Pemasangan Pipa di Trikora Tidak Transparan?

Facebook
Twitter
LinkedIn
pemasangan pipa diduga milik ptamib sembarangan

Link – Banjarbaru – Pekerjaan pemasangan pipa yang diduga milik PT Air Minum Intan Banjar dinilai tidak transparan.

Pekerjaan pemasangan pipa yang diduga dilakukan PTAMIB mendapatkan kritik masyarakat, jika pekerjaan proyek tersebut menimbulkan kesan sembarangan.

Zaini salah seorang warga mengatakan, pemulihan bekas lobang galian untuk pemasangan pipa berukuran besar tersebut tidak padat. Disamping saat siang hari utamanya pada saat cuaca panas hasil kerukan  menimbulkan debu yang banyak. Akibatnya para pengguna jalan merasa terganggu.

“Kurangnya pemadatan pada bekas kerukan rentan terjadi insiden. Seperti beberapa waktu lalu salah pikup terperosok di bekas galian itu. Beruntung saat kejadian, supir dan barang angkutan tidak apa-apa dan bisa diselamatkan,” ungkap Zaini.

Tidak hanya itu masalah yang muncul sebutnya, pekerjaan tersebut juga terkesan tidak transparan.

“Biasanya pekerjaan proyek selalu dilengkapi dengan papan proyek. Isisnya informasi dasar tentang pekerjaan,” ungkapnya.

Untuk membuktikan ketiadaan papan proyek tersebut, Zaini mengaku sudah mengecek dimana kemungkinan papar tersebut berada. Namun setelah ditelusuri dari lampu merah pertigaan antara Jalan Trikora dan Jalan Cokrokosumo hingga depan rumah Sakit Idaman, plang informasi tidak ada.

Baca Juga  Wali Kota Banjarbaru: Dua Jempol untuk Semangat Forum RT/RW

“Sejauh jalur tersebut yang ada hanya plang himbauan berisikan tulisan peringatan ‘Hati-hati Ada Pekerjaan Proyek’ itu saja,” lanjutnya.

Dalam hal ini tambahnya, dirinya meminta agar pihak kontraktor maupun perusahaannya langsung, untuk bekerja sebagus dan sebaik mungkin.

“Ya jangan sembarangan lah karena inikan untuk masyarakat dan kita semua, kalau kerjanya bagus maka hasilnya juga baik, dan semua mendapat nikmatnya,” harapnya.

Dari pantau pewarta di lapangan, sistem pekerjaan proyek tersebut para pekerja terlebih dahulu mengeruk tanah sekitar dengan excavator beukuran kecil. Utamanya untuk menggali tanah di bahu Jalan Trikora dimana pipa berwarna hitam tersebut akan ditanam.(oetaya/BBAM)