Link, Martapura – Dukung penguatan kelembagaan dan pemberdayaan organisasi keagamaan. Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur serahkan Dana Hibah Tahun Anggaran (TA) 2026 kepada sejumlah badan dan organisasi penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan, pendidikan dan pengembangan kegiatan keagamaan.
Bertempat di gedung Mahligai Sultan Adam Martapura, penyerahan dana hibah secara simbolis dilakukan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur di acara buka puasa bersama, Senin (2/3/2026).
Didampingi Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie. Saidi mengatakan, bantuan hibah yang diberikan bersifat stimulan, dan dukungan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat operasional dan program pembinaan, dengan tetap mendorong kemandirian organisasi.
“Bantuan ini adalah stimulan untuk mendukung operasional organisasi keagamaan dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia dan islami, dengan tetap mengutamakan kemandirian. Langkah ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri dan Agamis, di mana pembangunan fisik dan spiritual berjalan beriringan,” ucapnya.
Atas penyaluran dana hibah tersebut, Sekretaris LPTQ Banjar, Akhmad Nisfuwani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Dana hibah Rp4,5 Miliar akan difokuskan pada program pelatihan, pembinaan serta penguatan kualitas kafilah Kabupaten Banjar dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi dan kabupaten.
“Tahun ini, kafilah Banjar dipersiapkan untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi di Kabupaten Barito Kuala serta MTQ Tingkat Kabupaten di Kecamatan Martapura Timur. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat identitas Banjar sebagai daerah religius,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banjar, Nuryadi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dana hibah akan digunakan untuk mendukung program santunan kepada ulama sepuh yang membutuhkan, serta pemberian beasiswa kepada santri yang melanjutkan studi ke Timur Tengah.
“Program tersebut dinilai selaras dengan misi pembangunan daerah dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris MUI Banjar, Fauzan Asniah, juga menyampaikan apresiasi atas hibah Rp700 juta. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan dan kegiatan keagamaan MUI, termasuk kontribusi dalam pelaksanaan haul ulama di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Total, dana hibah yang disalurkan menjadi stimulus strategis dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial dan spiritual masyarakat, yakni Rp4,5 Miliar untuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rp1 Miliar, Rabithah Alawiyah Rp300 Juta, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rp700 Juta, Nahdlatul Ulama (NU) Rp600 Juta. DPC Forum Komunikasi Pendidikan Al quran Rp115 Juta dan BKMT Rp84.725.000,-.(zainuddink/link)

