Beranda blog Halaman 1337

Perkara KONI Banjarbaru Kajari Bilang Sudah Semakin Terang

0
Perkara KONI Banjarbaru Kajari Bilang Sudah Semakin Terang

Link, Banjarbaru – Dipanggilnya salah satu saksi kunci perkara dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru sebesar Rp6,7 M, membuka banyak informasi baru.

Hasilnya menurut Kajari Banjarbaru Hadiyanto, dengan keterangan saksi kunci yang juga pejabat Pemko Banjarbaru itu membuat perkara dugaan korupsi KONI Banjarbaru semakin terang.

“Nama-nama yang terindikasi juga sudah terang benderang, termasuk aliran dananya. Semuanya ketua cabang olahraga,” ujarnya kepada Linkalimantan.com, Kamis 19 Mei 2022.

Siapa saja mereka? Seperti yang sudah-sudah Hadiyanto masih enggan menyebut identitas mereka.

“Kan sudah saya bilang kemarin-kemarin, mereka itu kalau bukan pejabat ya politisi. Tunggu saja pekan depan, ada ko sudah daftar ketua cabor yang akan kami panggil,” ujarnya sambil tersenyum.

Seperti diberitakan, belakangan ini penanganan perkara KONI Banjarbaru kembali mencuat setelah sempat tidak terdengar kabarnya. Perkara itu sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2018 lalu dan sudah dua kepemimpinan Kejari Banjarbaru berlalu namun perkara tersebut seperti tak berujung.

Nah, begitu Kajari Banjarbaru dijabat Hadiyanto, perkara yang sempat heboh tersebut kembali mencuat. Berbeda proses hukumnya, kali ini penanganannya Kejari Banjarbaru mendapatkan supervisi dari KPK RI. Sejauh ini ekspose bersama KPK RI sudah digelar sebanyak tiga kali. (spy)

Jalan Panjang Kota Banjarbaru Menjadi Ibukota Provinsi (2)

0

Menjadikan Banjarbaru sebagai Kotamadya Jadi Tekat setiap Walikota

Perjuangan dan persiapan menjadikan Banjarbaru sebagai kotamadia, seolah telah menjadi bagian terlekad setiap Wali Kota Administratif Banjarbaru. Berdasarkan apa-apa yang telah dilakukan wali kota terdahulu, semasa Hamidhan B. (1993-1998) menjabat wali kota ke sembilan, segala sesuatu telah dilakukan dengan sangat serius dan tanpa mengenal lelah.

Linkalimantan.com, Banjarbaru

Persiapan fisik dan nonfisik dilakukan bersamaan dengan tugas rutin pemerintahan dalam usaha dan upaya meraih status kotamadia. Persiapan dan “pembenahan” aparat pemerintahan dilakukan serempak dengan upaya “meyakinkan” Pemerintah Atas (Pemda Banjar, Kalsel dan Pemerintah Pusat). Penggalian dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), juga dilakukan lobi-lobi ke Pusat (Jakarta).

Eloknya Dirjen PUOD Depdagri pun melakukan pengamatan dengan hasil rekomendasi Banjarbaru patut menjadi kotamadia. Hasil kunjungan anggota DPR RI pun berkesimpulan menguatkan hasil pengamatan Dirjen PUOD. Lambang Kota Banjarbaru pun siap menanti Banjarbaru era baru.

Sayangnya semua itu belumlah berbuah sebagaimana diharapkan. Sampai Hamidhan B. mengakhiri jabatannya sebagai Wali Kota Administratif Banjarbaru, Banjarbaru masih berstatus kota administratif. Tetapi, “landas pacu” sudah siap menjemput fajar harapan.

Ketika Akhmad Fakhrulli dilantik menggantikan Hamidhan B., sebagai Wali Kota Administratif Banjarbaru, 26 Desember 1998, Gubernur Hasan Aman mengamanatkan, agar status kotamadia segera terwujud. Tentu saja hal tersebut merupakan tantangan yang cukup berat bagi Akhmad Fakhrulli. Fakhrulli memfokuskan perhatiannya terhadap perjuangan itu.

