Beranda blog Halaman 1350

Sebagian Besar Wilayah Kabupaten Banjar Terdampak Banjir

0
Sebagian Besar Wilayah Kabupaten Banjar Terdampak Banjir

Link, Martapura – Tingginya intesitas curah hujan sepekan terakhir, menyebabkan beberapa desa di 7 kecamatan di Kabupaten Banjar kembali dilanda banjir. Khususnya di daerah yang berada di bantaran Sungai Martapura. Dari semua kecamatan itu sedikitnya rumah yang terendam ada sekitar 3,933, semenatara untuk jumlah total jiwa yang juga terdampak sebanyak 1017 orang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan mengatakan, tercatat 7 kecamatan yang kembali terdampak bencana banjir. Yakni Kecamatan Martapura, Martapura Timur, Martapura Barat, Cintapuri Darussalam, Astambul, Sungai Tabuk, dan Kecamatan Gambut.

“Total jumlah rumah atau jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir, hingga saat ini masih dilakukan proses pendataan. Untuk warga terdampak banjir yang mengungsi sebagian baru terdata di Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat. Tadi pagi Tim Reaksi Cepat (TRC) telah mengevakuasi ibu hamil dan Lansia di Desa Tunggul Irang, Kecamatan Martapura, untuk diungsikan ke rumah kerabat dekatnya yang tidak terdampak banjir,” ujarnya, Selasa (22/3/2022).

Mengingat curah hujan kerap terjadi dari sore hingga malam hari hingga mengakibatkan air Sungai Martapura meluap, Ahmad Solhan mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Kami per waktu selalu melakukan pemantauan situasi dan kondisi bencana banjir, khususnya di wilayah bantaran Sungai Martapura, karena kenaikan muka air saat ini terjadi pada malam hari. Bahkan, kami juga sudah menurunkan 1 unit speedboat, dan menyiagakan perahu karet untuk membantu warga yang ingin dievakuasi. Juga ada posko mobile, hingga menyalurkan bantuan logistik ke Desa Penggelaman, Kecamatan Martapura Barat. Juga sudah mendirikan dapur umum,” katanya.

Berdasarkan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lanjut Ahmad Solhan, intesitas curah hujan ektrem akan terjadi hingga akhir Maret nanti.

“Mudah-mudahan tidak terjadi lagi, dan akhir Maret curah hujan bisa berakhir. Sedangkan terkait ketersediaan logistik saat ini masih ada, dan mudah-mudahan tercukupi,” harapnya.(spy)

Pemko Akan Tertibkan Bangunan Liar

0
Pemko Akan Tertibkan Bangunan Liar

Link, Banjarbaru – Untuk menciptakan kota yang layak untuk pemukiman, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, adakan rapat koordinasi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-pp), Lurah dan Camat sekota Banjarbaru, Selasa (22/3/22).

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka penertiban bangunan liar  tanpa ijin atau  tidak mengindahkan estetik kota. Termasuk juga bangunan berdiri di lahan yang  tidak semestinya, sehingga dapat merusak keindahan Kota Banjarbaru. Terlebih saat ini Kota Banjarbaru sudah menyandang Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.

M Aditya Mufti Arifin, Wali Kota Banjarbaru, ia berharap agar penertiban bangunan yang ada di Kota Banjarbaru tertata sebaik mungkin. Agar jika terjadi kepadatan nantinya, sudah dapat teransipasi dahulu.

Jangan sampai Kota Banjarbaru menjadi kumuh dan padat tidak beraturan, serta juga menyikapi perkembangan dinamika ekonomi masyarakat. Begitu juga banyaknya pedagang kaki lima liar dan lain-lainnya supaya diatur dan ditindak lanjuti dengan baik.

“Semuanya ini adalah untuk Banjarbaru agar menjadi lebih tertata, lebih bagus, lebih indah dan yang penting adalah layak menjadi kota pemukiman,” ujarnya Wali Kota Banjarbaru.

