Beranda blog Halaman 227

Inter Milan vs Monterrey, Nerazzurri Harus Puas Bermain Imbang

0
Inter Milan vs Monterrey, Nerazzurri Harus Puas Bermain Imbang
Pemain Monterrey Ricardo Chavez berebut bola dengan bek Inter Milan Alessandro Bastoni dalam laga Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo) (c) AP Photo/Mark J. Terrill

Link, Jakarta – Laga pertama Inter Milan di Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 kurang maksimal. Menghadapi wakil Meksiko, Monterrey, Nerazzurri harus puas bermain imbang 1-1.

Pertandingan berlangsung di Rose Bowl, Pasadena, pada Rabu (18/6/2025) pagi WIB. Duel berjalan cukup terbuka, namun tak ada pemenang setelah 90 menit.

Monterrey unggul lebih dulu lewat sundulan Sergio Ramos. Inter merespons dengan gol Lautaro Martinez jelang turun minum untuk menyamakan skor.

Hasil ini membuat kedua tim meraih satu poin di klasemen sementara. Sementara itu, River Plate memimpin Grup E usai menumbangkan Urawa Reds.

Jalannya Pertandingan

Inter mencoba langsung menekan di awal laga. Matteo Darmian mendapat peluang bagus di menit ke-22, namun tembakannya masih melambung tipis.

Tiga menit berselang, Monterrey berhasil unggul lebih dulu. Sergio Ramos menanduk bola dari sepak pojok Oliver Torres untuk menaklukkan Yann Sommer.

Inter tak tinggal diam dan coba membalas lewat Sebastiano Esposito. Tapi tendangan pemain muda itu mudah diamankan Esteban Andrada.

Menit ke-42 menjadi titik balik bagi Inter. Carlos Augusto mengirim umpan akurat kepada Lautaro Martinez yang mencetak gol dari jarak dekat, dan setelah tinjauan VAR, gol disahkan.

Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih dominan. Nicolo Barella mendapat peluang di kotak penalti, tetapi tembakannya masih melambung.

Monterrey tak tinggal diam dan hampir mencetak gol lewat Sergio Canales. Namun, tendangan jarak jauhnya hanya membentur tiang gawang.

Lautaro Martinez sempat mencetak gol kedua di menit ke-68. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena posisinya offside saat menerima bola.

Menjelang akhir laga, kedua tim sama-sama punya peluang emas. Lautaro menyia-nyiakan peluang terbuka, dan Nelson Deossa juga gagal memaksimalkan umpan matang. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain

Monterrey: Andrada; Medina, Sergio Ramos, Guzman; Chavez, Rodriguez, Torres, Arteaga; Canales, Ocampos; Berterame.

Pelatih: Domenec Torrent

Inter: Sommer; Pavard, Acerbi, Bastoni; Darmian, Barella, Asllani, Mkhitaryan, Carlos Augusto; S. Esposito, Lautaro.

Pelatih: Cristian Chivu

Waktu Tidak Pernah Menunda Tanpa Alasan

0

Bismillahirrahmanirrahim
Mungkin kau berpikir bahwa keinginan sesorang cukup kuat untuk memaksa dunia bertekuk lutut, tapi kenyataannya waktu tidak peduli seberapa besar sesorang menginginkan se-suatu. la bergerak sesuai porosnya sendiri, tidak tertarik dengan air mata, keinginan atau bahkan kemarahan.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Melanjutkan nukilan Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna seorang Birokrat Spiritualis, kali ini hadir dengan pemahaman tentang waktu yang telah dipaparkan DR Mada dengan begitu gamblangnya sebagaimana satu alenia pembuka di atas.

Sesorang tidak bisa memetik buah yang masih mentah dan berharap ia manis. Pun juga tidak bisa membuka kelopak bunga sebelum waktunya dan berharap indah. Begitulah kehidupan.

Sesorang bisa memaksakan sesuatu datang lebih cepat, tapi apa yang belum siap hanya akan menghancurkannya. Pernahkan terpikirkan hal itu?, Banwa terkadang keterlambatan adalah perlindungan yang tidak dipahami. Sesorang mengeluh karena merasa Tuhan lambat, padahal yang sebenarnya terjadi adalah sang waktu sedang menjaga mu dari kehancuran oleh sesuatu yang belum bisa di tanggung.

