Beranda blog Halaman 1346

Kekosongan Pejabat Esselon II Pemkab Banjar Terancam Bertambah

0

Link, Martapura – Kekosongan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Banjar sepertinya akan kembali bertambah.

Ini menyusul hasil rekomendasi panitia seleksi terbuka yang merekomendasikan 37 pejabat calon untuk mengisi jabatan kosong dimasing-masing jabatan. Nah dari angka tersebut, tiga pejabat diantaranya merupakan pejabat Esselon II di lingkungan Pemkab Banjar.

Ketiga pejabat tersebut adalah, DR Ir Hj Galuh Tantri Narindra ST yang direkomendasikan pansel diurutan ke tiga pada calon Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalsel.

Kemudian ada lagi calon pejabat Kepala Dinas Kesehatan tercantum nama Dr Diauddin Mkes diurutan paling atas. Hal yang sama juga direkomendasikan pansel pada Ahmad Soulhan ST MT sebagai calon Karo Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Propinsi Kalsel.

Rekomendasi yang ditandatangani Prof DR H Sutarto Hadi MSi MSc sebagai ketua pansel tersebut, tertuang dalam berita acara No 800/015/pansel.JPT/2022 tanggal 07 April 2022.

Di bagian lain, dari beberapa informasi yang didapat di lingkungan Sekretariat Kantor Gubernur Kalsel didapatkan informasi jika pada dalam waktu dekat ini Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor akan kembali melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Sudah cukup lama kan kosong. Ya kalau tidak ada aral Kamis, 15 April 2022 ini ada pelantikan. Kalau hari Jumatkan tanggal merah,” ujar sumber tersebut.

Jika hal itu benar dan ketiga pejabat tersebut ikut dilantik, maka kekosongan pejabat di jajaran Pemkab Banjar bertambah. Sebelumnya posisi Kadis PUPR dan Kadisdik Pemkab Banjar sampai hari ini tak kunjung diduduki pejabat definitive.

Menanggapi hal itu, Sekda Banjar M Hilman dikonfirmasi melalui saluran Whatsapps menyebut keberhasilan tiga pejabat Pemkab Banjar yang telah berhasil menembus tiga besar dimasing-masing jabatan, merepakan prestasi yang harus sukuri.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya ucapkan selamat dan semoga sukses. Hasil ini membuktikan bahwa pembinaan dan pengembangan karier ASN di Kabupaten Banjar telah bisa menciptakan ASN yang professional dan berkelas. Sehingga mampu bersaing dengan ASN dari Provinsi kasel dan kabupaten/kota lainnya,” tulisnya.

Terkait kekosongan jabatan, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Pemkab Banjar ini menyebutkan akan melaksanakan seleksi atau lelang jabatan.

“Akan akan laksanakan seleksi yang kompetetif. Diharapkan dari sana akan  didapatkan pejabat terbaik yang sesuai dengan tusinya,” tulisnya. (spy)

Sajian Masakan Ikan Asin Yang Menggugah Selera

0

Link, Banjarbaru- Kreasi makanan untuk berbuka, bisa membuat semangat sendiri selama berpuasa. Seperti, kreasi masakan dengan sajian ikan asin yang pedas segar ini bisa jadi pilihan. Gurih renyah ikan asin dengan sambal yang menyengat sangat sedap.

Masakan ikam asin yang pedas dan segar, sangat cocok kalau sedang kurang selera berbuka puasa dengan hidangan berkuah atau ayam goreng. Banyak jenis, ikan asin yang dapat dikreasikan, misalnya ikan asin gabus (haruan) atau jenis yang berdaging tebal, bisa dipadukan dengan sambal yang pedas segar.

Selain diberi bumbu terasi, sambal untuk jodoh ikan asin bisa diperkaya dengan renyah asam belimbing sayur. Pedas asam akan membuat rasa gurih ikan asin semakin sedap.

Yang penting pilih ikan asin utuh yang bagus kualitasnya. Ikuti petunjuk mengolahnya agar gurih sedap rasanya. Berikut ini resep lengkap Ikan Asin Sambal Belimbing Sayur yang gampang dibuat.

