Beranda blog Halaman 676

PLN Siagakan Ribuan SPKLU untuk Pemudik

0
SPKLU untuk pemudik
PLN Persero memastikan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik siap digunakan selama masa mudik Lebaran 1445 H.

Link, JakartaPT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik siap digunakan selama masa mudik Lebaran 1445 H. Tercatat, telah ada 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang akan disiagakan tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

Di masa mudik Lebaran tahun ini pun, kata dia, PLN bersama para mitra memastikan SPKLU dalam kondisi siap melayani para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

“PLN bersama mitra telah menyiapkan SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total sebanyak 1.124 unit. Bahkan, khusus untuk jalur mudik utama seperti tol Trans Sumatra-Jawa akan ada tambahan 100 unit stasiun,” ujar Darmawan melalui keterangan resminya yang diterima InfoPublik, Minggu (31/3/2024).

Darmawan mengatakan, PLN telah menempatkan unit stasiuan pada beberapa titik utama arus mudik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara hingga Papua. Seperti tol Trans Sumatra-Jawa yang akan didukung oleh total 168 unit SPKLU.

“PLN telah memetakan secara cermat terkait sebaran SPKLU tersebut. Seperti di tol Trans Sumatra-Jawa, rata-rata jarak antar stasiun adalah sekitar 23 km. Itu sangat aman untuk melayani kebutuhan kendararaan lisrik yang rata-rata jarak tempuhnya antara 300-500 km,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, selama masa siaga itu, PLN juga mengerahkan sebanyak 3.504 pegawai yang akan stand by selama 24 jam nonstop. Bahkan PLN juga telah menyiagakan SPKLU mobile yang dapat bergerak dalam melayani pengguna kendaraan listrik di lokasi yang belum terjangkau SPKLU konvensional.

“Selain SPKLU, PLN juga menyiapkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) untuk kendaraan listrik roda dua dengan bekerja sama dengan para mitra. Terdapat 1.839 unit di seluruh Indonesia yang telah tersedia,” imbuh Darmawan.

Selain itu PLN juga menyiagakan Stasiun Pengisian Listrik Umum sebanyak 9.771 unit untuk pengisian daya motor listrik. Untuk mengetahui titik-titik rinci lokasi SPKLU, SPBKLU dan SPLU tersebut pelanggan bisa mengaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile.

Kanal Pengaduan Layanan 24 Jam 7 Hari juga disiagakan PLN untuk menunjang kenyamanan pelanggan yang bisa dihubungi di Contact Center 123 dan WhatsApp 087771112123. (tri)

Peristiwa Sejarah 31 Maret

0
Peristiwa Sejarah 31 Maret
Menara Eiffel. (Dok: louisebaykovic)

Link, Banjarbaru – Tanggal 31 Maret yang jatuh pada hari ke-90 (hari ke-91 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian menyimpan banyak peristiwa sejarah. Salah satunya, Menara Eiffel diresmikan di Paris pada 1889 silam.

Berikut peristiwa sejarah 31 Maret:

1854 – Komodor Matthew Perry dari Angkatan Laut AS menandatangani Persetujuan Kanagawa yang memaksa dibukanya pelabuhan Jepang untuk perdagangan ke AS.

1889 – Menara Eiffel diresmikan di Paris.

1928 – Ekspedisi internasional yang dipimpin seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda ke Kota Pontianak untuk menentukan titik/tonggak garis khatulistiwa yang menandai didirikannya Tugu Khatulistiwa.

1949 – Newfoundland menjadi provinsi terakhir yang bergabung menjadi bagian Kanada.

1959 – Dalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso, menyeberangi perbatasan ke India dan diberikan suaka politik.

1968 – Tahun Baru Islam 1388H menjadi hari libur nasional untuk yang pertama kalinya.

1981 – Drama pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla yang berlangsung 4 hari di Bandara Don Mueang Bangkok berakhir setelah serbuan kilat Grup-1 Para Komando yang dipimpin Letnan Kolonel Infanteri Sintong Panjaitan.

1991 – Pakta Warsawa berakhir.

2004 – Google mengumumkan Gmail, layanan surat-e dengan kapasitas sebesar 1 GB.

2005 – Terri Schiavo, seorang wanita Florida berusia 41 tahun dalam kondisi vegetatif yang gigih sejak tahun 1990, meninggal 14 hari setelah pelepasan selang makanannya di tengah perjuangan hukum atas nasibnya yang mencapai Gedung Putih dan Mahkamah Agung.

2007 – Pakistan berhasil menguji rudal balistik Hataf-II Abdali, yang diyakini mampu membawa hulu ledak nuklir.

