Beranda blog Halaman 1349

Kapolda Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mako Polda

0

Link, Banjarbaru – Pembangunan Markas Komanda Polda Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru sepertinya segera terealisasi. Ini setelah Kapolda Kalsel Irjend Rikhwanto didampingi Gubernur Kalsel H Syahbirin meletakkan batu pertama menandai dimulainya pembangunan mako Polda Kalsel.

“Mestinya pembangunan ini sudah dilakukan sejak Tahun 2021 lalu. Namun karena ada pemotongan anggaran maka pembangunannya ditunda. Alhamdulillah, tahun ini pekerjaan bila dilaksanakan. Dibiaya melalui anggaran pusat sebesar Rp131 miliar,” ujar Rikhwanto dalam sambutannya diacara peletakan batu pertama pembangunan Mako Polda Kalsel di Banjarbaru, Senin 28 Maret 2022.

Selain bangunan utama paparnya, Polda Kalsel juga melengkapi dengan bangunan pendukung lainnya. Seperti masjid dan fasilitas lain. Nah untuk keperluan tersebut pihaknya sudah mendapatkan bantuan dari pihak-pihak swasta.

“Sampai saat ini sudah terkumpul dana bantuan dari swasta sebsar Rp45 milyar. Bantuan diperkirakan akan bertambah, mengingat ada beberapa proposal yang sedang berproses,” ujarnya.

Dibagian lain, Kapolda mengatakan pihaknya masih membutuhkan lahan seluas kurang lebih 2 hektare untuk dijadikan komplek perumahan perwira sebanyak 30 unit.

Sementara itu, acara yang dilaksanakan di areal berdekatan dengan Gedung Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru tersebut dihadiri 89 undangan. Mereka terdiri dari para petinggi jajaran Polri yang bertugas di wilayah Kalimantan Selatan, sejumlah pejabat Pemprov Kalsel, Pejabat Pemprov Kota Banjarbaru, pengusaha dan sejumlah tokoh masyarakat.

Usai seremoni, kepada awak media Rikhwanto menjelaskan, pembangunan Mako Polda Kalsel akan dimulai sejak hari ini.

“Mulai hari ini, Senin 28 Maret 2022 pekerjaan pembangunan mako ini sudah dimulai. Luas lahan yang sudah dipersiapkan Pemprov Kalsel seluas 10,56 hektare, Tahun ini juga gedungnya harus sudah selesai,” ujarnya.

Tahun depan jelasnya lebih lanjut, seluruh anggota Polri yang bertugas di Polda Kalsel sudah harus berkantor di gedung yang baru.

“Kalau toh ada kendala teknis nantinya, yang pasti gedungnya sudah ada dan siap untuk ditempat,” katanya. (wahyu/ita/BBAM)

Minggu Malam Pekan Terakhir Jelang Ramadan di Banjarbaru

0

Lalu Lintas di Jalan A Yani Macet, RTH dan Cafe-café Padat Pengunjung

Bukan malam Minggu, justru Minggu malam Kota Banjarbaru yang kini menjadi Ibukota Provinsi Kalsel diserbu masyarakat untuk menikmati suasana malam. Alasannya sangat sederhana, Minggu malam ini 27 Maret 2022 diyakini sebagai minggu terakhir menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Wahyu Trisna, Banjarbaru

Akhir weekend ini ada fenomena yang tak biasa terjadi di ibukota Provinsi Kalsel yang baru. Nyaris tidak ada event tertentu yang bersifat mengumpulkan masyarakat, namun kenyataannya sejak sore menjelang malam, tempat-tempat yang biasa  jadi pusat tongkrongan sudah mulai padat pengunjung.

Dampaknya, lalu lintas di Jalan A Yani macet, Ruang Terbuka Hijau (RTH) disesaki para pengunjung. Begitu juga tempat-tempat nongkrong seperti cafe-café yang ada di sekitaran Kota Banjarbaru tak luput dari fenomena tersebut.

