Beranda blog Halaman 1353

Polres Banjarbaru Terbaik se Polda Kalsel

0
Polres Banjarbaru Terbaik se Polda Kalsel
Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid menerima langsung penghargaan tersebut, yang diberikan di Aula Awaluddin Djamin Gedung Bareskrim Polri Lantai 9, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Link, Banjarbaru – Hasil kerja keras jajaran Polresta Banjarbaru dalam memberikan pelayan prima, kini membuahkan hasil.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menobatkan penghargaan kepada Polresta Banjarbaru predikat pelayanan prima.

Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid menerima langsung penghargaan tersebut, yang diberikan di Aula Awaluddin Djamin Gedung Bareskrim Polri Lantai 9, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres kota Banjarbaru AKBP Nur Khamid, melalui Waka Polres Kompol Boma Wedhayanto Purnomo, mengungkapkan rasa syukurnya, instansi yang ia pimpin telah berhasil meraih Penghargaan Kategori A Pelayanan Prima. Penghargaan tersebut merupakan pelayanan yang tertinggi se Polda Kalsel. Setelah tiga tahun lalu pihaknya berhasil meraih predikat sangat baik atau A-.

“Alhamdulillah, Polres Banjarbaru meraih penghargaan sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori A (pelayanan prima) tahun 2021, dari Kemen PANRB,” tuturnya pada Jum’at (11/3/2022).

Boma menambahkan, dengan diberikannya penghargaan tersebut, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan yang dinilai prima ini untuk masyarakat Banjarbaru.

“Inovasi yang kami miliki saat ini akan kami pertahankan dan maksimalkan untuk melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Yang pastinya inovasi-inovasi yang kami miliki ini akan kami sesuaikan dengan perkembangan zaman, sehingga terus menyesuaikan apa yang diharapkan oleh masyarakat kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari 6 (enam) aspek yang menjadi dasar penilaian berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 17/2017, yang berfokus pada kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi pelayanan publik, Polres Kota Banjarbaru memiliki 8 (delapan) inovasi dibidang pelayanan publik. Yakni; Pelayanan SIM hari Sabtu, Pelayanan Café SIM (Samsat), SIM Delivery, SKCK Delivery, Pelayanan SKCK Kolektif atau Komunitas, Pendaftaran SKCK Online, Pendaftaran SIM Online serta membuka pelayanan Bersama di gerai layannan terpadu dan Mall Layanan Publik.

Dari penilaian tersebut, Polres Banjarbaru mendapatkan nilai terbaik dan tertinggi di Polda Kalsel dengan 4,56 persen. (Ita/wahyu/BBAM)

Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (6)

0
Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (6)
Apresiasi Mess L jadi Pusat UMKM

Link, Banjarbaru – Berbagai inovasi terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, salah satunya menyulap Mess L menjadi fasilitas yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Dibawah kepemimpinan Walikota Banjarbaru HM Adtya Mufti Ariffin, Pemko Banjarbaru bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru, untuk menyulap Mess ’’L’’ menjadi kawasan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) Banjarbaru.

Langkah Dekranasda Banjarbaru itu ditandai dengan Soft Opening Dekranasda Creative Hub yang dipusatkan di area sekitar dan bangunan Mess ’’L’’ Lanud Sjamsudin Noor yang merupakan asset  TNI AU yang terletak di Jalan Garuda Kelurahan Komet, Banjarbaru Utara, Rabu (02/02/2022).

Menurut Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago yang didampingi Ketua PIA AG Cab.11/D.II Lanud Sjamsudin Noor Ny. Jenny Maizir, S.E., M.M., saat hadir dalam acara tersebut menyampaikan sangat menyambut baik inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru ini.

Mess L sebut Danlanud, yang dipermak Dekranasda terkesan lebih modern tanpa meninggalkan kearifan lokal yang ada tersebut, sangat potensial dijadikan sebagai tempat untuk pengembangan UMKM dan IKM Kota Banjarbaru, lantaran dapat menampung banyak sektor usaha di dalamnya.

“Ini merupakan salah satu langkah dalam mengembangkan produk IKM maupun UMKM dengan adanya rumah produksi bersama dan sarana kreatif untuk orang-orang di Banjarbaru. Saya berharap bangunan bersejarah milik TNI AU yang dijadikan pusat pameran produk lokal ini dapat  menjadi daya tarik bagi masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya maupun sebagai pusat tujuan utama bagi para wisatawan, baik lokal, domestik, maupun mancanegara yang ingin mencari buah tangan khas Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Diketahui dalam Soft Opening Dekranasda Creative Hub ini, interior masing-masing ruangan di Mess L didandani semenarik mungkin dengan konsep dan tema yang berbeda-beda pula. Dalam Dekranasda Creative Hub menyajikan bangunan dengan interior menarik serta menyiapkan 9 toko dan 10 stand untuk memfasilitasi para pengrajin pelaku UMKM dan IKM dibidang kerajinan, makanan dan minuman di bangunan yang luasnya sekitar 600 meter persegi itu.

