Beranda blog Halaman 74

Bagnaia Dominasi Sprint MotoGP Malaysia 2025

0
Bagnaia Dominasi Sprint MotoGP Malaysia 2025
Francesco Bagnaia menang di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025

Link, Jakarta – Francesco Bagnaia akhirnya melupakan kesengsaraannya pasca-Motegi dengan tampil luar biasa di Sprint MotoGP Malaysia 2025. Pebalap Ducati Lenovo itu langsung melesat sejak start dan tak tersentuh hingga finis, memastikan kemenangan penting untuk kembali ke perebutan posisi tiga besar klasemen.

Sementara itu, Pedro Acosta harus berjuang keras di belakang Alex Marquez yang tampil kuat di posisi kedua. Joan Mir sempat ikut bersaing memperebutkan podium setelah start cepat, namun insiden di lap ke-5 membuatnya gagal menyelesaikan balapan.

Kondisi tersebut membuat Marquez lebih nyaman di posisi runner-up, sedangkan Acosta mulai kehilangan kecepatan. Momen itu dimanfaatkan Fermin Aldeguer yang tampil impresif di lap-lap akhir untuk merebut podium ketiga sekaligus mengunci gelar Rookie of the Year.

Dengan hasil ini, Alex Marquez hanya perlu memperlebar keunggulan dari 97 menjadi 100 poin untuk mengamankan posisi kedua klasemen di belakang saudaranya, Marc Marquez, yang absen di Sprint. Sementara kemenangan Bagnaia mengantarnya kembali unggul atas Marco Bezzecchi dalam perebutan posisi ketiga.

Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2025:

1. Francesco Bagnaia
2. Alex Marquez
3. Fermin Aldeguer
4. Pedro Acosta
5. Franco Morbidelli
6. Fabio Quartararo
7. Marco Bezzecchi
8. Johann Zarco
9. Enea Bastianini
10. Fabio Di Giannantonio

Waspadai ‘Quishing’: Modus Penipuan Lewat Kode QR yang Sedang Marak

0
Waspadai ‘Quishing’: Modus Penipuan Lewat Kode QR yang Sedang Marak
Iluastrasi. QR Code dipakai sebagai modus penipuana. (iStockphoto/Diy13)

Link, Banjarbaru – Metode pembayaran dengan menggunakan kode QR (quick response) kini semakin populer, terutama di kalangan generasi muda. Namun, di balik kemudahannya, tersimpan pula ancaman keamanan yang perlu diwaspadai.

Baru-baru ini, sebuah perusahaan energi besar di Amerika Serikat menjadi korban penipuan berbasis kode QR. Para analisis keamanan memperingatkan bahwa praktik semacam ini dikenal dengan istilah ‘quishing’ sedang mengalami peningkatan pesat.

Quishing merupakan kombinasi antara QR code dan phishing, yaitu metode penipuan di mana pelaku berusaha “memancing” korban agar memberikan informasi pribadi atau data sensitif melalui tautan berbahaya yang disamarkan dalam kode QR.

Cara Kerja Peretasan Kode QR

Saat ini kita sudah familiar dengan kode QR, kotak kotak hitam-putih yang berfungsi sebagai semacam hieroglif yang dapat diterjemahkan oleh kamera HP atau perangkat lain.

Seringkali, kode QR diterjemahkan ke dalam URL situs web, namun kode tersebut juga dapat menunjuk ke pesan teks biasa, daftar aplikasi, alamat peta, dan sebagainya.

Di sinilah akal-akalan para penjahat siber, kode QR diarahkan menunjuk situs web palsu, dan orang sulit untuk mendeteksi situs apa yang akan dikunjungi sebelum membuka web tersebut.

Selain karena kemudahannya, kode WR juga rentan disalahgunakan. Siapa pun dapat membuat kode QR tanpa memerlukan keahlian khusus, sehingga para peretas dengan mudah bisa menciptakan kode yang mengarahkan korban ke situs berbahaya.