Tidak cukup di sana, pusat perbelanjaaan terbesar yang ada di sekitaran perbatasan Kota Banjarbaru dengan Kota Martapura juga menjadi titik serbuan masyarakat. Nah kalau untuk yang satu ini kemacetan bukan hanya terjadi di Jalan A Yani saja, di pintu parkir hingga kasir pun menjadi titik antrian yang mengekor.

“Semula saya berpikiran ada kecelakaan atau insiden apa gitu lo, ternyata macet karena banyak deretan mobil-mobil yang menunggu giliran masuk dalam loket parkir di mall. Kesel juga sih, tapi gimana lagi,” ungkap Kusuma, warga Banjarbaru yang mengaku pulang dari pekerjaan di Martapura.

Kusuma tidak kesal sendirian. Karena di jalanan terutama mereka yang menggunakan kendaraan roda dua banyak menggerutu karena kemacetan tersebut.

Selaras dengan gerutuan tersebut, di areal parkir mall tersebut nyata terlihat ratusan unit kendaraan yang berjejer memanuhi areal parkir.

Kepadatan tak berhenti di sana. Di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru juga menjadi titik kumpul masyarakat. Kebanyakan mara muda-mudi yang terlihat asik bercengkrama.  Pun arus lalu lintas di Jalan A Yani kian malam kian memadat. Sorot-sorot lampu kendaraan begitu rapat terlihat di sepanjang jalan poros antarprovinsi tersebut.

Lalau apa sih penyebabnya? Kepada wartawan media ini sebagian besar mereka mengatakan akhir minggu ini dijadikan momen menikmati akhir pekan terakhir menjelang puasa Ramadhan.

“Minggu depan itukan sudah puasa. Jadi ya sekarang ini kami gunakan untuk jelan-jalan menikmati suasana malam bersama keluarga,” kata Lana warga setempat.

Dari pantauan media ini, RTH seperti kawasan Lapangan Murjani, Lapangan Van Der Pild, Minggu Raya, Taman Kreatif sangat ramai dipadati pengunjung. Demikian juga kafe-kafe di sekitaran RTH hampir tak ada kursi kosong.***

Lagi, Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

0
Lagi, Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

Link, Martapura – Diduga tenggelam, hingga kini H Riduan (55) masih dalam pencarian. Hilangnya pedagang yang sedang mencari ikan di Sungai Martapura tepatnya di sekitaran wilayah Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar tersebut telah dilaporkan ke Polsek Martapura Barat.

Kapolsek Martapura Barat Iptu M Alhamidie membenarkan, bahwa pihaknya menerima laporan Surian, Pambakal Desa Sungai Batang Ilir tentang dugaan orang tenggelam tersebut.

Setelah menerima laporan Pambakal Desa Sungai Batang Ilir, kata Alhamidie, ia bersama anggota Polsek bersama warga melakukan pencarian.

“Awalnya saksi Aspiani, seorang pencari ikan di Sungai Martapura melihat sebuah kapal klotok (sabora) yang berjalan sendiri tanpa arah dan tidak ada pengemudi atau penumpangnya. Namun Aspiani mengenal kapal klotok tersebut milik H Riduan yang juga seorang pencari ikan (nelayan), karena merasa ada yang janggal ia melaporkannya ke warga sekitar,” jelas Kapolsek Martapura Barat, Sabtu (26/3/2022) sore.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, warga sekitar curiga melihat kapal kelotok (sabora, red.) jalan sendiri tanpa arah di Sungai Martapura. Kecurigaan warga bertambah ketika mengenali klotok tersebut milik H Riduan yang biasa menggunakannya untuk mencari ikan.

Upaya pencarian terhadap H Riduan (55) yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, ungkap Alhamidie, terus pihaknya lakukan bersama relawan dan warga.

” Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap H Riduan yang diduga terjatuh dan tenggelam di Sungai Martapura,” pungkas Kapolsek Martapura Barat Iptu Muhammad Alhamidie.(spy)

Jokowi Marah Pemerintah Masih Membeli Barang Impor

0
Jokowi Marah Pemerintah Masih Membeli Barang Impor

Link, Bali – Semua negara berada dalam kesulitan ekonomi. Babak belur karena perang ditambah pandemi covid dan kelanggkaan energi. Semua negara dalam dua minggu ini pusing semua.

Demikian kalimat pembuka yang dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam dalam pengarahan tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/3/2022).

Kalimat pembuka itu menjadi awal kemarahan Jokowi saat mengatakan gara-gara instansi pemerintah banyak membeli barang-barang impor. Seharusnya anggaran digunakan untuk membeli barang dalam negeri.

“Sedih saya belinya barang-barang impor semuanya. Padahal kita memiliki pengadaan barang dan jasa anggaran modal pusat itu Rp 526 triliun, daerah, Pak Gub, Pak Bupati, Pak Wali, Rp 535 triliun. Lebih gede daerah,” ucap Jokowi

Dia juga menyinggung soal anggaran yang dimiliki BUMN. Dia mengatakan besarnya anggaran yang ada untuk pengadaan bisa menggerakkan ekonomi nasional jika dibelanjakan untuk produk dalam negeri.

“BUMN jangan lupa, saya detailkan lagi. Rp 420 triliun, ini duit gede banget, besar sekali. Nggak pernah kita lihat dan kita ini kalau digunakan, kita nggak usah muluk-muluk. Dibelokkan 40 persen saja, itu bisa men-trigger growth ekonomi kita, pertumbuhan ekonomi kita yang pemerintah dan pemerintah daerah bisa 1,71 persen, yang BUMN 0,4 persen, 1,5 sampai 1,7 BUMN-nya 0,4. Nah ini kan 2 persen lebih. Nggak usah cari ke mana-mana, tidak usah cari investor,” ucapnya.

Jokowi mengatakan harusnya instansi pemerintah hingga BUMN konsisten membeli barang-barang yang diproduksi dalam negeri. Dia pun heran mengapa hal tersebut tidak dilakukan.

“Kita diam saja tapi kita konsisten membeli barang yang diproduksi oleh pabrik-pabrik kita, industri-industri kita, UKM-UKM kita, kok nggak kita lakukan? Bodoh sekali kita kalau nggak melakukan ini. Malah beli barang-barang impor. Mau kita terus-teruskan? Ndak, ndak bisa,” ujarnya.

Jokowi mengatakan membeli barang impor berarti memberi pekerjaan kepada negara lain. Padahal, katanya, duit yang digunakan adalah duit rakyat. Jokowi pun kembali membawa-bawa kata bodoh.

“Pekerjaan ada di sana, bukan di sini. Coba kita belokkan semuanya ke sini. Barang yang kita beli barang dalam negeri, berarti akan ada investasi, berarti membuka lapangan pekerjaan. Tadi sudah dihitung bisa membuka 2 juta lapangan pekerjaan. Kalau ini tidak dilakukan, sekali lagi, bodoh banget kita ini,” ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan peserta kegiatan.

“Jangan tepuk tangan karena kita belum melakukan. Kalau kita melakukan dan itu Rp 400 triliun lebih nanti betul-betul semuanya mengerjakan, silakan semuanya tepuk tangan. Kita hanya minta 40 persen dulu, udah, targetnya nggak banyak-banyak sampai nanti Mei,” ucap Jokowi.(spy/net)

Lezatnya Nasi Kuning Acil Odah

0

Enak dan Mengenyangkan Cukup Rp 7 Ribu

Nasi kuning merupakan kuliner yang memiliki cita rasa enak dan tidak perlu diragukan lagi. Dengan varian aneka lauk pendamping yang menggugah selera tentunya bisa memuaskan rasa laparmu. Seperti halnya Nasi Kuning Acil Odah.