Dekranasda Kota Banjarbaru ini dapat menjadi sentra ekonomi kreatif baru dan dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Dan kedepannya, untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan, juga akan dihadirkan ragam kegiatan diantaranya berupa pameran kesenian yang melibatkan seniman lokal, workshop entrepreneurship dengan pengusaha terkemuka tanah air sebagai wadah display produk kreativitas, yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara dengan keunikan dan keberagaman kerajinan di Kota Banjarbaru.(bersambung)

Gedung SDN Sungai Kitano Dilahap Jago Merah

0

Link, Martapura – Warga Desa Kitano Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar mendadak heboh. Asap tebal diiringi dengan kobaran api tiba-tiba membubung tinggi diatas bangunan SDN Sungai Kitano 1, dan bangunan Kantor Desa Sungai Kitano di RT03, Jalan Musta’lim Billah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Peristiwa itu terjadi Kamis (10/3/2022), sekitar pukul 15.30 Wita, 2 unit bangunan, yakni bangunan perpustakaan milik SDN Sungai Kitano 1, dan bangunan Kantor Desa Sungai Kitano di RT03, Jalan Musta’lim Billah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, ludes terbakar.

Hamdi, Kepala Desa (Kades/Pembakal) Sungai Kitano mengatakan, peristiwa tersebut ia ketahui setelah salah satu warganya meneriakkan ada api di bangunan rumah dinas (rumdis) milik SDN Sungai Kitano yang difungsikan sebagai perpustakaan.

“Setelah melihat api di bangunan perpustakaan milik SDN Sungai Kitano 1 yang berada tepat di belakang bangunan kantor desa, saya pun bergegas menyiramnya,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Kamis (10/3/2022).

Karena bangunan perpustakaan berbahan kayu, papar Hamdi, api pun dengan cepat membesar hingga merambat ke bangunan kantor desa berbahan semi permanen.

“Akibatnya, sejumlah dokumen penting dan beberapa fasilitas milik desa terbakar ludes, dan hanya sedikit yang sempat terselamatkan,” ucapnya.

Atas insiden tersebut, Hamdi berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, melalui instansi terkait, dapat memberikan bantuan untuk perbaikan kantor desa. Termasuk memfasilitasi pihaknya agar layanan desa untuk masyarakat dapat tetap berjalan.

“Khususnya terkait dokumen-dokumen penting yang tak sempat terselamatkan seperti Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Mudah-mudahan Pemkab Banjar, baik pihak Kecamatan Martapura Timur, maupun Dinas PMD, dapat membantu untuk mengkoordinasikan terkait adanya musibah ini. Baik ke Inspektorat, dan Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Banjar,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Camat Martapura Timur, Guslan, mengungkapkan, pihaknya akan segera menyampaikan laporan terkait peristiwa tersebut kepada Bupati Kabupaten Banjar. Serta melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait, yakni Disdukcapil, dan Dinas PMD Kabupaten Banjar.

“Kita akan inventarisir apa saja yang rusak, termasuk masalah dokumen penting lainnya. Sedangkan terkait SPJ, ini kan triwulan pertama, sehingga sebagian besar sudah disampaikan ke dinas terkait. Tapi, SPJ aslinya yang terbakar, sehingga kita pun akan segera berkoordinasi ke Instansi terkait, seperti apa nantinya kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Guslan memastikan, pihaknya akan segera mengkoordinasikan dengan Dinas PMD Kabupaten Banjar, untuk memfasilitasi Kantor Desa Sungai Kitano. Agar tetap dapat memberikan pelayanan.

“Kita juga akan melihat fasilitas yang ada di kecamatan, seperti meja dan lain sebagainya, siapa tahu ada dan dapat digunakan pihak desa yang saat ini terpaksa membuka layanan untuk masyarakat di teras kantor desa,” pungkasnya.(zainuddin/BBAM)

Soal Haji dan Umroh, Kemenag Banjarbaru Tunggu Kepastian Pemerintah

0
Soal Haji dan Umroh, Kemenag Banjarbaru Tunggu Kepastian Pemerintah
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H Mahrus.