Ada banyak hal yang pantas seseorang milik sekarang. Tapi jika itu diberikan sebelum benar-benar siap, itu hanya akan menjadi kutukan (tulah)

Cinta yang belum matang akan berubah menjadi racun. Kesuksesan yang datang terlalu dini bisa menjadi beban yang menghancurkan.

Apapun yang belum waktunya jika dipaksakan hanya akan melukai diri sendiri. Kita semua boleh saja berteriak-teriak meneriakkan diri sudah siap, atau menulis ribuan komentar di medsos bertuliskan AKU SIAP! AKU SIAP! tetapi jika Tuhan mengatakan kau belum siap, apa mau dikata. Apakah mau bilang bahwa kau lebih tahu masa depan dibandingkan Tuhan?

Apakah kita lebih tahu apa yang akan menimpa ketika berkat itu diberikan pada mu sebelum waktu benar-benar siap?

Jadi, stop menendang-nendang pintu takdir dengan kesabaran yang tipis? Apa yang memang menjadi milik seseorang, pasti akan datang dan yang bukan pasti akan menjauh.

Dan percaya atau tidak ada kemuliaan dalam kesabaran untuk menunggu. Karena waktu tidak pernah menunda tanpa alasan. Jadi bersabarlah dan jalanı saja dulu prosesnya dan lakukan yang terbaik.

Siapa yang bersabar akan menang (berhasıl/sukses). Ketekunan dan kesabaran pada akhirnya akan membawa seseorang kepada keberhasilan. Ini sejalan dengan gagasan bahwa kemenangan bukan selalu soal kecepatan, melainkan soal ketahanan dan ketabahan.

AFWAN
WASSALAM

River Plate vs Urawa Red Diamonds, Los Millonarios Dominan

0
River Plate vs Urawa Red Diamonds, Los Millonarios Dominan
Maximiliano Meza (River Plate) merayakan gol ketiga timnya bersama German Pezzella dalam laga Club World Cup Grup E antara River Plate dan Urawa Red Diamonds (c) AP Photo/Lindsey Wasson

Link, Jakarta – River Plate berhasil memetik kemenangan meyakinkan atas Urawa Red Diamonds dalam duel pembuka Grup E Piala Dunia Antarklub 2025. Bermain di Lumen Field, Seattle, Rabu 18 Juni 2025 dini hari WIB, River Plate menunjukkan kualitas finishing mematikan ala tim Argentina untuk membekuk wakil Jepang.

Los Millonarios tampil dominan sejak awal dengan keunggulan cepat melalui gol Facundo Colidio. Meski Urawa Reds sempat membalas lewat penalti Yusuke Matsuo, gol Sebastian Driussi dan Maximiliano Meza memastikan kemenangan telak bagi tim Argentina.

Hasil ini memberikan modal bagus bagi River Plate jelang menghadapi Monterrey di laga berikutnya. Di sisi lain, Urawa Reds harus bangkit dan mengalahkan Inter Milan agar peluang lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka.

Jalannya Pertandingan

River Plate langsung menunjukkan intensi menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Peluang pertama tercipta di menit ke-8 ketika Driussi hampir membuka skor setelah menerima asis dari Colidio, sayangnya tendangannya hanya mengenai tiang gawang.

Gol pembuka akhirnya terwujud tiga menit kemudian melalui aksi indah Facundo Colidio. Mastantuono melakukan penetrasi dari sayap kanan sebelum mengoper ke Marcos Acuna di sisi kiri, yang kemudian mengirim umpan silang sempurna untuk diselesaikan Colidio.

Keunggulan skor membuat River semakin percaya diri dan terus mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 76 persen. Urawa baru mulai menunjukkan perlawanan setelah memasuki menit ke-29, meski belum mampu menciptakan ancaman serius.

Hoibraten sempat memasukkan bola ke gawang River dari situasi bola mati pada menit ke-32, namun golnya dianulir karena terjebak posisi offside. Kiper Armani kemudian tampil gemilang menggagalkan peluang emas Kaneko di menit ke-41 yang nyaris menyamakan kedudukan.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 untuk River Plate.

Pelatih River Plate melakukan rotasi dengan memasukkan Giuliano Galoppo dan Maximiliano Meza menggantikan Enzo Perez serta Ignacio Fernandez. Pergantian ini terbukti efektif karena permainan River semakin tajam.

Gol kedua datang di menit ke-48 melalui aksi individual Driussi yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Urawa. Striker Argentina itu berhasil merebut bola dari sundulan mundur Hoibraten ke kiper sendiri dan dengan tenang menyelesaikannya menjadi gol.