Juwita, Cempaka

Di Banjarbaru, ada sejumlah tempat makan nasi kuning enak dengan harga yang murah meriah. Satu di antaranya ada Nasi Kuning Acil Odah. Nasi Kuning tersebut berlokasi di Jl. H. Cokrokusumo, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sudah sejak kurang lebih lima tahun belakangan.

Sajian nasi kuning dengan porsi yang banyak dan harga yang murah meriah ini ternyata menarik perhatian masyarakat dan pecinta kuliner.

Karena penasaran dengan sajian Nasi Kuning Acil Odah, kali ini Linkalimantan.com berkesempatan mencicipi kuliner tersebut.

Sesampainya di lokasi, terlihat kedai Nasi Kuning Acil Odah ini ramai diburu pembeli. Bagaimana tidak, selain terkenal dengan harganya yang murah meriah, Nasi Kuning itu juga menyediakan beragam pilihan lauk yang enak dan menggoda selera.

Jika kamu memesan satu porsi nasi kuning biasanya terdiri dari nasi kuning dan mie goreng yang dibanderol harga Rp 7 ribu saja.

“Karena jualannya di kampung makanya murah aja. Tapi kebanyakan orang lewat dari luar Banjarbaru yang beli,” tutur Odah, Kamis (24/3/2022).

Cita rasa Nasi Kuning Acil Odah tak perlu diragukan lagi, tentunya lezat dan nikmat juga berbeda dari yang lain. Warna nasi kuningnya kontras, jadi tidak pucat. Nasinya juga pas tidak terlalu lembek, aromanya semerbak dan rasa rempahnya yang khas sangat terasa.

“Bumbu nasinya pakai resep keluarga, turun temurun jadi beda sama yang lain. Ada bawang putih, magi, mentega, minyak bawang, santan, dan kunyit,” ujarnya.

Dikatakan Odah, kebanyakan pelanggan yang beli pasti merasa ketagihan dengan rasa khas dari nasinya tersebut.

“Dijamin kalau beli disini pasti ketagihan. Jadi mau beli lagi dan lagi,” ucapnya.

Selain terkenal dengan harganya yang murah meriah, di tempat tersebut juga menyediakan pilihan wadai khas Banjar. Salah satunya adalah wadai Untuk yang menjadi buruan para pelanggan.

“Buka dari jam 5 subuh, menjelang jam 9 wadai Untuk sudah ludes diburu pelanggan. Karena ini di goreng ditempat langsung jadi mereka suka, katanya enak kalau dimakan selagi hangat,” ujarnya. ***

Vivi Manfaatkan Kedatangan W20 Sebagai Ajang Promosi Kota Banjarbaru

0
Vivi Manfaatkan Kedatangan W20 Sebagai Ajang Promosi Kota Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Kedatangan delegasi City Tour Women of Twenty (W20) side event 4 ke Banjarbaru benar-benar dimanfaatkan sebagai ajang promosi Kota Banjarbaru. Adalah Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin, Ketua Dekranasda Banjarbaru, yang terlibat langsung penyambutan rombongan W20 di Mess L Banjarbaru, Kamis (24/3/2022) mendapingi Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin.

Vivi atas nama masyarakat Kota Banjarbaru, mengucapkan rasa senangnya senang atas dipilihnya Kota Banjarbaru sebagai salah satu kota yang dikunjungi W20 Indonesia 2022.

“Kota Banjarbaru selain sebagai pintu gerbang Provinsi Kalimantan Selatan, dengan adanya Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor, kini statusnya sudah menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ke Banjarbaru,” ungkap Vivi dalam sambutannya.

Menurutnya, kota yang dipimpin suaminya memiliki letak yang strategis pada konstelasi Indonesia, di tengah alur laut kawasan Indonesia. Berada pada jalur lintas trans Kalimantan yang menghubungkan beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, Tengah, dan Kalimantan Timur. Dengan posisi strategis tersebut menjadikan investasi tumbuh pesat diberbagai sektor.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat menjadi momentum yang tepat bagi negara di seluruh dunia untuk bersama-sama mempercepat pemulihan ekonomi global secara inklusif pasca pandemi. Upaya ini tentunya memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan,” harapnya.

