Beranda blog Halaman 959

Organda Kalsel Diminta Turut Sukseskan Gerbang IKN

0

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalimantan Selatan agar bisa bersinergi dalam meningkatkan perekonomian dan memajukan pembangunan Banua.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Sulkan menyampaikan, Organda sebagai bagian dari organisasi di bidang tranportasi. Dimana para pelaku maupun pengusaha angkutan darat bernaung didalamnya sebagai bagian dari stakeholders transportasi dan angkutan darat memiliki peranan penting dalam pembangunan.

“Selain itu, organisasi ini juga memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan pergerakan perekonomian serta dalam upaya pengendalian inflasi yang hingga saat ini masih menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Sulkan pada Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) DPD Organda Kalsel, Banjarmasin, Kamis (22/6)

Disampaikannya, Kalsel telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). Segala sumber daya manusia yang dimiliki, termasuk Organda harus dipersiapkan dalam menyukseskan cita-cita Banua.

“Kita harus terus bergerak dan berinovasi melakukan terobosan dalam mengembangkan kemampuan diri agar siap dan mampu bersaing di masa sekarang dan masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Organda, Ateng Aryono menambahkan, pihaknya sebagai mitra pemerintah dapat mendorong percepatan pembangunan, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Maka dari itu, kami  membina dan mengembangkan kemampuan serta profesionalisme para anggotanya, yaitu pengusaha angkutan agar usaha angkutan di jalan kuat, efektif, efisien, inovatif dan berdaya saing tinggi,” imbuh Aryono.

Sementara itu, Ketua DPD Organda Kalsel, Edi Sucipto berharap, melalui Mukerda ini dapat menghasilkan keputusan terbaik yang dapat memperkuat lembaga sebagai sebuah organisasI dalam memperkuat soliditas antar anggota dan sebagai upaya untuk membangun sinergitas dan kerjasama dengan berbagai stakeholders angkutan darat.

“Sehingga Organda dapat menjadi rumah yang baik dan nyaman bagi para pelaku atau pengusaha angkutan darat di Kalsel,” kata Edi. (tri)

PN Martapura Terima Anugerah Piagam Ramah Anak

0

Link, Martapura – Pengadilan Negeri (PN) Martapura Kelas IB menerima anugerah Piagam Pengendalian Ramah Anak. Penghargaan tersebut diberikan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar.

Ita Widyaningsih Ketua PN Martapura Kelas IB menerima piagam penghargaan Pengendalian Ramah Anak yang diserahkan Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Aspihani, Rabu (21/6/2023).

“Kita memiliki program SENYUM (Sosialisasi, dan Penyuluhan Hukum) di Sekolah yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak di Kabupaten Banjar pada umumnya,” katanya.

Dengan program tersebut, papar Ita Widyaningsih, pihaknya dapat memberikan pemahaman baik terkait aturan hukum, dan penanaman integritas sejak dini kepada anak.

“Program ini tentunya tidak terlepas dengan upaya kita untuk memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus bersinergi dan dapat mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dalam meningkatkan predikat sebagai KLA,” ucapnya.

Terlebih, tambah Ita Widyaningsih, angka perkara anak di Kabupaten Banjar pada 2022 lalu hanya sebanyak 9 perkara. “Hal ini juga menjadi salah satu poin yang mendukung Kabupaten Banjar meraih predikat KLA Madya. Mudah-mudahan dapat naik menjadi Nindya di 2023 ini,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Aspihani menyebutkan sebelum memberikan penghargaan pihaknya sudah melakukan visit dan monitoring di PN.

Berdasarkan hasil visit dan monitoring tersebut, lanjut Aspihani, didampingi Merilu Ripner selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), piagam penghargaan Pengendalian Ramah Anak diberikan kepada PN Martapura Kelas IB.

