Beranda blog Halaman 48

Warriors Tumbang 113-121 dari Magic Meski Curry–Butler Cetak 67 Poin

0
Warriors Tumbang 113-121 dari Magic Meski Curry–Butler Cetak 67 Poin
Magic Bungkam Warriors meski Curry dan Butler Gacor

Link, Jakarta – Golden State Warriors harus pulang dari Kia Center dengan kekecewaan besar setelah kalah 113-121 dari Orlando Magic, Jumat. Padahal Stephen Curry dan Jimmy Butler tampil membara dengan total 67 poin. Namun dominasi ofensif dua bintang tersebut tidak cukup untuk mengatasi Magic yang justru bermain tanpa Paolo Banchero.

Pertandingan berjalan sulit bagi Warriors sejak awal. Orlando memaksakan permainan fisik dan agresif, khususnya di area paint. Hasilnya mencolok: Magic memenangkan pertarungan paint dengan skor 64-46 dan mendapatkan banyak poin gratis dari garis free throw dengan efisiensi luar biasa—27 dari 28 tembakan masuk.

Warriors juga terjebak dalam masalah utama mereka sepanjang musim: turnover. Mereka kehilangan bola sebanyak 18 kali, yang langsung dikonversi Magic menjadi 21 poin. Situasi itu membuat Golden State seperti memberikan keunggulan cuma-cuma kepada lawan dan berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan.

Di sisi lain, Magic tampil solid dan seimbang. Enam pemain mencetak dua digit angka, dipimpin Desmond Bane dengan 23 poin. Tanpa satu pemain yang sangat dominan, Orlando menciptakan tekanan perlahan namun konsisten—seperti “seribu luka kecil” yang akhirnya membuat Warriors kehabisan tenaga.

Curry memimpin Warriors dengan performa efisien, disusul Butler yang tampil agresif di kuarter akhir. Namun keunggulan fisik Magic, eksekusi yang lebih rapi, dan minimnya kesalahan membuat Warriors harus merelakan tiga kemenangan beruntun mereka terputus.

Warriors kini harus segera bangkit untuk kembali menjaga momentum di laga selanjutnya, sementara Magic memperoleh kemenangan penting meski tampil pincang tanpa Banchero.

Fitur Grup ChatGPT Mulai Diuji untuk Pengguna Global

0
Fitur Grup ChatGPT Mulai Diuji untuk Pengguna Global
Ilustrasi tampilan oboran grup pada ChatGPT (Foto: dok. ChatGPT)

Link, Banjarbaru – OpenAI memperkenalkan fitur obrolan grup pada ChatGPT yang kini diuji di beberapa negara. Pengujian dilakukan di Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Taiwan.

‎Dilansir dari TechCrunch, fitur tersebut memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dalam satu percakapan. Akses diberikan untuk pengguna gratis, Plus, dan Team di aplikasi maupun web.

‎OpenAI ingin melihat bagaimana percakapan grup dimanfaatkan dalam ekosistem ChatGPT. Uji coba ini mengikuti laporan sebelumnya mengenai pengembangan fitur pesan langsung.

‎Pengguna terpilih akan diminta memberikan masukan sebelum akses diperluas. OpenAI memastikan percakapan pribadi dan fitur memory tetap bersifat privat.

‎Obrolan grup hanya dapat diakses melalui undangan sehingga anggota bebas keluar kapan saja. Sebagian anggota dapat menghapus peserta lain, sementara pembuat grup hanya keluar secara sukarela.

‎Pengguna di bawah delapan belas tahun memperoleh perlindungan tambahan selama uji coba berlangsung. Sistem menyediakan penyaringan konten, kontrol orang tua, dan pengamanan lainnya.

‎Untuk memulai grup, pengguna cukup mengetuk ikon bergambar orang pada aplikasi. Peserta dapat ditambahkan melalui undangan langsung atau tautan khusus.

‎Satu grup dapat menampung hingga dua puluh peserta sesuai batasan uji coba. Jika peserta baru dimasukkan ke percakapan lama, sistem otomatis membuat grup baru.

