Beranda blog Halaman 925

3.266 JH Debarkasi Banjarmasin Telah Kembali

0

Link, Banjarbaru – Sampai dengan kedatangan Kloter 10 hari ini Minggu (23/7) sudah sebanyak 3.266 jemaah haji (JH) asal Debarkasi Banjarmasin yang berasal dari masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah, telah kembali ke Banua masing-masing di Kalsel dan Kalteng.

Kepada para JH Debarkasi Banjarmasin yang telah tiba kembali di Tanah Air Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd berharap agar mereka memiliki komitmen sosial yang tinggi di masyarakat.

“Kepada JH Debarkasi Banjarmasin, sepulangnya dari tanah suci atau semenjak tibanya di daerah masing-masing diharapkan memiliki komitmen sosial yang tinggi di tengah-tengah masyarakat,” kata Tambrin saat menerimak kedatangan jemaah haji Kloter 10 Minggu (23/7/2023) di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin di Banjarbaru.

Tambrin mengungkapkan, predikat haji mabrur tidak diperoleh seorang haji ketika berada di Makkah dan Madinah, tapi justru ketika sudah kembali hidup di tengah masyarakat,

“Inilah yang harus diperjuangkan dan dijaga tatkala selesai menunaikan rukun Islam yang kelima. Keberhasilannya memperoleh gelar haji mabrur jelas sangat bergantung kepada sejauh mana komitmen sosialnya ketika berada kembali di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Tambrin mencontohkan, sikap komitmen sosial tersebut diantaranya dengan peduli dan turut serta menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim.

“termasuk menolong orang yang sedang kesusahan, ikut berkiprah dalam mengembangkan lembaga pendidikan Islam, senang berinfaq dan segala sesuatu yang baik adalah diantara perilaku yang harus diwujudkan dan senantiasa menghiasi kehidupan seorang haji mabrur,” ungkapnya. (spy)

 

Jembatan Ulin Pematang Hambawang Rusak Berat

0

Link, Martapura – Kondisi jembatan kayu ulin yang menjadi salah satu jalur alternatif tercepat menghubungkan Desa Pematang Hambawang, dengan Desa Danau Salak, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar dinilai tak layak lagi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy melalui Fahrurrazi selaku Kepala Seksi (Kasi) Jembatan mengatakan, berdasarkan hasil survei timnya di lapangan, kondisi jembatan ulin secara keseluruhan mengalami rusak berat dan harus dilakukan perbaikan.

“Setelah dilakukan survei di lapangan, jembatan kayu ulin tersebut memiliki panjang sekitar 7,2 meter dan lebar 3,5 meter. Sepertinya ruas jalan tersebut bukan ruas jalan kabupaten, dan saat ini jembatan tersebut masih kami lakukan identifikasi terkait kepemilikan asetnya, mungkin saja belum tercatat di aset,” katanya pada, Senin (24/7/2023).

Karena menjadi salah satu akses penghubung antar desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, Kasi Jembatan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar yang akrab disapa Razi ini memastikan akan segera merealisasikan perbaikan jembatan melalui anggaran penanganan darurat.

“Secepatnya akan dilakukan pengerjaan, mungkin pada Agustus 2023 mendatang akan direalisasikan, karena saat ini masih dilakukan penghitungan terkait estimasi anggarannya. Tapi, kalau dilihat dari volume jembatan, kemungkinan membutuhkan biaya sebesar Rp180 Juta,” ucapnya.

Sedangkan untuk konstruksi pengerjaannya, tambah Razi, menyesuaikan dengan kontruksi jembatan sebelumnya, yakni jembatan kayu ulin.

“Jadi menyesuaikan bentuk awalnya, sehingga pengerjaan dapat dilakukan dengan cepat. Jika menggunakan kontruksi benton, tentu membutuhkan biaya yang lebih besar dan waktu yang lebih lama, yakni sekitar 5 bulan,” pungkasnya

Sebelumnya, Badruzzaman Kepala Desa (Kades/Pambakal) Pematang Hambawang, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, menyebutkan pihaknya telah lama mengusulkan perbaikan jembatan ulin tersebut kepada sejumlah awak media, Sabtu (22/7/2023)..