“Fasilitas yang disediakan PN Martapura sangat ramah anak. Dengan dukungan semua stakeholder terkait, tak terkecuali PN Martapura Kelas IB, mudah-mudahan predikat Kabupaten Banjar sebagai Layak Anak (KLA) Madya naik menjadi Nindya di 2023 ini,” harapnya. (zainuddin/BBAM)

BPBD Gelar Apel Siaga Penanggulangan Karhutla

0

Link, Martapura – Musim kemarau 2023 ini sepertinya sudah mulai terasa. Terik panas matahari terasa menyengat dan membuat lahan-lahan menjadi kering. Menghadapi kemungkinan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan’ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Banjar pun bersiap.

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Karhutla dan Kekeringan Tahun 2023, di halaman kantor BPBD Banjar, Jalan Sekumpul Ujung Martapura, Kamis (22/6/2023) pagi.

Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhani mengatakan, apel siaga ini sebagai tindak lanjut dari apel kesiapsiagaan karhutla dan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tingkat Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu.

“Hari ini kita melaksanakan apel serupa, langkah ini sebagai bentuk kesiapan dalam menanggulangi bencana karhutla dan kekeringan di Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Ditambahkannya momen ini sebagai bentuk persiapan, baik personel maupun peralatan diharapkan akan lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang berkemungkinan terjadi karhutla dan kekeringan.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Warsita mengatakan, untuk titik rawan karhutla sudah ditrmukan 9 titik dan sudah dikendalikan.

“Sudah kita kendalikan semua, ada disekitar bandara Banjarbaru, Cindai Alus, Martapura Barat, Martapura Timur dan Astambul,” rinci Warsita.

Komandan Kodim 1006 Banjar Letkon Kav Zulkifer Sembiring mengatakan, untuk mitigasi yang dilakukan TNI di wilayah Kabupaten Banjar dan Banjarbaru melakukan koordinasi melekat dengan pihak terkait. Seperti BPBD, Polres Banjar dan Banjarbaru dan Satpol PP.

”Kami melaksanakan kegiatan-kegiatan secara terpadu, namun untuk Kodim setiap harinya kami menyiapkan satu setingkat peleton, kemudian di Koramil-koramil memantau titik api di aplikasi Si Pongi, disitu setiap pagi dan sore Danramil dan Babinsa selalu mengecek aplikasi tersebut, jika ada titik api segera dilaksanakan pemadaman bekerjasama dengan unsur-unsur yang berkepentingan,” ucap Dandim.

Apel ini diikuti TNI/Polri, Satpol PP, Manggala Agni, Tagana, TRC 119, Masyarakat Peduli Api dan lainnya.(zainuddin/BBAM)

BPKP Minta Inspektorat Investigasi Puskesmas Sungai Besar

0

Link, Banjarbaru – Diserahkannya perkara Pembangunan Puskesmas Sungai Besar ke Inspektorat Pemko Banjarbaru ditanggapi positif Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala BPKP perwakilan Provinsi  Kalimantan Selatan Rudy M Harahap memberikan atensi khusus kepada Inspektorat Pemko Banjarbaru usai menerima limpahan perkara Pembangunan Puskesmas Sungai Besar, Banjarbaru Kota dari Kejari Kota Banjarbaru.

“Dari yang disebutkan sebelumnya, dikatakan ada dugaan pembangunan puskesmas itu tidak sesuai spek. Untuk itu idealnya Inspektorat melakukan investigasi terlebih dahulu. Penting, untuk melihat detail kondisi lapangannya seperti apa,” ungkapnya kepada Linkalimantan.com Kamis 22 Juni 2023 di kantornya.

Rudy M Harahap meminta Inspektur Banjarbaru memberikan atensi secara khusus terhadap kasus tersebut.

Pada pemberitaan sebelumnya perkara Puskesmas Sungai Besar Kota Banjarbaru untuk sementara ditangani Inspektorat Pemko Banjarbaru. Dengan demikian untuk saat ini di Kejari Kota Banjarbaru perkara tersebut statusnya masih pada tahapan penyelidikan.

“Hasil penyelidikan sudah kami serahkan ke Inspektorat Pemko Banjarbaru. Jika nantinya dari hasil pemeriksaan mereka, memang ada kejanggalan seperti yang kami temukan maka perkara ini akan naikan kepenyidikan,” ungkapnya Kajari Kota Banjarbaru hadiyanto, kepada Lingkalimantan.com.

