Beranda blog Halaman 48

RSD Idaman Banjarbaru Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Internasional 

0
RSD Idaman Banjarbaru Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Internasional 

Link, Banjarbaru – RSD Idaman Kota Banjarbaru kembali menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih penghargaan bergengsi tingkat internasional “Gold Status dari WSO Angels Awards Q3 2025” atas capaian unggul dalam pelayanan pasien stroke.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan World Stroke Organization (WSO), dr. Fransisca Kristina Elisabet, kepada Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, pada kegiatan yang berlangsung di RSD Idaman, Rabu (10/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, dr. Danny menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata komitmen seluruh tim medis dan manajemen RSD Idaman.

“Ini wujud dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan stroke yang cepat, tepat, terukur, dan selaras dengan standar internasional,” ucapnya.

Diraihnya predikat Gold Status menunjukkan bahwa rumah sakit telah memenuhi indikator penting layanan stroke, termasuk kecepatan diagnosis, ketepatan tindakan, serta kualitas perawatan berkelanjutan bagi pasien.

WSO Angels Award merupakan penghargaan dari World Stroke Organization (WSO) yang bekerja sama dengan Angels Initiative, bertujuan mengakui dan mendorong rumah sakit di seluruh dunia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan stroke. Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diinput ke dalam registry internasional seperti RES-Q atau SITS, serta diukur melalui berbagai tingkatan penghargaan—mulai dari Gold, Platinum, hingga Diamond.

Dengan capaian ini, RSD Idaman Kota Banjarbaru berharap dapat terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya penanganan stroke, sekaligus menjadi rujukan bagi fasilitas kesehatan lainnya dalam meningkatkan standar layanan berbasis data dan kualitas. (wahyu)

Gangguan Suplai Air PT Intan Banjar Kamis 11 Desember 2025, Banjarbaru dan Martapura Terdampak

0
Gangguan Suplai Air

Link,Banjarbaru – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) mengumumkan adanya gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan akibat pekerjaan pemeliharaan jaringan perpipaan yang dilakukan oleh Balai Pengolahan Air Minum (BPAM) Banjarbakula.<

Berdasarkan surat dari BPAM Banjarbakula Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, pekerjaan pemeliharaan jaringan akan dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA.

Kegiatan tersebut berdampak pada penghentian suplai air curah dari BPAM Banjarbakula ke PT Air Minum Intan Banjar, sehingga pendistribusian air ke pelanggan diperkirakan terhenti atau mengalami gangguan selama kurang lebih 12 jam.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kota Banjarbaru, sebagian wilayah Landasan Ulin, Martapura Kota, Martapura Timur, serta Karang Intan.

PT Air Minum Intan Banjar mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air lebih awal sebagai persediaan selama pekerjaan berlangsung. Pengembalian tekanan dan aliran air akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi teknis di lapangan.

Manajemen PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan distribusi air dan ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.

Gangguan Suplai Air PT Intan Banjar Kamis 11 Desember 2025, Banjarbaru hingga Martapura Terdampak

0
Gangguan Suplai Air

Link, Banjarbaru – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) menyampaikan pemberitahuan resmi terkait gangguan suplai air bersih kepada pelanggan pada Kamis, 11 Desember 2025. Gangguan ini disebabkan adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan perpipaan yang dilakukan oleh Balai Pengolahan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan surat dari BPAM Banjarbakula serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, pekerjaan pemeliharaan jaringan perpipaan akan berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA.

Akibat pekerjaan tersebut, terjadi penghentian sementara suplai air curah dari BPAM Banjarbakula ke PT Air Minum Intan Banjar, yang berdampak pada terhentinya distribusi air kepada pelanggan selama kurang lebih 12 jam.

Wilayah yang terdampak gangguan suplai air meliputi Kota Banjarbaru, sebagian wilayah Landasan Ulin, Martapura Kota, Martapura Timur, serta Karang Intan.

