Beranda blog Halaman 81

Drama Politik The Diplomat Musim 3 Hadir Penuh Intrik

0
Drama Politik The Diplomat Musim 3 Hadir Penuh Intrik
Adegan dalam serial Netflix 'The Diplomat' Season 3 (Foto: Tudum by Netflix)

Serial drama politik ‘The Diplomat’ kembali hadir dengan musim ketiganya yang kini sudah tayang lengkap dalam delapan episode. Musim terbaru ini menghadirkan perubahan besar ketika Grace Penn, yang diperankan Allison Janney, resmi menjadi Presiden Amerika Serikat.

Melansir dari Tudum by Netflix, Jumat (17/10/2025), Keri Russell kembali memerankan diplomat Kate Wyler, yang kini harus menghadapi situasi politik dan pribadi yang jauh lebih rumit dari sebelumnya.

Bradley Whitford bergabung sebagai pemeran baru, memerankan Todd Penn, suami sang presiden. Whitford mengaku sangat senang bisa bergabung karena mengagumi kualitas penulisan dan jajaran pemain serial ini.

Pencipta sekaligus showrunner Debora Cahn mengatakan bahwa musim ketiga “membalik papan catur”. Dalam musim ini, Kate kini hidup dalam mimpi buruk karena akhirnya mendapatkan apa yang ia inginkan.

Cerita musim ini dimulai setelah Kate menuduh Wakil Presiden Grace Penn terlibat dalam rencana terorisme. Ia juga mengakui bahwa dirinya memiliki ambisi untuk mendapatkan jabatan wakil presiden.

Namun situasi berubah drastis ketika Presiden Rayburn meninggal dunia secara mendadak, dan Grace Penn pun naik menjadi pemimpin dunia bebas. Hal Wyler, suami Kate, diduga secara tidak sengaja menyebabkan kematian presiden.

Namun, ia tetap berupaya agar Kate bisa menempati posisi wakil presiden. Kate kini menghadapi jabatan yang tidak pernah ia inginkan, namun memberinya kebebasan baru yang tidak terduga.

Pada saat yang sama, ia harus menghadapi hubungan yang semakin rumit dengan Menteri Luar Negeri Inggris, Austin Dennison. Selain itu, interaksinya dengan Todd Penn, suami sang presiden, juga menjadi semakin ganjil dan penuh ketegangan.

Musim ketiga memperlihatkan bagaimana tekanan politik dan intrik pribadi semakin mendalam di tengah kekacauan pemerintahan. Selain Whitford, aktor Aidan Turner juga hadir sebagai bintang tamu.

Para pemeran lama seperti Rufus Sewell, David Gyasi, Ali Ahn, dan Ato Essandoh kembali memerankan karakter masing-masing. Produser eksekutif Janice Williams menyebut Bradley Whitford sebagai tambahan sempurna untuk jajaran pemain impian serial ini.

Satu Tahun Prabowo–Gibran, Ekonomi Tumbuh Stabil

0
Satu Tahun Prabowo–Gibran, Ekonomi Tumbuh Stabil
Foto: Kemenkeu

Link, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatatkan sejumlah capaian positif dalam satu tahun kepemimpinan, terutama di bidang ekonomi. Fundamental ekonomi kuat, stabilitas makroekonomi terjaga, dan kesejahteraan meningkat menjadi catatan penting selama periode tersebut.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Pada Triwulan II-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil tinggi di 5,12 persen, salah satu tertinggi di antara negara G20. Menkeu optimistis kinerja ekonomi nasional akan terus membaik hingga akhir tahun.

“Jadi ini semua sebagian angka pertumbuhan triwulan kedua. Saya yakin triwulan ketiga akan turun sedikit, tapi enggak apa-apa. Triwulan keempat tumbuhnya akan lebih cepat,” ungkap Menkeu.

Inflasi juga terjaga rendah di 2,65 persen (yoy) dengan defisit APBN hanya di 1,56 persen dari PDB. Masing-masing termasuk yang terendah di antara negara G20. Menkeu menjelaskan, pencapaian ini tidak lepas dari strategi pengelolaan kas negara melalui penempatan Rp200 T di Bank Himbara yang bertujuan produktif mendukung aktivitas ekonomi.

