Beranda blog Halaman 939

DPR-Pemerintah Sepakat RUU Kesehatan Jadi UU Kesehatan

0

Link, Jakarta- Pemerintah bersama DPR secara resmi menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Paripurna DPR masa persidangan V tahun sidang 2022-2023. Sempat diwarnai penolakan dari dua fraksi, namun mayoritas fraksi lainnya menyatakan setuju.

Mayoritas fraksi di DPR, yaitu fraksi PDIP, fraksi Golkar, fraksi Gerindra, fraksi PKB, fraksi PPP, dan fraksi PAN, menyetujui pengesahan RUU Kesehatan ini. Sementara dua fraksi yang menolak adalah fraksi Partai Demokrat dan fraksi PKS. Fraksi NasDem menerima namun disertai catatan.

Pengesahan RUU Kesehatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah, diantaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar, serta Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Eddy O.S. Hiariej.

Presiden Joko Widodo berharap RUU  Kesehatan nantinya dapat memperbaiki reformasi bidang pelayanan kesehatan di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya usai peresmian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 11 Juli 2023.

“Undang-Undang Kesehatan kita harapkan setelah dievaluasi dan dikoreksi di DPR saya kira akan memperbaiki reformasi di bidang pelayanan kesehatan kita,” tandasnya.

Selain itu, Kepala Negara juga berharap dengan adanya UU Kesehatan tersebut akan dapat mendorong pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang masih kurang di dalam negeri.

“Kita harapkan kekurangan dokter bisa lebih dipercepat, kekurangan spesialis bisa dipercepat, saya kira arahnya ke sana,” ucapnya.

Untuk diketahui, keputusan pengesahan RUU Kesehatan akan dibahas dalam rapat paripurna yang digelar di DPR RI pada siang ini, Selasa, 11 Juli 2023.

Sementara itu, terkait RUU tentang Desa yang juga masih dalam proses pembahasan di DPR, Presiden Jokowi menyebut bahwa pemerintah akan memberikan pandangan pada saatnya.

“Karena masih dibahas di DPR untuk Undang-Undang Desa, jadi pertimbangan dan pandangan dari pemerintah nanti ada saatnya akan kita berikan,” kata Presiden. (spy)

Besok, Debarkasi Banjarmasin 3 Diberangkatkan ke Tanah Air

0

Link, Jakarta – Fase kepulangan Jemaah Haji Indonesia (JHI), hingga tanggal 10 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 42.605 orang, tergabung dalam 111 kelompok terbang. Sementara JHI asal Debarkasi Banjarmasin akan diberangkatkan kemudian.

JHI Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 3 sebanyak 328 orang dijadwalkan diterbangkan ke tanah air 12 Juli 2023. Mereka tergabung dalam 17 kloter dengan jumlah total 6.635 jamaah.

“Hari ini, 11 Juli 2023 jemaah gelombang I yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 7.299 jemaah atau 19 kloter,” terang Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Jakarta.

Terkait rencana keberangkatan Jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air besok, 12 Juli 2023 lanjut Dodo berjumlah 6.635 orang atau 17 kloter dengan rincian sebagai berikut :

1) Debarkasi Surabaya (SUB) 18 sebanyak 450 orang
2) Debarkasi Solo (SOC) 22 sebanyak 360 orang
3) Debarkasi Surabaya (SUB) 19 sebanyak 450 orang
4) Debarkasi Makassar (UPG) 11 sebanyak 393 orang
5) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 3 sebanyak 328 orang
6) Debarkasi Batam (BTH) 13 sebanyak 374 orang
7) Debarkasi Solo (SOC) 23 sebanyak 360 orang
8) Debarkasi Kertajati (KJT) 4 sebanyak 374 orang
9) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 21 sebanyak 480 orang
10) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 24 sebanyak 480 orang
11) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 23 sebanyak 393 orang
12) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 27 sebanyak 374 orang
13) Debarkasi Aceh (BTJ) 9 sebanyak 393 orang
14) Debarkasi Medan (KNO) 9 sebanyak 360 orang
15) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 24 sebanyak 393 orang
16) Debarkasi Balikpapan (BPN) 5 sebanyak 299 orang
17) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 22 sebanyak 374 orang

“JHI khusus yang telah tiba di Kota Madinah dari Makkah sebanyak 10.243 orang yang tergabung dalam 120 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Sementara jemaah yang wafat hingga tanggal 10 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 536 orang,” ucap Dodo, Selasa (11/07/2023).