‎Setiap grup menampilkan profil singkat yang memuat informasi dasar percakapan. Daftar obrolan disusun dalam bilah sisi untuk memudahkan navigasi pengguna.

ChatGPT merespons menggunakan GPT-5.1 Auto selama percakapan grup berlangsung. Fitur yang tersedia meliputi pencarian, unggah berkas, pembuatan gambar, dan perintah suara.

‎Batas penggunaan ChatGPT hanya berlaku ketika sistem merespons. Pesan antar pengguna manusia tidak dihitung dalam batas tersebut.

OpenAI menilai fitur ini sebagai langkah lanjutan menjadikan ChatGPT lebih sosial. Pada September lalu, perusahaan merilis Sora 2 sebagai aplikasi media sosial mandiri.

Hadapi Perubahan Iklim, BPTPH Kalsel Siapkan Langkah Strategis di Sektor Pertanian

0

Link, Banjarbaru – Produksi hortikultura di Kota Banjarbaru mengalami penurunan signifikan akibat perubahan iklim dan curah hujan tinggi sejak awal November.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan petani, terutama karena meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada masa tanam.

Menyikapi keluhan tersebut, Balai Pengendalian dan Pengawasan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan pestisida ramah lingkungan serta agen hayati untuk mengantisipasi serangan hama.

Kepala BPTPH Kalsel, Lestari Fatria Wahyuni, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat perlindungan tanaman mengingat perubahan iklim membawa dampak serius terhadap sektor pertanian di daerah sentra hortikultura tersebut.

“Memasuki musim penghujan ini, kami sudah melakukan sosialisasi dan penyebaran peringatan dini terkait kewaspadaan cuaca. Kami juga baru melaksanakan Sekolah Lapang Iklim bekerja sama dengan BMKG Kalsel untuk membekali petugas POPT di lima kabupaten tentang pengaruh iklim terhadap usaha pertanian,” kata Lestari, Rabu (19/11/2025).

Menurut Lestari, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanaman hortikultura lebih rentan terserang OPT. Karena itu, selain penyuluhan, BPTPH menyalurkan bantuan pestisida ramah lingkungan dan agen hayati agar petani dapat mengurangi risiko kerusakan tanaman.

“Dominasi pertanian hortikultura di Banjarbaru membuat dampak cuaca ekstrem sangat terasa. Maka kami menyiapkan alternatif penanganan melalui penyuluhan lapangan, informasi perkembangan OPT, dan bantuan pestisida ramah lingkungan serta agen hayati,” jelasnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui Brigade Perlindungan Tanaman di Laboratorium Sungai Tabuk yang menaungi wilayah Barito Kuala, Tanah Laut, Banjar, Banjarbaru dan Banjarmasin. Petani dapat mengajukan permohonan melalui POPT setempat.

“POPT di Banjarbaru bisa mengajukan bantuan melalui brigade Sungai Tabuk maupun langsung ke BPTPH Provinsi Kalsel sesuai kebutuhan wilayah yang terdampak,” ungkapnya.

Dengan langkah cepat ini, BPTPH berharap mampu menjaga stabilitas produksi hortikultura di tengah tantangan cuaca ekstrem, sekaligus membantu petani tetap bertahan pada musim tanam penghujan. (tri)

KPK Jelaskan Pendekatan Psikologis saat Pemeriksaan

0
KPK Jelaskan Pendekatan Psikologis saat Pemeriksaan
Plt Deputi Penindakan dan eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: RRI/Chairul Umam)

Link, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan metode pemeriksaan saksi dan tersangka. Pendekatan teknis digabungkan dengan analisis psikologis terukur.

Dilansir dari rri.co.id, Plt Deputi Penindakan Asep Guntur Rahayu mengatakan, pentingnya membaca karakter. Menurutnya, penyidik menilai latar sosial seseorang sebelum pemeriksaan.

“Penyidik pasti melihat dulu siapa yang akan diperiksa, misalnya, orangnya banyak relasi, banyak pacar. Itu berarti ada kecenderungan berbohong, jadi kami harus hati-hati,” kata Asep di Bogor yang dikutip, Rabu (19/11/2025).

