Beranda blog Halaman 937

MQKN Ke-7, Kalsel Berharap Pertahankan Prestasi

0

Link, Lamongan – Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional (MQKN) ke-7 tahun 2023 resmi dibuka Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI M. Ali Ramdhani. Seremoni pembukaan digelar di Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan Dr.H. Muhammad Tambrin M.M.Pd berharap santri terbaik Kalsel bisa pertahankan prestasi yang pernah diraih pada gelaran MQKN ke-6 di Jepara Jawa Tengah.

“Memang terasa berat untuk bersaing dengan santri-santri asal Provinsi di pulau Jawa. Namun kita yakin, anak-anak pasti bisa menampilkan yang terbaik.” katanya usai acara pembukaan MQKN di Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Selasa (11/07/23).

Bukan hanya prestasi, Tambrin mengatakan bahwa momentum MQKN hendaknya bisa memotivasi dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber dari kitab kuning.

“Sesuai dengan tema, rekontekstualisai kitab kuning diharapkan bisa menjawab berbagai kebutuhan masyarakat modern, khususnya kalangan muda di Kalsel,” tegasnya.

Tambrin selanjutnya berpesan kepada para pendamping dan pembina bidang agar selalu memberikan semangat kepada para anak santrinya disamping memberikan perhatian kebutuhan apa yang mereka perlukan.

“Bukan sekedar mendampingi, namun kehadiran pendamping dan pembina bidang mempunyai arti tersendiri bagi santrinya, perhatikan kebutuhan harian mereka,” pintanya.

Ikut serta dalam kegiatan malam pembukaan MQKN, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) H. Ahmad Sawiti yang kembali menjelaskan MQK bertujuan untuk menggali kemampuan santri dalam membaca, menerjemahkan dan memahami kitab kuning.

“Lomba ini terbagi ke dalam tiga Marhalah, yaitu Marhalah Ula, Marhalah Wustha, Marhalah Ulya dengan kategori peserta perorangan (putra dan putri),” jelasnya.

Sawiti menambahkan, peserta yang akan mengikuti lomba tersebut adalah para santri pesantren dan mahasantri Ma’had Aly dari 35 Kafilah Provinsi di Indonesia ditambah tuan rumah Pesantren Sunan Drajat selaku tuan rumah  tahun 2023. (spy)

Hati-Hati, Obesitas Sangat Berisiko Pada Anak

0

Link, Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lovely Daisy mengatakan obesitas sangat berisiko pada anak. Kasusnya bahkan 10 kali lipat meningkat selama empat dekade dari 1975 hingga 2016 usia 5 hingga 19 tahun.

Melalui keterangan resmi Rabu (12/7/2023) Lovely mengatakan, obesitas dikaitkan dengan kurangnya aktivitas fisik. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 anak usia 10 sampai 14 tahun itu yang kurang aktivitas sebanyak 64 persen.

“Itu sebenarnya nyambung kalau kita ngukur tingkat kebugaran anak-anak sekolah itu sebagian besar tidak bugar. Artinya memang ini risiko tinggi apalagi ditambah dengan pola konsumsi anak-anak kita yang kurang baik,” kata Lovely.

Obesitas juga erat kaitannya dengan banyaknya anak-anak yang tidak sarapan sebelum sekolah. Masih berdasarkan Riskesdas 2018, sebanyak 65 persen anak-anak tidak sarapan, sehingga mereka memilih jajan makanan di sekolah tanpa pengawasan orang tua.

Lovely mengatakan diperlunya pemantauan pertumbuhan pada anak yang dilakukan setiap bulan. Hal itu penting untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan baik untuk kekurangan maupun kelebihan gizi sehingga intervensi bisa cepat dilakukan.

Strategi pencegahan obesitas pada anak dapat dilakukan dengan pengaturan pola makan, yakni harus terjadwal, makan makanan pokok 3 kali sehari, dan makan makanan selingan dua kali sehari.

“Rutin melakukan aktivitas fisik dan orang tua harus menyediakan makanan yang bergizi seimbang dan membantu anak belajar lebih selektif dan sehat terhadap makanan yang dikonsumsi,” kata Lovely.

Kemenkes memiliki strategi pencegahan melalui promosi kesehatan dan pengelolaan obesitas melalui pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).