“Hari ini, sebanyak 6.692 jemaah haji gelombang II yang tergabung dalam 17 kloter diberangkatkan ke Madinah menggunakan bus untuk menjalankan Arbain,” tambahnya.

Selama di Madinah, Dodo mengatakan, jemaah dapat melakukan aktivitas ziarah ke sejumlah tempat yang bernilai sejarah. Layanan ziaran diberikan dan dilaksanakan sepenuhnya oleh pihak Majmuah. (spy)

DPMD Kumpulkan BPD se Kabupaten Banjar

0

Link, Martapura – Pemkab Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar belakangan rajin mengumpulkan aparatur pemerintah desa, termasuk anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) se Kabupaten Banjar.

DPMD Kabupaten Banjar belakangan rutin menggelar berbagai program untuk pemerintahan desa. Teranyar digelarnya program peningkatan kapasitas anggota BPD se Kabupaten Banjar.

Kabid Pemerintahan Desa DPMD Banjar Hafiz Anshari menjelaskan, metode peningkatan kapasitas anggota BPD antara lain ceramah, pengawasan, evaluasi serta kinerja kepala desa.

“Pematerinya dari tenaga ahli kabupaten dan DPMD yang telah dilatih. Melalui kegiatan ini semoga lebih meningkatkan kapabilitas dan kapasitas anggota BPD sehingga nanti dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya dapat terlaksana dengan baik,” harapnya dihadapan peserta di Hotel Treepark Kertak Hanyar, Selasa (11/7/2023) siang.

Diungkapkan Hafiz, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari. Yakni 11-12 Juli 2023, kemudian berlanjut perwakilan BPD dari desa-desa lainnya dari beberapa kecamatan dengan total 90 orang.

Sementara itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat membuka acara tersebut mengatakan BPD sebagai unsur lembaga legislatif di desa, dituntut untuk mengawal dan menjaga kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pambakal.

“Ini penting  agar sesuai dengan tujuan dan capaian visi dan misi pambakal,” pesannya.

Secara umum lanjut Saidi Mansyur, tugas BPD adalah membahas dan menyepakati peraturan desa serta mengawasi kinerja kepala desa, sehingga wajib dipahami oleh seluruh anggota BPD.

“Secara bertahap nanti Pemerintah Kabupaten Banjar melalui DPMD akan selalu berusaha untuk dapat meningkatkan kapasitas BPD dalam menunjang percepatan pencapaian visi dan misi Kabupaten Banjar yang Maju Mandiri dan Agamis (MANIS),” ungkapnya. (oetaya/BBAM)

KBN 2023 Dibuka, Diikuti 1.181 Peserta Nasional

0
kbn 2023
Screenshot

Link, Banjar – Kemah Bela Negara (KBN) tahun 2023 di Kiram Park Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka melalui upacara yang berlangsung dipimpin oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kalsel pada Senin (10/7) malam.

Sebelumnya pembukaan KBN 2023 terlebih dulu dilakukan ramah tamah Gubernur dengan para peserta, pengurus kwarnas dan kwarda, pejabat dan undangan lainnya.

Turut hadir, Sekjen Mabina Pramuka, Bachtiar ST MAP mewakili Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Suseno, Ketua Komisi Bela Negara Mabina Pramuka, Brigjen TNI Hasto Pratisto Yuwono, Ketua Kwarda Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor dan jajarannya, para ketua kwartir daerah, pimpinan satuan karya tingkat daerah, ketua Mabicab dan ketua kwartir cabang se- Kalsel.

Prosesi pembukaan dimulai dengan parade peserta KBN 2023 dari masing-masing kwarda, dilengkapi peserta berpakaian adat setempat.

Parade peserta ditutup kontingen tuan rumah, Provinsi Kalsel di bawah binaan Gubernur Kalsel, ka Sahbirin Noor dan Ketua Kwarda Pramuka Kalsel ka Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor. Kemudian dibuntuti boneka Bekantan, hewan khas Kalimantan yang menjadi maskot KBN 2023 yaitu Ka Atan dengan laung (ikat kepala khas masyarakat Banjar) di kepalanya.

