Beranda blog Halaman 1108

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Gita Cinta Dari SMA

0

Berikut ini adalah sinopsis film Gita Cinta dari SMA kisah Galih dan Ratna yang diperankan oleh Prilly Latuconsina dan Yesaya Abraham, sedang tayang di bioskop.

Film Gita Cinta dari SMA ini disutradarai oleh Monty Tiwa di bawah rumah produksi Starvision.

Film ini adalah re-make dari film Indonesia yang pernah tayang pada tahun 1979 dengan judul yang sama.

Adapun film ini kembali diceritakan lebih segar oleh Monty Tiwa, tetapi tetap mengusung latar era 1980-an dengan cinta-cintaannya.

Film tersebut diangkat dari novel karya Eddy D Iskandar yang kemudian menjadi hits di era 80an hingga 2000an.

Film bergenre drama ini dibintangi oleh aktris papan atas Prilly Latuconsina yang berperan sebagai Ratna dan Yesaya Abraham yang berperan sebagai Galih.

Film tentunya sarat dengan cinta remaja SMA era 1980-an dengan bahasa Indonesia baku.

Simak sinopsis selengkapnya berikut ini.

Sinopsis Gita Cinta dari SMA

Film Gita Cinta dari SMA berkisah tentang Ratna Suminar (Prilly Latuconsina) dan Galih Rakasiwi (Yesaya Abraham). Ratna ialah siswi baru yang bertemu dengan Galih yang dikenal sebagai sosok yang dingin dan cuek.

Singkat cerita pertemuan demi pertemuan membuat perasaan Ratna dan Galih tumbuh. Keduanya mulai menjalani romansa kisah cinta remaja yang indah di SMA.

Namun, kedatangan ayah Ratna membuat hubungan keduanya menjadi kacau. Sayang ayah meminta Galih untuk menjauhi anak gadisnya.

Sang ayah bahkan melakukan berbagai cara untuk memisahkan Ratna dan Galih. Hal itu membuat Ratna dan Galih semakin terkekang dan terkurung dalam kerinduan. Lantas, bagaimana cerita selanjutnya?

Saksikan kisah selengkapnya dalam film Gita Cinta dari SMA yang tayang di bioskop mulai 9 Februari 2023.

Pemeran

  • Prilly Latuconsina sebagai Ratna Suminar
  • Yesaya Abraham sebagai Galih Rakasiwi
  • Arla Ailani sebagai Erlin
  • Chantiq Schagerl sebagai Mimi
  • Abun Sungkar sebagai Nurhandoko
  • Fady Alaydrus sebagai Anton
  • Putri Ayudya sebagai Ayu
  • Dwi Sasono sebagai Ayah Ratna
  • Unique Priscilla sebagai Ibu Ratna
  • Dewi Gita sebagai Ibu Galih

Sumber: Sonora.id

BRIN Kembangkan Indeks Daya Saing Daerah Berbasis GCI

0
BRIN Kembangkan Indeks Daya Saing Daerah Berbasis GCI

Link, Jakarta – Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) merupakan instrumen pengukuran daya saing pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dilansir dari infopublik.id, Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN Boediastoeti Ontowirjo pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), di Gedung B.J Habibie, Jakarta, Selasa (7/2/223) mengatakan, IDSD bertujuan untuk memperoleh sebuah ukuran daya saing daerah yang komprehensif yang merefleksikan tingkat produktivitas daerah.

Dia menyebut, IDSD 2022 mengadopsi kerangka pengukuran Global Competitiveness Index (GCI) 2019 dari World Economic Forum (WEF) yang disesuaikan dengan konteks daerah di Indonesia. “Pertama, kami menyusun kerangka konseptual, dimana yang kami gunakan sebagai rujukan adalah GCI, yang terdiri dari empat komponen dan 12 pilar,” kata Boediastoeti, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Dengan kerangka itu, lanjut Boediastoeti, maka IDSD 2022 di level provinsi dan kabupaten/kota selaras dengan GCI nasional, sehingga bisa digunakan stakeholders global untuk mengukur GCI bagi Indonesia. “Setiap tahun, IDSD akan terus kami sempurnakan, di level nasional pun akan kami terbitkan. Dengan demikian, akan ada tiga level nantinya, yaitu level nasional, provinsi, dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, skor nasional IDSD 2022 sebesar 3,36. Skor nasional adalah rata-rata skor IDSD seluruh provinsi. “Kami tegaskan di sini, ya, ini adalah data, bukan pemeringkatan,” tegasnya.