2007 – Pelaksanaan Earth Hour I.

2012 – Pelaksanaan Earth Hour IV (ke-4 di Indonesia).

2012 – Pemerintah RI membatalkan rencana kenaikan harga BBM Pertamina bersubsidi (Solar dan Premium) per 1 April 2012.

2017 – Tanah longsor menewaskan lebih dari 200 orang setelah hujan lebat di Kolombia.

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Simbol Persahabatan dan Toleransi Lintas

0
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Megahnya Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Link, SurakartaMasjid Raya Sheikh Zayed Solo, yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai monumen keagamaan yang megah, tetapi juga menjadi simbol persahabatan dan toleransi lintas budaya.

“Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini dibangun atas kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), yang sejak awal disepakati bahwa keberagaman budaya dan agama dapat bersatu,” ujar Wakil Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Bagus Sigit Setiawan saat Talkshow Bedah Buku 9 Jam Faham Bahasa Arab Al-Qur’an di Pelataran Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sabtu (30/3/2024) sebagaimana dilansir kemenag.go.id.

Selain berperan dalam mempererat hubungan antarnegara, imbuh Bagus, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga menjadi titik pertemuan bagi orang-orang dari berbagai latar belakang, yang menciptakan dialog dan pemahaman lintas budaya dan agama.

“Di perpustakaan masjid ini, kami rutin menggelar kajian relasi agama dan budaya yang melibatkan sejumlah _stakeholder_ dari berbagai kalangan, termasuk lintas agama,” paparnya.

Bagus mengatakan, kombinasi harmoni agama, seni arsitektur, dan persahabatan internasional, menjadi bukti nyata keindahan spiritual dan kekayaan budaya dapat bersatu dalam satu tempat.

“Meskipun bangunan megah berukuran 8.000 meter persegi ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, UEA, tetapi arsitektur lokal juga diterapkan pada proses pembangunannya, termasuk lantai utama dengan ukiran batiknya,” terang Bagus.

Destinasi Wisata Religi

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo telah menjadi daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia. Mereka datang untuk merasakan atmosfer keajaiban arsitektur dan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan dua lantai, empat menara, dan satu kubah utama, masjid ini menjadi salah satu daya tarik utama di kota Surakarta. Tidak kurang dari 82 kubah dihiasi dengan batu pualam putih.

Dengan nuansa emas dan putih yang memikat, masjid ini mampu menampung hingga 15 ribu jamaah secara keseluruhan. Keindahan arsitektur dan keragaman budaya yang terwujud dalam bangunan ini menjadikannya salah satu monumen yang sangat bernilai, dan menjadi sebuah kebanggaan bagi warga Surakarta.

Selain itu, masjid ini tidak hanya menawarkan ruang yang luas untuk beribadah, tetapi juga menyediakan fasilitas yang ramah bagi difabel, anak-anak, dan ibu hamil, melalui inovasi penggunaan _lift_ yang memudahkan aksesibilitas bagi mereka yang ingin mengambil air wudu, yang juga dituntun oleh petugas keamanan untuk memastikan kenyamanan dan keamanannya.

“Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi mereka,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, imbuh Bagus, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga berhasil bernegosiasi dengan Pemerintah UEA tentang pengadaan kotak infak QRIS untuk berinfak secara konvensional dan digital.

“Sebelumnya, Pemerintah UEA menolak dan menekankan bahwa masjid ini harus memberi, bukan menerima. Tetapi kami meyakinkan mereka bahwa kotak infak itu justru adalah layanan yang disediakan kepada jemaah yang gemar untuk bersedekah,” tuturnya.

Dana infak tersebut, lanjutnya, dikelola melalui Unit Pengelola Zakat dari BAZNAS provinsi, dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program-program pemberdayaan seperti TPA, pengajian kitab, dan pembagian takjil gratis kepada masyarakat.

“Dengan inovasi-inovasi ini, kami berharap, masjid ini dapat menjadi teladan bagi masjid-masjid lainnya, tidak hanya dalam hal keberagaman, tetapi juga dalam pemanfaatan teknologi untuk memperluas pelayanan kepada umat,” tandasnya.

Sebagai informasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solo menginformasikan sepanjang tahun 2023, tercatat jumlah wisawatan yang berkunjung di masjid tersebut mencapai tiga juta orang lebih setelah dibuka secara resmi pada Maret 2023 dan berkontribusi paling tinggi di sektor pariwisata. (tri)

Menyongsong Malam Lailatul Qadar

0
penulis malam laitul qadar
M. Ishom el-Saha (Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang - Banten)

Link, Jakarta – Dalam beberapa hari ke depan, kita ummat Islam telah berada di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Pada rentang waktu inilah dianjurkan untuk lebih sungguh-sungguh beribadah supaya dipertemukan dengan satu malam yang disebut Lailatul Qadar. Yakni satu malam yang keutamaannya lebih baik daripada 1000 bulan, atau 83 tahun.