Menurut laporan Wired, quishing bekerja dengan cara mirip phishing. Yakni menipu pengguna agar mengunduh sesuatu yang dapat membahayakan keamanan akun atau perangkat mereka. Dalam banyak kasus, pelaku membuat situs palsu (spoof site) yang tampak asli dan meyakinkan, lalu meminta pengguna memasukkan kredensial login yang kemudian langsung dikirimkan ke peretas.

Untuk menghindari jebakan semacam ini, sebaiknya jangan memindai kode QR dari sumber yang tidak jelas, apalagi yang ditempel di tempat umum atau dibagikan oleh orang tak dikenal.

Modus penipuan biasanya menimbulkan rasa panik atau urgensi, misalnya dengan pesan seperti “Pindai kode QR ini untuk memverifikasi identitas anda atau akun anda akan dihapus.”

Jangan lupa aktifkan autentikasi dua faktor untuk setiap akun, dan keluar dari perangkat yang sudah tidak Anda gunakan lagi.

Murder Report, Thriller Psikologis Terbaru Korea

0
Murder Report, Thriller Psikologis Terbaru Korea
Adegan dalam film 'Murder Report' (Foto: IMDb)

‘Murder Report’ merupakan film thriller psikologis Korea Selatan yang saat ini sedang tayang di bioskop. Film ini mengangkat kisah seorang jurnalis ambisius bernama Seon-ju, dilansir dari AsianWiki, Jumat (24/10/2025).

Seon-ju menerima tawaran wawancara eksklusif dari seorang psikiater bernama Lee Yeong-hun, yang mengaku sebagai pembunuh berantai. Cerita berfokus pada duel psikologis berisiko tinggi antara keduanya, yang berlangsung sepenuhnya di dalam sebuah kamar hotel.

Seon-ju, diperankan oleh Cho Yeo-Jeong, adalah jurnalis yang haus akan berita sensasional. Ketika ia memutuskan untuk menerima wawancara dengan Lee Yeong-Hun (diperankan oleh Jung Sung-Il).

Pada awalnya ia mengira ini akan menjadi cerita karier besar baginya. Namun, wawancara tersebut segera berkembang menjadi permainan berbahaya antara pewawancara dan narasumber, di mana batas antara keduanya semakin kabur.

Selama wawancara, Lee Yeong-Hun mengungkapkan motif pembunuhannya yang bermula dari proses perawatan seorang pasien. Ketegangan semakin meningkat ketika Seon-ju mulai merasakan bahaya dan ingin melarikan diri.

Namun, psikiater itu memperingatkan bahwa jika wawancara dihentikan, nyawa orang lain akan terancam. Film ini mengeksplorasi tema ambisi media, etika jurnalistik, dan sisi gelap psikologi manusia.

Cerita ini mempertanyakan sejauh mana seseorang akan mengejar kebenaran demi sebuah berita atau cerita.Alih-alih mengandalkan aksi fisik, ‘Murder Report’ membangun ketegangan melalui dialog intens dan suspense psikologis.

Inter Miami vs Nashville SC: Brace Lionel Messi Antar The Herons Menang 3-1

0
Inter Miami vs Nashville SC: Brace Lionel Messi Antar The Herons Menang 3-1
Rodrigo de Paul (kanan) berebut bola dengan Patrick Yazbek di laga Inter Miami vs Nashville, Sabtu (25/10/2025). (c) AP Photo/Marta Lavandier

Link, Jakarta – Inter Miami kembali tampil gemilang di bawah kepemimpinan Lionel Messi setelah menundukkan Nashville SC dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga ronde pertama playoff Major League Soccer (MLS) di Chase Stadium, Sabtu (25/10/2025) waktu setempat. Kemenangan ini menjadi langkah awal penting bagi The Herons dalam format playoff best of three musim ini.