PT Air Minum Intan Banjar mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air lebih awal sebagai persediaan selama pekerjaan berlangsung. Proses normalisasi tekanan air akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.

Manajemen PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan distribusi air dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

Cegah Ulah Pedagang Nakal Jelang Momen 5 Rajab, Perumda Pasar Terbitkan Imbauan

0
Cegah Ulah Pedagang Nakal Jelang Momen 5 Rajab, Perumda Pasar Terbitkan Imbauan

Link, Martapura – Cegah ulah pedagang nakal yang kerap mematok harga barang dagangannya di luar batas kewajaran atau Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang kegiatan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah. Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar terbitkan surat imbauan.

Tak hanya soal harga makanan dan minuman. Bahkan Perumda PBB Kabupaten Banjar juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau seluruh Pedagang Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) agar tidak menjual barang dagangannya di atas HET menjelang kegiatan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang masyhur disapa Abah Guru Sekumpul.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp. Direktur Perumda PBB Kabupaten Banjar, Rusdiansyah menyebutkan, sesuai Surat Pemberitahuan-I tertanggal 25 November 2025, Nomor : S.Ptn-02/PERUMDA.PBB/2025, seluruh pedagang makanan dan minuman yang berjualan didalam pasar yang dikelola Perumda PBB agar mematuhi berbagai imbaun tersebut, diantaranya;

“Wajib menjual makanan dan minuman yang benar-benar layak konsumsi demi kesehatan konsumen, menyediakan daftar menu dan harga di tempat yang dapat dilihat konsumen, berpakaian sopan, melaksanakan akad jual beli, memberikan layanan yang baik, ramah, dan sopan. Utamanya menjaga kebersihan dan ketertiban di tempat berjualan masing-masing,” ujarnya.

Bagi para pedagang makan dan minum yang melanggar atau tidak mengindahkan imbaun tersebut, papar Rusdiansyah, terlebih sampai ada aduan dari konsumen yang merasa dirugikan, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sedangkan untuk seluruh pedagang penjual kebutuhan pokok, menyusul SE-I tanggal 25 November Nomor : SE-41/PERUMDA.PBB/2025, diimbau untuk tidak menjual bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga yang tidak sesuai/mahal atau di atas dari HET. Atas dukungan dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Begitu juga untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan pada malam hari di kawasan pasar yang dikelola Perumda PBB Kabupaten Banjar, tambah Rusdi.

“Pada malam 5 Rajab agar meliburkan aktivitas berjualan demi kelancaran dan kekhusyukan mengikuti kegiatan rutin malam Senin yang pusat kegiatannya dilaksanakan di Sekumpul,” imbaunya.(zainuddin)

Puluhan Satuan Pendidikan Siap Menyambut dan Melayani Jemaah Momen 5 Rajab

0
Puluhan Satuan Pendidikan Siap Menyambut dan Melayani Jemaah Momen 5 Rajab
MOMEN 5 RAJAB 1446 HIJRAH: Jutaan jemaah Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul yang tidak dapat memasuki pusat kegiatan haul di Musala Ar Raudhah Sekumpul memadati sejumlah ruas jalan di kawasan Mesjid Syiarus Sholihin yang lebih dikenal dengan nama Masjid Pancasila pada 5 Januari 2025 lalu.

Link, Martapura – Sambut kedatangan para jemaah jelang kegiatan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang masyhur disapa Abah Guru Sekumpul. Puluhan satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar siap berikan layanan menginap dan tempat parkir gratis, hingga rest area.

Sekretaris Disdik Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti mengatakan, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah, Disdik Kabupaten Banjar sudah mengirimkan tautan pendataan ke seluruh jenjang satuan pendidikan, baik Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengukur kemampuan disetiap satuan pendidikan.

“Hingga 8 Desember sudah tercatat 55 sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk menyediakan layanan penginapan, tempat parkir dan rest area, terdiri dari 17 TK, 32 SD, dan 6 SMP,” ujar pada Selasa (9/12/2025).