Lebih jauh Hadiyanto menjelaskan, untuk saat ini pihaknya tidak lagi melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terkait pada Proyek Pembangunan Puskesmas Sungai Besar.

“Nanti, setalah pemeriksaan Inspektorat Pemko Banjarbaru selesai, baru kami akan melakukan pemanggilan kembali,” tandasnya. (oetaya/BBAM)

Politik Adalah Ajang Kontribusi dan Pengabdian

0

Bismillahhirahmannirahim
Yang harus kita sadar bahwa politik itu adalah ajang kontribusi dan pengabdian (Ibadah). Maka ketika anda masuk ke dalam dunia politik, baik itu pikiran, energi dan hati anda harus ada di tengah masyarakat.

SAPARIYANSYAH, BUDAYAWAN SPIRITUAL
Mencari yang Hilang, Memelihara yang Terlupakan

Beberpa pekan lalu saya telah menuliskan betapa mulianya dunia politik. Karena mulia itulah tentu tidak gampang untuk bisa meraihnya. Semua itu sangat tergantung dari niat, mental, pola pikir dan keyakinan para pelakunya.

Terasa indah ketika hal itu dilakukan di Negeri Serambi Makkah yang notabene sudah memiliki pondasi kuat dalam menjalankan praktik politik dalam kontek membangun negeri. Tetapi realitanya? Apa yang sudah ada disingkirkan dan menjadikan teori-teori sekuler jauh dari nilai-nilai budaya Serambi Makkah sebagai jalan dalam meraih kekuasaan sebagai tujuan politik.

Ini realita! Tetapi jangan pesimis karena yang masuk ke dalam dunia politik Itu juga banyak orang orang yang baik. Baik yang berlatar belakang akademisi, praktisi hukum, praktisi agama, aktivis, politisi hingga birokrat.

Mereka yakinlah merupakan orang yang berjuang di jalur baik sebelumnya. Tapi memeng ketika mereka terjun ke dunia politik sikap dan perilaku mereka berubah. Hingga pada akhirnya berujung dengan. jaket orange (menjadi tahanan KPK /tahanan kejaksaan) karena masalah-masalah korupsi, kolusi dan nepotisme.

Yang menjadi pertanyaannya adalah kenapa hal ini bisa terjadi? Yang harus kita sadar bahwa politik itu adalah ajang kontribusi dan pengabdian (Ibadah). Maka ketika anda masuk ke dalam dunia politik, baik itu pikiran, energi dan hati anda harus ada di tengah masyarakat.

jadi bisa juga dikatakan bahwa kekuasaan atau politik ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemanfaatan dari Masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu bagi anda yang terjun ke dunia politik maka niatnya harus lurus untuk membantu masyarakat. Untuk memakmurkan daerah, untuk membuat terobosan-terobosan yang signifikan, baik untuk anda maupun daerah anda.

Lepas dari ini semua, kekira inilah yang tengah dialami banyak politisi yang terlibat masalah hukum.

Selain ladang untuk beribadah, kalau kita mau jujur dunia politik itu bukan dunia yang nyaman. Memang sepintas para pelakonnya di negeri ini terlihat wah. Tetapi dibalik itu semua, utamanya privasi mereka tak lagi bisa bebas.

Terutama mereka yang berada di posisi menduduki jabatan-jabatan seperti jabatan eksekutif, (kepala daerah, menteri atau mereka yang terjadi wakil rakyat /parlemen). Kita melihat hal yang enak-enak saja. Pendapatan besar hingga mendapatkan fasilitas lebih lebih besar dibandingkan dengan kebanyakan orang lain di sekitarnya.

Akan tetapi perlu diketahui masuk di dalam dunia ini menjadi pejabat public, baik itu di eksekutif maupun di legislatif itu bukan sesuatu yang menyenangkan. Kerapa? Karena anda harus siap dengan segala konsekwensinnya. Minima anda harus slap latar belakang anda dikoreksi oleh Publik atau di bongkar.

Afwan
Wassalam

Sebanyak 91 PPPK Guru Kota Banjarbaru Formasi 2022 Dilantik

0

Link, Banjarbaru – Sebanyak 91 PPPK Guru di Kota Banjarbaru, dilantik Wakil Wali Kota Wartono.