“Dampaknya ke perekonomian beda. Karena tadi di sistem yang tadinya kering mulai ada uang yang cukup, anda hajar lebih jauh. Itu yang menimbulkan optimisme di ekonomi,” tandas Menkeu.

Dari sisi perdagangan, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 64 bulan berturut-turut, dengan pertumbuhan 45,8 persen sepanjang Januari hingga September 2025.

Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,76 persen pada Februari 2025, terendah sejak krisis 1998. Sementara angka kemiskinan turun menjadi 8,47 persen pada Maret 2025, yang merupakan capaian terendah sepanjang sejarah.

Pasar modal pun merespons positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.257,86 pada 10 Oktober 2025. Menurut Menkeu, hal ini mencerminkan keyakinan pelaku pasar terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

“Walaupun sekarang ada koreksi naik sebentar-sebentar ya, tapi yang perlu diperhatikan adalah perbaikan ekonomi yang akan kita ciptakan ke depan, bukan cuman sesaat. Kita perbaiki pondasi ekonominya dengan serius, dengan betul-betul. Saya akan mengerahkan seluruh pengetahuan saya yang ada yang sudah belajar selama berapa tahun,” pungkas Menkeu.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan penting sebagai instrumen untuk mencapai tujuan nasional dan menopang pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam mendukung penciptaan iklim investasi yang kondusif. Hal ini disampaikan dalam acara “1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran” di Jakarta, Rabu (16/10).

“Kementerian Keuangan itu mengerjakan APBN, mengelola APBN. APBN-nya kita kelola sebagai alat untuk mendapatkan tujuan nasional. APBN yang kita kelola harus cukup fleksibel untuk menjalankan Asta Cita, delapan program prioritas Presiden, antara lain ketahanan pangan, ketahanan energi, MBG (Makan Bergizi Gratis), pendidikan, kesehatan, UMKM, pertahanan semesta, dan percepatan investasi,” kata Wamenkeu Suahasil.

Lebih lanjut, Wamenkeu Suahasil menjelaskan, pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementerian Keuangan melakukan berbagai langkah untuk memastikan pelaksanaan program prioritas berjalan efektif. Salah satunya melalui refocusing anggaran untuk pelaksanaan berbagai program baru, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan lebih dari Rp400 triliun untuk pembangunan infrastruktur, antara lain konektivitas, cetak sawah, perhubungan, perikanan, dan kampung nelayan.

“Tugas APBN adalah menyukseskan investasi infrastruktur. Kita yakin bahwa dengan infrastruktur yang lebih baik akan menjadi landasan untuk pertumbuhan ekonomi. Kalau pertumbuhan ekonominya, kegiatan ekonominya bisa dimunculkan, ini yang akan menjadi sumber investasi,” ujar Wamenkeu Suahasil dikutip dari lamaan Kemenkeu.

Di sisi lain, Wamenkeu menjelaskan 86 persen aktivitas ekonomi berasal dari dunia usaha dan masyarakat, sementara sebesar 14 persen berasal dari APBN. Untuk itu, APBN harus mampu memaksimalkan peran 86 persen tersebut. APBN ditempatkan di titik-titik strategis sesuai arahan Presiden dalam delapan program prioritas.

Menutup diskusi, Wamenkeu menegaskan bahwa kunci utama peningkatan investasi terletak pada terciptanya iklim investasi yang sehat melalui kepastian hukum, reformasi struktural, perbaikan SDM, dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, iklim investasi bukan hanya sektor riil, tapi juga sektor keuangan, pasar modal, perbankan, dan stabilitas sektor keuangan.

“Ini kita lakukan semua dengan otoritas-otoritas terkait untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk dunia usaha, masyarakat mau bekerja di perekonomian kita, menciptakan kegiatan ekonomi dan nanti ujungnya kontribusi pajak. Kita kembalikan lagi ke dalam bentuk infrastruktur, logistik, SDM, pendidikan, kesehatan dan kegiatan-kegiatan lainnya,” ujar Wamenkeu. (infopublik).

