Beranda blog Halaman 1047

Pembangunan Drainase Diharapkan Jadi Solusi Genangan Air

0

Link, Martapura – Genangan air setiap kali turun hujan belakangan cukup merepotkan sebagian warga Kota Martapura. Saluran mampet hingga tidak ada fasilitas drainase disinyalir menjadi penyebab terjadinya genangan.

Warga Tanjung Rema Darat, Martapura Kota menyambut gembira rencana pembangunan drainase di samping ruas Jalan Pintu Air di RT9 hingga RT11 yang akan dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

“Kami berharap, rencana pembangunan drainase ini dapat mengatasi masalah banjir air genangan,” ungkap Ahmad Syaukani, Lurah Tanjung Rema Darat, usai mengikuti kegiatan Mutual check awal (MC-0) yang dilakukan Bidang Sumber Daya Air (Bidang SDA) Dinas PUPRP, Rabu (5/4/2023).

Terlebih, pekerjaan pembangunan drainase yang rencana dimulai pada 5 April 2023 sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tersebut juga menjadi salah satu usulan prioritas Kelurahan Tanjung Rema Darat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

“Memang, kalau berdasarkan usulan kami, untuk penanganan pengerjaan drainase sebenarnya sekitar 300 meter lebih. Tapi, rencananya PUPRP akan melakukan pengerjaan drainase dengan panjang kurang lebih sekitar 298 Meter,” ujarnya.

Dengan adanya rencana pembangunan drainase di samping ruas Jalan Pintu Ari tersebut, Ahmad Syaukani berharap perosalan genangan air yang terjadi saat hujan deras turun dapat teratasi.

“Ketika hujan, rata-rata air dari ruas jalan sekumpul, yakni seperti di perempatan Jalan Sekumpul, hingga ke Gang Nusantara, turunnya ke Jalan Pintu Air, sehingga menimbulkan banjir genangan air,” katanya.

Perlu diketahui, pembangunan drainase dengan total panjang 298 meter tersebut bersumber dari APBD Murni Tahun Anggaran (TA) 2023 dengan nilai sebesar Rp626.355.214,-.

Sedangkan volume pengerjaan akan dibangun Dinas PUPRP Kabupaten Banjar dengan lebar 60 Cm dan ketinggian sekitar 80 Cm, menggunakan penutup plat fabrikasi dengan kisi-kisi memiliki lubang resapan air. Dimana pada jarak tertentu akan dipasang grill tempat resapan air.(zainuddin/BBAM)

 

 

Bupati Meranti dan Puluhan Pejabat Terjaring OTT KPK

0

Linkalimantan.com – Lagi-lagi publik dikejutkan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang dikhabarkan terkena OTT.

KPK melakukan OTT pertama di Tahun 2023 ini terhadap Bupati Meranti Muhammad Adil dan sejumlah pejabatnya. Dilansir dari Detik.com, KPK membawa Muhammad Adil dari Pekanbaru ke Jakarta untuk pemeriksaan.

“Betul. Masih dalam perjalanan,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Jumat (7/4/2023).

Disebutkan dalam OTT KPK tersebut sejumlah ruangan Pemkab Meranti terlihat telah disegel.

Selain bupati, puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti juga turut diamankan KPK saat OTT tersebut.

“Sejauh ini puluhan orang pejabat strategis yang ditangkap KPK dan juga ada pihak swasta,” kata Ali Fikri di Jakarta, Jumat (7/4).

Menurut Ali, saat ini seluruh pihak yang terjaring OTT dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini tim KPK masih bekerja. Terus kami kumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak. Setelahnya, pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat,” kata Ali Fikri.

Sementara itu, Wakil Bupati  Meranti Asmar saat dikonfirmasi mengaku belum tahu perihal penangkapan itu. Namun, ia mendapat banyak laporan.

“Itu saya tidak tahu, orang banyak nanya saya. Saya tidur tadi, tapi memang saya tidak tahu, mungkinlah itu. Tapi saya tak tahu,” kata Asmar.

Sebelumnya, KPK membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, pada Kamis (6/4) malam.