Pengambilan sumpah janji PPPK untuk  jabatan fungsional guru formasi 2022 , digelar di Aula Linggangan DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (22/6/2023).

Wakil Wali Kota Banjarbaru dalam sambutanya mengucapkan selamat datang kepada seluruh PPPK Guru yang dilantik.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, mengucapkan selamat bergabung dalam keluarga besar Pemko Banjarbaru,” ucap Wartono.

Wartono menambahkan,  dengan dilantiknya menjadi PPPK Guru dapat mencurahkan segenap tenaga. Serta mendedikasikan diri, untuk kemajuan pendidikan di Kota Banjarbaru.

“Dukung Visi Banjarbaru JUARA (Maju, Agamis, dan Sejahtera),” tambahnya. 

Ia yakin, jika para guru ini adalah orang-orang yang berdedikasi dan inovatif. Yang, siap memberikan yang terbaik untuk para peserta didik. Ia pun berpesan, agar tetap konsisten dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan lupa untuk, menjaga sikap dan perilaku yang baik, sesuai dengan norma sosial, agama dan aturan pemerintah,” pesannya.

Ia berharap, pilihan untuk bergabung menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja bukan sekedar mencari pekerjaan. Namun benar-benar mengabdi dan mendedikasikan, segala pengalaman dan keilmuan secara benar dan terarah.

“Kami disini, memerlukan sumber daya manusia yang siap kerja dan syarat dengan gagasan inovatif. Untuk, membawa pembaharuan kearah yang lebih baik,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Kumpulkan 10.000 Pesilat, IPSI Kalsel Menuju Rekor MURI

0

Link, Banjarmasin – Perguruan Pencak Silat se-Kalsel yang tergabung pada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Selatan bertekad untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Ayo pecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Ajakan penyemangat tersebut disampaikan Gubernur Kalsel saat menyambut silaturahmi dari IPSI Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (21/6) malam.

Dalam momentum silaturahmi tersebut, Paman Birin mengajak para pesilat-pesilat di Banua untuk bersama-sama memecahkan rekor MURI dengan mengumpulkan 10 ribu lebih pesilat berlatih bersama.

“Semoga seluruh perguruan silat yang di Kalsel dapat berkolaborasi dan berkumpul untuk pecahkan rekor,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Hermansyah menyampaikan akan coba persiapkan para pesilat-pesilat dari seluruh perguruan silat yang ada di Kalsel.

“Kita akan coba siapkam lebih dari 10 ribuan pesilat yang pesertanya semua dari perguruan silat yang ada di Kalsel sekaligus perwakilan IPSI Kalsel,” ucapnya.

Hermansyah menuturkan, ini merupakan event Provinsi Kalimantan Selatan dan diharapkan semua perguruan bisa ikut berkolaborasi dengan Pemprov Kalsel untuk mensukseskan acara tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan dan Insya Allah akan kita kolaborasikan dengan momen Hari Olahraga Nasional 2023,”harapnya.

Disamping itu juga, selain melakukan pemecahan rekor, Pemprov Kalsel juga tengah mempersiapkan agenda nasional yakni persiapan mengikuti Pra-PON, POPNAS dan POMNAS.

“Harapan Paman Birin, kita bisa menyiapkan segala sesuatunya, sehingga semua agenda yang sudah terjadwal bisa berjalan dan terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Dalam silaturahmi itu, juga diperagakan seni beladiri oleh para pesilat. (why)

Awasi SDL, KKP Operasikan Kapal Pengawas Orca 05

0

Link, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap menurunkan Kapal Pengawas Orca 05 yang baru tiba dari Jepang, untuk mengawasi sumber daya laut (SDL) dan pesisir dari praktik-praktik ilegal.