Promosi kesehatan dilakukan di fasilitas kesehatan primer atau Puskesmas dengan deteksi dini pengukuran berat badan dan lingkar perut, mengimbau masyarakat memperbaiki gaya hidup seperti tidak merokok, perbanyak aktivitas fisik, dan perbanyak makan protein, buah, dan sayur.

Sementara pengendalian faktor risiko PTM dilakukan dengan penatalaksanaan kasus obesitas yang adekuat, terapi obesitas seperti diet sehat, latihan fisik, modifikasi prilaku, pendekatan medis, dan rujukan. (spy/infopublik)

Halaqah Ulama Nasional Bahas Tantangan Kebangsaan dan Keumatan

0

Link, Lamongan – Lebih dari 500 ulama berkumpul di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur. Kehadiran para ulama ini bertujuan untuk membahas tantangan kebangsaan dan keumatan di Indonesia dalam Halaqah Ulama Nasional.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) dengan Rabithah Ma’ahid Al Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU). Halaqah Ulama Nasional yang berlangsung selama tiga hari mulai 11-13 Juli 2023 ini merupakan rangkaian dalam Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional 2023 (MQKN 2023).

Halaqah Ulama Nasional kali ini mengambil tema “Menyambut Peradaban Baru, Menguatkan Pesantren dan Revitalisasi Kitab Kuning”.

“Halaqah ini menjadi ruang pertemuan para ulama-ulama pesantren untuk mendiskusikan problem tantangan peradaban baru, melalui manhaj dan tradisi keislaman sebagaimana yang selama ini dijaga diamalkan oleh para ulama pesantren,” ungkap Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur di Lamongan, Rabu (12/7/2023).

Selain 500 ulama dan pengasuh pesantren terkemuka dari berbagai provinsi di Indonesia, forum ini juga diramaikan oleh Forum Komunikasi Pendidikan Muadalah (FKPM) dan Asosiasi Ma’had Aly (Amali). Turut hadir pula perwakilan dari Asosiasi Pendidikan Diniyah Formal (Aspendif), Forum Komunikasi Pendidikan Pesantren Salafiyah (FKPPS), dan Forum Komunikasi Diniyah Takkmiliyah (FKDT).

Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam gelaran Halaqah Ulama Nasional ini. Di antaranya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Menkopolhukam Prof. Dr. KH. Mahfudz MD, dan Ulil Abshar Abdalla.

Sementara itu, Ketua RMI PBNU KH Hodri Arif menyampaikan saat ini Indonesia tengah menghadapi tiga tantangan serius kaitannya dengan kebangsaan dan keumatan.

“Ketiga tantangan tersebut adalah kelangkaan ulama, modernitas, dan masalah kebangsaan. Untuk itu para ulama bertemu duduk bersama untuk menghasilkan solusi, Agar problematika tersebut dapat ditangani,” ungkap KH Hodri Arif.

Masih menurut KH Hodri Arif, tantangan para Ulama NU tidak hanya tentang mengaji dan mengasuh Pondok Pesantren. Melainkan, mengerti dan menguasai juga peka dengan problem nasional masa kini.

“Halaqah ini RMI PBNU ini adalah forum ulama-ulama mendiskusikan tantangan peradaban baru untuk menghasilkan solusi melalui metode dan tradisi keislaman Indonesia yang inklusif,” kata Kiai Hodri Arif.

RMI PBNU menegaskan, dinamika Islam di Indonesia sering dikooptasi oleh kepentingan pragmatis menggunakan sentimen identitas. Hal itu dapat memicu perpecahan umat yang dapat berpengaruh pada jiwa nasionalisme.

“Halaqah Ulama Nasional ini menyiapkan jalan tatanan peradaban baru yang adil, harmonis, dan menjunjung tinggi kesetaraan dan martabat umat manusia. Dalam acara ini akan muncul banyak gagasan strategis yang dibahas,” jelasnya. (spy)

Menteri ATR/BPN Serahkan Program Sertifikat Gratis

0
Menteri ATR/BPN Serahkan Program Sertifikat Gratis

Link, Banjarbaru – Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto tiba di Kalimantan Selatan pada Kamis (13/7) pagi. Salah satu tujuan kunjungan tersebut untuk menyerahkan program sertifikat gratis kepada masyarakat di Gedung Idham Chalid, Perkantoran Pemprov Kalsel.