“Dari Pambakal terdahulu hingga saya menjabat sebagai Pambakal, perbaikan jembatan kayu ulin di RT02 sudah kami usulkan. Bahkan, di akhir 2021 lalu sudah dilakukan pengukuran oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Kades Pematang Hambawang yang keseharian akrab disapa Ibad ini, rencana perbaikan jembatan kayu ulin dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter yang sudah tidak layak dilintasi karena kondisi lantai jembatan sudah lapuk hingga berlubang, tak kunjung direalisasikan.

“Kalau perbaikan jembatan kayu ulin ini menggunakan Dana Desa (DD), tentunya memerlukan biaya yang sangat besar. Karena itu kami berharap perbaikan jembatan ini dapat segera direalisasikan agar masyarakat yang melintasi jembatan tersebut merasa lebih aman, dan nyaman,” harapnya. (zainuddin/BBAM)

PUPR Kalsel Optimalkan DAK Dibidang Sanitasi

0
PUPR Kalsel Optimalkan DAK Dibidang Sanitasi

Link, Banjarbaru- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Sosialisasi dan Workshop Sanitasi Berbasis Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan 2023, pada Senin,(24/7/2023).

Kegiatan tersebut berlangsung dari 24 hingga 26 Juli, di salah satu hotel di Banjarbaru tersebut guna mensosialisasikan terkait mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Workshop sanitasi berbasis masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha mengatakan, DAK merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN. Dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus, yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

“Dalam implementasi pelaksanaan DAK sanitasi di lapangan masih diperlukan pemahaman, pelaksanaan yang aplikatif berdasarkan pada standar dan syarat teknis yang berlaku,” katanya.

Ia menekankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas PUPR berupaya memfasilitasi persiapan dan pengelolaan DAK infrastruktur bidang sanitasi.

Yang bertujuan untuk dijadikan sebagai pedoman bagi pemerintah kabupaten/kota, dari pelaksana lapangan pada setiap proses tahapan pembangunan mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, operasi dan pemeliharaan.

“Dalam pelaksanaan pembangunan sanitasi dibutuhkan adanya program yang dapat meningkatkan daya ungkit terhadap capaian pembangunan, salah satu program yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk akselerasi pembangunan sanitasi adalah melalui program sanitasi berbasis masyarakat atau sanimas,”terangnya.

Menurutnya, melalui sosialisasi dan workshop ini harapannya, kabupaten/kota dapat melaksanakan dan memanfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan dan pembangunan sanitasi yang berkelanjutan didaerah.

“Dari kriteria itu bisa dapat dilengkapi, mengingat sekarang pengusulan dana DAK sangat ketat oleh pemerintah pusat, sehingga jangan sampai kehilangan momen tersebut,”jelasnya.

Melalui kegiatan ini dapat dipahami bahwa DAK tidak hanya menggunakan dana pemerintah, namun bisa mengelola dana melalui CSR atau dana lainnya selain pemerintahan.

“Kita berharap dengan ini dapat mengubah kebiasaan buang air besar ke sungai dan menyiapkan berupa tangki septik seperti gorong-gorong agar tidak mencemari lingkungan,”tutupnya. (tri)

Resep Semur Jengkol Yang Bikin Ketagihan

0

Semur jengkol adalah makanan khas dari Indonesia yang terkenal dengan aroma khasnya. Jengkol sendiri merupakan biji yang berasal dari pohon jengkol, yang biasanya diolah dengan bumbu-bumbu rempah yang kaya akan cita rasa.

Salah satu olahan jengkol khas Betawi yang terkenal adalah semur jengkol. Kuahnya kental dengan rasa gurih manis yang kuat. Enak dimakan dengan nasi putih, nasi uduk atau lauk lontong sayur.