Sejak menit awal, Inter Miami menunjukkan dominasi permainan meskipun sempat mendapat tekanan dari tim tamu. Nashville sempat memperoleh peluang emas di menit ke-11 melalui aksi Jacob Shaffelburg, namun winger asal Kanada itu gagal memaksimalkan momen ketika tembakannya mampu ditepis kiper Rios Novo. Setelah momen tersebut, tuan rumah perlahan mengambil alih kendali pertandingan.

Gol pembuka datang pada menit ke-19 lewat kombinasi apik dua bintang Argentina, Lionel Messi dan Luis Suarez. Bermula dari pressing ketat Tadeo Allende yang membuat bek Nashville kehilangan bola, Rodrigo De Paul dengan cepat mengirim umpan ke Messi. Sang kapten lalu menarik dua pemain lawan sebelum mengoper bola ke Suarez, yang mengembalikan umpan datar matang ke Messi untuk diselesaikan dengan tandukan diving spektakuler. Skor 1-0 untuk Inter Miami.

Meski unggul, Inter Miami terus menekan. Kiper Joe Willis beberapa kali menjadi penyelamat bagi Nashville, termasuk saat menggagalkan peluang emas Allende pada menit ke-31. Menjelang akhir babak pertama, Inter Miami nyaris menggandakan keunggulan melalui dua percobaan Luis Suarez dari dalam kotak penalti, namun keduanya masih bisa dimentahkan lini pertahanan lawan. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua, Inter Miami tak menurunkan intensitas serangan. Gol kedua tercipta pada menit ke-62 setelah Messi memberikan umpan terobosan ke Fray yang melakukan overlap dari sisi kiri. Fray kemudian mengirimkan umpan silang akurat yang dituntaskan dengan sundulan keras oleh Allende. Gol ini membuat Miami semakin percaya diri untuk mengontrol tempo permainan.

Di penghujung laga, Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Umpan silang Jordi Alba gagal diantisipasi kiper Nashville, dan Messi dengan sigap menyambar bola untuk membuat skor menjadi 3-0 di masa injury time. Nashville hanya mampu memperkecil kedudukan lewat tendangan bebas indah Hany Mukhtar pada menit ke-90+11. Skor akhir 3-1 menutup duel dengan dominasi penuh Inter Miami.

Kemenangan ini membuat The Herons unggul 1-0 dalam format best of three. Leg kedua akan digelar di Geodis Park, markas Nashville, pada 2 November 2025. Jika Nashville berhasil menang, maka duel penentuan akan dimainkan di Chase Stadium pada 8 November mendatang.

Susunan Pemain

Inter Miami (4-4-2): Rocco Rios Novo; Jordi Alba, Maximiliano Falcon, Noah Allen, Ian Fray; Baltasar Rodriguez, Rodrigo De Paul, Sergio Busquets, Tadeo Allende; Luis Suarez, Lionel Messi.

Pelatih: Javier Mascherano

Nashville (4-3-3): Joe Willis; Daniel Lovitz, Jeisson Palacios, Walker Zimmerman, Andy Najar; Patrick Yazbek, Edvard Tagseth, Bryan Acosta; Jacob Shaffelburg, Sam Surridge, Hany Mukhtar.

Pelatih: B.J. Callaghan

Pemprov Kalsel Komitmen Wujudkan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, melalui penerapan berbagai kebijakan strategis dan program konkret yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui terbitnya Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 13 Tahun 2023 tentang Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) 2022–2024, yang menjadi panduan pelaksanaan kebijakan pembangunan sektor kelapa sawit berkelanjutan di Banua.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel berkomitmen kuat mengarahkan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung prinsip keberlanjutan dalam setiap tahapan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

“Pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kalimantan Selatan kami arahkan pada penguatan data dan infrastruktur, peningkatan kapasitas pekebun, peningkatan produksi dan produktivitas, serta pengelolaan lingkungan dan tata kelola yang baik. Kami juga mendorong percepatan sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) untuk memastikan seluruh rantai usaha sawit di Kalsel memenuhi standar keberlanjutan nasional,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Jumat (24/10/2025).