Maung Bandung Perkasa! Persib Libas PSBS Biak 3-0

0
Maung Bandung Perkasa! Persib Libas PSBS Biak 3-0
Persib Bandung melawan PSBS Biak pada pekan kesembilan BRI Super League. Foto: Persib.

Link, Sleman – Persib Bandung menunjukkan kelasnya di pekan ke-9 BRI Super League 2025/2026 setelah menundukkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (17/10) malam WIB. Kemenangan ini membuat Maung Bandung naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari tujuh laga.

Sementara itu, PSBS Biak yang berjuluk Badai Pasifik harus kembali menelan kekalahan pahit dan kini terpuruk di peringkat ke-17 dengan lima poin, hanya unggul satu angka dari Semen Padang yang berada di dasar klasemen.

Sejak menit awal, tim asuhan Bojan Hodak tampil dominan. Persib langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini belakang PSBS Biak yang dikawal Kadu. Peluang emas pertama datang pada menit ke-17 melalui tembakan keras Thom Haye dari luar kotak penalti, namun masih bisa ditepis. Bola rebound jatuh ke kaki Saddil Ramdani, tetapi sepakan pemain sayap itu melambung tipis di atas mistar.

Meski terus menekan, Persib baru bisa membuka keunggulan di masa tambahan waktu babak pertama. Patricio Matricardi dijatuhkan di kotak penalti, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Andrew Jung yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membawa Persib unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Hodak melakukan dua pergantian penting dengan memasukkan Beckham Putra dan Willian Marcilio. Masuknya dua pemain ini membuat serangan Persib semakin hidup dan variatif. Hasilnya, pada menit ke-59, Uilliam Barros menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Beckham yang ditepis Kadu.

Tak puas dengan dua gol, Persib terus menggempur pertahanan PSBS Biak yang mulai kelelahan. Tekanan tanpa henti akhirnya berbuah hasil di menit ke-77 saat pemain pengganti Luciano Guaycochea melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper. Gol itu memastikan Persib unggul 3-0 dan bermain lebih tenang hingga peluit panjang berbunyi.

Secara statistik, Persib benar-benar mendominasi pertandingan. Maung Bandung melepaskan total 28 tembakan, namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah karena beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Persib dalam perburuan papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026. Dengan performa solid lini serang dan pertahanan yang semakin konsisten, tim asuhan Hodak semakin percaya diri menatap laga berikutnya.

Sebaliknya, PSBS Biak harus segera berbenah jika ingin keluar dari zona merah. Lini belakang yang rapuh dan kurangnya efektivitas serangan menjadi faktor utama kekalahan mereka di laga ini.

Susunan Pemain

PSBS Biak: Kadu; George Brown, Nurhidayat Haris, Sandro Embalo, Pablo Andrade; Myung-hyun Hwang, Yano Putra, Andre Oktaviansyah; Lucas Morais, Eduardo Barbosa, Ruyery Blanco.

Pelatih: Divaldo Alves.

Persib Bandung: Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba, Eliano Reijnders; Marc Klok, Thom Haye, Berguinho; Uilliam Barros, Andrew Jung, Saddil Ramdani.

Pelatih: Bojan Hodak.

Ajang Promosi Wisata Daerah, BTC 2025 Kembali Dilaksanakan 

0

Link, Banjar – Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, secara resmi melepas ratusan peserta Banua Triathlon Challenge (BTC) 2025), ajang olahraga wisata bergengsi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Sabtu (18/10/2025).

Upacara pelepasan berlangsung meriah dan penuh semangat, ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin sebagai tanda dimulainya kompetisi yang memadukan ketangguhan, sportivitas, dan keindahan alam Banua.

Berlokasi di kawasan Bukit Batu, Desa Tiwingan Baru, Kabupaten Banjar, yang merupakan bagian dari Geopark Meratus, ajang ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. Para atlet tampak antusias untuk menguji ketahanan fisik dan mental mereka di tengah panorama alam Kalsel yang menawan.

Dalam gelaran tahun ini, Banua Triathlon Challenge (BTC) 2025 mempertandingkan sejumlah kategori dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Pada kategori Sprint, peserta menempuh jarak renang 750 meter, sepeda 16,92 kilometer, dan lari 5 kilometer. Sedangkan untuk kategori Standard, peserta menghadapi tantangan lebih berat dengan renang 1,5 kilometer, sepeda 24,23 kilometer, serta lari 10 kilometer.

