Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar kali ini tidak akan melaksanakan Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan delapan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menanggapi desakan Komisi I DPRD agar segera melaksanakan pengisian jabatan eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Banjar yang masih kosong dan saat ini diemban oleh Pelaksana Tugas (Plt).
“Untuk mengisi JPTP yang kosong, saat ini kami tengah dalam persiapan. Jadi, kami tengah mematangkan proses rekrutmen atau seleksi dengan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI,” ujarnya pada Rabu (24/6/2026).
Berdasarkan hasil koordinasi dengan BKN, papar Yudi Andrea, Pemkab Banjar saat ini diarahkan untuk menerapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN guna mengidentifikasi potensi dan kinerja terbaik untuk keperluan mutasi, promosi, hingga suksesi jabatan.
“Hal ini yang tengah kami siapkan. Kalau sudah siap, akan kami laksanakan secepatnya untuk melakukan pengisian,” katanya.
Melalui SIMATA BKN, tambah Yudi Andrea, potensi dan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemkab Banjar sudah dapat dipetakan sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
“Dari data yang ada, insyaallah kebutuhan SDM di Kabupaten Banjar masih tercukupi, dan penerapan SIMATA tidak hanya untuk JPTP, tetapi juga untuk proses pengisian dan rotasi jabatan pengawas serta jabatan administrator,” ucapnya.
Dengan menerapkan SIMATA BKN, lanjut Yudi Andrea, Pemkab Banjar tidak akan melaksanakan Selter untuk mengisi kekosongan JPTP.
“Jadi, tidak ada lelang karena akan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Talenta untuk memetakan, mengidentifikasi, dan mengembangkan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara terintegrasi dan transparan,” pungkasnya. (znd/link)