Sangat wajar apabila kita ingin berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabul khairat) untuk menyongsong Lailatul Qadar. Alasannya sederhana bahwa jatah umur dan kesempatan hidup kita di dunia belum tentu sampai 83 tahun. Sementara dalam Surat al-Qadar dinyatakan, bahwa Lailatul Qadri khairun min alfi syahr yang artinya lebih baik daripada seribu bulan. Dengan pertimbangan itulah ummat Islam di mana tempatnya sangat menantikan malam seribu bulan.

Malam mulia itu bukanlah malam perayaan yang untuk dirayakan. Kalau ummat Islam mau merayakan satu malam, maka bukankah sudah ada malam bersejarah yang lebih pasti?!, Misalnya “Malam Isra’-Mi’raj” atau “Malam Nuzulul Qur’an” yang sudah dikalenderkan.

Malam Lailatul Qadar juga bukan menjadi malam penentuan, sekalipun dari segi namanya menggunakan lafal “al-qadar”. Penentuan nasib manusia, rejekinya, umurnya, dan hal-hal lainnya sudah ada waktu khusus yang disebut “Nisfu Sya’ban”; di mana kita biasa bermunajat kepada Allah agar diberikan yang terbaik pada malam tersebut.

Semangat Ummat Islam menyambut Lailatul Qadar semata-mata karena kemuliaan malam tersebut yang secara runtut dijelaskan dalam Surat al-Qadar ayat 1 – 5. Firman Allah Swt: yang artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada Lailatul qadar. Dan tahukah kamu apa Lailatul Qadar? Malam kemuliaan itu ;lebih baik dari 1000 bulan. Pada malam itu turun malaikat dan Jibril dengan ijin tuhan mereka untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Di dalam Al-Qur’an, keterangan kitab suci bagi umat Islam ini diturunkan di waktu malam tidak hanya disebutkan di dalam surat al-Qadar saja. Akan tetapi juga terdapat di dalam Surat ad-Dukhan ayat 3 dengan kalimat “lailatin mubarakatin” (malam yang penuh berkah). Firman Allah Swt yang artinya: Sesungguhnya Aku turunkan Al-Qur’an pada malam yang penuh berkah. Sesungguhnya kami adalah pemberi peringatan.

Sama-sama menjelaskan peristiwa turunnya Al-Qur’an, tetapi dalam satu ayat disebut Lailatin Mubarakatin sementara dalam satu Surat disebut Lailatul Qadar. Namun umat Islam lebih condong kepada penyebutan Lailatul Qadar sebab ia bukanlah pengkalenderan malam turunnya Al-Quran.

Selain itu juga ada hal dalam surat al-Qadar, yaitu ketika terjadi pengulangan kata dalam bentuk pertanyaan; “Tahukah kamu Lailatul Qadar? Pertama, Lailatul Qadar keutamaannya melebihi 1000 malam. Kedua, pada Lailatul Qadar para malaikat yang masing-masing memiliki tugas khusus yang berhubungan dengan urusan manusia, termasuk malaikat Jibril, turun semua ke bumi. Mereka membawa kedamaian dan keselamatan serta memohonkan ampunan untuk ummat Islam, sampai terbit fajar.

Gambaran Surat al-Qadar mengenai keutamaan Lailatul Qadar inilah yang membangkitkan semangat ummat Islam untuk bertafakkur, beramal, dan memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadan yang tak dapat diprediksi dan ditentukan. Benar, bahwa Lailatul Qadar terselubung penuh misteri! Adapun prediksi dan penentuan Lailatul Qadar yang dikemukakan para ulama hanya bersifat takwili atau apologi.

Misalnya ada yang membuat patokan Lailatul Qadar terjadi setiap 27 Ramadan. Hal ini karena dalam perhitungan jumlah kata pada Surat al-Qadar terdapat 30 kata dan 114 huruf: menyerupai jumlah juz Al-Qur’an dan pembagian surat Al-Qur’an. Kemudian, Lailatul Qadar diprediksi jatuh setiap 27 Ramadan dikarenakan lafal “HIYA” (Hatta Math’alil fajr) –yakni dhomir yang menunjuk langsung “Lailatul Qadar”– adanya pada urutan ke-27 dari total 30 kata dalam Surat al-Qadar.