Selain itu, Satpol-pp juga membentuk satgas Perlindungan Masyarakat (Linmas), yang ada disetiap Kelurahan. Sehinnga jika ada laporan, lebih cepat ditanggapi, dan masyarakat langsung dapat melaporkan jika mendapati suatu masalah.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Banjarbaru, Hidayaturahman, mehimbau kepada para camat dan lurah se-Kota Banjarbaru agar menyampaikan surat ke Wali Kota Banjarbaru. Apabila ada diwilayahnya bangunan yang tidak semestinya berdiri diatas lahan tersebut baik dari segi perijinan maupun lahan yang digunakan yang nantinya akan diteruskan ke instansi yang berwenang. (wahyu/BBAM)

Kasatreskrim: Aktivitas Tambang UKB Legal

0
Kasatreskrim: Aktivitas Tambang UKB Legal
Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan

Link, Martapura – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar pastikan akan tindak tegas pelaku penambang batubara ilegal di konsesi lahan milik PT Banjar Intan Mandiri (BIM) di wilayah Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Pernyataan tersebut langsung diungkapkan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan, kepada Linkalimantan.com di ruang kerjanya pada, Senin (21/3/2022).

“Kalau ada yang melakukan aktivitas pertambangan di konsesi lahan milik PT BIM, kami akan langsung tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Karena Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT Banjar Intan Mandiri (BIM) telah dicabut, dan memang tidak boleh melakukan aktivitas pertambangan,” tegasnya.

Fransiskus Manaan, pun mengakui kalau di wilayah tersebut masih ada aktivitas pertambangan yang aktif. Namun, perusahaan tersebut mengantongi izin resmi, yakni PT Usaha Kawan Bersama (UKB).

“Tapi, perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan tersebut diluar lahan konsesi PKP2B milik PT BIM. Mereka menambang di konsesi atau di lahan mereka sendiri, karena mereka memiliki izinnya,” ucapnya.

Kendati perusahaan UKB memiliki izin resmi untuk melakukan aktivitas pertambangan. Namun, dari pantauan media ini hingga saat ini pihak perusahaan tersebut masih menggunakan akses jalan umum milik negara bukan jalan khusus tambang.

Hal itu kontraproduktif dengan Peraturan Daerah (Perda)Provinsi Kalimantan Selatan (Kasel) Nomor 3/2012 perubahan atas Perda Provinsi Kalsel Nomor 3/2008 tentang pengaturan penggunaan jalan umum dan Jalan Khusus untuk angkutan hasil tambang dan hasil perusahaan perkebunan.

Seperti diberitakan sebelumnya jalan kabupaten yang membentang dari wilayah Desa Biih, Kecamatan Karang Intan sampai simpang empat empat RT 4 Sungai Arfat atau muara jalan lingkar Sungai Ulin-Mataraman, kondisinya sangat memprihatinkan.

Diduga rusak parahnya kondisi jalan yang dibangun menggunakan APBD Pemkab Banjar TA 2017, setelah menjadi lintasan utama angkutan batubara di lokasi eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT Banjar Intan Mandiri (BIM).

Sementara itu dari pengakuan sejumlah warga, aktivitas pertambangan di eks lokasi PT BIM masih terus berlangsung. Selain mengangkut tumpukan batubara yang sudah ada, armada dum truck penuh dengan muatan emas hitam tersebut juga mengangkut batubara yang baru dibongkar dari perut bumi.

“Kami dapat informasi jika izinnya sudah dicabut, tetapi mereka masih menambang. Lokasinya di Desa Biih, Desa Penyambaran Kecamatan Karang Intan dan di Gunung Ulin Kecamatan Astambul,” ujar warga sekitar lokasi tambang kepada Linkalimantan.com, Selasa 15 Maret 2022. (zainudin/BBAM)

Kamis, W20 Singgahi Banjarbaru 20 Menit

0
Kamis, W20 Singgahi Banjarbaru 20 Menit

Link, Banjarbaru – Dijadwalkan dapat kunjungan Delegasi Women 20 (W20) selama 20 menit, Kota Banjarbaru kini sibuk mempersiapakan diri. Momen tersebut terjadwal pada kamis, 24 Maret 2022.