Setiap karakter, menurut Asep, butuh metode berbeda. Saksi religius diarahkan dengan bahasa religius yang menenangkan.

Ada pula saksi yang nyaman melalui obrolan hobi atau daerah asal. “Yang penting mereka nyaman dan terbuka,” ujar Asep.

Banyak saksi datang dengan cemas menghadapi kerumunan wartawan. Karena itu penyidik memulai pemeriksaan dengan percakapan ringan.

“Kadang mereka datang pagi, tapi pemeriksaan mulai siang. Untuk itu di sesi awal dipakai untuk ice breaking,” katanya, menjelaskan,

Pendekatan santai ini dinilai efektif menggali informasi jujur. Selain itu, penyidik memakai strategi investigatif pendukung.

Asep mengatakan, penyidik biasanya menampilkan bukti kesalahan utama. “Setelah bukti muncul, mereka lebih terbuka,” ujarnya.

Ia juga menanggapi keluhan ruang pemeriksaan dingin. Suhu ruangan sentral sehingga tidak dapat diatur terpisah.

Penyidik tidak pernah sengaja meninggalkan saksi. “Kalau masih kedinginan, berarti hatinya membeku,” kata Asep seraya melontarkan candaan.

Jika saksi sempat menunggu, kondisi itu terkait waktu istirahat. Asep mengatakan, jeda terjadi saat salat dan makan siang.

Suplai Air Terganggu 24 Jam, PTAM Intan Banjar Mulai Pekerjaan Perbaikan Jumat Sore

0
Suplai Air Terganggu 24 Jam, PTAM Intan Banjar Mulai Pekerjaan Perbaikan Jumat Sore

Link, Banjarbaru – PTAM Intan Banjar mengumumkan akan menghentikan suplai air bersih selama sekitar 24 jam pada Jumat, 21 November 2025. Gangguan terjadi akibat pekerjaan perbaikan pipa air baku yang dimulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.

Menurut PTAM Intan Banjar, selama perbaikan berlangsung, tekanan air ke pelanggan akan menurun drastis, bahkan di beberapa wilayah terhenti sepenuhnya. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pekerjaan perbaikan rampung, ditambah waktu pemulihan tekanan yang dilakukan secara bertahap.

Manajemen mengimbau warga terdampak agar melakukan penampungan air sejak dini untuk memenuhi kebutuhan harian. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pekerjaan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas distribusi air dalam jangka panjang,” ujar manajemen.

>Dengan durasi pekerjaan yang cukup panjang, masyarakat diminta memperhatikan penggunaan air agar tetap mencukupi selama masa gangguan.

Trailer Horor ‘Dusun Mayit’ Rilis, Penuh Teror Mistis

0
Trailer Horor ‘Dusun Mayit’ Rilis, Penuh Teror Mistis
Adegan dalam trailer resmi film 'Dusun Mayit' (2025) (Foto: Tangkap layar Youtube/Cinema21)

Trailer resmi film horor Indonesia terbaru, ‘Dusun Mayit’ akhirnya dirilis, Sabtu (15/11/2025). Cuplikan dalam trailer terbaru itu langsung memancing rasa penasaran karena nuansanya gelap dan penuh teror.

Film ini berada di bawah arahan sutradara Rizal Mantovani yang dikenal lewat karya horornya. Sentuhan khasnya terasa kuat di trailer yang penuh atmosfer mistis dan ketegangan.

‘Dusun Mayit’ digarap oleh Hitmaker Studios dan diadaptasi dari thread viral karya JeroPoint. Kisahnya membawa penonton masuk ke teror Gunung Welirang dan sebuah dusun gaib penuh rahasia.

Dibintangi Amanda Manopo sebagai Yuni, Ersya Aurelia sebagai Nita. Ada juga Fahad Haydra sebagai Aryo dan Randy Martin sebagai Raka.