Sekalipun demikian tidak ada anjuran bahwa kita cukup beribadah di malam tertentu seperti malam 27 Ramadan saja. Melainkan di 10 malam terakhir bulan Ramadan, kita dianjurkan untuk lebih giat beribadah kepada Allah Swt guna menyambut Lailatul Qadar.

Sepuluh Malam Terakhir Ramadan​​​​​​​

Kebiasaan ummat Islam di dunia untuk menghidupkan 10 malam terakhir di bulan Ramadan adalah dengan cara beri’tikaf. Ibadah ini merupakan ajaran yang dipraktikkan secara langsung oleh Rasulullah Saw. Dari Siti Aisyah diriwayatkan bahwa Rasulullah Saw melakukan I’tikaf pada 10 terakhir Ramadan semenjak beliau menetap di kota Madinah hingga beliau wafat.

Beri’tikaf merupakan usaha untuk mendekatkan diri (muraqabah) kepada Allah dengan penuh ikhlas. Pada momentum inilah kita menyerahkan diri kepada Sang Khaliq. Kita berupaya untuk taat beribadah kepada Allah Swt sesuai petunjuk-Nya dan tak ingin berpaling dari-Nya. Seolah-olah kita berdiri di depan pintu rahmat-Nya menunggu datangnya pengampunan dari Allah Swt.

Menurut Syekh Mahmud Syaltut dalam Kitab Min Taujihat al-Islam, ada 3 (tiga) fungsi peribadatan di dalam memakmurkan 10 malam terakhir Ramadan. Pertama, wujud syukur kita kepada Allah Swt yang telah menurunkan Al-Qur’an di bulan Ramadan sebagai petunjuk (Huda) dan penerang (bayyinat) bagi umat manusia. Kedua, menambatkan jiwa kepada hal yang dapat mengokohkannya dan mampu menguatkan rohaninya. Ketiga, menaikkan jiwa ke maqam tertinggi selayaknya golongan malail a’la.

Oleh sebab itu jika seandainya kita ada halangan melakukan peribadatan di mesjid, kita dapat memakmurkan 10 malam terakhir Ramadan di rumah masing-masing. Perbanyaklah membaca Al-Qur’an di rumah; selain sebagai ungkapan syukur diturunkannya kitab suci di bulan Ramadan juga dalam rangka menyinari rumah kita dengan Al-Qur’an. Perbanyaklah berzikir dan bersalawat supaya terikat jiwa-jiwa kita dan mereka untuk lebih cinta kepada Allah dan nabi Muhammad Saw.

Ajaklah anggota keluarga kita untuk berdoa dan bermunajat, semoga Allah mengangkat derajat kita dan dijadikan kita semuanya termasuk golongan hamba-hamba Allah yang dikasihi-Nya. Amiin. (***)

*** M. Ishom el-Saha (Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang – Banten)

Sumber: www.kemenag.go.id

Drama Politik “Dagang Sapi” DPRD – Pemkab Banjar Berakhir, Pergantian Sekwan Dianulir, Hak Angket Batal

0
Drama Politik “Dagang Sapi” DPRD – Pemkab Banjar Berakhir, Pergantian Sekwan Dianulir, Hak Angket Batal
Unsur pimpinan DPRD Banjar saat mendatangi Wabup Banjar untuk menyerahkan surat keberatan atas pergantian Sekwan DPRD Banjar yang dilakukan tanpa konsultasi dengan dewan.

Link, Martapura – Drama politik “dagang sapi” di lingkungan DPRD Kabupaten Banjar sepertinya akan segera berakhir. Bupati Banjar menganulir pergantian sekwan, DPRD Banjar batalkan pembentukan hak angket.

Wakil Ketua III DPRD, Akhmad Zacky Hafizie mengatakan, dengan adanya tanggapan dari Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur atas surat keberatan penggantian Sekwan yang dinilai cacat materiil dan formil yang telah dilayangkan DPRD pada 25 Maret lalu, maka rencana pengajuan Hak Angket dibatalkan.

“Bupati telah mau mencabut SK itu, berarti Bupati telah menurunkan egonya. Artinya secara implisit Bupati mengakui bahwa ada sebuah kesalahan,” ujarnya.

Politisi Senior PPP Kabupaten Banjar ini lanjut menjelaskan, Output Hak Angket yakni untuk menyelidiki masalah mutasi penggantian Sekwan. Dengan dilakukannya pengembalian Aslam sebagai Sekwan, maka pengajuan Hak Angket dibatalkan.