Driussi harus meninggalkan lapangan karena cedera setelah mencetak gol tersebut dan digantikan Miguel Borja. Tiga menit setelah masuk, Borja hampir menambah pundi gol namun tembakannya masih bisa diantisipasi kiper Urawa.

Urawa mendapat kesempatan bangkit di menit ke-55 setelah mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Acuna terhadap Kaneko. Matsuo sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna, mengarahkan bola ke pojok gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Urawa Reds sempat meningkatkan tempo serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun harapan mereka pupus ketika Maximiliano Meza mencetak gol ketiga River melalui sundulan dari umpan sepak pojok Acuna di menit ke-73.

Beberapa pergantian pemain dilakukan kedua tim menjelang akhir pertandingan. Genki Haraguchi dan Milton Casco menjadi pemain terakhir yang masuk sebelum wasit mengakhiri laga dengan skor 3-1.

Susunan Pemain

River Plate: Armani, Acuna, Martinez, Pezzella, Montiel, Castano, Perez, Fernandesz, Colidio, Mastantuono, Driussi

Urawa Reds: Nishikawa, Naganuma, Hoibraten, Boza, Ishihara, Yasui, Gustafson, Watanabe, Kaneko, Savio, Matsuo

Fluminense vs Borussia Dortmund, Skor Akhir 0-0

0
Fluminense vs Borussia Dortmund, Skor Akhir 0-0
Karim Adeyemi (Borussia Dortmund) dihadang oleh Hercules dan Nonato (Fluminense) dalam laga Club World Cup Grup F di East Rutherford, New Jersey (c) AP Photo/Frank Franklin II

Link, Jakarta –  Fluminense harus puas  berbagi angka 0-0 dengan Borussia Dortmund dalam pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa 17 Juni 2025 malam WIB.

Penguasaan bola dan kreasi peluang yang superior dari kubu Brasil tidak berbuah manis karena ketangguhan lini belakang serta penampilan memukau kiper Gregor Kobel. Tim asuhan pelatih Fluminense tampil lebih agresif sepanjang 90 menit namun terkendala finishing yang kurang tajam.

Sebaliknya, skuad Jerman justru mengalami kesulitan besar dalam membangun ritme permainan. Borussia Dortmund lebih banyak menghabiskan waktu untuk bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik, sementara trio Arias, Canobbio, dan Everaldo terus melancarkan tekanan di sektor ofensif.

Pembagian poin ini menempatkan kedua tim pada posisi yang sama di klasemen grup. Laga berikutnya akan menjadi faktor krusial dalam menentukan nasib lolos ke fase eliminasi turnamen bergengsi ini.

Performa impresif Fluminense memberikan indikasi bahwa mereka berpotensi menjadi kejutan besar dalam kompetisi ini. Di sisi lain, Dortmund perlu segera memperbaiki produktivitas lini depan mereka untuk mempertahankan ambisi di ajang Piala Dunia Antarklub.

Jalannya Pertandingan

Laga dimulai dengan tempo yang menghentak, di mana Fluminense langsung menunjukkan niat menyerang melalui sisi kanan yang dikomandoi Arias. Kolaborasi kilat bersama Everaldo menghasilkan percobaan pertama, meskipun masih belum tepat sasaran.

Tim tamu dari Jerman terlihat kewalahan dalam mengontrol jalannya pertandingan dan hanya sesekali membangun pola serangan melalui kreativitas Brandt dan Gross di zona tengah. Namun demikian, ancaman mereka minim dan lebih sering berada dalam posisi defensif.

Menit ke-16 menjadi saksi aksi berbahaya Arias yang melepaskan tendangan keras ke arah gawang Dortmund. Kobel menunjukkan kualitas terbaiknya dengan melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap bersih.

Tidak lama berselang, Martinelli hampir membuka keunggulan lewat sepakan kepala yang masih meleset tipis dari sasaran. Serangan demi serangan terus dilancarkan tim tuan rumah dengan intensitas yang tidak menurun.

Pada menit ke-28, Hercules mencoba peruntungan dari jarak jauh dengan tendangan mendatar yang hanya berselisih senti dari tiang gawang. Agresivitas Fluminense sangat terasa namun eksekusi akhir masih menjadi PR besar.