Link, Banjarbaru – Informasi jika Pemerintah Arab Saudi telah mencabut aturan pembatasan dan pelanggaran protokol kesehatan di negaranya, disambut baik Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H Mahrus.

Menurutnya kabar tersebut merupakan kabar baik bagi jamaah haji maupun umroh di Kota Banjarbaru. Namun, pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Kami masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat seperti apa teknisnya nanti, tapi yang jelas adanya keputusan itu menjadi kabar baik bagi jemaah haji dan umroh,” tuturnya kepada Linkalimantan.com, Kamis 10 Maret 2022.

Mahrus berharap, dengan dicabutnya keharusan tes PCR dan karantina bagi setiap orang yang datang ke Tanah Suci, Kementerian Agama bisa menindaklanjuti hal tersebut, sebab sudah dua tahun terakhir jemaah haji tidak diberangkatkan.

Disisi lain, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Banjarbaru, Ahmad Syauqi mengatakan, dirinya juga masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Walaupun di Arab Saudi kebijakan karantina dan PCR ditiadakan, belum tentu di Indonesia menggunakan kebijakan hal yang sama bagi yang datang.

“Sementara di Arab Saudi tidak lagi karantina, tetapi di kita apakah akan karantina atau tidak itu belum menerima kebijakannya,” pungkasnya.

Hingga saat ini menurut informasi yang diterima Syauqi, Arab Saudi sudah merapatkan saf dan hanya mewajibkan memakai masker dalam masjid.

Sekadar diketahui jemaah haji dan umrah Indonesia sudah dua tahun tidak diberangkatkan sebab dilanda pandemi Covid-19, jemaah umrah sempat berangkat di tahun 2021, namun sejak varian Delta naik kemudian Arab Saudi menutup bandara.

“Pada Desember tadi sudah dibuka untuk umrah, namun bandara ditutupnya, sehingga terjadi keterlambatan,” ucapnya. (Ita/BBAM)

Jelang Ramadhan Harga Daging Masih Stabil

0
Jelang Ramadhan Harga Daging Masih Stabil

Link, Banjarbaru – Sudah menjadi kebiasaan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan bahan pokok beranjak naik. Demikian juga dengan harga daging sapi dan ayam. Berbeda kondisi saat ini, harga daging sapid an ayam di Pasar Bauntung RO Ulin, Kota Banjarbaru masih relative stabil.

“Saat ini sih masih biasa-biasa aja, belum ada kenaikan harga. Harga perkilogram nya masih diangka Rp130 ribu – Rp135 ribu per kg,” ungkap H. Hadi penjual daging sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru kepada, linkalimantan.com, Kamis (10/3/2022).

Ia mengatakan, bahwa biasanya jika akan menuju bulan Ramadhan, memang harga daging sapi akan mengalami kenaikan. Saat ini pun, harga belinya sendiri sudah diangka Rp125 ribu per kg. Sementara itu untuk harga ayam, masih sama saja dan belum mengalami kenaikan.

“Harga ayam di sini beragam, tergantung besar kecilnya ukuran ayam, kalau satu ekor yang besar sekitar 2kg’an harganya Rp60-65 ribu, kalau yang sudah fillet 1 kg itu Rp60 ribu,” ungkap Ayu, penjualan Ayam Pasar Bauntung.

Ia menjelaskan, harga yang sekarang ini malah lebih murah dibandingkan dengan harga yang sebelumnya. Menurutnya saat ini pun keuntungan sedikit hanya berkisar dari Rp1500 – Rp2000 ribu rupiah. (Wahyu/BBAM)

Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (5)

0
Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (5)
Mess L dijadikan Pusat UMKM

Link, Banjarbaru – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banjarbaru menjadikan area dan bangunan Mess L sebagai komplek kreatif pameran produk bagi pelaku Industri Kecil Menengah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Langkah Dekranasda Banjarbaru itu ditandai soft opening Dekranasda Creative Hub yang dipusatkan di area sekitar dan bangunan Mess L yang terletak di Jalan Garuda Kelurahan Komet, Banjarbaru Utara, Rabu (02/02/2022)..

Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin mengatakan, Mess L selain dijadikan komplek kreatif produk IKM maupun UMKM juga diisi program pelatihan dan pengembangan bisnis.

“Setiap pengrajin IKM dan UMKM khususnya di Banjarbaru disiapkan tempat menampilkan produknya dan mereka juga bisa mengikuti program pelatihan serta pengembangan bisnis bagi pengrajin lokal,” ujarnya.

Menurut istri Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin itu, Dekranasda akan menampilkan produk kreatif dari setiap pengrajin dengan nuansa yang modern tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal.