Kota Banjarbaru yang menjadi salah satu tujuan destinasi, menyelenggarakan Rapat Persiapan City Tour Delegasi Women 20 (W20) pada Senin (21/3/2022) sore, untuk mempersiapkan penyambutan rombongan W20 di Mess L Dekranasda Kota Banjarbaru.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin, Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi, Sekda Kota Banjarbaru Drs. H. Said Abdullah, M. Si, Kepala DP2KBPMP2A Kota Banjarbaru Dra. Sri Lailana, dihadiri oleh Staf Ahli, Asisten, dan Kepala SKPD se-Kota Banjarbaru.

W20 merupakan grup keterlibatan G20 yang membentuk jaringan pemberdayaan perempuan untuk mendorong pengadopsian komitmen G20 dalam isu perempuan.

Aditya mengatakan, kunjungan rombongan W20 ke Kota Banjarbaru dijadwalkan selama 20 menit, tetapi semua pihak bisa bekerjasama mempersiapkan acara tersebut, agar semaksimal mungkin Kota Banjarbaru khususnya para perajin dan UMKM mendapatkan manfaat dari kunjungan W20 tersebut.

“W20 ini hadir di Banjarbaru cuma 20 menit, kita jangan melihat 20 menitnya, tapi kita harus melihat dampak dari acara tersebut, maka dari itu kesiapan kita semua dan kerjasama dari seluruh kita, agar bisa memanfaatkan kunjungan W20 ini,” tuturnya.

Sementara itu, untuk memaksimalkan penyambutan W20 ini, Vivi mengarahkan agar UMKM-UMKM yang tergabung dalam Dekranasda Kota Banjarbaru bisa ikut bepartisipasi untuk menampilkan produknya.

“Kita bisa memanfaatkan UMKM-UMKM kita lainnya yang tergabung dalam Dekranasda melakukan pagelaran juga disini, jadi semua ruangan kita isi dengan exhibition, saya berpikir juga di Mess L ini di ruangan. Hall ini untuk kita tampilkan juga budaya, jadi seperti khas-khas Kota Banjarbaru yang akan kita tunjukkan kepada para tamu,” kata Vivi dalam rapat tersebut.

Selain menampilkan galeri UMKM, Pemko Banjarbaru juga akan menampilkan tarian daerah, musik dan lagu daerah, serta Mess L yang menjadi destinasi kunjungan juga akan dihias dengan menonjolkan kebudayaan.

Karena kunjungan W20 ini merupakan peluang besar untuk memperkenalkan potensi Kota Banjarbaru ke dunia, seperti yang disampaikan Sri Lailana dalam rapat.

“Karena ini peluang untuk mengenalkan Banjarbaru dengan segala potensi yang ada, tentunya perwakilan dari Kedutaan Besar negara-negara yang tergabung dalam G20 ini juga akan datang, jadi berharap kita sebagai tuan rumah salah satu lokus kunjungan bisa mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Kota Banjarbaru menjadi salah satu destinasi kunjungan W20, tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi Kota Banjarbaru, khususnya para perajin dan UMKM yang diperkenalkan ke kancah Internasional. Karena Even W20 merupakan rangkaian dari G20 yang beranggotakan negara dengan perekonomian besar di dunia. (Ita/BBAM)

Alhamdulillah, Sang Birokrat Petani Panen Padi Gunung

0
Alhamdulillah, Sang Birokrat Petani Panen Padi Gunung
Muhlisaril Hasani Sang Birokrat Petani Panen Padi Gunung

Link, Peramasan – Rupanya tak hanya bercocok tanam jenis tanaman keras saja yang dilakukan Muhlisaril Hasani. Karena ternyata salah seorang birokrat petani ini juga bercocok tanam palawija.

