Perintah Wali Kota APG Tetap Berlanjut

Facebook
Twitter
LinkedIn
walikota perintahkan apg berlanjut

Link, Banjarbaru – Perintah Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufty Ariffin, Program Angkutan Pelajar Gratis (APG) tetap berlanjut.

Perintah Wali Kota Banjarbaru, Program APG tetap berlanjut menanggapi terbitanya surat edaran Dishub Kota Banjarbaru tertanggal 27 Juli 2022. Dimana dalam surat edaran tersebut, disebutkan

Kadishub Kota Banjarbaru Marhain Rahman melalui Adi Surya Noor Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru mengatakan surat edaran tersebut diterbitkan dengan latar belakang dana yang tersedia sudah habis.

“Karena Covid-19 ada pemangkasan anggaran. Nah, untuk APG ini di TA 2022 dianggarakan hanya untuk kebutuhan 7 bulan atau sampai Juli 2022. Ternyata saat ini Covid-19nya sudah selesai dan angkutan pelajar tetap harus berjalan. Namun anggarannya sendiri sudah tidak ada,” ujarnya kepada Linkalimantan.com, Senin 1 Agustus 2022.

Alhamdulillah sebutnya, Senin 1 Agustus 2022 Wali Kota Banjarbaru memerintahkan program tersebut harus tetap berjalan.

“Untuk menindaklanjutinya, maka tadi kami rapat bersama Wali Kota dan tim anggaran. Didapatkan hasil, bahwa program APG berlanjut dimulai 2 Agustus 2022 besok, sampai dengan bulan Desember 2022,” ungkap Adi.

Untuk diketahui, Program APG untuk pelajar Kota Banjarbaru dihentikan sementara, sampai dengan disetujuinya Anggaran Belanja Tambahan (ABT) TA. 2022.

Program APG yang sudah terlaksana sejak 2016 lalu, saat ini terpaksa dihentikan sementara sampai dengan disetujuinya ABT TA. 2022. Untuk, APG sendiri diprogramkan setiap 7 bulan yakni saat ini terhitung sejak Januari -Juli 2022.

Baca Juga  Layanan Home Care Banjarbaru Tersedia Melalui Puskesmas

Menanggapi hal itu, Mida, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Cempaka, menjelaskan bahwa ada surat edaran mengenai pemberhentian sementara APG. Menurutnya, itu hanya masalah pada anggaran saja.

“Itu masalah anggaran saja, karena memangkan APG ini cuma dianggarkan 7 bulan saja. Jadi bulan ini mereka belum ada anggarannya,” ungka Mida kepada Linkalimantan.com, Senin (1/8/2022).

Pihaknya juga tidak mempermasalahkan dengan adanya pemberhentian sementara ini, Ia berharap semoga saja cepat teranggarkan dan APG bisa berjalan kembali. Karena antusias masyarakat sangat tinggi dalam menggunakan APG, khususnya masyarakat Cempaka.

“Kalau di Cempaka sendiri itu, ada 20 APG yang tersedia. Namun, 20 itu sebenarnya belum memenuhi kebutuhan pelajaran Cempaka, karena memang sangat banyak pelajaran di Cempaka yang menggunakan fasilitas APG,” jelasnya.

Ia mengatakan di Kota Banjarbaru ada 35 unit APG yang di jalankan oleh Organda, dan dari Pemerintah Kota ada 35. Dari 70 unit APG tersebut, menyebar di seluruh titik di Kota Banjarbaru. Sedangkan untuk saat ini, para pelajar sementara dipungut biaya secara tolenransi, tidak dipatok.

“Kalau saat ini pelajar dipungut biaya, ada yang 3000, 4000 begitu. Nggak ada patokan harus bayar berapa, karena kasian siapa tau mereka tidak punya uang atau semacamnya,” tambahnya (Wahyu/BBAM)