Diharapkan, bangunan bersejarah yang dijadikan pusat pameran produk lokal itu menjadi daya tarik bagi masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya maupun wisatawan lainnya yang datang ke kota setempat.

“Pengrajin IKM maupun UMKM yang mengikuti program akan mendapatkan fasilitas gratis untuk memamerkan serta menjual produk-produknya secara langsung ditempat maupun stand yang disediakan,” ungkapnya.

Dikatakan, Dekranasda Banjarbaru memberikan dukungan terhadap para pengrajin IKM dan UMKM sehingga mampu bersaing baik di tingkat lokal, provinsi hingga mampu menembus pasar nasional dan internasional.

“Potensi produk IKM dan UMKM di Banjarbaru luar biasa sehingga kami menggelar Dekranasda Creative Hub yang menyediakan kebutuhan primer, sekunder dan tersier satu tempat sehingga berkelanjutan,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini pelaku UMKM yang bergabung dalam Dekranasda cukup banyak dan mereka bersedia memamerkan produknya yang diatur Disporabudpar secara bergiliran di tempat tersebut. (bersambung)

Hari Jadi Ke-5, SMSI Banjarbaru Masuk Ponpes

0
Hari Jadi Ke-5, SMSI Banjarbaru Masuk Ponpes
SMSI Kabupaten Banjar – Kota Banjarbaru memberikan bantuan masker dan hand sanitizer ke Pondok Pesantren Al Falah putri, Rabu (9/3/2022).

Link, Banjarbaru- Memperingati hari jadi ke 5,  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Banjar – Kota Banjarbaru memberikan bantuan masker dan hand sanitizer ke Pondok Pesantren Al Falah putri, Rabu (9/3/2022).

Bantuan diterima perwakilan pengurus pondok pesantren dan dua santriwati.

“Alhamdulillah. Ini rangkaian hari jadi ke-5 SMSI. Puncaknya dilaksanakan di Jakarta. Karena kami tidak dapat berhadir, jadi digantikan kegiatan sosial saja membagikan masker dan hand sanitizer ke pondok pesantren. Pertama di Ponpes Al Falah, esok harinya Insya Allah ke Pondok Pesantren Darussalam di Martapura. Semoga bermanfaat,” ujar Rudy Azhari, Ketua SMSI Kabupaten Banjar- Kota Banjarbaru, disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, SMSI adalah organisasi yang menaungi perusahaan – perusahaan (Media Siber). Di Indonesia sendiri, jumlah anggotanya kini sudah  mencapai 1700 perusahaan.

“Insya Allah banyak agenda yang kami rencanakan ke depan. Kami harap kehadiran SMSI di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru dapat menjadi bagian untuk membangun daerah,” katanya.

Rudy menambahkan, pembagian masker dan hand sanitizer ini tak lepas dari dukungan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin yang juga Pembina SMSI bersama Bupati Banjar H Saidi Mansyur.

“Kami akan melanjutkan kegiatan ini ke Kabupaten Banjar. Sudah koordinasi dan Alhamdulillah juga mendapatkan dukungan dari Bupati Banjar,” ucapnya.

Sejak dibentuk kepengurusan awal 2022, di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar ada 12 perusahaan media online yang bergabung. Diantaranya SuratKabarDigital.com, BeritaBanjarbaru.com, KlikKalkmantan.com, APTour.id, Katajari.com, SuaraBanuaNews.com, Headline9.com, DamkarNews.com, Poros Kalimantan.com, Banjarbaru klik.com, Linkkalimantan.com, Berita Banjar.com.(wahyu/BBAM)

Aturan Toa Berganti, Kemenag Banjarbaru Segera Lakukan Sosialisasi

0
Aturan Toa Berganti, Kemenag Banjarbaru Segera Lakukan Sosialisasi

Link, Banjarbaru – Aturan baru penggunaan pelantang suara alias toa masjid dan musala ramai menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu menjadi pembahasan lantaran melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022, disebutkan volume pengeras suara dibatasi maksimal 100 desibel. Serta menggunakan pengeras suara dalam dan luar.

Tujuannya untuk memastikan penggunaan pengeras suara tidak menimbulkan potensi gangguan ketenteraman, ketertiban, dan keharmonisan antar warga masyarakat, diperlukan pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala bagi pengelola (takmir) masjid dan musala.

Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, aturan tersebut nantinya bakal segera disosialisasikan. Utamanya sosialisasi bakal menyasar di internal Kemenag. Selanjutnya kepada para penyuluh agama, sebelum akhirnya menyasar masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, Mahrus mengatakan, sebagai perpanjangan tangan dari pusat, Kemenag Banjarbaru akan segera menyampaikan serta mensosialisasikan SE Menag tersebut kepada masyarakat.

“Akan kami sampaikan kebijakan tersebut kepada masyarakat, tapi mengikuti atau tidaknya kami kembali kepada masyarakat,” tuturnya kepada linkalimantan.com, Rabu (9/3/2022).

Mahrus menambahkan, dirinya mempersilahkan untuk masyarakat untuk memilih, Kemenag hanya menyampaikan bahwa ada kebijakan mengenai rambu-rambu dalam penggunaan pengeras suara dengan tujuan untuk menjaga harmonisasi antar masyarakat.

“Akan tetap kita sampaikan, pengambilan kebijakan kita kembalikan kepada masyarakat, karena di SE ini juga tidak ada sanksi,” tegasnya. (Ita/BBAM)

Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (4)

0
Mess L Yang Kini Menjadi Pusat UMKM (4)
Mess L mulai hidup

Link, Banjarbaru – Namun, sebelumnya Mess L sempat terbengkalai cukup lama karena pandemic Covid-19 yang menyebabkan ditiadakannya kegiatan masyarakat. Terutama, seperti kegiatan kesenian yang sempat mati suri akibat pandemic covid-19, sehingga panggung kesenian pun ikut terbengkalai.

Lalu, di 2021 Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah, Vivi Mar’I Zubedi mengusulkan untuk memanfaatkan Mess L. Pemanfaatan ini, diperuntukan untuk para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Tentunya hal ini pun didukung oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, melalui Dinas Perdagangan (Disdag).

“Ketua Umum Dekranasda mmpunyai program, untuk mendukung pengembangan produk unggulan Daerah. Salah satunya memerlukan ada ruang sebagai tempat promosi dan pembinaan industri kecil menengah dan UMKM,” ungkap Abdul Basid, Kepala Disdag, kepada Linkalimantan.com beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, dari semua pilihan tempat  Mess L menjadi pilihan yang tepat. Oleh karena itu, fungsi Mess L ditambah bukan hanya unttk seni budaya tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif Kota Banjarbaru.

Persiapan pun terus berlanjut seperti hari ini para UMKM berkumpul di Mess L, untuk  cek daftar produk , memastikan alur sistem dan manajemen yang akan diimplementasikan. Para pelaku UMKM pun berevoria dengan adanya komplek kreatif ini, karena mereka memiliki wadah untuk produk-produk mereka.

“Kami sangat senang dan semangat, kami bisa menjual produk-produk kami disini. Dan kami difasilitasi secara gratis,” unkap Bu Mun, salah seorang pelaku UMKM, Kamis (27/01/2022).

Tes PCR Tak Lagi Jadi Syarat Penerbangan

0

Link, Banjarbaru Persyaratan penerbangan kini tak lagi diwajibkan menunjukan hasil tes coving-19.

Merujuk pada SE Kementerian Perhubungan No. 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 yang terbit pada 8 Maret 2022, pelaku perjalanan udara yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

“Kami selaku operator bandar udara mendukung penuh peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini adalah Kementerian Perhubungan dengan terbitnya syarat penerbangan terbaru mulai 8 Maret 2022,” ungkap Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, melalui siaran pers yang diterima Linkalimantan.com, Selasa 8 Maret 2022.

Kami berharap tambahnya, hal ini dapat menjadi semangat baru bagi seluruh pengguna jasa bandara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19.

Sedangkang untuk pelaku perjalanan udara yang baru vaksinasi pertama, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam. Atau Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Sementara untuk pelaku perjalanan udara yang belum mendapatkan vaksinasi, selain hasil tes Covid-19 juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

 “Para calon penumpang dan pengantar dapat memasuki area gedung terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor hingga check in area. Setelah itu akan dilakukan pengecekan kelayakan terbang untuk calon penumpang di area berikutnya,” katanya.Syarat penerbangan untuk anak-anak berusia dibawah 6 tahun pun disesuaikan, dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Dengan adanya informasi yang dinamis selama masa Pandemi Covid-19, terutama tentang syarat perjalanan udara, kami himbau untuk seluruh pengguna jasa dapat menyimak informasi terkini yang kami sampaikan melalui media sosial resmi Bandara Internasional Syamsudin Noor, yaitu Instagram @syamsudinnoorairport, Twitter @bdjairport, dan Facebook Syamsudin Noor Airport Page”, pungkas Dony. (Wahyu/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...