Skor IDSD yang berada di atas 3,51 masih terpusat di Pulau Jawa. Sedangkan beberapa provinsi dengan skor 3,00 hingga 3,51 tersebar di berbagai provinsi. “Ini memang selaras dengan mengapa pertumbuhan ekonomi saat ini masih ditopang oleh Jawa dan Sumatra,” tambahnya.

12 Pilar IDSD dan Indikatornya

Boediastoeti mengulas, kerangka pengukuran IDSD 2022 terdiri dari empat komponen pembentuk daya saing, yaitu lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem inovasi. Keempat komponen tersebut ditopang oleh 12 pilar yang menjadi faktor pendorong daya saing. “Setiap pilar daya saing diukur dengan menggunakan indikator pembentuk daya saing. Indikator-indikator ini diklasterisasi berdasarkan dimensi tertentu,” urainya.

IDSD 2022 menggunakan data sekunder yang bersumber dari Kementerian/Lembaga (K/L) sebagai produsen data indikator daya saing. “Bapak ibu bisa lihat di sini, apabila secara nasional, di GCI total ada 103 indikator, maka untuk di level provinsi terdapat 62 indikator dari 12 pilar tersebut. Lalu di level kabupaten/kota, ada 48 indikator,” tambah Boediastoeti. Lebih rinci dia merinci 12 Pilar IDSD tersebut.

Pilar 1: Institusi

Pilar Institusi mengukur kekuatan kondisi institusi di daerah, dengan indikator yaitu keamanan, modal sosial, check and balances, transparansi, hak atas kepemilikan, dan orientasi masa depan Pemerintah.

Pilar 2: Infrastruktur

Pilar Infrastruktur mengukur keberadaan dan kualitas infrastruktur di daerah, dengan indikator, yaitu, infrastruktur transportasi, infrastruktur utilitas kelistrikan, dan infrastruktur air minum.

Pilar 3: Adopsi TIK

Pilar ini mengukur tingkat difusi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di daerah, dengan indikator, yaitu pengguna telepon seluler, jangkauan jaringan 4G, pelanggan internet fixed-broadband, dan pengguna internet.

Pilar 4: Stabilitas Ekonomi Makro

Pilar ini mengukur kondisi keuangan daerah, dengan indikator inflasi, kapasitas fiskal daerah, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, indeks ketahanan pangan, nilai investasi, dan PDRB per kapita.

Pilar 5: Kesehatan

Pilar Kesehatan mengukur “harapan hidup” yang disesuaikan dengan kesehatan di daerah melalui satu indikator, yaitu angka harapan hidup.

Pilar 6: Keterampilan

Pilar Keterampilan mengukur kuantitas dan kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja di daerah. Indikatornya adalah tenaga kerja saat ini dan tenaga kerja masa depan.

Pilar 7: Pasar Produk

Pilar Pasar Produk mengukur keterbukaan pasar produk di daerah melalui dimensi persaingan domestik, dengan indikator tingkat dominasi pasar, dan persaingan sektor jasa.

Pilar 8: Pasar Tenaga Kerja

Pilar Pasar Tenaga Kerja menggambarkan fleksibilitas dan pemanfaatan tenaga kerja di daerah, dengan indikator kebijakan pasar tenaga kerja aktif, upah pekerja, dan kesetaraan upah perempuan dan laki-laki.

Pilar 9: Sistem Keuangan

Pilar ini mengalokasikan sumber daya dan investasi yang dapat dimanfaatkan suatu daerah, dengan indikator kredit usaha rakyat per penduduk, pembiayaan lembaga ventura kepada umkm/start-up, dan rasio kredit bermasalah terhadap total pinjaman.

Pilar 10: Ukuran Pasar

Pilar Ukuran Pasar menggambarkan ukuran pasar yang dapat menguatkan struktur industri di daerah melalui dua indikator, yaitu PDRB, dan Rasio Nilai Impor terhadap PDRB.

Pilar 11: Dinamisme Bisnis

Pilar ini  menggambarkan kapasitas sektor swasta untuk menghasilkan dan mengadopsi teknologi baru dan cara baru di daerah,  dengan indikator biaya untuk memulai usaha, dan waktu untuk memulai usaha.

Pilar 12: Kapabilitas Inovasi

Pilar Kapabilitas Inovasi menggambarkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengembangan formal yang mendorong kolaborasi, konektivitas, kreativitas, keragaman, dan konfrontasi lintas visi dan sudut pandang yang berbeda, serta kapasitas untuk mengubah ide menjadi barang dan jasa baru. Indikatornya adalah keanekaragaman tenaga kerja, status pengembangan klaster, publikasi ilmiah, aplikasi Kekayaan Intelektual (KI), belanja riset, indeks keunggulan lembaga riset, dan aplikasi merek dagang.

Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN Lukman Shalahuddin mengatakan, data IDSD dapat digunakan sebagai dasar kajian, perencanaan, dan kebijakan pembangunan di daerah (science-based policy). “Berbagai topik kajian bisa dilakukan berdasarkan analisa data IDSD,” pungkasnya.

Poskesdes Kelurahan Murung Keraton Segera Diperbaiki

0

Link, Martapura – Keberadaan bangunan yang semula disebut sebagai puskesmas pembantu Kelurahan Murung Keraton, ternyata berstatus Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Kelurahan Murung Keraton, Kecamatan Martapura.

Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina mengatakan, bangunan layanan kesehatan di wilayah Kelurahan Murung Keraton tersebut merupakan Poskesdes, bukan bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu).

“Lahan dan bangunan tersebut tercatat sebagai aset milik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Martapura II. Jadi, meski berada di wilayah kelurahan, bangunan tersebut difungsikan sebagai Poskesdes,” ujarnya pada, Selasa (7/2/2023).

Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut Yasna Khairina, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar melalui UPTD Puskesmas Martapura II akan menutup lubang-lubang menganga pada teras Poskesdes tersebut.

“Poskesdes masih aktif beroperasi. Karena kondisi bangunannya sangat memprihatinkan, sehingga dimasukkan  dalam program Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan. Jadi, bangunan tersebut jadi perhatian Dinkes Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Turut serta menambahkan, dr Hj Winarni selaku Kepala UPTD Puskesmas Martapura II menjelaskan, persoalan tersebut terjadi karena ada data yang ada tidak sinkron.

“Awalnya lahan tersebut tercatat sebagai aset milik Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) sebelum di mutasikan ke UPTD Puskesmas Martapura II dengan diksi diperuntukkan untuk bangunan Pustu. Padahal, bangunan tersebut diperuntukkan untuk bangunan Poskesdes,” katanya.

Kalau statusnya Poskesdes, papar Dokter Winarni, tentunya akan menjadi kewenangan Pemerintah Desa (Pemdes). Berbeda dengan Pustu.

“Setelah kita inventarisasi, ternyata memang, Kartu Inventaris Barang (KIB) C (Gedung dan Bangunan), dan KIB A (Tanahnya) ada di Puskesmas Martapura II, dan menjadi kewenangan kita,” tuturnya.

Karena itulah, lanjutnya menjelaskan, pada 14 Februari 2023 lalu pihaknya melakukan pembahasan terkait perbaikannya  di Kelurahan Murung Keraton agar masuk dalam program Murenbang kecamatan, sehingga dapat diakomodir Dinkes Kabupaten Banjar.

“Karena diksi mutasi dikeluarkan BPKPAD menyebutkan diperuntukkan pembangunan Pustu. Kita tentunya tidak dapat mengubahnya menjadi Poskesdes,” pungkasnya.(zainuddin/BBAM)

Kasus Manchester City : Apa yang Didakwakan?

0

Linkalimantan.com–  Manchester City sedang menghadapi masalah besar. Juara Liga Inggris itu menghadapi dakwaan pelanggaran aturan FFP di Premier League selama beberapa tahun.

Senin, 6 Februari 2023, Premier League membuat pengumuman besar di laman resmi mereka. Operator Liga Inggris itu membagikan pengumuman resmi kasus Manchester City yang berisikan dakwaan pelanggaran aturan FFP.

Pelanggaran yang dibuat Manchester City mencakup beberapa aspek. Mulai dari aspek finansial klub, renumerasi nilai kontrak, rekayasa laporan keuangan, dan pelanggaran aturan FFP lainnya.

Pihak Premier League sendiri tidak membagikan secara terbuka soal pelanggaran finansial apa saja yang dilakukan oleh Man City. Proses penyelidikan akan berlangsung secara tertutup.

Nah, situasi ini membuat fans bertanya-tanya, khususnya soal kemungkinan hukuman yang akan diterima Man City.

Apa dakwaannya?

Manchester  City didakwa telah melanggar aturan financial fair play (FFP) sampai lebih dari 100 kali dalam periode 9 tahun, tepatnya mulai tahun 2009 sampai 2018. Lebih dari 100 pelanggaran tentu menjadi angka yang sangat besar.