Sebelum proses pembukaan, Ketua Kwartir Pramuka Kalsel menyampaikan laporannya, bahwa kegiatan yang berlangsung dari 10 – 16 Juli 2023 ini berlokasi di lima titik yakni Kiram Park, Tahura Sultan Adam, Ekowisata Mangrove di Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.

Terdapat 61 regu putera dan 61 regu puteri dalam KBM ini ujarnya, yang berasal dari 18 kwarda yakni dari Provinsi Lampung Lampung Jakarta, Jateng, DIY, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sulsel, Sulteng, Sulsel, NTB, Banten, Gorontalo, Sulbar, Kepulauan Riau, dan Bengkulu. Total peserta sebanyak 1.181 orang.

Disebutkan ka Raudatul Jannah, KBN diisi dengan kegiatan umum, khusus, wisata, bhakti masyarakat, permainan tradisional, hingga kegiatan lomba.

Peserta adalah adik-adik regu Pramuka Penggalang utuh, berprestasi dari tingkat di kuartir masing-masing. Sedangkan panitia pelaksana terdiri dari andalan nasional, andalan daerah, andalan cabang, Korem 101 Antasari, Lanud Syamsudin Noor Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, SKPD Provinsi Kalsel, Pemkab Tanah Laut, Pemkab Banjar, dan kabupaten kota se Kalsel.

Sebagaimana tercantum dalam jadwal kegiatan, hari kedua kegiatan KBN, Selasa (11/07/2023), akan diisi dengan olahraga bersama dan pertunjukan seni bela diri peserta putera, dilanjutkan dengan permainan tradisional, napak tilas dan penjelajahan menuju sub camp (puteri), pembinaan kesadaran bela negara, pemutaran film, dan praktek pengenalan bela negara.

Berikutnya pada Hari Ketiga Rabu (12/07/2023), peserta bergerak ke Kabupaten Tanah Laut untuk melakukan penanaman mangrove, dan praktek pengenalan bela negara kebangsaan bersama TNI-Polri untuk peserta putera dan puteri.

Hari keempat KBN 2023 Kamis (13/7) diisi kegiatan keagamaan.  Sedangkan hari kelima Jumat (14/7) dilakukan olahraga pagi dan seni bela diri, wisata ke Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, kunjungan ke Perpustakaan Daerah milik Pemprov Kalsel di Banjarmasin, dan acara Malam Bhineka Tunggal Eka.

Pada hari keenam, Sabtu (15/7) setelah olahraga dan pertunjukan seni bela diri, digelar kegiatan CIBERKASI yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, sebelum dilakukan penutupan kegiatan.

Pada hari ketujuh, Minggu (16/07/2023), peserta kembali ke daerah masing-masing. (tri)

Jemaah Haji Kloter 2 Tiba, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Kalsel

0

Link, Banjarbaru – Jemaah Haji kloter 2 yang berasal dari Kabupaten Tabalong, tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan selamat, Selasa (11/7/2023) tepatnya pukul 11.23 wita.

Jumlah jemaah haji Kloter 2 yang tiba di tanah air tersebut bertambah 1 orang dibanding saat keberangkatan hanya 327 orang, saat kepulangan berjumlah 328 dikarenakan mutasi masuk dari Kloter BDJ 04 sabanyak satu orang atas nama Rusniah Suntung Asab.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd saat menyambut kedatang para Jemaah di Debarkasi Banjarmasin tak lupa berpesan kepada seluruh jemaah haji, yang telah selesasi berhaji dan tiba di tanah air agar senantiasa menebarkan kebaikan saat berada di daerah masing-masing.

“Setelah ini jemaah haji akan diantar oleh panitia daerah dari asrama haji ke daerah masing-masing, saat berada di daerah kalian akan disambut oleh keluarga dan masyarakat disekitar tempat tinggal kalian, oleh karenanya saya pinta kepada para jemaah haji agar dapat menjadi penebar kebaikan di masyarakat,” katanya.

Tambrin menerangkan, Kata ‘mabrur” itu berakar dari kata ‘al-birr” yang bermakna baik atau kebaikan. “Dan Kebaikan tidak akan terwujud tanpa diiringi dengan usaha dan amal shaleh setelah berhaji, sehingga segala sesuatu yang baik adalah diantara perilaku yang harus diwujudkan dan senantiasa menghiasi kehidupan seorang haji mabrur,” terangnya.