Cara Membuat Ikan Asin Sambal Belimbing Sayur

  1. Taruh ikan asin gabus dalam wadah, tuangi air panas hingga terendam dan diamkan beberapa saat agar lapisan garamnya larut.
  2. Angkat dan tiriskan hingga agak kering.
  3. Goreng ikan asin gabus hingga kering laku tiriskan.
  4. Sambal Belimbing Sayur: Panaskan 5 sdm minyak sayur, tumis bumbu yang ditumbuk kasar hingga layu dan wangi.
  5. Tambahkan belimbing sayur, aduk hingga layu lalu angkat.
  6. Susun ikan asin jambal roti di piring saji. Siram dengan sambal belimbing sayur.
  7. Sajikan dengan nasi hangat.

Tips membuat ikan asin sambal belimbing sayur:

  1. Agar rasa ikan asin tidak terlalu gurih, pilih jenis ikan asin yang berdaging tebal dan utuh. Teksturnya lunak, tidak ditutupi kristal garam, sebagai tanda ikan asin masih baru.
  2. Selalu rendam atau cuci ikan asin dengan air hangat agar lapisan garam dan kotoran larut. Sebelum digoreng dan dibumbui. (Wahyu/bbs)

Rakor Camat-Lurah Bahas Penyusunan Anggaran

0

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Bagian Pemerintahan Setdako Banjarbaru bersama Camat dan Lurah se – Kota Banjarbaru menyelenggarakan agenda rutin setiap bulan, yaitu Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru Bulan April Tahun 2022, bertempat di Kantor Kecamatan Landasan Ulin, pada (12/4/2022) Selasa pagi.

Rakor ini dipimpin oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Banjarbaru Sartiyuni, membahas tentang penyusunan anggaran keuangan agar secepatnya diselesaikan, karena pada Tahun 2022 ini Pemko Banjarbaru menggunakan Aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) yang baru, sehingga perlu dipelajari lagi.

Kemudian Rakor membahas tentang persiapan hari jadi Kota Banjarbaru yang ke-23, setiap rundown acara agar camat dan lurah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, menggerakkan Forum RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), untuk ikut menyemarakkan hari jadi Kota Banjarbaru yang bertepatan pada tanggal 20 April.

Setelah itu, SOP (Standar Operasional Prosedur) pelayanan juga dibahas dalam rakor tersebut, SOP pelayanan perlu diperbaharui, agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin cepat dan lebih maksimal.

Perlu diketahui, rangkaian acara puncak hari jadi Kota Banjarbaru ke-23 akan dilaksanakan pada tanggal 19 dan 20 April 2022, acara tersebut dilaksanakan dengan sederhana namun tidak mengurangi makna penting dari Hari Jadi itu sendiri. (Wahyu)

Wali Kota Banjarbaru Lantik Forum PUSPA Periode 2022-2025

0

Link, Banjarbaru– Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin didamping sang istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi telah melantik Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kota Banjarbaru periode 2022-2025, di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota, Selasa (12/04/2022) pagi.

Forum ini dibentuk untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mensejahterakan perempuan dan anak di Kota Banjarbaru. Forum ini juga sebagai mitra kerja Pemerintah Kota Banjarbaru dalam partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan mengenai substansi kesetaraan gender.

Selanjutnya, perlindungan hak perempuan, pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak agar sesuai dengan kebutuhan dan tidak diskriminatif, memberikan kemudahan, serta perlakuan khusus terhadap perempuan dan anak.

“Mudah-mudahan dengan adanya forum ini keterkaitan dengan hak perempuan dan anak, serta perlindungan perempuan dan anak ini semakin bisa ditingkatkan terutama di Kota Banjarbaru,” kata Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin kepada awak media usia pelantikan.

Aditya melanjutkan, semoga di Kota Banjarbaru tidak ada pelanggaran terhadap hak perempuan dan anak. Serta jangan sampai perlindungan terhadap perempuan dan anak terabaikan.

“Kamaren kita sudah mendapatkan gelar Kota Layak Anak Madya. Mudah-mudahan kita juga menjadi Kota Layak Perempuan serta Pemuda, ini target kita,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Forum PUSPA Kota Banjarbaru, Rochimah mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihak Forum Puspa sudah menjalin kerja sama LMI Provinsi Kalimantan Selatan.

“Hasil kerja sama tersebut telah melakukan kegiatan menyumbang pejuang rupiah diwilayah Kemuning, berupa sarana untuk berjualan dipinggiran sungai Kemuning,” ucapnya.

Masih kata Rochimah, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru beserta Ketua TP PKK Kota Banjarbaru serta Disdalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru, yang sudah memberikan kepercayaan kepada forum ini.