Terkait layanan gratis yang diberikan, lanjut Tisnohadi, tentunya menyesuaikan dengan kemampuan disetiap sekolah, ada yang hanya menyediakan tempat parkir atau rest area, ada pula sekolah yang mempu menyediakan ketiga layanan gratis sekaligus.

“Kami tanya dahulu kesiapan sekolah. Kalau hanya bisa menyediakan tempat parkir, tidak apa-apa. Jika mampu memberikan ketiga layanan sekaligus juga boleh,” katanya.

Terkait konsumsi, papar Tisnohadi, sebanyak 20 satuan pendidikan menyatakan siap mengelola dapur sendiri, 30 sekolah diantaranya memilih bergabung dengan dapur umum relawan haul atau dapur yang dikelola masyarakat.

“Kami arahkan sesuai kemampuan sekolah masing-masing, yang penting kebutuhan konsumsi jemaah dapat terlayani. Sedangkan pengelolaannya akan dilaksanakan para guru, tenaga pendidik, pegawai TU, dan dibantu oleh komite sekolah maupun masyarakat sekitar,” ucapnya.

Sedangkan waktu mulai operasional pelayanan yang diberikan kepada jemaah, tambah Tisnohadi diserahkan ke masing-masing satuan pendidikan, dan hingga saat ini masih dilakukan pendataan terkait sekolah yang siap memberikan pelayanan hingga H-3.

“Daftar nama sekolah yang siap memberikan pelayanan gratis kepada jemaah akan diumumkan pada H-3, tapi tidak menutup kemungkinan berubah. Harapan kami dapat melayani jemaah yang datang dengan baik,” ungkapnya.

Mengenai proses belajar mengajar pada satuan pendidikan yang memberikan pelayanan, bebernya lebih jauh, akan dikaji dan dikoordinasikan kembali, apakah melalui Dalam Jaringan (Daring) atau penugasan mandiri.(zainuddin/link)

KPK: Sektor Pengadaan Barang dan Jasa Titik Paling Rawan Korupsi

0
KPK: Sektor Pengadaan Barang dan Jasa Titik Paling Rawan Korupsi
Plt Deputi Pencegahan KPK Aminudin menegaskan sektor pengadaan barang dan jasa masih menjadi titik paling rawan korupsi di Indonesia (Foto: RRI/Chairul Umam)

Link, Jakarta – Deputi Pencegahan KPK, Aminudin menegaskan, sektor pengadaan barang dan jasa masih menjadi titik paling rawan korupsi di Indonesia. Aminudin menegaskan, area ini sebagai ‘medan perang’dalam upaya pemberantasan korupsi karena modus yang semakin canggih dan adaptif.

Aminudin menyampaikan, hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) yang telah diratifikasi Indonesia. “Kita harus jujur bahwa sektor pengadaan barang dan jasa masih menjadi medan perang dalam konteks pemberantasan korupsi,” kata Aminudin di kantor Balaikota Yogyakarta, Senin (8/12/2025) sebagaimana dilansir rri.co.id.

Ia mengungkapkan, pelaku korupsi kini memanfaatkan kecanggihan sistem digital untuk memanipulasi alokasi dan memainkan harga. Meskipun berbagai sistem pengadaan telah terdigitalisasi, menurutnya para pelaku kejahatan juga ikut meningkatkan pola dan teknologi pelanggarannya.

“Mereka kini bersembunyi di balik canggihnya sistem digital, memanipulasi alokasi dan memainkan harga di luar. Kita tidak boleh kalah cepat dengan mereka,” kata Aminudin.

Aminudin juga menyoroti posisi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang selama ini baru bergerak setelah terjadi kerugian negara. “Data BPKP menunjukkan bahwa mereka masuk ketika kerugian negara sudah terjadi dan seringkali terlambat mencegah kerusakan,” kata dia.