Menurut Tambrin segala perbuatan baik dan amal saleh yang dilakukan oleh jemaah haji selama berada ditanah suci haruslah dapat implementasikan di lingkungan dan dimasyarakat tempat tinggalnya. “Sehingga kehadiran jemaah haji kembali dilingkungannya dapat memberikan dampak yang positif sebagai contoh seorang muslim yang bukan hanya sholeh dalam ibadah tetapi juga sholeh dalam kehidupan sosial,” pungkasnya. (tri)

Penuh Semangat, Peserta Ikuti Pembukaan KBN 2023 di Kalsel

0

Link, Martapura- Suasana meriah terasa di kawasan Kiram Park saat Pembukaan Kemah Bela Negara (KBN)  Tingkat Nasional Tahun 2023 yang digelar pada Senin (10/7) malam.

Acara yang digelar mulai tanggal 10 hingga 16 Juli 2023 ini diikuti oleh 61 regu penggalang putra dan 61 regu penggalang putri dari 18 kwartir daerah (kwarda) dengan total peserta sebanyak 1.181 orang.

Para peserta yang terdiri dari peserta didik dengan rentang usia 11-15 tahun ini datang dengan semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan menciptakan kader-kader pemimpin bangsa yang berkarakter, berkecakapan, dan memiliki karsa Bela Negara.

Kalsel dipilih sebagai tuan rumah acara ini dengan alasan yang kuat. Provinsi ini telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya mencetak generasi muda yang berdedikasi dan memiliki kesadaran serta tanggung jawab terhadap negara dan bangsa.

Suasana meriah dan semangat terpancar dari wajah-wajah para anak-anak. Sorak sorai dan kegembiraan mengiringi setiap kegiatan. Sambutan-sambutan dan pidato-pidato yang menginspirasi disampaikan untuk memberikan semangat kepada peserta agar mereka dapat mengambil manfaat yang maksimal dari pengalaman berharga yang akan mereka dapatkan selama kegiatan ini.

Salah satu peserta yang ikut serta adalah Harli, peserta yang berasal dari Kwarda Sulawesi Barat. Harli, dengan penuh kebanggaan, mengungkapkan semangatnya menjadi peserta Kemah Bela Negara tingkat nasional ini.

“Saya sangat bangga dan bersemangat menjadi peserta Kemah Bela Negara tingkat nasional ini. Ini adalah kesempatan langka dan saya bersyukur bisa mewakili Sulawesi Barat dalam acara ini. Saya berharap bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang berharga selama kegiatan ini.” ungkapnya.

Tak jauh berbeda, juga disampaikan oleh Hasan dari Kwarda Kalimantan Tengah. Kemah Bela Negara ini juga menjadi momen untuk membangun persahabatan antara peserta dari berbagai daerah.

“Kami bertemu dengan teman-teman baru, berbagi cerita dan pengalaman, serta belajar tentang kebudayaan dan tradisi daerah masing-masing”.

Acara ini diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan (Kwarda Kalsel) bekerja sama dengan pemerintah provinsi Kalsel. Dengan sinergi ini, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi peserta dan masyarakat sekitar.

Tema yang diusung pada acara ini adalah “Bergerak Membela NKRI”. Melalui tema ini, peserta diharapkan dapat memahami dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta membangun rasa cinta dan kesetiaan pada tanah air.

Pembukaan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023 ini hanya menjadi awal dari perjalanan yang menarik. Peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan yang dirancang khusus untuk mengembangkan kepemimpinan, keterampilan bertahan di alam terbuka, dan memperkuat rasa cinta pada tanah air.

Dengan semangat yang menyala-nyala, peserta siap meraih pengalaman dan pembelajaran berharga selama kegiatan ini, dengan harapan dapat menjadi generasi penerus yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat Bela Negara yang tinggi.

Tampak hadir dalam pembukaan KBN itu Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn) Bahtiar Utomo, Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kalsel H. Sahbirin Noor, Ketua Kwarda Kalsel Hj. Raudatul Jannah, para Ketua Kwarda se-Indonesia, pimpinan Forkopimda Kalsel serta para tamu undangan lainnya. (tri)

Pembangunan Tugu 0 KM Banjarbaru Terkesan Terburu-buru

0

Link, Banjarbaru – Pembangunan Tugu 0 KM, yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru terkesan terburu-buru.