Trailer dibuka dengan empat mahasiswa yang sedang merayakan kelulusan sambil merencanakan pendakian. Langkah mereka menuju Gunung Welirang justru membawa petaka besar.

Dalam perjalanan itu mereka diminta untuk tetap berada di jalur pendakian dan harus berkelakuan sopan. Namun, salah satu diantara mereka meremehkan peringatan tersebut.

Perjalanan yang harusnya menyenangkan berubah kelam ketika mereka tersesat di tengah hutan. Saat itu mereka menemukan pasar aneh yang dipercaya sebagai gerbang menuju dimensi lain.

Suasana berubah mencekam ketika mereka malah terjebak di sebuah dusun asing yang menyimpan rahasia kelam. Situasi semakin mencekam ketika Nita terlihat tidak sadarkan diri seperti kerasukan.

Ketegangan semakin terasa saat festival rakyat gaib muncul dengan suasana yang sangat tidak wajar. Berbagai sosok aneh dan menyeramkan dari warga dusun meneror mereka tanpa ampun.

Visual remang dan ritual memperkuat aura mistis sepanjang cuplikan tersebut. Empat pendaki itu mulai diganggu entitas tak terlihat yang muncul lewat bisikan gaib dan adegan kesurupan.

‘Dusun Mayit’ dijadwalkan tayang pada 31 Desember 2025 sebagai film horor penutup akhir tahun. Tema horornya yang kental dan visualnya yang gelap membuat film dinanti para pecinta horor Tanah Air.

MUI Peringatkan Risiko Misinformasi di Ruang Digital

0
MUI Peringatkan Risiko Misinformasi di Ruang Digital
Dirjen KPM Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya (tengah) berfoto bersama selurun narasumber dan peserta diskuai publik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Foto: Istimewa

Link, Jakara – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, kembali mengingatkan pejabat publik dan masyarakat luas agar menjaga etika bermedia sosial serta tidak terburu-buru membagikan informasi yang belum terverifikasi.

Ia menegaskan bahwa ruang digital adalah ruang publik yang sarat tanggung jawab moral sehingga setiap unggahan dapat berpengaruh langsung pada persepsi dan ketenangan masyarakat.

Dilansir dari infopublik, Dalam Diskusi Publik “Fatwa Bermuamalah di Media Sosial pada Era Post Truth: Fatwa, Etika, dan Sikap Kita” yang digelar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asrorun menekankan bahwa pejabat publik seharusnya menjadi teladan dalam kehati-hatian.

“Kalau imam hanya model tenar namun tidak mengikatkan diri pada aturan sebagai imam yang layak, maka dia bukan hanya tidak boleh diikuti, bahkan ketika mengikuti dia hukumnya batal,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan bahwa seorang pemimpin akan dipertanggungjawabkan bukan hanya atas tindakannya, tetapi juga atas dampak sosial dari komunikasinya.

Asrorun menilai bahwa fenomena konten digital dari pejabat publik sering kali mengabaikan prinsip tabayyun sehingga memunculkan misinformasi yang dapat berkembang menjadi disinformasi. Ia menyebut konten yang dibuat terburu-buru demi perhatian publik berpotensi menyesatkan.

“Dalam konteks ruang digital hari ini, satu unggahan bisa menyebar ke mana-mana dalam hitungan detik, dan efeknya bisa jauh lebih besar daripada yang dibayangkan pembuatnya,” katanya.

Ia kemudian menyinggung inspeksi mendadak yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke sebuah perusahaan air minum dalam kemasan di Subang yang dipublikasikan secara terbuka di media sosial.

Menurutnya, tindakan itu dilakukan tanpa proses klarifikasi terlebih dahulu sehingga menimbulkan kesimpulan keliru di masyarakat.

“Ini yang saya sebut dhala fa dhala — sesat dan menyesatkan. Karena publik tidak diberi konteks yang utuh, tidak diberi data yang benar, tapi langsung digiring pada satu kesimpulan tertentu,” ujarnya.

Asrorun menambahkan bahwa klarifikasi yang muncul setelah unggahan itu dinilai tidak cukup untuk menghapus dampak sosial dan reputasi yang terganggu.