Kompetisi ini juga dibagi dalam dua kelas, yakni Triathlon perorangan dan kelas umum yang melibatkan peserta dari kalangan TNI/Polri, yang menambah semangat persaingan sekaligus memperkaya dinamika kejuaraan olahraga bergengsi ini.

Usai acara, Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memadukan olahraga dan promosi wisata daerah.

“Apresiasi saya sampaikan kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel dan semua pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syarifuddin berharap ajang Banua Triathlon Challenge dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan banyak pihak.

“Semoga Banua Triathlon Challenge ini dapat menjadi event tahunan yang terus berkembang, menarik minat wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, budaya, maupun promosi wisata,” harapnya.

Selain itu, Sekdaprov mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai simbol semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan ajang ini sebagai simbol sportivitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap alam Banua kita tercinta,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Banua Triathlon Challenge (BTC) 2025 mampu melahirkan bibit-bibit atlet triathlon berprestasi dari daerah.

Menurutnya, ajang olahraga wisata ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk membangun semangat sportivitas, memperkuat sinergi antara pariwisata dan olahraga, serta mempromosikan potensi alam Kalsel sebagai destinasi Sport Tourism unggulan di Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet triathlon berprestasi dari Banua, sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai salah satu destinasi unggulan Sport Tourism nasional,” ujar Iwan Fitriady.

Iwan menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata berbasis olahraga. (tri)

Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Sprint Australia

0
Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Sprint Australia
Bezzecchi Akhiri Dominasi Ducati di Sprint Australia

Link, Jakarta – Pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil dominan pada sprint race MotoGP Australia meskipun sempat menabrak burung camar di awal lomba. Kemenangan ini sekaligus memutus rentetan podium sprint yang sebelumnya didominasi oleh Ducati..

Menampilkan kecepatan tinggi di sesi latihan bebas hari Jumat, Marco Bezzecchi akan menerima penalti double long lap di grand prix tersebut akibat tabrakannya dengan Marc Marquez di Indonesia.

Memulai dari posisi kedua di grid, Bezzecchi mengonversinya menjadi kemenangan sprint yang dominan atas rekan satu timnya di Aprilia, Raul Fernandez (Trackhouse), dengan selisih 3,149 detik.

Namun, balapan Bezzecchi tidaklah mudah, karena seekor burung camar tersangkut di bagian depan RS-GP-nya setelah ia menabrak burung camar lain di lap pemanasan sebelum start.

Fernandez memimpin hampir sepanjang sprint, sebelum disalip oleh Bezzecchi di lap ke-10 dari 13 lap. Pedro Acosta dari KTM melengkapi podium, mengakhiri rekor Ducati dalam meraih podium di sprint sejak era ini dimulai.

Hasil Sprint Race MotoGP Australia

1. Marco Bezzecchi 19 menit 3,971 detik
2. Raul Fernandez +3,149 detik
3. Pedro Acosta +5,310 detik
4. Jack Miller +5,376 detik
5. Fabio Di Giannantonio +5,416 detik
6. Alex Marquez +6,619 detik
7. Fabio Quartararo +8,706 detik
8. Luca Marini +8,938 detik
9. Pol Espargaro +9,252 detik

Baek Se-hee Penulis I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki Meninggal

0
Baek Se-hee
Penulis Korea Selatan Baek Se-hee meninggal diusia 35 tahun.

Baek Se-hee, penulis asal Korea Selatan yang terkenal lewat buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki  meninggal di usia 35 tahun. Khabar ini menjadi duka bagi dunia sastra Korea Selatan.

Baek Se-hee memulai perjalanannya sebagai seorang pencinta buku sejak usia muda, yang kemudian membawanya untuk mendalami bidang penulisan kreatif jurusan sastra di universitas. Setelah lulus ia sempat bekerja selama lima tahun di sebuah perusahaan penerbitan.