Aturan FFP di Premier League didesain untuk memastikan bahwa klub hanya bisa menghabiskan uang sesuai besar pendapatan mereka. Nah, cara mencurangi FFP adalah dengan merekayasa laporan keuangan, bisa dengan meningkatkan pendapatan, atau mengurangi pengeluaran.

Menurut pihak Liga Inggris, Man City telah melakukan pelanggaran FFP secara terus-menerus selama sembilan musim. Diduga Man City merekayasa laporan keuangan mereka.

Sekarang bagaimana posisi kasusnya?

Kasus Manchester  City akan ditangani secara tertutup oleh independent commision alias komisi independen. Komisi ini baru akan dibentuk dan diisi dengan anggota-anggota netral.

Menurut laporan Premier League kemarin, komisi independen tersebut akan diisi oleh sejumlah perwakilan liga dan perwakilan dari pihak klub.

Hingga artikel ini mengudara, proses pembentukan anggota komisi independen masih berlangsung. Jadi kemungkinan proses kasus Man City akan berjalan panjang.

Apa hukumannya?

Menurut aturan Premier League, ada sejumlah potensi hukuman untuk kasus berat seperti yang dituduhkan terhadap Man City, mulai dari pengurangan poin hingga ancaman dikeluarkan dari liga.

Pengurangan poin akan diaplikasikan pada musim terkait, yaitu pada musim kasus pelanggaran tersebut dilakukan. Selain itu, berikut pilihan hukuman yang bisa dijatuhkan oleh komisi independen:

Larangan bermain di liga

Pengurangan poin

Merekomendasikan pada dewan pengurus untuk memainkan ulang pertandingan yang dianggap bermasalah

Merekomendasikan pada dewan pengurus untuk mengeluarkan klub yang terkait

Menentukan nilai hukuman kompensasi

Membatalkan atau menghukum larangan mendaftarkan pemain

Memerintahkan klub terkait untuk membayar denda

Menentukan jenis hukuman lain yang dianggap pantas

Akankah publik mendapatkan informasi?

Sesuai aturan Premier League, segala proses dalam Komisi Independen akan dirahasiakan dan dilangsungkan secara privat. Artinya, publik tidak akan mengetahui bagaimana proses penyelidikan berlangsung.

Barulah ketika hasil akhir sudah dicapai, keputusan Komisi Independen akan disampaikan secara terbuka di website resmi Premier League.

Bisakah Man City mengajukan banding?

Komisi Independen terbentuk oleh tiga anggota yang dipilih oleh Murray Rosen, ketua panel yudisial Premier League.

Begitu keputusan dibuat, katakanlah Man City dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman, setelahnya Man City mendapatkan kesempatan untuk mengajukan banding. Namun, banding tersebut tidak bisa diajukan melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Rosen akan membentuk panel banding dengan anggota-anggota baru untuk mendengarkan protes Man City dan mengambil keputusan. (*)

Disadur Dari https://www.bola.net

LSM AKGUS Gelar Aksi Damai di Pemprov Kalsel

0

Link, Banjarbaru – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS) menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Kalsel. Diantaranya memprotes adanya tambang di Pulau Laut.

LSM AKGUS Kotabaru menggelar aksi damai di halaman Kantor Sekretariat Gubernur Kalsel, di Banjarbaru. Diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, dalam orasinya, lsm tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi.

“Kedatangan LSM AKGUS ke sini juga karena rasa bangga dan terima kasih kepada Gubernur Kalsel, Paman Birin,” ujar Koordinator Aksi Damai Hardiyandi atau Bang Tungku, Selasa 7 Februari 2023..

Bang Tungku berharap, aspirasi yang disampaikan LSM AKGUS dapat didengar dan menjadi perhatian Paman Birin sebagai Gubernur.

“Karena kami bangga dan terima kasih kepada Bapak Gubernur, kami terpaksa datang kesini untuk menyampaikan beberapa aspirasi,” ujarnya.

Jujur katanya lantang, kami tau Paman Birin sudah melakukan action luar biasa untuk melakukan pencabutan izin tambang yang ada di Pulau Laut. Namun kami sakit hati, akan lahirnya 3 izin tambang.

Dimana menurut Bang Tungku, menurut UU Perikanan No. 7 tahun 2007 pulau yang tidak mencukupi 2000 km per segi, seperti Pulau Laut, tidak boleh dilakukan aktifitas pertambangan.

Selanjutnya, dirinya juga menyampaikan aspirasi terkait perhubungan, lingkungan hidup dan soal jual beli tanah rakyat, serta soal proses pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut – Tanah Bumbu yang sudah berjalan hampir 10 tahun.