Pembangunan Tugu 0 Km Kota Banjarbaru dinilai terburu-buru. Apalagi menurut Nurkhalis Ansyari, Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru proyek tersebut membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 Kota Banjarbaru.

“Sebelum disahkan program pembangunan tersebut. Dalam pembahasan, mengalami perdebatan antara Pemko dan DPRD Kota Banjarbaru. Saat itu kami banyak memberikan saran, apakah pembangunan tersebut masuk dalam program yang urgent,” ungkapnya, Selasa (11/7/2023).

Ia pun mengatakan, bahwa saat ini di Kota Banjarbaru masih banyak yang lebih urgent. Seperti, mitigasi banjir, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Puskesmas pun saat ini masih kurang bahkan tidak ada.

“Sebenarnya kami kalau ada pembangunan selalu mendukung saja, namun tetap dalam kajian dan pengawasan,” tambahnya.

Nurkhalis menjelaskan, bahwa saat pembahasan, DPRD menyarankan untuk menggunakan dana Provinsi atau menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Karena melihat, Banjarbaru saat ini menjadi Ibukota Provinsi sehingga ada kebanggaan jika yang membangun itu Provinsi atau bahkan pusat.

“Sebenarnya lebih bagus ya menggunakan dana Provinsi atau Pusat, karena kan saat ini Banjarbaru jadi Ibukota Provinsi. Mungkin karena ingin cepat jadi menggunakan ABPD,” jelasnya.

Terkait penamaan, pihaknya menyampaikan bahwa harus ada melibatkan dari kalangan tokoh Masyarakat. Sehingga, sejarah dan ikonik nya mereka bisa dapat dari apa yang mereka bangun.

“Kami tidak tahu apakah penamaan sudah melibatkan para sejarawan, atau belum,” pungkasnya.

Diketahui saat ini pembangunan Tugu 0 KM sudah berjalan, dengan lokasi pembangunan di parkiran eks Pasar Bauntung. Dengan Pagu anggaran sebesar Rp. 2.154.930.000,00, yang tertuang pada LPSe Kota Banjarbaru dengan HPS Rp. 2.154.369.000,00. Sedangkan untuk nilai kontrak pengerjaan sebesar Rp. 1.752.074.711,06.

Namun sayang, Eka Yuliesda Kepala Dinas PUPR saat ingin dikonfirmasi mengatakan jika ingin wawancara langsung saja ke Kepala Bidang.

“Langsung ke Kepala Bidang Cipta Karya saja ya, saya sedang ada rapat,” ujar Eka saat dihubungi melalui WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Setelahnya, Kepala Bidang Cipta Karya pun tidak ada respon sampai saat ini saat dihubungi melalui WhatsApp. (wahyu/BBAM)

SSDN PPSA Lemhanas Kaji Potensi Yang Ada di Kalsel

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menerima rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV tahun 2023 Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI, di ruang rapat Abrani Sulaiman Setdaprov Kalsel di Banjarbaru pada Senin (10/7).

Turut hadir Wakil Gubernur Lemhanas RI, Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah yang menyampaikan sambutan Gubernur Lemhanas RI.

Sabrar mengatakan, SSDN merupakan salah satu program utama pendidikan calon pimpinan masa depan.

Tujuan kegiatan ini, untuk mempelajari, memahami, dan mengkaji potensi dan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah, ditinjau dari aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan dalam sudut ketahanan nasional.

Paman Birin dalam sambutannya, menyampaikan beberapa hal terkait Provinsi Kalsel yang memiliki 2028 desa yang tersebar di 13 kabupaten kota ini.

Disebutkan juga, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalsel mengalami peningkatan yakni 65,20 pada 2010 menjadi 71,84 pada 2022. Dengan capaian ini, rata-rata pertumbuhan IPM 2010-2022 menjadi sebesar 0,85 persen per tahun.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalsel, dapat dilihat dari capaian pertumbuhan ekonomi sampai dengan periode akhir triwulan III 2022 yakni 5,59 persen (yoy), yang terutama didorong oleh sektor pertambangan dan penggalian, sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,72 persen pada periode yang sama.