“Kepada teman-teman sekalian mari kita berpegangan tangan. Bekerja saling membantu untuk Gerakan forum PUSPA Kota Banjarbaru, agar tidak hanya sekedar seremonial pelantikan,” tuturnya.

Hadirnya forum PUSPA di Kota Banjarbaru dapat memberikan kontribusi dalam mendukung program Pemerintah Kota Banjarbaru, untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak sehingga Kota Banjarbaru dapat menjadi Kota Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga mengharapkan agar dapat menyamakan langkah, membangunan sinergi yang baik agar tercipta Kota Banjarbaru yang Maju, Agamis dan Sejahtera. (why)

PUPR Anggarkan Rp 2,58 M untuk Ruas Jalan Gotong Royong 3

0

Link, Banjarbaru- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru Anggarkan Rp 2,58 M untuk Perbaikan Ruas Jalan Gotong Royong 3  Kelurahan Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara.

Hal itu dikemukakan Adi Maulana, Kepala Bidang Bina Marga, PUPR Kota Banjarbaru kepada Linkalimantan.com, Selasa (12/4/2022).

“Kami sudah memprogramkan perbaikan jalan itu. Kegiatannya sudah masuk dalam kegiatan kami di tahun anggaran 2022 ini,” ungkapnya.

Diungkapkannya, kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan rehabilitasi dan perbaikan. Total anggaran untuk kegiatan tersebut sudah ada anggaran sebesar Rp2,58 miliar.

“Dana itu untuk kegiatan di empat ruas jalan. Saat ini prosesnya sudah pada tahapan tender di Unit Layanan Pengadaan Kota Banjarbaru,” jelasnya

Keempat jalan tersebut papar Adi, adalah Jalan Gotong Royong 3, Jalan Pancasetia, Jalan Bina Murni dan Jalan Pondok Labu.

Seperti diketahui, kondisi Jalan Gotong Royong 3 saat dipenuhi lubang-lubang. Selain tidak elok kondisi tersebut juga dinilai bisa membahayakan para pengguna jalan.(Wahyu/BBAM)

Puncak Harjad Kota Banjarbaru Digelar Secara Agamis

0

Link, Banjarbaru – Puncak peringatan Hari jadi (Harjad) Kota Banjarbaru ke-23, mengusung tema agamis karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Dimulai dengan berziarah ke makam pahlawan pada 19 April 2022 mendatang.

“Hari ini kita rapat finalisasi hari jadi untuk tanggal 19 dan 20, puncak peringatan hari jadi nanti akan dimulai dengan berziarah ke Makam Pahlawan. Hal ini, sekaligus mendukung visi misi walikota yaitu di bidang Agamis,” ungkap Said Abdullah, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru usai rapat finalisasi hari jadi.

Selanjutnya, setelah ziarah akan dilanjutkan dengan peresmian rumah kemasan yang berada di samping Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru. Dihari yang sama juga akan dilakukan penyerahan penghargaan, piala dan piagam untuk pemenang lomba-lomba yang telah dilaksanakan.

“Nanti juga akan di resmikan rumah kemasan, diharapkan dengan adanya rumah kemasan tersebut. Dapat digunakan untuk UMKM yang kebingungan dengan kemasan produk mereka,” tambah Sekda.

Di hari selanjutnya, yaitu 20 April 2022 yang merupakan hari puncak peringatan Harjad Kota Banjarbaru. kegiatan setiap tahunnya, pasti akan dimulai dari Rapat Paripurna di Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru. Kemudian pada sore harinya, akan diadakan buka bersama di Masjid Agung Al-Munawarah serta shalat hajad dan do’a. (Wahyu/BBAM)

Demo Kejati, LSM KPK APP Kalsel Laporkan Kunker DPRD

0
Demo Kejati, LSM KPK APP Kalsel Laporkan Kunker DPRD

Link, Banjarmasin – Sepertinya saat ini kinerja dewan perwakilan rakyat memang sedang dalam sorotan tajam public. Seluruh tingkatan legislatif, pusat hingga daerah sedang panen protes masyarakat.

Adalah di Banjarmasin yang tersaji hari ini. Puluhan aktivis yang tergabung dalam LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen ( KPK APP ) Kalsel mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel untuk menyampaikan berbagai dugaan penyimpangan kegiatan kalangan legislatif. Utamanya adanya dugaan perjalanan dinas anggota legislative fiktif.