Titik balik dalam hidupnya terjadi ketika ia memutuskan untuk merekam dan mentranskripsikan sesi konselingnya dengan psikiater untuk mengatasi depresi yang ia alami. Berawal dari catatan inilah yang kemudian menjadi dasar dari karya debutnya yang banyak menginspirasi.

Pada tahun 2018, Se-hee merilis karya debutnya berjudul ‘I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki’ yang meledak di pasaran. Buku ini mendapat sambutan luar biasa karena kejujurannya dalam membahas perjuangan kesehatan mental, sebuah topik yang seringkali dianggap tabu.

Kesuksesan buku tersebut tidak hanya terjadi di Korea Selatan, tetapi juga meluas ke panggung internasional dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa bahkan terbit lebih dari 25 negara. Karyanya berhasil membuka dialog penting mengenai depresi dan kecemasan di kalangan anak muda di seluruh dunia.

Setelah itu, Se-hee kembali berkolaborasi dengan penulis lain berjudul ‘No One Will Ever Love You as Much as I Do’ pada tahun 2021. Selang setahun sesudahnya, kembali merilis buku ‘ I Want to Write, I Don’t Want to Write’.

Karya terakhirnya, rilis pada Juni 2025 lalu berjudul ‘A Will From Barcelona’. Dilansir dari laman The Korea Herald, sebelum meninggal dunia Se-hee meninggalkan warisan dengan mendonorkan lima organ (jantung, paru-paru, hati, hingga kedua ginjal) tubuhnya.

Badan Donasi Organ Korea membenarkan kabar tersebut. “Saya mendonasikan jantung, paru-paru, hati, dan kedua ginjal saya melalui donasi organ mati otak demi menyelamatkan lima nyawa,” ungkap Direktur Badan Donasi Organ Korea, Lee Sam Yeol, menjelaskan isi wasiat Baek.

“Saya berterima kasih kepada pendonor Baek Sehee dan keluarga yang ditinggalkan atas kasih dan dedikasi mereka yang hangat,” tukasnya. (bbs)

Fenomena Langka: Macan Kumbang di Pegunungan Sanggabuana

0
Fenomena Langka: Macan Kumbang di Pegunungan Sanggabuana
Foto: Macan kumbang membawa dua anak kumbang dan tutul. (Dok. Dok Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) via Detikcom)

Link, Jakarta – Ahli buka suara soal fenomena aneh tertangkap kamera di Pegunungan Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Induk macan kumbang tertangkap dalam kamera jebak membawa dua anaknya yang memiliki corak berbeda.

Salah satu anaknya terlihat memiliki corak khas macan tutul, sedangkan anak lainnya memiliki warna kulit hitam pekat (melanistik).

“Iya untuk penampakan macan tutul dari Pegunungan Sanggabuana membawa satu ekor anak macan kumbang dan tutul itu memang benar hasil ekspedisi kami,” kata Peneliti dari Sanggabuana Conservation Foundation (SCF), Bernard Triwinarta Wahyu Wiryanta, dikutip dari Detikcom.

Bernard mengatakan fenomena itu wajar, sebab macan kumbang dan macan tutul berasal dari jenis yang sama yakni Panthera Pardus Melas.

“Pertanyaannya apakah bisa macan kumbang melahirkan anak macan tutul? Apa mungkin macan kumbang kawin dengan macan tutul hingga anaknya kumbang dan tutul? Itu hal yang wajar terjadi, sebab macan tutul dan macan kumbang adalah spesies atau jenis yang sama, bukan 2 jenis yang berbeda sehingga keduanya kawin kemudian melahirkan 2 anak yang berbeda juga mungkin terjadi,” kata dia.

Lebih lanjut, Bernard menjelaskan macan kumbang disebut pula sebagai melanistik karena warnanya hitam yang diakibatkan faktor pigmen. Di sisi lain, macan tutul memiliki warna kuning dengan tambahan motif tutul.

Menurutnya perkawinan silang umum terjadi di kawasan hutan liar. Begitu juga yang terlihat di Pegunungan Sanggabuana.

“Di kawasan hutan liar seperti kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana, umum terjadi perkawinan antara macan kumbang dan macan tutul,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, kemungkinan induk macan kumbang melanistik kawin dengan pejantan macan tutul berwarna normal.