“Saya yakin dan percaya, mudah-mudahan dengan kedatangan kami, Paman Birin akan mendengar dan menjadi perhatian sidin,” harapnya.

Terkait sejumlah aspirasi ini, Fajar menyampaikan bahwa seluruh aspirasi ini diterima dengan baik.

Untuk permasalahan izin tambang menurut Fajar, Gubernur serta Pemprov Kalsel sudah melaksanakan perjuangan agar izin tersebut dibatalkan, namun sayang putusan pengadilan berkata lain.

“Daya tampung kita sudah sangat terbatas, karena kawasan Pulau Laut itu pulau kecil. Itu sudah kita kemukakan di pengadilan, namun pengadilan berkata lain. Selanjutnya kita kawal, jangan sampai kepentingan masyarakat menjadi korban,”

Sehingga ujarnya, yang paling penting sekarang adalah untuk terus mengawasi dan memperhatikan bagaimana agar jangan sampai tambang di sana merusak lingkungan lebih jauh. (oetaya/BBAM)

BMKG: Waspada Gempa Banten Susulan

0

Linkalimantan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa (setelah pembaharuan data) sebesar M5,2 di wilayah Banten. Meski tidak ada potensi tsunami, warga diminta waspada gempa susulan.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG dalam keterangan tertulis Selasa (7/2/2023)

Gempa terjadi pada pukul 07:35:50 WIB pada 7.43 LS dan 105.88 BT dengan tingkat kedalaman 10 Km.

Lokasi tersebut tepatnya berada pada 66 km Tenggara Muara Binuangen , 69 km Barat Daya Bayah, 89 km Barat Daya Sukabumi, 150 km Barat Daya Serang dan 174 km Barat Daya Jakarta.

Gempa dirasakan hingga di Jakarta dan sekitarnya.

Dipastikan, gempa yang berpusat di kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. Namun masyarakat tetap diimbau mewaspadai potensi terjadinya gempa susulan.

“Arahan: Tidak berpotensi TSUNAMI. Saran : Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” bunyi peringatan dikutip dari laman resmi BMKG.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan terkait dampak gempa bumi yang berpusat di Binuangeun, Banten tersebut. Namun getaran gempa juga dapat dirasakan di sejumlah wilayah.

Dilaporkan gempa dapat dirasakan dalam skala III-IV MMI di wilayah Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya. Kemudian skala III MMI dirasakan di wilayah Serang, Pandeglang, Malingping, Ciptagetar, Cikeusik, Labuan, Tangerang, Panimbang, dan Cinangka.

Sementara wilayah yang merasakan getaran gempa dengan skala II MMI yakni Tangerang Selatan,  Bogor, Cianjur, Sukabumi, dan Jakarta. (spy/bbs)

Konsumsi Minuman Manis, Sebabkan Anak Terkena Diabetes

0

Keseharian Anindya (11) tak lepas dari minuman manis. Siswa kelas enam SD di Kabupaten Tangerang ini mengaku sering minum minuman manis yang dijajakan di sekitar sekolah. Minuman manis tersebut tak hanya mudah didapat, tapi juga dijual dengan harga murah. Dengan hanya Rp1.000 anak-anak sudah bisa menikmati minuman manis dengan  warna-warni yang menggoda.

Hampir setiap hari Anindya meminum minuman manis tersebut. “Enggak dilarang kok (sama orang tua),” kata Anindya di Tangerang, beberapa waktu lalu.

Tak hanya Anindya, teman-temannya pun kerap mengonsumsi minuman jenis serupa. Minuman tersebut dengan mudah didapat di sekitar sekolah, ritel modern, atau di pinggir jalan.

Di toko-toko ritel modern, minuman manis berjejer dalam rak-rak pendingin. Di pinggir jalan minuman manis dijajakan dalam beragam penyajian. Ada yang dalam bentuk saset atau produk langsung jadi dengan dicampur boba.

Dalam bentuk saset, minuman itu biasanya harus diberi air dengan tambahan es batu sebelum dikonsumsi.

Minuman manis yang mudah diakses anak-anak jadi salah satu sorotan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di tengah meningkatnya kasus diabetes pada anak usia 0 hingga 14 tahun. Pada 2023, kasus diabetes anak meningkat 70 kali lipat dibandingkan pada 2010.

Data diabetes anak yang tercatat ini berasal dari 15 kota di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Surabaya, Palembang, hingga Medan. Dari jumlah tersebut, laporan paling banyak berasal dari Jakarta dan Surabaya.