“Benar, tadi malam tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau,” ungkap Ali. (spy/bbs)

Paman Birin dan Buya Arrazy Sahur Bareng di Kalampayan

0

Link, Banjar – Masyarakat Majelis Kubah Datu Kalampayan begitu antusias bersahur bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin di Kubah Datu Kalampayan pada Jumat (7/4) dinihari.

Kehadiran Dr.H. Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy yang mengisi tausyiah pada sahur bersama, semakin meningkatkan antuiasme masyarakat.  Mereka rela menunggu kehadiran Paman Birin dan Buya Arrazy sejak tengah malam. Diakui Paman Birin, atas ijin Allah SWT, dirinya bersama Buya Arrazy dapat bersilaturahmi dan bersahur bersama masyarakat di Kalampayan.

“Alhamdulillah, atas ijin Allah kita dapat bersilaturahmi dan bersahur bersama,” sampainya.

Dalam kegiatan sahur bersama ini, Paman Birin memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat. Paman Birin menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada warga.

Sebelum menggelar sahur bersama, Buya Arrazy bersama Paman Birin memimpin ziarah ke makam Datu Kalampayan atau Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Sementara itu, dalam tausyiahnya Buya Arrazy mengagumi sosok Datu Kalampayan. Bahkan dibeberapa kesempatan Buya Arrazy memberikan kajian dari kitab yang dikarang oleh Datu Kalampayan. (tri)

Tingkatkan Kualitas, BPJPH Gandeng BI dan BRAIN IPB

0
Tingkatkan Kualitas, BPJPH Gandeng BI dan BRAIN IPB
Muhammad Aqil Irham, Kepala BPJPH berdiskusi tentang SIHALAL. (Foto: Humas BPJPH)

Link, Jakarta – Peningkatan kualitas layanan jaminan produk halal (JPH) menjadi komitmen Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Berbagai inovasi dilakukan oleh Lembaga yang berdiri pada 2017 ini.

Setelah sejak 2019 memperkenalkan pendaftaran sertifikasi halal secara online dan satu pintu melalui Sistem Informasi Halal (SIHALAL), kali ini BPJPH mulai meningkatkan kualitas layanannya dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti artificial intelligence (AI) dan blockchain.

Untuk merealisasikan hal tersebut, BPJPH pun menggandeng Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI) dan Tim Blockchain, Robotics, and Artificial Intelligence Network (BRAIN) IPB University untuk berkolaborasi.

“Pemanfaatan Artificial Intelligence dan teknologi blockchain ini kita harapkan menjadi pilot project sebagai terobosan untuk mewujudkan komitmen kita dalam menghadirkan sistem layanan yang andal, akurat, dan mampu memberikan kemudahan bagi seluruh user SIHALAL. Baik itu pelaku usaha maupun para stakeholder BPJPH,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, pada Kick Off Meeting Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Halal di Gedung BPJPH, sebagaimana dilansir https://www.kemenag.go.id, Kamis (6/4/2023).

“Ini sesuai dengan arahan Menteri Agama yang ingin transformasi digital dilakukan di semua lini, termasuk dalam layanan jaminan produk halal,” imbuhnya.

Hadir dalam Kick Off Meeting ini Deputi Direktur DEKS BI Diana Yumanita beserta Tim DEKS BI, Ketua Tim Peneliti BRAIN IPB University Yandra Arkeman beserta tim. “Sinergi BPJPH dengan DEKS BI dan BRAIN IPB ini adalah langkah penting kita dalam rangka berinovasi melakukan penguatan Sistem Informasi yang merupakan basis sistem layanan jaminan produk halal kita,” kata Aqil.

Selain pengembangan aplikasi, BPJPH juga terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi, yaitu dengan menggunakan fasilitas Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Ini untuk meningkatkan meningkatkan kapasitas processing, memory, dan media penyimpanan serta menerapkan load balancing dan klusterisasi aplikasi,” jelas Aqil.