Vivi juga berharap event ini dapat menjadi ajang promosi keunggulan sumberdaya di Kalimantan Selatan khususnya  Kota Banjarbaru. Baik untuk produk UMKM maupun tempat wisata, selain juga menghasilkan solusi untuk permasalahan perempuan.

“Kami akan mendukung penuh empat isu prioritas agenda W20, yaitu kesetaraan gender, inklusi ekonomi, peningkatan ketahanan perempuan perdesaan dan perempuan penyandang disabilitas, dan akses terhadap fasilitas kesehatan yang adil secara gender,” janjinya.

Pada kesempatan ini pula Walikota beserta Ketua Dekranasa Kota Banjarbaru, mengajak peserta City Tour Women of Twenty (W20) Side Event 4 meninjau booth tenan UMKM di Dekranasda Creative Hub Kota Banjarbaru Mess L Banjarbaru. (wahyu/BBAM)

Tabrakan Beruntun, Diantaranya Mobil Dinas

0
Tabrakan Beruntun, Diantaranya Mobil Dinas

Link, Banjarbaru – Kamis, sekitar pukul 11.00 Wita tadi, Jalan A Yani Km 29, Guntung Manggis Kota Banjarbaru macet total. Penyebabnya ternyata ada tabrakan beruntun yang melibatkan 8 unit mobil bermerk mahal.

Ironis, karena dari nopol yang terpasang, deretan mobil yang berada di tengah berwarna merah alias mobil dinas.

Dari data yang dihimpun media ini di lapangan, tabrakan tersebut terjadi di jalur jalan dari arah Banjarmasin ke Banjarbaru. Atau  terjadi di sekitar depan Rumah Makan (RM) Berkat. Disebut-sebut mobil bernopol warna mereh merupakan rombongan dari Kementria LHK RI yang sedang menuju Banjarbaru, tepatnya ke Taman Hutan Hujan Tropis Kota Banjarbaru.

Akibat tabrakan tersebut jalanan menjadi macet. Kontan di titik tempat kejadian tersebut mendadak ramai. Begitu juga di sosial media, video-video terkait insiden tersebut banyak beredar.

Dari video yang dibagika netizen, terlihat ada mobil jenis Avanza hitam mengalami kerusakan bagian depan dan belakang berada di tepi jalan. Terlihat juga sebuah mobil Pajero Sport hitam ringsek bagian belakang yang berada di halaman parkir RM Berkat.

Sementara itu, beberapa anggota PMI terlihat sibuk melakukan pertolongan terhadap para penumpang yang ada di mobil-mobil tersebut.

“Sepertinya tidak ada korban jiwa. Hanya beberapa mobil mengalami kerusakan,” ujar salah seorang saksi.

Sementara itu, Kapolresta Bnajarbaru melalui Kasat Lantas Polresta Banjarbaru Iptu Eko Guntar

Lumbanraja melalui siaran pernya menjelaskan kronologi insiden tersebut.

“Kejadian bermula kendaraan roda empat Pajero Silver DA 798 TA  yang dikemudikan Deni Tomasil menabrak kendaraan di depanya.  kemudian ditabrak dari arah belakang kendaraan merk Pajero Hitam, DA 1019 RPS yg dikemudikan oleh sdri. Eta Yuni Prasetiani,” tulisnya.

Setelah itu, Pajero ditabrak lagi kendaraan merk Innova Hitam DA 1829 PN  yang dikemudikan Ahmad Yuriani. Insiden tersebut berlanjut dengan sodoran dari belakang moncong Hilux hitam DA 8529 PS yang dikemudikan Syaiful Rahman.

Benturan dari belakang kembali terjadi setelah Avanza Hitam D 1087 QH dikemudikan Donny Prasetyo menabrak DA 1829 PN  dari belakang. Kendaraan yang disupiri Donny selanjutnya ditabrak Innova Abu Metalik DA 666 R yang dikemudikan Juari.