“Sudah ada korban yang dihakimi publik. Narasi yang kadung berkembang itu sulit ditarik kembali. Pelaku publikasi harus memahami bahwa tanggung jawab moralnya jauh lebih besar daripada sekadar membuat konten,” katanya.

Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap prinsip kehati-hatian yang diwajibkan pejabat publik. “Kalau pejabat tidak hati-hati, masyarakat pun menjadi ikut terseret dalam kegaduhan digital yang tidak perlu,” lanjutnya.

Ia mengatakan perilaku demikian bertentangan dengan Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah di Media Sosial. Fatwa tersebut menekankan bahwa pengguna media sosial dilarang menyebarkan hoaks, gibah, fitnah, ujaran kebencian, dan segala informasi yang tidak memiliki dasar kebenaran.

“Ruang digital harus mengangkat sisi baik manusia dan melipatgandakan manfaat, bukan memperluas mudarat. Ini prinsip dasar syariah yang relevan dengan zaman apa pun,” kata Asrorun.

Guru Besar Fiqh itu juga mengingatkan bahwa media digital saat ini telah menjadi penentu cara berpikir masyarakat sehingga kesalahan informasi dapat menggiring opini publik pada arah yang berbahaya.

“Dalam era post-truth, orang sering percaya pada sesuatu bukan karena benar, tapi karena viral. Ini tantangan besar bagi kita semua, terutama pejabat yang unggahannya selalu ditafsirkan sebagai sikap resmi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi Digital (Dirjen KPM Kemkomdigi) RI, Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan bahwa literasi digital kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Ia menekankan bahwa moralitas adalah komponen penting dalam penggunaan ruang digital.

“Ruang digital itu ruang sosial. Yang kita bicarakan bukan hanya soal mengunggah, tetapi soal menjaga kualitas demokrasi, kualitas dialog, dan kualitas kemanusiaan,” katanya.

Fifi mengingatkan anak muda dan pejabat publik agar tidak tergesa-gesa membuat atau membagikan konten. “Setiap unggahan ada konsekuensinya, baik sosial maupun hukum. Kita harus sadar bahwa jempol kita bisa menjadi alat kebaikan atau sumber kerusakan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi yang cepat tidak boleh membuat masyarakat kehilangan pedoman.

“Teknologi boleh berubah cepat, tetapi nilai kejujuran dan akhlakul karimah adalah kompasnya. Ruang digital harus membangun peradaban, bukan merusak kemanusiaan. Manfaat harus didahulukan daripada mudarat,” katanya.

Menurut Fifi, tanggung jawab menciptakan ruang digital yang sehat tidak bisa dibebankan pada pemerintah saja. “Ini kerja bersama. Pemerintah membuat regulasi, platform mengatur ekosistemnya, tetapi pengguna adalah garda terdepan. Tanpa tanggung jawab dari pengguna, apa pun aturannya akan sulit diterapkan,” ujarnya.

Diskusi publik tersebut dihadiri akademisi, mahasiswa, peneliti kebijakan digital, dan praktisi komunikasi. Penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali prinsip-prinsip bermedia sosial yang berlandaskan etika, kebenaran, dan kemaslahatan publik.

Kim Ji Won Bintangi Drakor Medis Baru

0
Kim Ji Won Bintangi Drakor Medis Baru
Kim Ji-won, aktris asal Korea Selatan (Foto: Instagram - @geewonii)

SBS mengumumkan drama medis baru berjudul ‘Doctor X: Age of the White Mafia’, yang akan menampilkan jajaran pemain bintang. Kim Ji Won, Lee Jung Eun, Son Hyun Joo, dan Kim Woo Seok telah dikonfirmasi sebagai pemeran utama.

Melansir dari Soompi, hal tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi tim produksi, Selasa (18/11/2025). Kim Ji Won berperan sebagai Gye Su Jeong, seorang ahli bedah jenius.