Semua hal tersebut, lanjut Aqil, menjadi keniscayaan mengingat banyaknya pihak yang terlibat dalam proses jaminan produk halal. “Infrastruktur Sihalal harus kuat, mengingat sistem layanan kita ini cakupannya sangat luas dan terintegrasi dengan banyak sistem pada banyak stakeholder terkait, seperti Komisi Fatwa MUI, Komite Fatwa Produk Halal, LPH, LP3H, perbankan, LHLN (Lembaga Halal Luar Negeri), dan sebagainya,” kata Aqil melanjutkan. (spy)

Dinas PUPR Banjar Rencanakan Drainase Pintu Air

0

Link, Martapura – Setiap turun hujan lebat, warga di Jalan Pintu Air RT9 hingga RT11, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, selalu direpotkan dengan aliran air deras hingga masuk ke dalam rumah.

Keluhan warga Jalan Pintu Air RT9 hingga RT11, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, kini direspon Pemkab Banjar. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar rencanakan pembangunan drainase.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Iwan Junaidi, melalui Hamidhan Nooryansyah selaku Kepala Seksi (Kasi) Drainase Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPRP, mengatakan, pembangunan drainase di samping ruas Jalan Pintu Air tersebut akan dikerjakan dengan total panjang 298 meter berdasarkan rencana dalam kontrak.

“Titik outlet pembangunan di samping Jembatan Pintu Air, tepatnya di depan Pondok Lesehan Intan sampai di titik akhir melewati Gg Fatmaraga I. Sumber anggaran dari APBD Murni Tahun Anggaran (TA) 2023 dengan nilai Rp626.355.214,” ujarnya.

Sedangkan untuk rencana pengerjaan, lanjut Hamidhan, akan dimulai pada 5 April 2023 sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

“Saat ini penyedia masih tahap persiapan awal. Karena ruas jalan tersebut padat arus lalulintas, untuk metode pengerjaannya terlebih dahulu akan mempersiapkan material fabrikasinya, sebelum melakukan penggalian. Efektif pengerjaan kemungkinan setelah Lebaran Idul Fitri,” ucapnya.

Untuk volume drainase, papar Hamidhan, akan dibangun selebar 60 Cm dengan ketinggian 80 Cm menggunakan penutup plat fabrikasi dengan kisi-kisi memiliki lubang resapan air.

“Pada jarak tertentu akan kita pasang grill tempat resapan air,” katanya.
Di tempat yang sama, Echo Aryanto Pasodung selaku Kepala Seksi (Kasi) Datun Kejari Kabupaten Banjar menegaskan, kehadirannya dalam kegiatan MC-0 tersebut untuk memastikan agar gambaran perencanaan pembangunan drainase nantinya sesuai dengan fakta di lapangan.

“Karena itu perlu dilakukan pendamping hukum atau Legal Assistance. Sehingga, saat dilakukan MC-0 seluruh pihak terkait, baik PPK, Konsultan Perencana, Pelaksanaan, hingga pengawal teknis kegiatan terjun langsung ke lapangan guna menghindari potensi kelebihan atau kekurangan volume pengerjaan,” bebernya. (zainuddin/BBAM)

Ayo Berikan yang Terbaik, Jangan Asal-asalan

0

Bismillahirmannirahim

“Ada di antara manusia yang mampu untuk melakukan yang terbaik dalam perbuatannya, akan tetapi melakukannya dengan asal-asalan saja. Hal ini adala salah satu kesalahan yang paling fatal!”

SAPARIYANSYAH, BUDAYAWAN SPIRITUAL

Mencari yang Hilang, Memelihara yang Terlupakan

Hidup di Negeri Serambi Makkah tidak terlepas dari adat, budaya berdasarkan ajaran Agama Islam dengan kitab suci Al Qur’an sebagai panduan hidup dan kehidupan. Semua itu jelas dipondasikan agar kita bisa menjadi yang terbaik sebagaimana Allah mencipatkan manusia sebagai ciptaan yang paling sempurna.

Tidak bisa dipungkiri, di Negeri Serambi Makkah alunan ayat-ayat Al Qur,an setiap saat terdengar bahkan dari seluruh penjuru negeri. Hal senada diperkuat lagi dengan puluhan bahkan ratusan majelis menghiasai negeri ini.