Kobel kembali menjadi pahlawan bagi Dortmund menjelang turun minum dengan dua kali menggagalkan ancaman serius dari Nonato dan Arias. Kedua pemain Fluminense melepaskan tembakan dari luar area penalti namun masih bisa diatasi sang penjaga gawang.

Walau Fluminense berhasil mendominasi alur permainan dengan serangan bergelombang, skor tetap 0-0 hingga wasit meniup peluit tanda istirahat. Ketidakefektifan dalam penyelesaian akhir serta ketangguhan Kobel menjadi faktor utama gagalnya tim Brasil unggul.

Memasuki babak kedua, Fluminense mempertahankan momentum positif mereka dengan terus memberikan tekanan. Canobbio mendapatkan kesempatan emas di awal babak namun upayanya berhasil dihalau oleh pertahanan Anton yang kemudian menghasilkan tendangan sudut.

Everaldo nyaris memecah kebuntuan setelah menerima sajian matang dari Arias di sisi kanan. Namun sekali lagi Kobel tampil fenomenal dengan dua penyelamatan berturut-turut, meski salah satu peluang tersebut akhirnya dianulir karena posisi offside.

Dortmund berusaha mengubah dinamika permainan melalui pergantian pemain dengan menarik Gross dan Adeyemi keluar lapangan. Nmecha dan Jobe Bellingham dimasukkan untuk memberikan variasi baru, namun kontrol permainan masih tetap berada di kaki Fluminense.

Kiper Fabio yang menjaga gawang Fluminense juga memperlihatkan kemampuan apiknya ketika menghalau percobaan dari Sabitzer dan Nmecha. Kedua tim mulai bermain dengan tempo yang lebih santai seiring berjalannya waktu menuju menit ke-70.

Ancaman kembali muncul dari sektor kanan Fluminense melalui aksi Paulo Baya dan Serna yang masuk sebagai pemain pengganti. Sayangnya, peluang terakhir ini juga gagal dimanfaatkan dengan baik untuk mengubah kedudukan.

Menjelang akhir pertandingan, Dortmund sempat melancarkan serangan balasan melalui kerja sama Sule dan Svensson. Namun Fabio siap siaga mengamankan situasi tersebut dengan tenang.

Tambahan waktu enam menit tidak membawa perubahan berarti, dan laga ditutup dengan hasil imbang 0-0. Kedua tim harus puas dengan satu poin dan akan berjuang keras di laga selanjutnya untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Susunan Pemain

Fluminense: Fabio, Rene, Freytes, Silva, Xavier, Hercules, Martinelli, Nonato, Canobbio, Arias, Everaldo

Borussia Dortmund : Kobel, Bensebaini, Anton, Sule, Gross, Sabitzer, Svensson, Ryerson, Brandt, Adeyemi, Guirassy

Terapkan Kebijakan Zero Pollution Kebun Raya Banua Sediakan Shuttle Bus 

0
Keberadaan shuttle bus di Kebun Raya banua dalam rangka penerimaan zero Pollution

Link, Banjarbaru – Kebun Raya Banua hadirkan shuttle bus dan resmi menerapkan kebijakan Zero Pollution atau kawasan bebas polusi sejak 9 Juni 2025 kemarin. Kebijakan ini, merupakan upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kebijakan ini mengatur mobilisasi seluruh pengunjung menuju zona wisata hanya menggunakan shuttle bus yang telah disediakan, sementara kendaraan pribadi diarahkan untuk parkir di zona parkir gerbang utama.

Plt. Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Firmansyah, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam mengurangi polusi udara dan suara yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, khususnya keanekaragaman hayati tumbuhan di Kebun Raya.

“Kami mengambil langkah ini demi mengurangi dan menghilangkan dampak negatif dari polusi, terutama untuk menjaga kesehatan lingkungan dan kenyamanan pengunjung. Polusi udara dan suara sangat mungkin mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengancam keberlangsungan koleksi flora di Kebun Raya,” ujarnya dalam wawancara di Banjarbaru, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan kontribusi jangka panjang dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah Banua.

“Selain menjaga lingkungan, kebijakan ini juga mendorong pengunjung untuk lebih menikmati alam secara langsung, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan moda transportasi ramah lingkungan yang telah disiapkan,” imbuhnya.

Selain itu, Kebun Raya Banua berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta menerima masukan dari masyarakat agar kebijakan ini semakin optimal.

“Kami juga terus mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini serta menampung berbagai masukan dari masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan transportasi dan drop-off pengunjung,” tuturnya.