Dikutip dari e-book bertajuk Pilihan Resep Olahan Jengkol dan Petai berikut merupakan resep semur jengkol yang enak.

Resep Semur Jengkol

Legit gurih semur jengkol ini bisa bikin ketagihan. Apalagi dimakan dengan nasi hangat.
Bahan Bahan

  • 500 gram jengkol
  • 1 batang kayu manis
  • 5 lembar daun salam
  • 10 bh cengkeh
  • 8 sendok makan kecap asin
  • ¼ sendok teh kaldu bubuk
  • 500 ml air

Bumbu Halus:

  • 10 siung bawang merah
  • 5 siung bawah putih
  • 3 buah kemiri yang sudah disangrai
  • Garam secukupnya
  • 10 buah cabai merah/rawit (opsi, dan bisa di-skip kalau nggak suka pedas)

Cara Memasak:

  1. Cuci jengkol sampai bersih dan rebus sampai empuk.
  2. Jika sudah, angkat jengkol dan memarkan.
  3. Tumis bumbu sampai harum.
  4. Masukkan jengkol dan bahan-bahan lainnya, kemudian aduk sampai bumbu merata.
  5. Tambahkan air dan masak sampai matang.
  6. Tunggu hingga bumbu meresap.
  7. Masakan semur jengkol siap dihidangkan. (net)

Sumber: detikfood

TP PKK Kalsel Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan TPPO

0

Link, Banjarmasin – Tim Penggerak (TP) PKK Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Hotel Zuri Express Banjarmasin, Senin (24/7).

Kegiatan yang menghadirkan para narasumber dari Kepolisian Daerah (Polda Kalsel), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalsel ini diikuti seluruh anggota dan pengurus TP PKK Provinsi Kalsel dan TP PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah dalam sambutan tertulis yang disampaika Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan pada pembukaan acara sosialisasi mengungkapkan acara ini dalam rangka mengenali dan memberantas tindak pidana perdagangan orang.

Istri dari Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor ini mengatakan, sesuai dengan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Tahun 2022, di Provinsi Kalimantan Selatan, telah dipulangkan sebanyak 7 orang yang diduga korban tindak pidana perdagangan orang yang dijadikan pekerja migran ke Arab Saudi.

“Melihat kemungkinan terjadinya TPPO di Kalsel ini, saya ingin agar kader PKK dapat lebih sigap dalam mengenali kemungkinan jika ada masyarakat di daerah kita yang terindikasi TPPO,” kata Raudatul Jannah mengingatkan.

Raudatul Jannah menuturkan, TPPO merupakan bentuk perbudakan modern dan merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji serta melanggar hak asasi manusia.

“Kita tentunya tidak ingin ada orang terdekat kita yang mengalami tindak pidana perdagangan orang,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap sebagai kader PKK, harus mampu mengidentifikasi jika di lingkungan sekitar terdapat aktivitas mencurigakan terkait perdagangan orang ini yang identik dengan bujukan dan rayuan untuk hidup lebih baik di daerah atau negara lain, dengan gaji yang besar dan kehidupan yang lebih baik menjadi faktor utama yang menarik perhatian korban-korban TPPO.

“Saya harapkan agar tujuan utama kita dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan sama-sama mengintegrasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat secara yang komprehensif dan terkait TPPO ini saya ingin agar edukasi kepada masyarakat terus dilakukan selepas kader-kader PKK pulang dari sosialisasi ini,” pungkasnya

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut berasal dari Dinas PPPA Provinsi Kalsel yang memaparkan Strategi pencegahan TPPO dan kekerasan lainnya.

Kemudian Polda Kalsel menyampaikan materi Penyelidikan dan Penyidikan Kasus TPPO di Kalsel.

Kemudian Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalsel menyampaikan pemahaman Penanganan terkait kasus TPPO di Kalsel. (tri)

Paman Birin Bawakan Oleh-oleh Untuk KBB Riau

0

Link, Batam – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin membawakan wadai bingka gambut, wadai lam khas Barabai, serta baju dan kain sasirangan.