Selain itu, diabetes juga ditemukan lebih banyak menyerang anak perempuan dibandingkan anak laki-laki.

“Anak perempuan itu ada 59 persen lebih yang tercatat mengalami diabetes,” kata Ketua Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi IDAI Muhammad Faizi

Sementara dari segi usia, Faizi mencatat pasien diabetes anak umumnya berusia 10-14 tahun. Jumlahnya, sekitar 46 persen dari total angka yang dilaporkan.

Sementara anak usia 5-9 persen ditemukan berkontribusi terhadap 31,5 persen dari keseluruhan kasus.

“Anak balita juga ada. Yang usianya 0-4 tahun yang terkena diabetes. Dari catatan kita itu ada sekitar 19 persen,” katanya.

Sejauh ini tak ada aturan terkait pembatasan gula pada jajanan yang dikonsumsi anak. Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso mengatakan jajanan yang tidak bergizi, kaya akan gula serta karbohidrat memang dengan mudah ditemukan di sekitar anak. Dalam jangka panjang akan berdampak pada kesehatan anak.

“Makanan yang minim nutrisi tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit sindrom metabolik,” kata Piprim beberapa waktu lalu.

Sindrom metabolik merupakan gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan yang berkaitan dengan berbagai peningkatan risiko penyakit diantaranya penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Tak hanya minuman manis dengan harga murah, minuman manis boba dengan harga premium juga kaya akan kandungan gula.

Studi nutrisi yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information (NCBI) menunjukkan satu gelas minuman kekinian dengan ukuran 16 ons melebihi batas atas asupan gula tambahan yang direkomendasikan oleh Komite Penasihat Pedoman Diet Amerika Serikat (AS) 2015. Satu gelas minuman boba tersebut dapat menghasilkan total kalori jauh di atas 16 persen dari total asupan energi.

Begitu juga dengan es krim kekinian yang saat ini menjamur dan mudah ditemukan di berbagai daerah.

Jenis makanan lain yang patut mendapat perhatian adalah makanan tinggi kadar lemak yang mudah ditemukan di sekitar anak. Para orang tua dengan mudah menyajikannya dengan alasan praktis.

Piprim menjelaskan, jika anak sedari awal terus menerus diberi makanan tinggi indeks glikemik, maka dapat secara cepat meningkatkan gula darah dan menurunkannya kembali secara drastis.

Dampaknya insulin akan diproduksi terus menerus dan tinggi kadarnya di dalam darah dan mengakibatkan pankreas bekerja ekstra dan menyebabkan diabetes.

Gaya hidup yang kurang bergerak seperti bermain gawai, turut mempengaruhi kesehatan anak serta mempercepat terjadinya penyakit generatif, penuaan dini karena terjadinya inflamasi kronik. Tak heran, diabetes tipe 2 yang biasanya dialami orang dewasa berusia 40 tahun ke atas, kini juga banyak menyerang remaja.

Bahaya Kental Manis

Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum, mengatakan kandungan gula yang tinggi pada susu kental manis juga dapat menyebabkan diabetes.

Tan mengatakan 45 gram susu kental manis yang diencerkan hingga 150 cc untuk satu kali minum bisa mengandung kurang lebih 20 gram gula. Padahal, World Health Organization (WHO) telah menekankan konsumsi gula pada orang dewasa sebaiknya tidak lebih dari 25 gram dalam sehari.

Lebih lanjut, Tan mengemukakan, mau dikonsumsi dalam bentuk apa pun, baik itu hanya dijadikan sebagai topping, pelengkap, atau campuran pada makanan maupun minuman, susu kental manis (SKM) tetap saja bisa membahayakan tubuh.

“Sejauh ini tidak tahu apa fungsi dari susu kental manis. Cuma buat ramai-ramai saja. Jadi ngeri apabila makanan ini dianggap lumrah walaupun tidak dipakai untuk diseduh dan dijadikan susu,” jelas Tan.

Tan menyampaikan konsumsi susu kental manis dalam jangka panjang dan rutin bisa menyebabkan anak-anak berisiko mengalami obesitas dan diabetes.

“Konsumsi gula secara berlebihan menyebabkan tubuh memerlukan lebih banyak insulin untuk menjaga kadar glukosa dalam darah tetap normal,” katanya.

Kondisi itu dapat menyebabkan mekanisme insulin menjadi terganggu dan sel akan menjadi resisten terhadap efek insulin.