Menteri KP Trenggono menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Jepang serta seluruh pihak yang memproses perencanaan hibah pada 2018 hingga tibanya Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Orca 05 (ex Hakurei Maru) dengan selamat, di PPS Nizam Zachman Muara Baru Jakarta pada Minggu 18 Juni 2023 pukul 07.30 WIB.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas hibah yang telah diberikan. Kerja sama ini menegaskan komitmen pemerintah Jepang dalam mendukung pemberantasan praktik ilegal di laut maupun pesisir, serta wujud dukungan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Kamis (22/6/2023).

Penyerahan kapal pengawas tersebut sebelumnya secara resmi telah dilakukan melalui penandatanganan Pertukaran Nota (Exchange of Notes) pada 14 Februari 2020 dan 24 Mei 2021 di Jakarta oleh perwakilan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang.

Melalui peningkatan sarana dan prasarana pengawasan itu, Menteri KP Trenggono optimistis sistem pengawasan SDL dan pesisir dari praktik-praktik ilegal menjadi semakin ketat.

Keberadaan kapal sepanjang 63-meter ini juga akan mendukung pengawasan pelaksanaan Penangkapan Ikan Terukur berbasis zonasi dan kuota di wilayah timur Indonesia. Rencananya KP 05 beroperasi di Zona 3 Penangkapan Ikan Industri, tepatnya di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718 – Laut Arafura.

“Untuk itu saya minta Orca 05 nantinya ditempatkan pada lokasi prioritas zona 3 (tiga) Penangkapan Ikan Terukur di WPP 718 (Laut Arafuru), untuk mengawasi kapal-kapal ikan skala besar,” ujar Menteri KP Trenggono.

Mampu Bertahan hingga 25 Hari di Laut

Berdasarkan riwayatnya, KP ORCA 05 semula merupakan kapal patroli milik Badan Perikanan Jepang. Diproduksi 1993, panjang kapal tersebut mencapai 63,37-meter dengan tonase standar Internasional sebesar 741-ton dan berkapasitas maksimal 29 orang awak kapal pengawas.

Di samping itu, KP. ORCA 05 memiliki jarak tempuh sampai dengan 5000 mil laut atau mampu bertahan hingga 25 hari di laut, yang berarti hampir dua kali lipat kemampuan kapal pengawas kelas I yang dimiliki KKP saat ini.

Sebelum didatangkan ke Indonesia, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan dana penyempurnaan kedua kapal tersebut sekitar 2,2 miliar Yen. Menteri Trenggono menjelaskan bahwa penyempurnaan KP ORCA 05 telah dilakukan sejak Februari 2022 sampai dengan Mei 2023 lalu meliputi perbaikan bangunan kapal, permesinan, sistem propulsi, serta perlengkapan lainnya seperti navigasi dan komunikasi, geladak, sampai akomodasi.

“Sekarang kita sudah punya 31 kapal dari jumlah ideal 70 kapal untuk mampu mengawasi keseluruhan WPPNRI. Ke depan akan terus kita tambah sampai tidak ada celah bagi para pelaku illegal fishing,” tegas Menteri KP Trenggono.

Sejalan dengan Menteri Trenggono, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin M.Han. memaparkan bahwa Kapal Pengawas KP Orca 05 (Ex Hakurei Maru), merupakan kapal pertama dari total 2 unit kapal hibah dari Pemerintah Jepang. Untuk satu kapal yang masih berada di galangan Jepang, rencananya akan dilakukan penyempurnaan pada Juli hingga September 2023 mendatang.

“Ada dua kapal pemberian Pemerintah Jepang. Satu kapal datang Minggu kemarin (18/6/2023) dan satu lagi masih dalam proses penyempurnaan di galangan Jepang,” terang Adin.

Kehadiran KP ORCA 05 telah menambah kekuatan Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan yang saat ini telah berjumlah 31 kapal, yang terdiri dari 5 Kapal Pengawas Kelas I dengan panjang di atas 50 meter, 3 unit Kapal Pengawas Kelas II dengan panjang 40-50 meter, 12 unit Kapal Pengawas kelas III dengan panjang 30-40 meter, 10 unit Kapal Pengawas kelas IV dan 1 unit Kapal Pengawas kelas V. (tri)

Menag Tinjau Persiapan Pelaksanaan Haji di Mina

0

Link, Mina – Puncak pelaksanaan ibadah haji Tahun 1444 H di Mina, Saudi Arabia tinggal beberapa hari lagi. Persiapan terus disempurnakan dan saat ini sudah mencapai 99%.