“Artinya sebelum diajukan, apa yang dikehendaki dewan sudah dikabulkan Bupati, sehingga Hak Angket ini tidak perlu lagi kami bacakan, karena akan ada SK baru untuk Sekwan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD, Siti Mahmudah yang baru dilantik Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur pada 21 Maret 2024 lalu mengaku siap jika dikembalikan ke jabatan lamanya, yakni sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar.

Perihal tersebut diungkapkan Mahmudah usai gelaran Rapat Paripurna yang dijadwalkan pada Kamis (28/3/2024) sekitar pukul 23.35 Wita.

“Karena sudah kondisinya, saya menyesuaikan saja dengan hasil keputusan pimpinan. Artinya kita terima saja. Sebab, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kita harus siap ditempatkan di mana saja,” ucapnya usai memfasilitasi kegiatan paripurna yang ditutup pada Jumat (29/3/2024) sekitar pukul 1.53 Wita dini hari.

Perlu diketahui, saat gelaran rapat paripurna yang salah satunya mengagendakan penyampaian LKPj Bupati Tahun Anggaran 2023. Salah satu anggota dewan dari Fraksi Gerindra, yakni Muhammad Iqbal (Ibang) telah memberikan interupsi agar Pimpinan DPRD Kabupaten Banjar, HM Rofiqi menerima pengajuan Hak Angket penggantian Sekwan yang telah disetujui 30 orang anggota dewan.

Namun, karena Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Habib Idrus Al Habsyie memastikan jabatan Sekwan akan dikembalikan ke Aslam yang telah dilantik sebagai Kepala Disnakertrans Kabupaten Banjar, pengajuan Hak Angket pun batal dilaksanakan. (zainuddin/BBAM)

Raperda Bangunan Gedung Kembali Gagal Disahkan

0
raperda bangunan gedung gagal disahkan
DPRD Banjar kembali gagal mengesahkan Raperda Bangunan Gedung yang dibuat sejak 2023 lalu.

Link, Martapura – Dijadwalkan selesai tahun 2023 lalu, hingga kini Raperda Bangunan Gedung tak kunjung disahkan menjada peraturan daerah. Ada-ada saja alibinya, dari soal tidak kourum rapat paripurna hingga ketidakhadiran Bupati Banjar sebagai penyebab belum diketoknya raperda tersebut.

Teranyar, rapat paripurna yang salah satu agendanya adalah pengesahan Raperda Bangunan Gedung dilaksanakan pada Jumat (29/3/2024) malam juga gagal terealisasi.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar Mulkan membeberkan, Raperda Bangunan Gedung itu seharusnya disahkan tahun 2023 lalu. Karena harus menunggu penyelesaian hasil dari fasilitasi Biro Hukum Setdaprov Kalsel maka jadwal untuk mendapat pengesahan pun terpaksa harus tertunda.

“Nanti, kita tunggu Badan Musyawarah (Bamus) saja yang mengagendakan,” ungkap dia.

Sementara Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar, Akhmad Zaky Hafizie, menjelaskan, agenda pengesahan raperda tersebut dipastikan tetap dilanjutkan. Rencananya bakal digelar April mendatang.

“Iya, raperda itu tetap dilanjutkan dan dianggap sudah dibacakan,” singkat Zaky yang juga Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Banjar.

Diketahui, Raperda Bangunan Gedung yang digodok bersama-sama antara Komisi III dan SKPD terkait dengan menggelar beberapa kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) harus gagal terlaksana. Selama Maret 2024, agenda untuk pengesahan Bangunan Gedung sudah tersendat dua kali. Pertama, pada 13 Maret lalu alasannya adalah jumlah anggota tak kuorum.

Pada 20 Maret 2024, dikarenakan Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, tak hadir maka pengesahan raperda ini terpaksa ditunda. Padahal, jumlah anggota DPRD Kabupaten Banjar dihitung dari absen melebihi 50 persen plus 1 ditambah dengan unsur pimpinan kala itu lengkap. Namun, kenyataannya yang terlihat hadir dalam penyelenggaraan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar hanya sekitar 17 orang.

“Tinggal pengesahan saja, karena memang bupati tak hadir jadi pengambilan keputusan juga ditunda dan dijadwalkan kembali oleh Badan Musyarawah (Bamus),” kata Ketua DPRD Banjar, HM Rofiqi. (spy)

Warga Awang Bangkal Timur Gembira Sahur Bersama Gubernur

0
Warga Awang Bangkal Timur Gembira Sahur Bersama Gubernur
Suasana Desa Awang Bangkal Timur, Kabupaten Banjar saat warga sahur bersama dengan gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Link, Martapura – Tak bisa dipungkiri setiap kali Gubernur Kalsel H Sahbirin datang ke sebuah desa, warga setempat pun dibuat riang gembira. Seperti halnya warga Desa Awang Bangkal Timur, Kabupaten Banjar saat sahur bersama dengan gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Ribuan jamaah dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, memadati Halaman Pasar Desa Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, pada Minggu (31/3) dini hari.