Sebagai langkah mitigasi, Stranas PK bersama LKPP dan BPK mengembangkan fitur e-Audit V.6. Sistem ini dirancang untuk memudahkan APIP melakukan telaah awal berbasis data elektronik secara real time.

“Sekarang pengadaannya elektronik, pengawasannya juga elektronik. Jadi kita menggunakan e-Audit,” katanya.

Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi pengawasan . Serga, deteksi dini potensi kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa, sehingga APIP tidak lagi bergerak terlambat.

BNPB Kerahkan 9.558 Relawan dari 226 Lembaga untuk Percepatan Penanganan Bencana Sumatra

0
BNPB Kerahkan 9.558 Relawan dari 226 Lembaga untuk Percepatan Penanganan Bencana Sumatra
Relawan memberikan layanan psikososial-trauma healing kepada penyintas bencana di SDN 2 Tanggabosi, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara/ dok. BNPB.

Link, Tapanuli Tengah – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan mobilisasi relawan untuk mempercepat penanganan darurat di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Hingga Sabtu (6/12/2025), Desk Relawan BNPB mencatat sebanyak 9.558 relawan dari 226 lembaga telah bergerak langsung di lapangan.

“Para relawan itu tersebar di berbagai titik yang membutuhkan penanganan cepat. Mereka terlibat dalam distribusi logistik, pengelolaan dapur umum, pencarian dan pertolongan, pembukaan serta perbaikan jalur terdampak, layanan kesehatan, hingga pemulihan psikososial bagi warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan , Senin (8/12/2025).

Dilansir dari infopublik, BNPB mengelompokkan setiap relawan sesuai keterampilan dan kapasitasnya agar intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran. Koordinasi pentaheliks terus diperkuat melalui kolaborasi antar-lembaga, pertukaran data, serta percepatan dukungan logistik dan sumber daya.

Sejak hari pertama, penguatan peran relawan menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah organisasi kemanusiaan maupun peningkatan personel yang terjun langsung. Pemantauan BNPB dalam 24 jam terakhir mencatat lonjakan signifikan. Pada 5 Desember 2025, terdapat 9.277 relawan dari 205 lembaga.

Menurut dia, jumlah itu naik menjadi 9.558 relawan dari 226 lembaga pada 6 Desember 2025, bertambah 21 lembaga (10,24 persen) dan 281 relawan (3,03 persen).

Secara keseluruhan, peningkatan ini menunjukkan respons kemanusiaan yang semakin terstruktur dan meluas. Mobilisasi relawan yang adaptif menjadi faktor penting dalam menjawab kebutuhan yang terus meningkat seiring memburuknya situasi banjir dan longsor di Sumatra.

Tren ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas intervensi dan mempercepat pemenuhan kebutuhan para penyintas selama masa tanggap darurat.

Basarnas Aceh: 4.271 Warga Dievakuasi, 62 Korban Masih Dalam Pencarian

0
Basarnas Aceh: 4.271 Warga Dievakuasi, 62 Korban Masih Dalam Pencarian
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, Dalam konferensi pers di Posko Pusat Informasi dan Media Center Penanganan Bencana Kemkomdigi di Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/12/2025). (Foto Hendra Gunawan/Dit. KPM Ke. Kemkomdigi)

Link, Banda Aceh – Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, melaporkan perkembangan terbaru operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terkait bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh sejak 25 November 2025.

Hal tersebut diutarakan Kepala Basarnas Aceh dalam konferensi pers di Posko Pusat Informasi dan Media Center Penanganan Bencana Kemkomdigi di Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/12/2025).

Ibnu Harris memastikan bahwa operasi SAR masih terus berlangsung secara intensif di 17 kabupaten/kota. “Hingga hari ini, total warga yang berhasil dievakuasi mencapai 4.271 orang. Korban meninggal dunia sebanyak 389 jiwa, sementara 62 orang masih dalam proses pencarian,” ujarnya.