Begitu menduduki jabatan wali kota, ia bekerja sigap. Konsolidasi dengan staf sembari segera meneliti ulang segala arsip dilakukan tanpa mengenal lelah. Pada bulan-bulan pertama jabatannya, jam kantor molor sampai malam, bahkan kadang-kadang sampai pagi. Bahkan, dia pernah bilang, kalau saya tidak berhasil menjadikan Banjarbaru kotamadia, Lu jangan lagi panggil aku Abang. Lu, bantu gua apa yang dapat dibantu. Alhamdulillah, Fakhrulli berhasil. (bersambung)

LSM KPK-APP Dampingi Petani Plasma Sawit Wanaraya Perjuangkan Haknya

0

Link. Marabahan – LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel, kembali menggelar aksi unjuk rasa.

Kali ini bukan dugaan korupsi yang mereka suarakan, tetapi mendampingi petani plasma sawit Desa Wanayara, Kabupaten Barito Utara memperjuangkan haknya melalui Kejaksaan Negri Barito Kuala dan DPRD Barito Kuala, Rabu 18 Mei 2022.

“Hari ini kami mendampingi para petani plasma sawit yang ada di Barito Kuala dalam rangka menyampaikan aspirasi ke Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Di mana para petani merasa bahwa ada ketidakadilan, penindasan ada tindakan-tindakan yang membikin para petani menjadi resah menjadi galau dan menjadi merana,” ujarnya Aliansyah, Ketua LSM KPK-APP Kalsel.

Sehingga ujarnya lebih jauh, petani plasma dan aktivis LSM KPK-APP Kalsel harus turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi. Intinya agar Kejaksaan Negeri Barito Kuala tidak menjadi alat atas kegagalan perusahaan ketika tata kelola perkebunan di sana dibebankan kepada para petani.

“Bisa dibayangkan sudah 13 tahun mereka melakukan kerjasama dengan perusahaan melalui pinjaman di bank. Kemudian melakukan upaya upaya peningkatan kesejahteraan bagi para petani. Namun setelah 13 tahun tidak ada hasil yang bisa dinikmati,” katanya.

Dilain pihak, selama ini perusahaan hanya melakukan PHP atau pemberi harapan palsu. Yakni dengan memberikan menawarkan angin surga kepada masyarakat sawit yang ada di sana. Namun kenyataannya yang mereka terima justru mereka seperti dianggap pencuri, maling dan dianggap hina.

“Dengan tekanan seperti itu, wajar kan jika mereka melakukan upaya dengan turun kejalan melakukan perlawanan.  Mereka menggugat atas tindakan-tindakan ketidakadilan yang dirasakan oleh para petani yang ada di Barito Kuala,” tegasnya.

Oleh sebab itu, hari ini LSM KPK – APP Kalsel bersama para tokoh-tokoh masyarakat dan para petani petani sawit yang ada di Barito Kuala menyuarakan aspirasi dengan satu suara.

“Kami meminta kepada jaksa agung agar segera mencopot Kejari Barito Kuala karena Kejari Barito Kuala dianggap tidak bisa memberi rasa aman bagi masyarakat. Khususnya petani sawit yang ada di Barito Kuala, Kejari Barito Kuala dianggap telah menyalahgunakan jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri dengan intimidasi dengan menekankan rakyat yang ada di Barito Kuala,” tegasnya.(spy)

Ratusan Warga Iringi Pemakaman Wakil Bupati Banjar

0

Link, Martapura – Raut wajah duka terpancar dari ratusan pelayat saat mengantarkan jenazah Wakil Bupati (Wabup) Banjar periode 2000-2005, H Mawardi Abbas di Alkah Karangan Putih, Jalan Menteri Empat, Kelurahan Keraton, Martapura, Rabu (18/5/2022).