“Perjalanan dinas dan kegiatan yang dibalut dalam pokok pikiran dewan menjadi materi utama yang kami sampaikan melalui orasi. Selain itu ada juga dugaan jual beli proyek dengan modus pokok pikiran (pokir) yang kami sampaikan,” ungkap Aliansyah, Ketua LSM KPK APP Kalsel didampingi tokoh lainnya Udin Palui, kepada Linkalimantan.com usai menggelar aksi demontrasi di halaman Kejati Kalsel, Senin 11 April 2022.

Diungkapkannya, memang saat ini kasus perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Banjar dan DPRD Kota Banjarbaru tengah dalam proses hukum.

“Kalau DPRD Kabupaten Banjar itu sedang ditangani Kejati Kalsel. Nah kalau yang di Banjarbaru informasinya masuk keranah Tipikor,”  ungkap Ali yang diamini Udin Palui.

Dibagian lain, kedua tokoh aktivis tersebut kompak mengaku sangat aneh ketika kasus perjalanan dinas selalu saja terjadi. Padahal sudah banyak kasus-kasus serupa dimasa-masa sebelumnya.

“Di Hulu Sungai Selatan lebih parah. Berangkatnya satu hari disulap menjadi tiga hari. Mereka cukup mengganti baju sebanyak tiga kali seolah-seolah mereka berangkat tiga hari.,” ujarnya.

Sedangkan terkait jual beli proyek, Aliansyah menuding jika selama ini kegiatan-kegiatan proyek yang dikemas dalam Pokir seolah-oleh milik masing-masing anggota.

“Proyek yang dikemas dalam pokir itukan sebenarnya dilakukan untuk memenuhi aspirasirakyat yang disampaikan ke anggota legislative yang kemudian dimasukkan dalam kegiatan pembangunan. Pelaksanaannya dilakukan melalui dana aspirasi,” ujarnya.

Dalam dalam pelaksanaanya paparnya lebih jauh, entah karena mereka (legislative, red) yang mengusulkan jadi seolah-olah kegiatan proyek tersebut milik mereka. Dan pada gilirannya dalam pelaksanaan si dewan bisa seenaknya menunjuk pekerjaan dan pelaksananya.(spy)

Ngulik Agenda Besar Vivi Zubedi Membawa Produk Lokal Go International (5)

0
Ngulik Agenda Besar Vivi Zubedi Membawa Produk Lokal Go International (5)

Dengan ‘Tangan Besi’, Tak Peduli Meski Rogoh Kantong Pribadi

Oleh: Tim linkalimantan.com

Berlatar belakang desainer abaya – busana muslim khas Timur Tengah- dengan karya telah menembus pasar internasional, menjadi modal penting Vivi Mar’i Isa Az Zubedi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru membawa produk lokal, utamanya kerajinan tangan (craft) menembus pangsa luar negeri.

Singapura menjadi negara pertama. Di Negeri Singa, istri Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin ini memasarkan produk perajin lokal dalam rupa tas rajut yang diberi brand ‘Bhanjaruu Bags’. Hasilnya, menurut Vivi Zubedi cukup fantastis karena masuk tiga penjualan terbaik dengan hasil penjualan mencapai ratusan juta rupiah.

Runut berikutnya, permintaan ‘Bhanjaruu Bags’ mengalir deras. “Belum lama tadi saya dikontek salah satu penjaringan terbesar di Asia, Net Asia untuk bertemu dan membicarakan kelanjutan kontrak kerjasama terkait produk Banjarbaru. Bayangin, terbuka besar untuk pasar Singapur, semua department store mereka minta itu ‘Bhanjaruu Bags’,” kata Vivi.

Sebuah peluang besar, meski untuk itu Vivi mengaku harus merogoh kocek pribadinya hingga ratusan juta untuk membeli kerajinan dari para perajin. Baru setelah itu barang dia kirim ke Singapura untuk dipasarkan. Karena umumnya, para perajin tidak sabar dan menginginkan cepat dapat uang. “Ada yang saya beli harga Rp30 juta, ada yang Rp70 juta. Dan itu 100 persen menggunakan dana saya pribadi,” ujarnya.

Diawal, Vivi mengaku bisa melakukannya. Tapi selanjutnya, untuk menangkap peluang besar pasar ekspor ia mengaku perlu kerjasama sejumlah pihak, pelaku UMKM itu sendiri juga instansi terkait di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru. Termasuk Kerjasama dalam hal pemahaman alur ekspor barang keluar negeri hingga dilakukannya pembayaran. Karena saat ini, banyak perajin yang belum memahami alur pasar ekspor ke luar negeri.