Menggunakan bibit lokal dan pupuk organik, Ulis kini bisa menikmati panen padi gunungnya di dua lahan masing-masing seluas dua hektare.

“Alhamdulillah, saat ini kami tengah mamanen padi lokal  jenis Buyung. Buyung ini merupakan varietas padi andalan bagi petani di Kecamatan Permasan. Tetapi tentu saja, masih banyak varietas padi lokal lainnya yang tak kalah pavoritnya,” ungkap Ulis kepada Linkalimantan.com, Selasa, 22 Maret 2022.

Menurut pejabat yang kini berdinas di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dirinya dan sejumlah petani terus berusaha untuk tak lagi menggunakan konsep ladang berpindah.

“Tidak gampang, karena itulah kami berupaya untuk membuktikan jika aktivitas pertanian tak mesti harus berpindah-pindah. Alasan utama ladang berpindah itukan karena asalan kesuburan tanah,” paparnya.

Iya tambahnya lagi, tanah di sana setelah ditanamai selama empat musim tanam tentu saja unsur haranya kian menitis. Pada gilirannya hasil pertanian tidak maksimal lagi. Karena itulah mereka membuka lahan yang sudah ditinggalkan lama untuk bercocok tanam selanjutnya.

“Problemnya kan jelas, berpindah ladang itu karena alasan ketidaksuburan tanah. Pupuk! Jawabannya. Itu yang kemudian kami lakukan di sana. Alhamdulillah dari tahun ke tahun hasil panennya tetap bagus,” ujarnya seraya mengisap batang rokoknya.

Dari apa yang kami lakukan itulah ungkapnya, beberapa petani datang untuk bertanya cara untuk bisa bertani menetap. Semua apa yang dilakukannya pun diceritakan kepada mereka yang datang.

“Saya katakan solusinya dengan gunakan pupuk organik hasil buatan sendiri. Selain murah, bahan-bahan pembuatan pupuk organik secara alami sudah tersedia di sana. Saya pun bilang ke mereka, karena saya muslim saya tidak akan menggunakan pupuk yang berpotensi mengandung racun. Karena kata guru saya, tidak boleh orang Islam itu menjual hasil pertanian yang mengandung racun,”  tegasnya.

Lebih jauh menurut pejabat yang sebentar lagi memasuki purna rugas sebagai birakrat ini, proses pembuatan pupuk organik mudah dan sangat murah jika dibandingkan dengan penggunaan pupuk pabrikan.

“Pokoknya belum habis persediaan pupuk organik, saya sudah membuat lagi. Begitu seterusnya. Belakangan selain untuk keperluan saya sendiri, pupuk oragnik yang saya buat juga digunakan kawan-kawan petani lainnya,” ujarnya sambil tersenyum ceria.(spy)

Jelang Ramadhan Pedagang Bakso di Banjarbaru Ketar-ketir

0

Link, Banjarbaru-Kenaikan harga daging sapi jelang bulan Ramadhan di sejumlah daerah membuat pedagang bakso di Kota Banjarbaru ketar-ketir.

Para pedagang bakso di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, takut jika sewaktu-waktu daging sapi harganya naik ketika bulan puasa dan dikhawatirkan akan merugikan para pedagang bakso juga mi ayam.

Salah satu pedagang bakso di Jl. H. Mistar Cokrokusumo, Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Maya mengaku takut karena harga daging sapi di sejumlah daerah memang naik.

“Kalau naik pasti nanti akan berdampak ke kita-kita ini, Belum lagi beberapa komoditas juga sudah naik lebih dulu,” ucapnya Senin (21/3/2022).