Wajar mengingat tokoh yang satu ini dikenal sebagai sosoak sederhana yang dekat dengan berbagai kalangan. Baik saat dirinya sebagai warga biasa maupun saat sebagai pejabat negara.

Sebagaimana yang diaungkapkan Bupati Banjar, H Saidi Mansyur dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Banjar, HM Hilman. Disebutkan kepergian almarhum menimbulkan kesedihan yang mendalam, khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Namun, sebagai umat yang beragama harus percaya dan dapat menerima dengan ikhlas, karena kepergian almarhum sudah menjadi keputusan dan kehendak dari Allah SWT.

“Ulun secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya H Mawardi Abbas. Semoga, semua amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Kepada yang ditinggalkan, semoga tabah menghadapi,” ucapnya.

Dalam sambutan tersebut bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian almarhum. Khususnya selama menjabat sebagai Wabup Banjar periode 2000-2005 atau sebagai pimpinan organisasi dalam memberi karya, pemikiran dan ide yang baik bagi pembangunan.

Menurutnya, almarhum adalah sosok pribadi yang sangat sederhana, penuh semangat, pekerja keras dan ramah kepada semua elemen masyarakat. Panutan, salah satu tokoh dan putra terbaik yang dimiliki Kabupaten Banjar.

“Mari kita iringi kepergian beliau dengan doa ikhlas, kiranya Allah SWT menganugerahkan magfirah-Nya kepada almarhum dan memberikan tempat terbaik disisi-Nya bersama orang beriman,” tuturnya.

Senada dengan itu, Hasbi Rivani salah satu kerabat almarhum menyampaikan, terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya pihak RSUD Ratu Zalecha karena telah memberi pelayanan yang sangat baik selama 11 hari.

“Terima kasih, kepada kaum muslimin yang mendoakan dan berharap mendapat rahmat dan di tempatkan di Surga-Nya. Almarhum meninggalkan 1 istri, 5 anak dan 12 cucu,” tutupnya. (zai/BBAM)

Parade Senja Bulan Mei 2022

0

DPRD Banjar Bentuk Pansus PT BIM

0
DPRD Banjar Bentuk Pansus PT BIM
Saidan Fahmi, Politisi Partai Demokrat terpilih sebagai Ketua Pansus PT BIM

Link, Martapura – Permasalahan yang membelit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Banjar Intan Mandiri (BIM), membuat DPRD Kabupaten Banjar membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus).

Tim Pansus PT BIM yang semula digagas Komisi II DPRD Kabupaten Banjar ini, dibentuk untuk mengusut tuntas permasalahan PT BIM. Salah satunya terkait masalah pencabutan izin dalam rupa Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT BIM oleh Kementerian Investasi/BKPM RI akhirnya terwujud.

Pansus PT BIM yang digagas Politisi PKB Kabupaten Banjar, yakni Pribadi Heru Jaya saat menduduki kursi Ketua Komisi II DPRD tersebut dibentuk DPRD saat gelaran Rapat Paripurna dengan tiga agenda kegiatan, salah satunya terkait Pembentukan Pansus PT BIM, dan terpilih Saidan Fahmi sebagai Ketua Pansus pada, Selasa (17/5/2022).

“Dalam Pansus ini kita tidak mempersoalkan kesalahan manajerial yang telah lalu, cukup sebagai bahan evaluasi DPRD. Sekarang, kita menginginkan bagaimana atas kesalahan itu dicarikan solusinya. Karena Pansus ini proyeksinya untuk mencarikan sebuah solusi bukan mencari kesalahan masa lalu,” ujar Saidan Fahmi kepada sejumlah awak media.

Dengan terbentuknya Tim Pansus PT BIM tersebut, lanjut Politisi Demokrat ini lebih jauh, kedepannya nasib PT BIM dapat diputuskan, apakah layak dipertahankan atau dibubarkan berdasarkan berbagai pertimbangan.