Kehadiran shuttle bus dan zona bebas kendaraan bermotor juga disebut mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan dan aman, terutama bagi anak-anak yang bermain di area rekreasi.

“Dengan tidak adanya lalu lintas kendaraan bermotor, anak-anak dapat bermain dengan aman dan para pengunjung bisa merasakan suasana tenang, sejuk, dan bebas dari kebisingan,” tambah Firmansyah.

Kawasan yang kini bebas kendaraan bermotor tersebut diharapkan dapat menjadi contoh penerapan prinsip ramah lingkungan di kawasan perkantoran dan ruang publik lainnya di Kalimantan Selatan. (tri)

Ada Anggota DPRD Terpilih 2024 Dapat Pokir Awal Tahun 2025?

0
2 anggota DPRD Banjar Diduga dapat jatah pokir di awal tahun 2025

Link, Martapura – Beredar kabar dua anggota DPRD Kabupaten Banjar terpilih pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 mendapatkan jatah Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Kabar dua anggota DPRD Kabupaten Banjar yang baru terpilih pada Pileg 2024 yang tiba – tiba mendapat pokir tersebut juga diduga menimbulkan kecemburuan anggota dewan lainnya, karena dinilai tidak wajar.

Kedua anggota DPRD Kabupaten Banjar tersebut adalah M Norhusain dari Fraksi NasDem dan H Ali Murtadho dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Dikonfirmasi terkait kebenaran perihal tersebut, Ali Murtadho yang juga Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar, H Ali Murtadho  menyanggahnya.

“Memang saya ada memasukkan usulan Pokir untuk pengerjaan item jalan di wilayah Sekumpul, tapi untuk tahun 2026. Kalau diawal tahun 2025 tidak ada,” ujarnya.

Kendati di awal tahun tidak ada mengusulkan Pokir. Namun, Politisi PPP yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2014 – 2019 ini juga mengungkapkan sudah mengajukan usulan Pokir pada APBD Perubahan 2025.

“Untuk unsur pimpinan kemungkinan dalam APBD Perubahan usulan Pokir dapat diakomodir,” katanya.

Sanggahan telah mengajukan beberapa Pokir di awal 2025 juga dilontarkan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, M Norhusain. Tak terkecuali terkait kabar dirinya sebagai pemilik Pokir pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar.

“Tidak benar jika saya mempunyai Pokir, yang ada saya mempertanyakan Pokir anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2019-2024 dari Partai Demokrat, Saidan Fahmi yang sempat tidak ada. Setelah ditelusuri ternyata ada,” ucapnya.

Akan tetapi, lanjut Norhusain, telah terjadi kekeliruan, yakni DPRKPLH Kabupaten Banjar menulis atau menyebutkan Pokir tersebut miliknya.

“Ada kekeliruan dari dinas, sehingga dilakukan perbaikan dan permasalahannya sudah ‘clear’ di DPRD Kabupaten Banjar,” tutupnya.(zainuddin/BBAM)

Buka PKA Angkatan II, Gubernur Kalsel : Sebagai Bentuk Investasi SDM

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan Tahun 2025, yang dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, H. Ahmad Bagiawan yang bertempat di Aula Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Kamis (19/6/2025).

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan, di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, terbuka, dan akuntabel, peran pejabat administrator sebagai penggerak birokrasi sangatlah krusial.

“PKA ini adalah salah satu bentuk investasi Sumber Daya Manusia, untuk membentuk pemimpin birokrasi yang tidak hanya paham struktur, tetapi juga mampu menciptakan perubahan. Kita tidak cukup hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi harus menghasilkan dampak, nilai, dan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat,” ujar Bagiawan membacakan sambutan Gubernur H. Muhidin.

Hal ini penting menurut Gubernur H. Muhidin, karena saat ini ASN bukan hanya sekedar pelaksana administratif, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan.

“Maka dari itu, dalam mengikuti pelatihan ini, saya harap peserta benar-benar memanfaatkan setiap sesi dengan sungguh-sungguh. kembangkan kemampuan berpikir kritis, berinovasi, dan membangun kolaborasi,” ucap Bagiawan.

Dalam momen ini, Gubernur H. Muhidin juga mengajak semua peserta untuk menjadikan momen ini sebagai langkah bersama, memperkuat jejaring kerja antar lembaga.