Saat ini, luas areal perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan mencapai 506.269 hektar, yang diusahakan oleh 85 perusahaan perkebunan besar swasta dan negara, serta 46 pabrik kelapa sawit. Produksi tandan buah segar (TBS) tercatat sebesar 5.890.720 ton per tahun, dengan produksi CPO mencapai 1.295.958 ton per tahun.

Selain itu, industri hilirisasi kelapa sawit di Kalimantan Selatan terus berkembang, dengan keberadaan tiga pabrik minyak goreng berkapasitas 5.750 ton per hari dan dua industri biodiesel berkapasitas 2.500 ton per hari. Sektor ini telah menyerap lebih dari 72 ribu tenaga kerja dan diproyeksikan terus meningkat seiring pertumbuhan industri hilir dan diversifikasi usaha, termasuk integrasi sawit-sapi serta pengembangan komoditas perkebunan dan peternakan lainnya.

“Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan penyumbang lapangan kerja terbesar di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas kami,” tegas Suparmi.

Melalui program Peningkatan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (PSDMPKS) yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan, kami fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja sawit melalui bimbingan teknis, kegiatan komunikasi–informasi–edukasi (KIE), serta pemberian beasiswa bagi keluarga pekerja sawit.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Selatan, untuk membahas isu-isu strategis sektor sawit seperti ketenagakerjaan yang adil dan inklusif.

“Kami mendorong GAPKI Kalsel untuk berkolaborasi lebih erat dengan Dinas Ketenagakerjaan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, serta instansi terkait lainnya, agar keberlanjutan sektor sawit di Kalsel tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memberikan kesejahteraan bagi tenaga kerja dan masyarakat sekitar,” pungkas Suparmi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pembangunan perkebunan kelapa sawit di daerah ini dapat menjadi contoh implementasi sawit berkelanjutan yang berdaya saing, inklusif, dan ramah lingkungan di Indonesia. (tri)

BPBD Banjar Tak Tahu Dapat Rapor ‘Merah’ Dari KPK

0
BPBD Banjar Tak Tahu Dapat Rapor 'Merah' Dari KPK
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Darlianto

Link, Martapura – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar tak tahu telah mendapatkan rapor ‘Merah’ atau rentan terjadi praktik menyimpang; Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Padahal, berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) dilakukan KPK RI, di bawah kepemimpinan Bupati – Wakil Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur – Said Idrus Al Habsyie, BPBD satu dari beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang juga rentan terjadi praktik rasuah atau mendapatkan rapor ‘Merah’. Nilainya 71,06.

Meski berdasarkan Indeks integritas per indikator, kategori agregat berstatus waspada (76,38), eksternal (90,10) dan eksper (70,27) berstatus terjaga, hanya kategori internal berstatus rentan. BPBD Kabupaten Banjar tentunya harus tetap melakukan evaluasi dan berbenah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Darlianto mengaku tidak mengetahui penyebab BPBD mendapatkan rapor ‘Merah’ dikarenakan tidak ikut serta dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang dilaksanakan pada 29 Agustus 2025 di Gedung KPK, Jakarta lalu. Bahkan Bupati belum membeberkan hasil dari rapat tersebut.

“Respondennya itu acak, kita tidak bisa melakukan intervensi, dan setiap tahun beda-beda hasilnya. Kebetulan saya masih belum melihat hasil SPI dari KPK, dan tidak ikut ke Jakarta. Mungkin BPBD tidak dijadikan sampel di sana,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Karena itulah, pejabat definitif Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjar ini mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab BPBD Kabupaten Banjar mendapatkan rapor ‘Merah’ dari hasil SPI KPK RI.

“Dari sosialisasi Inspektorat ke BPBD hasilnya bagus. Selama dua tahun terkahir dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak ada temuan baik untuk pengadaan barang, dan logistik karena sudah menerapkan E-purchasing melalui Katalog Elektronik (e-katalog),” akunya.