“Ada proses. Tidak hari ini dijual hari ini juga dibayar. Pembayaran baru dilakukan setelah rampung rekap. Itu juga kalua para perajinnya benar-benar mau produknya terjual hingga luar negeri,” kata Vivi.

Menurutnya, menembus pasar ekspor sebenarnya tak sulit. Dengan catatan, produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas sebagai sebuah produk. Yang menjadi tatangan justru para pelaku UMKM itu sendiri. Dicontohkan Vivi finishing produk. Sebuah produk yang dikirim keluar negeri wajib dilengkapi cara mencuci dan perawatannya. Bagi pelaku UMKM di Banjarbaru itu dianggap tidak perlu. Padahal itu penting dan harus ada.

Karena itu, dirinya sangat selektif terhadap pelaku UMKM dan produk yang dihasilkan. Al hasil, secara kuantitas produk yang bisa dihasilkan dan dikirm ke pasar luar negeri juga masih terbatas. “Yang tidak sesuai standar, tidak akan saya proses. Bergantung pada UMKMnya, mau atau tidak,” kata Vivi.

Dengan pola seperti itu, ia mengakui, bagi sebagian pelaku UMKM dianggap cukup keras, termasuk saat pelatihan-pelatihan demi terpenuhinya standar produk kualitas ekspor. Namun tak ada pilihan lain jika memang produk UMKM Banjarbaru ingin menembus pasar luar negeri.

Keras namun bukan tanpa upaya. Karena dikatakan dia, untuk membina para pelaku UMKM dirinya telah menyiapkan ruang 24 jam via grup WhatApps. Di sana pelaku UMKM dapat berkonsultasi banyak hal seputar pengembangan produk. “Malam-malam ada yang bertanya, kombinasi warna, saya jawab,” pungkasnya. (linkalimantan.com)

Ngulik Agenda Besar Vivi Zubedi Membawa Produk Lokal Go International (4)

0
Ngulik Agenda Besar Vivi Zubedi Membawa Produk Lokal Go International (4)

Gedung Inklusif Dekransda Dijadikan Business Center Semua Produk Lokal

Oleh: Tim linkalimantan.com

Dan agenda besarnya di 2022 ini adalah pembangunan gedung inklusif dekranasda. Gedung itu nantinya akan menjadi wadah memajang berbagai produk pelaku UMKM; kerjainan tangan, makanan dan minuman. Juga tempat pelaksanaan pelatihan.

“Gedung inklusif dekransda ini akan menjadi business center semua produk lokal. Craft, food, beverage. Sistem di dalamnya juga sesuai standar inetrnasional. Direktori juga SPG nya berbahasa Ingris. Termasuk di dalamnya akan dibanguns istem digitalisasi. Yang pasti, akan sangat berbeda dengan dekransda yang ada di Indonesia,” kata Vivi.

Kendati diakuinya, untuk mencapai kata sepakat rencana pembangunan gedung inklusif yang juga pusat bisnis nyatanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu berkali-kali rapat bersasama instansi dan pihak terkait menyampaikan konsepnya.

Memperjuangkannya, Vivi menyebut hingga  kaki di kepala, kepala di kaki. “Susah sekali. Sampai-sampai saya bingung. Dekranasda ini harga diri para perajin. Gimana orang lain bisa menghargai perajin kita kalua kita sendiri tidak menghargainya,” katanya.

Ngotot dekranasda punya gedung baru, menurut perempuan berdarah Arab ini lantaran gedung dekranasda saat ini yang berada di samping Kantor Dinas Perdagangan sangat tak layak pakai untuk menampilkan berbagai produk UMKM. Padahal banyak pihak yang ingin datang untuk melihat dan belajar dari dekransda Kota Banjarbaru.

“Saat menerima tamu dari kementerian dan staf kepresidenan, ditanyakan mana dekranasdanya. Malu. Saya bilang saja kami baru dan sedang melakukan penyesuaian,” kata Vivi.