Mendarat di Bandara Syamsuddin Noor, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto disambut langsung oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin di VIP Room.

Saat tiba di VIP Room Bandara Syamsuddin Noor, Menteri Hadi Tjahjanto menerima pengalungan bunga selamat datang dari Paman Birin.

Selain itu, tarian Baksa Kambang, tarian Selamat Datang khas Kalimantan Selatan juga menyambut kedatangan Menteri Hadi Tjahjanto.

“Selamat datang di Kalimantan Selatan Bapak Menteri,” kata Paman Birin.

Tampak dalam penyambutan itu, para pimpinan Forkopimda Kalsel seperti Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud dan Danlanal.

Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN disebutkan menjalankan tiga program utama, di antaranya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi Tanah, dan 7 Layanan Prioritas.

Ketiganya mendapat perhatian penuh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto, serta dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala atas pelaksanaannya.

“Dalam dua rapat sebelumnya, telah diidentifikasi permasalahan-permasalahan dalam capaian program PTSL, Redistribusi Tanah, dan 7 Layanan Prioritas. Dalam rapat kali ini, saya meminta agar dijelaskan progres yang telah dibahas dalam rapat-rapat sebelumnya,” ujar Hadi Tjahjanto dalam Rapat Pimpinan yang berlangsung secara daring dan luring di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dalam siaran resminya diterima InfoPublik.id, Kamis 13/7/2023).

Pada kesempatan itu, Menteri ATR/Kepala BPN mengumumkan capaian tertinggi dan terendah Kantor Wilayah (Kanwil) BPN dan Kantor Pertanahan (Kantah) atas masing-masing program prioritas tersebut. “Tujuannya bukan untuk menjatuhkan tapi untuk memicu, memberikan semangat ke seluruh jajaran dan mencari solusi permasalahan-permasalahan yang dihadapi,” ungkapnya. (spy)

Piala Dunia U-17 Momentum Lahirnya Pesepakbola Nasional

0

Link, Jakarta – Momentum Piala Dunia U-17, diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi para pemain-pemain muda Indonesia untuk melanjutkan prestasi di masa mendatang. Salah satunya melalui proses seleksi Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-17.

Proses seleksi Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-17 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 12 Juli 2023. Menurut Presiden Jokowi, proses seleksi tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak muda di seluruh Tanah Air untuk ikut serta dalam Piala Dunia U-17.

“Saya kira proses-proses seperti ini yang saya harus memberikan apresiasi kepada PSSI yang memberikan kesempatan kepada anak-anak muda kita untuk bisa ikut berpartisipasi di Piala Dunia U-17,” ujar Presiden kepada awak media usai peninjauan.

Presiden juga menilai bahwa manajemen PSSI di bawah keketuaan Erick Thohir memiliki perubahan ke arah yang lebih baik. Presiden pun berharap Timnas U-17 mendapatkan prestasi yang lebih baik pada Piala Dunia U-17.

“Ya yang pertama bisa masuk penyisihan, syukur bisa masuk final, syukur bisa juara,” ucap Presiden.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, dalam keterangan terpisah mengatakan bahwa seleksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda Tanah Air. Nantinya, pemain hasil seleksi ini diharapkan dapat mengisi kekurangan yang ada di Timnas U-17 sebelumnya.

“Kita buka peluang untuk anak-anak seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk bisa ikut seleksi tapi dengan ada kriteria tertentu, ada spesifik untuk pemain-pemain yang bisa ikut seleksi,” tutur Bima Sakti.

Bima pun bersyukur pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap persepakbolaan di Tanah Air. Perhatian tersebut diharapkan dapat menjadi dukungan terhadap pembinaan sepak bola yang lebih baik.

“Kami bersyukur sekali Pak Presiden sangat perhatian terhadap sepak bola khususnya, olahraga. Kemudian perhatian ini juga disambungkan oleh Pak Menpora juga sangat perhatian, kemudian support-support yang lain juga sangat luar biasa sehingga pembinaan sepak bola kita bisa berjalan dengan baik,” ucap Bima.