Menteri Agama (Menang) Yaqut Cholil Qoumas tinjau persiapan pelaksanaan ibadah haji di Mina, Saudi Arabia, Rabu (21/6/2023). Dalam kunjungannya, Menag mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan haji di Mina sudah mencapai 99%.

“Jadi hari ini saya ngecek kesiapan pelayanan haji di Mina, bersama Pak Duta Besar, Pak Konjen dari masyariq kita sudah cek kesiapannya alhamdulillah ada perbaikan di sini,” terang Menag.

“Salah satu yang paling penting toilet, saat ini jumlah toilet per maktabnya sudah ditambah 28 dan ini akan memperpendek antrian jemaah. Tempat wudhu juga sudah baik. Tinggal bagaimana panduan pemakaiannya saja kepada para jemaah nanti,” lanjutnya.

Menag meyakinkan bahwa fasilitas untuk penyandang disabilitas sudah disediakan untuk mempermudah dan mempelancar akses mobilitas jemaah serta menambah kenyamanan jemaah dalam menunaikan ibadah terutama di Mina.

Fasilitas ini menurut Menag sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan seperti lantai keramik pada tenda yang dapat membantu menurunkan temperatur, air di toilet yang tidak panas, klinik, fasilitas dapur dan makanan hingga mobil golf yang dapat membantu mempermudah jemaah lansia.

“Kita berharap satu dua hari ke depan semua sudah selesai. Tadi saya minta juga angin-angin ini di blower ini diatur supaya tidak menghadap ke bawah. Karena tahun lalu banyak jemaah kita tidak nyaman masuk angin karena blowernya mengarah ke bawah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menag mengatakan bahwa jemaah tidak perlu khawatir untuk layanan konsumsi. Menurutnya, jemaah tidak perlu antri dan tidak perlu ke dapur. Sebab, makanan akan diantarkan hingga ke maktab jemaah.

Terkahir Menag mengimbau jemaah untuk tetap menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar hotel, agar tetap sehat hingga puncak pelaksanaan ibadah haji pada 9 Zulhijjah 1444 H. (spy)

IAD Kejari Kabupaten Banjar Bantu UMKM

0

Link, Martapura – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, lakukan kegiatan Kunjungan Kerja di Desa Bincau, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar. Di Bincau mereka mengunjungi para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Ketua IAD Kejari Kabupaten Banjar Ny. Elty Jachia Bardan mengatakan, ada dua bidang yang melakukan kunjungan itu yakni bagian pendidikan dan sosial budaya.

“Pada hari kemarin kami ke pengrajin Ar Guci dan perkebunan mawar, kenanga, melati. Intinya kami berupaya untuk membantu pengembangan usaha mereka,” ungkapnya kepada linkalimantan.com Rabu 21 Juni 2023.

Menurut Elty, kegiatan itu rutin dilakukan dengan tujuan untuk membantu mempromosikan produk UMKM di Kabupaten Banjar keluar daerah.

“Hal itu kami lakukan karena Martapura adalah salah pembuat Ar Guci, biasanya di Martapura ini yang terkenal sasirangan nah  ini coba kami bantu untuk mempromosikan juga bunga tersebut, dengan bantuan yang kami lakukan maka ekonomi mereka terbantu,” lanjutnya.

Nantinya sebut Elty, bentuk promosi yang dilakukan tidak hanya membawa barang tersebut keluar daerah, tetapi juga mereka juga akan membuatkan artikel.

“Nanti artikel itu akan kami kirim ke majalah kejaksaan, dengan itu wilayah di Indonesia tahu bahwa Kabupaten Banjar tidak hanya punya sasirangan tetapi juga ada Ar Guci,” bebernya.

Saat ini UMKM binaan IAD Kejari Kabupaten Banjar sudah ada 11 kelompok.

“Insyaallah, mudah-mudahan UMKM di Kabupaten Banjar yang kami bina terus bertambah,” harapnya. (oetaya/BBAM)