Ditambah lagi banyaknya guru-guru yang mumpuni dalam penyampaian katalog agama. Baik langsung maupun melalui media-media sosial.

Semua itu memang sudah semestinya ada di ranah religius sebagaimana Negeri Serambi Makkah. Dimana salah satu yang dipatri oleh para pendiri negeri adalah untuk selalu memberikan yang terbaik. Tidak asal-alasan. Tentu saja yang terbaik bagi siapa saja dan terbaik untuk apa saja.

Terlebih di bulan Ramadhan sekarang ini, dimana kita Ummat Muslim dianugerahi dengan ganjaran berlipat dalam hal kebaikan. Apapun kondisinya, baik dalam ranah keluarga kecil, lingkungan masyarakat, pemerintahan dan tak ketinggalan dunia politik.

Perintah untuk memberikan yang terbaik itu sudah sangat jelas. Dalam Alqur’an seruannya adalah lakukanlah yang terbaik (optimal).

Diantaranya disebutkan, Tetapi siapa diantara kalian yang paling tepat, paling benar, paling sempurna amal perbuatannya. Yang disebut amal perbuatan itu benar dan tepat adalah dibarengi dengan takut kepada Allah dan niat yang tulus dengan niat yang sebenarnya.

Jad tolak ukur amal perbuatan bukanlah banyak banyakan saja (kuantitasnya) melainkan nilai yang terbaik (kualitasnya).

Alqur’an tidak mengatakan (yang terbanyak amalnya) melainkan (terbaik amalnya). Kalau memang bisa melakukan yang terbaik (optimal) dan banyak itulah yang diharapkan. Tetapi realitanya??? Silahkan lihat dan rasakan sendiri.

Dalam beberapa kali diskusi soal materi tulisan ini dengan banyak teman, realita di lapangannya cukup miris. Terlebih dalam kancah hiruk pikuk politik dan pemerintahan yang belakangan terlihat carut marut.

“Banyak orang-orang cerdas yang memliki kemampuan berlebih seakan mandul. Merasa tertekan hingga rasa putus asa dalam melakukan sesuatu. Gilirannya muncul sifat pesimis dalam melaksanakan sebuah pekerjaan. Ini kan naif,” kata seorang teman mantan pejabat.

Miris sebut dia, karena sikap yang muncul kemudian adalah masa bodoh dengan hasil. Yang penting masuk kerja, asal bekerja yang penting selesai dan terima gajih setiap bulan. Seakan lupa jika kita (manusia) merupakan mahluk ciptaan Allah yang terbaik.

Begitulah gambaran realita yang belakangan tersaji dan tersiar, bahkan di bulan Suci Ramadhan sekali pun. Saling sikut, saling sindir hingga saling bunuh seolah menjadi hal biasa. Apa yang terjadi di Negeri Serambi Makkah ini, sungguh ironis kan!!

Sungguh tidak sesuai dengan kultur agamis yang mendasari nafas Negeri Serambi Makkah. Dimana sendi-sendi kehidupan di negeri ini telah diatur olah para pendiri negeri sesuai dengan ajaran Agama Islam.

Pertanyaannya, mengapa hal itu terjadi? Mari kita renungkan bersama mumpung bulan suci Ramadhan belum berlalu.

Afwan, Wassalam

Presiden Apresiasi Penggunaan Pupuk Organik

0
Presiden Apresiasi Penggunaan Pupuk Organik
Presiden Jokowi saat didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kegiatan tanam serentak, Kamis, 6 April 2023

Link, Tuban – Penggunaan pupuk organik dapat membantu para petani dalam mengurangi biaya produksi pertanian. Selain itu, para petani juga tidak lagi mengalami ketergantungan terhadap ketersediaan pupuk kimia, industri pupuk kimia, hingga bahan baku pupuk kimia.

Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo usai kegiatan percepatan tanam padi menggunakan pupuk organik, bersama para petani di Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia, Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 6 April 2023.

“Hari ini kita mulai menanam seperti di daerah-daerah yang lain, setelah panen tidak diberi jeda karena masih ada air banyak, segera ditanam. Saya senang, di sini memakai organik yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia,” ujar Jokowi.