Bima juga berharap momentum Piala Dunia U-17 dapat menjadi pemacu semangat bagi para pemain-pemain muda Indonesia untuk melanjutkan prestasi di masa mendatang. “Semoga saja anak-anak generasi 2006-2007 ini menjadi cikal bakal nanti tulang punggung timnas senior,” ujar Bima Sakti. (spy)

Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan Ditahan KPK

0

Link, Jakarta – Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan resmi jadi tahanan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengenakan rompi oranye bertuliskan ‘Tahanan KPK’.

KPK resmi menahan Sekretaris Mahkamah Agung nonaktif Hasbi Hasan dalam kasus suap penanganan perkara di MA. Hasbi Hasan diduga menerima aliran uang Rp 3 miliar.

Hasbi Hasan resmi ditahan pada Rabu (12/7), Hasbi menggunakan rompi tahanan berwarna oranye, tangannya pun telah diborgol. Hasbi Hasan tidak memberikan komentar saat ditahan, dia akan menjalani penahanan 20 hari pertama di Rutan KPK.

Hasbi Hasan menjadi salah satu hakim yang ditetapkan sebagai tersangka dalam skandal suap hakim di MA. Hasbi diduga ikut menerima aliran uang suap dari mantan komisaris anak usaha BUMN Dadan Tri Yudianto. KPK menduga Hasbi menerima uang miliaran rupiah.

Hasbi Hasan dijerat sebagai tersangka kasus dugaan suap pengaturan vonis di MA. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan kasus suap pengurusan perkara di MA yang sedang diusut KPK.

Sudah ada dua Hakim Agung yang ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya, yakni Gazalba Saleh dan Sudrajad Dimyati serta beberapa ASN di lingkungan MA.

Hasbi Hasan diduga terkait aliran uang suap sebesar Rp 11,2 miliar di MA. Ia diduga menerima uang itu melalui perantaranya, yakni Dadan Tri Yudianto, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan KPK.

Sebagai tersangka penerima suap, Hasbi Hasan dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Hasbi sempat melayangkan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan atas status tersangkanya tapi ditolak. Sekarang, Hasbi Hasan cuti sebagai Sekma MA hingga September 2023. Posisinya digantikan sementara oleh Sugiyanto, Kepala Badan Pengawasan (Kabawas MA). (spy)

Akhirnya Labkesda dan PCS Intan Banjar Diresmikan

0

Link, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi wakilnya Habib Idrus Al  Habsyie resmikan Gedung  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratoriun Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Public Safety Center (PSC) 119 Intan Banjar, di Komplek Pangeran Antasari Kelurahan Jawa, Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (12/7/2023) pagi.

Akhirnya, bangunan baru gedung UPTD Labkesda Kabupaten Banjar di Jalan Pramuka, Komplek Pangerang Antasari (Kompas) Martapura, yang dikebut pengerjaannya pada 6 Juli 2022 lalu, telah diresmikan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, Rabu (12/7/2023).

Peresmian gedung baru UPTD Labkesda yang telah dirampungkan CV Bangun Citra Mandiri Pratama (BCMP) di penghujung 2022 lalu dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp4,7 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut dihadiri sejumlah stakeholder terkait, tak terkecuali Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, Muhammad Bardan.

kepala UPTD LABKESDA Kabupaten Banjar Husnul Khatimah mengatakan, berdirinya UPTD bertujuan untuk membantu dan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan  pemeriksaan laboratorium kesehatan meliputi laboratorium klinik, radiologi dan laboratorium kesehatan masyarakat.

”Kami berharap dengan dukungan Bupati dapat menyediakan peningkatan fasilitas alat-alat kesehatan dan penunjang lainnya sehingga berbagai hasil kerja sinergis dan kolaboratif pada sektor kesehatan akan tercapai,

Senada dengan itu, Bupati Banjar H Saidi Masyur Ada beberapa layanan medical check up dan uji laboratorium yang selama ini harus mencari ke tempat lain, sekarang bisa dimanfaatkan masyarakat di tempat ini. Terlebih fasilitas penunjangnya sudah lengkap,” ujarnya.

Atas dasar tersebutlah, lanjut Saidi Mansyur, terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dan beberapa hal yang masih didapati kekurangan dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk memberikan support.

“Sejauh ini, insya Allah kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik. Tentunya, kami juga kembali mengingatkan agar semua fasilitas dan bangunan baru ini dapat dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan masyarakat,” harapnya.