Suasana khusyuk pun menyelimuti acara, dimulai dengan pembacaan syair Maulid Habsyi oleh grup maulid pimpinan Guru Ahmad Supian Al Banjari, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Sofia Mawaddah yang semakin menambah kekhusyukan suasana bulan suci Ramadan.

Paman Birin yang didampingi oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel tampak khusyuk mengikuti jalannya acara.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas antusiasme luar biasa dari masyarakat Desa Awang Bangkal Timur.

“Alhamdulillah, senang rasanya bisa kembali bersilaturahmi dan sahur bersama masyarakat Desa Awang Bangkal Timur. Biasanya masyarakat Awang Bangkal yang datang ke Mahligai Pancasila memenuhi undangan saya, namun kali ini saya yang datang bersilaturahmi kesini.” ujar Paman Birin.

Lebih lanjut, Paman Birin mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan memperbanyak ibadah di bulan suci Ramadan.

“Tidak terasa kita sudah memasuki hari ke-20 Ramadan. Semoga amal ibadah kita selama ini diterima Allah SWT.” Tutur Paman Birin.

Sementara itu, Guru Ahmad Supian Al Banjari dalam tausiyahnya menyampaikan pesan pentingnya memaknai bulan Ramadan yang penuh berkah, beliau menjelaskan berbagai amalan dan hikmah yang bisa didapatkan di bulan suci ini.

Lebih Lanjut, Guru Supian menekankan pentingnya untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan mempererat persaudaraan sesama Muslim.

Guru Supian menekankan pentingnya untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan mempererat persaudaraan sesama Muslim. (tri)

Merasa Dirugikan Sekda Banjar M Hilman Lawan Bupati Banjar

0
Merasa Dirugikan Sekda Banjar M Hilman Lawan Bupati Banjar
Sekda Banjar M Hilman (baju batik) gugat Bupati Banjar di PTUN Banjamasin.

Link, Martapura – Lama berdiam, akhirnya Sekda Banjar M Hilman bereaksi terhadap kebijakan Bupati Banjar yang memberikan penilaian kinerjanya sangat buruk. Yakni dengan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin.

Khabar mengejutkan datang dari Sekretarian Kantor Pemkab Banjar, dimana Sekda  Banjar M Hilman yang selama ini berdiam diri karena diperlakukan tidak adil akhirnya menggugat Bupati Banjar ke PTUN Banjarmasin, Kamis (28/3/2024).

Gugatan yang didaftarkan H Mokhamad Hilman terpantau di Sistem Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Banjarmasin. Gugatan Sekda Banjar tersebut telah memiliki Nomor Perkara 21/G/2024/PTUN.BJM.

Di website PTUN Banjarmasin dijelaskan, bahwa penggugat adalah Dr. Ir.H. Mokhamad Hilman dengan tergugat Bupati Banjar. Sedangkan klasifikasi perkara adalah kepegawaian.

Sekda Banjar H Mokhamad Hilman membenarkan bahwa ia melakukan gugatan terhadap Bupati Banjar ke telah ke PTUN Banjarmasin.

”Ya benar saya menggunakan hak saya melalui jalur hukum. Untuk teknis dan materi gugatan nanti kuasa hukum saya yang akan menjelaskannya,” jelas Sekda Banjar H. Mokhamad Hilman kepda Linkalimantan.com disela-sela Rapat Darurat DPRD Banjar menanggapi pergantian Sekwan DPRD Banjar.

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun, diduga Sekda Banjar Mokhamad Hilman melakukan gugatan ke PTUN Banjarmasin akibat diberi penilaian buruk oleh Bupati Banjar. Penilaian buruk terhadap kinerja Sekda Banjar tersebut diduga akan membunuh karir Mokhamad Hilman sebagai pejabat ASN.

“Dari nilai yang diberikan, saya tidak bekerja,” katanya. (spy)

Industri Perfilman Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bangsa

0
Industri Perfilman Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bangsa
Ketua Umum PARFI’56 Marcella Zalianty dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara Hari Film Nasional (Foto: Istimewa)

Link, JakartaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan industri perfilman di tanah air bisa berkontribusi dalam peningkatan ekonomi kreatif bangsa.