“Mari memperkuat kolaborasi lintas sektor, lintas instansi, sehingga kita dapat menghadapi dan menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. Tidak kalah penting, pegang teguh integritas sebagai landasan kepemimpinan. karena tanpa integritas, sehebat apa pun pengetahuan dan keterampilan, tidak akan membawa kebaikan bagi institusi maupun masyarakat,” harap gubernur.

Untuk diketahui, PKA Angkatan II Tahun 2025 yang diikuti sebanyak 40 peserta dari yang berasal dari ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalsel, diantaranya Kabupaten Balangan, Tapin, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Kota Banjarmasin ini, diselenggarakan sejak tanggal 5 Mei – 10 September 2025 mendatang, dengan metode pembelajaran secara blended learning. Dengan tahapannya yakni Pembelajaran mandiri, e-learning, klasikal di kelas dan studi lapangan, serta Implementasi aksi perubahan di instansi asal peserta berada, serta pembelajaran klasikal tahap II.

Sementara, untuk Kurikulum kompetensi inti pada pelatihan ini disusun menjadi 4 (empat) agenda pembelajaran, yakni Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme, Kepemimpinan Kinerja, Manajemen Kinerja, dan agenda Aktualisasi Kepemimpinan Kinerja. Dengan tenaga pengajar dari Widyaiswara, dan narasumber lainnya yang memiliki kompetensi dan pengalaman. Pelatihan ini juga melibatkan para Penguji, Pembimbing dan Mentor atau atasan langsung dari para peserta, tak ketinggalan dari Pengelola dan penyelenggara Lembaga Pelatihan.

Upacara pembukaan yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan dan Ketua Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Provinsi Kalimantan Selatan kepada 2 (dua) perwakilan peserta. Upacara turut dihadiri oleh Para Pejabat Struktural dan Widyaiswara di BPSDMD Provinsi Kalsel, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional serta undangan lainnya, baik dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel. (tri)

RSD Idaman Jelaskan Bahaya Penggunaan Antibiotik Yang Tidak Teratur

0

Link, Banjarbaru – Antibiotik merupakan salah satu penemuan terbesar dalam dunia kedokteran yang secara signifikan menurunkan angka kematian akibat infeksi bakteri. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, muncul masalah serius akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan tidak teratur.

dr. Danny Indrawardhana Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, mengatakan ada beberapa definisi penggunaan antibiotik tidak teratur. Seperti, takaran yang salah yaitu mengonsumsi kurang dari dosis atau lebih. Lama waktu pengobatan tidak sesuai, menghentikan antibiotik sebelum waktunya.

“Kesalahan selanjutnya adalah menggunakan antibiotik tanpa adanya resep dokter, dan menggunakan antibiotik untuk non-infeksi atau flu virus,” ujar Danny.

Ia juga mengungkapkan ada beberapa faktor penyebab, pasien mengonsumsi antibiotik secara tidak teratur. Seperti, Ketidakpatuhan pasien terhadap resep dokter.

“Kurangnya edukasi tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang tepat, kemudahan membeli antibiotik tanpa resep (di beberapa negara). Serta kesalahan pemberian resep oleh tenaga medis, juga bisa menjadi faktor penyebab,” jelasnya.

Namun, penggunaan antibiotik yang tidak teratur bisa dicegah dengan penggunaan antibiotik hanya dengan resep dokter. Selalu Ikut aturan takaran, dan lama pengobatan, serta tidak menyimpan atau menggunakan sisa antibiotik.

“Diperlukannya edukasi masyarakat tentang bahaya resistensi antibiotik, untuk tenaga Kesehatan harus meresepkan antibiotik dengan tepat,” tambahnya.

Dari penggunaan antibiotik yang tidak teratur, dapat menyebabkan beberapa dampak bagi pengguna. Sepertinya adanya resistensi antibiotik, yang menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang biasanya efektif dan infeksi menjadi lebih sulit diobati.

“Ada juga yang namanya superinfeksi, atau infeksi baru yang disebabkan oleh organisme resisten. Penggunaan tidak teratur antibiotik juga bisa menyebabkan reaksi alergi dan efek samping, mulai dari ruam ringan hingga reaksi anafilaksis yang mengancam jiwa,” ungkapnya.