Bahkan, papar Yayan, mekanisme Surat Permintaan Pembayaran (SPP) untuk Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) baik untuk SPP-GU (Ganti Uang) dan SPP-LS (Langsung) sudah sesuai regulasi yang berlaku.

“Rapor ‘Merah’ ini mungkin banyak responden yang tidak memahami isi pertanyaan. Karena harus dipahami betul-betul kalimatnya. Terus terang saya juga pernah mengisi survei dan memang panjang, ditambah pertanyaannya tidak simpel atau seperti pertanyaan jebakan, karena itu perlu dipahami betul-betul isi kalimatnya,” katanya.

Ditanya bagaimana acara melakukan evaluasi dan pembenahan di internal BPBD jika tidak mengetahui penyebab mendapatkan rapor ‘Merah’ dari hasil SPI KPK RI?

Yayan mengungkapkan bahwa saban tahunnya pasti akan dilakukan evaluasi bersama Inspektorat Kabupaten Banjar. “Setiap tahun kan ada evaluasi, tapi tidak hanya terkait hasil survei KPK saja. Informasinya mungkin nanti ada apakah diakhir tahun atau kapan, tapi pasti sampai,” tutupnya.(zainuddin)

Sebanyak 25 Perusahaan Berbagai Bidang Hadir di Job Fair BLK 2025

0

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Job Fair BLK 2025 yang berlangsung tanggal 24 – 26 Oktober 2025 setiap pukul 10.00 – 21.00 Wita di Atrium 2 Duta Mall Banjarmasin.

Sebanyak 664 lowongan kerja ditawarkan untuk masyarakat atau pencari kerja di Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh 25 perusahaan dengan berbagai bagai bidang usaha yang resmi dibuka pada Jumat (24/10/2025).

Event yang diselanggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel ini dibuka Gubernur Kalsel H Muhidin diwakili Plh Sekretaris Daerah Provinsi, Ariadi Noor.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur H. Muhidin melalui Plh. Sekdaprov Ariadi Noor didampingi Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemprov Kalsel Irfan Sayuti dan Kepala BLK Fatmasari Said.

Pada pembukaan itu, Gubernur H Muhidin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ariadi Noor menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, sebagai langkah nyata pihak penyelanggara mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan atau penyedia kerja.

Pemprov Kalsel juga berupaya untuk mendukung berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal termasuk melalui pelatihan vokasi, sertifikasi, kompetensi, dan penyelenggaraan Job Fair seperti ini.

Selanjutnya kepada para pencari kerja, diajak untuk manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menunjukan semangat kepercayaan diri dan kemampuan terbaik.

Diingatkan, pekerjaan bukan hanya tentang mencari nafkah, tetapi juga tentang berkontribusi bagi kemajuan Banua dan bangsa.

Gubernur H Muhidin berharap, JobFair ini menjadikan semakin banyak masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak dan semakin kuat pula sinergi antara dunia industri dan tenaga kerja.

Pada kesempatan itu, Kepala BLK Provinsi Kalsel, Fatmasari Said menyebut, JobFair diikuti 25 perusahaan yang menyediakan pelayanan secara offline 20 perusahaan dan melalui online 5 perusahaan.

Selain itu, pihak penyelenggara JobFair juga menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait.

Tujuan kegiatan sebut Fatmasari, antara lain untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja dan komitmen BLK dalam upaya turut menurunkan angka pengangguran di Kalsel.

Alasan memilih Duta Mall sebagai lokasi bursa kerja, karena pusat perbelanjaan di Banjarmasin ini dianggap banyak dikunjungan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda atau para pencari kerja.

Adapun nama-nama perusahaan/lembaga yang berpartisipasi pada Job Fair BLK ini, yaknil PT Pusat Hewan Peliharaan, PT Merge Mining Industry, Hotel Ebony Batulicin, Permata Indonesia, Valdo Area Kalimantan, Buana Karya Bhakti, BTPN Syariah, dan Sinar Alam.