“Kita berharap dengan industri perfilman yang lebih tinggi, dampak ekonominya bisa meningkatkan kesejahteraan menuju Indonesia Emas 2045,” katanya dalam peringatan Hari Film Nasional yang digelar PARFI’56 di Sequis Center, Sabtu (30/3/2024).

Menurut Sandi, produksi perfilman Indonesia saat ini sudah maju dan mampu bersaing di kancah internasional serta membuka lapangan pekerjaan yang luas.

Sandi mengaku mendapat informasi dari film Badarawuhi menciptakan seribu lapangan pekerjaan. Sedangkan film-film yang small budget juga rata-rata menciptakan seratus sampai dua ratus lebih lapangan pekerjaan. “Berarti itu lapangan kerja yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” ucap Sandiaga.

Selain itu, berkat adanya film “Laskar Pelangi” yang dibuat di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, membuat daerah tersebut menjadi tempat destinasi wisata yang diminati oleh masyarakat luar.

“Belitung itu destinasi wisata yang terdorong industri perfilman, Laskar Pelangi itu ternyata mampu meningkatkan kunjungan sampai 37 persen (di Belitung), 24 penerbangan (ke Belitung. Jadi ini yang luar biasa,” tutur Sandiaga.

Sandi mengatakan bahwa pemerintah mempunyai tiga slogan “an” dalam mendukung sesuatu sektor termasuk industri perfilman, pertama anggaran, kedua kebijakan dan ketiga kehadiran.

“Kami di sini mudah-mudahan tiga tiganya bisa tetap deliver untuk industri perfilman nasional. Anggaran yang terbatas mudah-mudahan bisa ditingkatkan, tapi kebijakan juga mengenai keselamatan kerja, maksimal jam kerja juga keselamatan dan keamanan aktor,” ujar Sandi.

Lanjutnya, pemerintah akan siap hadir untuk mendukung industri perfilman Indonesia sehingga bisa bersaing dengan perfilman luar negeri. “Kita punya film film pendek yang perlu kita bantu, yang selama ini belum tersentuh komersialisasinya. Jadi kami menyelenggarakan festival film bulanan, dan baru saja kemarin kita meluncurkan Hari Film Nasional ke-74 di Untirta, Serang. Ini untuk mendmokratisasi perfilman Indonesia, bukan hanya di kota kota besar tapi juga di seluruh wilayah Nusantara,” jelas Sandi.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum PARFI’56, Marcella Zalianty, mengharapkan untuk Hari Film Nasional terus tumbuh meningkat tidak hanya jumlah tetapi secara kualitas seiring dengan jumlah penonton tercatat pada 2022 yang lalu, total penonton film Indonesia di bioskop mencapai 54.073.776 orang.

“Peningkatan jumlah dan kualitas produksi film nasional tentunya akan mampu merebut peluang ceruk yang lebih besar di pasar domestik, asia, dan bahkan dunia ini terlihat dari raihan sekitar 61 persen market share penonton film di Indonesia, mengungguli capaian market share film impor yang hanya memperoleh sekitar 39 persen saja di tahun 2022 . Industri film indonesia harus mampu bersaing dengan raksasa industri film asia dan ke depan, film Indonesia tidak hanya dicintai oleh anak-anak bangsanya. Tetapi juga jadi medium diplomasi kultural dikenal diluar Indonesia,” kata Marcella Zalianty.

Marcella menambahkan, setiap produksi film yang dihasilkan, ada begitu banyak insan perfilman yang dilibatkan mulai dari juru kamera, penata cahaya, penata artistik, penata musik, penulis naskah, sutradara dan produser.

“Dan yang tak kalah penting adalah para pemeran yakni aktor dan aktris. Mereka merupakan pekerja-pekerja seni yang mempertaruhkan segenap kemampuan dan profesionalitasnya untuk menghasilkan karya film berkualitas dan layak ditonton oleh masyarakat. tTidak tertutup kemungkinan film Indonesia suatu saat nanti bisa menjadi nominasi (penghargaan) Oscar. Syukur-syukur bisa menang,” tuturnya.

Guna menyemarakkan perayaan #HariFilmNasional2024 yang jatuh tepat pada 30 Maret 2024, Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia ’56 (PARFI’56) yang diketuai oleh Macella Zalianty mencanangkan tema bertajuk “#AktorTangguhIndustriTumbuh”.