Menurut Saidi Mansyur UPTD LABKESDA dan PSC 119 Intan Banjar, memiliki peran penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan peningkatan sarana berupa gedung dan peralatan yang dilengkapi dengan SDM yang terampil, diharapkan layanan kesehatan di daerah semakin baik.

”Dalam hal penanggulangan gawat darurat, PSC 119 Intan Banjar harus terus meningkatkan kapasitasnya, melakukan pelatihan secara berkala dan menjaga kerjasama erat dengan berbagai pihak terkait. Sehingga nantinya dapat memberikan layanan optimal dan responsif kepada masyarakat,” harapnya. (oetaya/BBAM)

Sejumlah Anggota DPRD Banjar Terlibat Korupsi Perjadin 1 dan 2

0

Link, Martapura – Ironis, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Banjar tercatat sebagai pelaku di dua Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas (Perjadin)Jilid 1 dan 2 Oknum Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banjar.

Kepala Kejaksaan Negeri Kejari Kabupaten Banjar Muhammad Bardan mengatakan, bahwa yang terlibat pada kasus dugaan Korupsi Perjadin ini tidak hanya dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Banjar periode 2019-2024 saja, tetapi juga ada beberapa orang anggota pada periode terdahulu.

“Ada beberapa anggota DPRD Banjar yang dulu terlibat perjadin 1 pada periode 2015-2019 dan kini kembali terlibat di Perjadin 2,” ungkapnya dengan tegas kepada awak media

Namun sayangnya, Bardan terkesan enggan untuk menyebutkan nama-nama anggota dewan yang dimaksud.

“Jumlahnya dan siapa saja saya tidak hapal, tapi dipastikan ada,” tegasnya.

Saat ditanya pewarta terkait dengan pertimbangan hukum yang dilakukan oleh anggota DPRD yang telah dua kali melakukan tindakan dugaan korupsi perjadi, Bardan berkilah jika saat ini kedua kasus korupsi perjadin dilaporkan kepada Kejati Kalsel.

“Jadi begini, 2 perkara dugaan korupsi perjadin ini akan kami laporkan untuk Perjadin 1 dan 2. Itu kami lakukan agar mendapat kejelasan, apakah petunjuknya nanti dinaikan statusnya atau tidak. Terpentung kami laporkan terus perkembangannya, intinya nanti ada kepastian hukum untuk dua kasus tersebut,” akhirnya.

Pada pemberitaan sebelumnya kasus dugaan korupsi Perjadin jilid 1 yang dilakukan oleh anggota DPRD periode 2015-2019 telah ditemukan kerugian negara dan itu disampaikan oleh hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan1.

Perjadin DPRD Kabupaten Banjar sepertinya identik dugaan korupsi. Paling tidak hal itu tergambar dari hasil audit BPKP Perwakilan Kalsel untuk Perjadin Anggota DPRD Banjar TA 2015-2019 atau dikenal dengan Perjadin Jilid I.

“Dari hasil audit yang kami lakukan dari kegiatan perjadin itu telah terjadi kerugian negara. Perhitungan kerugian negaranya juga sudah kami lakukan,” ungkap Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap, kepada Linkalimantan.com. (oetaya/BBAM)

Tersangka Tambahan Kasus iPAD DPRD Banjarbaru Tak Ditahan

0

Link, Banjarbaru – Berbeda dengan tersangka awal Kasus Korupsi Pengadaan iPAD Anggota DPRD Kota Banjarbaru yang cepat ditahan, tersangka tambahan kasus tersebut hingga kini masih nyaman beraktivitas sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Banjarbaru.

Meski pun MJS—oknum ASN—sudah  cukup lama (2022) ditetapkan sebagai tersangka tambahan kasus dugaan korupsi pengadaan iPAD Anggota DPRD Kota Banjarbaru namun hingga saat ini masih belum dilakukan penahan.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Banjarbaru, Essadendra Aneksa saat dikonfirmasi beralasan belum ditahannya MJS karena saat ini tersangka masih dalam tahap kelanjutan proses penyidikan di Kejari Banjarbaru.

“Memang untuk alat bukti, sudah memenuhi 2 unsur. Tetapi masih ada proses yang harus diselesaikan dahulu,” katanya.