“Ini yang satu normal dan yang satu melanistik. Jadi bisa dipastikan kalau induk macan tutul melanistik atau kumbang tersebut kawin dengan pejantan macan tutul normal,” pungkasnya. (CNBC Indonesia).

‘No One Saw Us Leave’, Thriller Meksiko Berdasarkan Kisah Nyata

0
‘No One Saw Us Leave’, Thriller Meksiko Berdasarkan Kisah Nyata
Adegan dalam serial thriller Netflix 'No One Saw Us Leave' (Foto: Tudum by Netflix)

‘No One Saw Us Leave’ adalah thriller Meksiko yang diangkat dari kisah nyata. Serial tersebut menceritakan perjuangan seorang ibu untuk bersatu kembali dengan anak-anaknya, dilansir dari Tudum by Netflix, Kamis (16/10/2025).

Cerita berlangsung pada 1960-an, seorang istri dan ibu muda bekerja sama dengan mantan agen Mossad. Kerja sama tersebut bertujuan untuk mencari anak-anaknya yang diculik oleh suaminya.

Valeria Goldberg, tokoh utama, ditolak oleh komunitas Yahudi Meksiko tempat ia dibesarkan. Karena itu, peluangnya untuk menemukan anak-anaknya menjadi sangat kecil.

Serial ini diadaptasi dari memoar ‘Nadie nos vio partir’ karya Tamara Trottner. Tessa Ia memerankan Valeria Goldberg, Emiliano Zurita berperan sebagai Leo Saltzman, dan Juan Manuel Bernal memerankan Samuel Saltzman.

Pemeran lain dalam serial ini termasuk Gustavo Bassani sebagai Carlos dan Ari Brickman sebagai Elías. Selain itu, Alexander Varela memerankan Isaac Saltzman dan Marion Siro berperan sebagai Tamara Saltzman.

Valeria Goldberg hidup dalam “sangkar emas” dari pernikahan yang diatur dengan Leo Saltzman, putra pengusaha berpengaruh Samuel Saltzman. Ketika Valeria melakukan kesalahan yang tak termaafkan, keluarga Saltzman berbalik melawannya.

Mereka merencanakan untuk memisahkan Valeria dari anak-anaknya sekaligus menghancurkan reputasinya di komunitas yang kaya dan tertutup. Leo kemudian membawa kedua anak mereka, Tamara dan Isaac, ke Eropa tanpa memberi tahu Valeria.

Mengetahui anak-anaknya hilang, Valeria meminta bantuan Elías, mantan agen Mossad yang kini menjadi detektif swasta, untuk melacak mereka. Valeria dan Elías mengejar Leo dan anak-anaknya di berbagai negara.

Sementara itu, upaya keluarga mertuanya memutarbalikkan komunitas melawan Valeria menambah tekanan dan keputusasaan. Serial ini menampilkan konflik, ketegangan, dan situasi dramatis, mengikuti kisah penculikan yang mengguncang komunitas Yahudi-Meksiko pada tahun 1968.

Memoar Trottner menceritakan pengalaman dirinya dan saudaranya sebagai korban penculikan. Mereka dipisahkan dari ibu mereka selama tiga tahun dan dipindahkan ke beberapa negara.

Memoar Trottner berfokus pada pengalamannya sendiri sebagai korban penculikan. Berbeda dari itu, adaptasi Netflix menyoroti pencarian ibu Trottner untuk menemukan anak-anaknya. (rri.co.id).

BNPB Pantau Sejumlah Bencana di Indonesia, Masyarakat Dihimbau Tingkatkan Kesiapsiagaan

0
BNPB Pantau Sejumlah Bencana di Indonesia, Masyarakat Dihimbau Tingkatkan Kesiapsiagaan

Link, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia pada periode Kamis (16/10/2025) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (17/10/2025) pukul 07.00 WIB. Dalam periode tersebut, tercatat telah terjadi gempa bumi serta beberapa bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.

“Laporan pertama, gempa bumi dengan magnitudo 6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Kamis (16/10). Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 18 kilometer. Guncangan gempa dirasakan di lima distrik, yakni Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keteranganya, Jumat (17/10/2025).