“Kalau memang masih layak beroperasi dengan mengambil kembali PKP2B untuk meningkatkan PAD, maka tetap kita pertahankan. Namun, misalkan dari sekian bulan beroperasi ternyata agak berat dilanjutkan dengan berbagai problemnya, sehingga kesimpulannya hampir mustahil mengambil kembali PKP2B milik PT BIM, maka kita rekomendasi untuk dibubarkan dengan berbagai hasil pertimbangan,” ucapnya.

Kendati demikian, Saidan Fahmi tetap optimis bahwa pemerintah dapat mengembalikan izin dalam rupa PKP2B milik PT BIM yang dicabut kementerian. Meskipun, hingga saat ini PKP2B belum memberikan kontribusi untuk PT BIM.

“Kami berupaya tetap mempertahankan PKP2B ke PT BIM, terlebih penyertaan modal yang diberikan sebesar Rp5 Miliar. Makanya, saat kami di Komisi II bersepakat untuk menindaklanjuti agar PT BIM ini dapat menghasilkan buat daerah, karena statusnya saat ini kan pailit going concern. Pansus inilah peluang kita untuk mempertahan PKP2B milik PT BIM yang dicabut, dan menjadi bagian salah satu upaya kita,” katanya.

Terlebih, tambah Saidan Fahmi lebih jauh, kebijakan baru Presiden RI Joko Widodo tersebut memprioritaskan pertambangan bagi BUMN dan BUMD.

“Kalau kita tidak bersikeras, dan lebih memilih mengajukan IUPK baru, tentunya sangat berat karena harus membentuk BUMD baru, sebab PT BIM berstatus pailit tidak bisa diajukan lagi. Kita pun harus membuat Perda baru, perusahaan baru dengan analisis dan harus mendapat persetujuan Kemendagri. Itupun belum tentu PKP2B kita dapat kembali.  Setidaknya di periode ini ada ikhtiar kita untuk mengembalikan PKP2B milik PT BIM,” tuturnya.

Diwaktu berbeda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Mokhamad Hilman menjelaskan, terkait surat yang telah dilayangkan Pemkab Banjar ke Kementerian Investasi/BKPM untuk meminta kementerian agar tidak memproses pengalihan lahan ke pihak lain tengah berproses.

“Yang pasti lagi diproses, dan kita sudah menyampaikan surat keberatan atas pencabutan izin tersebut. Hari ini pun DPRD sudah membentuk Tim Pansus terkait status pailit dan pencabutan PKP2B milik PT BIM. Jadi, permasalahan PT BIM ini akan kita tindaklanjuti bersama DPRD,” pungkasnya.(zai/link)

Kejari Banjarbaru Agendakan Pemanggilan Ketua Cabor

0
Serius: Hadiyanto tampak serius mengikuti ekspose perkara KONI Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Setelah pemanggilan saksi kunci perkara dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru sebesar Rp6,7 M, Kejaksaan Negri (Kejari) Banjarbaru kembali mengagendakan pemanggilan sejumlah ketua cabang olahraga (cabor).

Saksi kunci yang kemarin kami panggil (Selasa 18 Mei, red.), banyak mengungkapkan fakta baru yang menunjuk kearah para ketua cabor. Dari situlah kami telah mengagendakan pemanggilan mereka,” ungkap Kepala Kejari Banjarbaru Hadiyanto, kepada Linkalimantan.com, Rabu, 18 Mei 2022.

Siapa saja mereka? Hadi mengisyaratkan sebagian besar mereka berasal dari kalangan birokrat dan politisi.

“Identitasnya nanti saja. Silahkan saja dicek nanti ketika mereka sudah kami panggil. Mudah-mudahan minggu ini juga akan kami laksanakan pemanggilan,” ujarnya.

Dibagian lain Hadi menyebut ada beberapa ketua cabor yang dijadikan saksi belum sempat dipanggil ke kejaksaan untuk memberikan kesaksian.

“Mereka-mereka yang belum memberikan kesaksian secara langsung inilah yang kami utamakan untuk dipanggil kembali,” ujarnya.