Maya menjelaskan, jika harga daging sapi naik maka untuk meminimalisir kerugian dirinya terpaksa merubah ukuran bakso atau menaikkan harganya.

“Untuk sementara ini harga bakso kami masih normal namun ukurannya saja sedikit dikecilkan. Tapi yang bakso mercon kami naikkan harganya 2000 karena cabe mahal,” jelasnya.

Ditempat terpisah, penjual bakso di Kelurahan Palam, Kota Banjarbaru Rizky menambahkan, setiap tahunnya daging sapi mengalami kenaikan harga. Angka kenaikan harga berkisar mulai Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

“Jadi setiap tahun itu naik bisa sampai 10.000 hingga 20.000. Tapi walaupun ke depannya harga sapi turun, harga daging tetap masih tinggi,” tuturnya.

Imbas kenaikan harga daging sapi yang paling terdampak adalah pedagang bakso. Menurutnya, 70 persen yang membeli daging sapi setiap harinya adalah pedagang bakso.

“Dalam hal ini memang yang paling dirugikan yaitu penjual bakso karena setiap hari kami (pedagang bakso) itu membeli daging sapi,” ucapnya.

Ia berharap kepada pemerintah bisa menekan angka daging sapi supaya harga jualnya tidak memberatkan dan membebani warga. (Ita/BBAM)

Kantor PUPR Banjarbaru Tak Lagi Pinjam

0
Kantor PUPR Banjarbaru Tak Lagi Pinjam

Link, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru kini telah menempati kantor sendiri yang berada di Jalan Mitra Praja, Banjarbaru dan langsung diresmikan oleh Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin, Senin (21/3/2022).

“Dengan beroperasinya gedung baru ini, menjadi contoh kantor yang representatife dilingkup Pemerintah Kota Banjarbaru. Dan semoga kedepannya kanto-kantor yang lain pun dapat dibangun menjadi yang lebih layak lagi,” ungkap Aditya, usai acara peresmian.

Kantor ini, berdiri cukup megah diatas lahan seluas 1 hektar dengan luas bangunan 1.936 meter persegi, yang terdiri dari bangunan utama 2 lantai dengan luas 1.696 meter persegi dan bangunan gedung jaskon 1 lantai dengan luas 240 meter persegi.

“Mudah-mudahan apa yang sudah terbangun ini bisa terjaga dan terpelihara dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari, ST., M.T menyampaikan gedung kantor yang baru ini dalam perencanaan sesuai Permendagri Nomor 7 tahun 2006, tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah.

“Gedung ini juga memiliki IPAL domestik sebanyak 3 unit dengan kapasital sebesar 18 meter/kubik. Serta proteksi kebakaran juga tersedia dengan smoke detector, apar dan hydran, ungkapnya

Masih kata Eka, gedung kantor yang menghabiskan dana Rp16 Milyar, dari APBD tahun 2021, dan dibangun sejak 3 Mei 2021 ini sudah ditempati sejak awal bulan Maret 2022.

“Diresmikannya kantor baru semakin memberikan semangat, keberkahan dan kenyamanan bagi kami dan masyarakat Kota Banjarbaru yang memerlukan pelayanan  di Dinas PUPR,” tandasnya.

Usai meresmikan Gedung Kantor PUPR Kota Banjarbaru yang ditandai dengan pemotongan pita, Wali Kota Banjarbaru didampingi Wakilnya, Wartono beserta Setdako Banjarbaru, Anggota DPRD Kota Banjarbaru dan Forkopimda langsung meninjau ruangan-ruangan pada Dinas PUPR Kota Banjarbaru.(wahyu/ita/BBAM)

Sebelum Diparipurnakan, Wali Kota Koreksi LKPJ 2021

0

Link,Banjarbaru – Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Banjarbaru 2021 rampung disusun tim dimotori Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Sebelum LKPJ dipaparkan di lantai paripurna DPRD Kota Banjarbaru, dilaksanakan pemaparan ringkasannya, Rabu (16/3/2022) di Ruang Tamu Utama Wali Kota di Balaikota Banjarbaru.