Ia dikirim untuk menutup kekosongan di departemen bedah Rumah Sakit Universitas Guseo melalui Jang Hee Suk’s Doctor Dispatch Agency. Di ruang operasi, ia dikenal sebagai “anjing gila” yang membiarkan keahliannya berbicara, sekaligus menyingkap korupsi dunia medis melalui pekerjaannya.

Lee Jung Eun memerankan Jang Hee Suk, kepala Doctor Dispatch Agency yang terobsesi dengan uang. Meski terlihat cerewet dan sibuk di mata publik, ia sebenarnya seorang operator bisnis yang cerdas dan memanfaatkan citra publiknya untuk keuntungan.

Son Hyun Joo berperan sebagai Bu Seung Gwon, direktur cabang Rumah Sakit Universitas Guseo. Ia bertekad membangun kembali rumah sakit universitas yang hampir runtuh.

Kim Woo Seok memerankan intern Park Tae Kyung, putra tunggal keluarga yang mengelola rumah sakit besar di kota provinsi utama. Kehidupan rumah sakit Park Tae Kyung menjadi rumit setelah ia bertemu dengan Gye Su Jeong, yang menjadi titik penting dalam alur cerita.

Drama ini akan mengangkat konflik dan intrik dunia medis, dengan setiap karakter memegang peran penting dalam dinamika rumah sakit. ‘Doctor X: Age of the White Mafia’ dijadwalkan tayang perdana pada tahun 2026.

Persiapkan Pengembangan Kawasan Olahraga PUPR Kalsel Study Tiru ke JIS

0

Link, Jakarta- Upaya meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur olahraga di Kalimantan Selatan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel melalui kunjungan study tiru ke Jakarta International Stadium (JIS) pada Rabu 12 November 2025 lalu.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi mempersiapkan pengembangan kawasan olahraga terpadu dan fasilitas publik berskala besar yang modern, profesional, dan berstandar internasional.

Pada kesempatan tersebut, rombongan PUPR Kalsel yang dipimpin Plt Kadis PUPR Kalsel M. Yasin Toyib, diwakili Plt Kabid Cipta Karya Ryan Tirta Nugraha, bersama Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz, Biro Umum serta sejumlah pejabat terkait, disambut langsung Manager Operasional JIS Shinta dan Manager Teknik Pengelola JIS Cecep.

Dalam pemaparannya, Shinta menjelaskan bahwa JIS stadion berkapasitas 82.000 penonton dibangun untuk menggantikan Stadion Lebak Bulus dan menjadi ikon baru kawasan olahraga terpadu di Jakarta.

“Berdiri di lahan 231.452 meter persegi dengan investasi Rp4,546 triliun dari Penyertaan Modal Daerah, proyek ini dilaksanakan melalui skema multiyears 2019–2021 oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda),” kata Shinta.

Rombongan PUPR Kalsel juga mendapatkan paparan detail sejumlah teknologi unggulan JIS, mulai dari retractable roof pertama di Indonesia, rumput hybrid, sertifikasi Green Building Platinum, hingga fasilitas royal lounge, sky view deck, media room, dan 52 unit corporate box. JIS pun menjadi role model stadion ramah disabilitas dan kawasan yang terintegrasi dengan transportasi massal seperti BRT, KRL, dan LRT fase 2A.

Selain mengusung konsep ramah lingkungan, kawasan JIS turut dilengkapi area publik seperti jogging track, bicycle line, serta ruang interaksi masyarakat di sekitar Waduk Cincin.

Sementara itu, Plt Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada manajemen JIS atas kesempatan berbagi pengalaman terkait pembangunan dan pengelolaan stadion berskala internasional.

“Banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan, mulai dari tantangan pembangunan, sistem pembiayaan, kelengkapan sarana prasarana, konsep green building, hingga manajemen pengelolaan stadion modern,” ujar Ryan, Senin (17/11/2025).

Ryan menegaskan bahwa kunjungan ini sangat berharga untuk mematangkan konsep pengembangan kawasan olahraga terpadu di Kalimantan Selatan.