Lebih jauh mantan penyidik KPK RI ini kembali menegaskan, seluruh informasi yang ada baik lama maupun informasi yang baru terus dipelajari untuk materi pendalaman.

“Kami fokus ke materi dugaan korupsinya terhadap penggunaan dana hibah sebesar Rp6,7 miliar tersebut. Namun tetap tidak menutup kemungkinan akan diiringan dengan penanganan perkara lain,” ujarnya, seraya menyebut ada pihak ketiga yang disebut saksi menjadi penghubung perkara.

Seperti diberitakan, Janji Kepala Kejaksaan Negri (Kejari) Banjarbaru, memanggil saksi-saksi perkara dugaan korupsi dana hibah Rp6,7 miliar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru, benar-benar direalisasikan.

“Pagi sekitar pukul 08.00 Wita mobil dinas merk Toyota RUST bernomor polisi warna merah masuk ke area parkiran. Tapi saya tidak tahu indentias siapa yang bermobil dinas tersebut,” ujar security Kantor Kejari Banjarbaru, kepada Linkalimantan.com, Selasa 17 Mei 2022.(spy)

Parade Senja Semarakan Lapangan Murjani Banjarbaru

0
Parade Senja Semarakan Lapangan Murjani Banjarbaru
Parade Senja Semarakan Lapangan Murjani Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Parade senja yang menampilkan beragam kesenian daerah mulai tari-tarian, hingga marching band dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, kembali semarakan Lapangan Murjani depan Balaikota Banjarbaru, pada Selasa (17/5/2022).

Untuk memeriahkan gelaran parade senja, kegiatan tersebut diisi Marching Band Diva Suara Dharma Pemko Banjarbaru dan dilanjutkan dengan pentas seni budaya yang ada di Kota Banjarbaru, yakni Reog, Pantomim, Tari kreasi Batak, tari piring, tari Wutukala dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, mengatakan, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan setiap tanggal 17 ini, selain menghidupkan budaya juga menjadi daya tarik dan hiburan bagi masyarakat, khususnya di Banjarbaru yang masyarakatnya heterogen.

“Jadi semua kesenian yang ada di Banjarbaru bergantian kita tampilkan setiap tanggal 17 dalam parade senja, sehingga ini menjadi ikon banjarbaru dan dikenal oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Ia mengaku, kegiatan parade senja ini dapat terus berlanjut, karena melestarikan budaya merupakan tujuan yang terus diemban oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Selain upacara penurunan bendera, kegiatan ini bertujuan untuk menghibur masyarakat dan menampilkan kesenian budaya yang ada di Banjarbaru,” pungkasnya. (Ita/BBAM)

Perkara KONI, Ketuanya Minta Cepat Diselesaikan

0
PORProv HSS, KONI Banjarbaru Bidik Juara Umum
Gusti Rizky, Ketua KONI Banjarbaru

Link, Banjarbaru- Penanganan perkara dugaan korupsi dana hibah Rp6,7 miliar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru, yang saat ini sedang berproses mendapat perhatian serius Ketua KONI Banjarbaru.

Gusti Rizky, Ketua KONI Banjarbaru mengatakan pihaknya mendukung penuh berjalannya kembali proses hukum pada perkara tersebut.

“Saya pribadi, sebagai Ketua KONI Banjarbaru periode 2022-2026, mendukung dengan tindak lanjut kasus terdahulu. Saya pun mengucapkan terima kasih kepada Kejari Banjarbaru karena telah menindaklanjuti perkara yang sempat tertunda itu,” ujar Rizky kepada Linkalimantan.com, Selasa (17/5/2022) di Sekretariat KONI Banjarbaru.

Ia menambahkan, walaupun saat ini dirinya baru menjabat sebagai ketua, namun untuk persoalan tersebut pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami sangat mensuport prosesnya. Jika diperlukan dalam fakta-fakta dipersidangan, kami siap mengkomunikasi kepada pihak-pihak yang terkait perkara itu,” katanya.