Oleh-oleh ini diberikan Paman Birin saat menghadiri silaturrahmi dan melantik Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Kepulauan Riau di Planet Holiday Hotel & Residence pada Minggu (23/7).

Menurut Paman Birin, momen silaturrahmi ini ia merasakan suasana kebatinan, rasa rindu yang berat ingin bertemu dengan masyarakat banjar, khususnya bubuhan Banjar yang ada di Provinsi Kepri.

“Ulun kagum, ulun himung, malihat buhan pian barataan. Ulun ada membawakan oleh-oleh sagan buhan pian, mudahan kawa maubati rasa rindu pian akan kampung banjar” sampai Paman Birin.

Diharapkan Paman Birin, momen silaturrahmi ini dapat membawa kebahagiaan, tidak hanya di dunia tetapi hingga di akhirat.

Dihadapan para bubuhan Banjar Kepri, Paman Birin menyampiakan bahwa Kalsel akan menjadi gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga kini Kalsel disebut Kalsel Babussalam atau pintu keselamatan.

“Insya Allah kita semua nang berkunjung ke Kalsel, akan diberikan keselamatan, kebahagiaan,” jelasnya.

Paman Birin juga berharap, bubuhan Banjar mendukung Pemprov. Kepri, senantiasa menjaga keamanan dan kedamaian.

“Ulun minta bubuhan Banjar, mendukung Pemprov dan Gubernur Kepri, Insya Allah beliau jua akan memperhatikan kita. Dengan saling mendukung, pembangunan akan berjalan dengan baik dan lancar, rakyatnya sejahtera,” pinta Paman Birin.

Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan, momen silaturrahmi ini dapat memperat jalinan silaturrahmi baik antar warga banjar maupun antara Pemerintah Provinsi.

Ansar Ahmad jua menngajak kepada Bubuhan Banjar di Kepri, untuk bahu membahu membangun Kepri.

“Mudah-mudahan, momen ini dapat membuka kerjasama dengan Kalsel di bidang pariwisata, industri, dan bidang lain. Kerjasama antar daerah sangat dianjurkan oleh Presiden untuk saling mengisi, demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PW KBB Provinsi Kepulauan Riau, H. Pebrilialin Razak,SE.M.Si mengatakan, kehadiran Paman Birin bersama Pengurus KBB Sedunia dapat mengobati kerinduan kampung halaman di Kalsel.

“Terima kasih Paman Birin dapat berkenan berkunjung dan bersilaturrahmi dengan bubuhan Banjar di Provinsi Kepri,” sampainya.

Lebih lanjut, Pebrilialin menyampaikan bahwa bubuhan Banjar di sini, tersebar dengan berbagai profesi dan turut berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi Kepri dan Kota Batam. (tri)

Sosialisasi Perdes Pemkab Banjar Bersama Kejari

0

Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Hukum Setda berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjar sosialisasikan Peraturan Desa (Perdes) kepada para kepala desa dan BPD se Kabupaten Banjar, di Aula KH Kasypul Anwar, Indrasari, Martapura, Senin (24/7/2023) pagi.

Sekda Banjar HM Hilman mengatakan, untuk mensosialisasikan produk hukum daerah yang telah ditetapkan maupun diundangkan merupakan kewajiban pemerintah daerah. Maka sosialisasi Perdes hari ini penting dilaksanakan demi terwujudnya desa yang maju.

”Saya juga minta kepada kepala desa dalam menyusun RPJM, RKP dan APB Desa untuk selalu mencermati arah pembangunan daerah, agar pembangunan yang dilakukan kabupaten dan desa dapat saling bersinergi untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan,” harapnya.

Terkait dengan penggunaan dana desa, lebih lanjut Hilman mengharapkan kepada seluruh aparat desa agar dapat mengelolanya berdasarkan azas-azas transparansi, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin.

