PPKM Kota Banjarbaru Level 2

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Banjarbaru memang sudah melebihi target nasional yang mematok angka 70 persen. Namun bukan berarti masyarakat menjadi lengah terhadap ancaman virus yang telah merengut ribuan nyawa warga banua. Karena saat ini gelombang wabah itu kembali mengancam.

Walikota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin kepada Linkalimantan.com menyebutkan angka pasien Covid-19 beberapa hari ini mengalami kenaikan signifikan. Dari nol kasus kini angka pasien Covid-19 baik yang dirawat di rumah sakit dan isolasi mendiri sudah mencapai 132 orang.

“Bahkan dua warga diantaranya sudah meninggal dunia. Satu korban usianya masih relative muda yakni 32 tahun dan seorang lagi berusia 57 tahun,” ujarnya usai peninjauan vaksinasi Booster, di Kejaksaan Negeri Banjarbaru, 8 Februari 2022.

untuk diketahui, sebut Walikota, korban meninggal keduanya belum divaksin disebabkan oleh adanya penyakit komorbid. karena itulah, vaksinasi sangat dibutuhkan untuk memperkecil kemungkinan terjangkitnya virus tersebut.

Baca Juga  Anang Rosadi Kritik Pembangunan JPO Banjarbaru Mubazir

Aditya pun menyebutkan jika saat ini, dirinya dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah telah menerbitkan instruksi bersama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMM) level 2. Dan tentunya dikondisi yang sekarang, Pemko pun akan menggencarkan vaksinasi booster.

“Sesuai ketentuan yang telah diberlakukan pemerintah, masyarakat diminta untuk sama-sama mentaatinya. Pendeknya kita sudah pernah mengalami level-level PPKM pada serangan Covid-19 lalu. Tiada lain untuk menghadapinya kita harus waspada atas penyebaran virus ini,” himbaunya.

Lebih jauh Aditya menghimbau dengan terjadinya lonjakan kasus tersebut, masyarakat tidak lengah. Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selalu Mencuci Tangan, Menggunakan Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas (5 M).(wahyu/BBAM)