“Keberhasilan pemulihan ekonomi di Kalsel pada 2022 juga terlihat dari penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari semula 4,95 persen pada Agustus tahun lalu menjadi 4,74 persen pada bulan Agustus 2022,” terang Paman Birin.

Demikian juga untuk tingkat kemiskinan di Kalsel yang menurun dari semula 208,11 ribu jiwa (4,83 persen) pada Agustus 2021 menjadi 195,70 ribu jiwa (4,49 persen) pada Maret 2022.

Lebih lanjut Paman Birin mengatakan, posisi geografis Kalsel saat ini sangat strategis, karena berbatasan langsung dengan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Pada kegiatan itu, Paman Birin dan Wakil Gubernur Lemhanas Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah saling bertukar cinderamata. (tri)

Acara diisi dengan penyampaian paparan oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar disertai diakhiri dengan dialog. (tri)

Buka O2SN Paman Birin Sampaikan 3 Kunci Sukses

0

Link, Banjarbaru – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP sederajat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023, yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin membuka secara resmi, Senin (10/7).

Bertempat di Gedung Pangeran Antasari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Paman Birin disambut tari hadrah dan yel yel Bergerak dari siswa SD. Pembukaan O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Paman Birin.

Kegiatan O2SN turut dihadiri Komisaris Bank Kalsel Rizal Akbar Sarupi, Tokoh Banua Achmad Maulana, Komisaris Independen PT. Jamkrida Kalsel, M. Syachriezal Aufa.

Paman Birin dalam sambutannya menyampiakan, kunci untuk meraih kesuksesan, yaitu taat dan patuh kepada orang tua, rajin belajar, dan tidak malas.

“Ada tiga kunci kesuksesan, yaitu maasi-asi lawan kuitan (taat kepada orang tua), rajin belajar, dan tidak malas,” sampainya.

Paman Birin mengingatkan bahwa dalam kurun waktu 22 tahun ke depan, tepatnya tahun 2045, kemerdekaan Indonesia berusia 100 tahun, tahun tersebut disebut juga Indonesia emas.

Maka dari itu, Paman Birin generasi muda sekarang, untuk terus belajar dan membekali diri agar bisa menjadi generasi Indonesia Emas 2045 yang sukses, berkualitas, dan berdaya saing.

“O2SN menjadi bekal bagi anak-anak untuk menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing, serta menjadi generasi sportif, sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa depan,” sampainya.

Paman Birin berharap, kepada para peserta, pendamping, panitia penyelenggara, dan perangkat pertandingan, agar bisa menjunjung tinggi sprotivitas.

“Dengan sprotivitas, akan lahir juara sejati, yang kita harapkan dapat bersaing di tingkat nasional nanti,” harapnya.

Sementara Kepala BPMP Kalsel Provinsi Kalsel. Yuli Haryanto, SE, M.Si memgatakan, salah satu tujuan dari O2SN adalah menyiapkan bibit-bibit talenta olah raga yang bersumber dari peserta didik yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga.

O2SN merupakan wadah berkompetisitalenta siswa-siswi jenjang SD dan SMP.

Dalam kesempatan ini, Paman Birin memberikan kejuatan berupa hadiah kepada 4 orang siswa dan 4 siswi yang bisa menjawab pertanyaan dan berikan hadiah. (tri)

GNPIP Diikuti Oleh Seluruh Provinsi Se-Kalimantan

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menghadiri dan sampaikan welcoming speech kepada para undangan dan peserta acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan dan Capacity Building on ASEAN Issues di Aula Idham Chalid, Kantor Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel pada Senin (10/7).

Pada acara GNPIP yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) dan diikuti seluruh perwakilan provinsi se-Kalimantan itu, Paman Birin ini menyampaikan ucapan selamat datang di Kalsel.

“Selamat datang saya ucapkan kepada para tamu undangan di Kalsel Babussalam. Selamat menikmati pesona Bumi Lambung Mangkurat, yang bagi kami bagaikan sehelai kain dari surga dengan keragaman kulinernya, wisata alamnya, sungainya dan gunungnya yang luar biasa,” sambut Paman Birin.

Dalam GNPIP Paman Birin juga menyampaikan bahwa rendahnya angka inflasi, merupakan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi.