Seseorang yang mengalami resistensi insulin memiliki kadar insulin dalam darah yang lebih banyak. Kadar insulin yang meningkat dapat menyebabkan banyak glukosa dalam aliran darah yang disimpan dalam sel lemak sehingga tubuh menjadi cepat gemuk dan bisa menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi yang meningkatkan risiko diabetes, terutama diabetes tipe 2.

Bahaya diabetes ini telah mendorong sejumlah negara menyatakan “perang”. Singapura contohnya, sejak Oktober 2019 telah mengeluarkan larangan iklan minuman manis dalam kemasan dan mencantumkan label tidak sehat di kemasan. Begitu juga Spanyol yang melarang iklan minuman manis, es krim dan cokelat untuk memerangi obesitas dan diabetes pada anak sejak 2021.

Pemerintah Indonesia mungkin sudah saatnya bisa mengikuti jejak negara lain dalam memerangi diabetes pada anak. (net)

Sumber: Cnnindonesia.com

Aktor Lee Seung-gi Umumkan Akan Menikah Dengan Lee Da-in

0
Aktor Lee Seung-gi Umumkan Akan Menikah Dengan Lee Da-in
Lee Seung-gi mengumumkan rencana menikah dengan pacarnya, Lee Da-in pada April 2023 atau sekitar dua tahun usai dikonfirmasi pacaran. (Tangkapan Layar Instagram/Instagram @leeseunggi.official/@xx__dain)

Lee Seung-gi mengumumkan bakal menikah dengan kekasihnya, Lee Da-in. Kabar bahagia itu ia umumkan lewat unggahan di media sosial pada Selasa (7/2) dan mengatakan pernikahan direncanakan berlangsung pada April 2023.

“Halo, saya Lee Seung-gi. Hari ini, saya akan mengumumkan keputusan penting dalam hidup saya. Saya memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup saya bersama Lee Da-in yang saya cintai, tak hanya sebagai kekasih tapi juga pasangan suami istri,” tulis Lee Seung-gi di Instagram.

“Saya sudah melamarnya dan ia terima. Kami akan gelar pernikahan pada 7 April,” Lee Seung-gi mengumumkan jadwal pernikahannya.

Ia mengatakan keputusan tersebut mengubah hidupnya karena membuatnya bertanggung jawab atas seseorang seumur hidup. Sehingga, Lee Seung-gi merasa harus memberi tahu secara langsung soal itu kepada para penggemar.

“Dia seseorang yang begitu hangat dan penuh cinta, dia orang yang saya ingin selalu ada di sisi saya selamanya,” ungkap Lee Seung-gi.

“Saya ingin berbagi kebahagiaan kami bersama, dan meski dalam kesulitan hidup, saya ingin melewati itu bersama-sama tanpa melepaskan genggaman tangan satu dengan yang lain.”

Di akhir pernyataan itu, ia berharap fan terus memberikan dukungan kepadanya dan saling hidup berbahagia.

Rencana pernikahan Lee Seung-gi dan Lee Da-in diumumkan hampir dua tahun setelah pasangan itu dikonfirmasi berpacaran pada Mei 2021.

Salah satu sumber dari 9Ato Entertainment selaku agensi Lee Da-in mengonfirmasi hal tersebut setelah berkomunikasi langsung dengan sang aktris.

“Kami telah mengecek kabar itu kepada Lee Da-in dan dia menyatakan mereka bertemu sebagai senior dan junior di industri ini dan mulai dekat lima hingga enam bulan lalu,” kata sumber seperti dilansir Sports DongA via Naver.

“Tolong tetap berikan dukungan dan sambutan hangat sehingga hubungan mereka bisa terus berjalan dengan baik,” tutur sumber.

Kabar kedekatan mereka juga dikonfirmasi Human Made, agensi baru yang menaungi Lee Seung-gi.

“Seperti diberitakan di media, Lee Seung-gi saat ini memiliki perasaan positif terhadap aktris Lee Da-in, dan mereka berada pada tahap di mana mereka perlahan-lahan saling mengenal,” tertulis dalam keterangan tersebut.

Namun, keduanya sempat digosipkan putus tahun lalu hingga Lee Seung-gi buka suara pada Juli 2022.

“Karena tidak ada perubahan dalam posisi atau kehidupan pribadi saya sejak rumor kencan tahun lalu, saya tidak akan berkomentar tentang bagian itu dan tidak merasa perlu untuk melakukannya. Saya harap Anda mengerti,” bantah Lee Seung-gi.