Di hadapan Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin sejumlah hal yang telah disusun dalam LKPJ dipaparkan ringkas. Diantaranya capaian realisasi target dari perencanaan sesuai visi ‘Banjarbaru Juara’. Yakni, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia, meningkatkan pembangunan perekonomian daerah yang berkelanjutan dengan kearifan lokal dan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup, serta mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang amanah.

Atas paparan LKPJ yang telah disusun, Wali Kota Aditya menanggapi sebagai bahan koreksi. Menurutnya ada beberapa kegiatan atau program yang belum tercapai maksimal agar dijelaskan secara terperinci.

“Alasan-alasan kegiatan atau program yang belum maksimal perlu kita sampaikan, agar DPRD lebih jelas dalam menerima penyampaian kita,” ujarnya.

Wali Kota Aditya melanjutkan, seperti alasan tidak tercapainya pelaksanaan program kegiatan wajib di bidang kesehatan. “Kenapa pada Bidang Kesehatan hanya tercapai 94,21persen. Alasan-alasan yang tertentu menghambat tercapainya harus kita sampaikan. Selain itu juga masalah kamtibmas, ketentraman dan ketertiban umum dan hanya 94,92 persen dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Banjarbaru, Kanafi mengatakan, ada beberapa koreksi dari wali kota yang memang harus diperbaiki. “Dalam pekan ini akan kita serahkan draft LKPJ kepada DPRD Kota Banjarbaru saat rapat paripurna,” tuturnya.

Kanafi menambahkan, pada tahun 2021 kemaren pertumbuhan ekonomi Kota Banjarbaru mencapai 3,2 persen dikarenakan kondisi masih pandemi Covid-19.

“Kemudian juga membahas capaian berdasarkan urusan. Seperti urusan wajib, urusan non wajib, urusan pilihan dan urusan penunjang,” ungkapnya.

Diketahui, pada 2021 ada beberapa poin yang menjadi prioritas dalam kebijakan strategis daerah Pemerintah Kota Banjarbaru. Diantaranya, penanganan Covid-19, bencana, stunting, dan pelayanan publik. (wahyu/BBAM)

Sebulan, Penduduk Banjarbaru Bertambah 17 Ribu Jiwa

0

Link, Banjarbaru – Ditetapkannya Kota Banjarbaru sebagai ibukota Provinsi Kalsel pada 15 Februari 22 lalu, diyakini akan berdampak pada pertambahan penduduk. Yang pada gilirannya akan berdampak pada luar areal yang diperuntukkan sebagai kawasan hunian.

“Status sebagai ibukota provinsi tentu akan membawa banyak dampak dan manfaat. Salah satunya jumlah penduduk . Sebagai gambaran, saat ditetapkan sebagai ibu kota provinsi jumlah penduduk Banjarbaru masih berjumlah 256 ribu jiwa. Baru sebulan pasca penetapan tersebut, kini jumlah penduduk Kota Banjarbaru 273 ribu jiwa ada kenaikan sekitar 17 ribu penduduk,” paparnya disela-sela acara Bakti Sosial Penanaman Pohon di Jalan Kehati Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Cempaka.

Nah dengan realitas ini tambahnya, Pemko Banjarbaru harus sesegera mungkin berbenah terutama berkaitan dengan berkaitan dengan luasan lahan yang berubah menjadi permukiman.

“Konsep Ruang Terbuka Hijau harus benar-benar dijalankan. Karena ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kita melestarikan lingkungan. Salah satunya seperti yang saat ini kita lakukan, yakni menanam pohon. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat, membawa dampak yang baik dan kita juga bisa melakukan pencegahan terhadap bencana yang ada di Kota Banjarbaru,” ujarnya..