Sementara itu Kajari Banjar Muhammad Bardan turut mengapresiasi Pemkab Banjar dengan digelarnya sosialisasi Perdes tersebut. Menurutnya, kewenangan dalam pengelolaan potensi desa harus bisa dilakukan, dengan harapan perangkat desa bisa lebih profesional dalam membangun desa.

” Ini bagus kedepannya sehingga kepala desa dan perangkat desa semakin memahami kapasitasnya dalam kewenangan membangun desa. Ini akan memberikan pencerahan antara Pemkab dan Pemdes untuk peningkatan kesejahteraan,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kajari Banjar M Bardan beserta jajaran, Kepala Dinas PMD Syahrialuddin dan Ketua APDESI beserta anggota. (zainuddin/BBAM)

 

Peringatan HAN, 22 Anak Binaan LPKA Martapura Terima Remisi

0

Link, Martapura – Puluhan anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Martapura menerima remisi. Remisi tersebut didapatkan dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) tahun 202.3

Peringatan HAN tahun 2023, LPKA Kelas 1 Martapura menggelar penyerahan remisi kepada 22 anak binaan, di Aula LPKA Kelas 1 Tanjung Rema, Martapura, Senin (24/7/2023) pagi. Diantaranya terdapat satu orang anak binaan mendapatkan remisi bebas langsung.

”Bertepatan dengan peringatan HAN 2023 ini, remisi 1 bulan diberikan kepada 5 orang, 12 orang mendapatkan remisi 2 bulan dan sisanya mendapat 3 bulan,” rinci Kepala LPKA Kelas 1 Martapura Rudi Sarjono

Rudi Sarjono di LPKA ini terdapat 51 anak binaan dengan pembinaan yang dilakukan oleh pihaknya berdasarkan pendidikan, baik formal maupun informal.

Sementara Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banjar Sawiyan menambahkan, dalam hal memberdayakan dan pembinaan anak-anak harus ada kerjasama semua lapisan masyarakat serta tidak ada diskriminasi.

Bermacam-macam keterampilan sesuai dengan minat anak lanjut Sawiyan telah didapat di LPKA, sehingga apabila sudah berada di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat membaur, dapat hidup mandiri dan lebih baik lagi.

” Setelah mereka selesai menjalani masa hukumannya dapat bersosialisasi di masyarakat dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat,” harap Sawiyan.

Selain penyerahan remisi, juga dilakukan penyerahan KTP dan KIA kepada anak binaan serta pengukuhan Forum Anak Kabupaten Banjar, yang disaksikan Kakanwil Kemenkumham Kalsel Faisol Ali, Plt Dinsos P3AP2KB Banjar Hj Siti Hamidah,  perwakilan Dinas P3A, Disdikbud Kalsel dan Disdik Kabupaten Banjar. (zainuddin/BBAM)

Kafilah Putri Banjar Berharap Masuk Final MTQN ke XXXIV

0

Link, Banjarbaru- Tangis haru tak terbendung dari wajah para kafilah putri cabang Syarhil Quran ketika usai tampil pada gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Mess L, Banjarbaru, Senin (24/7/2023).

Pimpinan kafilah Kabupaten Banjar H Miftahuddin mengucap syukur atas penampilan maksimal yang sudah diberikan para kafilah putri cabang Syarhil Quran. Diharapkan para kafilah putri tersebut bisa lanjut ke tahap berikutnya hingga masuk final.

” Alhamdulillah, sudah tampil maksimal mudah-mudahan tidak ada kekurangan dan bisa masuk final,” harapnya.

Nisa Nur Amalia yang tampil sebagai pensyarah mengaku lega karena sudah tampil maksimal. Ia juga berharap bisa menjadi yang terbaik pada tingkat provinsi kali ini, meskipun disadari lawan-lawan dari daerah lain  cukup berat, terutama kafilah Kota Banjarbaru yang menjadi tuan rumah.