“Model integrasi stadion dengan sistem transportasi massal dan pengembangan kawasan ekonomi berbasis aktivitas olahraga menjadi referensi penting bagi kami. Konsep seperti ini sangat relevan untuk diterapkan di Kalimantan Selatan, agar pembangunan fasilitas besar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan publik, ekonomi kreatif, dan ruang interaksi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebut, hasil study tiru ke JIS akan menjadi bahan kajian bagi perencanaan pembangunan infrastruktur olahraga mendukung penyelenggaraan even-even olahraga banua.

“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi pemicu untuk menghadirkan infrastruktur olahraga yang representatif, modern, dan membanggakan bagi Banua. PUPR Kalsel siap berkolaborasi lintas sektor untuk memperkuat arah pembangunan yang bermanfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (tri)

Ciptakan Lapangan Kerja, Pemprov Kalsel Apresiasi Kadin Sebagai Mitra Pemerintah 

0

Link, Banjarmasin – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Selatan menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Provinsi (Rapimprov) ke-III Tahun 2025 tanggal 17-18 November di Hotel Galaxy Banjarmasin.

Pembukaan Rapimprov dilakukan pada,Selasa (18/11/2025), yang turut dihadiri Wakil Ketum Kadin Wilayah Kalimantan Adi Muhammad Yuslim Atawari mewakili Ketum Kadin Novyan Anindya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Gusti Yanuar Rifai mewakili Wakil Gubernur Kalsel Hasnuriyadi Sulaiman, Ketua KPU Kalsel Andi Tenre Sompa, Kepala Bawaslu Kalsel Aries Mardiono, anggota forkopimda, kalangan akademisi, dan sejumlah pengurus asosiasi serta pimpinan perbankan.

Wagub Hasnuryadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Yanuar Rifai menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin dan peran jajaran Kadin di Kalsel sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan sebagainya.

Sinergi pemerintah dan dunia usaha adalah kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Dan terbukti, aktivitas ekonomi masyarakat di Kalsel sampai saat ini terbilang baik.

Namun diingatkan, salah satu tantangan bersama yang dihadapi adalah, peningkatan PAD yang tidak cukup bertumpu pada pajak dan retribusi. Aspek ini perlu penguatan menyeluruh pada sistem dunia usaha.

Wagub Hasnuryadi berharap, kegiatan Rapimprov Kadin ke III ini dapat menghasilkan keputusan strategis dan rekomendasi yang membangun. Pemprov Kalsel pun siap meningkatkan kolaborasi dan membuka ruang dialog serta bekerja bersama demi pembangunan Kalsel yang berkelanjutan.

Sementara itu, Adi Muhammad Yuslim Atawari dalam sambutannya, menegaskan komitmen jajaran Kadin pusat dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, dan tentunya Kadin Kalsel juga mendukung kepemimpinan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam upaya membangun Banua.

Tantangan dunia usaha sekarang ujarnya, tidak mudah. Para pelaku usaha dihadapkan dengan berbagai tuntutan dan tantangan hidup agar bisa tetap tidak eksis dengan karyawan yang banyak dan mampu berkontribusi terhadap daerah. Dalam hal ini, sangat diharapkan jaminan dukungan pemerintah daerah, terkait kemudahan perizinan.

Selanjutnya, Ketua Umum Kadin Kalsel Shinta Laksmi Dewi mengatakan, Rapimprov ini antara lain dilakukan untuk untuk menyusun program kerja organisasi satu tahun kedepan.

Shinta juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel atas kesempatan untuk bersinergi dengan pemerintah dan terlibat dalam beberapa jenis satuan tugas.

Selama ini, terang Shinta, Kadin aktif dalam upaya promosi daerah dalam dan luar negeri seperti ke Malaysia dan di 2026 akan memperkuat kerjasama yang sudah terjalin.

Pada kesempatan itu, Kadin Provinsi Kalsel melaunching aplikasi pasar kerja “lokerspace” yang bisa diakses masyarakat setiap saat.

Kemudian, launching rencana pembangunan Kantor Kadin Provinsi Kalsel di Kota Banjarbaru, dengan melakukan proses awal pembangunan secara digital. (tri)