Untungnya, setelah keras berjuang ada anggaran tambahan untuk dekransda di 2022, termasuk untuk pembanguna gedung. Meski begitu ia menegaskan tak ingin ikut campur pada proses pembangunan. “Saya hanya sebatas pada rencana teknis bangunan gedung, termasuk sarana pendukung di dalamnya yang sesuai standar internasional. Hal-hal lain silakan badan keuangan yang mengaturnya,” pungkas Vivi. (bersambung/linkalimantan.com)

Di Banjarbaru Ada Jalan Bertambal dan Dipenuhi Lubang

0

Jalan Gotong Royong Letaknya Tak Jauh dari Gedung DPRD Banjarbaru

Harus diakui menelusuri ruas jalanan di wilayah Kota Banjarbaru sangatlah nyaman. Mulus dan lebar menjadi salah satu identitas di wilayah ini. Tetapi pernahkan Anda melintasi Jalan Gotong Royong – Jalan Taruna Praja? Cobalah ke sana, Anda akan merasakan sensasi lain saat melintasinya.

Safariyansyah, Sebuah Catatan Jurnalistik

Angka Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Kota Banjarbaru kian meningkat seiring tahun. Sudah sepatutnya peningkatan anggaran tersebut dibarengi dengan banyaknya aktivitas pembangunan yang dilakukan.

Tidak dipungkiri laju pembangunan Kota Banjarbaru begitu signifikan. Berbagai fasilitas umum terus dibangun. Pemeliharaan dan peningkatan jalan, embung, pasar dan kegiatan-kegiatan pembangunan di bidang ekonomi kerakyatan, kesenian ditambah lagi sektor jasa perhubungan tampak sekali hasilnya.

Tentu saja tidak semua kegiatan pembangunan yang direncanakan hasilnya sesuai rencana. Katanya sih yang tidak sesuai-sesuai itu karena ada faktor lain yang mempengaruhinya. Semisal median pembatas antara Lapangan Murjani dan Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru. kemudian ada juga Jalan Gotong Royong – Jalan Taruna Praja yang konon pernah dimasukkan dalam perencanaan, namun kegiatannya dialihkan ke lokasi lain.

Terlepas dari itu semua, pastinya dari sekian panjang ruas jalan asset Pemko Banjarbaru, Jalan Totong Royong – Jalan Taruna Praja bisa jadi kondisinya yang paling tidak terawat. Dari pantauan wartawan media ini, jalan yang berada di wilayah Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara ini lebih dari 50 lubang menjadi penghias ruas jalan lumayan padat itu.

“Tahun lalu waktu, Lurah Mentaos Pak Rifai bersama-sama warga secara swadaya menambal lubang-lubang yang ada dengan bata press. Tapi sekarang sepertinya pemerintah cuek-cuek aja melihat kondisi jalan di sini,” ujar warga sekitar.

Ungkapan warga tersebut sepertinya tidak salah. Mengingat di ruas jalan yang tak begitu panjang tersebut terlihat banyak susunan batapress yang tak lagi rapi di banyak titik badan jalan. Ironis, upaya itu kini seperti sia-sia karena banyak lubang-lubang baru bermunculan.

“Selain tidak nyaman, keberadaan lubang-lubang diruas jalan itu sangat membahayakan para penggunanya. Lebih-lebih disaat turun hujan atau malam hari,” ujar Ansyari warga Keluarah Mentaos lainnya.

Jalan Gotong Royong – Jalan Taruna Praja memang terbilang pendek. Namun posisinya ada di Kecamatan Banjarbaru Utara yang notabene se wilayah dengan Kantor Walikota dan DPRD Kota Banjarbaru. Lebih ironis lagi salah satu pimpinan DPRD Kota Banjarbaru terpilih dari daerah pemilihan di sini.

Di sisi lain, DPRD Kota Banjarbaru seperti halnya legislative di seluruh Indonesia memiliki “jatah” anggaran untuk digunakan. Konon di Banjarbaru pada Tahun Anggaran 2021 setiap anggota dewan mendapatkan jatah Rp700 Juta dengan balutan dana pokok pikiran (pokir).

“Selain Rp700 juta itu ada lambahan lagi Rp400 juta yang dianggaran melalui anggaran perubahan,” ujar salah seorang pejabat.***

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...
Mohammad Abrori

Dilantik Sebagai Ketua, Mohammad Abrori Jadikan Kader Partai Gelora ‘Bagus’

0
Link, Martapura - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyudi melantik Mohammad Abrori Tajib sebagai Ketua DPD...
Fariz Adam

Terpilih Aklamasi, Fariz Adam Dipercaya Komandoi KNPI Kabupaten Banjar

0
Link, Martapura - Terpilih secara aklamasi, Fariz Adam Ramadhan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar pada...