“Dari insiden tersebut kendaraan Hiace Biru DA 7059 PM, Hiace Biru DA 7086 PM dan  Pajero silver DA 798 RA meneruskan perjalanan. Sedangkan 5 mobil lainnya yang terlibat kecelakaan berhenti di TKP karena mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan,” tulinya.

Dibagian akhir pers liris Kasat Lantas memberi catata jika kendaraan yang terlibat kecelakaan bukan merupakan rombongan Kementrian Lingkungan Hidup atau rombongan dari kegiatan W20. (wahyu/BBAM)

Pokir Dewan Rp400 Juta Per Anggota?

0
Pokir Dewan Rp400 Juta Per Anggota?
Gedung DPDRD Kabupaten Banjar

Link, Martapura – Kegiatan pembangunan yang dimiliki daerah belakangan ini diramaikan dengan pekerjaan-pekerjaan yang dibalut melalui pokok pikiran rakyat (pokir). Hal itu tentu saja dibenarkan karena memang ada landasan hukumnya. Namun menjadi tidak benar jika pekerjaan atas nama pokir tersebut tidak aspiratif.

Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sebagaimana di daerah lain, Pokir Dewan juga menjadi bagian dari agenda kegiatan pembangunan. Bahkan untuk urusan yang satu ini para anggota dewan kompak memperjuangkanya.

Dari penelusuran wartawan media ini terungkap kalangan politikus yang ada di DPRD Banjar sangat progresif memperjuangkan realisasi Pokir Dewan. Lebih dari itu, mereka pun memasang angka lumayan fantastik. Di Tahun Anggaran 2020 – 2021 masing-masing anggota dewan mendapatkan jatah Pokirnya Rp400.000.000.

“Itu angka untuk anggotanya, lain lagi angka untuk unsur pimpinannya,” ujar sumber tersebut.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Pembangunan dan Sosial Masyarakat Kalimantan Selatan, Supiansyah Darham kepada Linkalimantan.com, Kamis, 24 Maret 2022, mengaku tidak mempersoalkan substansi besar kecilnya jatah. Dia justru menyoal pelaksanaannya.

“Kegiatan Pokir Dewan itukan menggunakan dana aspirasi yang digodok didewan. Dasarnya reses atau kegiatan lain yang menghasilkan tangkapan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing,” ungkap mantan politisi yang kini menyibukkan diri sebagai advocad.

Dikatakannya, Pokir Dewan akan berjalan sangat bagus asalkan pelaksanaannya tidak tumpang tindih. Baik tumpang tindih diantara anggota DPRD Kabupaten Banjar maupun dengan program yang ada di instansi-instansi pemerintah.

“Menjadi preseden buruk jika dalam pelaksanaannya tumpang tindih. Pasti akan berdampak ketidakmerataan pembangunan. Sebaliknya, pemerataan akan terjadi sepanjang para anggota dewan konsisten memperjuangkan aspirasi pemilihnya di daerah pemilihan masing-masing,” ujarnya.

Terpisah, Sekda Pemkab Banjar Mokhamad Hilman mengatakan, Pokir Dewan memang dibolehkan bahkan masuk dalam aplikasi Penerapan sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Tepatnya diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah. Jelas kok dasar hukumnya,” ungkapnya.

Pada intinya sebut dia, pokok-pokok pikiran anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota dewan agar diperjuangkan dalam pembahasan rancangan anggaran pembangunan dan belanja daerah.

“ Pokir Dewan ini harus dapat disampaikan tepat waktu. Agar pembahasan dokumen turunannya seperti RKPD, KUA dan PPAS, serta RKA dan RAPBD menjadi lebih terarah dan efektif,” kata mantan Kadis PUPR Pemkab Banjar ini. (spy)

Sudah 20 Peserta Nyatakan Ikuti Festival Lampion

0
Sudah 20 Peserta Nyatakan Ikuti Festival Lampion

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, kembali meagendakan festival lampion dan tanglong,untuk menghiasi selama bulan Ramadhan. Festival lampion dan tanglong ini, akan diikuti oleh peserta dari RT/RW Kota Banjarbaru. Pendaftaran festival ini sendiri, sudah dimulai dari 14 Maret hingga 24 Maret 2022.