Berdasarkan pendataan hingga pukul 23.00 WIB, sebanyak 19 kepala keluarga dilaporkan terdampak, enam di antaranya mengungsi mandiri ke lokasi yang lebih aman. Peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan 20 unit rumah rusak berat, 30 unit rumah rusak ringan, serta merusak tiga gereja, dua jembatan, dua pasar, dan 13 bangunan lainnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi bersama instansi terkait telah menuju lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB dini hari tadi telah bertolak menuju wilayah terdampak. Tim juga dilaporkan telah tiba di Jayapura dan akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sarmi untuk mendampingi BPBD setempat dalam pelaksanaan kaji cepat pascagempa.

Di wilayah lain, banjir menggenangi dua desa di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara. Hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (16/10/2025) pukul 05.00 WIB menyebabkan meluapnya sejumlah drainase yang tidak mampu menampung debit air, sehingga merendam 891 unit rumah warga di Desa Sampali dan Tembung.

BPBD Kabupaten Deli Serdang bersama lintas sektor segera melakukan penanganan, termasuk mendirikan dapur umum dan melakukan pemantauan di lokasi terdampak. Kondisi terkini, banjir di Desa Sampali telah surut total, sementara Desa Tembung masih terendam dengan ketinggian air 15–20 sentimeter.

Sementara itu, di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebanyak 245 kepala keluarga atau 1.372 jiwa di Kecamatan Soromandi dan Palibelo mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

BPBD Kabupaten Bima berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendistribusikan 15.000 liter air bersih kepada warga dan mengimbau agar masyarakat menggunakan air secara hemat mengingat musim kemarau masih berlangsung.

Abdul Muhari, mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing. “Apabila terjadi gempa bumi, masyarakat diimbau untuk tidak panik, berlindung di bawah meja, menjauhi kaca atau jendela yang berpotensi pecah, dan segera menuju lokasi terbuka saat situasi memungkinkan. Tetap ikuti petunjuk dari pihak berwenang,” kata dia.

Ia juga mengingatkan masyarakat di daerah rawan banjir untuk rutin membersihkan saluran drainase dan sungai agar air dapat mengalir lancar dan tidak tersumbat, yang dapat mengakibatkan luapan air. “Untuk wilayah rawan kekeringan, gunakan air secara bijak, tampung air hujan sebagai cadangan, serta perbanyak area resapan air yang dapat dimanfaatkan saat musim kering,” ujar Abdul Muhari. (infopublik).

Langkah Cepat Dinkes Kalsel Pastikan Keamanan MBG 

0

Link, Banjarmasin – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dr. Diauddin, angkat bicara terkait kejadian dugaan keracunan yang menimpa sejumlah anak penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, Dinas Kesehatan bersama lintas sektor tengah melakukan langkah cepat untuk memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kita sudah melihat langsung situasinya dan bertemu dengan pengolah makanannya. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala berarti, namun tetap harus kita evaluasi,” ujarnya, Banjarmasin, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, sampel makanan maupun sampel dari anak-anak yang terdampak telah diambil untuk diuji di laboratorium kesehatan. “Prosesnya sebenarnya cepat, tinggal menunggu hasil dari laboratorium yang berwenang. Setelah keluar, baru bisa kita pastikan penyebab pastinya,” jelasnya.

Selain pemeriksaan laboratorium, pihaknya juga akan menggelar inspeksi ke dapur-dapur pengolah makanan setelah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM/BGN).

“Tujuan kami hanya satu: memberi jaminan keamanan kepada masyarakat bahwa makanan yang diberikan aman dikonsumsi oleh anak-anak. Kita ingin memastikan betul-betul tidak ada lagi kejadian serupa,” tegasnya.

Diauddin juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin terhadap prosedur pengolahan pangan.

“Pesan saya bukan hanya untuk pengelola dapur, tapi juga kepala sekolah dan guru. Semua harus ikut mengawasi. Jangan lalai. Cek makanan sebelum dibagikan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis disebutnya memiliki tujuan mulia untuk mendukung kesehatan anak-anak. Karena itu, pelaksanaannya harus dijaga agar tetap aman dan terpercaya. (tri)