Sejauh ini, Basarnas bersama unsur SAR gabungan telah bekerja sejak detik awal bencana terjadi. “Operasi kita laksanakan sejak malam pertama. Hingga kini, semua tim masih berjibaku di lapangan,” katanya.

Operasi dilakukan bersama berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR daerah, relawan, hingga masyarakat, dengan total personel yang terlibat lebih dari 2.400 orang.  Terdiri dari 400 personil yang melekat dan 2.000 personil gabungan.  “Ini adalah operasi gabungan. Masyarakat juga banyak terlibat, membantu proses evakuasi maupun pencarian di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau,” tambahnya.

Untuk mendukung percepatan evakuasi, SAR gabungan mengerahkan berbagai peralatan khusus, antara lain, Peralatan navigasi seperti GPS dan kompas. Kemudian peta peralatan deteksi seperti sonar, thermal camera, dan sound detector. Basarnas juga memakai peralatan ekstrikasi seperti cutter, spreader, ram, dan gergaji. Ditunjang juga dengan peralatan penyelamatan air seperti robotik bawah air (remotely operated vehicle/ROV), dan perahu karet. Tak lupa mengerahkan peralatan pendukung seperti helikopter, ambulans, rescue car, kendaraan taktis serta Kapal SAR untuk menyisir wilayah banjir dan sungai.

Ibnu Harris menegaskan bahwa penggunaan teknologi seperti drone turut membantu pemantauan dari udara, terutama di wilayah yang sulit dijangkau tim darat.

Hingga Senin (8/12/2025) siang, pencarian orang hilang masih difokuskan pada wilayah utama, yaitu: Aceh Utara 10 orang, Aceh Tengah 24 orang, Aceh Tenggara dua orang, Nagan Raya tiga orang, Bener Meriah 11 orang, Bireuen 7 orang, dan Gayo Lues satu orang.

Selain itu, patroli air di Aceh Tamiang terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat, terutama di aliran sungai yang menjadi jalur hanyutan material banjir.  “Kami masih melakukan penyisiran dengan perahu karet dan memanfaatkan drone untuk memperluas jangkauan pengamatan,” jelas Kepala Basarnas Aceh.

Ibnu Harris memastikan operasi SAR belum akan dihentikan hingga semua titik memastikan kondisi aman. “Kami terus berdoa dan bekerja semaksimal mungkin. Mudah-mudahan seluruh korban segera ditemukan,” ucapnya.

Gubernur Muhidin Terima Penghargaan UNESCO, Tegaskan Komitmen Jaga Meratus

0
Gubernur Muhidin Terima Penghargaan UNESCO, Tegaskan Komitmen Jaga Meratus

Link, Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menerima penghargaan UNESCO Global Geopark (UGGp) Meratus yang diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy beberapa waktu yang lalu. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjaga dan mengelola kawasan Geopark Meratus secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa pengakuan internasional dari UNESCO merupakan kebanggaan besar bagi Banua sekaligus tanggung jawab untuk terus memperkuat konservasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di kawasan Meratus.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Isharwanto, menegaskan bahwa kawasan yang telah masuk dalam jaringan geopark internasional tidak boleh diganggu, apalagi ditambang. Seluruh zona pada kawasan UNESCO telah didelineasi dan dipetakan secara detail, sehingga batas-batas kawasan terlindungi secara regulatif.

“Lokasi-lokasi yang masuk UNESCO sudah didelineasi, dipetakan, dan itu tidak boleh diganggu. Tidak akan ditambang,” tegas Isharwanto, Banjarbaru, Senin (8/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa komitmen perlindungan kawasan ini juga datang dari pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya menjaga situs-situs geologi dan budaya yang bernilai tinggi.

“Presiden Ptabowo berkomitmen menyelamatkan situs-situs berharga. Kawasan UNESCO tidak boleh diganggu,” ujarnya.

Menjawab kekhawatiran sejumlah aktivis lingkungan terkait potensi penambangan yang dikhawatirkan mengancam kawasan Meratus, Isharwanto memastikan bahwa regulasi serta pengawasan lingkungan diterapkan secara ketat.