“Sampai saat ini, sudah ada 20’an peserta yang mendaftarkan untuk mengikuti festival tersebut,” ungkap H E Benyamin, Ketua Panitia festival tersebut, Rabu (23/3/2022).

Ia menyebutkan bahwa, peserta yang ingin berpartisipasi masih bisa mendaftar sampai dengan tanggal 30 Maret. Setelah itu, RT/RW yang mengikuti harus mengirimkan foto gapura yang sudah dihias kepada panitia paling lambat tanggal 1 April, hal tersebut menjadi bukti jika RT/RW menjadi peserta.

“Tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, jika tahun sebelumnya, festival tanglong itu dibawa sambil berjalan. Tahun ini tangling akan menghiasi setiap kampungnya, dan lampian akan dipasang selama sebulan Ramadhan penuh,” jelasnya.

Selain itu, tahun ini festival lampion dan tanglong ini bertemakan “Malam Seribu Bintang” yang mana bulan Ramadhan adalah bulan yang sakral. Diharapkan dengan adanya festival ini dapat membangkitkan, gotong royong antar masyarakat. Dan tentunnya bisa menggairahkan, dan memeriahkan suasana di lingkungan mereka.

“Nantinya akan ada penilaian dari juri, yang akan langsung datang ke lokasi peserta. Dan tentunya hadiahnya lebih besar dari tahun sebelumnya, juara 1 saja akan dapat uang tunai sebesar Rp 10 juta,” tutupnya. (Wahyu/BBAM)

Dampak Banjir di Martapura Mulai Parah

0
Dampak Banjir di Martapura Mulai Parah

Link, Martapura – Dampak banjir di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Martapura Kota dan Martapura Timur mulai parah. Utamanya titik-titik perkampungan yang berhuni di pinggiran Sungai Martapura. Luapan sejak dua hari lalu sudah memasuki rumah-rumah warga.

Muhammad Ramli selaku Camat Martapura, menyebut bencana banjir yang terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan tersebut sudah merendam sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Martapura.

“Sejumlah desa dan kelurahan yang terdampak banjir, yakni Desa Tunggul Irang Ulu, Tunggul Irang Ilir, Bincau, Bincau Muara, Labuan Tabu, Desa Jawa Laut, Pasayangan Barat, Keraton, Tanjung Rema, Pemasiran, Komplek Perumahan Berkat Alam Sekumpul, Lutfia Tunggal, Sungai Sipai, Cindai Alus, Karang Putih, Tungkaran Keramat, Kelurahan Jawa, dan Desa Tambak Baru Ulu, Tambak Baru Tengah, dan Tambak Baru Ilir yang berada di bantaran Sungai Martapura,” bebernya.

Muhammad Ramli menjelaskan, sejumlah desa dan kelurahan tersebut mulai terdampak banjir sejak 18 Maret 2022 lalu, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 Cm hingga 50 Cm.

“Untuk data pasti jumlah unit rumah dan KK yang terdampak banjir masih dalam proses. Tapi kami memperkirakan ribuan rumah di wilayah Kecamatan Martapura terdampak banjir. Tapi, tenaga kesehatan dari Puskemas sudah turun ke lapangan memberikan bantuan kesehatan untuk warga terdampak banjir. Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) pun sudah berusaha memberikan bantuan untuk warga yang terdampak cukup parah, karena desa sendiri memiliki anggaran tanggap bencana yang bersumber dari alokasi Dana Desa (DD),” pungkasnya.

Sementara itu walau pun masih minim, bantuan sembako dari warga untuk warga mulai mengalir. Namun karena jumlahnya masih sangat terbatas, para relawan pun mengaku harus mendatangani warga-warga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan.(spy)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Sekumpul

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...