Hingga kini, ia pun semakin mantap dengan Lee Da-in untuk lanjut ke jenjang pernikahan. Belum ada informasi detail mengenai waktu atau lokasi upacara pernikahan Lee Seung-gi dan Lee Da-in.

DBD di Kabupaten Banjar Tercatat 43 Kasus, Dimana Saja….

0

Link, Martapura – Sebagian warga Kabupaten Banjar saat ini dihadapkan bencana banjir, namun sebagian lagi berhadapan dengan ancaman mewabahnya Demam Berdarah Dengeu (DPD).

Dalam kurun waktu satu bulan belakangan ini, terhitung sejak 1 Januari – 7 Februari 2023 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 43 kasus DBD terjadi di Kabupaten Banjar.

“Angka ini kami peroleh berdasarkan laporan beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Banjar. Berdasarkan laporan tersebut, kasus terbanyak serangan virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti terjadi di Puskesmas Martapura I dan Puskesmas Gambut. Memang, baru satu bulan lebih angka kasusnya cukup tinggi, tapi nol angka kematian,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina melalui Linda Yunianti selaku Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Banjar, Selasa (7/2/2023).

Karenanya, Linda kembali mengingatkan imbauan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur agar masyarakat dapat membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Terlebih, di tengah bencana banjir saat ini.

“Kalau bencana banjir sudah reda, biasanya akan meninggalkan genangan air yang tentunya berpotensi jadi sarang bertelur nyamuk Aedes Aegypti. Jadi, masyarakat harus membiasakan PHBS, yakni menjaga lingkungannya agar tetap bersih, Menguras dan Menutup penampungan air, dan Mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang bertelur nyamuk (3M),” imbaunya.

Mengingat, papar Linda Yunianti lebih jauh, kegiatan poging merupakan upaya terakhir Dinkes Kabupaten Banjar dalam melakukan pencegahan merebaknya angka kasus penyebaran DBD di Kabupaten Banjar.

“Karena itu, jika masyarakat merasa ada gejala demam, ruam, serta nyeri otot dan sendi, lebih baik segera lakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan apakah terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Berdasarkan data pada Dinkes Kabupaten Banjar, tercatat pada 2022 lalu tercatat sebanyak 216 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Banjar dengan nol kematian, begitu juga pada 2021 lalu tercatat sebanyak 43 kasus dengan angka nol kematian.

Sedangkan pada 2018, 2019, hingga 2020, angka kasus DBD di Kabupaten Banjar masih tinggi, yakni sebanyak 305 kasus dengan angka kematian sebanyak 2 orang di 2018, di 2019 sebanyak 228 kasus dengan angka kematian 3 orang. Sedangkan pada 2020 lalu angka kasus DBD kembali mengalami penurunan, yakni hanya sebanyak 126 kasus dengan angka kematian sebanyak 2 orang.(zainuddin/BBAM).

Gerindra Bagikan Beras, Pemerintah Dituding Tak Ada Tanggapan

0

Link, Martapura – Setelah benyak menerima keluwan Warga Kabupaten Banjar yang terdampak banjir, Partai Gerindra Kabupaten Banjar bergerak cepat. Dikomandoi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, HM Rofiqi, politisi partai ini pun merogoh kocek pribadi untuk dibelikan beras yang akan dibagikan.

“Alhamdulillah, yang berada dengan senang hati sumbangsih dana sedangkan yang lainnya turut serta dalam menyumbangkan pikiran dan tenaga,” ungkap Rofiqi saat ditemui sejumlah pewarta di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, Selasa 7 Februari 2023.

Senada dengan itu, Syahrin, salah seorang politisi yang aktif turun ke lapangan menegaskan apa yang mereka lakukan hanya sekadar turut meringankan beban masyarakat.

“Apalagi kemarin itu ada video yang beredar warga yang kebanjiran mengaku sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ini sungguh sangat disayangkan,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Banjar yang kepergok tengah membungkusi beras dan mie instan pun  meminta apa yang mereka lakukan tersebut jangan dibentur-benturkan dengan pemerintah.

“Pemkab Banjar sudah memiliki isntansi teknis yang mengerti betul apa yang harus dilakukan. Kalau kami ini apalah, kami hanya wakil rakyat yang hanya ingin berbuat terbaik bagi masyarakat, terutama yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, video keluhan warga korban banjir kembali beredar. Kali ini salah satu warga Kelurahan Keraton, Martapura Kota.

“Kalau dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya yang begitu cepat. Tetapi yang sekarang ini bukan lambat lagi, tetapi tidak ada tanggapan,” ujarnya. (spy)