Kemudian, Hasnur Center, MCI, PNM, PKSS, Favehotel, Bumi Daya Plaza, Pancaran Agro, Simgroup, Fugo Hotel, Karir Jepang, BP3MI Kalimantan Selatan, IMS, Pancaran Argo, Kawan Lama, Trio Motor, mypetmart, dan PT Anzawara Satria.

Sementara, Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti berharap, JobFair ini mampu memberikan kesempatan dan menempatkan tenaga kerja di Kalsel yang saat ini masih sekitar 88.000-an orang (data 2024 -2026) atau 3,92 persen dari jumlah penduduk Kalsel.

Sebelumnya, diselanggarakan Job Fair 2025 pada 15-17 Juli lalu di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin yang menghadirkan 52 perusahaan dan instansi dan membuka 1.881 lowongan kerja untuk berbagai kualifikasi dan jenjang pendidikan.

Beberapa perusahaan yang terlibat saat itu adalah, PT Prima Karya Sarana, PT Wahyu Putra Ramadhana, PT. Intrias Mandiri Sejati, PT. Bank Rakyat Indonesia, PT. Govindo Utama, PT KB Finansia Multi Finance, Galaxy Hotel Banjarmasin, PT. Bank Artha Graha Internasional, PT BPR Mitratama Arthabuana, dan PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk.

Hadir juga, PT Mandiri Utama Finance Banjarmasin, PT Bank BTPN Syariah, Tbk, PT. Mandala Multifinance, Tbk, PT. Swapro International, Yayasan Hasnur Centre, dan lainnya.

Job Fair 2025 diharapkan menjadi kontribusi nyata Pemprov Kalsel dalam menurunkan angka pengangguran, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat konektivitas dunia kerja di daerah. (tri)

Wujudkan Swasembada Pangan Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Pembentukan BP

0

Link, Banjarbaru –  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Pembentukan dan Penguatan Brigade Pangan (BP) dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Tingkat Provinsi Tahun 2025, di Banjarbaru, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Penyuluhan DPKP Kalsel, Nurhikmah, mewakili Kepala Dinas PKP Syamsir Rahman. Dalam arahannya, Nurhikmah menegaskan pentingnya pembentukan Brigade Pangan sebagai langkah strategis untuk memperkuat produksi pangan dan mempercepat regenerasi petani di Kalimantan Selatan.

“Melalui Brigade Pangan, kita ingin menghadirkan generasi muda yang siap menjadi pelaku utama pertanian modern. Program ini bukan hanya soal tanam dan panen, tapi juga soal manajemen, inovasi, dan kemandirian pangan,” ujar Nurhikmah.

Pemerintah pusat, lanjutnya, telah membangun infrastruktur dasar melalui Program Optimalisasi Lahan Rawa (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi beras nasional. Kini, tantangan berikutnya adalah meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman (IP) dengan menggabungkan potensi generasi milenial serta penerapan teknologi modern.

Selain itu, Program Brigade Pangan dirancang untuk melibatkan langsung generasi muda dalam pengelolaan lahan pertanian dengan pendekatan agribisnis modern. Setiap brigade mengelola lahan seluas sekitar 200 hektare, dengan sistem pengelolaan yang terstruktur dan berorientasi hasil.

Hasil simulasi tahun pertama menunjukkan proyeksi positif: dengan biaya operasional Rp3,94 miliar, program ini mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp8,4 miliar, atau keuntungan bersih sekitar Rp4,46 miliar. Para petani yang tergabung diproyeksikan dapat memperoleh pendapatan hingga Rp10 juta per bulan.

Selain memberikan dampak ekonomi, program ini juga bertujuan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan partisipasi generasi muda di sektor pertanian.

“Untuk dapat bergabung dalam Brigade Pangan, calon peserta perlu memenuhi beberapa kriteria, di antaranya Beranggotakan 15 orang petani milenial, Pendidikan minimal SD (dari lokal) atau SLTA (dari luar daerah), Memiliki karakter jujur, pantang menyerah, dan berjiwa wirausaha, Berkomitmen menjalankan kemitraan minimal 5 tahun. Siap meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman,” jelasnya.

