disebutkan bahwa perjuangan para pahlawan tidak hanya terjadi di satu tempat, tetapi dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi diri sendiri, melainkan demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yakni generasi saat ini.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ungkap Gubernur.

Gubernur menegaskan, nilai-nilai tersebut merupakan modal besar bagi generasi masa kini untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.

“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” tegas Gubernur.

Gubernur H. Muhidin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalakan semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” harap Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin mengingatkan bahwa momentum Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bagi seluruh generasi untuk tidak melupakan jasa para pendahulu bangsa.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” pungkasnya.

Sebagai wujud penghargaan kepada para pejuang, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin didampingi Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyerahkan bingkisan kepada tiga Legiun Veteran yakni Sadimin, Bardono, dan Gininus Suridi, yang hadir dalam upacara. Momen itu diakhiri dengan foto bersama jajaran Forkopimda Kalsel yang berlangsung hangat dan penuh hormat. (tri)

Lakukan Pembayaran Tepat Waktu, Surini Rasakan Program Rekening Gratis

0
Lakukan Pembayaran Tepat Waktu, Surini Rasakan Program Rekening Gratis

Link, Banjarbaru – Pelanggan PTAM Intan Banjar, terus sambut positif program pemberian rekening air gratis. Seperti yang dirasakan Surini, salah satu warga Jalan Kelapa Sawit, Banjarbaru.

Ia mengaku terkejut mengetahui bahwa, tagihan air anaknya telah lunas terbayar. Hal ini, diketahui saat Ia ingin melakukan pembayaran bulanan.

“Saat hendak bayar, kata petugas satu rekening sudah terbayar. Kami sempat ragu, takutnya ada kesalahan sistem,” ujarnya.

Karena penasaran, ia memeriksa kembali tagihan beberapa hari kemudian.

“Sekitar tanggal 19 saya cek lagi, ternyata memang tetap lunas. Setelah itu baru sadar ternyata ada program rekening air gratis dari PTAM Intan Banjar,” jelasnya.

Menurut Surini, program tersebut bukan hanya memberikan keringanan bagi pelanggan, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk lebih disiplin membayar rekening air tepat waktu.

“Program ini bagus sekali, memicu orang supaya aktif bayar sebelum tanggal 10. Jadi tak menunggu sampai kena denda,” katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan menunda pembayaran kerap membuat pelanggan menunggak hingga dua bulan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil.

“Kalau bayar lebih awal kan lebih ringan. Kadang orang suka lupa, akhirnya menumpuk. Dengan program seperti ini, orang jadi lebih semangat bayar tepat waktu,” tambahnya.

Surini pun menyampaikan terima kasih kepada PTAM Intan Banjar atas inovasi tersebut.

“Semoga terus berlanjut, dan kami pun berkomitmen rutin bayar di bawah tanggal 10 setiap bulannya,” tuturnya.

Program rekening air gratis PTAM Intan Banjar merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan yang disiplin membayar tepat waktu. Setiap bulan, perusahaan mengundi 20 pelanggan beruntung untuk mendapatkan pembebasan tagihan air secara penuh. (*)

Fox Bersinar, Spurs Kalahkan Pelicans 126-119

0
Fox Bersinar, Spurs Kalahkan Pelicans 126-119
De’Aaron Fox (kanan) mencetak 24 poin saat San Antonio Spurs mengalahkan New Orleans Pelicans dengan skor 126-119 pada Sabtu (8/11). (Foto: AP)

Link, Jakarta – De’Aaron Fox tampil gemilang di laga comeback-nya dan memimpin San Antonio Spurs mengalahkan New Orleans Pelicans 126-119, Sabtu (8/11/2025). Fox mencetak 24 poin, sementara delapan pemain Spurs mencatat dua digit angka.

Pertandingan ini menjadi kemenangan kedua beruntun Spurs setelah sebelumnya menaklukkan Houston Rockets 121-110. Spurs memimpin tujuh poin setelah tiga kuarter dan memperlebar jarak lewat laju 9-2 di awal kuarter keempat.

Meski Pelicans mendekat hingga 115-112 lewat tembakan tiga angka Herbert Jones, Fox memastikan kemenangan dengan jumper di sisa 29 detik dan dua lemparan bebas pada 19 detik terakhir.

Victor Wembanyama tampil solid dengan 18 poin dan 18 rebound, disusul Devin Vassell (16 poin), Harrison Barnes (15), Stephon Castle (14 poin, 14 assist), serta Julian Champagnie (14 poin).

Trey Murphy III menjadi bintang Pelicans dengan 41 poin, namun absennya Zion Williamson, Yves Missi, dan Jordan Poole membuat tim kesulitan menjaga konsistensi.

Fox, yang baru bermain setelah absen delapan laga, mencetak 13 poin berturut-turut di kuarter kedua untuk membawa Spurs unggul 45-34, membantu tim memperbaiki rekor kandang menjadi 5-0 musim ini.

Perumda PBB Kabupaten Banjar Mulai Lakukan Perbaikan PPS Martapura

0
Perumda PBB Kabupaten Banjar Mulai Lakukan Perbaikan PPS Martapura

Link, Martapura – Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar mulai melakukan penataan dan pembenahan aset bangunan di Kawasan Komersial Terpadu Sekumpul (KKTS) Martapura yang mengalami kerusakan.

Penataan dan pembenahan sejumlah fasilitas pendukung di KKTS atau Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura tersebut dilakukan Perumda PBB Kabupaten Banjar sebagai bentuk komitmennya dalam berupaya meningkatkan pendapatan, salah satunya mengembalikan fungsi bangunan bak rata di Blok A yang mampu menampung 504 pedagang.

Direktur Perumda PBB Kabupaten Banjar, Rusdiansyah mengatakan, berbagai fasilitas pendukung pada Blok A pada PPS Martapura yang mengalami kerusakan mulai dilakukan perbaikan, perbaikan atap, instalasi listrik, melakukan pengecatan, hingga pemasangan paving blok untuk halamannya.

“Perbaikan ini dilakukan dengan proyek kerja sama. Karena itu kami masih belum dapat mengestimasikan berapa besar total anggaran yang dibutuhkan. Harapannya di awal Desember sudah dapat selesai,” ujarnya pada Senin (10/11/2025).

Didampingi Sekretaris Perumda PBB Kabupaten Banjar, Gusti Andreansyah. Direktur Perumda PBB yang akrab disapa Rusdi juga memastikan, setelah penataan dan perbaikan pada bak rata di Blok A rampung dikerjakan, para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang aktif berjualan di samping ruas jalan dekat kawasan PPS akan diimbau untuk kembali mengisi tempat tersebut.

“Memang untuk penempatannya tetap ada bayar sewa, tapikan ada legalitasnya. Kami juga akan menjadikan kawasan tersebut sebagai Percontohan Pasar Sehat,” harapnya.

Perlu diketahui, pada 7 Juli lalu PT Sinar Harapan Jaya (SHJ) telah menyerahkan pengelolaan aset bangunan dan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) PPS Martapura ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Selanjutnya seluruh pengelola aset bangunan PPS Martapura yang terdiri dari 130 unit rumah toko (Ruko), 1.008 unit bak rata, 200 unit bak miring, 750 toko, dan 78 unit toko di lantai dua dan satu yang sebelumnya dikelola Rumah Sakit (RS) Aveciena Medika serta fasilitas umum (fasum) lainnya telah diserahkan ke Perumda PPB Kabupaten Banjar pada 14 Juli 2025 lalu.(zainuddin)