Ini juga akan menyebabkan gangguan mikroba pada tubuh, karena antibiotik dapat menghancurkan baik di tubuh, serta menyebabkan dysbiosis atau ketidakseimbangan mikroba. Juga menyebabkan peningkatan biaya kesehatan, perawatan infeksi resisten lebih mahal dan memerlukan antibiotik yang lebih kuat. (wahyu)

Pemprov Kalsel Apresiasi Atas Re-Opening Toko Mama Khas Banjar 

0

Link, Banjarbaru – Toko Mama Khas Banjar sebuah representatif UMKM lokal yang tidak menyerah, terus belajar dan bertumbuh untuk kemajuan perekonomian Banua. Pemerintah Provinsi Kalsel mengapresiasi seluruh pihak, terkhusus Menteri UMKM RI yang terus mendampingi pelaku usaha lokal.

Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman dalam sambutan tertulis yang dibacakan melalui Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Drs. Gt. Yanuar Noor Rifai saat Re-Opening Toko Mama Khas Banjar di Jalan Trikora Banjarbaru, pada Rabu (18/6/2025) siang.

Re-opening ini ditandai dengan pemotongan pita bunga dan penandatanganan prasasti bangunan Toko Mama Khas Banjar oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman.

Peluncuran ini juga menjadi bagian dari proses pemulihan yang digagas Kementerian UMKM bersama PT SRC Indonesia Sembilan untuk mendorong agar bertumbuh dalam meningkatkan produk lokalnya. Berbagai unsur lembaga turut mendukung seperti APINDO, HIPMI dan sebagainya.

Tampak hadir juga Kepala Kejati Kalsel Rina Virawati, Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan Romulus Sutanto, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, Pj. Wali Kota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil dan jajaran forkopimda lainnya. Dan diawali dengan doa oleh KH. Mukri Yunus, seorang ulama sepuh dari Banua.

“Alhamdulillah pada hari yang berbahagia ini, Re-Opening Toko Mama Khas Banjar dapat terlaksana. Pertama-tama atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri UMKM Republik Indonesia,” sampai Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Drs. Gt. Yanuar Noor Rifai di atas podium.

Disampaikan Wagub Hasnuryadi Sulaiman, melihat kehadiran Bapak Menteri tidak hanya menjadi kehormatan bagi kami saja, tetapi juga menjadi wujud nyata dari atensi, komitmen, dan pendampingan langsung dari Pemerintah Pusat kepada pelaku usaha mikro di daerah.

Terlebih lagi, menurut Wagub Kalsel bahwa keberpihakan Kementerian Koperasi & UKM RI terhadap keadilan usaha mikro seperti yang tercermin dalam penanganan dan advokasi kasus toko Mama Khas Banjar menjadi sinyal positif bahwa negara hadir untuk membina, bukan semata-mata untuk menegakkan hukum saja.

“Kami juga ingin menyampaikan penghormatan atas keteguhan pelaku UMKM di daerah kami, yang tetap tegar dan bangkit dari berbagai tantangan. Baik dari sisi administratif, hukum, maupun daya saing pasar. Sosok seperti pemilik toko Mama Khas Banjar adalah representasi nyata dari semangat UMKM yang tidak menyerah, mau belajar, dan terus bertumbuh,” pungkasnya.

Wagub Kalsel menegaskan, kewajiban legalitas bukan hanya soal kepatuhan, namun juga bentuk perlindungan terhadap konsumen dan keberlanjutan usaha itu sendiri.

“Pembukaan kembali toko Mama Khas Banjar hari ini adalah lebih dari sekadar peristiwa bisnis. Bagi kami, peristiwa ini menjadi simbol kebangkitan dan semangat baru UMKM Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman pun menyampaikan bahwa acara ini merupakan momentum dari kasus Mama Khas Banjar sebuah bagian pembelajaran dari pesan untuk seluruh masyarakat di Indonesia.

“Mari kita bangun ekosistem yang kondusif, usaha yang baik serta mendukung dari pemerintah, pengusaha maupun aparatur penegak hukumnya,” ungkap Menteri Maman Abdurrahman itu.

Adapun Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman juga mengapresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan pengalaman luar biasa kepada pelaku UMKM lokal di Banua. Sehingga, baginya sang owner Firli Nurachim perlengkapan berterima kasih kepada Kejati dan sejumlah lembaga yang telah mengawal kasusnya hingga selesai.

“Firli dan isterinya, Mama Khas Banjar perlu berterima kasih kepada beliau (Kejati Kalsel) dan apapun ceritanya, beliau ini memberikan pengalaman luar biasa yang dialami. Apa yang terjadi hari ini sebuah takdir dari Allah SWT dan perlu mengambil nilai dari sisi positifnya karena ada hikmah besar di balik itu semua,” ungkap Maman tersenyum.