Presiden menyebut bahwa penggunaan pupuk organik dapat membantu para petani dalam mengurangi biaya produksi pertanian. Selain itu, para petani juga tidak lagi mengalami ketergantungan terhadap ketersediaan pupuk kimia, industri pupuk kimia, hingga bahan baku pupuk kimia.

“Sehingga jangan sampai ada keluhan, ‘Pak pupuk-nya sulit’ ya memang sulit. Semua negara urusan pupuk memang sulit. Tapi ada pilihan-pilihan dan ini sudah dimulai oleh Serikat Petani Indonesia. Saya kira bagus sekali,” ungkapnya.

Jokowi menyebut penggunaan pupuk organik dapat membantu memperbaiki lingkungan dan menumbuhkan kembali ekosistem pertanian di daerah tersebut.

“Cacing-cacing mulai banyak, belut mulai banyak, katak mulai banyak, ini akan mulai lagi, ekologinya akan baik kembali,” ucapnya.

Presiden pun telah menginstruksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mengembangkan penggunaan pupuk organik di daerah lain di Indonesia, termasuk penyediaan sapi yang dapat digunakan untuk membuat pupuk.

“Di sini sudah, di daerah lain nanti tugasnya Kementan untuk mencukupi itu sehingga bisa dipakai untuk membikin pupuk organik,” tuturnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan ini adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. (wahyu)

Frank Lampard Kembali Manajeri Chelsea

0

Linkalimantan.com – Setelah dipecat 2019 lalu, kini legenda Chelsea Frank Lampard kembali ditunjuk sebagai manajer The Blues usai pemecatan Graham Potter.

Teka-teki siapa manajer baru Chelsea terungkap. Tim asal London Barat itu resmi menunjuk Frank Lampard salah satu legendanya sebagai manajer baru mereka.

Seperti yang sudah diketahui, Chelsea saat ini tidak memiliki pelatih kepala. The Blues memecat Graham Potter di awal pekan kemarin karena rangkaian hasil buruk yang diterima Chelsea.

Situasi ini membuat Chelsea harus berburu manajer baru. Ada beberapa pelatih top yang dikaitkan dengan tim asal London Barat tersebut. Namun akhirnya pilihan tertuju kepada sang mantan pemain bintang sakilgus manajernya beberapa tahun silam.

Kepastian tersebut diumumkan Chelsea melalui laman resmi mereka. Chelsea mengonfirmasi bahwa Frank Lampard akan menjadi pelatih kepala baru mereka. Namun ia hanya bertugas hingga akhir musim nanti.

Tidak disebutkan apakah ada klausul yang bisa memperpanjang masa bakti sang manajer, namun Lampard dipastikan akan menangani Chelsea setelah ini.

Pemilik Chelsea, Todd Boehly membeberkan mengapa ia menunjuk Lampard sebagai caretaker. Ia menyebut bahwa sang manajer mampu memberikan kestabilan bagi timnya hingga Chelsea menunjuk manajer baru nanti.

“Kami sangat senang bisa menyambut kembali Frank Lampard di Stamford Bridge. Kami ingin menghadirkan rencana yang jelas dan stabil hingga akhir musim nanti, karena kami akan meneruskan pencarian kami terhadap pelatih permanen,” ujar Boehly.

“Kami memiliki pertandingan yang penting melawan Wolverhampton di hari Sabtu, lalu kami akan bertemu dengan Madrid di perempat final Liga Champions di pekan depan. Jadi kami akan memberikan dukungan penuh kepada Frank agar kami mendapatkan hasil terbaik di sisa musim ini,” imbuhnya.

Ini merupakan kali kedua Frank Lampard ditunjuk sebagai manajer di Chelsea.

Sebelumnya ia sempat menangani Chelsea di tahun 2019 silam sebelum ia dipecat di tahun 2021 silam. (spy/net)

Buya Arrazy Sampaikan Keistimewaan Air Wudhu

0

Link, Banjar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Tausiyah Jalan Menuju Pulang 8 dan Salat Tarawih dengan menghadirkan Dr H Arrazy Hasyim atau akrab disapa Buya Arrazy.

