BerandaHeadlineWujudkan Banjarbaru Emas, 4 Misi 15 Program Kerja Jadi Skala Prioritas

Wujudkan Banjarbaru Emas, 4 Misi 15 Program Kerja Jadi Skala Prioritas

‘Kami siap menyempurnakan apa yang telah berjalan, dan mewujudkan apa yang belum tercapai,’

Linkalimantan.com, Banjarbaru

Menggema di ruang rapat paripurna DPRD pada 30 Juni 2025 lalu. Satu kalimat perdana dari Hj Erna Lisa Halaby yang menandakan dirinya bersama Wartono selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2025-2030 siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan amanah dan sepenuh hati.

21 Juni 2025, Lisa – Wartono diambil sumpah dan janjinya oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, dan menjadi langkah awal tahun kepemimpinannya sebagai Wali Kota/Wakil Wali Kota yang membawa visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera) dengan empat pilar utama sebagai misinya, yakni mewujudkan infrastruktur berkualitas dan lingkungan hidup berkelanjutan; mewujudkan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing; memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, kolaboratif, dan inovatif; serta mewujudkan transformasi ekonomi yang menyejahterakan.

Memuat target pembangunan dan proyeksi keuangan untuk lima tahun ke depan, serta sebagai acuan bagi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan. 14 Juli, rancangan awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru Tahun 2025-2029 disampaikan ke DPRD.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Tinjau Sejumlah Lapangan Padel di Kota Banjarbaru

Kerja cepat, 14 Oktober 2025, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10/2025 tentang RPJMD disahkan dan menjadi payung hukum arah pembangunan Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Lisa – Wartono.

Enam janji politik yang akan direalisasikan Lisa Halaby pun termuat dalam RPJMD yakni, pembangunan infrastruktur jalan strategis, pembangunan gedung islamic center, pembangunan sarana dan prasarana olahraga, pembangunan gedung graha, penataan kawasan permukiman yang layak, dan pembangunan centra UMKM.

Mengacu pada empat misi tersebut, 15 program kerja prioritas ditetapkan. ‘Barakat Gawi Banjarbaru’ menjadi program pertama. Realisasinya, merenovasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak layak huni. Program kedua, ‘Semangat Bersekolah’ melalui pemberian bantuan perlengkapan belajar bagi anak dari keluarga tidak mampu.

Memelihara dan menjaga kebersihan sungai drainase juga akan dilakukan untuk mencegah banjir. Begitu pula dengan optimalisasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), juga akan dilakukan. Keduanya menjadi program prioritas ketiga dan keempat.

Kelima adalah ‘Sanitasi Aman Sekolah’ berupa revitalisasi sanitasi di sekolah-sekolah. ‘Keberdayaan UKMK’ yang berikutnya. Dalam program ini, potensi UMKM dan upaya keberdayaannya akan diidentifikasi.

BACA JUGA :  Festival Seni Pawai Budaya Banjarbaru 2025 Dimulai, Walikota Apresiasi Pegiat Seni

Program prioritas ketujuh dan delapan adalah upaya penanganan stunting dan pengendalian inflasi dan stabilitas harga. Caranya, dengan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan anak, dan pemberian subsidi melalui operasi pasar murah, gerakan pangan murah dan farm field day.

Sembilan, memperelok kota dengan cara merevitalisasi taman dan median jalan, penerangan jalan umum (PJU), penataan kabel jaringan fiber optik, pengelolaan persampahan, dan penataan bangunan liar.

Sepuluh, adalah pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). ‘Banjarbaru Bebas Macet’ menjadi program prioritas kesebelas. Kedua belas, peningkatan kesejahteraan non ASN dan masyarakat. Termasuk dalam program ini adalah pemberian bantuan sosial untuk petugas pemakaman.

Tiga program prioritas terakhir adalah ‘Pelayanan Prima’ melalui peningkatan budaya pelayanan bagi petugas, Optimalisasi Anggaran, termasuk didalamnya pembatasan belanja kegiatan yang tidak memiliki output yang jelas dan terukur, dan ‘Cepat Tanggap Layanan Kesehatan’. Direalisasikan dalam rupa penyediaan layanan dan sarana cepat dan tanggap kondisi darurat kesehatan di tiap kecamatan.(zainuddin/link)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -

BERITA LAINNYA