Tahapan pembentukan Brigade Pangan juga dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengajuan pembentukan di tingkat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), musyawarah petani, penginputan data ke Simluhtan, hingga penetapan resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat.

Program ini juga membuka tiga pola kemitraan antara Brigade Pangan dengan kelompok tani mitra (Poktan), yaitu Pola 1: Garap Tahunan, Pengelolaan lahan OPLAH dan CSR non-existing dengan sistem bagi hasil 70% untuk Brigade Pangan dan 30% untuk Poktan. Pola 2: Garap Musim Gadu.Pengelolaan lahan existing di musim gadu untuk percepatan peningkatan IP, dengan pola bagi hasil yang sama. Pola 3: Kerja Sama Operasional Agribisnis Poktan menyediakan lahan dan tenaga kerja, sementara Brigade Pangan menanggung sarana produksi, teknologi, dan jaminan pasar.

Oleh karena itu, Dengan dukungan infrastruktur, penerapan teknologi pertanian modern, dan keterlibatan generasi milenial, program Brigade Pangan diyakini akan menjadi motor penggerak swasembada pangan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

“Kami berharap Brigade Pangan menjadi model pertanian masa depan — efisien, produktif, dan berdaya saing tinggi. Ini bukan hanya tentang menanam padi, tapi menanam masa depan pertanian Indonesia,” pungkasnya. (tri)

BPBD Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

0
BPBD Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Plt Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai

Link, Banjarbaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir.

Plt Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan posko siaga bencana di wilayah-wilayah rawan dan memastikan kesiapan sarana evakuasi serta logistik agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita tetap siaga karena sudah ada pos-pos di masing-masing wilayah. Walaupun belum dalam status siaga darurat seperti sebelumnya, namun koordinasi di lapangan terus dilakukan untuk memantau titik-titik rawan,” ujar Gusti Yanuar usai menghadiri pelepasan penerbangan perdana AirAsia rute Banjarbaru–Kuala Lumpur, Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat ini wilayah Kalimantan Selatan mengalami kondisi suhu yang lebih panas dari biasanya, namun juga disertai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang.

“Menurut laporan BMKG, curah hujan saat ini tergolong sedang sampai lebat, dan disertai angin kencang. Kondisi panas yang tinggi ini tidak hanya terjadi di Kalimantan Selatan, tapi juga di sejumlah daerah lain seperti Surabaya dan Jakarta,” terangnya.

Untuk memastikan langkah mitigasi berjalan efektif, BPBD Kalsel terus berkoordinasi dengan BMKG serta pemerintah kabupaten/kota dalam memperbarui peta risiko bencana hidrometeorologi secara mingguan. Langkah ini dilakukan agar peringatan dini dapat segera direspons dengan cepat dan tepat oleh petugas di lapangan.

“Pemutakhiran peta risiko dilakukan secara berkala agar penanganan di lapangan bisa lebih cepat dan sesuai dengan kondisi terkini di masing-masing wilayah,” tambahnya.

Selain kesiapan teknis, BPBD Kalsel juga tengah melaksanakan kampanye “Waspada Cuaca Ekstrem” yang melibatkan tokoh masyarakat, relawan, dan media lokal. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendorong partisipasi aktif warga dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar waspada terhadap panas yang tinggi, hujan lebat, dan potensi angin kencang. Kami juga mengimbau BPBD kabupaten dan kota untuk tetap siaga menghadapi kondisi anomali cuaca seperti ini,” pesannya.

Gusti Yanuar menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kesiapsiagaan terhadap bencana yang bisa terjadi kapan saja.

“Harapan kami, dengan sistem peringatan dini yang aktif, kesiapan logistik yang memadai, dan kesadaran masyarakat yang meningkat, kita bisa meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat Kalimantan Selatan,” tutupnya