Menteri Maman Abdurrahman berharap ke depannya bahwa Toko Mama Khas Banjar dapat meningkatkan kualitasnya, terlebih mempunyai 50 produk unggulannya dan memiliki 8 pegawai. Dia meyakini toko ini akan melebarkan sayapnya lebih jauh lagi, sehingga dapat meningkatkan perekonomian yang baik di Kalsel.

“Kalau bisa ditambah terus produknya. Bermulai cuma 50 produk menunya, setahun kemudian bisa ditambah lagi menjadi 150-200 produk lokalnya. Mungkin nanti bakal seperti UMKM di Bali yaitu Ajik Krisna yang telah sukses, Mama Khas Banjar dapat meniru seperti itu,” tandasnya.

Momentum itu, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman pun meninjau langsung kondisi di dalam toko. Dan tersedia berbagai jenis makanan laut yang menawarkan beragam hidangan segar dan lezat dari lautan biru.

Mulai dari ikan segar, udang, kepiting, hingga kerang yang berlimpah, Mama Khas Banjar menyediakan pengalaman gastronomi laut yang memanjakan lidah. Dan sajian yang menggabungkan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern. (tri)

JH Kloter BDJ 03 Tiba di Tanah Air Dengan Selamat

0
JH BDJ 03
JH BDJ 03 telah mendarat di Banua dengan selamat.

Link, Banjarbaru – Alhamdulillah, jemaah haji (JH) kloter BDJ 03 yang berasal dari Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah tiba di Tanah Air pada Kamis (19/06/25) malam, dengan selamat.

Pesawat Lion Air dengan nomer penerbangan LNI 3119 yang membawa 417 JH BDJ 03 dan menjadi kloter perdana jemaah haji asal Kalimantan Tengah  landing di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada pukul 22.45 Wita.

Jemaah haji Kloter BDJ 03 diterima Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan Dr. H. Muhammad Tambrin M.M.Pd., Kamis (19/06/25) dini hari di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin.

Disambutannya, Tambrin mengucapkan selamat datang kepada para Jemaah Haji Duyufullah Duyufurrahman dengan harapan para jemaah haji mendapatkan haji yang mabrur dan umrah yang makbul.

“Marhaban – Ahlan Wa Sahlan, selamat datang tamu- tamu Allah JH BDJ 03 yang telah menyempurnakan rukun Islam yang kelima,” ucapnya.

Tambrin mengungkapkan, jumlah jemaah dan petugas haji dari Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Barat diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 423 dan jumlah jemaah dan petugas haji Kloter BDJ 03 yang pulang berjumlah 417 orang dikarenakan  2 orang wafat atas nama H. Adnan Hadri (79 thn) dari Kapuas dan H. Mujianto Sutomo (65 thn) dari Kotawaringin Barat. “Dan 4 orang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi, atas nama Siti Aisah, Fauzi Hasan, Mukhtar Asmawi dan Syarkawi Bain Taib,” terangnya.

Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat dan Kapuas yang sudah memfasilitasi pemberangkatan dan kedatangan jemaah haji. “Dan hari ini semua di jamu dengan soto Banjar dan Sate,” terangnya.

Setelah kedatangan sebanyak 423 Jemaah dan petugas Haji Kloter 1, 421 jemaah dan petugas haji Kloter BDJ 02 dan 417 jemaah dan petugas haji BDJ 03 maka hingga saat ini sudah  1.261 jemaah dan petugas haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah tiba di Tanah Air dari jumlah total 5.502 jemaah dan petugas haji yang diberangkatkan.

Sedangkan jumlah jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat hingga hari ini berjumlah enam orang, yaitu atas nama Acil Suhud Yusuf (81 thn) Kloter 4 dari Tabalong (Kalsel), Hartati (49 thn) Kloter 6 dari Pulang Pisau (Kalteng), Ardiansyah Arjan Asmuni (63 thn) dari Hulu Sungai Tengah (Kalsel), H. Adnan Hadri (79 thn) Kloter 3 dari Kapuas (Kalteng), H. Mujianto Sutomo J (65 thn) dari Kotawaringin Barat (Kalteng), dan Mustafa Sahamma Putang (90 thn) Kloter 11 dari Kotabaru (Kalsel). (spy)