Menurutnya, penilaian UNESCO dilakukan setiap empat tahun. Jika rencana kegiatan konservasi tidak berjalan sesuai komitmen, status geopark bisa diturunkan menjadi “yellow card”, bahkan dicabut bila tidak dilakukan perbaikan.

“Geopark internasional tidak boleh dibiarkan stagnan. Kalau rencana kegiatannya tidak sesuai, bisa kena yellow card dan kalau tidak diperbaiki, status UNESCO bisa hilang,” jelas Isharwanto.

Ia menegaskan bahwa seluruh catatan UNESCO selama ini telah diperbaiki, dan kondisi Geopark Meratus dinilai baik.

Isharwanto juga menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan kali ini bertujuan memperkuat komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga kelestarian kawasan, termasuk mendorong ekonomi lokal berbasis konservasi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh dua menteri, empat gubernur, dan dua belas bupati, serta tokoh-tokoh pemangku kepentingan di bidang konservasi dan pengembangan masyarakat.

“Kita mendorong ekonomi lokal berbasis konservasi. Penghargaan ini memperkuat komitmen menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat,” pungkasnya.

Pemprov Kalsel Mulai Program Penanaman Pohon RBP REDD+ GCF di Cempaka

0
Pemprov Kalsel Mulai Program Penanaman Pohon RBP REDD+ GCF di Cempaka

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Kamis (27/11) resmi memulai proses penanaman pohon, melalui pendanaan Results Based Payment (RBP) Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) Green Climate Fun (GCF) Output 2.

Dana lembaga internasional ini, diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimanatan Selatan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), atas kinerja Kalimantan Selatan menurunkan emisi periode 2014 – 2016. Hal ini juga sesuai dengan Surat Keputusan Menteri LHK Nomor 1398/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2023.

Kegiatan yang dibiayai dana RBP REDD+ GCF Output 2 untuk Provinsi Kalimantan Selatan ini, meliputi Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Pengamanan Hutan, Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Bantuan Sarana Produktif untuk Perhutanan Sosial dan Kampung Iklim (Proklim).

“Untuk rehabilitasi hutan dan lahan, dilaksanakan pada Areal Penggunaan Lain (APL) atau di luar Kawasan hutan sesuai dengan kewenangan Dinas Kehutanan. Antara lain pada tanah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru dan tanah milik masyarakat di Kabupaten Banjar, Kotabaru, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Hulu Sungai Utara,” jelas Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).Fathimatuzzahra mengatakan, penentuan lokasi untuk kegiatan RHL baik pada tanah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun pada Lokasi KTH, diawali kegiatan prakondisi berupa ground check terkait penutupan lahan dan kondisi eksisting lapangan

Pada lokasi tanah pemerintah provinsi seluas 300 Ha, penutupan lahannya berupa tanaman karet yang tidak produktif dan semak belukar.

Pada lokasi kegiatan RHL seluas 100 hektare yang dilakukan pembersihan lahan seluas 47,40 hektare untuk ditanami MPTS atau Multi Purpose Trees Species, berupa pohon buah buahan, seperti Mangga dan Manggis, Alpukat, Matoa, Cempedak, Nangka dan Kuini.

“Sementara sisanya, 52,60 hektare, pembersihan lahan dilakukan dengan strip jalur, tanpa melakukan penebangan pohon dan akan ditanami jenis Eucalyptus dan Ulin,” tegasnya.

Fathimatuzzahra juga memastikan, bahwa semak belukar dan lahan karet yang sudah tua atau tidak produktif, secara ekonomi tidak memberikan manfaat yang optimal.

“Dengan menanam tanaman kehutanan dan MPTS yang sesuai, lahan tersebut akan menjadi lebih produktif, memberikan manfaat ekonomi dan manfaat ekologi dalam jangka panjang,” tutupnya