“Untuk persiapan kami sudah lakukan dari beberapa tahun lalu dan Pemkab Banjar mendukung penuh kegiatan ini dengan melaksanakan 3 kali Training Center (TC),” ungkapnya.

Membawakan tema “Implementasi Moderasi Beragama Dalam Seluruh Sendi Kehidupan” 3 kafilah asal Kabupaten Banjar di cabang Syarhil Quran ini masing-masing memiliki peran, antara lain Nisa Nur Amalia sebagai pensyarah, Shafa Alvina Raudah tilawah dan Rumaisha saritilawah.

Usia yang terbilang muda yakni 16 tahun, 3 kafilah tersebut sebelumnya cukup banyak meraih prestasi antara lain Nisa Nur Amalia asal Sekumpul pernah juara I MTQ cabang Syarhil Quran di Kecamatan Mataraman, juara I pidato gelar senja, juara I baca puisi dan juara I lomba ceramah agama islam FASI ke-10 tingkat Kabupaten Banjar.

Kemudian Shafa Alvina Raudah asal Banjarbaru,  pernah juara 1 MTQ cabang Syarhil Quran di Kecamatan Mataraman dan Terbaik II tilawah anak-anak tingkat kabupaten di Kecamatan Cintapuri Darussalam. Sedangkan Rumaisha asal Karang Intan pernah juara I MTQ cabang Syarhil Quran di Kecamatan Sambung Makmur, juara I MTQ cabang Syarhil Quran di Kecamatan Mataraman dan juara I Syarhil Quran pada Hari Amal Bhakti Kemenag 2022. (zainuddin/BBAM)

Kunjungi Pindad, Presiden Tegaskan Prospek Industri Pertahanan Baik

0

Link, Malang – Presiden Joko Widodo menegaskan, bahwa industri pertahanan Indonesia memiliki peluang yang baik di masa mendatang dan harus terus dikembangkan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara usai berkunjung ke Kompleks PT Pindad (Persero) di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Senin, 24 Juli 2023.

“Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa industri pertahanan di negara kita memang memiliki prospek yang baik dan harus dikembangkan, baik yang berkaitan dengan peluru, baik yang berkaitan dengan kendaraan, baik yang berkaitan dengan senjata, semuanya karena permintaannya banyak,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.

Presiden juga menjelaskan bahwa saat ini dunia sedang mengalami kekurangan peluru. Bahkan dalam setiap kunjungannya ke negara lain, ketersediaan peluru selalu menjadi topik yang dibahas antarpemimpin negara.

“Di setiap kunjungan saya ke negara lain, mereka selalu menanyakan mengenai yang berkaitan dengan barang ini, peluru. Dan sekarang dunia memang kekurangan peluru,” ungkap Presiden.

Oleh karena itu, Presiden minta jajarannya untuk mencari mitra kerja dan menjalin kerja sama dengan pihak lain agar pengembangan PT Pindad (Persero) dapat berjalan dengan lebih cepat. Menurut Presiden, produksi PT Pindad saat ini mengalami peningkatan setelah mendapatkan suntikan modal dari pemerintah sebesar Rp700 miliar melalui skema penyertaan modal negara (PMN).

“Sebelum diberi PMN produksi Pindad untuk peluru ini 275 juta peluru. Setelah kita beri PMN sebesar Rp700 miliar, produksinya meningkat 415 juta peluru hampir 2 kali lipat karena memiliki line tambahan dari PMN yang telah kita berikan,” ucap Presiden.

Selain itu, pemerintah juga akan memindahkan pabrik PT Pindad (Persero) yang ada di Bandung ke kawasan industri di Subang secara bertahap. Hal tersebut turut dilakukan pemerintah dalam rangka pengembangan PT Pindad (Persero).

“Sehingga betul-betul memiliki sebuah lahan yang luas untuk pengembangan Pindad karena memiliki prospek yang sangat baik,”

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam peninjauan ini adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (spy)