“Tepat di tanggal 30 Maret setiap tahunnya, Indonesia merayakan Hari Film Nasional (HFN) dimana dalam tahun 2024 ini tema yang dicanangkan PARFI’56 pada #HariFilmNasional2024 sendiri bertajuk ‘Aktor Tangguh, Industri Tumbuh,” tegas Marcella

Hari Film Nasional ditetapkan dalam upaya meningkatkan kepercayaan diri, motivasi para insan film Indonesia serta untuk meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat film Indonesia secara regional, nasional dan internasional. Sejak itu, setiap tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional. Penetapan 30 Maret sebagai Hari Film Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 tahun 1999. Sebab pada tanggal 30 Maret 1950 untuk pertama kalinya sebuah film diproduksi oleh perusahaan Indonesia dan disutradarai oleh orang Indonesia, H. Usmar Ismail.

Perayaan Hari Film Nasional merupakan momen yang penting bagi komunitas perfilman Indonesia. Utamanya untuk bersatu dan merayakan keberagaman dan kekayaan budaya yang dihasilkan oleh industri film nasional.

Apa yang dilakukan PARFI’56 dalam perayaan Hari Film Nasional 2024 itu merupakan langkah positif untuk menempatkan film Indonesia yang berjaya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Untuk amplifikasi dan suksessnya gerakan semacam ini tidak lepas dari peran media, dan PARFI’56 bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Kemenparekraf dan Kemendikbudristek.

“Harapan kami dari PARFI‘56 dan entitas perfilm-an dengan gerakan semacam ini dapat membangkitkan antusias dan kecintaan masyarakat terhadap Film Indonesia yang pada akhirnya melalui film dapat menjadi perekat persatuan di masyarakat yang berbudaya dan kreatif,” jelas Marcella Zalianty.

Perayaan itu sering diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pemutaran film-film klasik Indonesia. Adapula diskusi panel dengan sineas-sineas ternama, pemberian penghargaan kepada para profesional perfilman. Serta berbagai kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mempromosikan industri film nasional. Juga menghargai kontribusinya terhadap budaya Indonesia.

PARFI’56 (Persatuan Aktor Film Indonesia 1956) membuat rangkaian acara dengan Tema “Aktor Tangguh, Industri Tumbuh”. Acara Hari Film Nasional PARFI’56 ini dilaksanakan pada hari ini Sabtu (30/3/2024). Acara ini berlokasi di Pita Mezzanine Floor, Sequis Center, Jl. Jenderal Sudirman No. 71, Jakarta. Kegiatannya akan dimulai dari jam 10.30 WIB sampai dengan selesai. (spy)

Sumber: Infopublik

Warga Desa Penyambaran Gembira Sahur Bersama Paman Birin

0
Warga Desa Penyambaran Gembira Sahur Bersama Paman Birin
Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin saat sahur bersama warga Desa Penyambaran, Karang Intan, Kalsel.

Link, Martapura – Masyarakat Desa Panyambaran terlihat sangat antusias dan gembira saat mengikuti sahur bersama Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin, Sabtu (30/3).

Dari pukul 02.00 WITA masyarakat mulai memadati halaman rumah Kepala Desa Panyambaran hingga Langgar Raudatul Jannah.

Masyarakat tidak hanya berasal dari orangtua, kalangan dewasa, tetapi juga melibatkan anak-anak dan remaja, sehingga suasana menjadi semakin khidmat.

Udin (37l salah satu warga desa Panyambaran mengaku bangga dengan Paman Birin karena mau melakukan sahur bersama masyarakat.

“Kami bangga Paman Birin mau kembali bersahur bersama kami lagi, terima kasih Paman Birin. Semoga Pian qobul hajat,” katanya.

Senada dengan Udin, Humaidi (40), warga lainnya juga merasakan kebahagiaan serupa. Untuk kesekian kalinya, Paman Birin berkenan mau bertemu, menyapa dan sahur bersama warga.

Sementara itu, Kepala Desa Panyambaran Ahdani mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Paman Birin yang telah berkenan hadir kembali di desanya.

“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan  Paman Birin yang telah berkenan hadir ke desa kami,tahun kemaren Paman Birin juga sahur bersama masyarakat di sini,” katanya.

Kepala Desa Panyambaran juga merasa bangga karena setiap kegiatan keagamaan Paman Birin selalu mengundang Desa Panyambaran ke Mahligai Pancasila. Menurutnya jumlah warga desanya mencapai 1.200 orang.

Ahdani berharap, kepada pemerintah untuk bisa membangun infrastruktur berupa jembatan yang menghubungkan desa Sungai Landas menuju Desa Penyambaran.

“Kami sudah mengajukan proposal ke Dinas PUPR, mudah mudahan bisa dibangun jembatan yang menghubungkan desa Sungai Landas dan desa Panyambaran mudah mudahan bisa terwujud berkat bulan Ramadan,. Sekali lagi, terima kasih Paman Birin” katanya. (tri)