Sementara itu, dalam acara penanaman pohon yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kota Banjarbaru ke 23 tersebut antara lain dihadiri, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono SE.

Tampak Komandan Kodim 1006/Martapura Letnan Kolonel Inf Imam Muchtarom, Inspektur Kota Bajarbaru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Plt Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Camat Cempaka, Camat Landasan Ulin, Lurah se Kecamatan Cempaka, TNI, Polri, Ketua Forom RT RW, GNC dan ST12, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Prokopim serta undangan lainnya.

“Hari ini kita bersyukur bisa melaksanakan rangkaian acara Hari Jadi ke 23 Kota Banjarbaru Tahun 2022 dengan kegiatan Bakti Sosial Penanaman Pohon di taman  Keanekaragaman Hayati di Kecamatan Cempaka. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di taman Kehati. Mudah-mudahan apa yang telah kita laksanakan pada hari ini bisa membawa dampak, membawa manfaat untuk masa depan Kota Banjarbaru,” katanya.

Dengan bertambahnya usia, Aditya berharap, pola pikir masyarakat Kota Banjarbaru ini semakin dewasa, pola pikirnya semakin maju, dan tentunya masyarakatnya lebih sejahtera lagi. (wahyu/BBAM)

Kajari Banjarbaru, Hadiyanto Gantikan Andri Irawan

0

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melaksanakan acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, dari Andri Irawan, kepada Kajari yang baru Hadiyanto bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Jumat (18/03/2022) malam.

Dalam sambutannya, Kajari Banjarbaru terdahulu, Andri Irawan menyampaikan, suatu kehormatan dan kebanggaan dirinya dapat berdiri dalam acara pisah sambut ini.

“Dari lubuk hati kami yang paling dalam mengucapkan terima kasih. Kami ingat pada bulan Juni 2020 pada saat kami dilantik Covid-19 sedang tinggi-tingginya, hingga pada bulan Maret 2022 jadi kami bertugas selama 1 tahun 8 bulan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru yang baru, Hadiyanto, mengatakan, dirinya bertugas di Kota Banjarbaru merupakan hal yang pertama kali.

“Kami akan berusaha menyesuaikan dan mudah-mudahan kehadiran kami disini bisa memberikan warna yang positif. Saya berterima kasih juga kepada Bapak Andri yang selama ini sudah sangat bersinergi dengan kawan-kawan Forkopimda dan Bapak Wali Kota,” tuturnya.

Hadiyanto menambahkan, dirinya memohon dukungannya dari seluruh rekan-rekan Forkopimda dalam bertugas di Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufri Ariffin mengungkapkan, pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru ini merupakan proses struktural yang diharapkan akan semakin meningkatkan prestasi dan kinerja yang selama ini sudah terbina dengan baik.

“Pergantian kepemimpinan yang terjadi di Kejaksaan Negeri Banjarbaru ini, tidak akan mengubah hakikat dan tanggungjawab pengabdian yang diemban untuk Kota Banjarbaru,” imbuhnya.

Aditya melanjutkan, dalam kesempatan ini Pemerintah Kota Banjarbaru mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Andri Irawan atas pengabdian dan Kerjasama yang baik selama bertugas dalam menegakkan hukum di Wilayah Kota Banjarbaru.

“Saya juga mengucapkan selamat bekerja dan berkarya kepada Bapak Hadiyanto. Semoga dengan ditempatkan disini akan membawa warna baru dan membawa manfaat lebih bagi perkembangan Banjarbaru. Terutama dalam upaya penegakkan supremasi hukum, tutupnya.

Dengan pergantian Kejari, Pemerintah Kota Banjarbaru  berharap terus terjalin kerja sama dan koordinasi, dengan prinsip kebersamaan dalam melaksanakan program pembangunan. Karena pada hakekatnya memiliki tujuan yang sama, hanya fungsi saja yang berbeda.(wahyu/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Sekumpul

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...