Silahkan saja prosesnya dilanjutkan tegas Rizky yang juga anggota DPRD Kota Banjarbaru ini, biar semuanya cepat selesai. Sehingga tidak ada lagi yang tertunda-tunda dan pihaknya perlu kepastian hukum juga mengenai masalah tersebut.

Diketahui saat ini, kasus KONI sudah sampai pada pemanggilan saksi kunci, oleh Kejari Banjarbaru. Sebelumnya Kejari Banjarbaru berjanji, memanggil saksi-saksi perkara dugaan korupsi dana hibah Rp6,7 miliar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru, dan hati ini benar-benar direalisasikan.

“Pagi sekitar pukul 08.00 Wita mobil dinas merk Toyota RUSH bernomor polisi warna merah masuk ke area parkiran. Tapi saya tidak tahu indentias siapa yang bermobil dinas tersebut,” ujar security Kantor Kejari Banjarbaru, kepada Linkalimantan.com, Selasa 17 Mei 2022.(wahyu/ita/BBAM)

Pagi Tadi Kejari Panggil Saksi Kunci Perkara KONI Banjarbaru

0
Kejari Panggil Saksi Kunci Perkara KONI Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Janji Kepala Kejaksaan Negri (Kejari) Banjarbaru, memanggil saksi-saksi perkara dugaan korupsi dana hibah Rp6,7 miliar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru, benar-benar direalisasikan.

“Pagi sekitar pukul 08.00 Wita mobil dinas merk Toyota RUSH bernomor polisi warna merah masuk ke area parkiran. Tapi saya tidak tahu indentias siapa yang bermobil dinas tersebut,” ujar security Kantor Kejari Banjarbaru, kepada Linkalimantan.com, Selasa 17 Mei 2022.

Dikatakannya, begitu sampai sang pejabat langsung turun dan masuk ke kantor.

Dari penelusuran media ini, benar adanya jika pejabat yang dimaksud adalah salah satu pengurus cabang olahraga KONI Banjarbaru. Kedatangannya ke kantor penegak hukum tersebut dalam rangka memenuhi panggilan kejaksaan terkait kesaksiannya dugaan korupsi dan hibah KONI Banjarbaru 2018.

Kajari Banjarbaru Hadiyanto saat dikonfirmasi terkait hal itu tidak menampik kebanaran informasi tersebut.

“Benar, kedatangan salah satu pejabat itu ke sini untuk memenuhi panggilan kami. Kan saya sudah bilang sebelumnya, jika minggu ini kami akan memanggil saksi-saksi perkara KONI Banjarbaru ini,” ujarnya.

Apa saja yang disampaikan saksi? Hadiyanto mengungkapkan banyak informasi yang telah disampaikan saksi. Diantaranya soal alur pendistribusian dana hibah tersebut sampai perjalanan proses hukum perkara KONI itu sendiri.

“Inikan baru dari dia (saksi, red.). Kita lihat saja nanti  keterangan dari saksi-saksi lain. Terutama para ketua cabor yang sudah kita jadwalkan pemanggilannya,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, lanjutan penanganan perkara dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru kini berjalan begitu cepat. Seluruh arsip hasil pemeriksaan pun sudah diekspose.

“Sudah beberapa kali ekspose. Sejauh ini saksi yang kami panggil ada 110 saksi dari 34 cabang olahraga,” ujar Kepala Kejaksaan Negri Banjarbaru Hadiyanto kepada Linkalimantan.com, Jumat 15 Mei 2022.

Ditegaskannya, dari hasil ekspose materi perkara masih perlu pendalaman lebih lanjut. Untuk itu sejumlah saksi yang sudah dipanggil akan dipanggil kembali. Tentu saja akan ada beberapa saksi baru yang juga akan dimintai keterangan.

“Secepatnya akan kami tuntaskan perkara ini. Pekan depan saksi-saksi akan kami panggil kembali,” ujarnya melalui aplikasi WhatsApp sembari berkabar jika saat ini dirinya tengah berada di luar daerah.(spy)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...