“Rendahnya angka inflasi merupakan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi. Upaya pengendalian inflasi, baik oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) maupun Tim Pengendali Inflasi Pusat, juga menjadi kunci untuk mencapai tujuan utama pembangunan, yaitu kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kedepannya, terang Paman Birin, tantangan inflasi akan semakin menantang, Oleh karena itu dirinya meyakinkan bahwa pemerintah daerah, baik Pemprov Kalsel maupun pemerintah daerah lainnya di Kalimantan, akan terus berusaha untuk menjaga kestabilan harga pangan.

“Pemerintah daerah se-Kalimantan terus berusaha untuk menjaga kestabilan harga pangan dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung ketahanan pangan sebagai upaya dalam menghadapi tantangan inflasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Paman Birin juga menyampaikan apresiasinya akan hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan program-program yang mendukung pengendalian inflasi serta ketahanan pangan.

“Saya pikir luar biasa hari ini Kalsel dan kalimantan mendapatkan sesuatu yang merupakan hasil gotong royong dari kita semua. Sinergitas yang luar biasa, presiden dan pemerintah pusat melalui berbagai stakeholdernya membuktikan bahwa negara Insya Allah sudah hadir di hati rakyat. Karena yang bergerak bukan hanya pemerintah, tapi semua komponen masyarakat, sehingga bisa mendukung apa yang kita programkan dan rencanakan bisa terlaksana,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan dari Badan Pangan Nasional (BPN), I Gusti Ketut Astawa yang hadir dalam kegiatan GNPIP ini, memaparkan bahwa neraca pangan Kalsel menunjukkan angka surplus.

“Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kalsel adalah nomor 4 di Indonesia. Neraca pangan juga menunjukkan bahwa Kalsel surplus beras, telur dan juga dagin ayam. Mudah-mudahan surplus ini bisa dijadikan cadangan pangan,” sampainya.

Sedangkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Donny P Joewono yang hadir dalam acara ini, juga mengatakan bahwa tujuan kehadirannya adalah sebagai bentuk apresiasi terhadap Pemprov Kalsel dan juga pemerintah daerah di Kalimantan.

“Kami bersama Deputi Pangan BPN, hadir disini selain untuk memberikan apresiasi, dan menunjukkan rasa gembira kami karena neraca pangan di Kalsel itu surplus,” ujarnya.

Donny juga menyampaikan bahwa inflasi di negara-negara lain di dunia masih menunjukkan angka yang cukup tinggi, namun untuk angka inflasi Indonesia sudah berhasil mencapai angka 3,5 persen. Hal ini menurutnya bisa tercapai berkat kerjasama yang terjalin.

“Kenapa penurunan angka inflasi itu berhasil, adalah karena bank sentral Indonesia dibantu oleh seluruh gubernur di Indonesia. Karena inflasi tidak akan selesai hanya dengan menaikkan suku bunga, tapi diselesaikan dengan mensuplai pasokan sehingga distribusinya lancar. Inilah yang rasanya kami yakin sampai akhir tahun, inflasi akan berada di 3,2 sampai 3,3 persen,” ujarnya.

Selain pencapaian inflasi, hasil sinergi dan kerjasama ini juga untuk mensupport pertumbuhan ekonomi agar bisa mencapai angka 5 persen.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi untuk program-program yang direncanakan dan diselenggarakan oleh seluruh pemerintah daerah di Kalimantan, sebagai bentuk upaya penurunan inflasi dan juga pendorongan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu program inovasi itu adalah Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (Siska Ku Intip).

“Kami sangat mengapresiasi program-program dari Pemda di Kalimantan dan juga ada komitmen dari seluruh pemerintah di Kalimantan, yang dihadiri oleh Sekda untuk melakukan hal-hal positif seperti padi apung dan Siska Ku Intip, untuk diteruskan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel pada khususnya, dan seluruh pemerintah Kalimantan pada umumnya,” sampainya.

Dalam acara ini dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Pemerintah Daerah se-Kalimantan dalam rangka Stabilisasi Harga melalui Gerakan Pangan Murah, yang ditandatangi oleh Sekda Provinsi Kalsel, Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Sekda Provinsi Kalimantan Utara, Asisten Dearah 2 Kalimantan Barat serta Kepala Biro Ekonomi Kalimantan Timur.

Penandatanganan komitmen ini disaksikan oleh Deputi Gubernur BI, Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan BPN, serta Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam acara ini juga dilaksanakan panen Padi Apung, yang merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kalsel sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi. (tri)