Kegiatan tausiyah rutin yang gagas Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin ini, dihadiri Habib Ali Abdullah Al Aydrus, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar, para Kepala SKPD serta ASN di lingkungan Pemprov Kalsel serta warga di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Rabu (5/4) malam.

Acara diawali dengan Salat Isya berjamaah kemudian dilanjutkan dengan tarawih yang dipimpin langsung Buya Arrazy. Selanjutnya pembacaan maulid dari Sekumpul Martapura.

Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil  mengucapkan syukur karena dapat kembali melaksanakan kegiatan tausiyah sebulan sekali.

Dikatakanya, Bumi Selawat Kiram merupakan tempat menimba ilmu untuk selalu bertakwa dan istiqomah dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Sementara itu, dalam tausiyahnya Buya Arrazy berpesan kepada jamaah untuk memanfaatkan waktu hidup di dunia untuk melakukan kebaikan termasuk menuntut ilmu di majelis.

“Jika tedengar pengajian tentang ma’rifatullah maka hadirilah majelisnya, itu adalah bekal pulang kita,,” katanya.

Disampaikanya, dihari kebangkitan Rasulullah akan mengenali umatnya dengan cahaya bekas wudhu. Dikatakan Buya Arrazy ,pada hari kebangkitan itu pula semua manusia akan sibuk mencari cahaya yang akan memberi pertolongan. Cahaya itu ialah Rasulullah.

“Maka dari itu, jangan hanya kenali ayah secara zahir tapi kenali ayah ruhani yaitu Rasulullah,” sebutnya. (tri)

Pesan Gubernur Di Peringatan Nuzulul Qur’an dan Haul Guru Zuhdi

0

Link, Banjarmasin – Momentum Peringatan Nuzulul Qur’an 1444 H dan Haul KH. Ahmad Zuhdiannor Ke-3 sekaligus Batamat Al-qur’an ini dapat mengamalkan dan menjalankan makna dalam Al-Qur’an serta meneladani para Alim Ulama salah satunya Guru Zuhdi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin melaui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1444 H dan Haul KH. Ahmad Zuhdiannor Ke-3 sekaligus Batamat Al-qur’an di Masjid Sabilal Muhtadin, Rabu (5/4)malam.

Paman Birin mengatakan, kita bersyukur, banua Kalimantan Selatan ini dilimpahkan karunia dan anugerah yang luar biasa. Banyak lahir alim-ulama, dari masa ke masa, dari generasi ke generasi, salah satunya adalah Guru Zuhdi yang kita peringati haulnya malam ini.

“Sebelumnya, kita juga bersama-sama memperingati haul yang sangat luar biasa, yaitu haul Abah Guru Sekumpul. Insya Allah, di bulan Syawal, kita akan kembali menyelenggarakan haul padatuan kita, yaitu Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari,” kata Paman Birin.

Paman Birin menuturkan, semangat masyarakat dalam setiap kali melaksanakan haul alim-ulama, hendaknya juga diikuti dengan semangat, untuk mengikuti atau meneladani akhlakul karimah, yang beliau warisakan kepada semua.

“Kita ketahui, Almarhum Guru Zuhdi, sosok ulama yang sederhana, tawadhu, bahkan beliau tidak segan-segan untuk menjadi relawan pada haul Abah Guru Sekumpul,” ucapnya.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Paman Birin mengajak jamaah berdoa bersama semoga apa yang telah beliau lakukan dan berikan, dapat menjadi amal jariyah bagi beliau dan keluarga.

“Semoga kita dapat mengikuti dan meneladani beliau, serta dapat mengamalkan ajaran yang beliau sampaikan kepada kita. Dengan harapan, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang bermanfaat bagi sesama ”Khairunnas, Anfa’uhum Linnas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peringatan Nuzulul Qur’an 1444 H diisi oleh penceramah Guru H. Ilham Humaidi dan Haul ke-3 Abah Haji (Guru Zuhdi), pembacaan Manaqib dipimpin oleh TG Muhammad As’ad. (tri)