Walaupun sudah di tetapkan sebagai tersangka ujar Essadendra menjelaskan, tetapi proses penyidikan masih tetap berjalan.

“Nah kalau sudah siap baru dilimpahkan. Masalahnya kendala kami saat ini, proses penyidikan itu belum selesai,” ungkapnya kepada Linkalimantan.com didampingi dengan rekannya Rabu 12 Juli 2023.

Terkait dengan teknis untuk penyidikan belum bisa disampaikan kepada publik, namun pada prinsipnya lanjutnya, kalau sudah penetapan tersangka artinya sudah memenuhi 2 alat bukti.

“Jadi ada kesesuaian apa yang ada di putusan PN kemarin sama dengan penetapan tersangkanya, kalau teknisnya nanti pas persidangan,” lanjutnya.

Dijelaskan Essadendra bahwa dalam hal ini terkait prosesnya sistemnya dimana penyidik menetapkan tersangka, lalu mengirimkan berkas perkara kepada penuntut umum.

“Nah untuk saat ini kayanya masih dalam tahap 1 dilakukan pemeriksaan biasanya P 21 dulu baru selanjutnya tahap 2,” tandasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjarbaru Hadiyanto mengeluarkan surat penetapan tersangka baru pada kasus ini.

Tersangka yang dimaksud ada dua orang. Pertama inisial MJS dan kedua AR. Kedua tersangka itu sedang menjalani penyidikan berdasarkan surat perintah PRINT-01/0.3.20/Fd.2/08/2022 dalam hal penyidikan kasus korupsi pengadaan iPAD di Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru. (oetaya/BBAM)

Ayam Goreng Krispi BBQ Ala Korea, Wajib Dicoba!!

0

Ayam goreng tepung yang renyah garing selalu jadi favorit. Kali ini kamu bisa membuatnya dengan cara praktis. Dilengkapi saus BBQ ala Korea yang gurih enak.

Fried chicken atau ayam goreng tepung rasanya gurih enak. Bisa dimakan begitu saja atau dicocol dengan mayones, saus cabe atau saus tomat. Ayam goreng ini juga tak sulit dibuat.

Apalagi sekarang banyak tepung bumbu ayam goreng siap pakai yang lengkap racikannya. Tinggal dilarutkan dengan air atau dipakai langsung untuk melapisi ayam.

Tebal dan tipisnya lapisan bisa disesuaikan selera. Saat menggoreng pastikan ayam terendam seluruhnya dalam minyak. Berikut ini bahan dan cara membuat selengkapnya.

Resep Ayam Goreng Krispi Saus BBQ ala Korea

Kriuk renyah ayam goreng tepung ini bikin susah berhenti.

Bahan Bahan:

  • 500 g daging dada ayam
  • 3 siung bawang putih, parut halus
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 bungkus
  • air es
  • 2 bungkus (500 g) tepung bumbu siap pakai
  • minyak goreng
  • Saus BBQ Korea, aduk rata:
  • 1 sdm gochujang
  • 2 sdm saus BBQ botolan
  • 1 sdm air jeruk lemon
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 2 sdm air panas

Cara Memasak:

  1. Potong-potong fillet ayam ukuran sedang, sekitar 1/2x3x4 cm.
  2. Taruh irisan ayam di dalam wadah, beri bawang putih parut, merica dan garam. Aduk dan remas-remas hingga bumbu meresap.
  3. Susun potongan ayam dalam saringan lalu celupkan dalam air es hingga basah.
  4. Taruh di atas tepung bumbu sambil remas-remas hingga tepung melekat.
  5. Ulangi sekali lagi jika suka lapisan tepung tebal. Tiriskan.
  6. Goreng dalam minyak banyak dan panas sedang hingga kuning keemasan.
  7. Angkat dan tiriskan.
  8. Sajikan hangat dengan Saus BBQ Korea.

Tips membuat Ayam Goreng Krispi Saus BBQ Korea:

  1. Jika suka ayam goreng yang lebih juicy berlemak, bisa dipakai daging paha atas ayam bersama kulitnya.
  2. Sebaiknya potong daging ayam jangan terlalu besar agar bisa kering merata.
  3. Saat melapisi tepung bisa diulang dua kali jika suka lapisan tepung yang tebal.
  4. Tepung bumbu ayam goreng bisa dipakai yang khusus ala KFC. (net)